Tag: Mark

  • AS- China Memanas, Bos Operator Telekomunikasi Dikumpulkan soal Dugaan Spionase

    AS- China Memanas, Bos Operator Telekomunikasi Dikumpulkan soal Dugaan Spionase

    Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat mengadakan pertemuan dengan eksekutif perusahaan telekomunikasi guna membahas dugaan spionase siber yang dilakukan oleh China. 

    Spionase ini diketahui menargetkan perusahaan-perusahaan telekomunikasi di Amerika Serikat. 

    Melansir dari Reuters, Senin (25/11/2024) pertemuan ini digelar setelah laporan mengenai peretasan besar-besaran yang diduga dilakukan oleh peretas yang diduga terafiliasi dengan Beijing.

    Pertemuan di Gedung Putih dipimpin oleh Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional, dan Anne Neuberger, wakil penasihat keamanan nasional untuk siber dan teknologi baru. 

    Gedung Putih menyatakan bahwa tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk mendengarkan pandangan dari para eksekutif telekomunikasi mengenai cara pemerintah AS.

    “Apakah Pemerintah AS dapat bermitra dan mendukung sektor swasta dalam menghadapi serangan canggih dari negara-negara (termasuk China),” kata Gedung Putih mengutip dari Reuters.

    Meski memanggil para eksekutif sektor telekomunikasi, Gedung Putih tidak mengungkapkan identitas perusahaan-perusahaan telekomunikasi atau eksekutif yang hadir dalam pertemuan tersebut.

    Adapun, pihak berwenang AS sebelumnya mengungkapkan bahwa para peretas China berhasil menyusup ke dalam sistem sejumlah perusahaan telekomunikasi, membobol data sensitif yang ditujukan untuk lembaga penegak hukum AS. 

    Kejadian ini diduga merupakan bagian dari upaya spionase siber yang lebih luas, yang mencakup pencurian informasi terkait kegiatan pengawasan.

    Senator Mark Warner, ketua Komite Intelijen Senat, menyebut pelanggaran ini sebagai peretasan telekomunikasi terburuk dalam sejarah negara Amerika Serikat.

    Meski begitu, pemerintah China sendiri telah membantah klaim terkait keterlibatannya dalam peretasan sistem komputer asing. 

    Beijing secara konsisten menolak tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam kegiatan peretasan atau spionase siber terhadap negara lain.

    TikTok 

    Adapun 2 tahun lalu TikTok juga dituding melakukan spionase yang mendorong pemerintah AS menekan TikTok melakukan divestasi.

    Dilansir dari Cnet.com, Selasa (27/12/2022) hal ini dikarenakan beberapa pejabat administrasi di pemerintah Biden khawatir keamanan aplikasi Tiktok. Mereka pun mendorong penjualan operasi AS perusahaan milik China tersebut, untuk memastikan Beijing tidak dapat memanfaatkan aplikasi untuk spionase dan pengaruh politik.

    Ide penjualan paksa diangkat dalam diskusi oleh Komite Investasi Asing di AS, dengan perwakilan dari Pentagon dan Departemen Kehakiman mendorong penjualan tersebut.

    Di antara kekhawatirannya adalah gagasan bahwa pemerintah China dapat menggunakan TikTok untuk memperoleh informasi tentang pengguna AS serta mendikte konten apa yang ditampilkan atau tidak ditampilkan platform.

    Sebagai informasi, saat ini TikTok dimiliki oleh konglomerasi China, ByteDance. Adapun ketika ditanya terkait hal ini pihak ByteDance enggan memberikan tanggapan.

    Kekhawatiran keamanan nasional atas TikTok telah meningkat dalam beberapa minggu terakhir. Sebuah laporan awal bulan ini menyatakan bahwa negosiasi antara pemerintahan Biden dan aplikasi tersebut atas operasinya di AS akan ditunda karena masalah keamanan nasional.

  • Threads Prioritaskan Konten Sesuai Preferensi Pengguna, Kurangi Rekomendasi Acak – Page 3

    Threads Prioritaskan Konten Sesuai Preferensi Pengguna, Kurangi Rekomendasi Acak – Page 3

    Untuk diketahui, Meta juga belum lama ini mengumumkan Threads tengah menjajal fitur baru untuk para penggunanya. Informasi soal uji coba ini diumumkan langsung oleh CEO Meta Mark Zuckerberg.

    Dikutip dari Tech Crunch, Senin (18/11/2024), fitur baru Threads yang tengah diuji coba adalah custom feeds. Dengan fitur ini, pengguna bisa melakukan personalisasi pada feed mereka.

    Dengan demikian, pengguna bisa lebih mudah melakukan interaksi serta mengontrol apa yang akan ditampilkan di feed mereka.

    Uji coba fitur baru ini disebut tidak lepas dari kepopuleran Bluesky, platform yang menghadirkan layanan serupa Threads dan X. Platform tersebut memang memungkinkan pengguna mengatur feeds mereka sendiri.

    Untuk membuat custom feed di Threads, pengguna cukup mencari topik atau profil yang diinginkan. Kemudian, pengguna tinggal menekan ikon tiga titik dan memilih opsi create new feed.

