Tag: Maverick Vinales

  • Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2025: Marc Marquez Juara

    Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2025: Marc Marquez Juara

    JAKARTA – Marc Marquez terus melanjutkan performa apiknya pada seri pembuka MotoGP 2025 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand.

    Setelah berhasil meraih pole position pada Kualifikasi, pebalap anyar Ducati Lenovo Team itu juga berhasil menjadi juara Sprint Race MotoGP Thailand 2025 pada Sabtu, 1 Maret 2025, sore WIB.

    Debut Marc Marquez bersama Pabrikan Ducati berjalan mulus di Buriram yang terbilang sedang terik.

    Berkendara di tempat kemenangan gelar juara dunia terakhir pada 2019, Marquez mengubah posisi pole menjadi memimpin lebih awal dan tidak pernah merasa terganggu.

    Adiknya, Alex Marquez, yang memulai balapan di posisi kedua, kalah dari Francesco Bagnaia di Tikungan 1, tetapi merebut kembali posisi kedua saat keluar tikungan.

    Marquez bersaudara–yang menggunakan ban lunak di depan dan belakang–kemudian secara bertahap meninggalkan Bagnaia (ban keras di depan) di posisi ketiga.

    Selain itu, Marquez bersaudara itu juga menjauh untuk menangkis tantangan mengejutkan dari bintang pendatang baru alias rookie, Ai Ogura, yang mengakhiri Sprint Race di posisi keempat.

    Kemudian, Franco Morbidelli dari VR46 berada di posisi kelima yang awalnya dibuntuti Jack Miller dari Pramac–posisi teratas dari Yamaha.

    Namun, Miller apes karena mengalami kecelakaan di lap ketujuh sehingga harus puas mengakhiri Sprint Race tanpa bisa finis.

    Duo KTM, Brad Binder dan Pedro Acosta, terlibat pertarungan sengit di awal sebelum Acosta melepaskan diri dan terus menyalip Fabio Quartararo dari Monster Yamaha untuk posisi keenam.

    Johann Zarco dan Joan Mir saling berhadapan untuk memperebutkan siapa yang terbaik di Honda dan poin Sprint Race terakhir untuk posisi kesembilan.

    Ujungnya, Joan Mir yang bisa mengamankan tangga kesembilan diikuti Zarco melengkapi 10 besar.

    Sementara itu, Marco Bezzecchi memutar roda belakang saat start dan jatuh pada lap pembuka debutnya bersama Aprilia. Untungnya, dia berhasil naik ke posisi ke-12 hingga akhir balapan.

    Juara dunia saat ini, Jorge Martin, masih absen setelah mengalami cedera tangan lebih lanjut dalam latihan awal minggu ini digantikan oleh pebalap penguji Aprilia, Lorenzo Savadori.

    Performa Savadori jauh dari kata memuaskan. Setelah hanya berada di posisi terakhir dalam Kualifikasi, dia juga finis di posisi ke-20 Sprint Race. Awal yang kurang bagus bagi Aprilia.

    Begitu juga dengan Fabio di Giannantonio yang juga cedera pada hari pertama tes Sepang dan akhirnya bisa kembali untuk VR46. Namun, harus duduk dengan tiga lap tersisa, menderita apa yang tampak seperti masalah teknis daripada fisik.

    Hasil Sprint Race MotoGP Thailand 2025

    Marc Marquez – Ducati Lenovo (19:35,005)Alex Marquez – BK8 Gresini Ducati (+1,185)Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo (+3,423)Ai Ogura – Trackhouse Aprilia (+4.392)Franco Morbidelli – Pertamina VR46 Ducati (+5,790)Pedro Acosta – Red Bull KTM (+11.700)Fabio Quartararo – Monster Yamaha (+13,437)Brad Binder – Red Bull KTM (+14,228)Joan Mir – Honda HRC Castrol (+15,453)Johann Zarco – Castrol Honda LCR (+16,209)Raul Fernandez – Trackhouse Aprilia (+16.817)Marco Bezzecchi – Aprilia Racing (17.152)Fermin Aldeguer – BK8 Gresini Ducati (+17,741)Maverick Vinales – Red Bull KTM Tech3 (+18,984)Luca Marini – Honda HRC Castrol (+19.149)Miguel Oliveira – Pramac Yamaha (+19,569)Alex Rins – Monster Yamaha (+20.140)Enea Bastianini – Red Bull KTM Tech3 (+23,948)Somkiat Chantra – Idemitsu Honda LCR (+24,594)Lorenzo Savadori – Aprilia Racing (+31,443)

