Tag: Mark

  • Pendukung Donald Trump Berkumpul di Michigan, Yakin Menang Pemilu AS

    Pendukung Donald Trump Berkumpul di Michigan, Yakin Menang Pemilu AS

    Michigan

    Para pendukung setia Donald Trump berbondong-bondong ke negara bagian Michigan jelang Pemilu AS 2024. Mereka bersemangat untuk menyaksikan kesempatan terakhir menyaksikan jagoan mereka membawakan lagu-lagu terbaiknya di tempat perhentian terakhirnya sebelum Hari Pemilihan — dan benar-benar yakin akan kemenangannya yang tak terelakkan.

    “Jika Anda melihat jumlah orang, Anda melihat aksi unjuk rasa, sungguh gila dukungan yang diberikan Trump,” kata Mark Perry, 65 tahun, yang bekerja di sebuah perusahaan telepon di Indiana, dilansir AFP, Selasa (5/11/2024).

    “Jika sebaliknya, saya kira kita akan sangat curiga,” lanjut dia kepada AFP di luar Van Andel Arena berkapasitas 12.000 tempat duduk di Grand Rapids, tempat para pendukungnya bertahan berjam-jam di tengah hujan dengan mengenakan ponco dan duduk di kursi lipat.

    Imigrasi menjadi masalah utama bagi banyak orang, inflasi bagi yang lain, sementara beberapa orang ingin melihat pembatasan lebih lanjut terhadap aborsi atau diakhirinya transisi gender di kalangan pemuda.

    Namun, apa pun pendirian mereka tentang isu-isu tersebut, mereka memiliki skeptisisme yang mendalam bahwa kemenangan Kamala Harris dapat dianggap sah, meskipun hasil jajak pendapat sangat ketat.

    “Akan sangat sulit untuk menerimanya,” kata Jacob Smith, 41, seorang teknisi HVAC dari daerah tersebut. Sementara itu, istrinya, Danielle, mengungkapkan kekhawatiran yang didengarnya tentang dugaan penyimpangan pada mesin pemungutan suara di Michigan.

    (maa/maa)

  • Link Nonton Haikyuu The Dumpster Battle, Berikut Sinopsisnya

    Link Nonton Haikyuu The Dumpster Battle, Berikut Sinopsisnya

    Melansir dari IMDb berikut ini daftar pengisi suara film Haikyu!! The Dumpster Battle:

    1. Ayumu Murase sebagai Shoyo Hinata.

    2. Kaito Ishikawa sebagai Tobio Kageyama.

    3. Yuki Kaji sebagai Kenma Kozume.

    4. Yuichi Nakamura sebagai Tetsuro Kuroo.

    5. Koki Uchiyama sebagai Kei Tsukishima.

    6. Hisao Egawa sebagai Keishin Ukai.

    7. Nobuaki Fukuda sebagai Yusufumi Nekomata.

    8. Yu Hayashi sebagai Ryunosuke Tanaka.

    9. Satoshi Hino sebagai Daichi Sawamura.

    10. Takanori Hoshino sebagai Nobuyuki Kai.

    11. Yoshimasa Hosoya sebagai Asahi Azumane.

    12. Kyosuke Ikeda sebagai So Inuoka.

    13. Miyu Irino sebagai Koshi Sugawara.

    14. Mark Ishii sebagai Liev Haiba.

    15. Hiroshi Kamiya sebagai Ittetsu Takeda.

    16. Toshiki Masuda sebagai Chikara Ennoshita.

    17. Sumire Morohoshi sebagai Hitoka Yachi.

    18. Hiroshi Naka sebagai Ikkei Ukai.

  • Microsoft, Meta, dkk Investasi US0 Miliar Kembangkan AI

    Microsoft, Meta, dkk Investasi US$200 Miliar Kembangkan AI

    Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan besar internet dan perangkat lunak dunia kembali melakukan investasi besar-besaran dalam program pengembangan kecerasan buatan (artificial intelligence/AI), setidaknya US$200 miliar digelontorkan tahun ini.

    Belanja modal dari empat perusahaan internet dan perangkat lunak terbesar, yakni Amazon.com Inc., Microsoft Corp., Meta Platforms Inc., dan Alphabet Inc. diperkirakan akan mencapai lebih dari US$200 miliar tahun ini, rekor untuk kelompok perusahaan itu.

    Para eksekutif dari masing-masing perusahaan memperingatkan investor pekan ini bahwa pemborosan ini akan berlanjut tahun depan, atau bahkan meningkat.

    Pembelanjaan ini menyoroti biaya dan sumber daya besar yang dikonsumsi oleh ledakan AI global yang dipicu hadirnya ChatGPT. Para raksasa teknologi berlomba mengamankan chip kelas atas yang langka dan membangun pusat data besar yang dibutuhkan teknologi ini.

    Untuk itu, mereka telah menjalin kesepakatan dengan penyedia energi untuk memasok daya ke fasilitas ini, bahkan menghidupkan kembali pembangkit nuklir yang terkenal.