    Pengguna juga memilih akun tertentu ke feeds mereka, cukup dengan mengunjuni profil tersebut. Lalu, ketuk ikon tiga titik di atas foto profilnya, dan ketuk opsi tambahkan ke dalam feed pengguna.

    Kendati demikian, belum semua pengguna Threads memiliki akses ke fitur ini. Sebab, perusahaan memang baru menguji coba fitur tersebut.

    Saat ini, Threads belum memastikan kapan fitur baru ini akan diluncurkan untuk semua pengguna. Karenanya, menarik untuk menunggu pengumuman lebih lanjut dari Meta.

  • Mengapa Pasukan Korut Berperang untuk Rusia dalam Perang Ukraina?

    Mengapa Pasukan Korut Berperang untuk Rusia dalam Perang Ukraina?

    Moskow

    Ketika rumor pertama kali muncul pada Oktober silam bahwa pasukan Korea Utara akan mulai mendukung Rusia dalam perang melawan Ukraina, belum jelas apa peran mereka dalam perang yang berkecamuk tersebut.

    Kala itu, mereka diprediksi hanya ditugaskan untuk peran non-tempur, mengingat kurangnya pengalaman mereka di pedang perang.

    Namun setelah AS dan Ukraina mengungkap fakta bahwa pasukan Korea Utara terlibat langsung dalam pertempuran dengan tentara Ukraina, peran mereka dalam perang itu kemudian jadi sorotan.

    Jumlah pasukan Korea Utara yang dikerahkan semula diperkirakan sebanyak 11.000 orang oleh Pentagon diperdebatkan.

    Menurut Bloomberg, sumber yang tak disebutkan namanya meyakini Pyongyang telah mengerahkan sebanyak 100.000 tentara.

    Namun, informasi yang akurat sulit diperoleh karena Moskow dan Pyongyang belum menanggapi secara langsung laporan ini.

    Jadi apa yang kita ketahui tentang kehadiran pasukan Korea Utara di Rusia?

    Seberapa efektif pasukan ini?

    Negara yang tertutup itu mungkin memiliki salah satu pasukan militer terbesar di dunia, dengan 1,28 juta tentara aktif.

    Namun, tak seperti militer Rusia, Tentara Rakyat Korea tidak memiliki pengalaman terkini dalam operasi tempur.

    Mark Cancian dari Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS), meyakini tentara Pyongyang “sangat terindoktrinasi namun memiliki kesiapan tempur yang rendah”.

    Meskipun demikian, menurutnya, mereka tidak dapat dianggap remah.

    Badan intelijen Ukraina dan Korea Selatan mengatakan bahwa banyak pasukan yang dikerahkan ke Rusia merupakan pasukan terbaik Pyongyang.

    Baca juga:

    Mereka diambil dari Korps ke-11, yang juga dikenal sebagai Korps Badai sebuah unit yang dilatih untuk melakukan infiltrasi, sabotase infrastruktur, dan pembunuhan.

    Tentara-tentara ini “dilatih untuk menahan rasa sakit fisik dan penyiksaan psikologis yang berat”, kata Michael Madden, pakar Korea Utara dari Stimson Center di Washington.

    “Apa yang kurang dari mereka dalam pertempuran, mereka tutupi dengan apa yang dapat mereka toleransi secara fisik dan mental,” imbuhnya.

    Cancian setuju bahwa “jika ini adalah pasukan operasi khusus, mereka [Korps Badai] akan jauh lebih siap daripada unit Korea Utara pada umumnya”.

    “Lebih jauh lagi, Rusia tampaknya memberi mereka pelatihan tambahan, kemungkinan pada situasi khusus perang di Ukraina,” tambahnya.

    Hal ini tampaknya didukung oleh munculnya video di media sosial yang menunjukkan beberapa pria yang diyakini warga Korea Utara mengenakan seragam pasukan Rusia, di tempat yang tampaknya merupakan fasilitas pelatihan militer di Rusia.

    BBC

    BBC News Indonesia hadir di WhatsApp.

    Jadilah yang pertama mendapatkan berita, investigasi dan liputan mendalam dari BBC News Indonesia, langsung di WhatsApp Anda.

    BBC

    Dan saat perang di Ukraina memasuki tahun ketiga, pasukan Korea Utara ini mungkin termasuk di antara “pasukan yang paling mampu” di antara pasukan yang tersedia bagi Rusia, kata Chun In-bum, pensiunan letnan jenderal tentara Korea Selatan.

    Moskow telah merekrut sedikitnya 20.000 tentara baru setiap bulan untuk membantu memperkuat pasukannya, dengan lebih dari 1.000 tentara Rusia tewas atau terluka rata-rata setiap hari, menurut pejabat NATO dan militer di Barat.

    “[Rusia] telah mengirim pasukan ke garis depan tanpa pelatihan yang memadai. Dibandingkan dengan [pasukan] rekrutan tersebut, pasukan Korea Utara terlatih dan termotivasi. Mereka saat ini belum teruji dalam pertempuran, tetapi itu bukan inti masalahnya,” kata Letnan Jenderal (purn) Chun.

