Tag: Mark

  • Berusia 102 dan 100 Tahun, Pasangan Ini Jadi Pengantin Baru Tertua di Dunia

    Berusia 102 dan 100 Tahun, Pasangan Ini Jadi Pengantin Baru Tertua di Dunia

    Jakarta

    Marjorie Fiterman, 102, dan Bernie Littman, 100, telah menjalani hidup mereka dengan luar biasa. Namun, ketika pasangan mereka meninggal, tak satu pun dari mereka menyangka akan menemukan cinta baru di fasilitas perawsatan lansia.

    Diberitakan The Jewish Cronichle, keduanya dinobatkan oleh The Guiness World Record sebagai pasangan pengantin baru tertua di dunia. Umur keduanya jika digabungkan mencapai 202 tahun.

    Bernie Littman menikah selama 65 tahun dengan mendiang istrinya Bernice dan memiliki dua anak, empat cucu, dan sembilan cicit. Ia bertemu Fiterman di sebuah pesta kostum dan pasangan itu melakukan kencan pertama mereka pada hari ketika salah satu cicit perempuan Littman lahir.

    Cucu Littman, Sarah Sicherman mengatakan kakeknya dan istri barunya “sangat beruntung telah menemukan satu sama lain dan saling mendukung, terutama selama pandemi”, dan seluruh keluarga “senang” Littman telah menemukan pendamping dalam diri Fiterman.

    Saat ini semakin banyak orang yang bisa hidup sampai usia 100 tahun. Di Amerika Serikat, diperkirakan ada 89 ribu penduduk berusia 100 tahun pada 2021, meningkat dua kali lipat dibandigkan 20 tahun lalu.

    Diberitakan The Hill, antara tahun 1900 dan 2020, harapan hidup rata-rata di Amerika Serikat meningkat lebih dari 30 tahun, sebagian karena berbagai langkah kesehatan masyarakat. Kematian akibat penyakit menular mulai menurun setelah AS mulai mengklorinasi air minum pada tahun 1908 untuk membunuh penyakit yang ditularkan melalui air seperti tifus, kolera, dan disentri.

    Kemajuan medis juga berperan besar dalam memperpanjang usia harapan hidup rata-rata orang Amerika selama seabad terakhir. Salah satu contohnya adalah kemajuan medis yang telah dicapai dalam mendiagnosis dan mengobati penyakit jantung.

    “Empat puluh tahun yang lalu, jika Anda mengalami serangan jantung, ada kemungkinan besar Anda tidak akan selamat,” kata Mark Lachs, salah satu kepala Divisi Geriatri dan Pengobatan Paliatif di Weill Cornell Medicine dan New York Presbyterian.

    (kna/kna)

  • Dari Beras hingga Minyakita, Sanggupkah Badan Otonom Bulog Urus Semua?

    Dari Beras hingga Minyakita, Sanggupkah Badan Otonom Bulog Urus Semua?

    Jakarta, CNN Indonesia

    Perum Bulog yang saat ini bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pangan tengah disiapkan untuk menjadi sebuah badan otonom yang langsung di bawah presiden.

    Presiden Prabowo Subianto pun sudah membentuk tim untuk mempercepat persiapan peralihan Perum Bulog dari BUMN menjadi badan otonom.

    “Pak presiden sudah ndawuhi (menginstruksikan) tim untuk melakukan transformasi kelembagaan, dan di dalam tim itu ada duduk beberapa menteri,” ujar Direktur Utama Perum Bulog Wahyu Suparyono ditemui di Yogyakarta, Rabu (4/12).

    Tim yang dibentuk terdiri dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

    “Ada di situ menteri koordinator pangan, menteri perencanaan pembangunan, menteri pertahanan juga tim terkait. Saat ini susunan tim masih menunggu keputusan presiden,” jelasnya.

    Selain direncanakan menjadi sebuah badan, Perum Bulog juga bakal diberi tugas tambahan khusus selain mengurus beras, yakni menangani soal jagung, gula hingga ikut menyalurkan minyak goreng kemasan Minyakita. Tujuannya agar peredaran minyak yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan tersebut bisa dikontrol.

    Pasalnya, selama ini distribusi Minyakita sulit untuk diawasi karena disalurkan oleh swasta, sehingga banyak produk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.

    Lantas sanggupkah Perum Bulog menjalankan segudang tugas tambahan jika jadi badan otonom?