    Mereka berusaha meyakinkan Wall Street bahwa investasi besar ini akan membuat bisnis masa depan mereka lebih menguntungkan dibandingkan bisnis saat ini yang menjual iklan digital, barang, dan perangkat lunak.

    CEO Amazon Andy Jassy, menyebut AI sebagai peluang yang benar-benar besar, bahkan jenis peluang seumur hidup, yang dibuktikan dengan proyeksi perusahaan untuk belanja sebesar US$75 miliar pada 2024.

    “Saya rasa pelanggan, bisnis, dan pemegang saham kami akan merasa puas dalam jangka panjang bahwa kami mengejarnya secara agresif,” dalam panggilan dengan investor, dikutip dari Bloomberg, Sabtu (2/11/2024).

    Analis di MoffettNathanson menyebut belanja Amazon ini sungguh mencengangkan.

    Sebelumnya, CEO Meta Mark Zuckerberg berjanji akan meningkatkan investasi dalam model bahasa AI dan proyek futuristik lainnya yang sekarang dia anggap sebagai inti masa depan perusahaannya. Belanja modal Meta bisa naik hingga US$40 miliar tahun ini.

    Sementara itu, anggaran belanja modal Alphabet lebih tinggi dari perkiraan Wall Street, dan CFO Anat Ashkenazi memproyeksikan peningkatan substantial pada 2025.

    Apple Inc. juga berjanji berinvestasi dalam AI, memperkenalkan rangkaian layanan baru seperti Siri yang lebih cerdas, disebut Apple Intelligence. Namun, hasil keuangan Apple yang relatif lemah pada kuartal ini tidak terbantu oleh produk AI barunya yang sebagian besar belum dirilis.

    Hasil keuangan raksasa teknologi pekan ini beragam. Saham Amazon dan Alphabet, induk Google, melesat setelah mereka melampaui ekspektasi laba, terutama berkat pertumbuhan unit komputasi awan mereka. Namun, saham Meta dan Microsoft turun setelah rencana belanja Meta menimbulkan kekhawatiran, dan prospek pertumbuhan pendapatan cloud Microsoft mengecewakan.

    Saham Alphabet, Microsoft, dan Meta sedikit naik dalam perdagangan pra-pasar pada Jumat, sementara Amazon naik 6,7% sebelum bursa New York dibuka. Apple turun sekitar 1,1% di awal perdagangan.

    Bagi Microsoft, kinerja kuartalan yang lesu terjadi bukan karena pelanggan tidak tertarik membayar layanan cloud dan AI-nya, tetapi karena perusahaan tidak dapat membangun kapasitas dengan cepat.

    “Permintaan ini muncul dengan sangat cepat. Pusat data tidak dibangun dalam semalam,” kata CEO Microsoft Satya Nadella.

    Microsoft menghabiskan US$14,9 miliar pada kuartal ini, naik 50% dari tahun lalu — jumlah tertinggi yang pernah dihabiskan perusahaan untuk properti dan peralatan dalam satu tahun sebelum 2020. CFO Microsoft Amy Hood mengatakan kepada investor bahwa Microsoft akan berusaha mengatasi masalah pasokan pusat data dengan lebih seimbang.

    Analis secara umum optimistis bahwa masalah pasokan pusat data Microsoft pada akhirnya akan teratasi. Masalah ini akan ‘secara sederhana’ membatasi bisnis cloud Microsoft, tetapi investasi perusahaan, khususnya saham besar di OpenAI, sedang ‘menanam benih untuk kesuksesan jangka panjang,’ tulis analis JPMorgan dalam catatan setelah hasil perusahaan.

    Kekhawatiran Wall Street terhadap belanja yang berlebihan terhadap AI ini belum hilang. Pekan ini, Meta melaporkan kerugian operasional sebesar US$4,4 miliar untuk Reality Labs, divisinya yang membuat kacamata augmented reality dan gadget lain yang masih jauh dari kesuksesan komersial. Perusahaan juga menghabiskan banyak uang membuat model Llama yang ditujukan untuk bersaing dengan Google dan OpenAI.

    Dalam panggilan hasil Meta, Zuckerberg berargumen bahwa investasi AI ini meningkatkan bisnis utama perusahaan dalam penjualan iklan di Facebook dan Instagram.

    “Namun, investor akan tetap khawatir jika terjadi tanda-tanda kelemahan dalam bisnis iklan karena mereka terus menunggu pengembalian dari taruhan AI besar Meta,” kata Jasmine Enberg, Analis Utama di Emarketer.

    Meski begitu, saham Meta naik 60% tahun ini. Beberapa analis mengatakan pengeluaran besar Zuckerberg akan terbayar di masa mendatang. “Tentu saja, sejarah ada di pihaknya, dan sekarang para investor telah dilatih bahwa kesabaran di sini adalah suatu pilihan yang baik,” tulis MoffettNathanson dalam laporannya.

