Tag: Mohammad Idris

  • Pemkot Depok Gratiskan Siswa Sekolah di 33 SMP Swasta – Page 3

    Pemkot Depok Gratiskan Siswa Sekolah di 33 SMP Swasta – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Kota Depok telah melakukan kerjasama dengan yayasan atau sekolah swasta di wilayah Depok. Terdapat 33 sekolah swasta yang menjadi rintisan sekolah swasta gratis dalam memberikan pendidikan kepada siswa.

    Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, Pemerintah Kota Depok sudah melaksanakan kesepakatan bersama kepada sekolah yang menjadi rintisan sekolah swasta gratis di Kota Depok. Nantinya Pemerintah Kota Depok akan membiayai siswa yang bersekolah di sekolah rintisan gratis.

    “Ada 33 sekolah SMP atau selevel SMP yang kita lakukan penandatanganan, untuk kita biayai pembiayaan sekolah ini,” ujar Supian di Balai Kota Depok, Selasa (24/6/2025).

    Supian menjelaskan, sekolah rintisan swasta gratis merupakan tindak lanjut dari keputusan Mahkamah Konstitusi tentang sekolah swasta gratis. Sekolah rintisan gratis dapat menjadi sarana masyarakat yang ingin anaknya tetap bersekolah dengan dibiayai Pemerintah Kota Depok.

    “Sekolah swasta menjadi salah satu solusi yang kita ambil untuk mengakomodir harapan yang bisa sekolah di negeri, namun terkendala pembiayaan,” jelas Supian.

    Pemerintah Kota Depok memberikan pembiayaan gratis terhadap siswa, tergantung dari ketersediaan sekolah swasta. Sekolah swasta yang menjadi sekolah rintisan gratis, di tiap sekolahnya memiliki alokasi ketersediaan ruangan yang berbeda.

    “Ada yang masih punya tiga ruangan kelas untuk kelas VII, ada yang hanya punya dua kelas, jadi sangat variatif juga,” terang Supian.

    Supian mengakui, tidak semua sekolah swasta di kota Depok digratiskan pembiayaannya untuk siswa. Hal itu dikarenakan terdapat kebijakan sekolah swasta dalam pembiayaannya tidak terjangkau, terhadap sisi penganggaran atau alokasi yang diberikan Pemerintah Kota Depok.

    “Kita memiliki anggaran per siswa itu kurang lebih Rp250 ribu per bulan, artinya satu tahun untuk Rp3 juta per murid, ini yang akan kita berikan kepada sekolah yang bersepakat tentang pembiayaan ini,” ucap Supian.

    Supian mengungkapkan, Pemerintah Kota Depok menyediakan alokasi anggaran untuk 2.500 siswa bersekolah di sekolah swasta rintisan. Adapun sekolah swasta yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Depok harus di level SMP, memiliki guru, ruang kelas, dan akte pendirian yayasan resmi.

    “Untuk tahap awal, kita lebih kepada fokus pada pembiayaan operasional ini dulu,” ungkap Supian.

    Disinggung soal pembiayaan adanya pembayaran pembangunan gedung, Supian berhadap kedepannya tidak ada lagi uang bangunan dan yang lainnya. Siswa yang masuk sekolah swasta gratis tidak lagi dikenakan pembiayaan lainnya.

    “Artinya anak-anak yang masuk sekolah swasta gratis ini tidak ada lagi beban apa-apa, benar-benar semua dibiayai oleh pemerintah dan kita tidak mengizinkan sekolah swasta ini untuk melakukan pungutan apapun di luar itu, gak ada lagi,” kata Supian.

    Supian menegaskan, apabila terdapat pihak sekolah melakukan pungutan terhadap siswa, Pemerintah Kota Depok akan memberikan sanksi. Pemerintah Kota Depok tidak akan segan melakukan evaluasi terhadap sekolah yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Depok.

    “Artinya bila ada pihak-pihak yang melanggar ketentuan ini, pasti akan ada sanksi atau ketentuan yang memang kita evaluasi nantinya,” tegas Supian.