    Fabio Di Giannantonio – Pertamina VR46 Ducati (DNF)

    Jack Miller – Pramac Yamaha (DNF)

  • Alex Marquez Tercepat di Hari Ketiga Tes Pramusim MotoGP 2025 di Sepang

    Alex Marquez Tercepat di Hari Ketiga Tes Pramusim MotoGP 2025 di Sepang

    Jakarta

    Alex Marquez berhasil menjadi yang tercepat pada tes pramusim MotoGP 2025 hari ketiga yang diselenggarakan di Sirkuit Sepang, Malaysia, Jumat (7/2/2025). Kemudian di tempat kedua ada Francesco Bagnaia, dan Fabio Quartararo melengkapi posisi tiga besar.

    Alex yang mengendarai motor Ducati Desmosedici GP24 mencatatkan lap time 1 menit 56,493 detik. Catatan itu memecahkan capaian waktu Franco Morbidelli pada tes hari kedua dengan lap time 1 menit 57,21 detik dan juga memecahkan capaian waktu Fabio Quartararo di tes hari pertama 1 menit 57,555 detik.

    Sementara itu Francesco Bagnaia akhirnya bisa menjadi yang tercepat kedua dengan selisih waktu 0,007 detik dari Alex Marquez, diikuti Quartararo di urutan ketiga dengan jarak 0.231 detik.

    Sedangkan dari posisi keempat hingga keenam diisi oleh Franco Morbidelli, Marc Marquez, dan Pedro Acosta. Di bawahnya ada Johann Zarco, Marco Bezzecchi, Joan Mir, dan Alex Rins, yang melengkapi urutan ketujuh hingga kesepuluh.

    Setelah Sepang, tes pramusim MotoGP 2025 akan berlanjut ke Sirkuit Buriram Thailand dari tanggal 12-13 Februari. Thailand juga akan menjadi tuan rumah pertama MotoGP 2025 yang akan menggelar balapan pada 28 Februari.

    Sekadar informasi, spesifikasi mesin untuk Ducati, KTM, dan Aprilia akan dibekukan mulai dari GP Thailand hingga akhir tahun 2026, untuk mengurangi biaya pengembangan menjelang era baru 850cc pada tahun 2027.

    Sementara Honda dan Yamaha saat ini bebas melanjutkan pengembangan mesin, karena mereka meraih peringkat konsesi D.

    Hasil Tes Pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang Hari Ketiga

    1. Alex Marquez SPA Gresini Ducati (GP24) 1:56.493s
    2. Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP25) +0.007s
    3. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.231s
    4. Franco Morbidelli ITA VR46 Ducati (GP24) +0.455s
    5. Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP25) +0.549s
    6. Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +0.682s
    7. Johann Zarco FRA LCR Honda (RC213V) +0.711s
    8. Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP25) +0.835s
    9. Joan Mir SPA Honda HRC Castrol (RC213V) +0.848s
    10. Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.858s
    11. Fermin Aldeguer SPA Gresini Ducati (GP24)* +0.908s
    12. Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +0.959s
    13. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +1.121s
    14. Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* +1.261s
    15. Luca Marini ITA Honda HRC Castrol (RC213V) +1.296s
    16. Maverick Vinales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.372s
    17. Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1) +1.467s
    18. Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.518s
    19. Somkiat Chantra THA LCR Honda (RC213V)* +1.636s
    20. Michele Pirro ITA Ducati Test Rider (GP25) +2.628s
    21. Lorenzo Savadori ITA Aprilia Test Rider (RS-GP25) +3.001s
    22. Andrea Dovizioso ITA Yamaha Test Rider (YZR-M1) +3.436s

    (lua/dry)

  • Bastianini Ungkap Kelemahan Motor KTM

    Bastianini Ungkap Kelemahan Motor KTM

    Jakarta

    Enea Bastianini memulai petualangan baru bersama tim satelit KTM Tech3 di MotoGP 2025. Mantan pebalap Ducati Lenovo itu mengungkapkan kelemahan motor KTM jelang tes pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang, Malaysia, 5-7 Februari, besok.

