Tag: Marullah Matali

  • Bamus Betawi perkuat barisan dukung kebijakan Pemprov DKI

    Bamus Betawi perkuat barisan dukung kebijakan Pemprov DKI

    Jakarta (ANTARA) – Bamus Betawi mengajak jajaran organisasi kemasyarakatan tersebut memperkuat barisan untuk menyukseskan setiap kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

    “Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, Bamus Betawi harus berperan aktif mendukung dan menyumbangkan ide-ide pembangunan di Jakarta,” kata Ketua Umum (Ketum) Bamus Betawi, H Riano P Ahmad di Jakarta, Ahad.

    Riano menekankan pentingnya memperkuat soliditas organisasi Bamus Betawi sebagai induk dari ormas-ormas Betawi se-Jakarta.

    Apalagi, Bamus Betawi sudah berusia ke-43 tahun tepat Sabtu (16/8) kemarin.

    Perjalanan 43 tahun Bamus Betawi penuh dinamika yang memberi banyak pengalaman. “Ke depan, kita perlu menguatkan barisan dan berperan aktif menyukseskan kebijakan pemerintah,” katanya.

    Riano mengapresiasi Sekda DKI yang juga Ketua Majelis Adat Betawi Marullah Matali. Marullah banyak berjasa dalam mendorong kader-kader Betawi menempati posisi penting di birokrasi.

    “Alhamdulillah, berkat dorongan Pak Sekda, orang Betawi bisa tumbuh dan berkembang. Bahkan kini banyak yang menduduki jabatan strategis,” katanya.

    Ketua Majelis Adat Betawi Marullah Matali menyinggung sejarah panjang masyarakat Betawi yang berakar dari berbagai suku dan bangsa.

    Marullah mengaitkan perjalanan Betawi dengan usia Jakarta yang akan memasuki 500 tahun pada 2027 mendatang.

    “Betawi punya catatan sejarah sendiri yang penuh dinamika. Anak Betawi dikenal pluralis, jagoan dan selalu siap bekerjasama dengan siapa pun,” ujar Marullah.

    Acara HUT ke-43 Bamus Betawi dihadiri ratusan warga Betawi dengan mengenakan busana tradisional. Hadir juga sejumlah tokoh Betawi, pejabat Pemprov DKI Jakarta dan jajaran Wali Kota Jakarta Barat.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pemprov DKI berkomitmen perkuat peran lembaga keagamaan

    Pemprov DKI berkomitmen perkuat peran lembaga keagamaan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen memperkuat peran lembaga keagamaan di ibu kota, salah satunya Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur’an (LBIQ) dalam pembinaan kehidupan beragama untuk mewujudkan masyarakat berakhlak mulia.

    “Keberadaan LBIQ dan lembaga sejenis harus terus dijaga dan difasilitasi agar dapat menjalankan fungsi regulasi, fasilitasi, dan pemberdayaan secara optimal,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali di Jakarta, Kamis.

    Dia pun mengajak seluruh pihak agar bersinergi memperkuat peran lembaga keagamaan sehingga semakin menonjol di tengah masyarakat.

    “Sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan akan menciptakan harmoni di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang menjunjung nilai-nilai religius,” kata Marullah.

    Pemprov DKI, sambung dia, menilai lembaga keagamaan dibutuhkan untuk mengatur urusan masyarakat yang bersentuhan dengan agama.

    Maka dari itu, dukungan pun kerap diberikan kepada lembaga keagamaan, salah satunya melalui alokasi dana hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setiap tahun.

    Menurut dia, dukungan itu penting untuk menjaga keberlangsungan, efektivitas, dan keselarasan visi pembinaan kehidupan beragama di Jakarta.

    Marullah yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina LBIQ DKI Jakarta itu menegaskan LBIQ merupakan lembaga yang fokus pada pembelajaran Al-Qur’an serta bahasa Arab dan telah melahirkan ribuan alumni.

    LBIQ yang diresmikan pada era Gubernur R Soeprapto tahun 1985 itu merupakan lembaga non-struktural yang dibentuk oleh Pemprov DKI atas inisiatif Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta.

    “LBIQ telah menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya mengajarkan Al-Qur’an dan bahasa Arab, tetapi juga menanamkan nilai moral yang luhur kepada masyarakat,” tegas Marullah.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala LBIQ DKI Jakarta Supli Ali menyampaikan selama lebih dari 40 tahun, LBIQ DKI Jakarta menawarkan berbagai paket pembelajaran bagi masyarakat.

