Tag: Mochamad Iriawan

  • Resmi, AKBP William Cornelis Jabat Kapolres Tuban Disambut Pedang Pora

    Resmi, AKBP William Cornelis Jabat Kapolres Tuban Disambut Pedang Pora

    Tuban (beritajatim.com) – Resmi menerima estafet kepemimpinan sebagai Kapolres Tuban, hari ini AKBP William Cornelis, S.I.K., tiba di Mapolres Tuban dan disambut dengan tradisi Pedang Pora. selasa (22/04/2025).

    Sebelumnya, kemarin Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si,. juga telah memimpin Sertijab di Polres Tuban. Namun, dengan upacara tertutup tanpa diliput media.

    Sedangkan, hari ini AKBP William Cornelis, S.I.K resmi bertugas di Polres Tuban dan sebelumnya AKBP Oskar Syamsuddin juga turut berpamitan serta foto bersama jajaran di Polres Tuban.

    Setibanya di depan Gerbang, AKBP William bersama ketua Bhayangkari Cabang Tuban Ny. Meyli Willian disambut oleh Wakapolres Kompol Achmad Robial, S.E., S.I.K., M.H., beserta istri dengan pengalungan bunga serta penyerahan buket bunga sebagai lambang rasa sukacita atas kedatangan pimpinan baru, yang kemudian disambut pedang pora.

    Dalam memasuki gerbang pora, mantan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak itu juga disambut tarian Remo dan alunan musik gambyong Parianom serta Gatot Kaca sebagai cucuk lampah.

    Usai keluar dari Gerbang pora, AKBP William sapaannya ini disambut oleh Pju dan Kapolsek jajaran yang berjajar sambil memperkenalkan diri. Kemudian, disambut AKBP Oskar Syamsuddin dan keduanya melaksanakan laporan kesatuan (lapsat), dilanjutkan farewelle parade.

    Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale, S.I.,K mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada AKBP Oskar atas dedikasi yang diberikan selama menjabat Kapolres Tuban.

    “Terimakasih atas segala dedikasi yang diberikan hingga saat ini Polres Tuban dalam keadaan aman terkendali,” tutur AKBP William.

    Masih kata William, situasi aman di kabupaten Tuban adalah anugerah yang tidak serta merta turun dari langit begitu saja namun karena adanya upaya partisipasi Kapolres dan jajaran yang bahu membahu dalam pengelolaan Kamtibmas.

    “Ini hasil kerjasama antara Kapolres pada masanya dan seluruh anggota Polres Tuban,” bebernya.

    Sementara itu, William juga berharap AKBP Oskar segera mendapatkan promosi jabatan komisaris besar polisi dan kembali menjadi pimpinan di Jawa Timur.

    “Saya yakin semua yang pernah keluar dari gerbang Polres Tuban adalah insan bhayangkara yang yang sukses dan berhasil di masa mendatang,” pungkasnya. [ayu/ian]

  • Sosok Hasbi Hasan, Mantan Sekretaris MA di Panggil Mahkamah Agung soal Kasus Dugaan Pencucian Uang – Halaman all

    Sosok Hasbi Hasan, Mantan Sekretaris MA di Panggil Mahkamah Agung soal Kasus Dugaan Pencucian Uang – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Nama Hasbi Hasan saat ini sedang menjadi perbincangan.

    Hal ini lantaran Hasbi Hasan dipanggil oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Pemeriksaan atas Hasbi Hasan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih.

    Ia diperiksa sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di lingkungan Mahkamah Agung.

    Lantas siapa Hasbi Hasan sebenarnya ?

    Berikut Tribunnews rangkum terkait sosok Hasbi Hasan menurut pantauan Tribunnews:

    Hasbi Hasan memiliki nama dan gelar lengkap Prof. Dr. H. Hasbi Hasan., S.H., M.H..

    Hasbi Hasan adalah mantan Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia.

    Sebelum menjabat sebagai Sekretaris MA, Hasbi Hasan diketahui mengisi posisi sebagai Kepala Puslitbang Kumdil Mahkamah Agung Republik Indonesia.

    Nama Hasbi Hasan juga diketahui pernah menjadi Direktur Pembinaan Administrasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama.

    Ia juga pernah menduduki jabatan sebagai hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Agama Palu.

    Hasbi Hasan juga dikenal sebagai seorang akademisi.

    Ia merupakan guru besar bidang ilmu peradilan dalam ekonomi Islam Universitas Lampung, dilansir Wikipedia. 

    Sepak Terjang

    Hasbi Hasan dikenal memiliki karier yang moncer.