    Pengamat pertanian dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Eliza Mardian mengatakan sangat tepat jika Bulog ikut menyalurkan Minyakita. Ia pun sepakat dengan tujuan pemerintah agar harganya lebih terkendali.

    “Berkaca dari skema pendistribusian Minyakita yang hampir sepenuhnya dikelola swasta ini kan harganya sulit terkendali meski ada HET sekalipun. Masyarakat mengeluhkan harganya yang jauh di atas HET,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

    Selain itu, keikutsertaan Bulog menyalurkan Minyakita dinilai akan sangat mengurangi kecurangan ataupun akal bulus yang kerap digunakan pedagang.

    “Belum lagi ada kebijakan beli Minyakita harus sepaket beli produk lain. Lebih baik Bulog pun menyalurkan Minyakita dengan demikian pendistribusian Minyakita dapat terawasi dengan baik,” imbuhnya.

    Menurut Eliza, apabila Bulog ingin dijadikan sebagai badan, maka tugasnya harus ditambah lagi dengan mengurus semua pangan strategis yang masuk dalam kategori volatile food. Sebab, sejauh ini fokus Bulog masih seputar beras saja, padahal komoditas lain pun sama krusialnya.

    Memang Bulog juga sudah menyerap minyak, gula dan jagung, tapi ia menilai porsinya sangat kecil. Sehingga ia berharap ke depannya bisa difokuskan untuk mengamankan komoditas lainnya.

    “Dengan adanya penugasan Bulog menyerap komoditas lain selain beras, ini akan memberi opsi kepada petani karena setidaknya ada pangsa pasar yang relatif lebih jelas bagi petani untuk menjual hasil panennya. Karena petani ini butuh kepastian pasar dan harga,” jelasnya.

    Ia menilai transformasi di Bulog memang harus dilakukan terutama di tengah prediksi akan terjadi krisis pangan di masa depan. Kelembagaan Bulog perlu diperkuat dengan reformulasi kebijakan dan strategi agar lebih optimal dalam menyediakan pangan nasional dan stabilitas harga.

    “Alangkah baiknya jika bisa menyerap komoditas beras, jagung, telur, ayam, gula, minyak goreng, cabai dan bawang merah. Meski kapasitas gudang Bulog ini relatif terbatas, namun Bulog bisa bekerja sama dengan swasta atau BUMN yang gudang-gudang nya sudah tidak terpakai lagi. Dalam merancang kebijakan yang win-win solution membutuhkan kreativitas dan pendekatan baru yang tidak mengulang kesalahan yang sama,” terang Eliza.

    Selain itu, Eliza juga berharap pemerintah bisa mereformulasi pembiayaan untuk Bulog dalam menyerap hasil panen petani, terutama gabah. Sebab, selama ini dalam pengadaan cadangan pangan pemerintah, pembiayaan Bulog berasal dari bank bank negara ataupun bank daerah.

    Sedangkan, pemerintah hanya memberikan subsidi bunga pinjaman sekitar 3-4,5 persen agar tidak memberatkan Bulog. Namun, meski diberikan subsidi bunga, itu tetap menjadi cost bagi perseroan dalam penyediaan pangan.

    Maka, ia menyarankan agar pemerintah agar membebaskan bunga pinjaman kepada Bulog agar bisa lebih banyak menyerap gabah petani. Pasalnya, bunga pinjaman menjadi penyebab perusahaan sulit mengoptimalkan penyerapan karena membeli gabah petani atau impor beras dilakukan dengan uang hasil pinjaman.

    “Pemerintah lebih baik mereformulasi pembiayaan untuk Bulog dalam menyerap gabah petani. Daripada banyak diberikan bantuan-bantuan seperti benih, alsintan yang rentan mark up dan belum tentu sampai ke tangan petani, lebih baik anggarannya di realokasikan untuk membeli hasil panen petani. Sudah pasti uang tersebut diterima petani,” tegasnya.

    Pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori pun sangat setuju jika tugas Bulog ditambah sebagai penyalur Minyakita. Ia pun menilai perusahaan mampu untuk melaksanakan tugas tersebut.

    “Ya (Bulog mampu). Toh Bulog sebetulnya juga sudah menyalurkan Minyakita dalam jumlah terbatas selama ini lewat outlet-outlet yang dimiliki,” jelasnya.

    Khudori pun sepakat bahwa problem utama Minyakita adalah harganya yang melampaui HET karena masalah distribusi. Bahkan ia menduga, Minyakita dijadikan diekspor sebagai minyak jelantah yang harganya lebih mahal.

