Tag: Mohammad Idris

  • Cuma di Depok, Lalin Dibuka Usai CFD Bak Balapan

    Cuma di Depok, Lalin Dibuka Usai CFD Bak Balapan

    Jakarta

    Selalu ada yang menarik dari car free day (CFD) di Jalan Margonda Raya, Depok. Karena hanya di Depok, lalu lintas usai CFD dibuka seperti kompetisi balapan.

    Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (6/7/2025), pukul 08.45 WIB, sebelum dibuka, warga ramai sudah menunggu dan berdiam diri di pinggir jalan dekat lalin dibuka. Pengendara sudah mengantre untuk melintas.

    Tampak di depan pengendara terdapat barier serta tiga motor patwal yang tengah bersiap memandu lalin dibuka. Tepat pukul 09.00 WIB, warga dengan sigap mengangkat ponsel dan merekam lalin dibuka.

    Bunyi klakson, knalpot motor juga sorakan warga tak kalah kencang terdengar saat lalin dibuka.

    “Woooooo,” sorak warga dibarengi dengan sirene lalin dibuka.

    Bagaimana gambaran CFD di Depok? Baca halaman selanjutnya.

    Cerita Warga Rekam Momen Lalin Dibuka

    Foto: Momen warga rekam pembukaan lalin di car free day (CFD) Jalan Margonda Raya, Depok (Devi Puspitasari/detikcom)

    Salah satu warga, Dedih (47), juga seorang pengemudi ojek online (ojol) mengatakan sekadar iseng merekam video momen lalin dibuka. Menurut dia, saat lalin dibuka, nuansanya seperti balapan.

    “Iseng aja rekam-rekam gini, kayak nonton balapan, iseng aja ini, he-he-he…,” kata Dedih.

    Menurut Dedih, banyak hal-hal unik yang terjadi di CFD. Hal itu merupakan antusias dan kebersamaan warga Depok.

    “Banyak yang lucu-lucu dan unik yak di sini, tapi itu tandanya warga Depok mah rukun, dibawa happy,” tutupnya.

    Anjing K9 Dikerumuni Warga

    Foto: Anjing K9 diajak foto bareng warga di Car Free Day (CFD) Depok. )(Devi/detikcom

    Selain itu, ada juga pemandangan menarik lainnya. Kali ini, warga mengerumuni anjing K9 Ditpolsatwa yang usai patroli serta mengajaknya foto bareng.

    Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (6/7/2025) pukul 07.30 WIB terlihat mulai dari Simpang Juanda, kedua jalur ramai dipenuhi warga yang berolahraga. Tampak ada warga yang bersepeda, senam, hingga jalan sehat.

    Tampak kedua jalur dipenuhi para pedagang jajanan di atas trotoar. Banyak juga warga yang duduk di atas separator sembari makan jajanan yang dibeli.

    Kemudian, ramai warga mengerumuni anjing pelacak milik Ditpolsatwa. Mereka secara bergantian berswafoto dengan satwa yang sedang istirahat di pinggir jalan usai berpatroli.

    Kanit Caksus K9 Ditpolsatwa Iptu Erasmus mengatakan anjing pelacak dihadirkan dalam rangka ptroli mengantisipasi kriminal di CFD.

    “Oh iya, kita partisipasi dalam kegiatan wali kota Depok Untuk memeriahkan CFD, walaupun sebagai keamanan antisipasi ada kegiatan. Ya yang menyangkut kriminal. Jadi K9 kita ada yang handak (bahan peledak), ada yang pelacak umum,” kata Erasmus di lokasi.

    Anjing pelacak berkelamin betina itu dinamai Keira dan Rea. Erasmus mengatakan antusiasme warga Depok sangat tinggi dalam mengenal anjing pelacak.

    “Ini (anjing) jenisnya The Chiefers sama Belgian Molonois, namanya Keira dan Rea. Ya ini kan antusias masyarakat Depok ya. Kami juga dari polisi satwa mengenalkan diri bahwa kami ini polisi satwa di bidang kriminal untuk kegiatan, ada kegiatan untuk lingkungan, untuk situasi gitu,” tuturnya.

    Halaman 2 dari 3

    (rdp/rdp)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Dekranasda Depok siapkan toko oleh-oleh khas Depok

    Dekranasda Depok siapkan toko oleh-oleh khas Depok

    Wali Kota Depok Suoian Suri. ANTARA/Feru Lantara

    Dekranasda Depok siapkan toko oleh-oleh khas Depok
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Minggu, 06 Juli 2025 – 17:21 WIB

    Elshinta.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok meresmikan Toko Oleh-oleh Dekranasda Depok Maju, di Depok Open Space (DOS) 1, Balai Kota Depok.

