Tag: Mark

  • Tarif Tinggi Donald Trump Picu Kecaman Dunia

    Tarif Tinggi Donald Trump Picu Kecaman Dunia

    Jakarta, Beritasatu.com – Negara-negara di seluruh dunia mengancam akan meningkatkan perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) setelah kebijakan tarif besar-besaran yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump memicu kekhawatiran mengenai lonjakan harga di pasar konsumen terbesar dunia serta potensi perlambatan ekonomi global.

    Melansir Reuters, Jumat (4/4/2025), Pengumuman tarif Trump memicu gejolak di pasar keuangan internasional dan mendapat kecaman dari berbagai pemimpin dunia. Mereka menganggap langkah tersebut sebagai akhir dari era liberalisasi perdagangan yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

    Namun, muncul pesan yang saling bertentangan dari Gedung Putih terkait tujuan diberlakukannya tarif tersebut—apakah bersifat permanen atau hanya sebagai taktik negosiasi. Trump sendiri menyatakan bahwa tarif itu memberi kekuatan besar untuk bernegosiasi.

    Jika diterapkan sepenuhnya, tarif ini akan menjadi hambatan perdagangan terbesar dalam lebih dari satu abad, dimulai dari tarif dasar sebesar 10% atas seluruh impor, ditambah tarif tambahan yang lebih tinggi terhadap beberapa mitra dagang utama AS.

    Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengkritik tajam kebijakan tarif Trump ini, dengan menyebut AS telah meninggalkan perannya sebagai pemimpin kerja sama ekonomi global.

    “Ekonomi dunia hari ini berbeda secara fundamental dari sebelumnya,” ujarnya saat mengumumkan langkah-langkah pencegahan terbatas.

    Sementara itu, Tiongkok menyatakan akan membalas kebijakan tarif Trump yang mencapai 54% terhadap produk impor dari negara tersebut. Uni Eropa pun mengambil sikap serupa setelah dikenakan bea masuk sebesar 20%. 
    Presiden Prancis Emmanuel Macron bahkan menyerukan agar negara-negara Eropa menangguhkan investasi mereka di AS.

    Beberapa mitra dagang lain, termasuk Jepang, Korea Selatan, Meksiko, dan India, memilih menunda respons balasan untuk sementara waktu, sambil berusaha mencari jalur diplomatik dan negosiasi.

    Baik sekutu maupun rival AS memperingatkan bahwa langkah ini berisiko menghantam perdagangan global secara luas. Jepang, salah satu mitra dagang terbesar dan investor asing utama di AS, menyatakan bahwa negaranya kini menghadapi krisis nasional, sebagaimana disampaikan oleh Perdana Menteri Shigeru Ishiba di hadapan parlemen.

    Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva menyerukan, agar Washington dan mitra dagangnya segera menyelesaikan ketegangan ini dan menurunkan tingkat ketidakpastian global.

    “Tarif-tarif dari Donald Trump ini jelas merupakan risiko signifikan terhadap prospek ekonomi global, terutama di tengah situasi pertumbuhan yang sedang lesu,” pungkasnya.

  • Kanada dan Uni Eropa Siap Balas Tarif Amerika Serikat, Menkeu AS Sarankan Diam Saja

    Kanada dan Uni Eropa Siap Balas Tarif Amerika Serikat, Menkeu AS Sarankan Diam Saja

    PIKIRAN RAKYAT – Uni Eropa akan menyiapkan langkah balasan terhadap tarif impor Amerika yang baru saja diumumkan Presiden AS Donald Trump. Sebelumnya, pada Hari Rabu 2 April 2025, Trump mengumumkan penerapan tarif timbal balik produk impor dari berbagai negara.

    “Kami siap merespons,” ujar Ursula von der Leyen selaku Presiden Komisi Eropa pada Hari Kamis 3 April 2025. Dalam jangka waktu dekat, akan menyelesaikan langkah balasan terhadap tarif baja.

    Ia pun menambahkan bahwa Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Uni Eropa terus menjalin komunikasi dengan negara adidaya tersebut. Maros Sefcovic menjadi yang menjabat komisioner tersebut.

    Sementara itu, Kanada pun mengungkapkan hal yang sama. Perdana Menteri Mark Carney, pada Hari Rabu 2 April 2024 menegaskan bahwa Kanada akan membalas kebijakan AS tersebut.