    DI DALAM NEGERI

    Kecerdasan buatan kini menjadi teknologi yang semakin menarik perhatian karena mampu mempercepat berbagai pekerjaan di banyak sektor. Penggunaan AI sendiri juga diprediksi semakin meluas, terlihat dari survei yang dilakukan PricewaterhouseCoopers (PwC) kepada 4.702 CEO Global termasuk Indonesia terungkap bahwa 50% CEO di berbagai perusahaan Indonesia akan terus meningkatkan penggunaan AI.

    Head of Product Marketing Pintu Iskandar Mohammad mengungkapkan teknologi AI saat ini sudah menjadi teman yang dapat mempercepat berbagai pekerjaan rutinitas teknis.

    “Tim marketing Pintu juga menggunakan AI sebagai penunjang produksi konten dan laporan. Kami juga melihat tools AI seperti ChatGPT misalnya, perkembangannya sangat bagus, mungkin dua tahun sebelumnya output informasi yang dihasilkan masih kurang tepat, namun sekarang semakin baik dan logical,” terangnya.

    Iskandar menambahkan perkembangan AI sendiri juga memengaruhi kemajuan aset kripto dan teknologi blockchain. Mengutip data dari Coinmarketcap, terdapat lebih dari 300 token yang masuk dalam kategori AI dengan kapitalisasi pasar mencapai US$34 miliar atau sekitar Rp527 triliun.

    Menurutnya, banyak infrastruktur AI yang digunakan industri kripto seperti, Web3, Chatbot, NFT generator, trading, hingga gaming. Meski begitu, masih terdapat tantangan yang dihadapi dalam pengembangan AI, kripto, dan blockchain.

    “Namun, Kami juga yakin, ke depan, Indonesia bisa menjadi pemain kunci dalam adopsi teknologi AI yang diharapkan dapat terus mendorong penetrasi aset kripto di Indonesia,” terangnya.

    Tantangan dan masa depan AI dalam kripto dan blockchain juga pernah diulas oleh Co-Founder Ethereum Vitalik Buterin lewat tulisannya berjudul “The promise and challenges of crypto + AI application” menyoroti semakin canggihnya teknologi blockchain dan AI dengan peningkatan jumlah use-cases (kegunaan).

    Namun, Vitalik juga menilai ada tantangan yang dihadapi antara AI dan kripto yakni penggunaan AI terdesentralisasi yang dapat diandalkan dengan menggunakan blockchain dan kriptografi. Namun, Vitalik optimistis bisa melihat lebih banyak use-cases AI yang konstruktif sehingga bisa digunakan dalam skala besar.

  • Tak Hanya Mark Up, KPK Duga Ada Monopoli di Kasus APD Covid-19

    Tak Hanya Mark Up, KPK Duga Ada Monopoli di Kasus APD Covid-19

    Bisnis.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan monopoli yang dilakukan oleh sejumlah perusaahaans swasta pada pengadaan APD Covid-19, yang kini disebut merugikan keuangan negara Rp319 miliar. 

    Hal itu diungkap oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron pada konferensi pers penahanan tersangka kasus APD, Jumat (1/11/2024). Tersangka dimaksud yakni Direktur Utama PT Permana Putra Mandiri (PPM) Ahmad Taufik.

    Dua tersangka lain yakni Direktur Utama PT Energi Kita Indonesia (EKI) Satrio Wibowo serta mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Budi Sylvana telah ditahan awal Oktober 2024 lalu. 

    Ghufron menjelaskan bahwa dalam pengadaan APD saat pagebluk 2020 lalu, perusahaan-perusahaan yang berperan sebagai produsen maupun distributor hazmat diduga melakukan praktik monopoli. Beberapa perusahaan di antaranya adalah PT PPM milik Ahmad Taufik, PT EKI milik Satrio, serta PT Yoon Shin Jaya (YS) milik Shin Dong Keun yang mewakili para produsen APD. 

    “Kerja Sama antara PT PPM, PT EKI, PT YS dan para produsen APD merupakan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Hal tersebut berlawanan dengan Pasal 4 Undang-undang No.5/1999 di mana pengusaha dilarang secara bersama-sama melakukan penguasaan produksi dan pemasaran sehingga terbentuk monopoli,” jelasnya pada konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (1/11/2024). 

    Selain monopoli, terdapat sejumlah perbuatan melawan hukum lain yang diduga dilakukan perusahaan-perusahaan itu. PT EKI dan PT YS disebut tidak memiliki Izin Penyalur Alat Kesehatan (IPAK) kendati terlibat dalam mata rantai pengadaan APD. 

    Kemudian, PT EKI dan PT PPM disebut tidak menyiapkan dan menyerahkan bukti pendukung kewajaran harga kepada PPK sehingga melanggar prinsip pengadaan barang/jasa pemerintah dalam penanganan keadaan darurat. 

    “PT EKI ditetapkan sebagai penyedia APD, padahal tidak mempunyai pengalaman untuk mengadakan APD sebelumnya,” lanjut Ghufron. 