     

  • Ada Festival Lari, Jalan Margonda dan Arif Rahman Ditutup Minggu Ini
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        18 Juni 2025

    Ada Festival Lari, Jalan Margonda dan Arif Rahman Ditutup Minggu Ini Megapolitan 18 Juni 2025

    Ada Festival Lari, Jalan Margonda dan Arif Rahman Ditutup Minggu Ini
    Tim Redaksi
    DEPOK, KOMPAS.com –
    Sejumlah ruas jalan akan ditutup saat pelaksanaan
    festival lari
    bertajuk Depok Run Fest (DRF) 2025 pada Minggu (22/6/2025).
    Ruas jalan yang akan ditutup yakni Jalan Margonda Raya dan Jalan Arif Rahman Hakim. Penutupan ruas jalan ini karena akan dilintasi para pelari sejauh lima kilometer.
    “Untuk mendukung kelancaran acara,
    penutupan jalan
    akan diberlakukan pada sebagian ruas yang menjadi rute lomba mulai pukul 05.30 WIB,” kata
    Wali Kota Depok
    Supian Suri dalam keterangannya, Rabu (18/6/2025).
    Hal itu berkaitan dengan rute lintasan pelari yang akan dimulai dari Balai Kota Depok lewat Jalan Margonda Raya menuju Jalan Arif Rahman Hakim.
    Lalu, lintasan lari akan berputar balik di kawasan Pesona Kahyangan Baru untuk kembali ke Margonda dengan titik akhir di balai kota juga.
    Selain penutupan jalan, Pemkot juga memberlakukan penyesuaian terhadap pemberhentian Transjakarta dan bus bandara untuk rentang waktu pukul 05.45 WIB – pukul 07.15 WIB.
    Supian mengimbau agar warga menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.
    – Arah Selatan 1 (Trans Depok): Layanan Biskita Trans Depok dari arah selatan akan menggunakan jalur putar balik Jalan Dahlia – Jalan Margonda Raya, dan berhenti sebelum area lomba untuk menghindari ruas yang ditutup.
    – Arah Utara 2 (HIBA & MGI – Rute Bandung): Layanan bus HIBA dan MGI dari arah Bandung akan melayani penumpang hanya sampai Simpang Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Margonda Raya dan tidak melintasi area lomba selama jam penutupan berlangsung.
    Adapun mengenai
    Depok Run Fest 2025
    merupakan ajang festival lari yang digelar bersama Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Depok yang diikuti 2.500 peserta.
    Acara ini rangkaian acara HUT ke-26 Kota Depok dan HUT ke-79 Bhayangkara Polri.
    “Dari target awal 2.000 peserta, panitia menambah kuota menjadi 2.500 peserta, di mana slot tambahan sebanyak 500 peserta ludes hanya dalam waktu 8 hari,” ujar Supian.
    Pemkot Depok meminta maaf karena akan adanya pemasangan barrier atau pembatas khusus bagi para peserta lari, yang nantinya bisa berdampak pada kenyamanan car free day (CFD).
    “Rangkaian kegiatan lalu akan berlanjut di area Depok Open Space (DOS) di kompleks Balai Kota. Selama acara berlangsung, kawasan ini akan ditutup sementara untuk umum sampai CFD selesai,” jelasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Depok Run Fest 2025 Bakal Digelar 22 Juni, Diikuti 2.500 Peserta
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        18 Juni 2025

    Depok Run Fest 2025 Bakal Digelar 22 Juni, Diikuti 2.500 Peserta Megapolitan 18 Juni 2025