    [Gambas:Photo CNN]

    “Pemerintah relatif tidak mampu mengawasi penyelewengan distribusi dari produsen Minyakita ke konsumen. Karena distributor, sub distributornya banyak dan berlapis-lapis,” jelasnya.

    Karena kondisi ini, maka masuknya Bulog sebagai lembaga pemerintah akan sangat tepat. Lagipula Bulog mempunyai jaringan yang luas sehingga tak akan sulit menjalankan penugasan ini.

    “Jangan lupa jejaring Bulog, baik gudang maupun ritel dalam bentuk rumah pangan kita, relatif luas. Ini memudahkan dalam distribusi dan menjangkau konsumen,” tegasnya.

    Sementara itu, terkait dengan rencana Bulog diubah menjadi badan otonom, Khudori mengatakan masih membutuhkan waktu. Setidaknya persiapan perlu setahun.

    “Kalkulasi saya, paling cepat setidaknya perlu setahun. Karena bentuk kelembagaannya, lembaga pemerintah lainnya atau lembaga sui Generis seperti BPJS, perlu waktu untuk menyiapkan segala sesuatunya,” jelasnya.

    Oleh sebab itu, ia yakin tugas Bulog menyalurkan Minyakita akan dilakukan sebelum berubah menjadi badan.

    “Yang agak rumit ya regulasi, harmonisasi peraturan, pembuatan peraturan baru, juga mitigasi overlap tugas dan fungsi ketika Bulog jadi regulator selain operator. Jadi, konteks penugasan Minyakita itu masih dalam kondisi Bulog saat ini,” pungkasnya.

  • Apple Ingin Pasang Modem 5G di Mac dan Vision Pro

    Apple Ingin Pasang Modem 5G di Mac dan Vision Pro

    Jakarta

    Proyek modem 5G yang dikembangkan Apple ternyata lebih ambisius dari perkiraan. Selain dipakai di iPhone, Apple juga berencana memasang modem 5G buatannya di deretan perangkat Mac untuk pertama kalinya.

    Menurut laporan jurnalis Bloomberg Mark Gurman, Mac dengan dukungan jaringan seluler tidak akan meluncur sebelum tahun 2026. Gurman mengatakan Mac dengan koneksi seluler baru akan diluncurkan setelah modem generasi kedua Apple siap.

    Apple berencana meluncurkan modem 5G pertamanya pada musim semi tahun 2025. Modem ini akan debut di iPhone SE 4, iPad entry level, dan iPhone 17 Slim/Air, yang menjadi kelinci percobaan Apple sebelum dibawa ke perangkat flagship.

    Modem generasi pertama ini hanya akan mendukung jaringan 5G sub-6GHz, namun generasi keduanya yang diluncurkan tahun 2026 akan mendukung teknologi mmWave yang lebih kencang. Jika berjalan sesuai rencana, modem ini diharapkan bisa menggantikan modem 5G Qualcomm yang saat ini dipakai di iPhone dan iPad.

    Mac dengan chip 5G akan memudahkan pengguna terhubung ke internet tanpa Wi-Fi atau tethering. Selain iPhone, produk Apple lainnya yang saat ini mendukung jaringan seluler adalah iPad dan Apple Watch.

    Tidak hanya Mac, Apple juga berencana menambahkan chip 5G ke headset augmented reality ala Vision Pro di masa depan. Namun, perangkat ini baru akan diluncurkan dalam beberapa tahun ke depan, seperti dikutip dari The Verge, Selasa (10/12/2024).

    Mac dengan konektivitas 5G sudah dirumorkan sejak beberapa tahun yang lalu. Pada tahun 2008, Apple sempat pikir-pikir untuk menambahkan chip modem ke MacBook Air.

    Namun, Steve Jobs yang merupakan CEO Apple saat itu mengatakan rencana itu dibatalkan karena chip modem akan memakan terlalu banyak ruangan di rangka laptop dan akan pengguna akan terpaksa menggunakan operator tertentu. Teknologi chip saat ini tentu sudah jauh lebih maju dibandingkan 16 tahun yang lalu.

    (vmp/afr)

  • 2 Tersangka Korupsi Bandara Kualanamu Ditahan

    2 Tersangka Korupsi Bandara Kualanamu Ditahan

    Medan, CNN Indonesia

    Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melakukan penahanan terhadap dua tersangka dugaan korupsi pengadaan troli management system, smart airport dan smart parking di Bandara Kualanamu yang dikelola PT Angkasa Pura (AP) II Tahun 2017.