    DUGAAN MARK UP

    Pada konferensi pers sebelumnya, Oktober 2024 lalu, Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan asal usul kerugian keuangan negara sebesar Rp319 miliar yang dihasilkan dari audit bersama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

    Awalnya, anggaran pengadaan APD oleh pemerintah bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam proses pengadaan, penyidik KPK mengendus dugaan penggelembungan harga atau mark-up.

    Asep menduga kerugian negara Rp319 miliar itu seharusnya tidak terjadi apabila APD langsung dipasok dari PT PPM ke Kemenkes, tanpa harus ada pelibatan PT EKI. 

    “Jadi secara garis besar bahwa ada penambahan harga, ada mark up harga antara PT PPM dengan Kemenkes, di tengahnya ada PT EKI. Jadi, seharusnya kalau misalkan langsung ke PT PPM itu harganya lebih rendah. Sehingga di situ ada kenaikan harga, peningkatan harga, mark-up lah,” ujar Jenderal Polisi bintang satu itu. 

    Asep menjelaskan bahwa kasus dugaan korupsi itu bermula ketika pemerintah berupaya untuk memenuhi kebutuhan APD saat awal pandemi Covid-19 sekitar empat tahun lalu. Pengadaan dilakukan dengan turut melibatkan aparat seperti TNI dan Polri. Bahkan, APD itu langsung diambil oleh TNI dari Kawasan Berikat berdasarkan instruksi Kepala BNBP yang saat itu dipimpin Letjen TNI Doni Monardo.

    APD lalu diambil aparat pada 21 Maret 2020 untuk disebar ke 10 provinsi. Namun, pengambilan dilakukan tanpa kelengkapan dokumentasi, bukti pendukung, serta surat pemesananan.

    Menurut Asep, inti permasalahan dalam kasus tersebut adalah perbedaan harga yang cukup lebar. Awalnya, APD untuk Kemenkes hanya dipasok langsung oleh PT PPM. 

    Perusahaan milik Ahmad Taufik itu merupakan perusahaan yang ditunjuk sebagai distributor utama oleh para produsen APD. Salah satunya yakni oleh Direktur Utama PT Yoon Shin Jaya Shin Dong Keun. Pada saat itu, Kemenkes membeli 10.000 set APD dari PT PPM dengan harga hanya Rp379.500 per set. 

    Namun, setelahnya Shin Dong Keun turut menandatangani kontrak kesepakatan dengan Direktur Utama PT EKI Satrio Wibowo untuk menjadi authorized seller. Kontraknya yakni sebanyak 500.000 set APD dengan harga dinamis atau tergantung nilai tukar rupiah terhadap dolar AS saat pemesanan. 

    PT PPM dan PT EKI lalu memutuskan untuk menandatangani kontrak kerja sama distribusi. PT PPM mendapatkan margin keuntungan 18,5%.

    Adapun penawaran harga APD melonjak dari Rp379.500 per set menjadi US$60 atau hampir mendekati Rp1 juta per set. Kemudian, Sestama BNPB saat itu, Harmensyah, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) DSP BNPB melakukan negosiasi harga dengan Satrio agar harga APD diturunkan menjadi US$50 (sekitar Rp700.000) per set. 

    Harga itu pun tetap hampir dua kali lipat yang dibayar oleh Kemenkes ke PT PPM awalnya yakni Rp379.500 per set. “Jadi ini sangat jauh perbedaan harganya antara yang dibeli oleh Kemenkes kemenkes sebesar Rp370.000 per set, dengan yang diadakan oleh KPA. Itu saudara HM [Harmensyah] dengan saudara SW [Satrio],” jelas Asep.

    Di sisi lain, PT PPM juga akan menagih 170.000 set APD gelombang pertama yang telah didistribusikan oleh TNI sebelumnya dengan harga sekitar Rp700.000 per set. 

    Tidak hanya itu, Satrio juga diduga menghubungi Kepala BNPB Doni Monardo untuk segera menyelesaikan pembayaran 170.000 set APD yang diambil TNI. Dia juga meminta agar diberikan SPK dari BNPB agar sesuai dengan pengamanan raw material dari Korea Selatan. 

    Pada 25 Maret 2020, PT EKI dan perusahaan Shin Dong Keun merealisasikan kontrak mereka dengan pemesanan 500.000 set APD. Pemesanan dilakukan dengan menyerahkan giro Rp113 miliar bertanggal 30 Maret 2020. 

    Akan tetapi, pemesanan menggunakan dokumen kepabeanan PT PPM karena PT EKI tidak memiliki izin penyaluran alat kesehatan, gudang serta bukan perusahaan kena pajak (PKP). 

    KPK mencatat, ada dua kali pembayaran dari negara kepada PT PPM. Pertama, Rp10 miliar ketika belum ada kontrak atau surat pesanan. Kedua, Rp109 miliar yang diserahkan oleh Pusat Krisis Kesehatan. 