    Toko Oleh-oleh Dekranasda Depok Maju akan menjadi bagian dari destinasi pendukung kawasan balai kota yang kini semakin hidup dengan berbagai aktivitas ekonomi kreatif dan budaya.

    “Toko oleh-oleh ini dihadirkan sebagai etalase produk unggulan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) Kota Depok, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga produk fesyen yang siap menjadi buah tangan bagi para tamu maupun warga yang akan berkunjung ke luar kota,” kata Wali Kota Depok Supian Suri, di Depok, Minggu.

    “Ini menjadi simbol bahwa warga Depok juga punya oleh-oleh yang bisa dibawa pulang ke mana-mana,” ujar Supian Suri.

    Ia menambahkan bahwa kehadiran toko oleh-oleh ini menjawab keresahan masyarakat yang sering kebingungan saat ingin membawa buah tangan khas dari Depok.

    “Jadi jangan bingung kalau besok mau ke rumah mertua di luar Kota Depok, mau bawa oleh-oleh apa. Sekarang sudah ada Toko Oleh-oleh Dekranasda Depok Maju,” katanya pula.

    Wali Kota Depok juga mengajak para pelaku usaha lokal untuk aktif memasarkan produknya melalui wadah ini.

    Ia menyampaikan bahwa Dekranasda Kota Depok terbuka untuk memfasilitasi pelaku UMKM yang ingin ikut mempromosikan produknya.

    “Buat warga Depok yang punya kemampuan, punya potensi untuk menjajakan produk kulinernya, fesyennya, kerajinannya, jangan sungkan lapor ke Ketua Dekranasda Kota Depok, Cing Ikah,” ujar Supian Suri.

    Ia berharap, kehadiran toko oleh-oleh ini tidak hanya memperkuat identitas lokal Kota Depok, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    Sumber : Antara

  • Depok usulkan lahan eks BLBI jadi stadion berstandar internasional

    Depok usulkan lahan eks BLBI jadi stadion berstandar internasional

    Wali Kota Depok Supian Suri. ANTARA/Feru Lantara

    Depok usulkan lahan eks BLBI jadi stadion berstandar internasional
    Sepakbola   
    Editor: Calista Aziza   
    Sabtu, 05 Juli 2025 – 16:03 WIB

    Elshinta.com – Wali Kota Depok Supian Suri mengusulkan lahan eks Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) di Tanah Merah, Cipayung sebagai lokasi pembangunan stadion sepak bola berstandar internasional pertama di Kota Depok. 

    “Alhamdulillah dalam pertemuan saya menyampaikan beberapa harapan masyarakat Kota Depok, termasuk pembangunan stadion dan infrastruktur lainnya seperti pelebaran Jalan Raya Sawangan dan penambahan akses tol,” ujar Supian Suri, di Depok, Sabtu.

    Supian Suri telah bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo serta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga Ketua Umum PSSI Erick Thohir, membahas sejumlah usulan strategis infrastruktur Kota Depok.

    Supian mengatakan lokasi yang diusulkan menjadi stadion memiliki posisi sangat strategis karena akan dilintasi oleh exit tol Desari yang tengah direncanakan pemerintah pusat.

    “Yang kami usulkan adalah di lahan eks-BLBI yang di Cipayung, Tanah Merah. Nanti exit Tol Desari rencananya juga akan berada di situ. Sangat mendukung secara lokasi dan luasannya pun memadai,” jelasnya.

    Namun demikian, Wali Kota menyadari bahwa proses realisasi pembangunan stadion ini masih membutuhkan perjuangan, terutama karena kewenangan lahan eks-BLBI berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    “Pastinya kami hanya akan menggunakan sebagian lahan, dan karena statusnya masih aset pusat, tentu harus melalui proses dan koordinasi yang intens,” terangnya.

    Terkait respons Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, Supian Suri menyebutkan bahwa usulan Pemkot Depok itu mendapat sambutan positif, karena sejalan dengan visi besar Erick Thohir dalam membangun infrastruktur sepak bola nasional.