    Depok Run Fest 2025 Bakal Digelar 22 Juni, Diikuti 2.500 Peserta
    Tim Redaksi
    DEPOK, KOMPAS.com –
    Pemerintah Kota Depok menggelar
    festival lari
    bertajuk ”
    Depok Run Fest
    (DRF) 2025″ pada Minggu (22/6/2025).
    Acara ini menjadi salah satu rangkaian acara hari ulang tahun Kota Depok ke-26 dan HUT ke-79 Bhayangkara Polri.
    “Pertama kami sampaikan bahwa kegiatan ini adalah
    fun run
    dengan rute lima kilometer,” ucap
    Wali Kota Depok
    Supian Suri dalam keterangannya, Rabu (18/6/2025).
    Supian menyampaikan, sebanyak 2.500 peserta akan meramaikan festival
    lari marathon
    .
    “Dari target awal 2.000 peserta, panitia menambah kuota menjadi 2.500 peserta, yang mana slot tambahan itu ludes hanya dalam waktu 8 hari,” ungkap Supian.
    Acara ini dimulai pada pukul 05.30-07.30 WIB, dan ada perubahan jam penutupan jalan pada car free day (CFD) pekan ini.
    “Khusus untuk 22 Juni nanti, penutupan jalan CFD yang biasanya pukul 06.00 WIB, karena kita ingin percepat kegiatan lebih awal jadi akan dimulai 05.30 WIB,” ujar Supian.
    Sementara untuk rute para pelari ndimulai dari Balai Kota Depok melintas di Jalan Margonda Raya.
    Lalu, pelari akan berbelok ke Jalan Arif Rahman Hakim dan berputar balik di Pesona Kahyangan Baru.
    Setelahnya, lintasan akan kembali ke Jalan Margonda Raya dengan titik akhir kembali ke balai kota.
    Berkenaan dengan acara ini, Supian meminta maaf kepada warga Depok karena sebagian jalur CFD akan dipakai untuk lari marathon.
    “Kami sampaikan permohonan maaf buat para pecinta CFD yang mungkin selama ini akan leluasa, besok (Minggu) nanti akan kami batasi (pakai barrier) karena ini akan menjadi ruang bagi para pelari kita memanfaatkan Jalan Margonda,” kata dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Wali Kota Depok Ikut Ramaikan Kampanye Pengurangan Sampah Plastik di CFD Margonda – Page 3

    Wali Kota Depok Ikut Ramaikan Kampanye Pengurangan Sampah Plastik di CFD Margonda – Page 3

    Sementara itu, Wakapolres Metro Depok, AKBP Dwi Prasetyo Wibowo menilai, kampanye pengurangan sampah plastik menjadi salah satu bagian dari peringatan HUT ke-79 Bhayangkara. Gerakan ini menjadi salah satu momentum pihaknya memberikan edukasi kepada masyarakat.

    “Ini merupakan momen hitam yang baik, bersama-sama berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Depok, TNI, Polri, bersama masyarakat,” ujar Prasetyo.

    Polres Metro Depok mengajak dan menggugah kesadaran masyarakat untuk mulai mengurangi sampah plastik. Tidak hanya itu, masyarakat juga diminta tidak mencemari lingkungan dengan membuang sampah sembarangan, termasuk di aliran sungai.

    “Sama-sama sadar untuk mengurangi sampah plastik. Yang mana kita semua menjaga saluran-saluran sungai. Supaya tetap aman, lancar (terhindar musibah),” tutur Prasetyo.

    Mengurangi sampah dan menjaga kelestarian, kata dia, dapat menjaga kualitas lingkungan menjadi lebih baik. Hal itu perlu konsistensi bersama demi keberlangsungan generasi yang akan datang.

    “Semua ini kita kerjakan untuk keberlangsungan anak cucu, demi bangsa Indonesia kedepannya menjadi bangsa yang aman, nyaman, dan besar,” pungkas Prasetyo.

  • Wamendagri: Kopdeskel Merah Putih dukung pemerataan program Presiden

    Wamendagri: Kopdeskel Merah Putih dukung pemerataan program Presiden

    kelurahan-kelurahan ini kan beda dengan desa-desa, jadi harus dipikirkan betul unit usahanya apa, kan berbeda. Kalau desa ada ternak, ada padi, misalnya ada beras, ada perikanan. Kalau di sini harus dihitung betul, supaya betul-betul prospektiflah un

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih ditujukan untuk mendukung pemerataan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.

    Ia menjelaskan Presiden Prabowo menginginkan seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat program pemerintah.