    Selain sebagai birokrat, Hasbi Hasan juga diketahui pernah menjadi dosen di beberapa perguruan tinggi di Indonesia.

    Ia pernah menjadi dosen Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Intan.

    Kemudian di tahun 1991 hingga 1992, Hasbi Hasan menjadi dosen Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mastal Mutsammid.

    Hasbi lalu menjadi dosen Politeknik Manufaktur Timah, Bangka-Belitung pada tahun 1996-1998.

    Dilanjut dengan menjadi dosen Ma‘had ‘Aly Ashiddiqiyyah, Jakarta dan dosen Pascasarjana IAIN Raden Intan.

    Hasbi juga seorang dosen Pascasarjana Universitas Jayabaya dan Guru Besar Universitas Lampung.

    Karya

    Masih dilansir dari sumber yang sama, Hasbi Hasan pernah menerbitkan beberapa buku.

    Berikut daftar buku yang diterbitkan oleh Hasbi Hasan :

    Naskah Akademis Hukum Terapan Peradilan Agama (2004)
    Sejarah Mahkamah Agung (2005)
    Anotasi Putusan Peradilan Agama (2005)
    Usia Ideal Perkawinan (2006)
    Jejak Langkah dan Dinamika Pusat Pengkajian Hukum Islam dan Masyarakat (2007)
    Hukum Ekonomi Syariah (2008)
    Bagir Manan sebagai Penegak Hukum (2008)
    Judicial System of Republic of Indonesia (2008)
    Kompetensi Peradilan Agama dalam Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah (2010)
    Pemikiran dan Perkembangan Hukum Ekonomi Syariah di Dunia Islam Kontemporer (2012)

    (Tribunnews/Ika Wahyuningsih/Ilham Rian Pratama)

  • 237 Personel Polres Ngawi Dikerahkan untuk Amankan Kejurnas Triathlon 2025

    237 Personel Polres Ngawi Dikerahkan untuk Amankan Kejurnas Triathlon 2025

    Ngawi (beritajatim.com) – Sebanyak 237 personel dari Polres Ngawi dikerahkan untuk mengamankan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Triathlon 2025 yang digelar pada 18–20 April 2025. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan olahraga nasional tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.

    Kejurnas Triathlon 2025 menjadi agenda penting dalam kalender olahraga nasional, menggabungkan tiga cabang olahraga utama, yaitu renang, balap sepeda, dan lari. Triathlon sendiri telah menjadi cabang resmi dalam Olimpiade sejak tahun 2000. Dalam gelaran tahun ini, kompetisi akan terbagi ke dalam tiga kategori: elit, umum, dan TNI/Polri. Selain nomor utama Triathlon, peserta juga akan berlaga dalam nomor Aquathlon dan Duathlon.

    Embung Kalimati di kawasan Taman Candi, Kecamatan Ngawi, ditunjuk sebagai salah satu lokasi utama penyelenggaraan lomba. Area ini akan menjadi lintasan renang sejauh 2 x 500 meter. Untuk balap sepeda, peserta akan menempuh lintasan sejauh 20 kilometer yang melewati kawasan pinggir kota Ngawi. Sementara itu, cabang lari dengan jarak 5 kilometer akan dilangsungkan di dalam wilayah kota.

    Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., menyatakan bahwa pihaknya telah menyusun strategi pengamanan secara komprehensif demi mendukung suksesnya ajang olahraga tingkat nasional tersebut.

    “Pada prinsipnya, Polres Ngawi siap mengamankan penyelenggaraan Kejurnas Triathlon tahun 2025,” tegasnya pada hari Jumat (18/4/2025).

    Menurut panitia, kejuaraan ini diperkirakan akan diikuti oleh 500 hingga 600 atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Tingginya jumlah peserta serta luasnya cakupan lokasi perlombaan menjadi tantangan tersendiri dalam hal pengamanan. Namun, dengan kesiapan yang matang, Polres Ngawi optimis dapat memberikan dukungan maksimal agar seluruh kegiatan berjalan tanpa hambatan. [fiq]

  • Ada Acara Silaturahride Bareng Pramono, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    Ada Acara Silaturahride Bareng Pramono, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    PIKIRAN RAKYAT – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas pada Sabtu, 19 April 2025 dimulai pukul 05.30 – 08.00 WIB sehubungan akan dilaksanakannya kegiatan bersepeda bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Rekayasa lalu lintas diberlakukan di 28 titik di wilayah Jaakrta untuk mendukung kelancaran acara Silaturahride with Mas Pram dalam rangka silaturahmi Idul Fitri.