    “Pak Erick Thohir menyambut baik karena beliau punya harapan besar untuk pengembangan sepak bola Indonesia, baik putra, putri, senior, maupun junior. Termasuk wacana menjadikan Indonesia sebagai lokasi kantor FIFA dan tuan rumah berbagai liga internasional,” ungkap Supian Suri.

    Menurut Supian Suri, saat ini, stadion-stadion besar di Jabodetabek seperti GBK dan JIS (Jakarta), Patriot (Bekasi), Pakan Sari (Bogor), telah menjadi bagian dari jaringan pendukung kegiatan sepak bola nasional. 

    Kehadiran stadion bertaraf internasional di Depok diharapkan bisa melengkapi kebutuhan kawasan ini sebagai pusat kegiatan olahraga nasional dan internasional.

    “Diharapkan Depok bisa juga punya stadion. Kalau saya pribadi, berharap namanya Stadion Gong Si Bolong,” harap Wali Kota, merujuk pada ikon budaya lokal khas Depok.

    Sumber : Antara

  • Guru Honorer yang Tawari "Jalur Khusus" SPMB Depok Bergerak Sendiri Hendak Tipu Korban
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        4 Juli 2025

    Guru Honorer yang Tawari "Jalur Khusus" SPMB Depok Bergerak Sendiri Hendak Tipu Korban Megapolitan 4 Juli 2025

    Guru Honorer yang Tawari “Jalur Khusus” SPMB Depok Bergerak Sendiri Hendak Tipu Korban
    Tim Redaksi
    DEPOK, KOMPAS.com 
    – Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mengatakan, 
    guru honorer
    yang ditangkap karena diduga melakukan praktik jual beli kursi saat sistem penerimaan murid baru (SPMB) tingkat SMP di Depok tak berkaitan dengan panitia SPMB. 
    “Dia berdiri sendiri, dia tidak berkorelasi dengan panitia SPMB. Karena sudah kita periksa, sudah kita cek, ya enggak ada,” ucap Chandra saat dihubungi
    Kompas.com
    , Jumat (4/7/2025).
    Chandra menjelaskan, aksi jual beli kursi itu dapat digagalkan lantaran korban langsung melaporkan hal tersebut ke relawan tim pemenangan Wali Kota Depok Supian Suri dan Chandra saat Pilkada 2024.
    Aduan ini dijadikan umpan untuk menjebak pelaku sebelum kemudian diciduk polisi. 
    “Dia menawarkan kepada orangtua siswa untuk bangku kursi di SMP negeri tertentu,” ungkapnya.
    Chandra memastikan, pelaku bukan aparatur sipil negara (ASN), melainkan tenaga honorer. Dia menyebut, aksi pelaku merupakan upaya penipuan.
    Sebab, katanya, tak ada praktik jual beli kursi dalam SPMB 2025 di Depok. 
    “Jadi intinya bahwa praktk jual beli ini tidak ada, tidak terjadi seperti itu. Yang ada adalah praktik penipuan yang dilakukan oknum guru kepada orangtua murid,” ujar Chandra.
    “Kenapa demikian? Karena proses yang terjadi itu sama sekali tidak terkait dengan kepanitiaan SPMB,” sambungnya.
    Saat ini, izin mengajar tenaga honorer itu sudah dinonaktifkan sementara, bersamaan dengan penyelidikan Inspektorat Kota Depok.
    Sebelumnya diberitakan, seorang oknum guru honorer ditangkap karena diduga melakukan praktik jual-beli bangku saat SPMB tingkat SMP di Sukmajaya, Kota Depok.
    Pelaku ditangkap pada saat operasi tangkap tangan (OTT) oleh personel Satpol PP pada akhir Juni 2025 lalu.
    “Dia (oknum) menawarkan kepada orangtua siswa untuk bangku kursi di SMP negeri tertentu,” kata Chandra Rahmansyah.
    Kasus ini terungkap setelah salah seorang wali murid mengaku ditawari membeli bangku di salah satu SMP negeri di Depok oleh oknum tersebut.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Lahan Bekas BLBI Diusulkan untuk Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional di Depok – Page 3

    Lahan Bekas BLBI Diusulkan untuk Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional di Depok – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Kota Depok berencana membangun stadion sepak bola bertaraf internasional dan standar FIFA. Rencananya lokasi tersebut berada di lahan eks-Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) di Tanah Merah, Cipayung, Depok.

    Wali Kota Depok, Supian Suri, mengatakan, telah mengusulkan rencana sejumlah pembangunan, salah satunya stadion sepak bola bertaraf internasional di Kota Depok. Adapun lahan tersebut menggunakan lahan eks-BLBI, Cipayung.