    Paket tersebut mencakup pembelajaran dasar, seperti membaca Al-Qur’an, bahasa Arab, dan bahasa Arab Qurani, serta program lanjutan, seperti Pelatihan Guru Al-Qur’an, Pelatihan Guru Bahasa Arab, Program Tahsinut Tilawah, Program Studi Naskah Ulumul Qur’an, Kajian Al-Qur’an, serta Halaqah Guru Binaan dan Kader Instruktur Al-Qur’an.

    “Saat ini, LBIQ DKI Jakarta melayani sekitar 3.000 peserta didik per angkatan, tanpa dipungut biaya. Mereka datang tidak hanya dari Jabodetabek, tetapi juga dari kota-kota lain di luar Jakarta,” pungkas Supli.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • DKI tekankan pentingnya ciptakan sekolah jadi ruang aman

    DKI tekankan pentingnya ciptakan sekolah jadi ruang aman

    Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali menekankan pentingnya menciptakan sekolah sebagai ruang aman dan nyaman bagi siswa dalam mengembangkan potensi diri.

    Kondisi tersebut dapat terwujud melalui kerja sama dan kolaborasi antara siswa dan para pendidik,” kata dia saat meninjau SMP Negeri 85 Jakarta dan SMA Negeri 34 Jakarta yang sedang melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis.

    Sekretaris daerah (sekda) mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen dalam menyediakan pendidikan berkualitas di seluruh jenjang.

    Dia berharap MPLS menjadi langkah awal yang positif bagi siswa untuk beradaptasi dan membentuk karakter yang tangguh selama masa belajar.

    “Semoga dalam lima hari MPLS ini, seluruh siswa dapat mengikuti dengan baik, lulus dan siap menjalani pendidikan dengan semangat hingga kelulusan nanti,” kata dia.

    Dia juga mengajak siswa untuk membangun hubungan yang baik dengan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, sesama siswa hingga tenaga kependidikan dan lingkungan sekitar.

    “Di sini kalian akan berkolaborasi, bekerja sama, dan menjalin hubungan. Semua itu membutuhkan kolaborasi dengan bapak dan ibu guru untuk dirangkai menjadi kekuatan bersama,” katanya.

    Sekda didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana. Dalam kunjungannya, dia menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa baru dan mendorong mereka agar bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan

    “Niatkan dengan tulus, karena selain ilmu dan wawasan, kalian juga akan mendapatkan persahabatan dan teman-teman baru,” katanya.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ribuan generasi muda di Jakarta siap jadi duta kemanusiaan

    Ribuan generasi muda di Jakarta siap jadi duta kemanusiaan

    Sebanyak 1.200 generasi muda di Jakarta mengikuti pelaksanaan Jumpa Bhakti Gembira Palang Merah Remaja (Jumbara PMR) DKI Jakarta tahun 2025 di Lapangan Kempi II, Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (2/7/2025). ANTARA/HO-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    Ribuan generasi muda di Jakarta siap jadi duta kemanusiaan
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Kamis, 03 Juli 2025 – 17:27 WIB

    Elshinta.com – Sebanyak 1.200 generasi muda di Jakarta siap menjadi duta kemanusiaan, sekaligus remaja tangguh, setelah melewati pembinaan melalui kegiatan kepalangmerahan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) pada 2025.

    “Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung penuh pembinaan generasi muda, termasuk melalui kegiatan kepalangmerahan PMI dalam Jumpa Bhakti Gembira Palang Merah Remaja (Jumbara PMR) DKI Jakarta,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati di Jakarta, Kamis.

    Ani menyebut, Jumbara PMR 2025 yang digelar pada 30 Juni-2 Juli ini bukan hanya menjadi seremonial semata, tetapi titik awal bagi peserta untuk menerapkan nilai-nilai positif PMR dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan sekitar. Selain itu, hal itu menjadi momentum penting dalam memperkuat gerakan remaja PMI sebagai agen perubahan yang aktif, berjiwa kemanusiaan dan siap menjadi pemimpin masa depan.

    Ani berharap, para peserta yang telah mengikuti kegiatan tersebut dapat pulang dengan membawa pengalaman baru, semangat gotong royong dan komitmen untuk terus menebar kebaikan.