    “Kedua tersangka yakni Lie Danny selaku Direktur Utama PT. Lusavrinda Jayamadya dan Yassir selaku Direktur Utama PT Dinamika Utama Indonesia,” kata Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Adre W Ginting, Senin (9/12).

    Adre menjelaskan dalam kasus ini PT. Lusavrinda Jayamadya mengerjakan pekerjaan Smart Airport dengan item pekerjaan persiapan, AOCC, taxi queuing, digital banner, wall display domestic meeting room, information kiosk, smart survey, war room.

    “Sedangkan PT. Dinamika Utama Indonesia yang membuat penawaran selanjutnya melakukan survey lokasi yang akan dipasangkan sensor dan peralatan yang dibutuhkan dalam kegiatan water and temperature management system,” jelasnya.

    Adre menambahkan total kegiatan yang di subkontraktor kan dengan nilai sebesar Rp19.220.000.000 termasuk PPN, merupakan sub kontraktor dari PT Angkasa Pura Solusi sebagai penyedia, yang ditunjuk oleh PT. Angkasa Pura Solusi tanpa ada persetujuan tertulis dari PT. Angkasa Pura II Kualanamu, Deli Serdang.

    “Pekerjaan tersebut termasuk pekerjaan utama, dari hasil temuan ahli perhitungan KAP ditemukan kerugian negara sebesar Rp3.714.674.627 dari keuntungan yang diterima oleh PT. Lusavrinda Jayamadya dan temuan dari Ahli IT Politeknik Medan (terkait software) yang dianggap tidak berhak menerimanya yang seharusnya masuk ke PT. Angkasa Pura Solusi,” jelasnya.

    Dari hasil audit ditemukan dalam penawaran dan pembuatan Harga Perkiraan Sendiri atau OE (Owner Estimate) mark-up harga. Untuk kerugian negara tersebut sudah dikembalikan pada Senin (9/12) secara keseluruhan dan disetorkan ke Rekening Pemerintah Lainnya (RPL).

    “Kedua tersangka disangkakan dengan Pasal 2 ayat (1) Subsidair Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” urainya.

    Adre menyebut kedua tersangka telah ditahan. Alasan dilakukan penahanan karena tim penyidik telah memperoleh minimal dua alat bukti terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi, tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana.

    “Kedua tersangka LD dan Y dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung mulai tanggal 9 Desember 2024 sampai dengan 28 Desember 2024 di Rumah Tahanan Negara Klas I Medan,” bebernya.

    Sebelumnya penyidik Kejati Sumut telah menahan 5 tersangka dalam kasus ini, yakni AD (Pensiunan AP II Pusat), ER (Manager of Electronic & IT PT AP II Kualanamu), EB (Engineering & Facility Quality Assurance PT AP II), LS (Manager Of Electronic Facility & IT) dan FM (Karyawan PT Angkasa Pura Solusi).

    (fnr/fea)

    [Gambas:Video CNN]

  • Top 3 Tekno: 7 Fitur iOS 18.2 hingga Meta AI Dipakai 600 Juta Pengguna – Page 3

    Top 3 Tekno: 7 Fitur iOS 18.2 hingga Meta AI Dipakai 600 Juta Pengguna – Page 3

    Meta kian agresif menjadikan asisten AI sebagai bagian penting dalam aplikasinya dan tampaknya upaya tersebut mulai terbayar. Pasalnya, Meta AI kini punya banyak pengguna di seluruh dunia.

    Dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya, Founder sekaligus Bos Meta, Mark Zuckerberg, menyebut kalau Meta AI kini dipakai oleh hampir 600 juta pengguna aktif bulanan.

    “Meta AI ditargetkan jadi asisten AI paling banyak dipakai di dunia hingga akhir 2024,” kata Zuckerberg dalam video yang ia unggah di akun Instagram @zuck.

    Zuck pun mempersilakan pengguna yang belum pernah menjajal Meta AI untuk mencobanya, terutama Meta AI dengan perintah suara.

    Capaian 600 juta pengguna itu terbilang cukup cepat, padahal, Meta AI baru debut sekitar November tahun lalu. Perkembangannya cukup pesat karena pada Oktober ini, jumlah penggunanya sudah mencapai lebih dari 500 juta user.