    “KTM memang sangat kuat saat masuk (lintasan). Namun, tidak untuk waktu yang lama. Ketika ban aus dia mulai kehilangan kendali bagian belakang berkali-kali, dan tidak kembali lagi (ke performa awal). Ini adalah salah satu masalah dan kita harus menyelesaikannya,” ungkap Bastianini dikutip dari Crash.

    Lemahnya daya cengkeram ban belakang memang menjadi masalah sebagian besar tim MotoGP musim lalu dan musim-musim sebelumnya. Lemahnya traksi ban belakang di motor KTM, juga dikeluhkan pebalap pabrikan Red Bull KTM, Brad Binder.

    Namun dengan kehadiran pebalap berpengalaman seperti Bastianini dan Maverick Vinales di KTM, pabrikan asal Austria boleh berharap lebih KTM RC16 akan makin membaik di musim ini. Apalagi mereka masih memiliki pebalap penguji sekelas Dani Pedrosa. Bastianini pun berencana melakukan diskusi dengan Pedrosa.

    “Jika saya bertemu Dani, mungkin kita harus bicara sebentar. Motor saya mirip dengan yang saya uji pada tes Barcelona. Saya harus percaya diri di awal, dan juga mempelajari KTM. Kemudian, di hari kedua, saya bisa mempelajari solusi baru,” ungkap pebalap asal Italia itu.

    Bastianini juga memberi catatan bagaimana kondisi fisik seorang pebalap harus dikelola secara benar saat melalui tes tiga hari tersebut. Intinya, pebalap jangan terlalu ngotot melakukan banyak pengujian pada hari pertama.

    “Penting untuk mengetahui batas energi yang kita miliki. Kadang-kadang Anda melakukan banyak putaran pada hari pertama, lalu pada hari kedua Anda hancur. Kondisi fisik Anda mungkin bagus, tetapi tidak untuk MotoGP. Karena berbeda dengan motor lain,” tukasnya.

    (lua/lth)

  • Tim MotoGP 2025 KTM Meluncur, Satelit dan Pabrikan Hampir Tak Ada Perbedaan

    Tim MotoGP 2025 KTM Meluncur, Satelit dan Pabrikan Hampir Tak Ada Perbedaan

    Jakarta

    KTM resmi merilis tim balap buat mengarungi MotoGP 2025. Menariknya, antara tim pabrikan dan tim satelit, hampir tak ada perbedaan dari segi warna dan grafis. Tim satelit dan tim pabrikan menggunakan corak yang sama, kombinasi hitam dan oranye.

    Dikutip dari Crash, musim 2025 akan menjadi musim kesembilan KTM sejak melangkah ke MotoGP pada tahun 2017. Kendati sudah meluncurkan tim satelit dan tim pabrikan, KTM sedang mengalami krisis keuangan. Bahkan partisipasi merek asal Austria ini di MotoGP tahun depan belum bisa dipastikan.

    Pada MotoGP 2025, KTM akan menurunkan motor RC16 spek pabrikan untuk tim KTM Factory Racing dan tim KTM Tech3. Brad Binder dan Pedro Acosta akan memperkuat tim pabrikan, sementara Maverick Vinales dan Enea Bastianini berada di tim satelit.

    Jika tahun lalu tim satelit KTM masih menggunakan merek GASGAS, maka untuk tahun ini beralih ke merek KTM dengan kolaborasi bersama Tech3. Menariknya, hampir tidak bisa dibedakan antara tim pabrikan dan tim satelit, karena keduanya memiliki corak dan warna yang sangat identik.

    Perbedaan hanya ada di bagian stiker sponsor, di mana tim KTM Tech3 menampilkan merek Motul di bagian bawah fairing, sementara motor tim pabrikan KTM memakai stiker Mobil 1 di bagian bawah fairing.

    “Ada banyak pertanyaan tetapi kami telah menjelaskan sejak hari terakhir musim 2024: kami di sini untuk balapan dan kami sangat serius untuk meraih kesuksesan di dalam kejuaraan yang fantastis ini yang menyebarkan sepeda motor dan balap sepeda motor ke banyak penjuru dunia. Tahun 2025 telah dimulai dengan kuat bagi kami dengan kemenangan penting di Dakar dan juga kemenangan di AMA Supercross,” ujar Pit Beirer selaku Direktur KTM Motorsports.

