Tag: Morgan

  • Inflasi China Sentuh Level Tertinggi Hampir 3 Tahun, Deflasi Struktural Masih Mengintai

    Inflasi China Sentuh Level Tertinggi Hampir 3 Tahun, Deflasi Struktural Masih Mengintai

    Bisnis.com, JAKARTA — Inflasi China menguat dan mencatatkan laju tercepat dalam hampir tiga tahun terakhir. Namun, tekanan deflasi struktural masih membayangi perekonomian Negeri Panda.

    Berdasarkan Biro Statistik Nasional (NBS) yang dirilis pada Jumat (9/1/2026), indeks harga konsumen atau consumer price index (CPI) China mencatat kenaikan tertinggi sejak Februari 2023 yakni tumbuh 0,8% secara tahunan, sejalan dengan perkiraan pasar. 

    Sementara itu, secara tahunan penuh, inflasi China tercatat 0%, level terendah sejak 2009. 

    Inflasi inti China, yang tidak memasukkan komponen volatil seperti pangan dan energi, tumbuh 1,2% untuk bulan ketiga berturut-turut. Di sisi lain, harga produsen atau producer price index (PPI) turun 1,9% secara tahunan, sedikit lebih baik dari perkiraan. 

    Di sisi lain, penurunan tersebut menandai kontraksi PPI selama 39 bulan berturut-turut, meski menjadi yang terkecil dalam lebih dari setahun.

    Sebagai perekonomian terbesar kedua di dunia, China masih kesulitan keluar dari tekanan deflasi sejak pandemi berakhir. Pelemahan sektor properti dan lemahnya konsumsi domestik, ditambah kelebihan produksi di sejumlah industri, memicu kelebihan pasokan barang dan memaksa perusahaan memangkas harga demi bertahan.

    Analis NBS Dong Lijuan mengakui bahwa kenaikan CPI pada bulan lalu terutama dipicu oleh lonjakan harga pangan. Harga pangan naik 1,1% secara tahunan—yang tercepat sejak Oktober 2024—dengan kenaikan harga sayuran melesat lebih dari 18%.

    Namun, Dong menambahkan bahwa faktor lain juga turut berperan.

    “Permintaan konsumsi rumah tangga meningkat seiring mendekatnya libur Tahun Baru, sementara kebijakan untuk memperluas permintaan domestik dan mendorong konsumsi terus menunjukkan dampak,” ujar Dong dalam pernyataan yang dilansir dari Bloomberg.

    Meski inflasi konsumen telah bangkit dari zona negatif pada awal 2025, realisasinya tetap jauh di bawah target resmi pemerintah yang berada di kisaran 2%.

    Deflator produk domestik bruto (PDB) China diperkirakan akan kembali mencatat penurunan untuk tahun ketiga berturut-turut hingga akhir 2025, menjadi periode kontraksi terpanjang sejak China beralih menuju ekonomi berbasis pasar pada akhir 1970-an. Sejumlah bank global, termasuk Morgan Stanley, menilai indikator harga terluas tersebut baru berpotensi kembali positif pada 2027.

    Dalam Konferensi Kerja Ekonomi Pusat Partai Komunis China pada Desember 2025 lalu, para pejabat tinggi berjanji melanjutkan kampanye yang disebut sebagai “anti-involution”, yakni upaya meredam perang harga yang telah menggerus margin keuntungan berbagai industri, mulai dari kendaraan listrik hingga layanan pesan-antar makanan.

    Namun, langkah-langkah yang ditempuh sejauh ini dinilai belum efektif di banyak sektor. Produsen otomotif global dan jaringan dealer di China masih melanjutkan pemangkasan harga agresif serta pemberian insentif pembelian pada awal 2026.

    Terbatasnya kemajuan tersebut antara lain disebabkan kekhawatiran pemerintah terhadap risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) dan perlambatan pertumbuhan ekonomi. 

    Upaya pengurangan kapasitas di sektor baja juga berjalan lebih lambat dari perkiraan, menurut Goldman Sachs Group Inc., sehingga pabrik-pabrik baja China diperkirakan masih akan menghadapi tekanan margin dalam periode yang berkepanjangan.

  • Ujian Berat bagi Setan Merah di Villa Park

    Ujian Berat bagi Setan Merah di Villa Park

    JAKARTA – Aston Villa akan menjamu Manchester United pada laga tunggal Premier League akhir pekan ini, Minggu 22 Desember, di Villa Park. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat performa impresif tuan rumah dan ambisi Setan Merah menjaga asa finis di empat besar.

    Aston Villa tengah berada dalam performa luar biasa. Pasukan Unai Emery membukukan sembilan kemenangan beruntun di semua kompetisi dan kini masuk dalam persaingan gelar Liga Inggris. Pekan lalu, Villa sukses meraih kemenangan dramatis 3-2 atas West Ham United setelah sempat tertinggal, berkat penampilan gemilang Morgan Rogers.

    Saat ini, Villa hanya terpaut satu poin dari Manchester City dan tiga angka dari pemuncak klasemen Arsenal. Jika hasil pertandingan lain menguntungkan, The Lions bahkan berpeluang menutup pekan ini di puncak klasemen.

