Tag: Mochamad Iriawan

  • Tanpa Pesta Kembang Api, Ini Rangkaian dan Titik Acara Hiburan Semarakkan Malam Tahun Baru di Jakarta

    Tanpa Pesta Kembang Api, Ini Rangkaian dan Titik Acara Hiburan Semarakkan Malam Tahun Baru di Jakarta

    Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah rangkaian perayaan Tahun Baru 2026. Perayaan tahun baru kali ini mengutamakan kesederhanaan sebagai wujud empati dan solidaritas nasional atas bencana yang terjadi di Sumatra serta sejumlah wilayah lain di Indonesia,

    Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta Budi Awaluddin, menjelaskan rangkaian perayaan Tahun Baru 2026 dirancang tanpa pesta kembang api. Selain itu, setiap rangkaian kegiatan akan diawali dengan doa bersama dan muhasabah di seluruh titik pertunjukan atau panggung.

    “Kami mengajak masyarakat untuk mengutamakan kesederhanaan dalam perayaan Tahun Baru kali ini. Pesta kembang api bisa kita ganti dengan kegiatan positif lainnya, seperti berdonasi. Setiap rangkaian acara akan diawali dengan doa bersama sebagai wujud refleksi kolektif masyarakat Jakarta dalam menyambut tahun baru dengan semangat kebersamaan, harapan, dan kepedulian sosial,” tutur Budi di Jakarta, Selasa (30/12).

    Sebanyak delapan titik perayaan Tahun Baru yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta, yaitu Taman Lapangan Banteng, kawasan M.H. Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, kawasan Semanggi, kawasan SCBD, hingga FX Sudirman. Pemprov DKI Jakarta juga memberdayakan UMKM di sepanjang Jalan M.H. Thamrin–Jalan Jenderal Sudirman, yakni di depan Sarinah, Wisma BNI 46, Wisma Nugra Santana, dan FX Sudirman.

    Panggung utama berlokasi di Bundaran HI dengan menghadirkan sejumlah musisi Tanah Air, seperti d’Masiv, Marion Jola, Feel Koplo, Andmesh, dan Gondal Gandul Band.

    Pemilihan lagu yang diperdengarkan mengusung konsep kesederhanaan serta semangat untuk bangkit. Selain itu, perayaan juga akan diisi dengan pertunjukan video mapping menggunakan drone tanpa kembang api, dengan tema kepedulian terhadap Sumatra.

     

  • LRT Jakarta Beroperasi Lebih Lama Saat Malam Pergantian Tahun Baru, Ini Jam Operasionalnya

    LRT Jakarta Beroperasi Lebih Lama Saat Malam Pergantian Tahun Baru, Ini Jam Operasionalnya

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah rangkaian perayaan Tahun Baru 2026, meski tahun ini mengutamakan kesederhanaan sebagai bentuk solidaritas pada provinsi lain yang terkena bencana.

    Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan rangkaian perayaan Tahun Baru 2026 dirancang tanpa pesta kembang api. Selain itu, setiap rangkaian kegiatan akan diawali dengan doa bersama dan muhasabah di seluruh titik pertunjukan atau panggung.

    “Kami mengajak masyarakat untuk mengutamakan kesederhanaan dalam perayaan Tahun Baru kali ini. Pesta kembang api bisa kita ganti dengan kegiatan positif lainnya, seperti berdonasi. Setiap rangkaian acara akan diawali dengan doa bersama sebagai wujud refleksi kolektif masyarakat Jakarta,” kata Budi dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).

    Terdapat delapan titik perayaan Tahun Baru yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta, yaitu:

    Taman Lapangan Banteng
    Kawasan M.H. Thamrin
    Sarinah
    Bundaran HI
    Dukuh Atas
    Kawasan Semanggi
    Kawasan SCBD
    FX Sudirman

    Pemprov DKI Jakarta juga memberdayakan UMKM di sepanjang Jalan M.H. Thamrin–Jalan Jenderal Sudirman, yakni di depan Sarinah, Wisma BNI 46, Wisma Nugra Santana, dan FX Sudirman.

    Panggung utama berlokasi di Bundaran HI dengan menghadirkan sejumlah musisi Tanah Air, seperti d’Masiv, Marion Jola, Feel Koplo, Andmesh, dan Gondal Gandul Band.

    Pemilihan lagu yang diperdengarkan mengusung konsep kesederhanaan serta semangat untuk bangkit.

    Selain itu, perayaan juga akan diisi dengan pertunjukan video mapping menggunakan drone tanpa kembang api, dengan tema kepedulian terhadap Sumatra.