    “Kami usulkan adalah di lahan eks-BLBI yang di Cipayung, Tanah Merah,” ujar Supian, Jumat (4/7/2025).

    Supian menjelaskan, pengusulan lokasi pembangunan di lahan eks-BLBI Cipayung, akan terintegrasi dengan Tol Depok-Antasari. Apabila tol Depok-Antasari telah terhubung, akan memudahkan akses masyarakat menuju stadion.

    “Nanti exit Tol Desari rencananya juga akan berada di situ. Sangat mendukung secara lokasi dan luasannya pun memadai,” jelas Supian.

    Supian mengakui, menyukseskan dalam merealisasi rencana pembangunan stadion dinilai tidak mudah. Pemerintah Kota Depok membutuhkan usaha karena lahan eks-BLBI berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    “Karena statusnya masih aset pusat, tentu harus melalui proses dan koordinasi yang intens,” ucap Supian.

    Supian telah berkoordinasi dengan Menteri BUMN yang juga Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir. Dari pertemuannya dengannya, Erick Thohir menyambut positif atas usulan yang diberikan Pemerintah Kota Depok.

    “Pak Erick Thohir menyambut baik karena beliau punya harapan besar untuk pengembangan sepak bola Indonesia, baik putra, putri, senior, maupun junior,” ungkap Supian.

    Terlebih, lanjut Supian, Erick Thohir memiliki wacana menjadikan Indonesia sebagai lokasi kantor FIFA dan tuan rumah berbagai liga internasional. Tidak hanya itu, sekarang ini

    stadion besar di Jabodetabek, yakni GBK dan JIS (Jakarta), Patriot (Bekasi), Pakansari (Bogor), menjadi bagian dari jaringan pendukung kegiatan sepak bola nasional.

    Apabila Kota Depok memiliki stadion bertaraf internasional, diharapkan mampu melengkapi kebutuhan kawasan sebagai pusat kegiatan olahraga nasional dan internasional.

    “Diharapkan Depok bisa juga punya stadion, kalau saya pribadi berharap namanya Stadion Gong Si Bolong,” tutur Supian.

     

  • 6 Rute Transjabodetabek Diluncurkan, Bisakah Jakarta Bebas Macet? 
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Juli 2025

    6 Rute Transjabodetabek Diluncurkan, Bisakah Jakarta Bebas Macet? Megapolitan 3 Juli 2025

    6 Rute Transjabodetabek Diluncurkan, Bisakah Jakarta Bebas Macet?
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah meluncurkan enam rute layanan
    Transjabodetabek
    untuk meningkatkan konektivitas antara wilayah penyangga dan pusat kota.
    Peresmian dilakukan secara bertahap sejak April 2025 oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno. 
    Dalam catatan
    Kompas.com,
    koridor S61 Blok M–Alam Sutera menjadi rute pertama yang diresmikan Pramono bersama Gubernur Banten Andra Soni pada 24 April 2025. Rute ini menempuh perjalanan sekitar 95 menit sekali jalan. 
    Disusul kemudian rute B41 Vida Bekasi–Cawang yang diresmikan pada 15 Mei 2025 bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
    Jarak tempuh rute ini mencapai 42 km dengan durasi sekitar 1 jam 30 menit.
    Selanjutnya, koridor T31 PIK 2–Blok M diresmikan pada 22 Mei 2025 dengan Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah. Rute ini memiliki durasi perjalanan hingga tiga jam dengan 24 titik pemberhentian.
    Kemudian, pada 5 Juni 2025, Pramono bersama Wali Kota Bogor Dedie Rachim meresmikan rute P11 Bogor–Blok M yang memiliki waktu tempuh sekitar 90 menit dengan 22 titik pemberhentian.
    Rute kelima, koridor D41 Sawangan–Lebak Bulus, diluncurkan pada 4 Juni 2025 oleh Wakil Gubernur Rano Karno dan Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah. Waktu tempuhnya sekitar 70 menit dan berhenti di 11 titik.
    Terbaru, B25 rute Galunggung (Dukuh Atas)-Terminal Bekasi yang diresmikan Pramono bersama Tri Adhianto pada Kamis (3/7/2025). Rute ini memiliki waktu temput 70 menit dengan 28 titik pemberhentian.
    Menurut Pramono, kehadiran Transjabodetabek mulai menunjukkan dampak positif.
    Merujuk data survei TomTom Traffic Index, klaim Pramono, peringkat kemacetan Jakarta turun dari posisi pertama menjadi kelima secara nasional.
    “Yang dulunya Jakarta selalu peringkat satu, sekarang sudah digeser oleh Bandung, Medan, Palembang, dan Surabaya,” kata dia.
    Bahkan, secara global, Jakarta yang biasanya masuk 10 besar kota termacet di dunia, sekarang sudah keluar dari daftar tersebut.
    Meski demikian, Pramono mengaku belum memiliki data resmi mengenai penurunan volume kendaraan atau kenaikan jumlah pengguna transportasi umum. Evaluasi secara menyeluruh dijadwalkan dilakukan pada akhir tahun 2025.
    “Kalau lihat antusiasme terutama di hari Rabu, itu secara signifikan menunjukkan adanya perubahan pola masyarakat,” kata Pramono.
    Ia juga menyebut semakin banyak tokoh publik dan pejabat, termasuk duta besar, yang mulai menggunakan transportasi umum seperti Transjakarta dan Transjabodetabek.
    “Anak salah satu tokoh nasional yang biasa naik Ferrari, sekarang dia unggah naik Transjakarta. Bahkan sejumlah duta besar juga mulai pakai Transjabodetabek,” kata Pramono.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pramono Targetkan Pengguna Transportasi Umum Jakarta Naik di Atas 31 Persen
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Juli 2025