    Kemenangan atas Manchester United juga akan mengukir sejarah, yakni 10 kemenangan beruntun untuk pertama kalinya sejak 1914, sekaligus tujuh kemenangan berturut-turut di Premier League—rekor yang belum pernah mereka capai sebelumnya.

    Di sisi lain, Manchester United datang dengan tren yang kurang konsisten. Tim asuhan Ruben Amorim memang belum terkalahkan dalam empat laga terakhir Premier League, namun hasil imbang 4-4 melawan Bournemouth pada laga sebelumnya menunjukkan rapuhnya lini pertahanan mereka.

    United juga harus kehilangan sejumlah pemain penting, termasuk Casemiro yang terkena skorsing kartu kuning, serta Amad Diallo dan Bryan Mbeumo yang akan berlaga di Piala Afrika.

    Meski demikian, Setan Merah tetap berbahaya. Mereka mencetak dan kebobolan gol dalam enam laga tandang terakhir Premier League, menjadikan United salah satu tim paling menghibur musim ini. Selain itu, Villa Park kerap menjadi stadion yang ramah bagi United, yang telah mencatat 18 kemenangan liga di markas Villa—rekor tandang terbaik kedua mereka setelah Everton.

    Aston Villa berpeluang kembali diperkuat Emiliano Martinez yang mulai pulih dari cedera punggung. Namun, Pau Torres, Tyrone Mings, dan Ross Barkley masih absen. Jadon Sancho tidak bisa tampil karena berstatus pemain pinjaman dari Manchester United.

    Manchester United masih kehilangan Matthijs de Ligt, Harry Maguire, Noussair Mazraoui, serta Casemiro. Absennya Diallo dan Mazraoui membuka peluang bagi Patrick Dorgu untuk tampil sejak awal, sementara Kobbie Mainoo berpotensi mencatat starter pertamanya di Premier League musim ini.

    Dengan produktivitas gol tinggi Villa dalam beberapa laga terakhir dan kecenderungan Manchester United terlibat dalam laga berintensitas tinggi di laga tandang, pertandingan ini diprediksi menghadirkan banyak gol. Namun, faktor kandang dan absennya beberapa pilar penting United membuat Aston Villa diunggulkan untuk melanjutkan tren kemenangan mereka.

    Prediksi Susunan Pemain

    Aston Villa (4-2-3-1):
    Martinez; Cash, Lindelof, Konsa, Maatsen; Onana, Kamara; McGinn, Tielemans, Rogers; Watkins

    Manchester United (3-4-2-1):
    Lammens; Yoro, Martinez, Shaw; Dalot, Mainoo, Fernandes, Dorgu; Mount, Cunha; Sesko

    Prediksi Skor
    Aston Villa 3-2 Manchester United

  • Emas Diramal Tembus Rp 3 Juta/Gram di 2026, Beli Sekarang atau Nyesel!

    Emas Diramal Tembus Rp 3 Juta/Gram di 2026, Beli Sekarang atau Nyesel!

    Jakarta

    Harga emas diperkirakan terus meningkat pada 2026 mendatang. Potensi kenaikan ini membuat aset logam mulia menjadi salah satu pilihan investasi paling menjanjikan dan aman untuk dibeli akhir tahun ini.

    Analis mata uang dan komoditas Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai akhir tahun ini menjadi momen yang pas untuk membeli emas karena nilai logam mulia itu diperkirakan stagnan alias tak mengalami perubahan yang signifikan. sementara untuk tren kenaikan harga emas diperkirakan baru terjadi mulai awal tahun depan.

    “Sebenarnya mungkin kita akan melihat lagi ke emas gitu kan, cuma ini sudah Desember ya, kenaikan emas dan perak sudah cukup tinggi. Jadi saya kira akan jeda,” terangnya kepada detikcom, Jumat (19/12/2025).

    “Bisa saja masih melanjutkan, namun cuma mengharapkan beberapa pekan ke depan, kenaikan tidak akan terlalu besar. Mungkin emas akan kembali naik tahun depannya, jadi bukan Desember,” sambung Lukman.

    Lebih lanjut ia menjelaskan, pada 2026 mendatang harga emas global berpotensi besar mencapai US$ 5.000 per troy ounce. Menurutnya ini merupakan perkiraan paling moderat. Artinya besar kemungkinan nilai logam mulia itu dapat meningkatkan hingga melebihi prediksi.

    “Pada umumnya konsensus US$ 5.000 per troy ounce. Menurut saya itu estimasi yang sangat moderat, karena kita tahu 2024 itu naiknya 20an%, tahun ini naiknya 60an%, kalau tahun depan ke US$ 5.000 itu naiknya cuma belasan persen,” terangnya.

    Menurutnya kenaikan harga emas tahun depan dipicu oleh permintaan domestik maupun global yang masih kuat. Belum lagi dengan kondisi geopolitik saat ini, potensi pemangkasan suku bunga di AS, dan sejumlah faktor eksternal lainnya dinilai dapat ikut mengeret harga emas tahun depan.

    “Kalau emas itu permintaannya masih kuat gitu. Simple, mau bilang pakai alasan apa, nggak perlu, selagi ada permintaan itu kuat ya,” tegasnya.

    Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, juga menilai harga emas pada 2026 mendatang berpotensi terus mengalami kenaikan hingga US$ 5.000 per troy ounce atau sekitar Rp 3.000.000 per gram. Namun menurutnya, potensi kenaikan harga ini akan terwujud pada Kuartal I tahun depan.

    “Sesuai dengan prediksi JP Morgan, Lehman Brothers, dan Bank of America mereka kan sepakat di US$ 5.000. Mereka sampai akhir tahun depan, kalau saya sih nggak. Kalau saya kemungkinan besar kan lebih dari segitu ya. Kemungkinan ya kuartal pertama itu sudah sampai di US$ 5.000an,” kata Ibrahim.

    Ia menjelaskan dari sisi global, ekonomi dunia dipandang sedang tidak baik-baik saja karena banyaknya konflik bersenjata berkepanjangan di area Timur Tengah, Amerika Lantin, di Asia Timur antara China dan Jepang, hingga perang berkepanjangan di Eropa antara Rusia dengan Ukraina.

    Kemudian kondisi ekonomi dan politik di AS yang kerap menjadi poros perdagangan dunia juga sedang tidak stabil karena politik dalam negeri hingga rencana pemangkasan suku bungan bank sentral Negeri Paman Sam, Federal Reserve alias The Fed.

    “Di tahun 2026 ini masih banyak tensi geopolitik. Timur Tengah, Eropa, Amerika Latin, kemudian Laut Asia Timur ini juga cukup signifikan ya untuk tensi geopolitik,” ucapnya.

    “Kemudian ada pergantian bank Sentral Amerika. Ada pergantian yang kemungkinan besar akan diisi oleh orang gedung putih yang kemungkinan akan bisa bekerja sama dengan Trump, dan pasti akan lebih banyak lagi menurunkan suku bunga. Kemudian masalah perang dagang ini pun juga masih akan membuat harga emas naik,” sambung Ibrahim.

    Sementara terkait waktu pembelian, Ibrahim juga berpendapat selama periode akhir tahun ini banyak investor terutama perusahaan atau lembaga keuangan besar cenderung untuk wait and see alias menahan jual-beli aset. Baru setelah itu di awal tahun para investor mulai aktif pada Januari 2026.

    Karena itu harga logam mulia diperkirakan tidak akan mengalami perubahan yang signifikan pada akhir tahun ini. Membuat periode ini bisa jadi momen paling optimal untuk memiliki emas.

    “Memang mendekati di tanggal 25 sampai tanggal 30, ya sampai akhir tahun. Itu biasa wait and see. Misalnya saya melihat harga emas dunia pun juga gitu-gitu saja,” jelas Ibrahim.

    “Harga tertinggi itu cuma hanya di US$ 4.381 per troy ounce, itu pun di bulan Oktober. Untuk mencapai level di atas US$ 4.381, anggaplah di US$ 4.400 sangat sulit sekali karena minggu depan itu nanti sudah flat. Jadi masa ini sudah flat,” terangnya lagi.

    (igo/fdl)

  • Aluminium-Semen Kena Pajak Karbon CBAM Eropa 2026, Ini Bocorannya

    Aluminium-Semen Kena Pajak Karbon CBAM Eropa 2026, Ini Bocorannya

    Bisnis.com, JAKARTA — Kebijakan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) yang diterapkan Uni Eropa akan mulai berlaku pada tahun depan dan berpotensi memberi dampak besar bagi negara pengekspor, termasuk Indonesia. 

    Aturan ini merupakan mekanisme penyesuaian karbon yang membebankan biaya tambahan pada produk impor berdasarkan tingkat emisi karbon yang dihasilkan dalam proses produksinya.

    Sejumlah komoditas utama akan terdampak oleh kebijakan tersebut, antara lain besi dan baja, semen, pupuk, alumunium, listrik, serta hidrogen. Produk-produk ini selama ini menjadi tulang punggung perdagangan internasional dengan Uni Eropa, termasuk dari negara-negara berkembang.

    Dikutip dari Reuters pada Minggu (13/12/2025) melaporkan bahwa ekspor komoditas tersebut ke pasar Eropa akan menghadapi biaya lebih tinggi seiring dengan pengetatan aturan terhadap produk dengan intensitas karbon tinggi. Langkah ini dinilai akan mempengaruhi daya saing harga produk impor.

    Mulai Januari mendatang, CBAM akan mengenakan pungutan impor untuk produk industri tertentu berdasarkan emisi karbon yang terkandung di dalamnya. 

    “CBAM akan mengenakan biaya impor berdasarkan emisi yang dihasilkan selama proses produksi,” bunyi aturan tersebut dalam dokumen kebijakan Uni Eropa tersebut. 

    Kebijakan ini dirancang untuk melindungi produsen di dalam negeri Eropa dari serbuan produk impor yang lebih murah dari negara dengan kebijakan iklim yang dinilai kurang ketat. 

    Melalui CBAM, Uni Eropa akan menyamakan harga karbon impor dengan harga karbon yang telah dibayarkan produsen lokal melalui pasar karbon Eropa.