    “Presiden memerintahkan semua menteri, gubernur, wali kota, bupati, sampai camat, kepala desanya ngebut untuk mempercepat terbentuknya di desa namanya Kopdes, di kelurahan, koperasi kelurahan gitu ya,” kata Bima saat meninjau Musyawarah Kelurahan Pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), Selasa.

    Dengan adanya Kopdeskel Merah Putih, pemerintah desa maupun kelurahan dapat membentuk unit usaha sesuai potensi wilayah masing-masing. Nantinya, setiap Kopdeskel Merah Putih akan diberikan dana pinjaman dengan nilai maksimal sebesar Rp3 miliar.

    Bima menyarankan agar pembentukan unit usaha menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, seperti agen LPG, penyaluran sembako, hingga penyediaan minyak goreng. Saat ini, pemerintah terus berupaya mempercepat pelaksanaan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus Pembentukan Kopdeskel Merah Putih.

    Ia menekankan pemerintah daerah (pemda) dapat membantu Kopdeskel Merah Putih, terutama dalam hal pembiayaan legalitas badan hukum melalui jasa notaris. Selain itu, dirinya menjelaskan pemerintah akan memberikan pendampingan terhadap pengurus Kopdeskel Merah Putih.

    “Koperasi kelurahan di Tugu ini akan mensejahterakan warga. Karena kenapa? Karena anggotanya milik semua warga, bukan hanya pengurus. Semakin banyak, semakin bagus. Yang penting disepakati tadi, ada iuran wajibnya, ada iuran pokoknya, begitu ya,” imbuhnya.

    Di sisi lain, Bima menyebut percepatan pembentukan Kopdeskel Merah Putih di Jabar secara keseluruhan telah mencapai 99 persen. Ia merinci masih terdapat sejumlah daerah yang belum mencapai 100 persen, salah satunya Kota Depok.

    Untuk itu, dia mendorong jajaran Pemerintah Kota Depok agar mampu mengakselerasi pembentukan Kopdeskel Merah Putih.

    “Tadi saya titip, di kelurahan-kelurahan ini kan beda dengan desa-desa, jadi harus dipikirkan betul unit usahanya apa, kan berbeda. Kalau desa ada ternak, ada padi, misalnya ada beras, ada perikanan. Kalau di sini harus dihitung betul, supaya betul-betul prospektiflah unit usahanya,” pungkas Bima.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) La Ode Ahmad P. Bolombo, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar Herman Suryatman, serta Wali Kota Depok Supian Suri beserta jajaran.

    Penerjemah: Narda Margaretha Sinambela
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Peserta Barak Militer Depok Mengaku Sering Konsumsi Alkohol ke Dedi Mulyadi
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        9 Juni 2025

    Peserta Barak Militer Depok Mengaku Sering Konsumsi Alkohol ke Dedi Mulyadi Megapolitan 9 Juni 2025