    Mark Zuckerberg juga mengatakan, peningkatan jumlah pelanggan ini tidak lepas dari perilisan model bahasa open source Llama 3.3 70B terbaru Meta yang membuat Meta AI kian pintar dan kontekstual.

    Baca selengkapnya di sini 

     

  • Mark Zuckerberg: Meta AI Dipakai Hampir 600 Juta Pengguna Tiap Bulan – Page 3

    Mark Zuckerberg: Meta AI Dipakai Hampir 600 Juta Pengguna Tiap Bulan – Page 3

    Namun demikian, Zuck tidak mengungkap bagaimana Llama 4 akan bekerja maupun peningkatan yang akan diusungnya.

    Ia hanya membocorkan, operasional Llama 4 dibarengi dengan upaya Meta untuk mengoperasikan data center berkapasitas lebih dari 2GW di Louisiana, Amerika Serikat.

    Data center ini akan dipakai untuk melatih model Llama 4 agar menjadi lebih cerdas dan masif dibandingkan model AI yang sekarang.

    “Kami di Meta akan menjadikannya sebagai kerja jangka panjang dan kami berkomitmen untuk menjadikan Meta AI jadi AI paling maju di dunia,” ujarnya, menyebutkan komitmen perusahaan terhadap perkembangan AI.

  • TikTok Terancam Disuntik Mati, Cuma Jurus Ini Jadi Penyelamat

    TikTok Terancam Disuntik Mati, Cuma Jurus Ini Jadi Penyelamat

    Jakarta, CNBC Indonesia – TikTok kalah di pengadilan banding Amerika Serikat (AS) dalam upayanya membatalkan undang-undang yang dapat menyebabkan platform tersebut dilarang di Amerika Serikat. Putusan ini membawa TikTok selangkah lebih dekat menuju larangan operasional di AS

    Namun, larangan bisa dihindari bila ByteDance sebagai induk perusahaan asal China menjual platform tersebut sebelum 19 Januari 2025. Setelah tenggat waktu tersebut, toko aplikasi dan penyedia layanan internet di AS bisa dikenai denda besar jika tetap mendistribusikan TikTok tanpa perubahan kepemilikan.

    TikTok berencana mengajukan banding atas putusan ini.

    “Mahkamah Agung memiliki rekam jejak panjang dalam melindungi hak kebebasan berbicara warga Amerika, dan kami yakin mereka akan melakukan hal yang sama untuk isu konstitusional penting ini,” ujar juru bicara TikTok, Michael Hughes, dikutip dari CNN International, Sabtu, (7/12/2024).

    “Larangan TikTok ini dirancang berdasarkan informasi yang salah dan hipotetis, yang berujung pada penyensoran langsung terhadap rakyat Amerika,” tambahnya.

    Presiden Joe Biden menandatangani undang-undang pada April yang mengharuskan ByteDance menjual TikTok kepada pemilik non-China atau menghadapi larangan operasional. Legislator AS khawatir data pengguna TikTok dapat digunakan pemerintah China untuk pengawasan atau propaganda.

    TikTok menggugat undang-undang tersebut pada Mei, menyebutnya melanggar kebebasan berbicara lebih dari 170 juta pengguna AS. Dalam sidang September, pemerintah AS berargumen algoritma TikTok di bawah kendali ByteDance dapat digunakan untuk memengaruhi pengguna AS.

    Panel tiga hakim pengadilan banding menyatakan bahwa undang-undang tersebut dibuat untuk melindungi keamanan nasional AS. “Karena jangkauan TikTok yang luas, Kongres dan beberapa Presiden menyimpulkan bahwa pemisahan kendali platform ini dari pemerintah Tiongkok sangat penting untuk melindungi keamanan nasional,” tulis mereka.

    Hakim juga menolak keberatan TikTok terkait keprihatinan keamanan nasional yang diajukan pemerintah AS. Menurut pengadilan, TikTok hanya “berdebat soal detail” tanpa mengatasi kekhawatiran utama terkait manipulasi algoritma dan pengumpulan data.

    Analis eMarketer, Jasmine Enberg, menyebut putusan ini sebagai kemunduran besar bagi TikTok, tetapi belum menjadi akhir dari perjuangannya.

    “Jika banding ke Mahkamah Agung juga gagal dan larangan diberlakukan, ini akan menyebabkan guncangan besar di lanskap media sosial, menguntungkan Meta, YouTube, dan Snap, tetapi merugikan pembuat konten serta bisnis kecil yang mengandalkan TikTok,” ujarnya.

