Tag: Mark

  • Prabowo Ultimatum Sanksi Tegas Pejabat yang Korupsi Bantuan Bencana

    Prabowo Ultimatum Sanksi Tegas Pejabat yang Korupsi Bantuan Bencana

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyatakan bakal menindak berbagai pihak, khususnya pejabat yang memanfaatkan kondisi bencana di Sumatra untuk melakukan penyelewengan, korupsi maupun memperkaya diri sendiri.

    Hal itu disampaikan oleh Presiden Prabowo saat memimpin rapat terkait dengan penanganan dan pemulihan bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, Minggu (7/12/2025). 

    “Kita harus mengelola semua kekayaan kita dengan sebaik-baiknya. Saya ingatkan tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi di semua entitas pemerintahan,” terangnya saat memimpin rapat tersebut di Aceh, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden (Setpres). 

    Prabowo berpesan bahwa seluruh kemampuan dan keuangan yang dimiliki negara saat ini harus disiapkan untuk menghadapi dan mengatasi kesulitan rakyat. Oleh sebab itu, dia meminta seluruh pimpinan di setiap institusi negara termasuk pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan dengan baik. 

    “Setiap menteri, pejabat, semua pimpinan waspada periksa jajaranmu, periksa proyek-proyek yang kalian bertanggung jawab. Saya tidak mau ada pihak-pihak yang menggunakan bencana ini untuk memperkaya diri sendiri. Saya akan tindak sangat keras, jangan mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat,” ujarnya. 

    Secara khusus, Kepala Negara meminta penegak hukum dalam hal ini Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) serta pemerintah daerah untuk mengawal dengan baik apabila ada pihak yang ingin melakukan kecurangan berupa mark-up harga-harga barang yang menjadi kebutuhan masyarakat. 

    “Kepolisian, semua pihak periksa, pemda catat kalau ada yang nakal-nakal melipatgandakan harga dan sebagainya,” ujar Prabowo. 

    Pada kesempatan yang sama, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa nilai anggaran sementara yang dibutuhkan untuk memulihkan kondisi bencana di ketiga provinsi mencapai sekitar Rp51,8 triliun. 

    Nilai itu berdasarkan penghitungan sementara dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Secara terperinci, anggaran yang dibutuhkan untuk pemulihan berupa rehabilitasi hingga rekonstruksi fisik di Aceh Rp25,41 triliun, Sumatra Utara Rp12,88 triliun dan Sumatra Barat Rp13,52 triliun. 

  • Warga Australia Makin Jarang ke Dokter, Tunda Berobat karena Alasan Biaya

    Warga Australia Makin Jarang ke Dokter, Tunda Berobat karena Alasan Biaya

    Jakarta

    Data Medicare atau program asuransi kesehatan sejenis BPJS Kesehatan menunjukkan tren mengkhawatirkan di layanan kesehatan dasar Australia. Meski pemerintah telah mengucurkan dana miliaran dolar, jumlah kunjungan pasien ke dokter umum, justru menurun tajam.

    Laporan kuartal Juli hingga September yang dirilis secara diam-diam di situs resmi pemerintah mengungkapkan angka bulk-billing stagnan di 77,6 persen, tidak berubah dari periode yang sama tahun lalu. Bulk-billing adalah skema layanan kesehatan saat pasien tidak perlu membayar biaya tambahan di luar fasilitas Medicare.

    Namun yang lebih mencolok, jumlah layanan GP berkurang sekitar 10.000 per hari dibandingkan tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, biaya out-of-pocket yang harus dibayar pasien naik sekitar 4 dolar Australia menjadi rata-rata 50,49 dolar Australia.

    Kekhawatiran Warga Menunda Berobat

    Shadow Health Minister Anne Ruston menilai stagnasi bulk-billing dan kenaikan biaya menandakan banyak warga kini menunda atau menghindari pergi ke dokter karena alasan biaya.

    “Ini berarti orang menjadi lebih sakit sebelum mencari pertolongan medis, dan hal itu akan memberi tekanan lebih besar pada instalasi gawat darurat rumah sakit,” kata Ruston, dikutip dari ABCnews.

