Tag: Mohammad Idris

  • CFD Perdana Depok Diikuti Publik Figur hingga Lalu Lintas Macet Parah – Page 3

    CFD Perdana Depok Diikuti Publik Figur hingga Lalu Lintas Macet Parah – Page 3

    Sebelumnya, Pemerintah Kota Depok akhirnya melaksanakan car free day menggunakan Jalan Raya Margonda dari arah Balai Kota Depok hingga persimpangan Jalan Raya Juanda. Banyaknya minat masyarakat menjadi perhatian Pemerintah Kota Depok dan akan mengevaluasi untuk lebih baik.

    Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, Pemerintah Kota Depok meminta maaf terhadap pengguna jalan yang merasa terganggu terhadap keberasaan car free day. Diakuinya, pelaksanaan tersebut sedikit terjadi kemacetan di Jalan Raya Margonda.

    “Ada sedikit kemacetan, tapi nggak terlalu lama, waktunya hanya dari jam 6 sampai jam 9 pagi, sekali lagi mohon maaf para pengguna jalan, khususnya yang menggunakan kendaraan mobil atau motor,” ujar Supian, Minggu (4/5/2025).

    Supian melihat warga Depok sangat antusias memanfaatkan car free day untuk berolahraga baik berjalan kaki maupun jogging. Ia ingin keberadaan car free day menjadi penyemangat masyarakat menjaga kesehatan dengan berolahraga.

    “Mudah-mudahan sekali lagi dengan olahraga kita menjadi sehat,” jelas Supian.

    Dia menjelaskan, Pemerintah Kota Depok akan mengevaluasi kembali pelaksanaan car free day, salah satunya terhadap penggunaan Jalan Raya Margonda. Pemerintah Kota Depok akan berkoordinasi dengan Forkopimda terkait penggunaan jalan dan pengalihan pengaturan lalu lintas.

    “Kita akan mengevaluasi nanti setelah ini, sebelum Car Free Day pekan depan untuk mengevaluasi terhadap pelaksanaan hari ini, karena luar biasa kita juga nggak menduga antusias masyarakat seperti ini,” terang Supian.

    Nantinya akan terdapat sejumlah masukan terhadap pelaksanaan CFD untuk menjadi pembahasan bersama Forkopimda. Begitupun terkait dengan penggunaan seluruh Jalan Raya Margonda baik dari arah Balai Kota Depok menuju Jalan Raya Juanda, maupun sebaliknya.

    “Nanti saya menunggu masukan dari teman-teman kepolisian, teman-teman dishub seperti apa untuk melihat antusias masyarakat seperti ini ya,” ucap Supian. (Dicky Agung Prihanto)

     

  • Warga Tumpah Ruah di Car Free Day Margonda Depok – Page 3

    Warga Tumpah Ruah di Car Free Day Margonda Depok – Page 3

    Liputan6.com, Depok – Pemerintah Kota Depok akhirnya melaksanakan car free day menggunakan Jalan Raya Margonda dari arah Balai Kota Depok hingga persimpangan Jalan Raya Juanda. Banyaknya minat masyarakat menjadi perhatian Pemerintah Kota Depok dan akan mengevaluasi untuk lebih baik.

    Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, Pemerintah Kota Depok meminta maaf terhadap pengguna jalan yang merasa terganggu terhadap keberasaan car free day. Diakuinya, pelaksanaan tersebut sedikit terjadi kemacetan di Jalan Raya Margonda.

    “Ada sedikit kemacetan, tapi nggak terlalu lama, waktunya hanya dari jam 6 sampai jam 9 pagi, sekali lagi mohon maaf para pengguna jalan, khususnya yang menggunakan kendaraan mobil atau motor,” ujar Supian, Minggu (4/5/2025).

    Supian melihat warga Depok sangat antusias memanfaatkan car free day untuk berolahraga baik berjalan kaki maupun jogging. Ia ingin keberadaan car free day menjadi penyemangat masyarakat menjaga kesehatan dengan berolahraga.

    “Mudah-mudahan sekali lagi dengan olahraga kita menjadi sehat,” jelas Supian.

    Dia menjelaskan, Pemerintah Kota Depok akan mengevaluasi kembali pelaksanaan car free day, salah satunya terhadap penggunaan Jalan Raya Margonda. Pemerintah Kota Depok akan berkoordinasi dengan Forkopimda terkait penggunaan jalan dan pengalihan pengaturan lalu lintas.

    “Kita akan mengevaluasi nanti setelah ini, sebelum Car Free Day pekan depan untuk mengevaluasi terhadap pelaksanaan hari ini, karena luar biasa kita juga nggak menduga antusias masyarakat seperti ini,” terang Supian.