  • Bundaran HI Bersolek Jelang Malam Tahun Baru 2026, Panggung Utama Hampir Rampung
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Bundaran HI Bersolek Jelang Malam Tahun Baru 2026, Panggung Utama Hampir Rampung Megapolitan 31 Desember 2025

    Bundaran HI Bersolek Jelang Malam Tahun Baru 2026, Panggung Utama Hampir Rampung
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, mulai bersolek menjelang perayaan Malam Tahun Baru 2026.
    Pantauan
    Kompas.com
    di lokasi, Rabu (31/12/2025) pagi menunjukkan aktivitas persiapan akhir berlangsung intens di sekitar Monumen Selamat Datang, meski langit Jakarta mendung disertai rintik hujan.
    Sejumlah pekerja tampak bergegas menyelesaikan pemasangan panggung utama yang berdiri kokoh tepat di depan ikon
    Bundaran HI
    .
    Material panggung, perangkat tata suara, hingga sistem pencahayaan terus ditata untuk memastikan pesta rakyat malam nanti berjalan lancar.
    Progres pembangunan panggung terpantau telah memasuki tahap akhir atau
    finishing
    .
    Kerangka besi
    truss
    berukuran besar berdiri tegak, lengkap dengan layar LED berbentuk lingkaran yang akan menjadi pusat visual pertunjukan.
    Di sepanjang median jalan, tenda-tenda kerucut berwarna hitam serta barikade pengaman telah terpasang rapi.
    Salah satu penata panggung di lokasi, Robi (35), mengatakan pemasangan dilakukan sejak dini hari untuk mengejar target penyelesaian sebelum malam.
    “Sejak subuh kami sudah mulai penataan akhir, terutama
    lighting
    dan layar LED. Tinggal pengecekan teknis dan uji coba suara. Targetnya sore ini sudah benar-benar siap,” ujar Robi saat ditemui Kompas.com di samping panggung, Rabu.
    Desain panggung tahun ini mengusung konsep
    futuristik
    dengan nuansa ceria.
    Layar digital raksasa dipadukan tata lampu berkapasitas besar yang dirancang menghadirkan pertunjukan visual spektakuler.
    Panggung tersebut akan menjadi pusat kolaborasi pertunjukan musik, visual digital, hingga aksi
    drone show
    dan kembang api saat detik-detik pergantian tahun.
    Ukurannya yang masif membentang hampir menutup sebagian ruas jalan di sekitar Bundaran HI, menciptakan kesan dominan di tengah deretan gedung pencakar langit.
    Salah satu elemen yang mencuri perhatian adalah dekorasi panel warna-warni di sisi depan panggung.
    Panel tersebut menampilkan karakter kartun jenaka, seperti harimau dan tokoh-tokoh lucu lainnya, yang menghadirkan nuansa ramah keluarga.
    Warna oranye dan kuning terlihat kontras dengan langit Jakarta yang mendung.
    Tak sedikit warga yang melintas berhenti sejenak untuk mengabadikan momen dengan latar panggung, meski rangkaian acara belum resmi dimulai.
    Dari sisi lalu lintas, aktivitas pemasangan panggung sempat berdampak pada arus kendaraan di jalur Sudirman–Thamrin.
    Penyempitan lajur di sejumlah titik, ditambah keberadaan truk pengangkut logistik, membuat kendaraan bergerak lebih pelan, terutama karena kondisi jalan licin akibat hujan.
    Meski demikian, hingga pukul 09.00 WIB, lalu lintas di sekitar Bundaran HI terpantau relatif lancar.
    Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Satpol PP, serta kepolisian terlihat siaga mengatur arus kendaraan dan mengarahkan pengguna jalan agar tidak berhenti terlalu lama di sekitar area panggung.
    Salah satu petugas Dishub DKI Jakarta di lokasi, Rislan, mengatakan pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional sambil menunggu penerapan rekayasa lalu lintas malam hari.
    “Untuk siang ini arus masih kami buka terbatas dan lancar. Petugas berjaga di beberapa titik untuk mencegah penumpukan kendaraan. Nanti malam akan ada pengalihan sesuai skema
    Car Free Night
    ,” kata Rislan.
    Warga diimbau menghindari kawasan Bundaran HI menggunakan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum, terutama menjelang penerapan skema
    Car Free Night
    secara penuh.
    Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan delapan panggung perayaan
    malam Tahun Baru 2026
    . Jumlah tersebut berkurang dari rencana awal 14 titik.
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pengurangan dilakukan dengan tetap mempertahankan lokasi-lokasi utama yang selama ini menjadi pusat tradisi
    perayaan tahun baru
    di Jakarta.
    “Dari segi titik lokasi yang sebelumnya dipersiapkan sebanyak 14 titik, akhirnya diputuskan menjadi 8 titik. Dari titik-titik utama yang selama ini menjadi tradisi di Jakarta, ada beberapa yang dikurangi, di antaranya Monas,” ujar Pramono, Senin (22/12/2025).
    1. Lapangan Banteng
    2. Kawasan M.H. Thamrin
    3. Sarinah
    4. Bundaran Hotel Indonesia (HI)
    5. Dukuh Atas
    6. Semanggi
    7. SCBD
    8. FX Sudirman
    Pemprov DKI Jakarta memusatkan perayaan utama malam pergantian tahun di Bundaran HI.
    Di lokasi ini, jajaran pimpinan Pemprov DKI dijadwalkan hadir langsung mengikuti rangkaian acara.
    “Sehingga dengan demikian, titik utamanya nanti ada di Bundaran HI. Di sana akan hadir Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah,” ujar Pramono.
    Dalam perayaan tersebut, Bundaran HI akan menghadirkan hiburan musik dengan grup band D’Masiv sebagai bintang tamu utama.
    Pemprov DKI Jakarta juga telah menentukan lagu yang akan dibawakan pada momen pergantian tahun.
    “Kami sudah berpesan yang paling utama adalah pas pergantian itu di Bundaran HI kami minta untuk D’Masiv. Judul lagunya ‘Jangan Menyerah’,” kata Pramono.
    Menurut dia, pemilihan lagu tersebut telah melalui pertimbangan khusus.
    Selain D’Masiv, sejumlah musisi Tanah Air lainnya juga dijadwalkan tampil memeriahkan rangkaian acara malam pergantian tahun di Bundaran HI.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Catat! 33 Jalanan Jakarta Ditutup Mulai Sore Ini