    “Selamat kepada seluruh kontingen yang telah mengikuti Jumbara ke-10 ini. Apresiasi saya sampaikan kepada panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan Jumbara PMR 2025,” ujar Ani.

    Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta Rustam Effendi mengatakan, 1.200 generasi muda yang ikut Jumbara PMR DKI Jakarta 2025 tersebut berasal dari lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Menurut Rustam, Jumbara bukan sekadar pertemuan, tapi ruang pembentukan karakter untuk melahirkan remaja Jakarta yang tangguh, inovatif dan peduli sesama.

    “Mereka inilah generasi yang akan menjaga nilai-nilai kemanusiaan di masa depan,” tegas Rustam.

    Jumbara PMR 2025 memiliki tiga agenda utama, yakni menjalin silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, serta melatih kreativitas dan kemandirian anggota PMR. Salah satu peserta asal Jakarta Timur yang terpilih menjadi Koordinator Forum Remaja PMI DKI Jakarta periode 2025–2027, Amirah Salsabila (16) mengatakan, kegiatan ini penting dilakukan untuk meningkatkan jiwa kemanusiaan generasi muda.

    “Saya sangat bersyukur dan bahagia atas kepercayaan ini. Insyaallah saya akan melaksanakan amanah sebagai Koordinator Forum Remaja sebaik mungkin, dengan semangat kolaboratif dan inklusif, serta siap meningkat jiwa kemanusiaan,” kata Amirah.

    Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Marullah Matali membuka secara resmi Jumbara PMR DKI Jakarta Tahun 2025 di Lapangan Kempi II, Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Senin (30/6). Marullah mengatakan, Jumbara PMR DKI Jakarta tahun ini diikuti sebanyak 1.200 peserta. Mereka merupakan pelajar tingkat SD hingga SMA dan sederajat.

    Tiga hari pelaksanaan Jumbara banyak diisi kegiatan lomba-lomba yang sifatnya menyenangkan dan menciptakan kreativitas remaja yang merupakan anggota PMR DKI Jakarta.

    Sumber : Antara

  • Kyai Betawi Mu’allim Bunyamin Berpulang Meninggalkan Jejak Ilmu Sejak Muda

    Kyai Betawi Mu’allim Bunyamin Berpulang Meninggalkan Jejak Ilmu Sejak Muda

    JAKARTA – Kabar duka menyelimuti warga Betawi dan umat Islam di Jakarta dengan wafatnya salah satu ulama KH Bunyamin bin H Muhammad, pada Kamis, 12 Juni 2025. Ia menghembuskan napas terakhirnya di kediamannya di Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

    Kyai Bunyamin adalah salah seorang murid kesayangan almaghfurlah muallim Syafi’i Hadzami. Beliau adalah seorang kyai muda yang sangat alim dan tawadhu’. Tidak hanya itu, beliau merupakan ulama betawi yang di kenal tidak mau berpolitik praktis.

    Para pejabat daerah pun mengakui ke waroan beliau dengan hadir di rumah duka Jalan H Kelik Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Misalnya Sekda DKI Marullah Matali, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, Anggota DPRD DKI, dan para politikus.

    Dimata Tokoh Pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz, KH Bunyamin, atau yang lebih akrab disapa Mu’allim Bunyamin, dikenal luas sebagai sosok yang menjadi cahaya ilmu dan akhlak di tengah masyarakat Betawi.

    “Kepergiannya bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan para murid, tetapi juga meninggalkan kekosongan dalam dunia dakwah dan keilmuan Islam di Tanah Air, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, ” kata Umar, Jumat (13/6/2025).

    Semasa hidupnya, Mu’allim Bunyamin mendedikasikan diri sepenuhnya untuk menyebarkan ilmu agama, membina umat, dan menanamkan akhlak mulia. Ia tidak hanya berperan sebagai guru dalam pengertian formal, tetapi juga menjadi pembimbing spiritual yang tutur katanya selalu menyejukkan hati dan tindak-tanduknya mencerminkan nilai-nilai Islam yang luhur.