    Setelah itu, pada 28 Maret 2020, Budi Sylvana ditunjuk sebagai PPK dari Kemenkes menggantikan Eri Gunawan menggunakan surat bertanggal backdate sehari. Pada kesempatan yang sama, surat pesanan APD dari Kemenkes diterbitkan untuk sebanyak 5 juta set dengan harga US$48,4 per set.

    Surat itu diteken oleh Budi, Taufik dan Satrio. Namun, KPK menyebut surat itu tidak mencantumkan spesifikasi pekerjaan, waktu pelaksanaan, pembayaran, serta hak dan kewajiban para pihak. Tidak hanya itu, surat yang hanya ditujukan kepada PT PPM juga ikut ditandatangani oleh PT EKI. 

    Adapun Kemenkes mencatat telah menerima 3.140.200 set APD PT PPM dari total 5.000.000 set yang dipesan sampai dengan 18 Mei 2020. Dari waktu pemesanan sampai dengan saat itu, telah dilakukan negosiasi antara Kemenkes dengan PT PPM untuk menurunkan harga.

    Kedua pihak menyepakati negosiasi yakni 503.500 set APD yang dikirim dari periode 27 Apil sampai dengan 7 Mei 2020 dihargai sebesar Rp366.850 per set. Setelahnya, satu set APD akan dihargai Rp294.000. 

    Asep menuturkan, hasil audit final yang dilakukan BPKP menunjukkan adanya kerugian negara yang timbul akibat pengadaan APD itu senilai Rp319 miliar. Dia memastikan penyidik bakal menelusuri lebih jauh ke mana saja aliran uang tersebut. 

    “Atas pengadaan tersebut, audit BPKP menyatakan telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp319 miliar,” terang Asep. 

  • Facebook Mendadak Ramai Lagi, Fitur Ini Bikin Kecanduan

    Facebook Mendadak Ramai Lagi, Fitur Ini Bikin Kecanduan

    Jakarta, CNBC Indonesia – Facebook mulai ramai kembali, di tengah sengitnya persaingan dengan platform media sosial baru yang menyita perhatian Gen Z seperti TikTok dan YouTube Shorts. Dalam laporan pendapatan kuartal, CEO Meta Mark Zuckerberg melaporkan terdapat peningkatan 8% waktu penggunaan di platform tersebut.

    Ini semua berkat peningkatan kemampuan Feed dan rekomendasi video berbasis AI yang ditawarkan platform milik Meta, dikutip dari The Daily Star, Jumat (1/11/2024).

    Peningkatan yang sama juga terlihat pada Instagram. Platform berbagi foto milik Meta mencatatkan peningkatan penggunaan hingga 6%.

    Sementara itu, platform AI bernama Meta AI telah digunakan lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan. Lebih dari satu juta pengiklan dilaporkan menggunakan alat AI generatif Meta dalam sebulan terakhir.

    Angka tersebut membuat 15 juta iklan dan meningkatkan 7% konversi bisnis dengan tools AI.

    Dalam laporan keuangan, Meta mencatatkan laba kuartal ketiga lebih tinggi dari perkiraan analis. Yakni US$40,59 miliar (Rp 638,4 triliun) berbanding perkiraan US$40,29 miliar (Rp 633,7 triliun).

    Meta melaporkan total pengeluaran US$23,2 miliar (Rp 364,8 triliun) dan belanja modal US$9,2 miliar (Rp 144,6 triliun). Ini membuat Meta merevisi prospek pengeluaran setahu penuh sekitar US$96 miliar-US$98 miliar.

    Jumlah pengguna di seluruh aplikasi milik Meta juga mengalami kenaikan. Ada kenaikan 5% pada pengguna aktif harian (DAP) yang menjadi 3,29 miliar pengguna.

    Begitu juga kenaikan pada pengguna aktif bulanan (MAP). Jumlahnya naik 6% menjadi 3,96 miliar pengguna.

    (fab/fab)

  • Jangan Nipu & Mark Up!

    Jangan Nipu & Mark Up!

    Jakarta

    Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi memperingatkan para pelaku koperasi untuk agar tidak melakukan tindakan melanggar hukum. Hal ini mengingat dalam sejarahnya kerap ada oknum-oknum nakal yang mendatangkan kerugian di koperasi.

    Budi mengatakan, tujuan Utama koperasi adalah meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Koperasi juga kental akan asas tolong menolong dan gotong-royong. Dengan demikian, menurutnya koperasi harus untung.

    “Karena koperasi kan tujuannya kan meningkatkan kesejahteraan anggota. Kalau koperasinya rugi gimana? Iya kan? Tetapi yang nggak boleh saya bilang tiga, jangan nipu, fiktif, mark up!,” kata Budi Arie, di Kantor Koperasi, Kuningan, Jakarta, Kamis (31/10/2024).

    Budi mengatakan, koperasi merupakan alat yang baik untuk mengorganisasikan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan. Namun demikian, masih saja kerap ada oknum yang memanfaatkan koperasi untuk kepentingan sendiri.