    Meskipun demikian, beberapa pakar meyakini kendala bahasa yang nyata dan ketidaktahuan terhadap sistem Rusia akan mempersulit peran tempur apa pun.

    Mereka menyarankan bahwa pasukan Pyongyang akan dimanfaatkan berdasarkan kemampuan teknik dan konstruksi mereka.

    Mengapa Korea Utara terlibat dalam Perang Rusia-Ukraina?

    Mengingat kerugian ini, apa keuntungan kesepakatan ini bagi kedua negara?

    Para pengamat mengatakan Moskow membutuhkan sumber daya manusia, sementara Pyongyang membutuhkan uang dan teknologi.

    “Bagi Korea Utara, [penempatan pasukan seperti itu] merupakan cara yang baik untuk mendapatkan uang,” kata Andrei Lankov, direktur Korea Risk Group.

    Intelijen Korea Selatan memperkirakan bayaran yang diterima sebesar US$2.000 (sekitar Rp31,6 juta) per prajurit per bulan, dengan sebagian besar uang ini diperkirakan akan masuk ke kas negara.

    Pyongyang juga dapat memperoleh akses ke teknologi militer Rusia, yang jika tidak dalam kondisi seperti saat ini, Moskow enggan mentransfernya, imbuh Lankov.

    Kim Jong Un dan Vladimir Putin menandatangani perjanjian pada Juni yang menjanjikan dukungan bersama melawan “agresi” (Getty Images)

    Masalah sumber daya manusia di Moskow telah banyak dilaporkan, dengan AS memperkirakan bahwa sekitar 600.000 tentara Rusia telah tewas atau terluka sejak invasi negara itu ke Ukraina pada 2022.

    Pada September silam, Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluarkan perintah ketiga kalinya sejak perang dimulai untuk menambah pasukannya.

    Rusia juga menerapkan strategi yang “meminimalkan dampak politik dalam negeri”, seperti menawarkan bonus kepada [tentara] rekrutan yang menjadi relawan dan merekrut orang asing dengan janji kewarganegaraan, kata Cancian dari CSIS.

    “Dengan Rusia dilaporkan menderita lebih dari 1.000 korban di medan perang, mengurangi kerugiannya sendiri dapat meringankan tekanan pada rezim Putin,” kata Lami Kim, seorang profesor Studi Keamanan di Daniel K Inouye Asia-Pacific Center for Security Studies.

    Apa tanggapan Korea Selatan?

    Perkembangan ini, yang terjadi pada saat ketegangan di semenanjung Korea memanas dalam beberapa tahun, membuat Seoul khawatir.

    Pada Oktober, Korea Utara meledakkan bagian dari dua jalan yang menghubungkannya dengan Korea Selatan, beberapa hari setelah menuduh Seoul menerbangkan pesawat tak berawak ke ibu kota Korea Utara, Pyongyang.

    Hal itu terjadi setelah kedua negara terlibat saling balas pengiriman balon dan propaganda ke masing-masing wilayah.

    Korea Selatan dan Utara juga telah menangguhkan pakta yang bertujuan untuk menurunkan ketegangan militer di antara mereka, tak lama setelah Korut mengatakan bahwa Korea Selatan sekarang menjadi “musuh nomor satu”.

    Baca juga:

    Jadi, masuk akal jika Korea Selatan merasa tidak nyaman dengan Korea Utara yang memperoleh kekuatan militer baru di tengah ketegangan ini.

    Lagipula, pasukan di Korea Selatan juga tidak pernah bertempur dalam konflik besar lainnya sejak Perang Korea.

    Menurut Madden dan Cancian, diperkirakan pasukan Korea Utara dikerahkan di sekitar wilayah perbatasan Kursk, yang coba direbut kembali oleh Moskow dari Ukraina.

    Korea Selatan khawatir bahwa “musuhnya bisa saja memiliki kemampuan yang lebih kejam” sebagai akibat dari pengalaman yang akan diperoleh prajuritnya di medan perang, kata Letnan Jenderal (purn) Chun.

    Ia juga menyatakan “kekhawatiran mendalam” atas pakta antara Pyongyang dan Moskow, yang berjanji bahwa kedua negara akan saling membantu jika terjadi “agresi” terhadap salah satu negara.

    Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol telah menegaskan kembali setidaknya tiga kali dalam dua bulan terakhir bahwa Korea Selatan akan mempertimbangkan untuk membantu Ukraina “untuk tujuan pertahanan”.

    Jika ini terjadi, ini akan menandai perubahan dari kebijakan lama Korea Selatan untuk tidak memasok senjata ke negara-negara yang terlibat dalam konflik aktif.

    Saksikan juga video: Korsel: 3.000 Tentara Korut Telah Dikirim ke Rusia

    (nvc/nvc)

  • 3 Indeks Utama Wall Street Menguat Pekan Ini Ditopang Positifnya Data Ekonomi

    3 Indeks Utama Wall Street Menguat Pekan Ini Ditopang Positifnya Data Ekonomi

    New York, Beritasatu.com – Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Jumat (22/11/2024) waktu Amerika Serikat (AS). Alhasil, tiga indeks utama di bursa saham AS menguat pada pekan ini.