    “Kami sangat kehilangan sosok ulama seperti beliau dimana semasa hidupnya beliau adalah sosok yang di tuankan dalam ilmu oleh kalangan-kalangan ulama serta selalu menjadi contoh bagi kami generasi muda dalam menjalankan hidup. Dimana beliau berpesan supaya jangan terlalu mencintai dunia lebihlah cinta kepada Allah. Kalau kita sudah dekat dengan Allah, maka Insya Allah, Allah akan cukupkan kita, ” kenang Umar.

    Tidak hanya itu, keteladanan dan dedikasinya dalam membina masyarakat menjadikan almarhum sebagai figur ulama yang disegani lintas generasi. Sosoknya telah menanamkan pengaruh mendalam di tengah komunitas Betawi dan menjadi bagian penting dalam pelestarian nilai-nilai Islam di lingkungan urban.

    Wafatnya Mu’allim Bunyamin menjadi pengingat betapa berharganya kehadiran seorang alim dalam kehidupan umat. Doa-doa dan ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, menandakan betapa besar cinta dan penghormatan masyarakat kepadanya.

    Di wilayah Jakarta Barat, nama beliau sangatlah dikenal karena beliau tinggal di daerah Kelapa Dua Srengseng, Kebon Jeruk. Murid – murid beliau sangatlah banyak di Jakarta, setiap sabtu pagi beliau mengajar ngaji dirumahnya membaca kitab mawahibusshomad (fiqh) dan tafsir jalallain (tafsir Al qur’an) banyak sekali orang yang hadir dalam pengajian tersebut.

    Setiap malam jum’at beliau juga mengadakan ta’lim dan sebelum memulai ta’lim beliau membaca hizib bahar bersama para jama’ah. Dan setiap minggu pagi beliau juga mengajar di tempat almaghfurlah muallim Syafi’i Hadzami menggantikan almaghfurlah.

    Beliau adalah seorang Kyai Betawi yang sangat dibutuhkan umat khususnya warga Jakarta sepeninggal almaghfurlah muallim Syafi’i Hadzami. Setiap hari beliau disibukkan dengan mengajar ilmu – ilmu agama dari pagi hingga malam hari, beliau tidak pernah merasa lelah untuk mensyiarkan ilmu Allah.

    “Duduk bersama beliau kita akan merasa tenang, memandang wajah beliau kita merasa teduh mungkin karena pancaran cahaya keimanan beliau, adab dan tata cara beliau berbicara mengingatkan kita kepada almaghfurlah muallim Syafi’i Hadzami, ” ucap Umar.

    Jejak Ilmu Sejak Muda

    Lahir dan besar di Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Mu’allim Bunyamin tumbuh dalam lingkungan yang sarat dengan semangat keislaman. Sejak usia muda, beliau menunjukkan kecintaan luar biasa terhadap ilmu agama. Tekun menimba ilmu dari ulama-ulama besar Betawi, terutama dari gurunya yang terkenal, Mu’allim Syafi’i Hadzami — seorang ahli tafsir dan fikih yang disegani.

    Dalam perjalanannya, beliau mendalami berbagai disiplin ilmu seperti fikih, tasawuf, dan ilmu alat. Namun yang paling menonjol adalah konsistensinya dalam mengamalkan dan menyebarkan ilmu tersebut dengan penuh keikhlasan dan kerendahan hati.

    Kiprah dakwah KH Bunyamin tak hanya terbatas pada mimbar-mimbar pengajian. Beliau aktif mengasuh majelis taklim dan membina para santri di lembaga-lembaga pendidikan seperti Pesantren Darul Mushtofa dan Ma’had Zawiyah Jakarta.

    Dalam setiap pengajarannya, beliau selalu menekankan pentingnya adab, akhlak, dan keikhlasan — nilai-nilai yang kini mulai langka dalam kehidupan umat. Tausiyahnya tidak meledak-ledak, tetapi meresap, penuh hikmah, dan mampu menjangkau berbagai kalangan. Tak heran bila kehadirannya selalu dinanti dan dihormati oleh masyarakat lintas usia dan latar belakang.

  • Lebaran Betawi juga diadakan sampai tingkat kota/kabupaten

    Lebaran Betawi juga diadakan sampai tingkat kota/kabupaten

    Gubernur Jakarta Pramono Anung didampingi Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno saat menyampaikan keterangan pers pada awak media terkait acara \”Lebaran Betawi 2025\” di Silang Selatan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu (26/4/2025). ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

    Lebaran Betawi juga diadakan sampai tingkat kota/kabupaten
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Sabtu, 26 April 2025 – 12:47 WIB

    Elshinta.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta agar kegiatan Lebaran Betawi tidak hanya dilaksanakan pada tingkat provinsi saja tetapi juga diselenggarakan di kota dan kabupaten agar bisa lebih semarak.