    Carney pun menegaskan pentingnya persatuan untuk menghadapi krisis. “Dalam sebuah krisis, penting untuk bersatu dan bertindak dengan tujuan serta kekuatan,” ujarnya.

    Sementara itu, Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent menyarankan negara-negara yang terdampak agar diam saja. Dengan kata lain, tidak membalas. “Diam saja. Terima dulu. Lihat bagaimana perkembangannya,” katanya.

    Hal ini penting untuk menghindari konflik lebih lanjut. “Karena jika kalian membalas, maka akan terjadi eskalasi,” tegas Scott.

    Di balik tarif impor baru, ada sejumlah produk yang tak terkena tarif impor Amerika. Antara lain aneka produk logam, otomotif dan suku cadang, farmasi, semikonduktor, serta kayu, emas batangan, energi, dan beberapa mineral tertentu.

    Respons Indonesia

    Indonesia menempati urutan ke delapan di dalam daftar negara yang terdampak. Indonesia terkena tarif sebesar 32%. Malaysia, Kamboja, Vietnam dan Thailand terkena juga. Kenaikannya masing-masing yaitu 24%, 49%, 46%, dan 36%.

    Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengutarakan kebijakan tarif impor Amerika tersebut berpotensi memicu resesi ekonomi pada kuartal IV-2025. “Bisa picu resesi ekonomi Indonesia di kuartal IV-2025,” katanya.

    Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan mendorong pemerintah agar mencari solusi untuk mengantisipasi tarif impor Amerika tersebut. Ia menjelaskan tarif ini menyebabkan harga produk Indonesia menjadi lebih mahal.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Apple Beri Bocoran iOS 19, Desain Barunya Lebih Segar – Page 3

    Apple Beri Bocoran iOS 19, Desain Barunya Lebih Segar – Page 3

    Untuk diketahui, Apple terus berinovasi dan kali ini, desain baru iOS 19 yang diisyaratkan oleh logo WWDC 2025 menjadi sorotan utama. Beberapa bocoran menyebutkan, software baru untuk iPhone ini akan dirombak besar-besaran sejak iOS 7.

    Sejumlah leaker mengatakan, iOS 19 akan membawa penyederhanaan dan penyatuan tampilan antarmuka di iOS, iPadOS, dan macOS. Hal ini tentu menarik perhatian banyak pengguna yang menantikan pengalaman baru yang lebih intuitif.

    Menurut informasi beredar, desain baru ini akan fokus pada konten utama dan mengurangi elemen-elemen antarmuka mengganggu dengan mengambil inspirasi visionOS, dan peningkatan fitur Apple Intelligence.

    Antarmuka Lebih Seragam

    Perubahan terbesar yang akan terjadi pada iOS 19 adalah antarmuka yang lebih seragam di seluruh platform Apple. Ikon, menu, dan aplikasi akan didesain ulang untuk menciptakan tampilan yang lebih transparan dan konsisten. 

    Pembawa acara Front Page Tech Jon Prosser mengatakan, aplikasi Camera akan memiliki tombol dan menu lebih transparan, beserta viewfinder lebih besar.

    Awal bulan ini, Mark Gurman dari Bloomberg mengatakan perubahan desain seperti visionOS akan meluas ke antarmuka lain di iOS 19, berarti tampilan baru dengan transparansi lebih baik kemungkinan akan meluas ke aplikasi Apple lainnya, notifikasi, dan lainnya.

  • Kanada Balas Donald Trump, Mobil Impor dari AS Bakal Kena Tarif 25%

    Kanada Balas Donald Trump, Mobil Impor dari AS Bakal Kena Tarif 25%

    Jakarta

    Negara Kanada melakukan balasan terhadap tarif baru Amerika Serikat (AS) yang diumumkan Presiden AS Donald Trump. Kanada mengatakan akan mengenakan tarif 25 persen pada beberapa mobil yang diimpor dari Amerika Serikat.

    “Tarif 25 persen pada semua kendaraan yang diimpor dari Amerika Serikat yang tidak sesuai dengan CUSMA,” kata Perdana Menteri Kanada, Mark Carney dilansir AFP, Kamis (3/4/2025).

    Carney belum memberikan detail tentang berapa banyak kendaraan yang dapat terkena dampak pembalasan Kanada. Tetapi dia menyebut langkahnya “terfokus dan terukur.”

    Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan tarif baru sebesar 10% pada hampir semua barang impor yang masuk ke AS. Di samping itu, Trump memberlakukan ‘Tarif Timbal Balik’ terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.

    Untuk Indonesia sendiri, Trump mengenakan tarif 32% untuk barang dari RI yang masuk ke AS. Tarif itu diterapkan karena Trump menyebut Indonesia mengenakan tarif 64% untuk barang-barang dari AS.

    (wnv/wnv)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Pasar Ketakutan Tarif Trump Bikin Perang Dagang, Obligasi AS Anjlok

    Pasar Ketakutan Tarif Trump Bikin Perang Dagang, Obligasi AS Anjlok

    Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar obligasi Amerika Serikat menurun tajam pada hari ini ke level terendah, setelah pengumuman presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi mengumumkan tarif kebijakan impor baru yang lebih besar kepada banyak negara.

    Adanya kebijakan tarif timbal balik dari Trump ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan perang dagang global, yang memicu larinya uang dari aset berisiko ke aset aman.

    Melansir CNBC Indonesia, Kamis (3/4/2025), imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun turun 11 basis poin menjadi 4,085%. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 2 tahun turun 9,5 basis poin dan diperdagangkan pada 3,809%.

    Satu basis poin sama dengan 0,01%, dan imbal hasil dan harga bergerak ke arah yang berlawanan.

    Trump telah menandatangani perintah eksekutif terkait penetapan rencana tarif impor baru ini, yang langsung direspons oleh investor. AS menetapkan tarif dasar sebesar 10% yang berlaku pada 5 April mendatang, juga adanya tarif timbal balik yang lebih tinggi ke ratusan negara.

    “Kami akan mengenakan biaya kepada mereka sekitar setengah dari apa yang mereka kenakan kepada kami,” kata Trump dalam konferensi pers dari White House Rose Garden.

    Trump menjelaskan gabungan tarif itu untuk membayar seluruh hambatan non-moneter hingga bentuk kecurangan lainnya.

    Kepala investasi di UBS Global Wealth Management, Mark Haefele, melihat kebijakan ini ini akan mendorong perlambatan jangka pendek dalam ekonomi AS, dan mengurangi pertumbuhan tahun 2025 mendekati atau di bawah 1%.

    Mark juga memprediksi bank sentral AS akan memberikan potongan suku bunga 75-100 bps selama sisa tahun 2025.

    Sehingga kemungkinan investor akan menunggu data ekonomi lebih lanjut, termasuk ISM (Indeks Manufaktur AS) di pagi hari dan nonfarm payrolls pada hari Jumat.

    Ketua Federal Reserve Jerome Powell juga akan memberikan pidato pada hari Jumat, yang akan dipantau oleh investor untuk mendapatkan petunjuk tentang kebijakan moneter dalam iklim ekonomi yang tidak pasti.

    (mkh/mkh)

  • Apple Intelligence Bakal Masuk ke Ranah Kesehatan

    Apple Intelligence Bakal Masuk ke Ranah Kesehatan

    Jakarta

    Apple Health adalah salah satu fitur yang diandalkan Apple di iPhone. Mereka kabarnya tengah menyiapkan fitur baru, salah satunya adalah dokter virtual berbasis AI di Health.

    Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, Apple menyiapkan fitur kesehatan baru yang bernama Project Mulberry, dan mungkin akan diimplementasikan di iOS 19.4 pada musim semi 2026 mendatang.

    Salah satu fitur di aplikasi Health itu bernama Health+, yang dari namanya mungkin adalah sebuah fitur berbayar. Fitur ini akan mengumpulkan data kesehatan, baik dari perangkat Apple ataupun perangkat pihak ketiga lainnya, dan memberikan saran olahraga, nutrisi, dan saran lain terkait kesehatan berdasarkan informasi tersebut.

    Fitur ini tampaknya akan didasarkan pada Apple Intelligence, dan saat ini Apple tengah “melatih” AI mereka dengan bermacam data dari dokter yang mereka pekerjakan. Mereka pun akan menambah para ahli lain di berbagai bidang kesehatan, misalnya nutrisi, terapi fisik, kesehatan mental, dan ahli jantung, untuk membuat video yang bertujuan menjelaskan kondisi kesehatan dan perubahan gaya hidup ke penggunanya.