    Ia memperingatkan penurunan 10.000 kunjungan per hari bukan sekadar angka, tetapi 10.000 orang yang berpotensi terlambat mendapatkan perawatan.

    Di sisi lain, Menteri Kesehatan Mark Butler menyampaikan optimismenya. Ia menyebut mulai bulan ini pemerintah telah menjalankan skema Bulk Billing Incentive yang baru, yang mendorong lebih banyak klinik beralih ke layanan bulk-billing penuh.

    “Butler mengatakan lebih dari 1.000 klinik mixed billing telah menyatakan akan beralih ke bulk-billing penuh. Ini menambah 1.600 praktik yang sudah menerapkan bulk-billing sepenuhnya,” ujarnya.

    Dengan begitu, total lebih dari 2.600 praktik medis diperkirakan akan menjadi bulk-billing penuh pada tahun ini.

    Pemerintah yakin insentif tersebut berhasil karena sebelumnya telah menunjukkan hasil pada kelompok prioritas, yakni lansia, pemegang kartu konsesi, serta keluarga dengan anak.

    (naf/naf)

  • Drawing Piala Dunia 2026 Digelar Malam Ini

    Drawing Piala Dunia 2026 Digelar Malam Ini

    JAKARTA – Drawing atau undian fase grup Piala Dunia 2026 akan digelar di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington D.C., Amerika Serikat, pada Jumat, 5 Desember 2025, waktu setempat atau Sabtu, 6 Desember 2025, dini hari WIB.

    Sebelum pergelaran Piala Dunia 2026 dimulai, FIFA lebih dulu mengundi 48 Negara peserta yang nantinya akan dibagi ke dalam 12 grup. 

    Pengundian ini akan memisahkan tim-tim unggulan agar tidak bertemu satu sama lain pada fase grup Piala Dunia 2026. Sebelumnya, FIFA sudah merilis daftar pot Piala Dunia 2026. Dari pembagian pot itu, 12 tim negara dinyatakan sebagai unggulan setelah menempati Pot 1.

    Tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko berada di Pot 1 bersama tim-tim kuat, seperti Spanyol, Argentina, Perancis, Brasil, hingga Inggris.

    Pelaksanaan undian Piala Dunia 2026 bisa disaksikan melalui siaran langsung di TVRI Sport, FIFA.com, dan saluran YouTube FIFA.

    Nantinya, setiap grup Piala Dunia 2026 akan terdiri dari empat tim yang diambil masing-masing pot, satu di antaranya pasti tim unggulan.

    Para kepala pemerintahan dari tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026 akan berkumpul di Washington D.C. untuk menghadiri pengundian tersebut.

    Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengonfirmasi kehadiran mereka di acara bersejarah tersebut–Piala Dunia pertama kali dengan 48 tim.

    Ketiga pemimpin tersebut akan menyambut jutaan penggemar di 16 kota tuan rumah yang meriah saat negara mereka menjadi pusat perhatian mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

    Meksiko—yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk ketiga kalinya dan akan menggelar pertandingan pembukaan pada Kamis, 11 Juni 2026 di Stadion Mexico City, venue yang akan menyelenggarakan 13 pertandingan.

    Kanada juga akan menggelar 13 pertandingan dalam debutnya sebagai tuan rumah Piala Dunia—setelah sebelumnya menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita pada 2015—dimulai dengan pertandingan pembukaannya pada Jumat, 12 Juni 2026, di Stadion Toronto.

    Tiga puluh dua tahun setelah kesuksesan Piala Dunia 1994 yang berlangsung di tanah Amerika, Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah 78 pertandingan, dimulai dengan pertandingan pembukaannya pada Jumat, 12 Juni 2026, di Stadion Los Angeles dan berpuncak dengan final pada Minggu, 19 Juli 2026, di New York, New Jersey.

    Dengan lebih dari enam juta tiket yang tersedia untuk turnamen ini, hampir dua juta tiket telah terjual. Piala Dunia 2026 akan mempertemukan para pendukung dari seluruh penjuru dunia untuk sebuah perayaan sepak bola yang tak terlupakan di seluruh Amerika Utara.