    Adapun rute kegiatan bersepeda itu akan melalui jalan protokol dimulai di Balai Kota DKI Jakarta – Bundaran Patung Kuda – Bundaran Hl – Simpang Susun Semanggi – Bundaran Senayan- Simpang Susun Semanggi – Bundaran HI-Bundaran Patung Kuda – Balai Kota DKI Jakarta.

    “Dalam rangka kegiatan Silaturahide with Mas Pram akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas pada 28 simpang yang bersinggungan dengan rute,” kata Syafrin dalam keterangannya dikutip pada Jumat, 18 April 2025.

    Akan dilakukan rekayasa arus lali lintas secara situasional atau mekanisme buka- tutup di kawasan Bundaran Patung Kuda hingga Bundaran HI.

    Sementara untuk area di Bundaran HI hingga Bundaran Senayan akan mengalami pengalihan arus lalu lintas secara penuh.

    Berikut ruas jalan akan terdampak pengalihan arus lalu lintas terkait acara Silaturahride With Mas Pram.

    Segmen Bundaran Hl s.d Bundaran Senayan

    a. Simpang Jalan lmam Bonjol-Jalan Pamekasan yang mengarah ke Bundaran Hotel lndonesia;
    b. Simpang Jalan Pamekasan-Jalan Jenderal Sudirman;
    c. Simpang Jalan Galunggung-Jalan Jenderal Sudirman;
    d. Simpang Jalan Setia Budi Barat Vll- Jalan Jenderal Sudirman;
    e. Simpang Jalan Setiabudi Raya- Jalan Jenderal Sudirman;

    f. Simpang Jalan Penjernihan l- Jalan Jenderal Sudirman;
    g. Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio- Jalan Jenderal Sudirman;
    h. Simpang Jalan Masjid Hidayatullah- Jalan Jenderal Sudirman;
    i. Simpang Jalan Gamisun- Jalan JenderalSudirman;
    j. Akses Kupingan Besar Semanggiyang mengarah ke Selatan (Bundaran Senayan);

    k. Akses Kupingan Kecil Semanggiyang mengarah ke Selatan (Bundaran Senayan);
    l. Simpang Jalan Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Selatan;
    m. Simpang Jalan Tulodong Atas 2 (SCDB)- Jalan Jenderal Sudirman;
    n. Simpang Jalan Tulodong Atas 2 (Graha CIMB Niaga)- Jalan Jenderal Sudirman;
    o. Simpang Jalan Asia Afrika-Jalan Hang Lekir I yang mengarah ke Jalan Jenderal
    Sudirman’

    p. Simpang ialan Pintu Satu Senayan- Jalan Jenderal Sudirman;
    q. Akses Kupingan Besar Semanggi yang mengarah ke Selatan (Bundaran Hotel
    lndonesia);
    r. Akses Kupingan Kecil Semanggi yang mengarah ke Selatan (Bundaran Hotel
    lndonesia);
    s. Simpang Jalan Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Utara;
    t. Simpang Jalan Bendungan Hilir-Jalan Jenderal Sudirman;

    u. Simpang Jalan Habib Usman Mufti- Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Utara;
    v. Simpang Jalan Karet Pasar Baru Timur 5- Jalan Jenderal Sudirman;
    w. Simpang Jalan R.M Magono Djojohadikoesoemo- Jalan Jenderal Sudirman;
    x. Simpang Jalan Kota Bumi- Jalan Jenderal Sudirman;
    y. Simpang Jalan Baturaja- Jalan Jenderal Sudirman;

    Dishub DKI menyiapkan alternatif Jalan guna menghindari potensi kemacetan, berikut informasinya.

    A. Arah dari Utara (Sarinah) menuju Selatan (Blok M) dapat melalui jalan M.H Thamrin-Jalan lmam Bonjol-Jalan Rasuna Said-Jalan Kapten Tendean- Jalan Wolter Mong insid i-Jalan Trunojoyo.

    B. Lalu Lintas dari Jalan Teluk Betung menuju Timur (Menteng) dapat melalui Jalan Jenderal Sudirman-Jalan M.H Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat-Berputar di Putaran selatan-selatan Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan M.H Thamrin-Jalan lmam Bonjol

    C. Lalu lintas dariTimur (Menteng) menuju ke Barat ffanah Abang) dapat menggunakan Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan Wahid Hasyim-Jalan Mas Mansyur

    D. Lalu Lintas dari Barat (Stasiun Karet) menuju Barat (Manggarai) dapat melalui Jalan R. M Margono Djojohadikoesoemo-Jalan Galunggung-Jalan Sultan Agung