    Pramono Targetkan Pengguna Transportasi Umum Jakarta Naik di Atas 31 Persen Megapolitan 3 Juli 2025

    Pramono Targetkan Pengguna Transportasi Umum Jakarta Naik di Atas 31 Persen
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Gubernur DKI
    Jakarta

    Pramono Anung
    menargetkan peningkatan jumlah pengguna
    transportasi umum
    di Ibu Kota mencapai lebih dari 31 persen pada akhir 2025.
    Saat ini, tingkat penggunaan transportasi umum di Jakarta baru mencapai sekitar 21 persen.
    “Walaupun konektivitas kita sebenarnya sudah 91 persen, tapi belum digunakan secara maksimal. Saya mentargetkan dengan Dirut
    Transjakarta
    , mudah-mudahan di akhir tahun ini bisa di atas 31 persen (kenaikan jumlah pengguna),” kata Pramono saat ditemui di Halte Galunggung, Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2025).
    Menurut Pramono, jika penggunaan transportasi umum melebihi target, ini bisa menjadi landasan perencanaan Jakarta dalam mengatasi kemacetan secara lebih rinci ke depannya.
    Ia menambahkan, jumlah penumpang Transjakarta menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir.
    Pada 2022, jumlah penumpang mencapai 191 juta, kemudian naik menjadi 285 juta pada 2023, dan meningkat lagi menjadi 371,4 juta pada 2024.
    “Semua yang sudah naik itu memberikan apresiasi karena bersih, rapi, nyaman dan dibandingkan dengan negara-negara manapun. Sebenarnya kita sudah tidak kalah di transportasi publik untuk menggunakan busnya,” kata Pramono.
    Meski demikian, Pramono mengakui bahwa konektivitas transportasi umum di Jakarta belum menyeluruh.
    Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov DKI adalah dengan memperluas rute Transjabodetabek, termasuk ke wilayah penyangga, salah satunya Bekasi.
    “Kami sungguh berharap mudah-mudahan warga Bekasi dengan adanya banyak alternatif ini termasuk nanti KRL ke jantung kota, ke Tanah Abang, mudah-mudahan ini akan membuat orang mau dan bersedia untuk naik transportasi publik,” kata Pramono.
    Adapun, sejauh ini, Pemprov Jakarta telah meluncurkan enam rute Transjabodetabek agar masyarakat bisa beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
    Koridor S61 Blok M–Alam Sutera menjadi rute pertama yang diresmikan Pramono pada 24 April 2025, bersama Gubernur Banten Andra Soni. Rute ini menempuh perjalanan sekitar 95 menit.
    Disusul kemudian rute B41 Vida Bekasi–Cawang, yang diresmikan pada 15 Mei 2025 bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
    Jarak tempuh rute ini mencapai 42 km dengan durasi sekitar 1 jam 30 menit.
    Selanjutnya, koridor T31 PIK 2–Blok M diresmikan pada 22 Mei 2025 dengan Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah. Rute ini memiliki durasi perjalanan hingga tiga jam dengan 24 titik pemberhentian.
    Kemudian pada 5 Juni 2025, Pramono bersama Wali Kota Bogor Dedie Rachim meresmikan rute P11 Bogor–Blok Myang memiliki waktu tempuh sekitar 90 menit dengan 22 titik pemberhentian.
    Rute kelima, koridor D41 Sawangan–Lebak Bulus, diluncurkan pada 4 Juni 2025 oleh Wakil Gubernur Rano Karno dan Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah. Waktu tempuhnya sekitar 70 menit dan berhenti di 11 titik.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • SMP Swasta Gratis Depok Bertambah Jadi 50, Ini Daftarnya
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        1 Juli 2025