    Nantinya akan terdapat sejumlah masukan terhadap pelaksanaan CFD untuk menjadi pembahasan bersama Forkopimda. Begitupun terkait dengan penggunaan seluruh Jalan Raya Margonda baik dari arah Balai Kota Depok menuju Jalan Raya Juanda, maupun sebaliknya.

    “Nanti saya menunggu masukan dari teman-teman kepolisian, teman-teman dishub seperti apa untuk melihat antusias masyarakat seperti ini ya,” ucap Supian.

     

  • Proyek Flyover Juanda-Margonda Dipercepat, Wali Kota Depok Jamin Tanpa APBD
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        2 Mei 2025

    Proyek Flyover Juanda-Margonda Dipercepat, Wali Kota Depok Jamin Tanpa APBD Megapolitan 2 Mei 2025

    Proyek Flyover Juanda-Margonda Dipercepat, Wali Kota Depok Jamin Tanpa APBD
    Editor
     
    DEPOK, KOMPAS.com

    Wali Kota Depok
    , Supian Suri, bersama jajaran pemerintah dan perwakilan dari Kementerian PUPR meninjau langsung lokasi pembangunan flyover di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Jumat (2/5/2025).
    Proyek strategis ini ditargetkan oleh Supian Suri selesai pada akhir tahun 2025, sebagai solusi atas kemacetan yang kerap menghambat mobilitas warga Depok.
    “Proyek ini adalah langkah konkret untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan kelancaran lalu lintas,” ujar Supian di lokasi, dikutip dari
    Tribundepok.com
    .
    Flyover sepanjang 300 meter ini akan menghubungkan Jalan Juanda dengan Jalan Margonda Raya, tanpa mengganggu arus lalu lintas di gerbang tol Cinere-Jagorawi (Cijago).
    Seluruh biaya pembangunan flyover ini tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok, karena dana akan sepenuhnya ditanggung oleh Kementerian PUPR.
    “Kami harapkan, flyover ini mampu mengurai kemacetan, terutama di titik yang rawan, dan tentunya meningkatkan keselamatan,” kata Supian
    Pihak Kementerian PUPR sendiri berencana untuk mengebut pengerjaan, dengan estimasi pembangunan berlangsung selama lima bulan.
    Kasubdit Perencanaan Teknis Jalan Bebas Hambatan Kementerian PUPR, Dedi Gunawan, menyoroti pentingnya pembebasan lahan sebagai kunci utama kelancaran proyek ini.
    “Jika lahan dapat dibebaskan dengan cepat, kami akan segera melanjutkan proses pembangunan. Desain dan teknis lainnya masih dalam pembahasan dengan pemerintah daerah dan pengelola jalan tol,” jelas Dedi.
    Meski begitu, Dedi optimis bahwa flyover Juanda bisa rampung pada akhir tahun ini dan mulai beroperasi pada tahun depan, jika seluruh tahapan berjalan lancar.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Meriahkan HUT ke-26, Pemkot Depok Gelar Kontes Ikan Cupang dan Gerakan Pangan Murah
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        2 Mei 2025

    Meriahkan HUT ke-26, Pemkot Depok Gelar Kontes Ikan Cupang dan Gerakan Pangan Murah Megapolitan 2 Mei 2025