    E. Lalu lintas dari arah Timur (Manggarai) menuju ke Barat (Tanah Abang) dapat menggunakan Jalan Sultan Agung-Jalan Galunggung-Jalan Karet Pasar Baru Timur lll-Jalan Karet Pasar Baru Timur ll-Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo

    F. Lalu Lintas dari Utara (Tanah Abang) menuju ke Tímur (Kampung Melayu) dapat menggunakan Jalan Mas MansyurJalan Prof. Dr. Satrio atau JLNT Satrio-Jalan Casablanca Raya-Jalan K.H Abdulah Syafei

    G. Lalu Lintas dari Timur (Kampung Melayu) menuju ke Utara (Tanah Abang) dapat menggunakan Jalan KH. Abdulah Syafei-Jalan Casablanca Raya-JLNT Dr. Satrio atau Jalan Dr. Satrio-Jalan Mas Mansyur

    H. Lalu lintas dari arah Barat (Slip¡) menuju Timur (Cawang) dapat menggunakan Jalan Gatot Subroto-Simpang Semanggi-Jalan S. Parman.

    I. Lalu lintas dari arah Timur (Cawang) menuju Barat (Slipi) dapat menggunakan Jalan Gatot Subroto-Simpang Semanggi-Jalan S. Parman- dst;

    J. Lalu Lintas dari arah Jalan Senopati atau Jalan Pattimura menuju Ke Gelora Bung Karno dapat menggunakan Jalan Hang Lekir 1-Jalan Hang Tuah Raya-Jalan Hang Lekir lV-Jalan Hang Lekir 2-Jalan Hang Lekir 1-jalan Asia Afrika-Jalan Gerbang Pemuda

    K. Lalu Lintas dari Gelora Bung Karno menuju ke Selatan (Blok M) dapat menggunakan jalan Gerbang Pemuda-Jalan Asia Afrika-Jalan Hang Lekir 1-Jalan Hang Tuah Raya- Jalan Raden Patah ll-Jalan Sisingamangaraja-Jalan Panglima Polim

    Sementara itu operasional Transjakarta yang bersinggungan dengan rute Silaturahride with Mas Pram berlaku normal, saat rombongan peleton melintas di Bundaran Patung Kuda, Bundaran HI dan Bundaran Senayan dilakukan penyesuaian secara situasional oleh petugas pengatur lalu lintas.

    “Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan dijalan,” ujar Syafrin.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Keterangan Ahli Kuatkan Posisi Bukalapak dalam Sidang PKPU Lawan Harmas

    Keterangan Ahli Kuatkan Posisi Bukalapak dalam Sidang PKPU Lawan Harmas

    Jakarta (beritajatim.com) – Pengadilan Niaga Jakarta kembali menggelar sidang lanjutan perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) antara PT BUKALAPAK.COM, Tbk (BUKA) sebagai pemohon dan PT Harmas Jalesveva (Harmas) sebagai termohon, Kamis (17/4). Dalam persidangan tersebut, majelis hakim mendengarkan keterangan ahli dari pihak Bukalapak, yakni Dr. Ivida Dewi Amrih Suci, S.H., M.H., M.Kn., dosen Fakultas Hukum Universitas Janabadra Yogyakarta.

    Dr. Ivida menyampaikan tiga poin penting yang memperkuat dalil permohonan Bukalapak. Pertama, ia menjelaskan bahwa pembuktian sederhana sebagaimana diatur dalam Pasal 8 ayat (4) UU Kepailitan dan PKPU merupakan bagian dari prinsip speedy trial, di mana penyelesaian perkara wajib dilakukan dalam waktu 20 hari. “Jika terdapat dua atau lebih kreditor serta utang yang telah jatuh tempo dan tidak dibayar, maka syarat pembuktian sederhana telah terpenuhi,” tegasnya.

    Kedua, ia menjelaskan mengenai pengalihan piutang atau cessie berdasarkan Pasal 613 KUH Perdata, yang cukup dilakukan dengan pemberitahuan kepada debitur tanpa perlu persetujuan. Penjelasan ini membantah keberatan yang selama ini disampaikan oleh pihak Harmas terhadap mekanisme pengalihan piutang.

    Ketiga, ahli mengacu pada Pedoman Penyelesaian Perkara Kepailitan dan PKPU dari Mahkamah Agung, yang menyebutkan bahwa perbedaan jumlah utang tidak menggugurkan permohonan PKPU, selama syarat utama terpenuhi, yakni adanya dua atau lebih kreditor serta utang yang telah jatuh tempo dan belum dibayar.