    SMP Swasta Gratis Depok Bertambah Jadi 50, Ini Daftarnya Megapolitan 1 Juli 2025

    SMP Swasta Gratis Depok Bertambah Jadi 50, Ini Daftarnya
    Tim Redaksi
    DEPOK, KOMPAS.com
    – Jumlah satuan pendidikan yang tergabung dalam program rintisan
    sekolah swasta
    gratis (RSSG) tingkat SMP di Depok tahun ajaran 2025-2026 bertambah menjadi 50 sekolah.
    “Untuk tahun ini yang berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Kota Depok dan melakukan MoU (program RSSG) sejumlah 50 lembaga SMP dan MTS,” kata panitia pendaftaran RSSG Depok, Safrudin, saat ditemui
    Kompas.com
    di Balai Kota Depok, Selasa (1/7/2025).
    Mulanya, ada 33 SMP swasta yang menandatangani nota kesepahaman (MoU) program RSSG bersama Wali Kota Depok Supian Suri pada Selasa (24/6/2025). Dalam perjalanannya, bertambah 17 sekolah peserta program RSSG. 
    “SMP swasta itu ada 238 sekolah di Depok yang langsung dalam naungan Dinas Pendidikan. Kalau MTs, informasi dari Kemenag itu ada 88 sekolah yang aktif di Depok,” ujar Safrudin.
    Adapun pendaftaran program RSSG SMP Depok pada hari pertama, Selasa (1/7/2025), tembus 700 orang.
    Safrudin menyebut, ratusan calon siswa ini mendaftar secara merata di 50 pilihan sekolah swasta yang tergabung dalam program RSSG. Sementara, kuota total mencapai 3.286 kursi.
    “Maka kuota tersedia sebesar 3.286 dikurang 700-an, ini untuk kuota hari kedua nanti. Karena kita basisnya kuota, maka siapa yang mendaftar lalu mengisi kuota itu, maka kuota di sekolah itu akan terus berkurang,” ungkap Safrudin.
    Safrudin menyebut, proses seleksi mempertimbangkan jarak antara rumah pendaftar dan sekolah yang dituju.
    Kuota ketersediaan bangku di setiap sekolah akan diawasi ketat dan akan ditutup begitu penuh.
    “Kalau di hari ini sekolah A kuota 50 kursi dan di hari ini yang daftar di sana juga 50, maka besok sekolah A tidak akan diikutsertakan lagi,” ujar Safrudin.
    Sebagai informasi, pendaftaran program RSSG dibuka mulai hari ini hingga Sabtu (5/7/2025).
    Pendaftaran dibuka bukan di sekolah masing-masing, melainkan di Ruang Aula Gedung Dibaleka 2 lantai 10, Balai Kota Depok, mulai pukul 08.00-14.00 WIB.
    Adapun dengan tambahan 50
    sekolah swasta gratis
    ini, kini Depok memiliki total 84 SMP yang digratiskan, terdiri dari 34 SMP negeri dan 50 sekolah swasta. Seluruh biayanya ditanggung oleh Pemkot.
    Berikut daftar 50
    sekolah swasta Depok
    yang digratiskan:
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hadiri Happy Catz, Wali Kota Depok rencanakan shelter kucing 

    Hadiri Happy Catz, Wali Kota Depok rencanakan shelter kucing 

    Pameran Happy Catz yang digelar di Mall Pesona Square, Depok,Jumat (27/2025). (foto: isf)

    Hadiri Happy Catz, Wali Kota Depok rencanakan shelter kucing 
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Jumat, 27 Juni 2025 – 19:17 WIB

    Elshinta.com – Depok – Wali Kota Depok, Supian Suri, berencana untuk merumuskan pembuatan shelter kucing di wilayah Depok untuk mengatasi masalah kucing liar dan kucing yang dibuang di sembarang tempat. 