    Meriahkan HUT ke-26, Pemkot Depok Gelar Kontes Ikan Cupang dan Gerakan Pangan Murah
    Penulis
    DEPOK, KOMPAS.com – 
    Dalam rangka memperingati
    HUT ke-26 Kota Depok
    , Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok akan menggelar
    Kontes Ikan Cupang
    Piala Wali Kota Depok, dan
    Gerakan Pangan Murah
    (GPM).
    Dilansir dari situs resmi Pemkot Depok,
    kontes Ikan Cupang
    Piala Wali Kota Depok terbuka untuk umum dan digelar secara gratis.
    Kontes ini akan berlangsung selama dua hari, pada 5–6 Mei 2025, bertempat di Balai Riset Budidaya Ikan Hias, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.
    Pendaftaran peserta dibuka langsung di lokasi dan akan ditutup pada Selasa, (6/5/2025) pukul 11.00 WIB.
    Lima kategori utama akan dilombakan, yakni Serit, Halfmoon, Plakat, Giant Open, dan Baby Open, masing-masing dengan sub kategori berdasarkan jenis, ukuran, dan corak ikan.
    Penjurian kontes akan dilakukan terbuka dan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI).
    “Kami ingin memberikan pengalaman kompetisi yang adil dan transparan. Peserta bisa menyaksikan langsung proses penjurian,” ujar M. Nur Hidayat, Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kota Depok, Kamis (1/5/2025).
    Hadiah yang diperebutkan mencapai total Rp 5.725.000, termasuk trofi dan penghargaan khusus seperti Grand Champion (GC), Best of Show (BOS) Baby, dan Juara Umum.
    Penjurian dilakukan oleh dua juri profesional, Husain dan Angga, yang ditunjuk untuk menjamin objektivitas dan kualitas penilaian.
    Panitia menetapkan sejumlah ketentuan teknis, di antaranya:
    Selain kontes cupang, kegiatan juga diramaikan dengan pameran produk pertanian dan perikanan yang melibatkan ratusan pelajar pada hari pertama.
    Acara ini menjadi wadah edukasi bagi generasi muda tentang potensi sektor pangan dan perikanan.
    Sementara itu, di hari kedua, warga Depok dapat mengikuti Gerakan Pangan Murah (GPM) hasil kerja sama dengan Badan Pangan Nasional.
    GPM menyediakan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sebagai upaya menstabilkan harga dan mendukung daya beli masyarakat.
    “Jadi, pada hari pertama ada pameran dan edukasi untuk pelajar, sementara hari kedua diisi dengan kontes cupang dan Gerakan Pangan Murah,” tutup Nur Hidayat.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kaesang Pangarep Datangi Ruang Kerja Wali Kota Depok – Page 3

    Kaesang Pangarep Datangi Ruang Kerja Wali Kota Depok – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep mendatangi ruang kerja Wali Kota Depok, Supian Suri, Jumat (2/5/2025). Kedatangan Kaesang didampingi pengurus PSI, salah satunya Fenty Noverita.

    Kedatangan Kaesang ke Balai Kota Depok sekitar pukul 08.00 WIB dan disambut Supian Suri di pintu masuk Balai Kota Depok. Kaesang sempat diberikan selendang kain dan diarahkan untuk memasuki ruangan Balai Kota Depok.

    Wali Kota Depok sempat mengajak Kaesang dan rombongan untuk sarapan pagi di Balai Kota Depok. Setelah itu, Supian bersama Kaesang duduk bersama sambil melakukan pembicaraan terhadap Kota Depok.

    Supian Suri mengatakan, pertemuannya dengan Kaesang merupakan agenda silaturahmi dengan Pemerintah Kota Depok. Pada pertemuan tersebut sempat terdapat diskusi antara Supian dan Kaesang terhadap perkembangan Kota Depok.

    “Tadi ketemu Mas Kaesang beliau silaturahim, beliau nanya perkembangan Depok,” ujar Supian, Jumat (2/5/2025).

    Supian tidak menjelaskan secara merinci terhadap pembicaraan dengan pengurus PSI di Balai Kota Depok. Namun dia menekankan, Kaesang sekaligus Ketum PSI mendukung program Pemerintah Kota Depok.

    “Prinsipnya beliau atas nama Ketum PSI, siap mendukung program-program yang dijalankan oleh pemerintah Kota Depok,” ucap Supian.

  • Pemkot Depok Pelajari Mekanisme Pendidikan Militer untuk Anak Nakal – Page 3

    Pemkot Depok Pelajari Mekanisme Pendidikan Militer untuk Anak Nakal – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Kota Depok sedang mempelajari arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait pembinaan terhadap anak-anak nakal di markas militer.

    Diketahui, Purwakarta telah menjalani arahan tersebut dan mendidik pelajar atau anak-anak nakal yang kerap tawuran dibina di Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Armed 9, Purwakarta.

    Wali Kota Depok, Supian Suri, mengatakan Pemerintah Kota Depok sedang menjajaki dari sisi penganggaran terhadap anak-anak nakal yang akan dibina di kesatuan TNI.

    Setelah melakukan penjajakan, Pemerintah Kota Depok akan melaksanakan arahan Gubernur Dedi Mulyadi.

    “Dari sisi penganggaran kita coba pelajari yang digulirkan oleh Purwakarta, nanti seperti apa, mudah-mudahan juga bisa kita implementasikan di Kota Depok,” ujar Supian, Jumat (2/5/2025).

    Supian menjelaskan, pembinaan terhadap anak nakal yang kerap tawuran atau kenakalan remaja lainnya sedang dipelajari. Terdapat dua mekanisme yang akan dilakukan Pemkot Depok terhadap penanganan anak nakal sesuai arahan Gubernur Jawa Barat.

    “Ada dua kemungkinan. Pertama, kita buat lagi seperti yang dilakukan di sana atau kita bergabung saja,” kata Supian.