    Brussel akan menghitung pungutan tersebut menggunakan tolok ukur standar intensitas emisi CO₂ untuk setiap jenis produk. Semakin rendah ambang batas emisi yang ditetapkan, maka semakin besar biaya yang harus dibayarkan importir jika produk mereka melebihi standar tersebut.

    Draf proposal Komisi Eropa yang dilihat Reuters menunjukkan adanya pengetatan tolok ukur emisi untuk sejumlah komoditas. 

    Patokan emisi aluminium mentah ditetapkan sebesar 1,423 ton CO₂ per ton logam, lebih rendah dari draf sebelumnya. Sementara itu, patokan untuk klinker semen abu-abu menjadi 0,666 dan pupuk amonia cair 0,457.

    Dokumen draf lain juga menjelaskan bahwa Uni Eropa akan menggunakan nilai emisi standar jika produsen gagal melaporkan data emisi aktual. 

    “Nilai standar ini akan digunakan ketika produsen tidak memberikan data emisi mereka sendiri,” lanjut dokumen tersebut. 

    Berdasarkan perhitungan Reuters, aluminium primer dari Mozambik yang menjadi pemasok utama Uni Eropa pada periode Januari–Agustus 2025 akan dikenakan biaya CBAM sekitar 168 euro per ton. 

    Sementara impor aluminium dari India dan Uni Emirat Arab diperkirakan masing-masing menghadapi biaya sekitar 51 euro per ton, dengan asumsi harga karbon Uni Eropa berada di kisaran 80 euro per ton.

    Seorang pejabat Komisi Eropa mengatakan bahwa Uni Eropa menargetkan adopsi tolok ukur CBAM pada awal 2026. “Kami berharap tolok ukur CBAM dapat diadopsi pada awal tahun 2026,” ujar pejabat tersebut. 

    Brussel juga berencana mengusulkan perubahan lain, termasuk penambahan jenis produk dan langkah pencegahan penghindaran aturan.

    Dari sisi baja, analis Morgan Stanley memperkirakan biaya CBAM akan sangat bervariasi antarnegara. Biaya CBAM untuk baja canai panas bisa melebihi 600 euro per ton untuk Indonesia. 

  • Gita Wirjawan Terima BIG 40 Award, Kategori Economic Vision & Public Discourse

    Gita Wirjawan Terima BIG 40 Award, Kategori Economic Vision & Public Discourse

    Bisnis.com, JAKARTA — Gita Wirjawan menerima penghargaan BIG 40 Awards dari Bisnis Indonesia untuk kategori Economic Vision & Public Discourse, Senin (8/12/2025).

    Sosok yang dikenal sebagai inisiator pendidikan digital dan kewirausahaan serta sempat mengisi posisi Menteri Perdagangan RI periode 2011–2014 itu meraih penghargaan atas kontribusinya dalam memperkaya wacana ekonomi publik Indonesia melalui kepemimpinan, pendidikan, dan pemikiran visioner.

    Sebagai Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan dipandang memperkuat daya saing ekspor nasional dan membuka akses pasar global. 

    Sementara di luar pemerintahan, Gita dinilai aktif menjadi motor penggerak literasi digital, kewirausahaan, dan edukasi generasi muda. 

    “Kiprahnya menjadikan ekonomi bukan hanya kebijakan, tetapi gerakan pemikiran yang mencerahkan,” ungkap Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Maria Y. Benyamin, di sela-sela malam penganugerahan BIG 40 Awards, Senin (8/12/2025).

    Seperti diketahui, Gita Wirjawan, selain menjabat Menteri Perdagangan periode 2011—2014, sempat mengisi posisi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2009—2011. 

    Dia juga merupakan Kepala Ancora Group yang bergerak di sektor real estate, teknologi, pendidikan, dan sumber daya alam.

    Di bidang keuangan, Gita berpengalaman sebagai Presiden Direktur J.P.Morgan Indonesia dan Wakil Presiden Goldman Sachs. 

    Di bidang pendidikan, dia menjadi salah satu Dewan Penasihat Global untuk Yale University School of Management dan Dewan Gubernur untuk Asia School of Business (MIT Sloan).

    Kini Gita aktif menjalankan program siniar (podcast) Endgame. Adapun, di Bandung dia dikenal sebagai pemilik properti megah The Maj yang berada di Dago.

    Adapun penghargaan BIG 40 dipersembahkan oleh Bisnis Indonesia Group dalam rangka memperingati ulang tahun ke-40 tahun Harian Bisnis Indonesia. Ajang tersebut merupakan sebuah bentuk apresiasi kepada 40 tokoh yang memberikan kontribusi dan pengaruh signifikan bagi kemajuan Indonesia. 

    Penghargaan tersebut mencakup berbagai bidang dan berdampak nasional mulai dari ekonomi dan bisnis; sosial dan politik; budaya dan lingkungan; hingga olahraga.

    Penghargaan BIG 40 diberikan kepada figur-figur dengan rekam jejak luar biasa: para inspirator nasional, perumus kebijakan yang mendukung perkembangan dunia usaha, pendiri dan pelopor perusahaan berskala besar, tokoh penggerak pembangunan daerah, para eksekutif dan profesional terkemuka, generasi muda visioner, serta para tokoh yang berperan dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan hubungan publik.