    Dilansir dari Reuters, pada perdagangan Jumat, Dow Jones Industrial Average menguat 426,16 poin, atau 0,97%, menjadi 44.296,51. S&P 500 naik 20,63 poin atau 0,35% menjadi 5.969,34 dan Nasdaq Composite bertambah 31,23 poin atau 0,16% menjadi 19.003,65.

    Saham industri memimpin penguatan indeks S&P dengan kenaikan 1,36%. Sementara sektor konsumer menjadi sektor yang turun paling dalam dengan terkoreksi 0,69%.

    Sementara untuk pekan ini, indeks S&P 500 naik 1,68%, Nasdaq bertambah 1,73%, dan Dow Jones melejit 1,96%.

    Tiga indeks utama Wall Street tersebut menguat secara mingguan karena investor merasa nyaman dengan data yang menunjukkan aktivitas ekonomi yang kuat di AS.

    Data yang menunjukan aktivitas bisnis melesat ke level tertinggi dalam 31 bulan pada November 2024. Hal ini juga didorong oleh harapan akan suku bunga yang lebih rendah dan kebijakan ekonomi yang lebih ramah dari pemerintahan Presiden terpilih Donald Trump tahun depan.

    Sementara itu, saham Alphabet kembali turun 1,7% pada Jumat, setelah sebelumnya mengalami penurunan 4% pada hari Kamis. Hal ini akibat Departemen Kehakiman AS yang berpendapat bahwa perusahaan tersebut memonopoli pencarian daring dan disarankan  menjual Chrome.

    Perusahaan AI, Nvidia juga terkoreksi 3,2% dalam perdagangan yang tidak menentu menyusul perkiraan kinerjanya secara kuartalan pada hari Rabu.

    “Saya melihat perubahan kepemimpinan di AS sekarang ini akan mengalihkan fokus dari sisi teknologi ke sisi lainnya. Saya pikir kita mungkin berada di tengah-tengah pergeseran itu. Saham berkapitalisasi rendah di Wall Street memiliki kinerja lebih baik, dan saham dengan nilai tinggi kinerjanya juga tidak kalah lebih baik,” kata Kepala Riset Investasi Nationwide, Mark Hackett.

  • Whatsapp Punya Fitur Transkrip Pesan Suara, Ini Cara Menggunakannya

    Whatsapp Punya Fitur Transkrip Pesan Suara, Ini Cara Menggunakannya

    Bisnis.com, JAKARTA – Whatsapp, aplikasi pesan berbasis internet, kini dapat mentranskip pesan suara sehingga Anda tidak perlu lagi menulis ulang pesan tersebut.  

    Whatsapp baru saja memperkenalkan fitur transkrip pesan suara ke dalam teks, sehingga Anda dapat terus mengikuti percakapan, apa pun yang sedang Anda lakukan.

    Transkrip dibuat di perangkat Anda sehingga tidak ada orang lain, bahkan WhatsApp, yang dapat mendengar atau membaca pesan pribadi Anda.

    Adapun cara yang harus dilakukan untuk menjalankan fitur ini sebagai berikut:

    1. Buka Pengaturan > Chat > Transkrip pesan suara untuk mengaktifkan atau menonaktifkan transkripsi secara mudah, 

    2. Lalu pilih bahasa transkrip Anda. 

    3. Anda dapat mentranskripsi pesan suara dengan menekan lama pesan tersebut, lalu ketuk ‘transkripsikan’. 

    WhatsappPerbesar 

    Whatsapp menyampaikan fitur transkrip ini akan diluncurkan secara global dalam beberapa minggu ke depan dengan beberapa bahasa pilihan untuk tahap awal. 

    “Kami berencana menambah lebih banyak bahasa dalam beberapa bulan mendatang,” tulis Whatsapp dikutip, Jumat (22/11/2024). 

    Sebelumnya, Whatsapp menambahkan fitur baru yaitu drafts Messages yang dapat membantu Pengguna melacak pesan yang belum terkirim, yang mungkin telah diketik tetapi lupa untuk dikirim.

    Fitur ini berfungsi untuk mempermudah menemukan dan menyelesaikan pesan yang belum terkirim. Aplikasi versi terbaru sekarang akan mengenali pesan yang tidak lengkap dengan jelas dengan melabelinya “Draf” saat pengguna meninggalkannya. 

    Di platform iOS dan Android, fitur Draf Pesan sekarang dapat diakses oleh semua pengguna di seluruh dunia. Untuk menggunakan fitur ini, pengguna hanya perlu meningkatkan aplikasi WhatsApp mereka.

    Bagaimana Cara Kerja Fitur Draf Pesan?

    WhatsApp secara otomatis menyimpan pesan sebagai draf saat pengguna mulai mengetiknya tetapi tidak mengirimkannya. Ini menyiratkan bahwa pengguna tidak lagi khawatir kehilangan alur pemikiran mereka jika terjadi gangguan. 

    Di awal obrolan, setiap pesan yang belum terkirim akan diidentifikasi dalam daftar pesan dengan label “Draf” berwarna hijau. Isyarat visual ini memungkinkan pengguna dengan cepat menentukan pesan mana yang hilang.