    Jadwal Siaran Langsung Drawing Piala Dunia 2026

    Washington D.C., Amerika Serikat

    Pukul 00.00 WIB

    Siaran Langsung di TVRI, FIFA.com, YouTube FIFA

  • Puji Desain UMKM Naik Kelas, Mendag Serahkan Penghargaan GDI ke 51 Produk

    Puji Desain UMKM Naik Kelas, Mendag Serahkan Penghargaan GDI ke 51 Produk

    Jakarta

    Menteri Perdagangan Budi Santoso menyerahkan penghargaan kepada 51 produk pemenang ajang Good Design Indonesia (GDI) 2025. Ajang ini hadir sebagai penegasan desain produk Indonesia mampu menjawab dinamika dan tuntutan pasar internasional.

    Acara dengan tema ‘Good Design, Good Impact: Sustainability & Adaptive Design’ ini digelar di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (4/12) kemarin. GDI 2025 merupakan program strategis di bawah Indonesia Design Development Center (IDDC) bersama Klinik Desain dan Designer Dispatch Service (DDS).

    Acara tersebut menjadi wadah untuk membangun identitas produk, kekuatan cerita (storytelling), dan daya tarik visual yang selaras dengan selera global. Kementerian Perdagangan mendukung jalannya program tersebut sebagai upaya memperkuat kapasitas desain produk Indonesia dalam menembus pasar global.

    “Kualitas desain semakin menjadi faktor pembeda yang menunjukkan kemampuan produk menembus pasar internasional. Untuk memperkuat kapasitas desain nasional, diberikan pendampingan berupa konsultasi dan penguatan kualitas desain bagi pelaku usaha. Upaya ini akan mendorong terciptanya produk Indonesia yang kompetitif dan memiliki nilai tambah,” ujar Busan dalam keterangannya, Rabu (5/12/2025).

    Busan mengatakan, untuk menjaga kinerja positif ekspor Indonesia, desain produk menjadi salah satu kunci keberhasilannya. Produk-produk yang didesain dengan baik tidak hanya meningkatkan daya saing, tetapi juga membuka peluang ekspor, termasuk bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    “Banyak produk UMKM yang awalnya belum optimal packaging maupun desainnya, kini berhasil menembus pasar global setelah didesain ulang oleh para desainer,” katanya.

    Untuk mendorong UMKM memanfaatkan peluang ekspor, Kemendag memiliki Program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor. Program ini memfasilitasi pelaku usaha kecil hingga menengah untuk mempresentasikan produk mereka kepada perwakilan perdagangan RI di 33 negara.

    Program ini sekaligus menjadi sarana bagi UMKM untuk mendapatkan masukan desain dan kesamaan sehingga produk mereka semakin siap bersaing di pasar global.

    Busan menyampaikan, Kemendag juga menekankan pengembangan UMKM di tingkat desa melalui program UMKM Desa Bisa Ekspor. Desain produk-produk desa akan distandarkan melalui fasilitasi pelatihan-pelatihan desain. Tujuannya, agar memenuhi standar kualitas dan dapat ikut dalam program UMKM Bisa Ekspor.

    Pemerintah juga membuka akses pasar untuk produk Indonesia ke pasar global. Indonesia telah memiliki 20 perjanjian dagang terimplementasi serta lima perjanjian terbaru yang telah selesai tahun ini.

    Beberapa perjanjian terbaru Indonesia, yaitu Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), Indonesia-Canada CEPA, Indonesia-Peru CEPA, Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (Indonesia-EAEU FTA), serta Indonesia-Tunisia PTA.

    Menilai Kontribusi Nyata

    Terdapat enam kategori produk pada GDI 2025, yaitu Aksesori, Barang Pakai, Perlengkapan Rumah Tangga, Mobilitas, Perlengkapan Perumahan, serta Furnitur dan Fasilitas Publik. Sebanyak 347 produk telah mendaftar sepanjang 10 April-7 Juni 2025. Seluruh produk dinilai melalui proses seleksi ketat yang berlangsung dalam dua tahap, yaitu pada 10-13 Juni dan 1 Juli 2025.