    Peserta Barak Militer Depok Mengaku Sering Konsumsi Alkohol ke Dedi Mulyadi
    Tim Redaksi
    DEPOK, KOMPAS.com
    – Salah satu peserta program Pembinaan Karakter dan
    Bela Negara
    di Depok mengaku sering mengkonsumsi minuman anggur beralkohol bersama teman-temannya.
    Hal ini terungkap saat ia berbincang dengan Gubernur Jawa Barat
    Dedi Mulyadi
    dalam upacara pelepasan peserta program
    barak militer
    di Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Kota Depok, pada Senin (9/6/2025).
    Dalam dialog tersebut, Dedi Mulyadi menanyakan alasan seorang peserta perempuan berada di barak militer.
    Peserta tersebut menjelaskan, ibunya memintanya untuk mengikuti program pembinaan karena kebiasaannya mengonsumsi minuman beralkohol.
    “Dimasukkin sama mama (ke barak), karena minum-minum (alkohol),” ungkap peserta itu.
    “Anak perempuan banyak yang suka minum (alkohol) ya sekarang. Di mana kamu minum itu?” tanya Dedi kepada peserta tersebut.
    Peserta tersebut menjawab bahwa ia sering mengonsumsinya di rumah temannya.
    Setelah berjanji untuk tidak minum lagi, Dedi kembali bertanya kepada peserta perempuan lainnya mengenai asal minuman tersebut.
    “Itu kalau dapat (alkohol) memang dari mana sih, biar Wali Kota tahu itu beli di mana,” tanya Dedi.
    Peserta perempuan berkerudung itu mengaku bahwa ia mendapatkan minuman beralkohol dari teman sekolahnya.
    “Kalau minum itu bagaimana perasaannya? Mabuk?” tanya Dedi lagi.
    “Plong (rasanya). Dan iya, mabuk,” jawab peserta tersebut dengan singkat.
    Ia mengaku tidak merasa pusing setelah mengonsumsi minuman beralkohol yang memiliki kadar alkohol belasan persen tersebut.
    Di sisi lain, puluhan remaja Depok yang mengikuti program Pembinaan Karakter dan Bela Negara selama sepuluh hari dipulangkan dari barak militer.
    Wali Kota Depok Supian Suri secara simbolis memberikan sertifikat kepada peserta yang telah menyelesaikan program tersebut.
    Program ini diadakan oleh Pemkot Depok melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) untuk remaja berusia 13 hingga 15 tahun.
    Tujuan program ini adalah untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat nasionalisme, sejalan dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
    Kegiatan ini berlangsung selama sepuluh hari, dimulai dari 31 Mei hingga 9 Juni 2025.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pemkot Depok Janjikan Bantuan Tukang dan Material untuk Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        8 Juni 2025

    Pemkot Depok Janjikan Bantuan Tukang dan Material untuk Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung Megapolitan 8 Juni 2025

    Pemkot Depok Janjikan Bantuan Tukang dan Material untuk Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung
    Tim Redaksi
    DEPOK, KOMPAS.com –
    Salah seorang warga Cilangkap, Depok, bernama Lili (49) menceritakan pertemuannya dengan Wali Kota Depok
    Supian Suri
    yang meninjau kondisi rumahnya usai diterjang
    angin puting beliung
    , Minggu (8/6/2025).
    Supian mendatangi rumahnya sebagai lokasi kedua setelah sebelumnya meninjau salah satu rumah di daerah Cilodong, Kota Depok. Dalam pertemuan itu, Lili dan suaminya menceritakan kronologi kejadian sebelum plafon di kamar tidur dan dapur rumahnya ambruk.
    Berdasarkan hasil tinjauan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Supian berjanji akan memberikan material bangunan untuk memperbaiki plafon rumah Lili dengan ukuran sekitar 3,5 meter di kamar dan 5-6 meter di dapur.
    “Pak Supian juga bilang ada bantuan material, nanti akan datang sama tukang atau pekerjanya. Kayaknya sih hari ini juga coba dikirim. Intinya Alhamdulillah dapat bantuan dari Pemkot,” ujar Lili kepada
    Kompas.com
    di lokasi, Minggu.
    Di akhir percakapan, Supian menyerahkan sebuah kantong besar warna hitam yang berisi sembako kepada Lili dan keluarga.
    “Tadi ada sembako kayak mie, gula. Terus kami dikasih terpal juga untuk dipakai sementara waktu,” ucap Lili.
    Lili menceritakan, awalnya hujan deras turun mengguyur wilayah Tapos, Kota Depok, Sabtu (7/6/2025) sore. Hujan deras itu disertai angin puting beliung.
    Hujan deras dan angin kencang menyebabkan bagian atap bocor parah, sesuatu yang belum pernah dialami Lili selama menempati rumah itu.
    “Itu enggak kayak seperti biasa bocornya, engga pernah bocor tapi itu bocornya banyak. Pas saya sama anak sulung keluar, itu langsung ambruk yang di kamar awalnya,” ujar Lili.
    “Lalu ke belakang di dapur ambruk lagi, itu kejadiannya cepat banget sampai pada teriak dan nangis,” tambahnya.
    Terpisah, Wali Kota Depok Supian Suri berencana memperbaiki rumah Lili dan ratusan rumah warga Depok lainnya yang terdampak akibat peristiwa angin puting beliung.
    Perbaikan akan menggunakan anggaran belanja tidak terduga (BTT) dengan prioritas memperbaiki rumah agar tidak bocor dan aman dari hujan.
    Pendataan rumah warga terdampak dan penyusunan akan dibuat oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok.
    Diperkirakan, sebanyak 366 rumah di Cilangkap, Tapos, Cimpaeun, dan Jatijajar menjadi wilayah yang terdampak akibat peristiwa ini.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pemkot Depok Janjikan Bantuan Tukang dan Material untuk Perbaikan Rumah Terdampak Puting Beliung
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        8 Juni 2025