    Pendukung TikTok, Patrick Toomey, Deputi Direktur Proyek Keamanan Nasional ACLU, mengecam putusan ini sebagai preseden yang berbahaya.

    “Melarang TikTok secara terang-terangan melanggar hak Amandemen Pertama jutaan orang Amerika yang menggunakan aplikasi ini untuk berekspresi dan berkomunikasi,” kata Patrick.

    Reaksi dari pengguna TikTok juga beragam, dengan sebagian besar merasa khawatir atas kemungkinan larangan. “Ini gila,” ujar salah satu pengguna dalam video yang diunggah ke platform tersebut. “Aku tidak ingin (CEO Meta) Mark Zuckerberg memiliki TikTok, itu tidak akan membuatku merasa lebih baik,” tambahnya.

    Jika TikTok gagal mengajukan banding atau menjual sahamnya, larangan tersebut akan mulai berlaku sehari sebelum pelantikan Presiden AS berikutnya. Meskipun mantan Presiden Donald Trump pernah mencoba melarang TikTok, ia baru-baru ini menyatakan tidak lagi mendukung langkah tersebut.

    (dce)

  • Sepertiga Spesies di Bumi Terancam Punah Gara-gara Efek Rumah Kaca

    Sepertiga Spesies di Bumi Terancam Punah Gara-gara Efek Rumah Kaca

    Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah studi terbaru mengungkapkan hampir sepertiga spesies di seluruh dunia berisiko punah pada akhir abad ini dari efek gas rumah kaca.

    Studi tersebut menemukan bahwa jika suhu global naik hingga 2,7 derajat Fahrenheit (1,5 derajat Celcius) di atas suhu rata-rata pra-industri, melebihi target Perjanjian Paris, maka kepunahan akan meningkat dengan cepat terutama pada hewan amfibi; spesies di ekosistem pegunungan, pulau, dan air tawar; dan spesies di Amerika Selatan, Australia dan Selandia Baru.

    Untuk diketahui, melansir livescience, bumi telah menghangat sekitar 1,8 F (1 C) sejak Revolusi Industri.

    Perubahan iklim menyebabkan perubahan suhu dan pola curah hujan, mengubah habitat dan interaksi spesies. Misalnya, suhu yang lebih hangat menyebabkan migrasi kupu-kupu raja tidak sesuai dengan mekarnya tanaman yang diserbukinya.

    Banyak spesies hewan dan tumbuhan mengalihkan wilayah jelajahnya ke lintang atau ketinggian yang lebih tinggi untuk mengikuti suhu yang lebih baik.

    Meskipun beberapa spesies mungkin beradaptasi atau bermigrasi sebagai respons terhadap perubahan kondisi lingkungan, beberapa spesies tidak dapat bertahan terhadap perubahan lingkungan yang drastis, sehingga mengakibatkan penurunan populasi dan terkadang kepunahan.

    Penilaian global memperkirakan meningkatnya risiko kepunahan pada lebih dari satu juta spesies, namun para ilmuwan belum memahami dengan jelas bagaimana sebenarnya peningkatan risiko ini terkait dengan perubahan iklim.

    Studi baru ini, yang diterbitkan 5 Desember di jurnal Science, menganalisis penelitian keanekaragaman hayati dan perubahan iklim selama lebih dari 30 tahun, yang mencakup lebih dari 450 penelitian terhadap spesies paling dikenal.

    Jika emisi gas rumah kaca dikelola sesuai dengan Perjanjian Paris, hampir 1 dari 50 spesies di seluruh dunia diperkirakan 180.000 spesies akan berisiko punah pada tahun 2100.

    Ketika suhu model iklim ditingkatkan menjadi 4,9 F (2,7 C) kenaikan, yang diperkirakan berdasarkan komitmen emisi internasional saat ini, 1 dari 20 spesies di seluruh dunia akan menghadapi risiko kepunahan.

    Pemanasan hipotetis yang melampaui titik ini membuat jumlah spesies yang berisiko meningkat tajam: 14,9% spesies berisiko punah berdasarkan skenario pemanasan 7,7 F (4,3 C), yang mengasumsikan emisi gas rumah kaca yang tinggi. Dan 29,7% dari seluruh spesies akan berisiko punah jika terjadi skenario pemanasan 9,7 F (5,4 C), sebuah perkiraan yang tinggi, namun hal ini mungkin terjadi mengingat tren emisi saat ini.