    Proses pemilihan dilakukan melalui metodologi yang ketat, meliputi desk research mendalam, penelusuran rekam jejak publik, dan kurasi komprehensif oleh Tim Redaksi Bisnis Indonesia yang dikenal sangat selektif dan independen.

    BIG 40 diharapkan tidak hanya mengapresiasi kiprah individu, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi masyarakat dan dunia usaha untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.

    “Penghargaan ini menjadi wujud penghormatan Bisnis Indonesia Group atas dedikasi, integritas, dan pencapaian para tokoh tersebut.”

  • IHSG menguat di tengah pelemahan bursa kawasan Asia

    IHSG menguat di tengah pelemahan bursa kawasan Asia

    Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi bergerak menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.

    IHSG dibuka menguat 12,14 poin atau 0,14 persen ke posisi 8.652,34. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,10 poin atau 0,01 persen ke posisi 853,84.

    “Secara keseluruhan, kombinasi sentimen domestik dan global memberikan peluang bagi IHSG, bergerak positif pada akhir pekan ini,” sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

    Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan data cadangan devisa dan uang primer (M0) periode November 2025 dari Bank Indonesia (BI), sebagai indikator penting ketahanan likuiditas dan stabilitas eksternal jelang akhir tahun.

    Sentimen jangka menengah turut diperkuat oleh proyeksi optimistis JP Morgan, yang memperkirakan IHSG berpotensi mencapai level 10.000 pada 2026.

    Prospek ini didukung oleh ekspektasi peningkatan belanja pemerintah melalui fiskal dan Danantara, perbaikan konsumsi domestik, pelonggaran suku bunga BI hingga 50 basis poin (bps), serta potensi meningkatnya arus dana institusi ke pasar saham Indonesia.

    Dari mancanegara, pelaku pasar mencermati laporan PHK dari Challenger yang menunjukkan pemangkasan tenaga kerja Amerika Serikat (AS) hampir menyentuh 1 juta sepanjang 2025, serta data ADP yang melemah yang menandakan pasar tenaga kerja mulai melunak.

    Kondisi itu membuat peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed sebesar 25 bps pada 10 Desember 2025 melonjak menjadi 87 persen.

    Pewarta: Muhammad Heriyanto
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Dari Aset ke Ladang Spekulasi

    Dari Aset ke Ladang Spekulasi

    Jakarta

    “Harga emas telah meledak dalam beberapa bulan terakhir,” jelas Kepala Strategi Investasi Logam Mulia di MKS PAMP Group, Nicky Shields dalam wawancara dengan DW.

    “Ini merupakan indikator dari menurunnya kepercayaan pada pemerintah dan institusi-institusi.” Pertanyaannya adalah apakah pasar yang relatif kecil untuk reksa dana emas dapat menyerap limpahan modal saat ini.

    MKS PAMP Group, yang bermarkas di Jenewa, termasuk di antara para pelaku industri logam mulia global yang paling penting. Mereka mengolah emas, perak, dan platina menjadi batangan, koin, serta produk untuk perusahaan perhiasan dan industri, dan juga menawarkan investasi bagi investor institusional maupun pribadi.

    “Emas kertas”: Putri kesayangan para investor

    Menurut data dari World Gold Council, nilai aset global yang dikelola dalam emas ETF (Exchange Traded Funds) meningkat dari 472 miliar dolar AS pada bulan September menjadi 503 miliar dolar AS pada bulan Oktober, naik enam persen. Hanya pada bulan Oktober saja, arus masuknya mencapai 8,2 miliar dolar AS, jauh di atas rata-rata tahunan sebelumnya yang sebesar 7,1 miliar dolar AS.

    Pada kuartal ketiga (Q3) 2025, dari Juli hingga September, emas ETF yang didukung fisik mencatat arus masuk rekor 26 miliar dolar AS. Investor Amerika Utara memimpin kenaikan dengan 16,1 miliar dolar AS, sementara dana Eropa mencatat pembelian kuat dan mencapai kuartal terkuat kedua di kawasan tersebut dengan 8,2 miliar dolar AS.

    Emas ETF (Exchange Traded Funds) adalah dana yang diperdagangkan di bursa yang meniru harga emas, tanpa mengharuskan investor membeli atau menyimpan emas batangan secara fisik. Banyak emas ETF menyimpan emas fisik di brankas yang dialokasikan sebagai aset dana, sehingga sering disebut sebagai “emas kertas”.

    Berbeda dengan reksa dana saham, emas ETF hanya memiliki satu komponen—yaitu emas. Artinya, tidak ada diversifikasi risiko. Karena alasan ini, emas ETF tidak diizinkan di Jerman, meskipun di banyak negara Eropa lainnya diperbolehkan.

    Kenaikan harga emas berlanjut

    Analis pasar Martin Siegert dari Landesbank Baden-Wrttemberg (LBBW) berpendapat bahwa kenaikan harga emas akan terus berlanjut. “Banyak argumen proemas tetap berlaku,” tulisnya pada akhir November di platform resmi bank. “Arus masuk ke dalam emas ETC seharusnya tetap kuat.”