    Bukalapak menegaskan bahwa pernyataan ahli tersebut mencerminkan fakta konkret. Harmas dinilai memiliki kewajiban sebesar Rp 6,4 miliar kepada Bukalapak berdasarkan Letter of Intent (LoI) Desember 2017, terkait pembangunan ruang perkantoran di gedung One Belpark. Proyek itu tidak diselesaikan oleh Harmas meskipun pembayaran telah dilakukan oleh Bukalapak.

    Pengalihan piutang (cessie) dilakukan pada 20 Desember 2024 dan telah diberitahukan ke Harmas pada awal Januari 2025. Sebelumnya, Bukalapak juga telah melayangkan tiga kali somasi, masing-masing pada 6 Januari, 15 Januari, dan 3 Februari 2021. Namun hingga saat ini, belum ada penyelesaian dari pihak Harmas.

    Kurnia Ramadhana, Anggota Komite Eksekutif Bukalapak, menegaskan bahwa langkah hukum ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap penegakan hukum dan perlindungan hak-hak yang sah.

    “Keterangan ahli hari ini semakin menegaskan bahwa permohonan PKPU yang kami ajukan memiliki dasar hukum yang kuat. Bukti-bukti yang kami ajukan menunjukkan secara jelas bahwa Harmas memiliki kewajiban yang belum dipenuhi. Kami berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan keterangan ahli ini secara objektif dan mengabulkan permohonan kami. Bagi Bukalapak, ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjunjung kepatuhan terhadap hukum serta memastikan semua pihak bertanggung jawab terhadap perjanjian yang telah disepakati,” ujar Kurnia.

    Bukalapak tetap optimis bahwa seluruh proses hukum ini akan berujung pada putusan yang adil dan memberikan kepastian hukum yang diperlukan untuk melanjutkan kegiatan usaha dengan integritas. [beq]

  • Peduli sesama, BAZNAS RI siapkan layanan kurban Iduladha 1446 H

    Peduli sesama, BAZNAS RI siapkan layanan kurban Iduladha 1446 H

    Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

    Peduli sesama, BAZNAS RI siapkan layanan kurban Iduladha 1446 H
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 17 April 2025 – 22:58 WIB

    Elshinta.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyiapkan layanan berkurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.

    Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D., dalam acara Pengajian Selama Pagi bertajuk “Strategi Fundraising Hari Raya Kurban” yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal Youtube BAZNAS TV pada Selasa (15/4/2025).

    Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS RI, Prof. Ir. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D., menyampaikan, BAZNAS akan memaksimalkan momen Idul Adha 1446 H untuk saling peduli dan berbagi terhadap sesama.

    “Kita akan berusaha semaksimal mungkin mengumpulkan dana kurban dan menawarkan kepada masyarakat untuk dapat berkurban di BAZNAS, baik di BAZNAS RI, Provinsi, maupun di Kabupaten/Kota, sehingga dapat bermanfaat bagi banyak orang,” ujar Prof Nadra.

    Prof Nadra juga mengajak amilin dan amilat BAZNAS di seluruh Indonesia untuk berusaha mengajak masyarakat berkurban melalui BAZNAS, sehingga masyarakat yang terbantu menjadi lebih banyak.

    “Acara ini sengaja dilakukan agar kita semua mendapat wawasan dan inspirasi tentang bagaimana kita mengelola dana kurban ini. Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat yang terbantu,” ucap Prof Nadra.

    Sementara itu, Kepala Divisi Pengumpulan Digital BAZNAS RI, Fahrudin, S.Sos., M.M., menyampaikan, ada tiga strategi utama dalam mengajak masyarakat untuk berkurban melalui BAZNAS.

    “Pertama, memastikan pekurban dapat layanan kurban dari berbagai saluran yang nyaman, cepat, dan terpercaya. Kedua, meningkatkan awareness, trust, dan konversi pekurban dengan narasi yang kuat dan relevan. Ketiga, memberikan pengalaman berkurban yang amanah, nyaman, dan berkesan bagi pekurban,” jelasnya.

    Fahrudin juga menyampaikan, BAZNAS RI terus berupaya memberikan kemudahan Mudhohi agar merasa nyaman bila berkurban.