    Penilaian ini didasarkan pada lima kriteria utama, yaitu inovasi, kebaruan, potensi komersial, orientasi ekspor, serta dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

    Dari total pendaftar yang melalui 2 tahap penjurian telah terkurasi 51 produk penerima penghargaan. Berdasarkan penilaian akhir, terpilih 41 produk Good Design, 10 produk Best Design. Kemudian, di antara 10 produk Best Design tersebut dipilih 1 produk terbaik yang dianugerahi gelar Best Design of the Year.

    Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi, menyampaikan, penilaian GDI 2025 dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama yang solid antara Kemendag dengan berbagai pihak, di antaranya JDP, Japan External Trade Organization (JETRO), serta para dewan juri.

    “Tim Juri GDI 2025 terdiri atas enam profesional yang kompeten di bidangnya, termasuk satu perwakilan juri dari Good Design Award Jepang dan satu perwakilan juri dari Taiwan Design Research Institute,” ucap Puntodewi.

    Ketua Juri GDI asal Indonesia, Prananda L. Malasan, mengatakan, proses penjurian difokuskan untuk menangkap kualitas desain yang tidak hanya unggul dari sisi estetika dan fungsi, tetapi juga memiliki kontribusi nyata terhadap keberlanjutan dan kemampuan beradaptasi.

    “Di era industri yang terus berkembang, desain berkelanjutan bukan lagi pilihan, tapi menjadi kebutuhan. Mari kita ciptakan masa depan berkelanjutan melalui kekuatan desain. Penguatan tema ini bukan hanya relevan, tetapi menjadi strategi penting agar desain Indonesia memiliki nilai yang sangat tinggi sekaligus mendorong desainer dan pelaku industri untuk mengedepankan inovasi yang berdampak,” tutur Prananda.

    Pemenang GDI of the Year 2025, Diaz Hensuk dari perusahaan Format, menyampaikan apresiasinya kepada Kemendag yang telah memberikan wadah bagi para pelaku usaha dan desainer untuk menyalurkan karya mereka agar lebih dikenal di pasar global.

    “Kemendag telah memberi wadah bagi pelaku usaha dan desainer untuk menyalurkan karya mereka dan diperkenalkan ke pasar global. Selain itu, kami memperoleh koneksi baru, lead project baru, serta account baru yang memiliki potensi untuk kolaborasi atau proyek,” jelas Diaz.

    GDI kini memasuki tahun ke-9 sebagai ajang strategis bagi desainer dan pelaku usaha nasional sejak diluncurkan pada 2017 bersama Japan Institute of Design Promotion (JDP). Hingga 2025, lebih dari 1.300 produk telah berpartisipasi pada GDI. Ratusan pemenang telah dinobatkan, termasuk yang telah berhasil menembus pasar ekspor.

    GDI 2025 juga berhasil membawa desain Indonesia menembus kancah internasional. Sebanyak delapan produk Indonesia meraih Good Design Award (G-Mark) 2025 di Jepang pada 4 November 2025 lalu. Produk-produk tersebut meliputi tas gaya hidup ramah lingkungan, furnitur, bahan konstruksi inovatif, hingga kendaraan listrik.

    Tonton juga video “Mendag Ungkap Ada Aturan Baru soal Penyaluran MinyaKita”

    (anl/ega)

  • AS Akan Jual Ribuan Bom Senilai Rp 44 T ke Kanada

    AS Akan Jual Ribuan Bom Senilai Rp 44 T ke Kanada

    Washington DC

    Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyetujui penjualan bom senilai US$ 2,68 miliar (setara Rp 44,6 triliun) kepada Kanada. Kesepakatan ini dicapai saat Perdana Menteri (PM) Kanada, Mark Carney, sedang meningkatkan anggaran pertahanan secara drastis di tengah ketidakpastian hubungan dengan Washington.