    “Secara khusus saya meminta acara-acara seperti ini tidak hanya dilakukan pada tingkat (level) provinsi saja. Tetapi kalau bisa di lima kota administrasi Jakarta dan  Kabupaten Kepulauan Seribu,” ujar Gubernur Jakarta Pramono Anung pada acara pembukaan Lebaran Betawi 2025 di Silang Selatan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu.

    Adapun dalam pemberian hantaran atau seserahan yang menjadi bagian rangkaian acara di Lebaran Betawi, nantinya melibatkan lurah dan camat wilayah masing-masing. Ini berbeda dengan Lebaran Betawi tingkat provinsi yang hantarannya dibawa oleh Wali Kota dan diserahkan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur.

    “Supaya budaya Betawi tetap terjaga,” kata Pramono.

    Adapun Lebaran Betawi 2025 tingkat provinsi berlangsung Sabtu hingga Minggu (27/4) dan resmi dibuka pada Sabtu ini oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung. Acara dibuka dengan penyerahan hantaran atau seserahan dari para wali kota kepada gubernur dan wakil gubernur.

    Isi hantaran yang dibawa beragam dan rata-rata merupakan kuliner khas Betawi seperti ayam kuning, es selendang mayang, ongol-ongol, dodol Kemayoran, gado-gado Gondangdia, bebek oblok, dan wajik. Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali, Gubernur Jakarta periode 2007-2012 Fauzi Bowo, anggota DPD RI Dailami Firdaus, dan sejumlah tokoh Betawi.

    “Hadir seluruh komponen dan juga tokoh-tokoh utama yang ada di Betawi ini. Saya memberikan apresiasi,” kata Pramono.

    Lebaran Betawi 2025 mengusung tema “Menyongsong 5 Abad Jakarta Memperkuat Kearifan Lokal Betawi”, diadakan sebagai bentuk pelestarian Budaya Betawi. Acara ini dimeriahkan berbagai pertunjukan tradisional Betawi dan sajian kuliner khas.

    Sumber : Antara

  • Pramono: Walau Saya Jawa Banget, tapi Bertanggung Jawab untuk Budaya Betawi
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        26 April 2025

    Pramono: Walau Saya Jawa Banget, tapi Bertanggung Jawab untuk Budaya Betawi Megapolitan 26 April 2025

    Pramono: Walau Saya Jawa Banget, tapi Bertanggung Jawab untuk Budaya Betawi
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Gubernur Jakarta
    Pramono Anung
    menyatakan, dirinya bertanggung jawab penuh atas
    budaya Betawi
    kendati ia berasal dari suku Jawa.
    “Walaupun saya ini orang Jawa, Jawa bangetlah, tetapi bagi saya sebagai pemimpin Jakarta, saya bertanggung jawab untuk budaya Betawi, harus menjadi budaya utama di rumahnya sendiri, di Jakarta ini,” kata Pramono saat memberikan sambutan dalam
    Lebaran Betawi
    2025 di Monas, Sabtu (26/4/2025).
    Pramono menunjukkan komitmennya dengan mengusulkan agar Lebaran Betawi nantinya bisa dilaksanakan di seluruh kota dan kabupaten administrasi Jakarta.
    Ia tak ingin penyelenggaraan Lebaran Betawi terus-menerus dilaksanakan pada tingkat provinsi.
    “Saya ingin Lebaran Betawi tidak hanya diadakan di Monas pada tingkat provinsi, tetapi harus diadakan di kota-kota dan kabupaten Kepulauan Seribu,” ujar Pramono.
    Selain perluasan wilayah penyelenggaraan, Pramono juga mengaku ingin melakukan kurasi atau menyusun tradisi baru pada Lebaran Betawi ke depan.
    Salah satunya dengan adanya prosesi seserahan antarwarga pada saat perayaan Lebaran Betawi. Hal ini dilakukan supaya Lebaran Betawi ke depan semakin semarak.
    “Di kota dan kabupaten Kepulauan Seribu dilakukan dengan semarak, yang memberi hantaran atau serah-serahan dari camat masing-masing. Saya yakin ini merupakan tradisi baru, budaya baru,” ucapnya.
    Selain itu, Pramono menceritakan bahwa sebelum Lebaran Betawi 2025 digelar, ia menerima kunjungan Sekretaris Daerah (Sekda) Jakarta Marullah Matali beserta keluarga.
    Saat itu, Pramono mengingatkan Marullah agar penyelenggaraan Lebaran Betawi 2025 penuh totalitas.
    “Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 telah mengatur bahwa budaya utama di Jakarta ini sebagai kota global adalah budaya Betawi. Maka, tidak boleh setengah-setengah,” tegas dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pram-Doel halalbihalal bersama jajaran Pemprov DKI di Balai Kota