    Sumber : Elshinta.Com

  • 2
                    
                        Eks Karyawan Diana Ungkap Gaji Dipotong Rp 10.000 jika Shalat Jumat, padahal Upah Per Hari Rp 80.000
                        Surabaya

    2 Eks Karyawan Diana Ungkap Gaji Dipotong Rp 10.000 jika Shalat Jumat, padahal Upah Per Hari Rp 80.000 Surabaya

    Eks Karyawan Diana Ungkap Gaji Dipotong Rp 10.000 jika Shalat Jumat, padahal Upah Per Hari Rp 80.000
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Salah satu
    karyawan UD Sentoso Seal
    milik Jan Hwa Diana, Peter Evril Sitorus mengaku banyak temannya yang gajinya dipotong karena izin untuk menunaikan shalat Jumat.
    Peter mengatakan, ia mulai bekerja di UD Sentoso Seal yang berada di Pergudangan Margomulyo, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, sekitar akhir Desember 2024.
    “(Mulai jadi karyawan) akhir Desember 2024, keluarnya (setelah bekerja) 2 sampai 3 minggu,” kata Peter ketika di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (17/4/2025).
    Ketika itu, Peter mengetahui bahwa beberapa temannya yang beragama Islam mengalami
    pemotongan gaji
    karena shalat Jumat.
    Meski demikian, para karyawan tetap memutuskan untuk beribadah.
    “Karena saya non-Islam, saya kurang tahu detailnya, cuma saya tahu kalau ada pemotongan waktu shalat Jumat sebesar Rp 10.000. Per Jumat, kalau mau shalat Jumat, dipotong (gajinya),” ujar dia. 
    Peter mengungkapkan bahwa pendapatan yang diterimanya dari perusahaan tersebut sebesar Rp 80.000 per hari.
    Menurutnya, angka itu masih kurang jika dibandingkan dengan tugas yang dikerjakannya.
    “Semoga kasus ini cepat kelar, masalahnya selesai teratasi, dan ijazah saya dikembalikan. (Harapan setelah melapor) berjalan sesuai prosedur hukumnya saja,” ujarnya.
    Testimoni serupa disampaikan mantan karyawan Diana lainnya dalam akun Instagram resmi Wakil
    Wali Kota Surabaya
    , Armuji, @cakj1. 
    Seorang karyawan yang mengaku Muslim menyampaikan kepada Armuji bahwa gajinya dipotong saat shalat Jumat.
    Ia mengungkapkan bahwa pemotongan upah Rp 10.000 itu dilakukan jika shalat Jumat lebih dari 20 menit, waktu yang diberikan perusahaan untuk istirahat. 
    “Kalau kita Jumatan kan lebih dari itu Pak (waktunya), nah uang Rp 10.000 itu dianggap untuk mengganti waktu yang lebih,” ujarnya. 
    A post shared by Ir. H. Armuji, M.H. (@cakj1)
    Hal senada disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Imannuel Ebenezer saat melakukan sidak ke gudang perusahaan Diana, Kamis (16/4/2025).
    Ia bahkan menyebut perusahaan UD Sentosa Seal milik Jan Hwa Diana biadab.
    Noel menemukan banyak kejanggalan saat meminta klarifikasi kepada Diana dan stafnya.
    Dia menuding bahwa Diana banyak menutup-nutupi masalah penahanan ijazah.
    Menurut dia, selain penahanan ijazah, diduga perusahaan Diana membatasi waktu shalat Jumat hanya 20 menit dan pembayaran gaji di bawah UMK.
    “Itu yang paling tepat, biadab,” kata Noel dengan lantang usai melakukan sidak, Kamis (16/5/2025).
    Menurutnya, aturan-aturan tersebut tidak masuk akal. Sebab, menjalankan ibadah merupakan bagian dari hak asasi manusia.
    “Ini Republik yang diajarkan semua dilindungi, termasuk agama. Dia mau ke masjid, mau ke pura, itu dilindungi undang-undang. Kalau melarang, itu ada konsekuensi,” katanya. 
    Setelah melakukan sidak yang dinilai banyak kejanggalan, Kementerian Ketenagakerjaan akan melakukan audit kepada UD Sentosa Seal.
    Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mendampingi sebanyak 30 mantan karyawan UD Sentoso Seal, milik Jan Hwa Diana, ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis (17/4/2025).
    Eri tiba bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), Achmad Zaini, pengacara Krisnu Wahyuono, serta puluhan korban di Gedung SPKT, sekitar pukul 09.35 WIB.
    “(Laporan) terkait hak mereka diambil, salah satunya ijazah. Mereka melaporkan terkait ijazah yang ditahan atau hal lainnya,” kata Eri di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis (17/4/2025).
    Eri mengatakan, kehadirannya tersebut merupakan upaya untuk menjaga suasana kondusif bagi pekerja.
    Selain itu, pihak perusahaan harus bertanggung jawab atas tindakannya.
    “Ayo kita menata Surabaya dengan hati yang jernih, pikiran yang bersih. Akhirnya kita bisa menentukan, Surabaya ini tetap kondusif, baik buat pekerja dan pengusaha, sehingga nama Surabaya tetap terjaga,” ujarnya.
    “Tapi
    sopo seng ngelanggar
    (siapa yang melanggar) aturan,
    sopo seng
    (siapa yang) enggak menjalankan kewajiban, maka mereka tidak boleh berusaha di Kota Surabaya,” kata dia. 
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Arus lalin di 28 simpang di Jakarta dialihkan pada Sabtu