    Hal ini disampaikan pada event pameran Happy Catz yang digelar di Mall Pesona Square, Depok,Jumat (27/2025).

    “Pemerintah Kota Depok hingga kini belum memiliki Shelter kucing. Dengan adanya event ini, menjadi masukan yang positif, dan  Pemda Depok akan segera merumuskannya, sehingga Depok memiliki shelter kucing,” ucap Supian Suri.

    Supian Suri juga mengatakan, dengan adanya shelter, kucing liar bisa diantisipasi keberadaannya, sehingga tidak kemana mana. Dan warga Depok juga menjadi mudah menaruh kucing di shelter.

    “Tentunya juga, selain shelter,  akan disiapkan juga vaksinasi dan dilakukan steril pada kucing, sehingga tidak terlalu banyak perkembangan biakannya, khususnya kucing,” ujar Supian Suri seraya mengatakan, agar para pencipta kucing di Depok untuk mencintai dan merawat kucing, sehingga menjadi amal ibadah.

    Event Happy Catz Show, dibuka secara resmi oleh Wali Kota Depok, Dr. Drs. H. Supian Suri, M.M.,

    “Yu, masyarakat Depok agar semangat merawat hewan kita, merawat kucing kita, sehingga ini menjadi amalan bagi kita,” ajak Supian Suri bagi warganya.

    Supian Suri juga berharap, agar event seperti ini, dikolaborasi juga, semisal dengan pameran ikan hias atau tanaman.

    “Pemda Depok sangat mendukung event seperti ini di gelar di Depok. Pemda siap menyiapkan dananya,” jelasnya.

    Event Happy Catz Show, dibuka secara resmi oleh Wali Kota Depok, Dr. Drs. H. Supian Suri, M.M., serta didampingi Camat Sukmajaya Depok, Christin, para penyelenggara acara, Kelana Muda, Agus Wahidin (Promotor dari PRM – Punai Raya Multimedia), Jarkasih (Creative.INC), Lukman Zulfikar (Project Manager), dan Bob Capulet (Program Manager) dari event Happy Catz Show dan Happy Catz Sound.

    Camat Sukmajaya Depok, Christine juga terinspirasi dengan event Happy Catz show dan berharap agar warganya dapat merawat dan memelihara hewan kucingnya dengan baik.

    “Memberi makan dan membuang kotorannya di tempat yang ditentukan, jadi jangan sampai mengganggu”.

    Pameran kucing digelar mulai 27 Juni – hingga 29 Juni ini, menampilkan jenis kucing ras, seperti; Mainecoon.

    Ajang ini menyajikan dua bagian utama yaitu Happy Catz Show dan Happy Catz Sound, dan digelar selama tiga hari, 27–29 Juni 2025, mulai pukul 10.00–22.00 WIB di Pesona Square Depok.

    Jumlah peserta expo Happy Catz Show yang telah terdaftar sebanyak 92 peserta. Berbagai kegiatan dan lomba akan digelar dalam Happy Catz Show dan digelar mulai 27 Juni – hingga 29 Juni. 

    Kelana Muda,  pelaksana acara dari Punai Raya Multimedia (PRM), menyampaikan bahwa pameran yang sekaligus kontes kucing ini, menampilkan jenis kucing ras, seperti; Mainecoon, British short hair, munckin, dan domestik.

    “Ada pun penilaian dari beauty kontes itu, dinilai dari kebersihan, attitude, telinga dan kuku. Sedangkan foto kontes dinilai dari foto ekspresi, keanggunan serta costum,” tuntasnya. (Dd)

    Sumber : Elshinta.Com

  • Program Sekolah Swasta Gratis di Depok Tahun Ini Hanya untuk Siswa Kelas 7
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        25 Juni 2025

    Program Sekolah Swasta Gratis di Depok Tahun Ini Hanya untuk Siswa Kelas 7 Megapolitan 25 Juni 2025