    Departemen Luar Negeri AS, seperti dilansir AFP, Jumat (5/12/2025), mengumumkan persetujuan Washington untuk kesepakatan penjualan bom kepada Ottawa itu pada Kamis (4/12) waktu setempat.

    Disebutkan oleh Departemen Luar Negeri AS bahwa senjata serangan udara itu akan mencakup 3.414 unit bom BLU-111, masing-masing berbobot 226 kilogram, yang mampu menghantam formasi pasukan militer, dan mencakup 3.108 unit bom GBU-39 yang dirancang untuk menghantam target dengan akurat.

    Paket senjata untuk Kanada itu juga mencakup lebih dari 5.000 kit JDAM untuk mengubah bom tak berpemandu menjadi amunisi berpemandu.

    “Penjualan ini akan meningkatkan kemampuan pertahanan Kanada yang kredibel untuk mencegah agresi di kawasan, memastikan interoperabilitas dengan pasukan AS, dan memperkuat kemampuan Kanada untuk berkontribusi pada pertahanan benua bersama,” demikian pernyataan Departemen Luar Negeri dalam pemberitahuan soal penjualan senjata itu kepada Kongres AS.

    PM Carney mengatakan pada Agustus lalu bahwa Kanada pada tahun ini akan memenuhi target NATO untuk membelanjakan dua persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) untuk pertahanan, beberapa tahun lebih cepat dari jadwal.

    Dia menyoroti meningkatnya ketidakpastian tentang peran AS, negara tetangga Kanada dan penjamin keamanan jangka panjang di bawah NATO, serta prospek agresi Rusia di kawasan Arktik.

    Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mempertanyakan kebijaksanaan NATO, menuduh sekutu-sekutu NATO terlalu bergantung pada AS sementara tidak memikul beban mereka sendiri.

    Trump sering meremehkan Kanada, terutama sebelum PM Carney menggantikan Justin Trudeau sebagai PM, dengan mengatakan bahwa Kanada seharusnya menjadi negara bagian ke-51 AS.

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • AS Pertimbangkan Keluar dari Perjanjian Dagang USMCA

    AS Pertimbangkan Keluar dari Perjanjian Dagang USMCA

    JAKARTA – Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan keluar dari perjanjian perdagangan bebas Amerika Serikat–Meksiko–Kanada (USMCA).

    “Itu selalu menjadi salah satu skenario,” ujar Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer kepada Politico dilansir ANTARA, Kamis, 4 Desember.

    Dia menyebut Presiden Donald Trump hanya akan melanjutkan partisipasi AS dalam perjanjian tersebut jika jelas menguntungkan bagi negara itu.

    “Alasan kami memasukkan periode peninjauan dalam USMCA adalah untuk mengantisipasi kebutuhan merevisi, meninjau, atau bahkan keluar dari perjanjian,” kata Greer.

    Berdasarkan naskah USMCA, setiap pihak berhak keluar dari perjanjian dengan memberikan pemberitahuan tertulis kepada para pihak lainnya enam bulan sebelumnya.

    Pada akhir Juli, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk menaikkan tarif atas barang Kanada yang tidak memenuhi ketentuan USMCA, dari 25 persen menjadi 35 persen mulai 1 Agustus, setelah kedua negara gagal mencapai kesepakatan dalam batas waktu yang ditetapkan Washington.

    Kanada mencabut seluruh tarif balasan atas barang asal AS yang tercakup dalam perjanjian pada 22 Agustus, kecuali untuk produk baja, aluminium, dan otomotif.

    Pada 26 November, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan Kanada akan memberlakukan tarif global sebesar 25 persen untuk produk terkait baja.

    Ia menekankan langkah tersebut bersifat global dan tidak secara khusus ditujukan kepada Amerika Serikat.

  • Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone 18, Kapan Rilis di Indonesia?

    Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone 18, Kapan Rilis di Indonesia?

    Bisnis.com, JAKARTA – Simak bocoran spesifikasi, harga, dan kapan iPhone 18 dirilis di Indonesia berikut ini.

    Setelah heboh dengan kedatangan iPhone 17, kini masyarakat pencinta Apple di seluruh dunia menunggu iPhone 18.