    “Kini merupakan suatu kebahagiaan tersendiri untuk memperkenalkan tim MotoGP kami dan melihat motor kami telah siap berkompetisi untuk tahun kesembilan berturut-turut. Balapan merupakan bagian penting dari DNA KTM dan kami berkomitmen. Untuk musim mendatang dan dengan Brad, Pedro, Enea dan Maverick, serta semua pengalaman dan pengetahuan di pit, ada banyak hal positif dan adrenalin untuk memulai. Musim ini bisa jadi musim yang besar bagi kami, dan saya harap begitu,” tukasnya.

    [Gambas:Instagram]

    (lua/rgr)

  • Komentar Rossi dan Vinales Soal Tunggangan Baru Mereka

    Komentar Rossi dan Vinales Soal Tunggangan Baru Mereka

    JAKARTA – Valentino Rossi dan Maverick Vinales punya tunggangan baru untuk balapan musim depan. Yamaha YZR-M1, kini memiliki mesin lebih halus dan tambahan kecepatan puncak dalam tingkat tertentu.

    Kedua pebalap selama dua hari menguji mesin baru dan purwarupa sasis dari Yamaha dan mengumpulkan sebanyak mungkin data untuk dibawa ke tes di Jerez pekan depan. Mereka berharap bisa membangun paket balapan secara umum di sana.

    Rossi memang mengalami masalah teknis di hari kedua dan terakhir tes pramusim di Valencia, Rabu, 20 November waktu setempat, namun mampu mencatatkan waktu di peringkat ke-9 secara keseluruhan.

    “Tes yang positif, saya cukup senang karena kami bekerja dengan baik. Penting bagi kami mencoba motor baru ini, purwarupa 2020. Motor itu bagus, tak terlalu buruk. Kami masih harus banyak berbenah, tapi kami ada perbaikan,” kata juara dunia sembilan kali itu.

    All ears turned to @ValeYellow46 as he debriefs the team after two full days of testing

    Just over 5 minutes to go here @CircuitValencia ⏱️#ValenciaTest pic.twitter.com/GxJGPSDf3p

    — MotoGP™ (@MotoGP) 20 November 2019

    Sementara Vinales finis P2 di hari pertama dan memuncaki hari kedua mengungguli dua pebalap tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli. Pebalap Spanyol unggul 0,932 detik dari catatan waktu Rossi. Meski belum cukup puas, ia mendapati mesin baru dan sasis yang bekerja cukup baik.

    “Kami masih harus terus bekerja, tapi tes ini positif karena kami membawa perubahan yang signifikan, dan itu yang terpenting. Grip di Valencia sini fantastis ketika tes, jadi jika grip rendah di Jerez, kami akan tahu. Saat ini saya merasakan ada potensi dan kami harus memahami bagaimana merealisasikannya,” kata Vinales dalam keterangan tertulis di laman resmi tim.

    “Jerez memiliki desain trek yang benar-benar berbeda. Trek yang bagus untuk tes, karena biasanya jika motor berjalan baik di sana maka dia akan baik di mana saja. Di sana akan terlihat sekuat apa kami.”

    Ini merupakan tes Valencia terakhir di MotoGP mengingat mulai tahun depan sesi itu akan ditiadakan karena bertambahnya seri balapan di kalender 2021. Tes pramusim terakhir tahun ini akan digelar di Jerez pada Senin dan Selasa pekan depan.

  • Ini 2 Tim Balap MotoGP yang Bakal Meluncur di Jakarta

    Ini 2 Tim Balap MotoGP yang Bakal Meluncur di Jakarta

    Jakarta

    Ada dua tim MotoGP yang bakal mengenalkan pebalap dan motor terbarunya di Jakarta, Indonesia. Simak rangkumannya!

    Tim pertama adalah Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli dijadwalkan hadir dalam peluncuran tim di kawasan Jakarta Selatan pada 25 Januari 2025. Musim lalu, peluncuran tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team digelar di Emilia Romagna, Italia.

    Tim akan memanfaatkan kunjungan ke Jakarta untuk lebih dekat dengan para penggemar di Indonesia. Sayangnya, belum ada keterangan resmi, apakah Valentino Rossi turut hadir di lokasi atau tidak.

    Selain tim balap Rossi, Honda juga memilih Jakarta sebagai tempat peluncuran motor untuk musim MotoGP 2025. Detail lokasinya belum terungkap. Peluncuran bakal dilakukan pada 1 Februari 2025.