    Padahal menurut Budi, kepercayaan atau trust menjadi satu hal paling utama dalam bisnis. Akibatnya, kerugian koperasi pun akan berimbas kepada para anggotanya dan menimbulkan masalah baru,

    “Kita tidak bisa pungkiri banyak apa oknum-oknum mengurus koperasi, yang menggunakan koperasi sehingga membuat koperasi kehilangan kepercayaan di publik,” ujarnya.

    Selaras dengan itu, pihaknya berencana untuk melakukan serangkaian penataan industri koperasi dengan berfokus pada tiga hal Utama, antara lain digitalisasi koperasi, rebranding, dan tata Kelola.

    “Rebranding kooperasi, kooperasi ini harus bisa diminati kembali oleh masyarakat Indonesia. Karena menurut data cuma 29 juta masyarakat Indonesia berkoperasi. Kalau 1 orang dua anggota, di bawah 10% masyarakat Indonesia menjadi anggota kooperasi,” kata dia.

    Lihat Video: Dipanggil Prabowo, Waketum Gerindra Ferry Juliantono Bahas soal Koperasi

    (shc/kil)

  • Tak Hanya Zuckerberg, Elon Musk Ramal Kepunahan Smartphone

    Tak Hanya Zuckerberg, Elon Musk Ramal Kepunahan Smartphone

    Jakarta

    Mark Zuckerberg meramal bahwa di masa depan, peran smartphone akan berkurang karena popularitas kacamata pintar. Nah, Elon Musk pernah memprediksi lebih jauh lagi, yaitu bahwa smartphone akan benar-benar digantikan oleh teknologi lain.

    Beberapa waktu silam, akun parodi Elon Musk di @iamnot_elon bertanya “Apa Anda akan memasang antarmuka Neuralink di otak untuk memungkinkan mengendalikan ponsel X baru Anda dengan berpikir?” Nah, Elon Musk ikut menjawab pertanyaan itu: “Di masa depan, tidak akan ada ponsel, hanya Neuralink.”

    Diskusi itu muncul setelah terobosan perusahaan Neuralink milik Elon Musk menanamkan chip otak pada manusia untuk pertama kali di Februari 2024. Elon mengharapkan sebuah aplikasi nantinya menerjemahkan sinyal-sinyal dari otak untuk mengendalikan kursor atau menghasilkan teks, memungkinkan pengoperasian komputer hanya melalui pikiran.

    Pada pertengahan 2024 ini, Neuralink menanamkan implannya ke pasien kedua. Chip otak itu membantu pasien bernama Alex untuk main game hingga mengembangkan desain 3D hanya dengan kekuatan pikiran.

    Di blog, Neuralink menjelaskan kondisi terbaru Alex, pria yang kehilangan kendali atas anggota tubuhnya setelah cedera tulang belakang. Neuralink menanamkan chip-nya ke otak Alex dan kini menggunakan implan itu untuk mengontrol mouse yang terhubung ke laptop.

    Sama seperti pasien Neuralink pertama, Noland Arbaugh, Alex menggunakan chip otak itu untuk memainkan game favoritnya, seperti Counter-Strike 2. lon Musk mengatakan implan otak startup Neuralink akan menjadi cara terbaik bagi manusia untuk berintegrasi dan bersaing dengan sistem AI yang makin canggih di masa depan.

    “Kita akan berikan orang-orang kekuatan super,” katanya dalam wawancara podcast bersama ilmuwan komputer Lex Friedman.

    Elon Musk berpendapat sama seperti Zuckerberg, yaitu bahwa teknologi dari perusahaannya di masa mendatang akan menjadi teknologi utama, yang bisa menggantikan smartphone. Menurut Zuck, orang di masa mendatang masih akan memakai smartphone, tapi lebih banyak menggunakan kacamata pintar.

    “Jadi yang kupikir akan terjadi pada kacamata pintar adalah kita akan sampai di titik itu, mungkin suatu waktu di 2020-an atau 2030-an di mana kalian punya ponsel, tapi akan lebih banyak di saku karena kalian akan melakukan lebih banyak hal di kacamata yang mungkin saat ini kalian lakukan di ponsel. Kacamata akan jadi platform komputer utama kalian,” cetusnya.

    Wajar saja pria berusia 40 tahun itu berkata demikian. Pasalnya, Zuck melalui perusahaannya Meta memang sedang giat mengembangkan kacamata pintar augmented reality (AR) dan berharap gadget itu akan menjadi mainstream alias disukai kalangan banyak.

    (fyk/fay)

  • LEEDXS komitmen bangun ekosistem keuangan digital aman dan transparan

    LEEDXS komitmen bangun ekosistem keuangan digital aman dan transparan

    Ekspansi pasar global dan strategi lokalisasi adalah inti dari rencana strategis kami untuk sepuluh tahun ke depanJakarta (ANTARA) – LEEDXS, platform trading mata uang kripto komitmen untuk membangun ekosistem keuangan digital yang aman dan transparan di seluruh dunia melalui rencana strategis dalam 10 tahun ke depan.