    Rumor menunjukkan bahwa jajaran iPhone 18 Pro sebagian besar akan mempertahankan desain yang sama dengan model iPhone 17 Pro.

    Sistem kamera belakang akan terlihat identik dengan generasi saat ini, menampilkan bagian kamera belakang yang ditinggikan dengan tiga lensa yang tersusun dalam segitiga.

    Ukuran layar juga diperkirakan tidak akan berubah, dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max masing-masing tetap menggunakan panel 6,3 inci dan 6,9 inci.

    Ini adalah dimensi yang sama yang diperkenalkan pada seri iPhone 16 Pro.

    Kemudian pada model iPhone 18 Pro kemungkinan akan meninggalkan tampilan dua warna casing belakang yang ada pada iPhone 17 Pro demi estetika yang lebih mulus.

    Untuk model generasi berikutnya, Apple tampaknya telah memperbarui “proses penggantian” kaca belakang untuk meminimalkan perbedaan warna antara kaca Ceramic Shield 2 dan bingkai aluminium, sehingga menghasilkan tampilan yang lebih menyatu.

    Perubahan pada Dynamic Island

    Rumor lain menunjukkan bahwa perubahan mungkin akan terjadi pada Dynamic Island iPhone.

    Mark Gurman dari Bloomberg dan pengguna Weibo Digital Chat Station mengatakan bahwa Apple mungkin akan mengecilkan ukuran Dynamic Island pada model iPhone 18.

    Hal ini dapat mengakibatkan lubang kecil untuk kamera, karena sensor Face ID mungkin akan ditempatkan di bawah/belakang layar.

    Chip yang Makin Tangguh

    Model iPhone 18 Pro diprediksi akan menggunakan chip A20 Apple, yang berbasis proses 2nm TSMC untuk peningkatan daya dan efisiensi.

    Peralihan ke fabrikasi 2nm akan meningkatkan kepadatan transistor, yang akan memungkinkan kinerja yang lebih tinggi.

    Seri A20 diperkirakan akan memberikan peningkatan kecepatan sekitar 15 persen dan efisiensi sekitar 30 persen lebih baik dibandingkan seri A19 yang digunakan pada model iPhone 17 Apple.

    Chip A20 Apple akan dipaketkan dengan teknologi Wafer-Level Multi-Chip Module (WMCM) TSMC, yang menunjukkan setidaknya beberapa chip A20 akan memiliki RAM yang terintegrasi langsung ke wafer yang sama dengan CPU, GPU, dan Neural Engine.

    Kapan Dirilis di Indonesia?

    Tentu saja belum ada jawaban tentang hal ini. Namun biasanya, iPhone baru akan dirilis di Indonesia beberapa bulan sejak perilisan secara global.

  • Korupsi Dana Hibah Probolinggo, Bendahara SMPI Ulul Albab Divonis 4 Tahun

    Korupsi Dana Hibah Probolinggo, Bendahara SMPI Ulul Albab Divonis 4 Tahun

    Surabaya (beritajatim.com) – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya resmi menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepada Abd Wasik, bendahara SMPI Ulul Albab asal Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, setelah terdakwa terbukti bersalah menyalahgunakan dana hibah pembangunan gedung sekolah tahun anggaran 2022–2023. Putusan ini dibacakan dalam sidang daring yang digelar pada Jumat (28/11/2025).

    Wasik dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

    Selain hukuman pidana pokok, Majelis Hakim juga menjatuhkan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. Terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp583.153.266,96, subsider hukuman penyitaan harta benda atau kurungan penjara selama 1 tahun.

    Dari pihak penuntut, jaksa sempat mengajukan tuntutan hukuman yang lebih berat dibandingkan putusan Majelis Hakim.

    Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Taufik Eka Purwanto, menyampaikan hal tersebut. “Jaksa menuntut terdakwa sesuai dakwaan primair,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

    Meskipun demikian, pihak kejaksaan menyatakan belum memutuskan langkah hukum lanjutan pasca putusan vonis dibacakan. “Atas putusan tersebut kami masih pikir-pikir,” tegas Taufik.