    Pram-Doel halalbihalal bersama jajaran Pemprov DKI di Balai Kota

    Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno beserta Sekretaris Daerah (Sekda) Marullah Matali didampingi istri bersalam-salaman dengan jajaran Pemprov DKI di Balai Kota Jakarta, Selasa (8/4/2025). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

    Pram-Doel halalbihalal bersama jajaran Pemprov DKI di Balai Kota
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Selasa, 08 April 2025 – 13:19 WIB

    Elshinta.com – Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Rano Karno halalbihalal dengan seluruh pegawai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Balai Kota, Jakarta, Selasa. Pada agenda yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB itu terlihat Pramono dan Rano atau yang akrab disapa Doel beserta Sekretaris Daerah (Sekda) Marullah Matali didampingi istri menyalami satu persatu seluruh pegawai Pemprov DKI Jakarta.

    “Dalam kesempatan ini, tadi juga saya dengan Bang Doel berdiskusi,” kata Pramono.

    Tampak antrean pegawai Pemprov DKI yang hendak bersalaman dengan Pramono, Doel dan Marullah hingga luar gedung DPRD DKI Jakarta. Tak hanya bersalaman dengan Pramono, Doel dan Marullah, para pegawai Pemprov DKI lainnya juga tampak juga bersalaman saling bermaafan antarsesama.

    “Minal aidin wal faidzin, Pak Pramono. Semoga Pak Pram sehat selalu. Semangat terus Bapak,” ujar salah satu pegawai kepada Pramono saat bersalaman.

    Di sisi halaman Balai Kota, hiasan tak tampak begitu meriah. Di depan pintu masuk Pendopo Balai Kota hanya tampak terpajang dua buah kembang kelapa khas Betawi. Pramono menyampaikan, pada Selasa ini hanya 2,37 persen pegawai Pemprov DKI yang tidak hadir.

    Meski masih diizinkan untuk bekerja dari mana saja (WFA), Pramono mengatakan persentase ketidakhadiran pegawai Pemprov DKI terbilang kecil.

    Sumber : Antara

  • Kelompok Disabilitas Hadiri Open House Rano Karno, Berharap Fasilitas Umum Ditingkatkan

    Kelompok Disabilitas Hadiri Open House Rano Karno, Berharap Fasilitas Umum Ditingkatkan

    PIKIRAN RAKYAT – Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menyebut bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan memerhatikan kelompok disabilitas di Jakarta. Rano mengatakan Pemprov akan mengeluarkan kartu untuk lansia dan disabilitas.

    Saat menggelar open house di rumahnya di Warung Bang Doel, Jakarta Selatan, Selasa, 1 April 2025, masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Penyintas Stroke Indonesia (PPSI) menyampaikan aspirasinya kepada Rano Karno. Misalnya, fasilitas umum ramah disabilitas dapat lebih diperhatikan.

    “Kami berharap apa yang disampaikan dia, visi dan misi dari apa yang telah dilakukan itu semoga itu terwujud. Seperti mengedepankan bagaimana fasilitas-fasilitas yang ada, mencoba memperbaiki fasilitas untuk kaum disabilitas,” ujar Maria Rosa Sinta, Ketua PPSI Jakarta Selatan.

    Menanggapi itu, Rano mengatakan bahwa pihaknya akan memerhatikan lansia dengan mengeluarkan kartu untuk disabilitas dan lansia.

    “Tentu, tentu ada artinya gini loh. Kita bahkan ada keluarkan kartu lansia, kartu disabilitas, artinya kita cukup perhatikan,” kata Rano, Selasa siang.