    Bahkan menurut Gurman, Apple juga tengah mencari dokter untuk dijadikan pembawa acara dalam video tersebut, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Selasa (1/4/2025).

    Salah satu contoh dari video yang dimaksud Gurman ini adalah saat aplikasi Health mendeteksi tren detak jantung yang memburuk, Apple akan menampilkan video yang menjelaskan risiko serangan jantung.

    AI yang tengah dilatih oleh Apple ini, menurut Gurman, mungkin nantinya bisa menyerupai dokter asli.

    Apple pun disebut akan “meminjam” fitur yang sudah ditawarkan di aplikasi kesehatan lain. Misalnya MyFitnessPal dan Noom, yang bisa memantau makanan yang dimakan oleh pengguna, juga bisa menggunakan kamera iPhone untuk menganalisa gerakan olah raga penggunanya.

    Namun khusus untuk pemantau diabetes, tampaknya fitur pemantau gula darah tanpa jarum di Apple Watch masih butuh waktu lama untuk dikembangkan. Apple sejak lama disebut mengembangkan fitur tersebut, namun mereka menghadapi banyak masalah teknis dan akurasi sensor untuk memantau gula darah tersebut.

    (asj/rns)

  • Langkah China hingga Korea Selatan Hadapi Tarif Dagang Donald Trump – Page 3

    Langkah China hingga Korea Selatan Hadapi Tarif Dagang Donald Trump – Page 3

    Sementara itu, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menuturkan, Ottawa akan melawan tarif “dengan tujuan dan dengan kekuatan” saat pemerintah bersiap untuk serangkaian tindakan balasan yang akan diumumkan pada Kamis pekan ini.

    Presiden Korea Selatan Han Duck soo memerintahkan tindakan dukungan darurat untuk industri dan bisnis yang akan terkena dampak termasuk industri otomotif, memerintahkan para pejabat untuk aktif bernegosiasi dengan AS. Hal ini untu meminimalkan dampak pungutan tambahan.

    Secara terpisah, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyebutkan tarif Trump sebagai “keputusan yang buruk” dan mengatakan tindakan itu bukanlah “tindakan seorang teman”. Meski ia mengesampingkan kemungkinan menanggapi dengan pungutan balasan terhadap AS.

    Di sisi lain, Kementerian Perdagangan Jepang mengatakan akan membentuk gugus tugas untuk mempelajari dampak tarif baru, yang menurut Trump akan berjumlah 24% untuk Jepang, sambil membiarkan semua opsi di atas meja dalam menanggapi bea masuk yang besar tersebut.

    “Kita perlu memutuskan apa yang terbaik bagi Jepang, dan paling efektif, dengan cara yang hati-hati tetapi berani dan cepat,” kata Menteri Perdagangan Yoji Muto dalam sebuah konferensi pers.

    Tarif 25% yang diumumkan sebelumnya untuk mobil impor mulai berlaku pada hari Kamis, dengan industri otomotif Jepang diperkirakan akan menjadi salah satu yang paling terpukul karena ketergantungannya pada permintaan dari AS.

    Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra mengatakan pemerintah akan memimpin dalam merancang langkah-langkah jangka pendek untuk menangani dampak pada produsen dan eksportir dari tarif baru 36%, sambil berencana untuk bernegosiasi dengan AS.

    Uni Eropa mengatakan sedang mempersiapkan tindakan balasan lebih lanjut jika negosiasi dengan AS gagal, kata Presiden Ursula von der Leyen dalam siaran langsung.

     

  • Para Pemimpin Dunia Bereaksi Terhadap Kebijakan Tarif Trump – Halaman all

    Para Pemimpin Dunia Bereaksi Terhadap Kebijakan Tarif Trump – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan baru yang mengenakan tarif dasar 10 persen pada semua impor ke AS.

    Selain itu, tarif yang lebih tinggi juga diterapkan pada beberapa mitra dagang utama negara tersebut.

    Kebijakan ini memicu respons keras dari berbagai pemimpin dunia.

    Trump tidak mengenakan tarif baru sebesar 10 persen untuk barang-barang yang berasal dari Kanada dan Meksiko, Reuters melaporkan.

    Tarif sebelumnya yang mencapai 25 persen tetap berlaku terkait masalah kontrol perbatasan dan perdagangan fentanil, menurut Gedung Putih.