    Ada banyak hal yang bakal mencuri perhatian dari motor MotoGP Honda. Sebab pabrikan asal Jepang ini telah mengakhiri kerja sama selama 30 tahun dengan perusahaan oli asal Spanyol, Repsol. Kerja sama itu telah melahirkan salah satu livery paling terkenal di dunia balap motor.

    Honda Racing Corporation juga sudah meninggalkan skema warna oranye Repsol pada tahun 2024. Joan Mir dan Luca Marini bakal menggunakan warna yang mempromosikan identitas korporatnya, yakni kombinasi merah, putih, dan biru. Diprediksi warna itu bakal tampil lebih menonjol pada RC213V pabrikan tahun 2025.

    Peluncuran tim balap MotoGP di negara lain

    Dari negeri tetangga, ada lima tim balap yang akan meluncur di Malaysia. Mulai dari Monster Energy Yamaha dan Pramac Yamaha dijadwalkan meluncurkan tim pada 31 Januari 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia. Alex Rins dan Fabio Quartararo masih dipercaya sebagai ujung tombak pabrikan, sedangkan tim satelit sudah memilih Miguel Oliveira dan Jack Miller.

    Kemudian LCR Honda sebagai tim satelit bakal melakukan peluncuran pada 8 Februari, satu hari selepas sesi tes di Sepang, Malaysia. Ini jadi penampilan perdana Somkiat Chantra sebagai pebalap Thailand pertama yang berlaga di MotoGP. Dia bakal menjadi tandem dari Johann Zarco dengan warna livery yang berbeda.

    Selanjutnya KTM dan Tech 3 juga memilih Malaysia sebagai tempat peluncuran tim. Ada banyak wajah baru di Tech 3 yakni Maverick Vinales dan Enea Bastianini. Sedangkan KTM sebagai pabrikan utama mengandalkan Brad Binder dan Pedro Accosta. Tim ini dijadwalkan rilis pada 30 Januari 2025.

    Trackhouse akan mengungkap corak motor MotoGP 2025 yang pertama kali pada 14 Januari mendatang di Charlotte, Amerika Serikat. Tim asal Amerika Serikat yang lebih dikenal dengan prestasinya di NASCAR ini memasuki musim keduanya di kelas utama. Mereka telah mengontrak juara Moto2 Ai Ogura untuk menjadi tandem Raul Fernandez.

    Aprilia akan membuka selubung motor RS-GP spesifikasi 2025 di Milan pada 16 Januari, dua hari setelah tim satelitnya, Trackhouse, memamerkan motor barunya. Ini akan menjadi hari yang penting bagi tim yang berbasis di Noale, karena mereka akan menyambut sang juara bertahan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi yang telah memenangkan beberapa balapan.

    Gresini akan memamerkan motor MotoGP 2025 untuk pertama kalinya pada 18 Januari dalam sebuah acara peluncuran di Imola, yang berjarak hanya 20 menit dari markas mereka di Faenza. Alex Marquez, yang akan tetap bersama tim untuk musim ketiga. Dia bakal ditemani pendatang baru Fermin Aldeguer.

    Ducati mempresentasikan tim tahun 2025 di resor ski Madonna di Campiglio, Italia utara, pada tanggal 20 Januari. Francesco Bagnaia danMarc Marquez, akan memperkenalkan corak baru Ducati GP25 di hadapan para petinggi perusahaan.

    (riar/dry)

  • Martin Pesimis Bisa Tahan Gelar Juara Dunia, Sadar Motornya Lebih Bapuk

    Martin Pesimis Bisa Tahan Gelar Juara Dunia, Sadar Motornya Lebih Bapuk

    Jakarta

    Jorge Martin sadar betul tunggangan Aprilia kurang oke ketimbang Ducati. Dia pesimis bisa mempertahankan gelar juara dunia.

    Martin baru memenangkan kejuaraan dengan motor paling superior di atas lintasan, Ducati Desmosedici GP24. Kini dia harus berjuang dengan motor yang diwariskan oleh sahabatnya, Aleix Espargaro.

    Beberapa kali Martin harus adaptasi dengan motor asal pabrikan Noale tersebut. Ketika start misalnya, motornya sempat gecol alias tidak stabil.