    Catat! 33 Jalanan Jakarta Ditutup Mulai Sore Ini

    Jakarta

    Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas dalam rangka kegiatan perayaan malam tahun baru 2026. Setidaknya ada 33 ruas jalan yang akan ditutup secara situasional.

    “Untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan tertib, aman, dan nyaman, Dishub DKI Jakarta melaksanakan rekayasa lalu lintas penutupan di 33 titik ruas jalan secara situasional, mulai pukul 18.00-01.00 WIB,” demikian dikutip dari akun Instagram Dishub DKI Jakarta.

    “Selain itu, akan disediakan berbagai titik lokasi parkir di sepanjang Jl. Sudirman – Jl. M. H Thamrin & Jl. Panglima Polim, serta penyesuaian operasional layanan angkutan umum jelang pergantian tahun,” tulisnya.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pengalihan arus ini akan diberlakukan secara situasional melihat kondisi di lapangan.

    “Rute alternatif pada saat dilakukan pengalihan arus lalu lintas (bersifat situasional),” ujar Syafrin dalam keterangannya dikutip detikNews.

    Perayaan tahun baru 2026 di Jakarta digelar, Rabu (31/12), mulai pukul 18.00 WIB hingga Kamis (1/1), pukul 01.00 WIB. Berikut daftar 33 ruas jalan yang ditutup secara situasional.

    33 Jalanan Jakarta yang Ditutup Mulai Sore Ini

    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);

    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);

    3. Jalan Pintu 1 Senayan;

    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;

    5. Jalan Bendungan Hilir;

    6. Jalan KH Mas Mansyur;

    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;

    8. Jalan Kupingan BNI 46;

    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;

    10. Jalan Teluk Betung;

    11. Jalan Kebon Kacang;

    12. Jalan Sunda;

    13. Jalan Imam Bonjol;

    14. Jalan Sumenep Tosari;

    15. Landmark (Indocement);

    16. Jalan Setiabudi;

    17. Jalan Prof Dr Satrio;

    18. Jalan Masjid (Sampoerna);

    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;

    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;

    21. SCBD;

    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;

    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;

    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;

    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;

    26. Jalan Majapahit;

    27. Jalan Veteran III;

    28. Jalan Veteran II;

    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;

    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;

    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;

    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;

    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.