    Supian berharap di Kota Depok tidak telalu banyak sisa atau anak-anak nakal yang akan menjalani pendidikan militer di kesatuan TNI. Hal itu membuat Pemerintah Kota Depok tidak perlu membangun tempat atau pembinaan terhadap siswa nakal.

    “Mudah-mudahan kan gak terlalu banyak jumlah yang masuk kategori itu, sehingga kita cukup mengirimkan, kita ikut pembiayaan biar enggak terlalu harus buat punya sekolah masing-masing,” ujar Supian.

    Supian akan mempelajari kembali terkait pengiriman anak nakal Kota Depok ke Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Armed 9, Purwakarta. Apabila Kota Depok bergabung dengan kesatuan tersebut, akan dikaji kembali terkait dukungan yang diperlukan.

    “Jadi kita lihat, kalau memang bisa digabung di sana kita ikut berkontribusi seperti apa. Sampai saat ini belum ada (anak nakal),” kata Supian.

    Baca juga Dedi Mulyadi Beberkan Kriteria Siswa Nakal yang Bakal Dimasukkan ke Barak Militer

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menerapkan program wajib militer bagi anak-anak yang bermasalah. Kebijakan ini diharapkan jadi solusi tuntas untuk menangani kenakalan remaja.

  • Wali Kota Depok Berharap Pembangunan Flyover Juanda Bisa Dilakukan Tahun Ini – Page 3

    Wali Kota Depok Berharap Pembangunan Flyover Juanda Bisa Dilakukan Tahun Ini – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Kota Depok bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU)meninjau lokasi pembangunan flyover Juanda. Di mana, di Jalan Raya Juanda terdapat persilangan kendaraan yang akan memasuki Tol Cinere-Jagorawi.

    “Ya hari ini alhamdulillah saya bersama Pak Dedi dari Kementerian PU meninjau, melihat rencana pembangunan flyover Juanda,” kata Wali Kota Depok Supian Suri di lokasi, Jumat (2/5/2025).

    Dia menjelaskan, pembangunan ini sebagai bentuk niat pemerintah daerah untuk mengatasi kemacetan khususnya di Jalan Raya Juanda, Depok.

    “Kita ingin ini bisa menjadi salah satu solusi yang hari ini masih dikeluhkan, kemacetan di Jalan Juanda,” jelas Supian.

    “Dan hari ini, Alhamdulillah dengan dukungan Kementerian PU, Insyaallah apa yang menjadi harapan kita akan dibangunkan oleh Kementerian PU, untuk flyover mengurai kemacetan dan juga memastikan keselamatan pengguna jalan,” sambungnya.

    Supian berharap, pembangunan tersebut bisa dilakukan tahun ini. “Kami berharap sih tahun ini sudah dibangun,” ucap dia.

    Supian mengungkapkan, berdasarkan dari hasil peninjauan lapangan dan diskusi diperkirakan pembangunan flyover Jalan Raya Juanda akan dilaksanakan selama lima bulan.

    Untuk menyukseskan pembangunan tersebut, Pemerintah Kota Depok akan mempercepat pembuatan detail enginering design (DED).

    “Mudah-mudahan kita bisa percepat DED dan yang lainnya, sehingga mudah-mudahan tahun ini bisa terlaksana di akhir tahun sudah bisa selesai,” ungkap Supian.

     

  • Wali Kota Depok Akan Rombak Organisasi Perangkat Daerah Untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah – Page 3

    Wali Kota Depok Akan Rombak Organisasi Perangkat Daerah Untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Wali Kota Depok, Supian Suri akan merombak Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Nantinya OPD yang sudah dirombak tersebut akan dimaksimalkan untuk meningkatkan pembangunan dan pendapatan daerah.

    Pemerintah Kota Depok akan mengejar sejumlah pendapatan daerah dari beberapa sektor, salah satunya pendapatan melalui billboard. Rencananya, akan melakukan penghitungan titik billboard.

    “Saya harus hitung berapa titik billboard yang memang hari ini bayar pajak, yang nggak bayar pajak mohon maaf harus kita evaluasi, kita potong, kita ganti,” ujar Supian, Kamis (1/5/2025).

    Supian mengaku tidak ingin keberadaan billboard tidak memberikan kontribusi pendapatan daerah dan merusak pemandangan kota. Selain itu, Pemerintah Kota Depok akan merestrukturisasi kembali kelembagaan atau OPD.

    “Mungkin kita akan restrukturisasi kelembagaan,” ucap Supian.

    Badan Keuangan Daerah (BKD) menjadi salah satu OPD yang terlihat ‘gemuk’ lantaran membawahi enam bidang. Adapun BKD Kota Depok memiliki fungsi sebagai pengelolaan keuangan, aset, pendapatan, hingga anggaran.