    Aprilia RS-GP sejatinya punya potensi sebagai kompetitor terdekat Ducati. Buktinya Maverick Vinales bisa menyapu bersih kemenangan sprint dan main race di MotoGP Amerika 2024.

    Namun performa Aprilia yang naik turun bikin Martin cemas terkait masa depannya.

    “Tantangannya sangat besar, karena saya mengambil motor yang saya tidak tahu apakah itu telah menjadi yang kedelapan atau kesembilan, melawan motor yang telah melakukan yang pertama, kedua, ketiga dan keempat, yaitu Ducati,” jelas Martin dikutip dari Diario AS, Kamis (2/1/2025).

    Pebalap Spanyol itu sudah menguji Aprilia RS-GP spesifikasi 2024 dan 2025, menyelesaikan total 77 putaran. Dia berada di posisi ke-11 pada catatan waktu. Martin sempat mengalami kecelakaan kecil di akhir sesi.

    Martin sadar betul perannya di Aprilia sangat berbeda saat bersama Ducati. Kali ini dia bertugas untuk mengembangkan sepeda motor lebih baik lagi, bahkan mendekati level Ducati, namun hal ini bukan sesuatu yang mudah dilakukan Martin.

    Bukan hanya itu, muncul kekhawatiran si Martinator akan kesulitan menjinakkan RS-GP. Soalnya, selama berkarier di kelas premier, Jorge Martin belum pernah menunggangi motor selain Desmosedici.

    “Jika saya melanjutkan dengan Ducati, tujuannya akan sama, untuk memberikan yang terbaik. Tapi jelas, pergi untuk meraih kenangan, karena saya siap untuk itu. Sekarang, saya tidak tahu. Saya tidak tahu bagaimana motor baru itu bekerja,” ujar Martin.

    Martin menegaskan bahwa era Ducati belum akan berakhir di MotoGP musim depan. Apalagi, Bagnaia dan Marc Marquez yang akan menjadi joki Desmosedici GP25.

    “Akan ada banyak gelar juara di garasi itu, tapi siapa yang tahu. MotoGP sudah melewati era: ada era Yamaha, ada era Honda, Ducati era…Siapa yang tahu kalau tahun depan akan menjadi era lainnya. Tapi, pada saat ini saya melihat Bagnaia sebagai favorit, dengan Marc Marquez yang sangat dekat,” ujar Martin.

    (riar/rgr)

  • KTM Dikabarkan Pamit dari MotoGP Tahun 2026

    KTM Dikabarkan Pamit dari MotoGP Tahun 2026

    Jakarta

    KTM dikabarkan akan berhenti berpartisipasi di MotoGP mulai tahun 2026. Hal itu menyusul krisis finansial yang dialami merek motor buatan Austria tersebut. Jika terus ikut dalam kegiatan MotoGP yang sangat mahal, akan sangat membebani keuangan KTM.

    Sebagai informasi, KTM mengalami krisis keuangan karena mengalami kelebihan produksi dan penurunan penjualan yang signifikan. Selain itu, KTM juga gagal dalam proyek sepeda motor listriknya.

    KTM pun menanggung beban utang sebesar 2,9 miliar euro (Rp 48 triliun). Krisis itu tak hanya mengancam bisnis sepeda motor KTM, tapi juga mulai merembet ke partisipasi mereka di balap MotoGP.

    Dikutip dari laman Crash, Alpine Creditors Association (AKV) melaporkan setelah sidang pertama, bahwa langkah reorganisasi saat ini mencakup rencana keluarnya KTM dari MotoGP. Sebelumnya KTM memastikan tetap mengikuti MotoGP pada 2025, namun mereka tidak menjelaskan rencananya di MotoGP setelah tahun 2025.

    Sebuah laporan dari media Austria Der Standard pada Minggu (29/12) menyatakan bahwa keluarnya KTM dari MotoGP akan terjadi pada tahun 2026, yang merupakan tahun terakhir kesepakatannya mereka saat ini dengan Dorna Sports.

    Dari empat pebalap KTM yang berpartisipasi di MotoGP, hanya Brad Binder yang memiliki kontrak hingga akhir 2026. Sementara Pedro Acosta, Enea Bastianini, dan Maverick Vinales memiliki kontrak ‘multi-tahun’. Andai hengkang dari MotoGP, KTM akan menghemat biaya tahunan sebesar 46 juta euro atau setara Rp 778 miliar.