    Berikut adalah reaksi dari beberapa pejabat dunia terhadap kebijakan tarif ini:

    “Trump telah mempertahankan sejumlah elemen penting dalam hubungan kami dengan AS, namun tarif fentanil, baja, dan aluminium masih berlaku,” kata Perdana Menteri Kanada, Mark Carney.

    “Kami akan melawan tarif ini dengan tindakan balasan, melindungi pekerja kami, dan membangun ekonomi terkuat di G7,” tegas Carney.

    Kementerian Luar Negeri Brasil

    “Pemerintah Brasil menyesalkan keputusan AS untuk mengenakan tarif tambahan 10 persen pada ekspor Brasil,” jelas Kementerian Luar Negeri Brasil.

    “Kami akan mengevaluasi langkah-langkah yang diperlukan, termasuk melibatkan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), untuk membela kepentingan nasional.” imbuh kementerian.

    Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese

    “Tarif ini tidak memiliki dasar logika dan bertentangan dengan dasar kemitraan antara kedua negara. Ini bukan tindakan seorang teman, dan keputusan ini akan menambah ketidakpastian serta meningkatkan biaya bagi rumah tangga Amerika,” ungkap Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese.

    Presiden Korea Selatan sementara, Han Duck-Soo

    “Dalam menghadapi kenyataan perang dagang global, pemerintah harus mengerahkan segala kemampuannya untuk mengatasi krisis perdagangan,” kata Presiden Korea Selatan sementara, Han Duck-Soo.

    Menteri Perdagangan Selandia Baru, Todd McClay

    “Kepentingan Selandia Baru akan lebih terlayani dalam dunia perdagangan yang lancar,” kata Menteri Perdagangan Selandia Baru, Todd McClay.

    “Kami akan berbicara dengan pemerintah AS untuk memperoleh informasi lebih lanjut dan memahami dampaknya terhadap eksportir kami,” terangnya.

    Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez

    “Spanyol akan melindungi perusahaan dan pekerjanya serta tetap berkomitmen pada dunia perdagangan yang terbuka,” ungkap Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez.

    Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson

    “Kami tidak ingin hambatan perdagangan semakin besar,” tutur Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson.

    “Kami ingin menemukan jalan untuk kembali bekerja sama dengan AS agar masyarakat kami dapat menikmati kehidupan yang lebih baik,” imbuhnya.

    Presiden Swiss, Karin Keller-Sutter

    “Langkah selanjutnya akan segera diputuskan oleh Dewan Federal,” ungkap Presiden Swiss, Karin Keller-Sutter.

    “Kepatuhan terhadap hukum internasional dan perdagangan bebas tetap menjadi nilai inti kami,” lanjutnya.

    Perdana Menteri Irlandia, Micheál Martin

    “Keputusan AS untuk mengenakan tarif 20 persen pada impor dari Uni Eropa sangat disayangkan,” kata Perdana Menteri Irlandia, Micheál Martin.

    “Tarif ini tidak menguntungkan siapa pun, dan prioritas kami adalah melindungi lapangan pekerjaan dan ekonomi Irlandia,” ungkapnya.

    Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni

    “Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mencapai kesepakatan dengan AS, guna menghindari perang dagang yang dapat melemahkan Barat,” jelas Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni.

    Presiden EPP, Manfred Weber

    Partai Terbesar di Parlemen Eropa juga berkomentar.

    “Bagi sahabat-sahabat kami di AS, hari ini bukan hari pembebasan, melainkan hari kemarahan,” ungkap Presiden EPP, Manfred Weber.

    “Tarif Trump tidak melindungi perdagangan yang adil, tetapi justru menyerangnya, merugikan kedua belah pihak,” jelasnya.

    “Eropa siap membela kepentingannya dan terbuka untuk perundingan yang adil,” bebernya.

    Menteri Luar Negeri Kolombia, Laura Sarabia

    “Kami sedang mempertimbangkan langkah-langkah yang diambil untuk melindungi industri nasional dan eksportir kami,” ungkap Menteri Luar Negeri Kolombia, Laura Sarabia.