    Ia menambahkan bahwa suku bunga di AS akan terus menurun, tanda tanya mengenai masa depan independensi bank sentral AS, Federal Reserve, dan mengenai soliditas dolar AS tetap ada, serta kebijakan perdagangan AS kemungkinan akan memberikan kejutan pasar pada tahun 2026.

    Ia mengumumkan: “LBBW, dengan latar belakang ini, menaikkan proyeksinya: Hingga akhir 2026, harga emas diperkirakan akan naik hingga 4.600 dolar AS.”

    Aset “antifragile”

    Rekor tertinggi sebelumnya dicapai pada Oktober tahun ini dengan lebih dari 4.350 dolar AS per ons troy. Saat ini, harganya stabil di 4.115 dolar AS per ons troy (per 25 November).

    Bank investasi AS Morgan Stanley menyarankan para investornya pada bulan September untuk mengubah struktur portofolio mereka dan mengintegrasikan emas sebagai “komponen inti”. Alih-alih menanamkan 60 persen dalam saham dan 40 persen dalam obligasi, mereka menyarankan agar 20 persen investasi dialokasikan ke produk emas.

    Kepala Kantor Investasi Morgan Stanley, Mike Wilson mengatakan kepada Reuters bahwa emas adalah aset “antifragile” yang paling penting, yang memberikan stabilitas dan perlindungan pada masa ketidakpastian. Model portofolio baru 60/20/20 menurutnya merupakan “perlindungan kuat terhadap inflasi”.

    Surat kabar Financial Times menyebut hype kenaikan harga emas sebagai “gold-plated FOMO” (fear of missing out — rasa takut ketinggalan): “Rally harga emas terbesar sejak 1970-an dipicu oleh ketakutan investor kehilangan imbal hasil dan kekhawatiran terhadap inflasi yang meningkat,” tulis harian Inggris itu.

    Kripto memasuki bisnis emas

    Namun, bukan hanya arus modal ke emas ETF yang mendorong kenaikan harga emas. Menurut laporan Reuters, perusahaan AS Tether juga memainkan peran besar.

    Perusahaan aset digital terbesar di dunia itu berkedudukan di El Salvador dan merupakan penerbit mata uang kripto Stablecoin Tether (USDT). Di situsnya, Tether mempromosikan investasi dalam “goldcoins”.

    Perusahaan kripto tersebut adalah pemilik tunggal emas batangan terbesar di luar bank sentral besar, dengan cadangan emas sebanding dengan beberapa bank sentral negara seperti Korea Selatan, Hungaria, atau Yunani.

    Pasar emas yang memanas menunjukkan bahwa justru emas—yang selama ini dianggap aset aman—telah menjadi objek spekulasi, menurut pakar MKS, Nicky Shields.

    “Dalam dua bulan terakhir, terjadi pembentukan gelembung nyata di pasar keuangan, tidak hanya pada emas dan perak, tetapi juga pada saham AS dan kecerdasan buatan (AI),” jelasnya kepada DW.

    Ia menambahkan bahwa “pemanasan berlebihan” terjadi karena beberapa faktor. “Bank Sentral AS, Fed, menurunkan suku bunga meskipun kita tidak dalam resesi. Ini menciptakan lebih banyak likuiditas dalam sistem, yang mungkin sebenarnya tidak dibutuhkan,” kata Shields. “Akibatnya, kita melihat penilaian tinggi pada aset gelembung di AI, saham AS, serta krisis gelembung pada emas dan perak.”

    Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Jerman
    Diadaptasi oleh Ayu Purwaningsih
    Editor: Yuniman Farid

    (ita/ita)

  • Kalah Lawan Tim Papan Bawah, Van Dijk Akui Liverpool Terlalu Gampang Kebobolan

    Kalah Lawan Tim Papan Bawah, Van Dijk Akui Liverpool Terlalu Gampang Kebobolan

    JAKARTA – Liverpool mendapat malu saat bermain di kandang sendiri di Anfield. Melawan tim yang berada di zona degradasi, Nottingham Forest di pertandingan Premier League Inggris, Sabtu, 22 November 2025 malam WIB, Liverpool malah kalah telak 3-0. Kapten Virgil van Dijk mengakui Liverpool terlalu gampang kebobolan di laga tersebut.

    Gawang Liverpool kebobolan hinggap enam kali selama dua laga berturut-turut. Sebuah pencapaian yang buruk setelah mengalami keterpurukan dengan menelan enam kekalahan dari tujuh pertandingan di berbagai kompetisi.

    Tren mengecewakan itu akhirnya bisa dihentikan saat Liverpool menang 2-0 atas Aston Villa di kompetisi domestik dan kemudian menaklukkan Real Madrid 1-0 di Liga Champions.

    Kemenangan atas raksasa Eropa diperkirakan telah memulihkan kepercayaan diri pemain dan membawa The Reds kembali ke jalur. Namun kenyataannya tidak sesuai harapan. Juara bertahan Liga Inggris ini kalah telak 3-0 saat menghadapi Manchester City.

    Saat mencoba bangkit usai jeda internasional, Liverpool malah menuai hasil buruk karena kembali kalah dengan skor sama saat menjamu Forest.