    Perbaikan Rumah Rusak akibat Puting Beliung di Depok Bakal Gunakan Anggaran BTT Megapolitan 8 Juni 2025

    Perbaikan Rumah Rusak akibat Puting Beliung di Depok Bakal Gunakan Anggaran BTT
    Tim Redaksi
    DEPOK, KOMPAS.com –
    Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan menggunakan anggaran belanja tidak terduga (BTT) untuk memperbaiki ratusan rumah yang rusak akibat
    angin puting beliung
    .
    Dana tersebut akan segera diperhitungkan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok.
    “Ya ini kita ada Disrumkim, kita punya anggaran namanya belanja tidak terduga atau BTT. Tapi harus dihitung satu rumah ada kebutuhannya berapa,” kata Wali Kota Depok
    Supian Suri
    kepada wartawan di lokasi, Minggu (8/6/2025).
    Supian menjelaskan, mekanisme penganggaran bisa dipercepat melalui pembentukan panitia di tingkat RW atau kelurahan agar dana bisa segera cair.
    “Nanti kita bayar dari BTT pas cair. Saya minta tiap kelurahan atau tiap RW bentuk tim kepanitiaan (untuk mendata kebutuhan tiap rumah yang rusak),” ujar Supian.
    “Prioritasnya jangan bocor saja dulu (rumah warga), enggak usah rapi-rapi dalam arti harus sempurna, saya minta tolong,” sambungnya.
    Rencananya, anggaran tersebut akan digunakan untuk membeli bahan material bangunan serta membayar tukang renovasi.
    Sementara itu, Supian menerima data sementara bahwa sebanyak 366 rumah terdampak angin puting beliung yang melanda wilayah Depok pada Sabtu (7/6/2025) sore.
    Wilayah yang paling parah terdampak adalah Kelurahan Tapos dan Kelurahan Cilangkap, dengan rincian sebagai berikut:
    Supian memastikan, tidak ada korban jiwa yang ditemukan akibat peristiwa rumah rusak di Depok.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pemkot Depok Bakal Perbaiki Ratusan Rumah yang Rusak akibat Angin Puting Beliung
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        8 Juni 2025

    Pemkot Depok Bakal Perbaiki Ratusan Rumah yang Rusak akibat Angin Puting Beliung Megapolitan 8 Juni 2025