    Pengguna tidak perlu menelusuri seluruh riwayat obrolan mereka untuk menemukan dan kembali ke pesan mereka yang belum selesai karena obrolan dengan draf yang belum terkirim akan segera naik ke bagian atas daftar obrolan.

    Jendela obrolan dengan pesan yang tidak lengkap akan segera didorong ke bagian atas kotak masuk untuk memastikannya tidak terlewatkan di tengah diskusi lainnya. Ketika pengguna terganggu, sibuk, atau perlu ingat untuk mengirim pesan, peningkatan ini bermanfaat karena memungkinkan mereka untuk melanjutkan diskusi yang sempat tertunda dengan cepat dan mudah.

    Bagaimana Cara Menggunakan Fitur Draf Pesan di WhatsApp?

    Mulailah mengetik pesan di obrolan apapun seperti biasa. Jika Anda keluar dari obrolan tanpa mengirim pesan, WhatsApp akan secara otomatis menyimpannya sebagai draf.

    Cari label “Draf” di samping chat yang berisi pesan yang belum terkirim. Label ini akan muncul dalam warna hijau, sehingga mudah terlihat.

    Obrolan dengan draf yang belum terkirim akan berada di bagian atas daftar obrolan Anda. Ketuk obrolan ini untuk membukanya dan melanjutkan pengeditan atau mengirim pesan Anda.

    Setelah siap untuk mengirim pesan, cukup lengkapi teks Anda dan tekan kirim seperti biasa. Penerima akan melihat draf setelah Anda mengirimkannya.

    Tidak perlu menyimpan secara manual; WhatsApp menangani semuanya secara otomatis, memungkinkan pengalaman yang mulus.

    Pada saluran WhatsApp-nya, CEO Meta Mark Zuckerberg mengumumkan fungsi fitur tersebut, sebagai sesuatu yang “Semua orang butuhkan.” Indikasi Draf sedang dirilis untuk platform iOS dan Android, dan distribusi globalnya telah dimulai. Peningkatan ini akan meningkatkan kepuasan manajemen pesan aplikasi, dan meningkatkan kenyamanan pengguna.

    Fitur Baru Tambahan Sub menu Chat

    Fitur baru lainnya memungkinan pengguna untuk melihat lebih pada percakapan yang terlewatkan. Pengguna dapat menggunakan filter prasetel ini untuk membagi diskusi ke dalam kategori yang telah ditetapkan sebelumnya, seperti pesan grup, obrolan yang belum dibaca, dan daftar favorit yang dapat disesuaikan.

    Tab “Semua” menampilkan setiap obrolan di kotak masuk pengguna bagi mereka yang lebih suka melihat semuanya secara bersamaan. Fitur-fitur ini menunjukkan dedikasi berkelanjutan WhatsApp untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan menawarkan sumber daya yang memfasilitasi organisasi percakapan yang lebih baik. (Enrich Samuel K.P)

  • Ahli: Kerugian Rp400 Miliar dalam Kasus Tom Lembong Tak Benar – Espos.id

    Ahli: Kerugian Rp400 Miliar dalam Kasus Tom Lembong Tak Benar – Espos.id

    Perbesar

    ESPOS.ID – Tom Lembong. (Bisnis.com)

    Esposin, JAKARTA — Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, menyatakan kerugian keuangan negara Rp400 miliar dalam kasus penetapan Tom Lembong sebagai tersangka dugaan korupsi impor gula tidak benar.
     
    “Pernyataan bahwa ada kerugian keuangan negara sebesar Rp400 miliar dalam pemberian izin impor gula kristal mentah (GKM) pada tahun 2015 dapat dipastikan tidak benar,” kata Anthony dalam sidang gugatan praperadilan tahap keterangan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024). 
     
    Anthony menambahkan pernyataan itu diperkuat dengan tidak ada pengeluaran uang negara dari APBN sehingga tidak ada potensi menaikkan harga (mark up).
     
    Kemudian, pemberian izin impor GKM tidak dipungut biaya alias gratis sehingga tidak ada potensi penerimaan negara lebih rendah dari seharusnya.
     
    “Ada kesalahan logika apabila keuangan negara sebesar Rp400 miliar disebut terjadi akibat pemberian izin impor GKM,” katanya sebagaimana dilansir Antara.
     
    Ada dua sumber untuk menambah pasokan GKP, yaitu dari jalur impor (barang jadi) GKP, atau dari jalur produksi Gula Kristal Mentah (GKM) diolah menjadi GKP (di perusahaan gula rafinasi) di dalam negeri.
     
    Sedangkan Guru Besar Fakultas Pertanian IPB Dwi Andreas Santosa menyatakan, keputusan impor GKM untuk membuat GKP pada tahun 2015 dan 2016 adalah keputusan yang tepat.
     
    “Impor yang dilakukan pada tahun 2016 telah berhasil meningkatkan stok akhir gula kristal putih dari 817 ribu ton di akhir 2015, menjadi sebesar 1.6 juta ton di akhir 2016,” ujar Andreas.
     
    Peningkatan stok tersebut berhasil menekan harga gula kristal putih menjadi Rp14.300 per kilogram (kg) di Desember 2016 dan tren penurunan tersebut terus berlanjut hingga menyentuh harga Rp12,737 per kg di Desember 2017.
     