    LEEDXS baru-baru ini meluncurkan rencana strategis untuk sepuluh tahun ke depan bertujuan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan jangka panjang platform melalui penataan pasar global dan inovasi teknologi serta membangun ekosistem keuangan digital yang kuat dan inklusif.

    “Ekspansi pasar global dan strategi lokalisasi adalah inti dari rencana strategis kami untuk sepuluh tahun ke depan. Melalui kolaborasi erat dengan regulator dan lembaga keuangan di berbagai daerah, kami percaya LEEDXS dapat membangun ekosistem keuangan digital yang aman dan transparan di seluruh dunia,” kata CEO LEEDXS Jacob Mark melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

    Dalam 10 ke depan, LEEDXS akan fokus pada pengembangan lebih lanjut dari penataan pasar platform di seluruh dunia, terutama di pasar baru yang sedang berkembang.

    Platform berencana untuk terus mendapatkan lisensi kepatuhan di berbagai wilayah global untuk memastikan operasionalnya yang sah di lebih banyak pasar dan akan bekerja sama erat dengan lembaga keuangan dan regulator di setiap negara untuk memastikan layanan platform memenuhi persyaratan regulasi keuangan setempat.

    LEEDXS juga akan mendorong pertumbuhan basis pengguna global dengan secara bertahap memasuki pasar baru di seluruh dunia, memastikan posisi terdepan platform dalam ekosistem keuangan digital global.

    Sedangkan dari segi teknologi, LEEDXS akan terus mendorong inovasi teknologi dengan memperkenalkan teknologi buku besar terdistribusi yang canggih, teknologi kriptografi kuantum, dan alat analisis perdagangan yang didorong oleh kecerdasan buatan untuk lebih meningkatkan keamanan, transparansi, dan efisiensi trading platform.

    Strategi inovasi teknologi LEEDXS tidak hanya terbatas pada fungsi trading yang ada, tetapi juga akan berfokus pada pembangunan ekosistem keuangan digital yang beragam sehingga memberikan pengguna pilihan manajemen aset dan trading yang lebih fleksibel.

    LEEDXS selalu berkomitmen untuk mendorong pembangunan berkelanjutan, dengan rencana untuk secara besar-besaran mengadopsi teknologi blockchain ramah lingkungan dalam sepuluh tahun ke depan.

    Selain itu, LEEDXS akan aktif terlibat dalam inisiatif perlindungan lingkungan global, mendorong integrasi mendalam antara ekonomi hijau dan teknologi blockchain. Platform akan fokus pada pembangunan ekosistem keuangan yang lebih berkelanjutan, menawarkan solusi keuangan yang lebih sadar lingkungan bagi pengguna di seluruh dunia.

    Melalui langkah-langkah tersebut, LEEDXS akan menjadi lebih dari sekadar platform trading aset digital, tetapi juga pendorong perkembangan keuangan hijau global.

    Baca juga: LEEDXS meluncurkan renstra baru dukung inovasi keuangan digital Asia
    Baca juga: Pasar kripto respons hati-hati penurunan suku bunga The Fed

    Pewarta: Benardy Ferdiansyah
    Editor: Ahmad Wijaya
    Copyright © ANTARA 2024

  • LEEDXS meluncurkan renstra baru dukung inovasi keuangan digital Asia

    LEEDXS meluncurkan renstra baru dukung inovasi keuangan digital Asia

    LEEDXS akan lebih mendukung perkembangan keuangan digital di kawasan Asia dan membagikan hasil teknologi canggihnya ke pasar global.Jakarta (ANTARA) – LEEDXS, platform trading mata uang kripto meluncurkan rencana strategis (renstra) baru yang bertujuan untuk mendukung inovasi teknologi keuangan di Asia dan mendorong berbagi teknologi digital secara global.

    Melalui rencana itu, LEEDXS akan lebih mendukung perkembangan keuangan digital di kawasan Asia dan membagikan hasil teknologi canggihnya ke pasar global, memfasilitasi kolaborasi dalam inovasi teknologi keuangan di seluruh dunia.

    CEO LEEDXS Jacob Mark dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan renstra LEEDXS tidak hanya terbatas pada mendukung inovasi teknologi di Asia dan berbagi teknologi secara global, tetapi juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk inovasi teknologi.

    “Ke depan, LEEDXS akan terus meningkatkan investasi dan dukungannya terhadap teknologi yang sedang berkembang, membantu perusahaan teknologi global mencapai terobosan inovasi yang lebih besar,” katanya.

    Sebagai mesin penting inovasi teknologi global, Asia telah melahirkan banyak perusahaan inovasi digital dan terobosan teknologi dalam beberapa tahun terakhir.

    LEEDXS menyadari peran kunci pasar Asia dalam mendorong perkembangan teknologi keuangan di masa depan dan memutuskan untuk terlibat aktif dalam proses itu melalui dukungan sumber daya, kerja sama teknologi, dan berbagi secara global.