    Rincian Tarif untuk Beberapa Mitra Dagang AS

    Trump mengenakan tarif minimum 10 persen untuk hampir semua mitra dagang AS, tetapi tarif tersebut bervariasi untuk beberapa negara:

    1. Kamboja: +49 persen

    2. Vietnam: +46 persen

    3. Sri Lanka: +44 persen

    4. Bangladesh: +37 persen

    5. Thailand: +36 persen

    6. Tiongkok: +34 persen

    7. Taiwan: +32 persen

    8. Indonesia: +32 persen

    9. Swiss: +31 persen

    10. Afrika Selatan: +30 persen

    11. Pakistan: +29 persen

    12. India: +26 persen

    13. Korea Selatan: +25 persen

    14. Jepang: +24 persen

    15. Malaysia: +24 persen

    16. Uni Eropa: +20 persen

    17. Israel: +17 persen

    18. Filipina: +17 persen

    19. Singapura: +10 persen

    20. Inggris: +10 persen

    21. Turki: +10 persen

    22. Brasil: +10 persen

    23. Chili: +10 persen

    24. Australia: +10 persen

    25. Kolombia: +10 persen

    (Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

  • Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.135: Kota Kelahiran Zelensky di Bombardir Rudal Balistik – Halaman all

    Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.135: Kota Kelahiran Zelensky di Bombardir Rudal Balistik – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Perang Rusia-Ukraina yang dimulai sejak 24 Februari 2022 telah memasuki hari ke-1.135 pada Kamis (3/4/2025).

    Kota kelahiran Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky diserang rudal balistik Rusia.

    Serangan tersebut menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 14 lainnya di Kryvyi Rig

    Pasukan Rusia meluncurkan serangan menggunakan 17 pesawat nirawak Shahed selama satu jam di Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, pada Rabu malam.

    Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.135:

    Kota Kelahiran Zelensky Diserang Rudal Balistik Rusia, 4 Tewas dan 14 Terluka

    Serangan rudal balistik Rusia menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 14 lainnya di Kryvyi Rig, kota kelahiran Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

    Kepala administrasi militer Kryvyi Rig, Oleksandr Vikul, mengonfirmasi bahwa Rusia menyerang infrastruktur sipil di kota tersebut, The Guardian melaporkan.

    Serangan itu memicu kebakaran besar, yang menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas-fasilitas vital.

    Operasi penyelamatan pun segera dilancarkan untuk membantu korban dan mengendalikan api.

    Sebelumnya, pada Rabu (2/4/2025), serangan Rusia juga menewaskan seorang pria berusia 45 tahun di Zaporizhzhia.

    Serangan itu menghancurkan mobil-mobil yang diparkir di luar sebuah rumah di wilayah tersebut.

    Kepala administrasi militer Zaporizhzhia, Ivan Federov, melaporkan kejadian itu sebagai bagian dari rangkaian serangan yang menargetkan infrastruktur sipil.

    Serangan Pesawat Nirawak Rusia Hantam Kharkiv

    Pasukan Rusia meluncurkan serangan menggunakan 17 pesawat nirawak Shahed selama satu jam di Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, pada Rabu (2/4/2025) malam.

    Serangan ini memicu kebakaran hebat di berbagai bagian kota.

    Gubernur Kharkiv, Oleh Syniehubov, melaporkan bahwa lima orang terluka dalam serangan yang terjadi di distrik yang sama sebelumnya pada hari itu.

    Selain Kharkiv, serangan pesawat nirawak juga menghantam kota Derhachi, yang terletak di barat laut Kharkiv, menyebabkan satu orang terluka.

    Kebakaran juga terjadi di Cherkaska Lozova, sebuah daerah di luar Kharkiv, akibat serangan tersebut.

    NATO Janjikan €20 Miliar Dukungan Militer untuk Ukraina

    Sekutu NATO telah berkomitmen untuk memberikan lebih dari €20 miliar dalam bentuk dukungan militer untuk Ukraina pada tiga bulan pertama tahun ini.

    Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, pada hari Rabu (2/4/2025).

    Para menteri luar negeri dari negara-negara anggota aliansi ini dijadwalkan akan bertemu di Brussels pada hari Kamis dan Jumat untuk membahas langkah-langkah dukungan lebih lanjut bagi Ukraina.

    Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, juga dijadwalkan tiba di Brussels pada Kamis (3/4/2025) untuk perundingan selama dua hari.

    Rubio akan didampingi oleh Matt Whitaker, duta besar AS yang baru dikukuhkan untuk NATO.