    Peningkatan jumlah spesies yang berisiko meningkat jauh melampaui target pemanasan 1,5 derajat Celcius, kata penulis studi Mark Urban, ahli biologi di Universitas Connecticut, kepada Live Science.

    “Jika kita menjaga pemanasan global di bawah 1,5 derajat Celcius, sesuai dengan Perjanjian Paris, maka risiko [kepunahan] mulai saat ini hingga mencapai 1,5 derajat Celcius bukanlah peningkatan yang besar,” kata Urban.

    Namun pada kenaikan 2,7 C, lintasannya semakin cepat. Spesies di Amerika Selatan, Australia dan Selandia Baru menghadapi ancaman terbesar.

    Amfibi adalah yang paling terancam karena siklus hidup amfibi sangat bergantung pada cuaca, dan sangat sensitif terhadap perubahan pola curah hujan dan kekeringan, kata Urban.

    Ekosistem pegunungan, pulau, dan air tawar memiliki spesies yang paling berisiko, kemungkinan besar karena lingkungan terisolasi ini dikelilingi oleh habitat yang tidak ramah bagi spesiesnya, sehingga menyulitkan atau tidak mungkin bagi mereka untuk bermigrasi dan mencari iklim yang lebih menguntungkan, tambahnya.

    Membatasi emisi gas rumah kaca dapat memperlambat pemanasan dan menghentikan peningkatan risiko kepunahan, namun memahami spesies dan ekosistem mana yang paling terkena dampak perubahan iklim juga dapat membantu menargetkan upaya konservasi di tempat yang paling membutuhkannya.

  • VIDEO: Fitur Baru Indikator Mengetik di Whatsapp

    VIDEO: Fitur Baru Indikator Mengetik di Whatsapp

    Meta menggulirkan sebuah fitur baru WhatsApp yang bermanfaat bagi para pengguna yang sedang menunggu balasan pesan dari rekan atau keluarga mereka. Kehadiran fitur baru WhatsApp ini diumumkan langsung oleh bos Meta, Mark Zuckerberg.

    Ringkasan

  • Jelang Pelantikan Trump, Sekjen NATO Usul Anggaran Blok Naik

    Jelang Pelantikan Trump, Sekjen NATO Usul Anggaran Blok Naik

    Jakarta, CNN Indonesia

    Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mendesak anggota aliansi tersebut untuk menambah anggaran pertahanan.

    Dalam pernyataan kepada wartawan, Rabu (4/12), Rutte mengatakan bahwa anggaran pertahanan NATO saat ini tidak cukup untuk mempertahankan postur pertahanan blok tersebut.

    “Dua persen tidak cukup. Kita saat ini bisa membela diri dan tidak ada negara yang berani coba-coba menyerang kita. Meski begitu, saya ingin postur pertahanan kita tetap sama dalam empat atau lima tahun mendatang,” kata Rutte, seperti dikutip Al Jazeera.

    NATO sejak dulu meminta semua negara anggotanya menggelontorkan anggaran militer minimal dua persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) mereka.

    Rata-rata negara NATO telah memenuhi target tersebut. Namun, sepertiga dari anggota masih belum mencapai target.

    Di saat kondisi demikian, Amerika Serikat menjadi salah satu negara yang menggelontorkan anggaran militer lebih dari yang ditetapkan NATO, yakni sebesar 3,38 persen dari PDB AS.

    Persoalan ini telah dikritik keras oleh Presiden terpilih AS Donald Trump dalam berbagai kampanyenya dahulu. Trump menyebut AS terlalu banyak menggelontorkan uang untuk NATO padahal negara-negara anggota lain cuma mengeluarkan sedikit uang bahkan ada yang masih menunggak.

    Trump pun mengancam akan membawa AS keluar dari NATO jika terpilih menjadi presiden.

    Permintaan Rutte terkait peningkatan anggaran ini dilontarkan menjelang pelantikan Trump pada 20 Januari mendatang.

    Terpilihnya Trump sebagai presiden AS sempat membuat cemas NATO karena sang eks Presiden mengancam ingin memutus hubungan AS dengan aliansi tersebut.

    Meski begitu, Rutte telah menegaskan bakal terus menjalin kerja sama dengan AS siapa pun presidennya demi memastikan aliansi tetap bersatu.

    (blq/dna)