    PN Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar sidang gugatan praperadilan tahapan pembuktian menghadirkan saksi ahli dari pemohon Tom Lembong pukul 10.00 WIB.
     
    Keenam saksi ahli antara lain ahli pidana, ahli acara pidana, ahli keuangan negara, ahli perdagangan gula, ⁠ahli statistik kebutuhan gula dan ahli administrasi negara.
     
    Tom Lembong mengajukan gugatan praperadilan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 2015-2016.

    Promosi
    Berkat Pemberdayaan BRIKlasterku Hidupku, Petani Ini Berhasil Budidaya Alpukat

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini” Klik link ini.

  • Kata ahli kerugian Rp400 miliar dalam kasus Tom Lembong tak benar

    Kata ahli kerugian Rp400 miliar dalam kasus Tom Lembong tak benar

    Jakarta (ANTARA) – Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan menyatakan kerugian keuangan negara Rp400 miliar dalam kasus penetapan Tom Lembong sebagai tersangka dugaan korupsi impor gula tidak benar.

    “Pernyataan bahwa ada kerugian keuangan negara sebesar Rp400 miliar dalam pemberian izin impor gula kristal mentah (GKM) pada tahun 2015 dapat dipastikan tidak benar,” kata Anthony dalam sidang gugatan praperadilan tahap keterangan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis.

    Anthony menambahkan pernyataan itu diperkuat dengan tidak ada pengeluaran uang negara dari APBN sehingga tidak ada potensi menaikkan harga (mark up).

    Kemudian, pemberian izin impor GKM tidak dipungut biaya alias gratis sehingga tidak ada potensi penerimaan negara lebih rendah dari seharusnya.

    Ada dua sumber untuk menambah pasokan GKP, yaitu dari jalur impor (barang jadi) GKP, atau dari jalur produksi Gula Kristal Mentah (GKM) diolah menjadi GKP (di perusahaan gula rafinasi) di dalam negeri.

    Sedangkan Guru Besar Fakultas Pertanian IPB Dwi Andreas Santosa menyatakan, keputusan impor GKM untuk membuat GKP pada tahun 2015 dan 2016 adalah keputusan yang tepat.

    Peningkatan stok tersebut berhasil menekan harga gula kristal putih menjadi Rp14.300 per kilogram (kg) di Desember 2016 dan tren penurunan tersebut terus berlanjut hingga menyentuh harga Rp12,737 per kg di Desember 2017.

    PN Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar sidang gugatan praperadilan tahapan pembuktian menghadirkan saksi ahli dari pemohon Tom Lembong pukul 10.00 WIB.

    Keenam saksi ahli antara lain ahli pidana, ahli acara pidana, ahli keuangan negara, ahli perdagangan gula, ⁠ahli statistik kebutuhan gula dan ahli administrasi negara.

    Tom Lembong mengajukan gugatan praperadilan setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 2015-2016.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Penjudi Online, Berkumpul! Ada Penelitian yang Butuh Kalian

    Penjudi Online, Berkumpul! Ada Penelitian yang Butuh Kalian

    Jakarta

    Buat pelaku judi online, berencana tobat (semoga), ini adalah langkah baik pertama yang bisa kamu coba. Ada penelitian yang butuh informasi kamu untuk memetakan masalah judol di Indonesia.

    Masalah judi online tak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Karena itu, Pusat Kesehatan Jiwa Nasional Rumah Sakit Marzoeki Mahdi ikut turun tangan, mengadakan penelitian tentang isu judol di Indonesia. Studi ini dilakukan bersama-sama dengan Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti.

    “Permasalahan judi online memang ibarat gunung es, yang terlihat dipermukaan sedikit, namun aslinya jauh lebih banyak. Dunia digital makin memudahkan seseorang terjerumus ke dalam judi online, dan seringkali orang tidak sadar jika masalah sudah muncul, tidak sadar jika perilakunya berubah, mulai sadar saat terjerat hutang,” kata dr Hari Nugroho ketua tim penelitian kepada detikINET, Kamis (21/11/2024).

    “Ini menjadi berbahaya, dunia digital mestinya mencerahkan dan memudahkan untuk berbuat positif, bukan terjerumus pada hal negatif yang menyebabkan kerusakan,” tambahnya.

    Sejumlah hal menjadi dasar ide penelitian ini. Pertama, peneliti ingin mencari validasi dari tool screening judi online baru yang disebut Online Problem Gambling Behavior Index. Alat ini dikembangkan oleh Professor Mark Griffiths dari Nothingham Trent University.

    “Tool baru ini lebih mencari gambaran perilaku selama main judi onlinenya, jadi melengkapi tool lain seperti PGSI yang divalidasi RSCM yang lebih melihat ke dampak judi (tidak spesifik judi online),” jabarnya.

    Kemudian, peneliti berharap dapat melihat prevalensi judi online di Indonesia dengan riil data. Pada akhirnya, data tersebut dapat dibuat model intervensi yang lebih tepat sasaran, sehingga berujung pada rekomendasi kebijakan.