    (rgr/din)

  • Catat, Rekayasa Lalin di Tempat Wisata Jakarta Saat Malam Tahun Baru
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2025

    Catat, Rekayasa Lalin di Tempat Wisata Jakarta Saat Malam Tahun Baru Megapolitan 31 Desember 2025

    Catat, Rekayasa Lalin di Tempat Wisata Jakarta Saat Malam Tahun Baru
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempersiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) menuju sejumlah tempat wisata di Jakarta.
    Sejumlah tempat wisata yang akan diterapkan rekayasa lalu lintas antara lain kawasan wisata Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Margasatwa Ragunan hingga Kota Tua.
    Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, rekayasa lalin dipersiapkan dalam rangka menyambut malam pergantian tahun.
    “Diimbau kepada masyarakat yang akan menghadiri kegiatan Perayaan Malam
    Tahun Baru 2026
    , baik di Jalan M.H. Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Lapangan Banteng, maupun di Jalan Panglima Polim, atau di destinasi wisata, agar menggunakan moda transportasi umum (Bus Transjakarta, LRT, MRT, dan Commuter Line) guna meminimalkan kepadatan lalu lintas di sekitar area kegiatan,” ucap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, melalui keterangan, Selasa (30/12/2025).
    – Arus lalu lintas dari Arah Pluit/Exit Tol Ancol Barat yang akan menuju Gerbang Barat Ancol dapat melalui Jalan Lodan Raya dan seterusnya.
    –  Arus lalu lintas dari Arah Jalan Gunung. Sahari yang akan menuju Gerbang Barat Ancol dapat melalui Jalan Gunung Sahari-Jalan Lodan Raya dan seterusnya.
    – Arus lalu lintas dari arah Jalan Benyamin Sueb yang akan menuju Gerbang Timur Ancol dapat melalui Jalan Benyamin Sueb-Kupingan Kemayoran-Jalan Lodan Raya-Jalan Pasir Putih Raya-Jalan Pasir Putih I dan seterusnya.
    – Arus lalu lintas dari arah Exit Tol PRJ/Mangga Dua yang akan menuju Gerbang Timur Ancol dapat melalui Jalan R.E Martadinata-Traffic Light Stasiun Ancol-Jalan Lodan Raya-Jalan Pasir Putih Raya-Jalan Pasir Putih I dan seterusnya.
    – Dari arah Tanjung Priok yang akan menuju Gerbang Carnaval Ancol dapat melalui Jalan RE Martadinata-Simpang Ketel-Jalan Ketel-Simpang Carnaval-Jalan Alwan Ancol Raya dan seterusnya.
    Rekayasa lalu lintas di kawasan Kota Tua untuk menunjang perayaan malam tahun baru, sehingga pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan:
    Jalan Pintu Besar Selatan
    Jalan Pintu Besar Utara
    Jalan Kali Besar Barat dan Timur
    Jalan Kunir sisi Selatan
    Jalan Kemukus
    Jalan Lada Dalam
    – Dari Pluit ke Harmoni: Jembatan Tiga Raya–Jembatan Dua Raya–Pangeran Tubagus Angke–Pasar Pagi
    Flyover
    –Jembatan Batu.
    – Dari Pluit ke Tanjung Priok: Gedong Panjang–Pakin–Krapu–Lodan Raya–TL Ancol Bintang Mas.
    – Dari Timur/Utara ke Asemka/Harmoni: Jalan Kunir–Jalan Kopi–Pejagalan Raya–Pasar Pagi Lama–Perniagaan Raya–Toko Tiga–Pintu Kecil–Asemka.
    – Dari Kalibesar Barat arah Utara: Jalan Teh–Jalan Cengkeh–Jalan Kunir sisi Utara–Kampung Bandan–R.E. Martadinata–Lodan Raya.
    – Dari arah Selatan: Pancoran–Pintu Kecil–Malaka–Kopi–Bandengan Selatan–Bandengan Utara–Gedong Panjang.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Utara PGC Cawang menuju Arah Selatan (Ceger, Cipayung, Bambu Apus) dapa melalui simpang TL PGC–Jalan Raya Bogor–simpang TL Hek–Jalan Raya Bogor–simpang TL Pasar Rebo–Jalan TB. Simatupang–Jalan Raya Mabes Hankam–Putar Balik depan Polsek Cipayung–Jalan Raya Mabes Hankam, atau simpang TL PGC–Jalan Raya Bogor–simpang TL Hek–Jalan H. Bokir Bin Dji’un–simpang TL Keramik–Jembatan Jalan H. Bokir Bin Dji’un–simpang TL Garuda–Jalan Raya Pondok Gede–simpang depan RS. Haji–Jalan Taman Mini II–Jalan Manunggal XVII–Jalan Albaidho–Jalan Rawa Binong–Jalan Pagelarang–Jalan Raya Hankam–Jalan Raya Setu–Jalan H. Karim–Jalan Raya Mabes Hankam.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Utara Halim Perdana Kusuma menuju Arah Selatan (Ceger, Cipayung, Bambu Apus) dapat melalui Jalan Raya Pondok Gede–simpang Jalan Lubang Buaya–Jalan Lubang Buaya–Jalan Rawa Binong–Jalan Pagelarang–Jalan Raya Hankam–Jalan Raya Setu–Jalan H. Karim–Jalan Raya Mabes Hankam, atau Jalan Raya Pondok Gede–simpang TL Garuda–Jembatan Jalan H. Bokir Bin Dji’un–simpang TL Keramik–Jalan H. Bokir Bin Dji’un–simpang TL Hek–Jalan Raya Bogor–simpang TL Pasar Rebo–Jalan TB. Simatupang–Jalan Raya Mabes Hankam–Putar Balik depan Polsek Cipayung–Jalan Raya Mabes Hankam.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Timur Pondok Gede menuju Arah Selatan (Ceger, Cipayung, dan Bambu Apus) dapat melalui Jalan Raya Pondok Gede–simpang TL Lubang Buaya–Jalan Lubang Buaya–Jalan Rawa Binong–Jalan Pagelarang–Jalan Raya Setu–Jalan Raya Mabes Hankam.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Selatan Ceger menuju Arah Utara Cawang PGC dan Arah Halim Perdana Kusuma dapat melalui simpang TL Ceger–Jalan Raya Mabes Hankam–Jalan Lingkar Luar Selatan–Jalan TB. Simatupang–simpang TL Pasar Rebo–Jalan Raya Bogor.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Selatan Cipayung menuju Arah Utara Cawang PGC dan Arah Halim Perdana Kusuma dapat melalui Jalan Raya Mabes Hankam–Jalan Lingkar Luar Selatan–Jalan TB. Simatupang–simpang TL Pasar Rebo–Jalan Raya Bogor.
    – Arus Lalu Lintas dari Arah Selatan Bambu Apus menuju Arah Timur Pondok Gede dapat melalui Jalan Raya Mabes Hankam–Jalan Raya Bambu Apus–Jalan Raya Setu–Jalan Raya Hankam–Jalan Pagelarang–Jalan Rawa Binong–Jalan Lubang Buaya–Jalan Raya Pondok Gede.
    – Pemberlakuan Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan RM Harsono pada hari pukul 06.00–10.00 WIB (arah masuk). Sore hari pukul 16.00–18.00 WIB (arah keluar).
    – Akan dilakukan sterilisasi jalur dari hambatan samping (parkir liar) serta penempatan petugas.
    – Akan dilakukan penutupan (bersifat situasional) Simpang Jalan TB Simatupang– Jalan Warung Jati Barat–Jalan RM Harsono dengan water barrier Kecuali Transjakarta
    – Akan dilakukan pengalihan Pintu Masuk Taman Margasatwa Ragunan menggunakan ke Pintu Barat, apabila terjadi kepadatan lalu lintas di Jalan Harsono RM
    – Arus lalu lintas dari Arah Timur (Pasar Minggu) yang akan menuju Pintu Barat dapat melalui Jalan TB Simatupang-Jalan Kebagusan-Jalan Sagu-Jalan PasoJalan Moh. Kahfi 1-Jalan Magasatwa Barat dan seterusnya.
    – Arus lalu lintas dari Arah Utara (Jalan Warung Jati Barat) atau dari Arah Barat (Cilandak) yang akan menuju Pintu Barat Taman Margasatwa Ragunan dapat melalui Jalan Cilandak KKO-Jalan Margasatwa Barat dan seterusnya.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 4 Hal yang Perlu Diketahui saat Malam Tahun Baru di Jakarta