    Pemkot Depok Bakal Perbaiki Ratusan Rumah yang Rusak akibat Angin Puting Beliung
    Tim Redaksi
    DEPOK, KOMPAS.com –
    Pemerintah Kota Depok akan membantu memperbaiki ratusan rumah yang mengalami kerusakan akibat angin peting beliung yang melanda pada Sabtu (7/6/2025).
    Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Depok
    Supian Suri
    setelah meninjau salah satu rumah warga RT 01/RW 02 Kelurahan Cilangkap, Tapos, Depok, yang turut terdampak bencana tersebut.
    “Saya minta teman-teman kecamatan untuk kerahin tukang renovasi dan semuanya, (termasuk) minta bahan-bahan material (untuk dikirim ke warga),” kata Supian kepada wartawan di lokasi, Minggu (8/6/2025).
    Supian menjelaskan, perbaikan akan diprioritaskan untuk menutup lubang di plafon agar rumah tidak bocor saat hujan turun kembali.
    Anggaran perbaikan ini direncanakan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT), yang akan dipersiapkan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok.
    “Prioritasnya jangan bocor saja dulu, enggak usah rapi-rapi dalam arti harus sempurna, saya minta tolong,” ujar Supian.
    Langkah ini ditempuh usai Supian meninjau beberapa titik rumah warga yang rusak, salah satunya di RT 01/RW 02 Kelurahan Cilangkap, Tapos, Kota Depok.
    Saat peninjauan, Supian melihat plafon rumah milik warga bernama Lili (49) sudah ambruk. Material sisa kerusakan tampak sudah dibersihkan dan diletakkan di teras rumah.
    Meski kerangka rumah masih utuh, beberapa sisi atap tetap roboh dan mengalami kerusakan parah.
    Berdasarkan data sementara, diperkirakan sebanyak 366 rumah terdampak akibat angin peting beliung, termasuk yang atap rumahnya terbang, dengan rincian sebagai berikut:
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • DKI Kemarin, Jakarta Fair mulai 19 Juni hingga rute Transjabodetabek

    DKI Kemarin, Jakarta Fair mulai 19 Juni hingga rute Transjabodetabek

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah pemberitaan yang tersaji di kanal Metro pada Rabu (4/6) masih menarik disimak kembali hari ini.

    Antara lain Jakarta Fair Kemayoran 2005 di buka 19 Juni hingga rute baru Transjabodetabek Sawangan-Lebak Bulus.

    Berikut berita pilihan untuk menemani pagi hari Anda menjelang perayaan Idul Adha.

    1. Jakarta Fair mulai digelar pada 19 Juni hingga 13 Juli

    Jakarta (ANTARA) – Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2025 kembali digelar pada 19 Juni hingga 13 Juli atau mundur selama tujuh hari karena ada pameran Indo Defence oleh Kementerian Pertahanan.

    “Jakarta Fair tahun ini berkurang (dan mundur) sekitar tujuh hari,” kata Marketing Director JIEXPO Ralph Sceunemann kepada pers di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu.

    Selengkapnya

    2. Pemkot Jaktim temukan dua warga positif COVID-19 pada Mei 2025

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) menemukan dua warga positif COVID-19 pada Mei 2025.

    “Jadi, ada dua warga Jakarta Timur dengan hasil skrining positif COVID-19 pada awal Mei 2025,” kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Herwin Meifendy saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

    Selanjutnya

    3. KAI beri diskon 30 persen tiket kereta pada bulan ini

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberi diskon tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan kereta api kelas ekonomi non subsidi dari dan menuju Jakarta mulai Juni ini untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api.

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, di Jakarta, Rabu mengatakan diskon berlaku untuk pembelian tiket periode 5 Juni-31 Juli 2025, dengan periode keberangkatan di tanggal yang sama.

    Selengkapnya

    Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah bersama Wagub DKI Jakarta Rano Karno dalam peresmian rute Transjabodetabek D41 Sawangan-Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (4/6/2025). (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

    4. 320 alat bantu fisik sudah tersalurkan kepada difabel di Jakarta Barat

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 320 alat bantu fisik (ABF) telah tersalurkan kepada warga difabel di Jakarta Barat pada tahun ini yang merupakan program dari Suku Dinas Sosial setempat.

    Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Suprapto menyebut penyaluran ABF itu telah dilakukan secara bertahap sejak Senin (17/3) hingga hari ini.

    Selanjutnya

    5. Transjabodetabek rute Sawangan-Lebak Bulus resmi beroperasi

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Kota Depok resmi meluncurkan rute baru Transjabodetabek yakni D41 Sawangan-Lebak Bulus.

    “Pada hari ini, mulai Rabu 4 Juni 2025 rute Transjabodetabek Sawangan-Lebak Bulus, saya nyatakan resmi beroperasi,” kata Wakil Gubernur DKI Rano Karno di Halte Transjakarta Lebak Bulus Jakarta, Rabu.

    Selengkapnya

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.