    “Nanti akan kita bagi dinasnya, satu fokus pendapatan daerah dan satu fokus mengelola uang dan aset,” terang Supian.

    Supian berencana, pada OPD yang dipecah dari BKD, akan memaksimalkan ASN. Peningkatan ASN pada OPD baru dapat memaksimalkan potensi keuangan yang bersumber dari pendapatan daerah.

    “Jadi harapannya SDM akan banyak di situ, potensi uang atau pendapatan akan bisa kita maksimalkan, pengelolaan keuangan, WTP kita akan tetap aman,” jelas Supian.

  • Wali Kota Depok Pastikan Janji Kampanye Tidak Terdampak Efisiensi – Page 3

    Wali Kota Depok Pastikan Janji Kampanye Tidak Terdampak Efisiensi – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Wali Kota Depok, Supian Suri, meyakini janji kampanye bersama Chandra Rahmansyah membangun Kota Depok, tidak terdampak efisiensi anggaran. Secara bertahap, janji kampanye akan direalisasikan untuk kemajuan Kota Depok.

    Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, sejumlah janji kampanye membangun Kota Depok sudah berproses menjadi produk hukum yang formal. Nantinya sejumlah rencana pembangunan dan kebijakan dituangkan pada program kerja yang harus dijalankan.

    “Jadi kalau kemarin kita bercerita wacana di dalam konteks kampanye, janji-janji itu, hari ini janji itu sudah menjadi produk hukum formal yang memang nanti kalau sudah jadi Perda, ya harus dijalankan,” ujar Supian, Rabu (30/4/2025).

    Supian menjelaskan, adapun janji kampanye yang sudah menjadi program, yakni pendidikan, kesehatan, peningkatan perekonomian masyarakat. Begitupun dengan program atau kebijakan yang pro masyarakat.

    “Itu produk formal yang kita keluarkan dalam bentuk Perda nanti RPJMD, Perda RPJPD,” jelas Supian.

    Adapun program yang telah dirancang Pemerintah Kota Depok, selaras dengan pola program Pemerintah Pusat. Pemerintah Kota Depok meyakini, program kegiatan peningkatan pembangunan Kota Depok diyakini tidak berdampak pada efisiensi anggaran Pemerintah Pusat.

    “Artinya bercerita tentang efisiensi, ya sebetulnya lebih kepada merelokasi anggaran-anggaran yang menjadi prioritas kita,” ucap Supian.

     

  • Wali Kota Depok Usulkan Pembangunan Perumahan Rakyat di Kampung Baru Cimanggis – Page 3

    Wali Kota Depok Usulkan Pembangunan Perumahan Rakyat di Kampung Baru Cimanggis – Page 3

    Menurutnya, menyelesaikan permasalahan Kampung Baru tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pemerintah Kota Depok terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang memiliki lahan di Kampung Baru.

    “Kita harus berkoordinasi dengan banyak pihak, jadi Pak Gubernur sampaikan dengan Setneg, dengan pihak PP Properti, termasuk dengan ada Kavling Pertamina, yang juga menjadi bagian dari area Kampung Baru yang hari ini ditempati oleh masyarakat yang belum memiliki identitas Kota Depok,” tutur Supian.

    Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menggelar rapat membahas polemik Kampung Baru dan kasus dugaan eksploitasi terhadap mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) yang berada di kawasan Taman Safari Indonesia (TSI).

    “Ya rapat hari ini ada dua agenda ya, yang satu masalah perumahan yang itu tanahnya milik Pemkot (Depok), milik Setneg, dan milik PP properti,” ujar Dedi di Balai Kota Depok, Selasa (29/4/2025).

    Dedi menjelaskan, pada rapat tersebut sudah dilakukan pengambilan sejumlah langkah yang disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kota Depok.

    “Langkah-langkahnya sudah kita siapkan, nanti ada dilakukan pengukuran untuk memastikan tapal batasnya tanah itu,” jelas Dedi.

    Tidak hanya itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Depok akan melakukan pendataan penduduk di wilayah Kampung Baru, Cimanggis.

    “Nanti kita akan mendata penduduk yang ada di situ secara komprehensif,” ucap Dedi.

    Setelah dilakukan pengukuran dan pendataan, Pemprov Jawa Barat akan berkirim surat ke Pemerintah Kota, Kementerian Sekretaris Negara, dan PP Properti. Pemberian surat akan dilakukan secara bertahap untuk menyelesaikan permasalahan di Kampung Baru, Cimanggis.

    “Tahapannya nanti akan kita lakukan,” terang Dedi.