    Platform LEEDXS akan mendorong kolaborasi dengan perusahaan blockchain di Asia untuk bersama-sama mengembangkan teknologi di bidang blockchain, kecerdasan buatan (AI), dan teknologi keuangan.

    ​​​​​LEEDXS akan menyediakan dukungan teknis, bantuan keuangan, dan sumber daya pemasaran untuk mempercepat pengembangan produk inovatif dan proses pemasaran.

    Melalui model tersebut, LEEDXS tidak hanya mendorong inovasi teknologi di kawasan Asia, tetapi juga mengintegrasikan hasil teknologi terbaru ke dalam platform untuk meningkatkan daya saingnya.

    LEEDXS juga berencana menyelenggarakan serangkaian konferensi dan seminar berbagi teknologi global, mengundang para ahli teknologi dari seluruh dunia untuk berdiskusi dan berbagi hasil teknologi terbaru serta wawasan pasar.

    Kegiatan itu tidak hanya menciptakan peluang untuk kerja sama teknologi global, tetapi juga membangun jaringan kerja sama internasional yang luas bagi LEEDXS.

    Selain itu, LEEDXS juga akan mempromosikan teknologi dan hasil inovasi terbaru ke pengguna di seluruh dunia melalui jaringan globalnya, meningkatkan tingkat teknologi keseluruhan di pasar global.

    Melalui strategi jangka panjang ini, LEEDXS tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin di pasar global, tetapi juga memberikan lebih banyak nilai kepada pengguna di seluruh dunia.
    Baca juga: Mata uang kripto PEPE naik 820 persen hingga medio 2024
    Baca juga: Polda Metro Jaya tangkap tersangka ilegal akses akun mata uang kripto

    Pewarta: Benardy Ferdiansyah
    Editor: Budisantoso Budiman
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pakar Hukum Dorong KPK Tindak Lanjuti Dugaan Korupsi Dana Iklan Bank BJB

    Pakar Hukum Dorong KPK Tindak Lanjuti Dugaan Korupsi Dana Iklan Bank BJB

    Surabaya (beritajatim.com) – Pakar hukum dan aktivis anti korupsi, Hardjuno Wiwoho, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menindaklanjuti dugaan kasus korupsi terkait mark-up dana iklan salah satu bank, yang diduga melibatkan Bank BJB. Menurut Hardjuno, KPK harus menjaga kredibilitas dalam pemberantasan korupsi dengan menyelesaikan kasus ini secara tuntas.

    “Publik membutuhkan kejelasan mengenai pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini. KPK harus segera mengumumkan tersangka agar proses hukum berjalan lancar dan adil,” ujar Hardjuno dalam keterangannya di Surabaya, Rabu (9/10/2024).

    Hardjuno menilai langkah KPK dalam menuntaskan kasus ini akan berdampak besar terhadap kepercayaan nasabah Bank BJB. Transparansi menjadi kunci untuk menghindari kebingungan dan ketidakpastian di masyarakat.

    “Saya mendorong KPK untuk mendalami kasus ini dan memprosesnya sesuai aturan hukum yang berlaku, demi kepastian hukum dan kenyamanan nasabah Bank BJB,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Hardjuno menjelaskan bahwa bank seperti BJB sangat rentan terhadap isu-isu sensitif. Bahkan, isu kecil bisa berdampak besar pada performa dan kepercayaan publik terhadap bank tersebut.

    “Kepercayaan publik terhadap Bank BJB harus menjadi prioritas. Jangan sampai kasus ini menggerus kepercayaan yang sudah terbangun selama ini,” imbuhnya.

    Hardjuno juga mengingatkan bahwa lambatnya pengumuman tersangka bisa meningkatkan keraguan publik terhadap Bank BJB, yang berpotensi menimbulkan risiko seperti penarikan dana besar-besaran (rush) yang dapat merugikan bank secara signifikan.

    Sebagai bank yang telah menerima berbagai penghargaan, menurut Hardjuno, Bank BJB harus menjaga reputasinya. Dugaan kasus korupsi ini bisa mencoreng citra positif yang selama ini dibangun oleh bank tersebut.

    “Penyelesaian kasus ini sangat penting agar kinerja Bank BJB dalam melayani masyarakat tidak terganggu. Bank BJB berperan penting dalam mendukung perekonomian daerah, sehingga kinerjanya harus tetap optimal,” tambahnya.

    Di akhir pernyataannya, Hardjuno menegaskan bahwa setiap pelanggaran hukum, terutama yang melibatkan keuangan negara, harus diselesaikan dengan cepat dan tepat.

    “Setiap pelanggaran pidana terkait dana publik harus segera ditindaklanjuti. Bank BJB adalah institusi yang maju dan sudah meraih banyak penghargaan. Maka dari itu, integritas dan kepercayaan publik terhadap bank ini perlu terus dijaga,” pungkasnya. [asg/beq]