    Analisis dari Boston Consulting Group mengatakan KTM masih memiliki masa depan dan ada beberapa investor yang tertarik menanamkan modal sebesar 700 juta euro (Rp 11,8 triliun) ke perusahaan berwarna orange tersebut.

    Dalam wawancara dengan Speedweek baru-baru ini, bos KTM, Pit Beirer, mengungkapkan bahwa merek tersebut sedang melakukan pembicaraan dengan manajemen juara dunia Formula 1 tujuh kali Lewis Hamilton.

    Hamilton telah dikaitkan awal tahun ini dengan pembelian tim Gresini, sementara Liberty Media mengonfirmasi bahwa Hamilton telah menyatakan minatnya kepada raksasa media AS itu untuk terlibat dalam MotoGP.

    Para investor punya waktu hingga minggu ketiga bulan Januari 2025 untuk mengajukan penawaran mereka. Investasi mereka sangat diperlukan buat rencana restrukturisasi KTM, yang harus memenuhi kuota pembayaran utang sebesar 30% yang ditetapkan. Rencana tersebut akan diputuskan melalui pemungutan suara oleh para kreditor pada akhir Februari 2025.

    (lua/din)

  • ‘Pak RT’ Pensiun, Duo Rookie Masuk Susunan

    ‘Pak RT’ Pensiun, Duo Rookie Masuk Susunan

    Jakarta

    MotoGP 2025 bakal segera dimulai awal tahun depan dengan sesi tes pramusim. Tim-tim MotoGP 2025 sudah mendapatkan line up pebalap yang bakal mereka andalkan di tahun depan. ‘Pak RT’ Aleix Espargaro pensiun, sementara duo pebalap rookie Ai Ogura dan Somkiat Chantra akan memulai petualangan baru di kelas premier.

    Tiga pebalap MotoGP pada 2024 dipastikan tidak akan menjadi pebalap utama pada 2025. Mereka adalah Aleix Espargaro, Augusto Fernandez, dan Takaaki Nakagami. Aleix Espargaro memilih pensiun dari MotoGP dan meninggalkan tim Aprilia Racing. Pebalap Spanyol itu akan menjadi pebalap penguji di Honda pada musim 2025.

    Aleix Espargaro Foto: AP/Rui Vieira

    Sementara itu Augusto yang posisinya terdepak dari pebalap utama Red Bull Tech3 GASGAS KTM, gencar diisukan akan menjadi test rider Yamaha pada 2025. Namun berita tersebut belum dikonfirmasi oleh pabrikan berlambang garpu tala.

    Sedangkan Takaaki Nakagami yang terlempar dari LCR Honda Idemitsu juga pensiun dari MotoGP. Tapi tenaga dan pikiran Nakagami masih dibutuhkan tim satelit Honda itu. Nakagami akan menjadi test rider Honda pada 2025 bersama Espargaro.

    Beralih ke susunan pebalap MotoGP 2025. Ada beberapa pebalap yang mendapatkan tim baru, seperti Marc Marquez yang pindah ke tim pabrikan Ducati Lenovo, lalu Jorge Martin yang pindah ke tim pabrikan Aprilia Racing, juga ada dua rookie yang naik kelas dari Moto2, mereka adalah Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) dan Somkiat Chantra (LCR Honda Idemitsu).

    Somkiat Chantra Foto: Gold and Goose

    Berikut Daftar Pebalap MotoGP 2025:

    1. Marc Marquez – Ducati Lenovo (kontrak hingga 2026)
    2. Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo (kontrak hingga 2026)
    3. Pedro Acosta – Red Bull KTM Factory Racing (kontrak multi-tahun)
    4. Brad Binder – Red Bull KTM Factory Racing (kontrak hingga 2026)
    5. Jorge Martin – Aprilia Racing (kontrak multi-tahun)
    6. Marco Bezzecchi – Aprilia Racing (kontrak multi-tahun)
    7. Fabio Quartararo – Monster Energy Yamaha MotoGP (kontrak hingga 2026)
    8. Alex Rins – Monster Energy Yamaha MotoGP (kontrak hingga 2026)
    9. Luca Marini – Honda (kontrak hingga 2025)
    10. Joan Mir – Honda (kontrak hingga 2026)
    11. Fabio di Giannantonio – Pertamina Enduro VR46 (kontrak dengan Ducati hingga 2026)
    12. Franco Morbidelli – Pertamina Enduro VR46 (kontrak hingga 2025)
    13. Alex Marquez – Gresini Racing MotoGP (kontrak dengan Gresini hingga 2026)
    14. Fermin Aldeguer – Gresini Racing MotoGP (kontrak dengan Ducati hingga 2026 dan opsi perpanjangan dua tahun)
    15. Miguel Oliveira – Prima Pramac Racing (kontrak dengan Yamaha hingga 2026)
    16. Jack Miller – Prima Pramac Racing (kontrak dengan Yamaha hingga 2025)
    17. Johann Zarco – LCR Honda Castrol
    18. Somkiat Chantra – LCR Honda Idemitsu
    19. Raul Fernandez – Trackhouse Racing
    20. Ai Ogura – Trackhouse Racing
    21. Maverick Vinales – Red Bull KTM Tech3 (kontrak multi-tahun)
    22. Enea Bastianini – Red Bull KTM Tech3 (kontrak multi-tahun)