    4 Hal yang Perlu Diketahui saat Malam Tahun Baru di Jakarta

    Jakarta

    Menjelang perayaan malam Tahun Baru 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah pengaturan dan imbauan bagi masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun di Ibu Kota. Mulai dari rekayasa lalu lintas, pengamanan, hingga lokasi perayaan, ini beberapa hal yang perlu diketahui.

    detikcom, Rabu (31/12/2025), merangkum informasi mengenai perayaan malam tahun baru di Jakarta. Berikut informasinya:

    1. 8 Panggung Perayaan

    Pemprov DKI Jakarta menyiapkan delapan panggung yang tersebar di sejumlah titik. Perayaan malam tahun baru kali ini bertemakan ‘Rangkul Keragaman, Rawat Harapan’.

    Adapun daftar lokasi panggung hiburan malam Tahun Baru 2026 sebagai berikut:

    1. Lapangan Banteng
    2. MH Thamrin
    3. Sarinah
    4. Bundaran HI
    5. Dukuh Atas BNI 46
    6. Semanggi
    7. BEI/SCBD
    8. FX Sudirman

    2. 33 Jalan Jakarta Ditutup Mulai Pukul 18.00

    Dengan adanya delapan panggung ini, Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan ada 33 ruas jalan yang akan ditutup secara situasional. Dia mengatakan arus lalu lintas akan dialihkan mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan 01.00 WIB.