    Pantauan di lokasi, open house Rano Karno dihadiri jajaran pejabat pemprov dan masyarakat luas. Open house kali ini dijadwalkan mulai pukul 10.00-15.00 WIB.

    Hingga siang, jajaran pemprov DKI yang sudah tampak hadir ke open house Rano di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Marullah Matali, Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo, Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin.

    Hingga sore hari ini sebagian masyarakat masih ada yang menunggu giliran untuk berkesempatan langsung masuk ke dalam open house tersebut.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Bank DKI salurkan KJP Plus Tahap I 2025 kepada 707.622 siswa

    Bank DKI salurkan KJP Plus Tahap I 2025 kepada 707.622 siswa

    Gurbernur DKI Jakarta Pramono Anung (kedua kanan) bersama Wakil Gurbernur Rano Karno (kanan) didampingi Sekretaris Provinsi Marullah Matali (kiri) dan Wakil Ketua Komisi E DPRD Agustina Hermanto (kedua kiri) berfoto bersama para penerima KJP Plus di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/3/2025). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencairkan dana bantuan sosial Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I tahun 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 707.622 orang atau bertambah sekitar 126.000 dibanding tahun lalu. (ANTARA FOTO/Ferlian Septa Wahyusa/sgd/tom.)

    Bank DKI salurkan KJP Plus Tahap I 2025 kepada 707.622 siswa
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Jumat, 21 Maret 2025 – 08:37 WIB

    Elshinta.com – Bank DKI melakukan penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I 2025 yang secara simbolis dilakukan di Balai Agung Balaikota Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Kamis (20/3).

    “Melalui dukungan terhadap KJP Plus, Bank DKI berperan dalam menyalurkan bantuan sekaligus berkontribusi aktif dalam memajukan pendidikan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan kota Jakarta yang lebih sejahtera dan berdaya saing,” jelas Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo dalam keterangan tertulisnya

    Agus mengatakan penerima bantuan juga dimudahkan untuk melakukan berbagai transaksi keuangan melalui integrasi dengan aplikasi perbankan digital JakOne Mobile. Agus menjelaskan, JakOne Mobile memungkinkan penerima manfaat untuk mengelola dan memonitor bantuan yang diterima secara digital, memudahkan transaksi non-tunai, serta mengakses berbagai layanan perbankan lainnya.

    Agus mengatakan Bank DKI telah menerima Surat Perintah dari P4OP Dinas Pendidikan untuk melakukan penyaluran dana KJP Plus. Atas perintah tersebut Bank DKI melakukan penyaluran dana KJP Plus Tahap I Tahun Anggaran 2025 kepada sebanyak 707.622 orang penerima yang terdiri atas penerima lanjutan sebanyak 580.893 orang, dan penerima baru sebanyak 126.729 orang.

    Adapun jumlah anggaran yang disalurkan (penyaluran Januari – Maret 2025) mencapai Rp815.101.166.099,- Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama pihak Taman Mini Indonesia Indah (TMII) juga telah menyepakati perjanjian kerja sama berupa akses gratis bagi para pelajar penerima KJP Plus untuk menikmati seluruh wisata edukasi di TMII.

    Selain TMII penerima KJP Plus juga mendapatkan fasilitas lainnya berupa subsidi pangan, akses gratis ke TransJakarta dan gratis masuk tempat wisata lainnya seperti museum kelolaan Pemprov DKI Jakarta, Taman Wisata Ragunan, dan Taman Impian Jaya Ancol. Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi mengimbau seluruh penerima manfaat KJP agar senantiasa berhati-hati dan waspada dalam melakukan transaksi keuangan, terutama untuk tidak memberikan PIN kepada orang lain yang mengatasnamakan Bank DKI.

    Arie turut menginformasikan bagi penerima yang telah menerima dana pada tahun sebelumnya namun tidak mendapatkannya di tahun ini, dapat melakukan pemeriksaan status penerimaan KJP melalui situs https://kjp.jakarta.go.id/public/cekStatusPenerima.php atau mengajukan pengaduan ke Kantor P4OP Dinas Pendidikan atau Suku Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yang tersebar pada 44 wilayah Kecamatan di DKI Jakarta.

    Apabila penerima manfaat membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Layanan Call Center Bank DKI di nomor (021) 1500-351.

     

    Sumber : Antara