    Program Sekolah Swasta Gratis di Depok Tahun Ini Hanya untuk Siswa Kelas 7
    Tim Redaksi
    DEPOK, KOMPAS.com
    – Wali Kota
    Depok
    Supian Suri menekankan, program
    sekolah swasta gratis
    akan diberlakukan khusus untuk murid baru kelas 7 terlebih dahulu di tahun ajaran 2025-2026.
    “Ini karena kita sebut rintisan (sekolah swasta gratis), kita hanya menggratiskan untuk kelas 7 (tahun ini),” ucap Supian setelah dikonfirmasi, Rabu (25/6/2025).
    Nantinya, program sekolah swasta gratis ini akan diberlakukan secara bertahap selama dua tahun ke depan untuk murid kelas 8 dan 9.
    “Tahun depan murid kelas 7-nya kan naik ke kelas 8, berarti kita bertanggung jawab untuk kelas 7 dan kelas 8. Lalu di tahun berikutnya lagi berarti sudah semuanya kita gratiskan, ya dimulai dari sekarang,” ungkap Supian.
    Mulai tahun ajaran baru ini, sebanyak 33 SMP swasta akan mendukung program sekolah gratis dan tidak akan membebankan biaya operasional terhadap murid.
    Nantinya, Pemkot Depok akan memberi subsidi Rp 3 juta setahun kepada para penerima manfaat.
    “Kedepan, memang tidak ada lagi uang pembangunan dan yang lainnya. Artinya, anak-anak yang masuk sekolah swasta gratis ini tidak ada lagi beban apa-apa yakni. Benar-benar semua dibiaya oleh pemerintah,” ucap Supian.
    “Dan kita tidak mengizinkan sekolah swasta ini untuk pemungutan apapun di luar itu, tidak ada lagi,” lanjut dka.
    Perlu diketahui, kebijakan ini dapat dilakukan setelah agenda penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Wali Kota Depok Supian Suri dan perwakilan yayasan masing-masing sekolah pada Selasa (24/6/2025).
    Supian memastikan, bentuk kerjasama Pemkot Depok dan puluhan SMP swasta ini telah tersebar di seluruh kecamatan.
    “Kalau tersebar di 11 kecamatan memang sudah, tetapi belum tersebar di seluruh kelurahan. Artinya, ada satu kelurahan yang ada dua sekolah ini, tapi juga ada satu kecamatan yang masih sangat terbatas jumlah sekolah yang melakukan MoU,” ungkap Supian.
    Adapun dengan tambahan 33 sekolah swasta gratis ini, kini Depok memiliki total 67 SMP yang digratiskan, terdiri dari 34 SMP negeri dan 33 sekolah swasta. Seluruh biayanya ditanggung oleh Pemkot.
    Berikut daftar 33 sekolah swasta penerima program tersebut:
    1. SMPIT Darul Barokah (Jati Mulya)
    2. SMP Gelora Depok (Grogol)
    3. SMP Pelita Dua Depok (Pancoran Mas)
    4. SMPIT Al-Yusufiyah (Pengasinan)
    5. SMP Islam Al Hasanah (Pancoran Mas)
    6. SMP Tarbiyah Islamiyah (Beji)
    7. SMP Tirta Jaya (Tirta Jaya)
    8. SMP Islam Nusantara (Pancoran Mas)
    9. SMP Bina Adzkia (Serua)
    10. SMP Islam Cakra Nusantara (Limo)
    11. SMPIT As Shof (Kalimulya)
    12. SMP Sholihin (Cilangkap)
    13. SMP Islam Nurul Hayat (Bojong Pondok Terong)
    14. SMP Islam Darul Qur’an (Bedahan)
    15. SMPIT Al Muawwanah (Cimpaeun)
    16. SMP La Royba Islamic School (Grogol)
    17. SMPIT Misbaahussuduur (Jati Mulya)
    18. MTS YPPD ((Depok)
    19. SMP Cahaya Bangsa Nurul Huda (Tapos)
    20. SMP Permata (Pancoran Mas)
    21. SMP Islam Hidayatul Islam (Pasir Putih)
    22. SMP 20 Mei Raudlatussaadah (Tugu)
    23. SMPIT Maulana Abbasyiah (Bojong Pondok Terong)
    24. SMP Fajar Plus (Cipayung)
    25. SMP PGRI Depok Jaya (Depok Jaya)
    26. SMP Islam Arrihlah (Duren Seribu)
    27. SMPIT Darus Sholihin (Bedahan)
    28. SMP Tunas Bangsa (Kalibaru)
    29. MTS Al Hidayah Arco (Duren Seribu)
    30. SMP Musa Bhakti (Pengasinan)
    31. SMP Karya Putra Bangsa (Cimpaeun)
    32. SMP Said Yusuf (Rangkapan Jaya Baru)
    33. SMP Hidayatul Athfal (Cinere).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.