    Ironis karena Liverpool tidak hanya terlalu gampang kebobolan tetapi juga tak bisa mencetak gol yang mengakibatkan fans meninggalkan stadion lebih cepat. 

    Kekalahan yang memalukan karena Forest berkutat di zona degradasi. Kemenangan mengejutkan itu juga menjadikan mereka bisa keluar dari zona merah dan kini menduduki peringkat 16 dengan poin 12.

    Menanggapi kekalahan di Anfield, Van Dijk menuturkan bila Liverpool terlalu mudah kebobolan. “Kami begitu mudah kemasukan banyak gol. Dan, mereka kembali mencetak gol dari set piece. Harus diakui kami bermain sangat buruk dalam pertarungan dan terlalu tergesa-gesa. Kami menghadapi situasi yang sulit,” kata Van Dijk seperti dikutip Express.

    “Kami malah gugup setelah kebobolan. Ini membuat kami tergesa-gesa untuk segera menyamakan skor. Ini hal yang wajar saat Anda dalam kesulitan. Kami memang ada masalah, tetapi tidak bisa menyelesaikannya hanya dengan bicara. Kami harus bekerja lebih keras untuk membenahinya,” ucap dia lagi.

    Di laga itu, Liverpool benar-benar bermain di bawah performa. Mereka kesulitan menghadapi Forest yang bermain lebih efektif. Bahkan tim tamu berhasil mencuri gol melalui bek Murillo di menit 33. Skor 1-0 ini bertahan hingga babak pertama usai.

    Liverpool mencoba bangkit di babak kedua. Hanya saja bukannya menyamakan skor, gawang Alisson malah kembali kebobolan saat pertandingan baru berjalan satu menit. Kali ini, pemain belakang lain dari Forest, Nicolo Savona, yang mencetak gol.

    Selanjutnya, gelandang Morgan Gibbs-White memantapkan keunggulan tim tamu menjadi 3-0 di menit 78.

    Bila Forest bisa tiga kali membobol gawang Liverpool, sebaliknya striker Alexander Isak yang menjadi andalan di lini depan masih saja tak bisa mencetak gol.

    Begitu pula Mohamed Salah dan Cody Gakpo tak mampu memecah kebuntuan yang mengakibatkan Liverpool sudah enam kali kalah dari 12 pertandingan liga. Hasil itu menjadikan Liverpool terpuruk ke posisi 11.

    “Ini problemnya. Semua di tim ini sepenuhnya bertanggung jawab. Sepak bola adalah tim dan semua ikut bertanggung jawab. Kami harus bisa mengatasinya dan harus bekerja keras. Kami harus bisa bangkit,” kata Van Dijk.

    “Saya sudah lama di klub ini. Kami sudah melewati banyak hal. Kami bakal bangkit tetapi itu tidak akan terjadi dalam semalam. Saya tidak akan diam dan kami menatap laga berikutnya,” ucap dia lagi.

    Kekalahan memalukan itu menjadikan posisi manajer Arne Slot mulai tak aman. Pasalnya saat klub sudah menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk membeli pemain, termasuk Isak yang memecahkan rekor transfer Inggris, soliditas tim malah berantakan.

    Slot bakal menghadapi ujian tak mudah dengan tekanan berat karena kembali berlaga di Liga Champions di pertengahan pekan ini.

    Mereka beruntung mendapat jadwal yang menguntungkan karena kembali bertindak sebagai tuan rumah dengan menjamu PSV Eindhoven.

      

  • Whistleblower Klaim Dipecat Usai Peringatkan Bahaya Robot Humanoid

    Whistleblower Klaim Dipecat Usai Peringatkan Bahaya Robot Humanoid

    Jakarta

    Figure AI, pengembang robot humanoid yang didukung Nvidia, digugat oleh mantan kepala keselamatan produk startup tersebut. Ia menuding diberhentikan secara tidak adil setelah memperingatkan para eksekutif puncak bahwa robot perusahaan itu cukup kuat untuk meretakkan tengkorak manusia.

    Robert Gruendel, insinyur keselamatan robotik, mengajukan gugatan di pengadilan federal Distrik Utara California. Dikutip detikINET dari CNBC, Minggu (23/11/2025), pengacara Gruendel menyebut kliennya whistleblower yang dipecat pada bulan September, beberapa hari setelah mengajukan keluhan keselamatan yang paling langsung.

    Gugatan ini muncul dua bulan setelah Figure dinilai memiliki valuasi USD 39 miliar dalam putaran pendanaan yang dipimpin Parkway Venture Capital. Angka tersebut merupakan peningkatan valuasi 15 kali lipat dari awal 2024, ketika perusahaan menggalang dana dari investor termasuk Jeff Bezos, Nvidia, dan Microsoft.

    Pengacara Gruendel mengatakan penggugat telah memperingatkan CEO Figure Brett Adcock dan Kyle Edelberg, kepala insinyur, tentang kemampuan mematikan robot tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa salah satu robot telah membuat sayatan sedalam 0,6 cm pada pintu kulkas baja saat mengalami malfungsi.