    Skandal Pengadaan Militer Ukraina

    Pihak berwenang Ukraina pada Rabu (2/4/2025) menuduh lima orang tersangka terlibat dalam skandal pengadaan militer yang memicu reformasi antikorupsi cepat di tengah perang.

    Kelima tersangka, termasuk mantan kepala departemen di Kementerian Pertahanan Ukraina, dituduh menaikkan harga makanan yang dipesan untuk pasukan dan menggelapkan jutaan dolar antara Agustus dan Desember 2022.

    Mereka telah diberikan “pemberitahuan kecurigaan,” yang dapat berujung pada dakwaan resmi terkait penggelapan, dugaan penggelapan, dan pencucian uang.

    Penyelidikan mengungkapkan bahwa dana yang digelapkan kemungkinan besar digunakan untuk membeli properti di luar negeri, termasuk hotel di Kroasia.

    Skandal ini memicu sorotan terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan militer, yang semakin penting dalam kondisi darurat perang yang dihadapi Ukraina.

    9 Anak Kembali ke Ukraina dari Wilayah Pendudukan Rusia, 2 Lainnya dari Rusia

    Sebanyak 11 anak Ukraina telah dikembalikan dari wilayah yang diduduki Rusia dan Rusia sendiri, menurut laporan dari Komisaris Verkhovna Rada untuk Hak Asasi Manusia, Dmytro Lubinets, pada 2 April.

    Sembilan di antaranya dibebaskan dari wilayah yang diduduki sementara, sementara dua lainnya dipulangkan dari Rusia.

    Anak-anak yang kembali memiliki rentang usia antara 2 hingga 17 tahun, Suspilne melaporkan.

    Selama masa pendudukan, keluarga mereka hidup di bawah tekanan rezim Rusia karena posisi mereka yang pro-Ukraina.

    Mereka pun menjadi sasaran penganiayaan, intimidasi, dan perampasan hak dasar.

    Situasi ini menimbulkan risiko besar bagi keselamatan anak-anak mereka.

    Di antara anak-anak yang kembali, terdapat seorang wanita hamil bersama seorang anak kecil, Suspilne melaporkan.

    Selama masa pendudukan, mereka tidak diberikan perawatan medis karena tidak memiliki dokumen Rusia.

    Namun, setelah kembali ke wilayah yang dikuasai Ukraina, wanita tersebut menerima perawatan medis yang diperlukan dan melahirkan seorang bayi perempuan hanya beberapa hari setelah kepulangannya.

    Selain itu, seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang ayahnya ditahan oleh Rusia juga berhasil dikembalikan ke Ukraina.

    (Tribunnews.com, Andari Wulan Nugrahani)

  • PM Kanada-Presiden Meksiko Bahas Strategi Hadapi Tarif Impor Trump

    PM Kanada-Presiden Meksiko Bahas Strategi Hadapi Tarif Impor Trump

    JAKARTA –  Perdana Menteri Kanada Mark Carney berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, membahas strategi untuk merespons ancaman tarif dari Amerika Serikat.

    Carney dan Sheinbaum menegaskan pentingnya mempertahankan daya saing di kawasan dengan tetap menghormati kedaulatan masing-masing negara.

    “Perdana Menteri Carney juga menyoroti rencananya melawan aksi dagang yang tak bisa dibenarkan terhadap Kanada, melindungi bisnis para pekerja Kanada, dan membina ekonomi Kanada, termasuk dengan meningkatkan perdagangan antara Kanada dan Meksiko,” menurut pernyataan kantor PM Kanada dilansir ANTARA dari Sputnik, Selasa, 2 April.

    Dalam percakapan tersebut, Carney dan Sheinbaum menyebut perlunya penguatan perdagangan dan investasi antara kedua negara.

    “Kedua pemimpin sepakat supaya para menteri dan pejabat senior terus bekerja bersama untuk memajukan prioritas bersama,” sambung pernyataan itu dengan menekankan Carney dan Sheinbaum setuju mempertahankan komunikasi yang lekat.

    Pemerintahan Presiden AS Donald Trump dilaporkan akan mengumumkan serangkaian tarif baru pada Rabu ini, yang menurut Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt akan berlaku serta merta.

    The Washington Post juga melaporkan pemerintahan Trump telah menyiapkan proposal untuk mengenakan tarif hingga 20 persen terhadap sebagian besar produk asing yang diimpor ke AS.