    Berikut ini daftar 33 ruas jalan yang ditutup:

    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);

    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);

    3. Jalan Pintu 1 Senayan;

    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;

    5. Jalan Bendungan Hilir;

    6. Jalan KH Mas Mansyur;

    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;

    8. Jalan Kupingan BNI 46;

    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;

    10. Jalan Teluk Betung;

    11. Jalan Kebon Kacang;

    12. Jalan Sunda;

    13. Jalan Imam Bonjol;

    14. Jalan Sumenep Tosari;

    15. Landmark (Indocement);

    16. Jalan Setiabudi;

    17. Jalan Prof Dr Satrio;

    18. Jalan Masjid (Sampoerna);

    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;

    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;

    21. SCBD;

    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;

    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;

    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;

    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;

    26. Jalan Majapahit;

    27. Jalan Veteran III;

    28. Jalan Veteran II;

    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;

    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;

    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;

    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;

    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.

    3. Larangan Kembang Api

    Di momen pergantian tahun baru 2026, Pemprov DKI membuat kebijakan agar masyarakat tidak mengadakan pesta kembang api, termasuk di perayaan yang diadakan di Bundaran HI.

    Untuk di Bundaran HI, walaupun tidak ada kembang api, Pemprov DKI menyiapkan pertunjukan video mapping dan atraksi drone.

    “Di Bundaran HI nanti ada video mapping dari drone dengan tema ‘Sumatera’ sebagai bentuk perhatian dan empati kami terhadap musibah yang terjadi di sejumlah daerah,” tutur Gubernur Jakarta Pramono Anung.

    Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta juga akan segera menerbitkan surat edaran (SE) terkait larangan kembang api saat tahun baru. Pemprov juga mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan petasan atau kembang api secara mandiri demi menjaga keamanan dan suasana yang kondusif.

    4. MRT hingga LRT Gratis

    Selain itu, bagi warga yang ingin merayakan pergantian malam tahun baru di Bundaran HI dan beberapa titik panggung lainnya, diimbau menggunakan transportasi umum. Sebab, Pemprov DKI Jakarta menggratiskan TransJakarta, MRT, hingga LRT mulai hari ini.

    “Untuk tanggal 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026 layanan angkutan umum Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta gratis ya,” kata Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Selasa (30/12).

    Syafrin menjelaskan, penumpang tetap wajib melakukan tap. Nantinya akan terpotong Rp 1 rupiah untuk pendataan.

    Selain itu, jam operasional TransJ hingga LRT ini juga ditambah. Operasional akan ditambah sampai pukul 02.00 WIB.

    “Jadi kami mengoperasikan tetap seperti ketika peak hours, tetapi kami sudah membahas secara khusus mengenai hal itu. Bahkan untuk MRT dan Transjakarta, LRT juga pada hari itu akan kami operasikan sampai jam 02.00 pagi,” kata Pramono di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (30/12).

    “Sehingga siapa pun yang melalui pergantian tahun baru mereka masih pulang bisa dengan aman dan baik,” lanjutnya.

    Halaman 2 dari 2

    (zap/yld)

  • 33 Jalan di Jakarta Ditutup Sementara saat Malam Tahun Baru 2026

    33 Jalan di Jakarta Ditutup Sementara saat Malam Tahun Baru 2026

    Jakarta: Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas pada perayaan Malam Tahun Baru 2026.
     
    Sejumlah ruas jalan utama di Jakarta akan diberlakukan penutupan demi memastikan kelancaran peringatan Malam Tahun Baru 2026 dan keamanan masyarakat yang ingin merayakannya.
     
    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan penutupan dimulai pada pukul 18.00 WIB pada 31 Desember 2025 hingga pukul 01.00 WIB pada 1 Januari 2026. Dilaporkan ada 33 titik ruas jalan yang ditutup secara situasional.
     
    “Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas penutupan ruas sebanyak 33 titik bersifat situasional,” ujar Syafrin.
     