    Kasus korupsi yang melibatkan dana pendidikan ini mencuat setelah didapati bangunan SMPI Ulul Albab tidak selesai dan tidak sesuai dengan jumlah anggaran hibah yang diterima. Sekolah tersebut mengajukan proposal Rp1,08 miliar pada 2021 dan menerima kucuran dana Rp 877,4 juta dari Pemprov Jatim melalui Biro Kesra. Kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp 583.153.266,96.

    Dalam proses persidangan, terungkap rangkaian modus yang dilakukan terdakwa untuk memperkaya diri sendiri, termasuk memalsukan SPJ, merekayasa LPJ, melakukan mark up harga dan kuantitas barang, serta mencantumkan nama orang tua siswa sebagai pekerja fiktif. Perbuatan ini secara langsung menyebabkan pembangunan sekolah tidak selesai sesuai standar. [ada/beq]

  • iPhone Lipat Siap Meluncur Tahun Depan dengan Harga Bisa Tembus Rp40 Jutaan

    iPhone Lipat Siap Meluncur Tahun Depan dengan Harga Bisa Tembus Rp40 Jutaan

    Bisnis.com, JAKARTA – Berdasarkan rumor dan sumber terkait, Apple diperkirakan akan meluncurkan iPhone lipat terbaru mereka pada tahun depan.

    Rumor mengenai kemunculan iPhone lipat ini sudah santer terdengar beberapa kali, namun kepastiannya belum terlihat.

    Baru-baru ini, kehadiran iPhone lipat semakin banyak dibicarakan oleh sumber terdekat Apple. Diperkirakan bahwa 2026 menjadi tahun pas untuk merilis iPhone lipat generasi pertama.

    Melansir MacRumors, terdapat sejumlah bocoran spesifikasi mengenai iPhone lipat ini. Di antaranya yakni bentuk ponsel yang akan terlihat seperti sebuah buku kecil.

    Bentuk iPhone lipat, menurut Mark Gurman dari Bloomberg, memiliki gaya yang mirip dengan Galaxy Z Fold milik Samsung.

    Kemudian analis industri Ming-Chi Kuo memperkirakan iPhone lipat ini akan berukuran antara 9 hingga 9,5 mm saat dilipat, dan sekitar 4,5 hingga 4,8 mm saat dibuka.

    Baru-baru ini, pembocor Instant Digital yang berbasis di Weibo mengatakan bahwa iPhone lipat ini akan memiliki ketebalan setidaknya 4,8 mm.

    Saat ponsel dilipat, pengguna akan melihat layar luar berukuran 5,5 inci yang mirip dengan layar iPhone pada umumnya. Sementara saat dibuka, akan terlihat layar bergaya iPad berukuran 7,8 inci yang lebih besar.

    Untuk badannya, iPhone lipat ini akan memiliki sasis titanium dengan engsel yang terbuat dari kombinasi titanium dan baja tahan karat, menurut analis Ming-Chi Kuo.

    Rangkanya sendiri akan menggunakan paduan titanium untuk mencegah masalah tekukan, solusi yang terbukti efektif untuk iPhone Air ultra-tipis terbaru Apple.

    Namun analis Jeff Pu yakin Apple menggunakan aluminium dan titanium, sementara Kuo yakin campuran baja tahan karat dan titanium yang dipilih.

    Pada ponsel ini juga diprediksi oleh Kuo bahwa autentikasi Face ID akan dihilangkan dan diganti dengan tombol samping Touch ID untuk menghemat ruang internal.

    Apple saat ini hanya menguji variasi warna hitam dan putih untuk ponsel lipat dengan pemasok, menurut Mark Gurman dari Bloomberg. Meskipun ia mengatakan bahwa rencana Apple dapat berkembang sebelum perangkat tersebut diluncurkan.

    Harga iPhone Lipat

    Jelang peluncuran iPhone lipat, hal paling dinanti dari penggemar Apple adalah prediksi harga. Disinyalir bahwa ponsel ini akan menjadi yang paling mahal dari jajaran ponsel Apple lainnya.