    Arus lalin di 28 simpang di Jakarta dialihkan pada Sabtu

    Rute atau lintasan kegiatan `Silaturahride with Mas Pram` pada 19 April 2025. Ini merupakan kegiatan bersepeda dengan rute sepanjang 39,27 kilometer, dan akan dimulai sejak pukul 05.00 hingga pukul 09.00 WIB. ANTARA/Dishub DKI Jakarta

    Arus lalin di 28 simpang di Jakarta dialihkan pada Sabtu
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Kamis, 17 April 2025 – 11:39 WIB

    Elshinta.com – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta siap mengalihkan arus lalu lintas di 28 simpang yang bersinggungan dengan rute kegiatan “Silaturahride With Mas Pram” pada Sabtu (19/4).

    Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, mengatakan pengalihan arus lalin di 28 simpang dilakukan secara situasional dengan mekanisme buka-tutup antara lain segmen Bundaran Patung Arjuna Wijaya (Patung Kuda) sampai dengan Bundaran Hotel Indonesia (Hl) meliputi simpang Jalan Merdeka Selatan-Jalan Budi Kemuliaan-Jalan M.H Thamrin; Simpang Kebon Sirih-Jalan M.H. Thamrin; dan Simpang KH.Wahid Hasyim-Jalan M.H. Thamrin.

    Lalu, segmen Bundaran Hl sampai dengan Bundaran Senayan dilakukan pengalihan arus lalu lintas yang meliputi simpang Jalan lmam Bonjol-Jalan Pamekasan yang mengarah ke Bundaran Hotel lndonesia. Kemudian, simpang Jalan Pamekasan-Jalan Jenderal Sudirman; Simpang Jalan Galunggung-Jalan Jenderal Sudirman; Simpang Jalan Setia Budi Barat Vll- Jalan Jenderal Sudirman;Simpang Jalan Setiabudi Raya- Jalan Jenderal Sudirman; f. Simpang Jalan Penjernihan l- Jalan Jenderal Sudirman.

    Selanjutnya, simpang Jalan Prof. Dr. Satrio- Jalan JenderalSudirman; simpang Jalan Masjid Hidayatullah- Jalan Jenderal Sudirman; simpang Jalan Gamisun- Jalan JenderalSudirman; akses Kupingan Besar Semanggi yang mengarah ke Selatan (Bundaran Senayan).

    Berikutnya, akses kupingan kecil Semanggi yang mengarah ke Selatan (Bundaran Senayan); l. Simpang Jalan Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Selatan; simpang Jalan Tulodong Atas 2 (SCDB)- Jalan Jenderal Sudirman.

    Lalu, simpang Jalan Tulodong Atas 2 (Graha CIMB Niaga)- Jalan Jenderal Sudirman; simpang Jalan Asia Afrika-Jalan Hang Lekir I yang mengarah ke Jalan Jenderal Sudirman; simpang Jalan Pintu Satu Senayan- Jalan Jenderal Sudirman; akses Kupingan Besar Semanggi yang mengarah ke Selatan (Bundaran Hotel lndonesia).

    Kemudian, akses kupingan kecil Semanggi yang mengarah ke Selatan (Bundaran Hotel lndonesia); simpang Jalan Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Utara; t. Simpang Jalan Bendungan Hilir-Jalan Jenderal Sudirman; simpang Jalan Habib Usman Mufti- Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke
    Utara.

    Terakhir, simpang Jalan Karet Pasar Baru Timur 5- Jalan Jenderal Sudirman; simpang Jalan R.M Magono Djojohadikoesoemo- Jalan Jenderal Sudirman; simpang Jalan Kota Bumi- Jalan Jenderal Sudirman; dan simpang Jalan Baturaja- Jalan Jenderal Sudirman.

    “Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan,” kata Syafrin.

    Sementara itu, “Silaturahride With Mas Pram” pada 19 April 2025 diisi dengan kegiatan bersepeda dengan rute sepanjang 39,27 kilometer, dan akan dimulai sejak pukul 05.00 hingga pukul 09.00 WIB. Rute kegiatan meliputi Balai Kota DKI Jakarta- Bundaran Patung Kuda – Bundaran Hl – Simpang Susun Semanggi – Bundaran Senayan – Simpang Susun Semanggi – Bundaran Hl (Loop Jalan Sudirman 3x) – Bundaran Patung Kuda – Balai Kota DKI Jakarta.