    “Sudah saatnya merumuskan strategi komprehensif, dari segi promotif preventif, terapi dan rehabilitasi, tidak hanya menggunakan pendekatan moral semata atau hanya hukum semata,” tegas laki-laki yang menempuh pendidikan di King’s College London itu.

    Target dari responden penelitian ini adalah 4.000 orang, namun bila lebih dari itu akan semakin baik. Sekarang, data yang masuk baru 10% dari kebutuhan riset.

    Nah, buat kamu yang sudah tobat dan ingin membantu menyelesaikan masalah judi online, kamu bisa menjadi responden studi ini.

    Kriteria responden penelitian judi online di Indonesia:

    Berusia minimal 15 tahunMelakukan judi online dalam 12 bulan terakhirDapat membacaTidak mengalami gangguan yang menyebabkan tidak memahami pertanyaan-pertanyaan dalam surveiBersedia untuk menjadi responden penelitian ini.

    Klik link INI untuk menjadi salah satu responden penelitian. Ayo, sama-sama perangi judi online! Jangan sampai mental kamu atau orang sekitar malah rusak karena kecanduan mesin yang jelas-jelas nggak akan bikin kamu kaya.

    (ask/ask)

  • WhatsApp Rilis Fitur Draft Messages, Ini Kelebihannya

    WhatsApp Rilis Fitur Draft Messages, Ini Kelebihannya

    Bisnis.com, JAKARTA – Whatsapp dengan resmi telah menambahkan fitur baru yaitu drafts Messages pada minggu ini. Pengguna dapat melacak pesan yang belum terkirim yang mungkin telah diketik tetapi lupa untuk dikirim.

    WhatsApp menyatakan dalam siaran pers bahwa fungsi ini dibuat untuk mempermudah menemukan dan menyelesaikan pesan yang belum terkirim.

    Aplikasi versi terbaru sekarang akan mengenali pesan yang tidak lengkap dengan jelas dengan melabelinya “Draf” saat pengguna meninggalkannya. Di platform iOS dan Android, fitur Draf Pesan sekarang dapat diakses oleh semua pengguna di seluruh dunia. Untuk menggunakan fitur ini, pengguna hanya perlu meningkatkan aplikasi WhatsApp mereka.

    Bagaimana Cara Kerja Fitur Draf Pesan?

    WhatsApp secara otomatis menyimpan pesan sebagai draf saat pengguna mulai mengetiknya tetapi tidak mengirimkannya. Ini menyiratkan bahwa pengguna tidak lagi khawatir kehilangan alur pemikiran mereka jika terjadi gangguan. 

    Di awal obrolan, setiap pesan yang belum terkirim akan diidentifikasi dalam daftar pesan dengan label “Draf” berwarna hijau. Isyarat visual ini memungkinkan pengguna dengan cepat menentukan pesan mana yang hilang.

    Pengguna tidak perlu menelusuri seluruh riwayat obrolan mereka untuk menemukan dan kembali ke pesan mereka yang belum selesai karena obrolan dengan draf yang belum terkirim akan segera naik ke bagian atas daftar obrolan.

    Jendela obrolan dengan pesan yang tidak lengkap akan segera didorong ke bagian atas kotak masuk untuk memastikannya tidak terlewatkan di tengah diskusi lainnya. Ketika pengguna terganggu, sibuk, atau perlu ingat untuk mengirim pesan, peningkatan ini bermanfaat karena memungkinkan mereka untuk melanjutkan diskusi yang sempat tertunda dengan cepat dan mudah.

    Bagaimana Cara Menggunakan Fitur Draf Pesan di WhatsApp?

    Mulailah mengetik pesan di obrolan apapun seperti biasa. Jika Anda keluar dari obrolan tanpa mengirim pesan, WhatsApp akan secara otomatis menyimpannya sebagai draf.

    Cari label “Draf” di samping chat yang berisi pesan yang belum terkirim. Label ini akan muncul dalam warna hijau, sehingga mudah terlihat.

    Obrolan dengan draf yang belum terkirim akan berada di bagian atas daftar obrolan Anda. Ketuk obrolan ini untuk membukanya dan melanjutkan pengeditan atau mengirim pesan Anda.

    Setelah siap untuk mengirim pesan, cukup lengkapi teks Anda dan tekan kirim seperti biasa. Penerima akan melihat draf setelah Anda mengirimkannya.

    Tidak perlu menyimpan secara manual; WhatsApp menangani semuanya secara otomatis, memungkinkan pengalaman yang mulus.

    Pada saluran WhatsApp-nya, CEO Meta Mark Zuckerberg mengumumkan fungsi fitur tersebut, sebagai sesuatu yang “Semua orang butuhkan.” Indikasi Draf sedang dirilis untuk platform iOS dan Android, dan distribusi globalnya telah dimulai. Peningkatan ini akan meningkatkan kepuasan manajemen pesan aplikasi, dan meningkatkan kenyamanan pengguna.

    Fitur Baru Tambahan Sub menu Chat

    Fitur baru lainnya memungkinan pengguna untuk melihat lebih pada percakapan yang terlewatkan. Pengguna dapat menggunakan filter prasetel ini untuk membagi diskusi ke dalam kategori yang telah ditetapkan sebelumnya, seperti pesan grup, obrolan yang belum dibaca, dan daftar favorit yang dapat disesuaikan.