    (lua/lth)

  • Bisakah Jorge Martin Tampil Bagus di Aprilia?

    Bisakah Jorge Martin Tampil Bagus di Aprilia?

    Jakarta

    Jorge Martin akan memulai petualangan baru bersama Aprilia pada MotoGP 2025. Banyak yang bertanya-tanya, apakah Martin bisa langsung nyetel dengan motor Aprilia RS-GP, yang masih memiliki banyak kekurangan?

    Sebelumnya, Martin adalah rider Ducati. Di atas motor MotoGP Ducati Desmosedici, Martin begitu perkasa hingga akhirnya berhasil menyabet gelar juara MotoGP untuk kali pertamanya di musim 2024.

    Namun pada MotoGP 2025 nanti, Martin tak lagi bersama dengan motor yang mengantarkannya juara dunia itu. Martin akan membesut motor Aprilia. Tentunya Martin butuh banyak adaptasi untuk bisa tampil bagus bersama motor MotoGP Aprilia RS-GP.

    Jorge Martin juara MotoGP 2024 Foto: REUTERS/Pablo Morano

    Pengamat MotoGP dari laman Crash, Peter McLaren, mengatakan, agar Martin bisa tampil bagus bersama RS-GP, maka Aprilia harus meracik motor yang konsisten bersaing di barisan terdepan. Berkaca dari musim 2024, motor Aprilia RS-GP yang dikendarai Aleix Espargaro dan Maverick Vinales belum bisa menunjukkan hal itu.

    “Tahun (2024) ini mereka adalah satu-satunya pabrikan yang mengalahkan Ducati, yang merupakan sebuah prestasi tersendiri. Tetapi pada saat yang sama, mereka tertinggal dari KTM di klasemen konstruktor,” ungkap McLaren.

    “Jadi, ini semacam hal yang sulit bagi Aprilia. Tapi intinya, mereka benar-benar harus meningkatkan performa rata-rata motor mereka kalau ingin bersaing merebutkan gelar,” tambahnya.

    Jurnalis Crash, Lewis Duncan, mengatakan, Aprilia harus memperbaiki aspek cengkeraman ban belakang jika ingin bersaing di MotoGP 2025. Melihat musim 2024, hanya tim Ducati yang memiliki cengkeraman ban belakang yang baik, sehingga mereka bisa tampil sangat konsisten dan mendominasi.

    “Masukan yang Aprilia perlu dapatkan dari Martin adalah, bagaimana Ducati 2024 membuat ban belakang Michelin 2024 bekerja dengan baik,” terang Duncan. “Bukan karena ban belakangnya jelek, tapi karena ban belakang baru ini punya cengkeraman yang jauh lebih baik, sehingga hanya Ducati yang mampu memaksimalkannya,” tambah dia.

    Duncan menambahkan, pebalap-pebalap Aprilia memiliki sejumlah masalah musim lalu yang harus segera diselesaikan oleh prinsipal Aprilia. “Kita tahu KTM memiliki masalah terkait getaran yang kemungkinan besar terkait dengan ban belakang, Honda juga punya, Ducati juga punya. Saya tak ingat pebalap Aprilia terlalu banyak mengeluh tentang masalah getaran, tetapi mereka punya masalah lain: masalah cengkeraman, traksi, dan degradasi (pengikisan ban) yang cukup tinggi di MotoGP,” bilang Duncan.

    (lua/rgr)