    Sumber : Antara

  • Ikuti Jejak Direktur Penyelidikan, Kini Deputi Penindakan KPK Dimutasi Jadi Kapolda

    Ikuti Jejak Direktur Penyelidikan, Kini Deputi Penindakan KPK Dimutasi Jadi Kapolda

    Bisnis.com, JAKARTA – Dua perwira tinggi Polri yang bertugas sebagai pejabat struktural di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini resmi diangkat ataupun dimutasi menjadi Kepala Kepolisian Daerah alias Kapolda.

    Teranyar, Irjen Pol Rudi Setiawan yang merupakan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK pada akhir pekan lalu resmi dimutasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Kapolda Jawa Barat (Jabar). Hal itu tertuang pada Surat Telegram Kapolri No.ST/688/IV/KEP/2025 tanggal 13 April 2025.

    “Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H NRP 68110456 Pati Bareskrim Polri (Penugasan pada KPK) diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Jabar,” demikian dikutip dari Surat Telegram Kapolri itu, Rabu (16/4/2025).

    Adapun Rudi resmi dilantik sebagai Deputi Penindakan KPK pada November 2023 lalu. Saat itu, dia masih sempat dilantik oleh Ketua KPK Firli Bahuri sebelum pengunduran dirinya di tengah kasus pemerasan.

    Saat ini, KPK menyebut belum ada sosok pengganti Rudi yang akan menjadi Deputi Penindakan KPK secara definitif. Setelah terbitnya Surat Telegram Kapolri itu, maka lembaga antirasuah akan segera menunjuk pelaksana tugas (Plt).

    “Akan ditunjuk Pelaksana Tugas setelah adanya pelepasan/pengembalian Bapak Rudi Setiawan ke Mabes Polri,” ujar Juru Bicara KPK Tessa Mahardika saat dimintai konfirmasi oleh wartawan, Selasa (15/4/2025).

    Sebelum Rudi, pejabat struktural KPK lainnya yang turut berpindah jabatan yakni Endar Priantoro. Dia sebelumnya menjabat Direktur Penyelidikan KPK.

    Pada 30 Maret 2025 lalu, Kapolri memimpin langsung upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira Tinggu (Pati) Polri. Pada saat itu, Endar yang sebelumnya berpangkat Brigjen diangkat menjadi Irjen dengan penugasan sebagai Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim).

    Saat ini, posisi Direktur Penyelidikan dijabat sementara oleh Jaksa Ronald Worotikan sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

    “Plt. Ronald Worotikan. Jaksa,” kata Tessa secara terpisah melalui pesan singkat kepada Bisnis, Rabu (16/4/2025).

    Dalam catatan Bisnis, posisi pejabat di Kedeputian Penindakan dan Eksekusi biasanya diisi oleh polisi dan jaksa. Posisi Deputi Penindakan biasanya diisi oleh Pati Polri bintang dua berpangkat Irjen.

    Sebelum Rudi, posisi tersebut pernah diisi oleh Karyoto, yang saat ini menjabat Kapolda Metro Jaya, dan Firli Bahuri yang akhirnya terpilih sebagai Ketua KPK 2019-2023.

  • Polresta Banyuwangi Gerebek Kos di Muncar, 4 Pengedar Sabu Ditangkap

    Polresta Banyuwangi Gerebek Kos di Muncar, 4 Pengedar Sabu Ditangkap

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba. Kali ini, empat tersangka pengedar sabu berhasil diamankan dalam penggerebekan di sebuah rumah kos di Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Senin (14/4/2025).

    Empat tersangka yang ditangkap adalah ARA (31), FDS (30), LSS (36), dan YAG (19). Dari lokasi kejadian, polisi menyita 29 paket sabu dengan total berat kotor 49,26 gram dan berat bersih 46,10 gram. Selain itu, turut diamankan barang bukti lain seperti timbangan digital, alat hisap sabu, plastik klip, uang tunai, dan beberapa unit ponsel.

    Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menyebut pengungkapan ini sebagai bentuk nyata perang terhadap narkoba di wilayah Banyuwangi.

    “Dengan pengungkapan ini, kami telah menyelamatkan puluhan ribu korban yang berpotensi terjerat penyalahgunaan narkoba,” tegas Kapolresta, Rabu (16/4/2025).

    Ia juga menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Jawa Timur Bersih Narkoba yang tengah digencarkan.

    Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi, AKP Nanang Sugiyono, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi langsung menggerebek dan menangkap para tersangka.

    “Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap jaringan lain yang terlibat,” ujarnya.

    Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka kini ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. [alr/beq]