    Gugatan itu juga menyebut Gruendel memperingatkan pemimpin perusahaan untuk tak menurunkan standar keselamatan saat presentasi ke calon investor yang akhirnya mendanai perusahaan tersebut. Namun Gruendel khawatir rencana keselamatan produk yang berkontribusi pada keputusan mereka untuk berinvestasi telah dipangkas sehingga bisa saja itu adalah penipuan.

    Gruendel menuntut ganti rugi ekonomi, kompensasi, serta proses pengadilan. Juru bicara Figure mengatakan Gruendel diberhentikan karena kinerja yang buruk dan bahwa tuduhannya adalah kebohongan yang akan dipatahkan sepenuhnya oleh Figure di pengadilan.

    Robert Ottinger, pengacara Gruendel, menyebut bahwa hukum California melindungi karyawan yang melaporkan praktik tidak aman.” “Kasus ini melibatkan isu penting yang sedang berkembang, dan mungkin menjadi salah satu kasus whistleblower pertama terkait keselamatan robot humanoid,” kata Ottinger.

    Pasar robot humanoid masih dalam tahap awal. Perusahaan seperti Tesla dan Boston Dynamics bersaing bersama dengan Figure, sementara Unitree Robotics dari China sedang bersiap untuk IPO. Morgan Stanley mengatakan bahwa adopsi robot kemungkinan akan meningkat pesat tahun 2030-an dan bisa tembus USD 5 triliun di 2050.

    (fyk/hps)

  • Sukuk Global US$ 2 Miliar RI Laris Manis, Pesanan Tembus US$ 5,8 Miliar

    Sukuk Global US$ 2 Miliar RI Laris Manis, Pesanan Tembus US$ 5,8 Miliar

    Jakarta

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan telah menyelesaikan proses penawaran surat utang berbasis syariah dalam valuta asing alias Sukuk Global senilai US$ 2 miliar. Instrumen ini terdiri dari US$ 1,1 miliar untuk tenor 5 tahun, dan US$ 900 juta untuk tenor 10 tahun.

    Adapun instrumen tersebut masing-masing jatuh tempo pada 2030 dan 2035 dalam format Reg S/144A Trust Certificates. Penerbitan kali ini menjadi yang ketujuh dilakukan pemerintah RI sepanjang 2025.

    Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto mengatakan, imbal hasil dari sukuk global tersebut antara lain sebesar 4,5% untuk tenor 5 tahun, sedangkan yang 10 tahun 5%.

    Menurutnya, imbal hasil tersebut membuat sukuk global Indonesia seri SNI1230 dan SNI1235 ini dibanjiri minat investor. Hal ini terlihat dari puncak jumlah pesanan yang masuk mencapai US$ 5,8 miliar, dengan pesanan akhir setelah Final Pricing Guidance (FPG) mencapai lebih dari US$ 3,9 miliar.

    “Peak book ordernya mencapai US$ 5,8 miliar atau 2,9 kali dari US$ 2 miliar yang kita ambil,” kata Suminto dalam Konferensi Pers APBN KiTa edisi November 2025, ditulis Sabtu (22/11/2025).

    Sepanjang tahun 2025, Kemenkeu total telah mengakses pasar keuangan global melalui penerbitan instrumen investasi. Sebelum Sukuk Global, telah dilakukan enam kali penerbitan dalam denominasi mata uang USD, EUR, JPY, AUD dan CNH.

    Menurut Suminto, ketujuh aktivitas penerbitan ini mendapatkan respons yang sangat baik dari para investor. Ia menilai, hal ini menunjukkan minat investor yang berkelanjutan terhadap surat berharga Pemerintah RI dalam berbagai mata uang.

    “Menggambarkan bagaimana confidence atau kepercayaan dari investor terhadap kinerja dan prospek perekonomian Indonesia, termasuk kredibilitas kebijakan pemerintah,” ujarnya.

    Lebih lanjut, mengutip keterangan pada laman Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Sukuk Global diterbitkan oleh Pemerintah RI melalui Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia III (PPSI-III), badan hukum yang didirikan dan sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia dengan tujuan khusus untuk melakukan penerbitan Surat Berharga Syariah Negara dalam mata uang asing di pasar internasional.

    Sukuk Global ini menggunakan struktur akad Wakalah dan telah memperoleh opini syariah dari Dewan Syariah Nasional, Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI), serta dari Internal Shari’a Supervisory Committee (ISSC) Dubai Islamic Bank PSJC, Shari’a Committee J.P. Morgan, dan Global Shari’a Supervisory Committee Standard Chartered Bank.

    Settlement Sukuk Global akan dilakukan pada 1 Desember 2025 dan akan dicatatkan di Singapore Exchange Securities Trading Limited dan NASDAQ Dubai. Setiap tenor akan diberikan peringkat Baa2 dari Moody’s Investor Service, BBB dari S&P Global Ratings Services, dan BBB dari Fitch Ratings.

    Dubai Islamic Bank, Goldman Sachs, J.P. Morgan, KFH Capital Investment Company K.S.C.C., dan Standard Chartered Bank bertindak sebagai Joint Lead Managers dan Joint Bookrunners. PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk bertindak sebagai Co-Managers untuk transaksi ini.

    (shc/eds)