    Beberapa laporan menunjukkan bahwa iPhone lipat akan dibanderol antara $2.000 dan $2.500 atau sekitar Rp30-40 jutaan di Amerika Serikat (AS).

    Sementara itu, analis di perusahaan perbankan investasi UBS dan Fubon Research memperkirakan harga ponsel ini akan berkisar antara $1.800 dan $2.000, atau sekitar $2.399.

    Tanggal perilisan iPhone lipat

    Terbaru, menurut analis industri Jeff Pu, perangkat tersebut memasuki fase Pengenalan Produk Baru (NPI) di Foxconn pada Maret 2025. Sementara laporan November dari situs Tiongkok UDN melaporkan bahwa perangkat tersebut kini telah memasuki tahap validasi rekayasa dan Apple sudah bersiap untuk produksi massal.

    Foxconn diharapkan secara resmi mulai memproduksi iPhone lipat Apple pada awal kuartal keempat (Oktober). Laporan terbaru menunjukkan Apple sudah menimbun komponen untuk praproduksi.

    Meskipun hingga kini tanggal peluncuran yang tepat untuk ponsel lipat pertama Apple ini belum diketahui. Tetapi Kuo dan Pu mengatakan produksi massal direncanakan untuk paruh kedua tahun 2026.

    Reporter Bloomberg Mark Gurman mengatakan ia mengharapkan perangkat tersebut diluncurkan tahun depan di musim gugur. Namun, perusahaan perbankan Mizuho Securities Jepang telah menyarankan penundaan hingga 2027 masih bisa terjadi karena Apple membutuhkan waktu lebih lama untuk memutuskan elemen desain utama seperti engsel.

  • Tab Google Images Kini Muncul di Search Android dan iOS, Apa Fungsinya?

    Tab Google Images Kini Muncul di Search Android dan iOS, Apa Fungsinya?

    Apple hingga saat ini masih menghadapi kendala dalam hal kecerdasan buatan (AI) di Siri mereka, dan disebut akan memanfaatkan teknologi Google Gemini. untuk memperkuat kemampuan asisten virtual miliknya tersebut.

    Mengutip laporan Mark Gurman di Bloomberg via Cnet, Selasa (4/11/2025), Apple berencana memakai Gemini AI mentenagai Siri versi baru yang dijadwalkan rilis pada musim semi 2026, bersamaan dengan update iOS 26.4.

    Gurman menjelaskan, model Gemini akan berjalan di server Private Cloude Compute milik Apple untuk menangani kebutuhan pengguna. Perusahaan juga menjamin privasi karena seluruh pemrosesan dilakukan di infrastruktur Apple tanpa berbagai data eksternal.

    Siri versi baru diklaim mampu menjawab pertanyaan pribadi, seperti “temukan rekomendasi buku dari ibu” dengan mengakses data di perangkat secara langsung.

    Bloomberg sebelumnya melaporkan, arsitektur Siri terdiri dari tiga bagian: perencanaan kueri, sistem pencarian pengetahuan, dan modul peringkas. Gemini sendiri akan memperkuat dua di antaranya, yaitu perencanaan dan peringkasan.

    Berbekal Gemini AI, Siri versi baru diyakini dapat memahami lebih banyak konteks dunia nyata dan menjawab pertanyaan umum tanpa perlu kembali ke hasil pencarian web seperti sebelumnya.

    Meski begitu, raksasa teknologi berbasis di Cupertino tersebut tidak akan menonjolkan kemitraan ini di publik. Semua fitur baru Siri akan tetap dikemas sebagai teknologi buatan Apple, dan dijalankan lewat server mereka sendiri.

    Sebenarnya, kemitraan ini tidak terlalu jauh berbeda dengan kolaborasi Google dengan Samsung yang memakai teknologi Gemini dalam fitur Galaxy AI.

    Bila benar terjadi, diharapkan kerja sama ini bisa menutup celah pengembangan model bahasa besar (LLM) Apple yang hingga saat ini masih tertinggal dari perusahaan teknologi lainnya.