    33 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup saat Perayaan Malam Tahun Baru 2026
    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);
     
    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);
     
    3. Jalan Pintu 1 Senayan;
     
    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;
     
    5. Jalan Bendungan Hilir;
     
    6. Jalan KH Mas Mansyur;
     
    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;
     
    8. Jalan Kupingan BNI 46;
     
    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;
     
    10. Jalan Teluk Betung;
     
    11. Jalan Kebon Kacang;
     
    12. Jalan Sunda;
     
    13. Jalan Imam Bonjol;
     
    14. Jalan Sumenep Tosari;
     
    15. Landmark (Indocement);
     
    16. Jalan Setiabudi;
     
    17. Jalan Prof Dr Satrio;
     
    18. Jalan Masjid (Sampoerna);
     
    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;
     
    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;
     
    21. SCBD;
     
    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;
     
    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;
     
    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;
     
    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;
     
    26. Jalan Majapahit;
     
    27. Jalan Veteran III;
     
    28. Jalan Veteran II;
     
    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;
     
    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;
     
    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;
     
    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;
     
    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.

     

    Jakarta: Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas pada perayaan Malam Tahun Baru 2026.
     
    Sejumlah ruas jalan utama di Jakarta akan diberlakukan penutupan demi memastikan kelancaran peringatan Malam Tahun Baru 2026 dan keamanan masyarakat yang ingin merayakannya.
     
    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan penutupan dimulai pada pukul 18.00 WIB pada 31 Desember 2025 hingga pukul 01.00 WIB pada 1 Januari 2026. Dilaporkan ada 33 titik ruas jalan yang ditutup secara situasional.
     
    “Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas penutupan ruas sebanyak 33 titik bersifat situasional,” ujar Syafrin.
     

    33 Ruas Jalan di Jakarta yang Ditutup saat Perayaan Malam Tahun Baru 2026

    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);
     
    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);
     
    3. Jalan Pintu 1 Senayan;
     
    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;
     
    5. Jalan Bendungan Hilir;
     
    6. Jalan KH Mas Mansyur;
     
    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;
     
    8. Jalan Kupingan BNI 46;
     
    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;
     
    10. Jalan Teluk Betung;
     
    11. Jalan Kebon Kacang;
     
    12. Jalan Sunda;
     
    13. Jalan Imam Bonjol;
     
    14. Jalan Sumenep Tosari;
     
    15. Landmark (Indocement);
     
    16. Jalan Setiabudi;
     
    17. Jalan Prof Dr Satrio;
     
    18. Jalan Masjid (Sampoerna);
     
    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;
     
    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;
     
    21. SCBD;
     
    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;
     
    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;
     
    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;
     
    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;
     
    26. Jalan Majapahit;
     
    27. Jalan Veteran III;
     
    28. Jalan Veteran II;
     
    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;
     
    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;
     
    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;
     
    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;
     
    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.
     
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Api Melalap Billboard di Jalan Thamrin, Gangguan Kelistrikan Diduga jadi Pemicu

    Api Melalap Billboard di Jalan Thamrin, Gangguan Kelistrikan Diduga jadi Pemicu

    JAKARTA – Kebakaran media iklan elektronik atau billboard yang berada di Jalan M.H. Thamrin No. 11, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu malam, 28 Desember, diduga dipicu korsleting listrik.

    Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara, membenarkan peristiwa tersebut. Dugaan berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian.

    “Berdasarkan keterangan saksi, yakni petugas parkir, kebakaran diduga dipicu oleh gangguan kelistrikan pada media iklan elektronik tersebut. Namun, penyebab pastinya masih akan didalami lebih lanjut,” kata Bayu saat dihubungi VOI, Minggu, 28 Desember.

    Bayu menjelaskan, laporan kebakaran diterima Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta pada pukul 21.30 WIB, baik dari masyarakat yang datang langsung maupun melalui layanan darurat 112 dan nomor resmi DisGulkarmat.

    Menindaklanjuti laporan, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dengan total 32 personel dari Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat dikerahkan ke lokasi kejadian.

    “Api berhasil dipadamkan dan operasi dinyatakan selesai dengan status hijau sekitar pukul 22.00 WIB,” ujarnya.

    Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Gulkarmat DKI Jakarta juga mengimbau para pengelola gedung dan media reklame elektronik untuk rutin melakukan pemeriksaan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa.

    Sebelumnya, Command Center Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat menerima laporan kebakaran papan reklame di kawasan Jalan M.H. Thamrin, tepatnya di samping Mal Sarinah, pada Minggu malam.

    Objek yang terbakar merupakan papan reklame dengan klasifikasi bangunan rendah (BR).

  • Daftar 20 SMA/SMK Terbaik di Indonesia Versi Puspresnas 2025

    Daftar 20 SMA/SMK Terbaik di Indonesia Versi Puspresnas 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Di Indonesia, ada sekitar 20 SMA/SMK yang masuk kategori terbaik versi Pusprenas.

    SMA terbaik di Indonesia bervariasi tergantung metodenya, tapi SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, SMA Pradita Dirgantara, SMAN Unggulan M.H. Thamrin, dan SMAN 8 Jakarta sering muncul di puncak daftar.