    Tab “Semua” menampilkan setiap obrolan di kotak masuk pengguna bagi mereka yang lebih suka melihat semuanya secara bersamaan. Fitur-fitur ini menunjukkan dedikasi berkelanjutan WhatsApp untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan menawarkan sumber daya yang memfasilitasi organisasi percakapan yang lebih baik. (Enrich Samuel K.P)

  • Biaya Hidup di Australia Makin Mahal, Sejumlah Sekolah Beri Sarapan Gratis

    Biaya Hidup di Australia Makin Mahal, Sejumlah Sekolah Beri Sarapan Gratis

    Kami merangkum sejumlah berita yang menjadi sorotan di Australia.

    Mulai dari ada banyak keluarga yang tidak cukup banyak memiliki makanan bagi anak-anaknya, pekerja kereta Sydney yang mogok kerja, serta sebuah kata yang terpilih menjadi ‘Word of the Year’ di Australia.

    Sarapan gratis di sejumlah sekolah

    Melihat semakin banyak keluarga yang kesulitan memberikan makan anak-anaknya, lembaga non-profit Australia bernama Foodbank menggelar program ‘breakfast club’ di sejumlah sekolah di Sydney.

    Para siswa di sekolah negeri Marayong, misalnya, langsung disodorkan pilihan roti dengan taburan meses, roti panggang diolesi vegemite, smoothie pisang, buah segar, dan sereal saat mereka tiba di gerbang sekolah.

    Quade, salah satu siswa berusia 10 tahun, memilih biskuit sereal Weetbix dan sebuah apel.

    “Kalau tidak sarapan, kita mungkin akan jadi marah dan sering lapar, sulit untuk fokus,” katanya.

    Sekolah Marayong menawarkan sarapan gratis setiap hari sekolah, kecuali hari Selasa.

    Saat ini ada 700 sekolah yang berpartisipasi dari program Foodbank ini. Tapi jumlah sekolahnya yang berpartisipasi akan bertambah jadi 1.000 mulai tahun depan karena biaya hidup yang makin mahal.

    Maxine Manukai, kepala sekolah di Marayong Public School, mengatakan banyak orang tua kesulitan untuk membeli cukup makanan untuk keluarga mereka.

    “Kami memiliki banyak keluarga dengan sumber penghasilan tunggal yang tinggal di daerah kami,” katanya.

    “Anda tidak akan percaya sudah berapa kali kami menelepon orang tua mereka ketika anaknya tidak masuk sekolah, dan mereka berkata ‘Saya tidak dapat mengirim mereka ke sekolah, karena kami tidak punya makanan.”

    Baca laporan selengkapnya

    Kereta berhenti beroperasi di Sydney selama tiga hari

    Jaringan Kereta di kota Sydney tidak akan beroperasi mulai Jumat besok hingga Minggu pagi karena aksi mogok pekerjanya, termasuk masinis, teknisi, operator CCTV, petugas kebersihan, hingga pekerja di setiap stasiun.

    Serikat pekerja dari Rail, Tram and Bus Union di kota Sydney mengatakan unjuk rasa ini sebagai bagian dari tuntutan mereka, termasuk kenaikan gaji sebesar 32 persen selama empat tahun atau pilihan lainnya kenaikan sebanyak 8 persen setiap tahun.

    Serikat pekerja juga ingin ada tambahan kontribusi sebesar 1 persen dari perusahaan untuk tabungan pensiun mereka.

    Bulan Juni kemarin, pemerintah negara bagian New South Wales menawarkan kenaikan gaji sebesar 11 persen selama tiga tahun, tapi serikat pekerja menolak tawaran ini.

    Salah satu yang menjadi kekhawatiran warga di Sydney dengan tidak beroperasinya kereta di kota Sydney adalah mereka yang akan datang ke konser Pearl Jam kedua yang berlangsung pada Sabtu malam di Taman Olimpiade Sydney.

    Baca laporan selengkapnya

    ‘Word of the Year’ Australia tahun ini

    Australian National Dictionary Centre, yang berpusat di Australian National University, memilih kata ‘Colesworth’ sebagai ‘Word of the Year’ tahun 2024.

    ‘Colesworth’ merupakan gabungan kata dari supermarket terbesar Australia, Coles dan Woolworths.

    Kedua supermarket ini dituduh menaikkan harga besar-besaran di tengah biaya hidup yang semakin mahal.

    Tuduhan ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

    Mark Gwynn, peneliti senior di Australian National Dictionary Centre, mengatakan kata atau ungkapan yang jadi pemenang berdasarkan pada topik yang mendominasi percakapan nasional.

    “Yang kami cari adalah sesuatu yang merangkum tahun ini, kata yang sedang digunakan atau terkait dengan masalah yang dihadapi warga Australia,” katanya.

    “Dengan tekanan biaya hidup masih dihadapi orang-orang, tekanan [dan] inflasi tersebut masih menjadi masalah bagi warga Australia tahun ini seperti tahun lalu.”

    Baca laporan selengkapnya