    Kategori itu berdasarkan prestasi olimpiade dan nilai UTBK, dengan SMAN Trensains sering di nomor satu dalam perolehan medali, sementara sekolah seperti MAN Insan Cendekia dan SMA Unggul Del juga sangat kuat. 

    Berikut daftar 20 SMA/SMK terbaik di Indonesia versi Pusprenas 2025

  • Megawati Lantik Dolfie Palit Jadi Ketua DPD PDI-P Jateng Periode 2025-2030
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        27 Desember 2025

    Megawati Lantik Dolfie Palit Jadi Ketua DPD PDI-P Jateng Periode 2025-2030 Regional 27 Desember 2025

    Megawati Lantik Dolfie Palit Jadi Ketua DPD PDI-P Jateng Periode 2025-2030
    Tim Redaksi
    SEMARANG, KOMPAS.com
    – Buntut mundurnya FX Hadi Rudyatmo dari jabatan Plt Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah, kini Dolfie Othniel Frederic Palit ditetapkan sebagai Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah periode 2025–2030 dalam Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Jawa Tengah.
    Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri ialah tindak lanjut Kongres PDI-P ke-6 di Hotel Patra Semarang, Sabtu (27/12/2025).
    Puan Maharani, Hendrar Prihadi, hingga Andika Perkasa juga turut menghadiri acara tersebut.
    Ketua DPD PDI-P
    Jateng terpilih,
    Dolfie Palit
    , mengatakan Jawa Tengah menjadi daerah ke-37 dari total 38 provinsi se-Indonesia yang menggelar agenda wajib partai Konferda.
    “Konferda ini adalah tindak lanjut dari Kongres Partai ke-6. Seluruh Indonesia melaksanakan Konferda, dan Jawa Tengah ini yang ke-37 dari 38 Konferda,” kata Dolfie di sela Konferda.
    Dia menuturkan agenda Konferda diawali dengan laporan pertanggungjawaban pengurus lama sekaligus penetapan dan pembentukan kepengurusan baru.
    “Laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya sudah disampaikan dan diterima. Selanjutnya dibentuk kepengurusan ke depan, dan saya ditugasi oleh Ibu Ketua Umum sebagai Ketua DPD Jawa Tengah,” lanjutnya.
    Menurut Dolfie, penunjukan dirinya sebagai penerus Bambang Wuryanto “Pacul” untuk memimpin Jateng didasari oleh hasil psikotes dan keputusan rapat pleno DPP PDI-P.
    “Kalau kami membaca SK, penunjukan ini berdasarkan psikotes dan rapat pleno DPP,” bebernya.
    Dia menyebut pengurus baru berjumlah 25 orang telah memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan dengan total delapan anggota perempuan.
    “Kepengurusan ini sudah memenuhi persyaratan keterwakilan perempuan. Ini menjadi komitmen partai,” tambahnya.
    Adapun struktur kepengurusan baru di DPP
    PDI-P Jawa Tengah
    periode 2026-2030 di antaranya:
    Ketua: Ir. Dolfie Othniel Frederic Palit.
    Sekretaris: H. Sumanto, S.H.
    Wakil Sekretaris Internal: Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M.
    Wakil Sekretaris Program: Eko Susilo
    Bendahara: Kaisar Kiasa Kasih Said Putra
    Wakil Bendahara: Dede Indra Permana
    Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai: H. Bambang Hariyanto B.
    Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu: Joko Sutopo
    Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Organisasi: Sarno
    Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi: Abang Baginda Muhammad Mahfudz Hasibuan
    Wakil Ketua Bidang Sumber Daya: Dr. Ir. Harris Turino Kurniawan, M.Si., M.M.
    Wakil Ketua Bidang Politik: Diah Pikatan Orissa Putri Haprani
    Wakil Ketua Bidang Pemerintahan Otonomi Daerah: Etik Suryani, S.E, M.M.
    Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi: Sofwan Dedy Ardyanto
    Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan: Diah Kartika Permanasri
    Wakil Ketua Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional: Krisseptiana
    Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana: dr. Messy Widiastuti
    Wakil Ketua Bidang Industri Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi, dan UMKM : Denny Nurcahyanto
    Wakil Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial: M. Dasum
    Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga: H. Masan
    Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan Kepada Tuhan: Juli Kristianto
    Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital: Eistianah
    Wakil Ketua Bidang Pertanian Pangan Kehutanan Lingkungan Hidup dan Kelautan Perikanan: Taufik Nur Hidayat
    Wakil Ketua Bidang Hukum Advokasi: Yohanes Winarto
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.