Tag: Mark

  • KPK Periksa 2 Tersangka Korupsi Shelter Tsunami Lombok

    KPK Periksa 2 Tersangka Korupsi Shelter Tsunami Lombok

    Bisnis.com, JAKARTA — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 2 tersangka terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan tempat evakuasi sementara (TES)/Shelter Tsunami di NTB oleh PUPR tahun 2014.

    Juru Bicara KPK Tessa Mahardina menyebut bahwa kedua tersangka yang diperiksa tim penyidik tersebut adalah mantan Kepala Proyek Pembangunan Shelter NTB Waskita Karya Agus Herijanto dan Aprielely Nirmala selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian PUPR.

    “Keduanya diperiksa di Kantor Gedung KPK Merah-Putih,” tuturnya di Jakarta, Senin (23/12/2024).

    Berdasarkan catatan Bisnis, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengemukakan modus yang digunakan oleh para tersangka dalam kasus yang ditangani penyidik lembaga antirasuah itu. 

    Alex, sapaannya, menyebut ada dugaan tersangka melakukan penggelembungan harga (mark up) sedangkan spek pekerjaannya turun di bawah standar.

    “Terkait dengan spek pekerjaan yang di bawah standar, kemudian ada mark up ya begitulah,” katanya saat ditemui di sela-sela acara di Gedung Juang KPK, Jakarta, Senin (8/7/2024). 

    Adapun, dugaan korupsi pembangunan shelter tsunami itu juga ikut ditangani oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) NTB. KPK enggan mengomentari lebih lanjut terkait dengan proses hukum yang juga bergulir di Polda NTB.

  • Kiamat HP 6 Tahun Lagi, Zuckerberg Ungkap Penggantinya

    Kiamat HP 6 Tahun Lagi, Zuckerberg Ungkap Penggantinya

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pendiri Facebook dan bos Meta Mark Zuckerberg mengungkapkan smartphone bakal tergantikan di masa depan. Penggantinya adalah perangkat kacamata pintar atau smart glasses.

    “Sama seperti semua orang yang meng-upgrade ke smartphone, saya pikir semua orang yang memiliki kacamata akan upgrade menjadi kacamata pintar pada dekade mendatang,” ujar Zuck saat acara pengembang tahunan Connect Meta, dikutip dari Forbes.

    Dia menjelaskan bukan sesuatu yang aneh saat HP digantikan ke smart glasses. Sebab ada miliaran orang yang menggunakan kacamata dalam kesehariannya.

    “Dan kemudian saya pikir itu akan mulai menjadi sangat berharga, dan banyak orang lain yang sebenarnya tidak memakai kacamata sekarang, tapi akan berakhir dengan memakai [kacamata pintar] juga,” imbuhnya.

    Situasi ini, menurutnya sama seperti saat komputer dan smartphone di masa lalu. Sedikit demi sedikit ponsel menambahkan fungsi yang hanya ada di komputer, lalu semua itu akhirnya hadir dalam perangkat sebesar genggaman tangan saja.

    Zuckerberg memprediksi kacamata pintar akan mulai banyak digunakan mulai 2030 mendatang. Namun menyamakan seperti HP dan komputer, perangkat smart glasses tidak akan sepenuhnya menggantikan.

    “Kacamata pintar akan secara bertahap menggantikan ponsel pada 2030, mirip dengan bagaimana perangkat seluler menyalip komputer tanpa sepenuhnya menggantikannya,” ujarnya.

    Meta diketahui memang telah mengembangkan kacamata pintar Ray-Ban Meta yang didukung AI. Selain itu juga ada headset Oculus dengan harga yang lebih terjangkau.

    (fab/fab)

  • Elon Musk Dkk Minggir Dulu, Ini Bos Raksasa Tech Baru Asal Malaysia

    Elon Musk Dkk Minggir Dulu, Ini Bos Raksasa Tech Baru Asal Malaysia

    Jakarta, CNBC Indonesia – CEO Broadcom yakni Hock Tan memiliki gaya kepemimpinan yang cukup unik di dalam dunia teknologi yang berbeda dengan bos teknologi lain seperti Jensen Huang dari Nvidia atau Tim Cook dari Apple.

    Sebagai seseorang yang baru saja masuk ke dalam klub super eksklusif, CEO perusahaan dengan kapitalisasi US$ 1 triliun (Rp 16.000 triliun) atau lebih, Hock Tan memiliki karakteristik yang berbeda dari CEO teknologi lainnya.

    Para bos perusahaan teknologi besar Amerika biasanya dapat dikategorikan ke dalam dua tipe. Pertama, pendiri visioner eksentrik seperti Mark Zuckerberg dari Meta, Elon Musk dari Tesla, dan Jensen Huang dari Nvidia, yang dikenal dengan obsesi mereka terhadap produk dan kekuasaan tak terbatas.

    Kedua, tipe manajer yang meneruskan kesuksesan seperti Tim Cook dari Apple, Satya Nadella dari Microsoft, dan Sundar Pichai dari Alphabet, yang fokus pada optimalisasi bisnis. Namun demikian, Hock Tan tidak masuk dalam kedua kategori tersebut, karena dirinya bukan pendiri dan tidak juga diwarisi bisnis yang sukses.

    Di bawah kepemimpinannya, ia mampu membawa Broadcom ke puncak dengan nilai pasar melonjak 40% dalam sepekan, terutama berkat prosesor khusus kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk klien besar seperti Google dan Meta.

    Hal ini langsung dibandingkan dengan Jensen Huang dan Nvidia, yang chip AI-nya telah mendorong kapitalisasi pasarnya menjadi US$ 3,4 triliun dalam beberapa tahun terakhir. Namun, Broadcom sesuai dengan namanya, jauh lebih beragam.

    Selain menjual prosesor AI, Broadcom juga menjual segala hal mulai dari chip jaringan nirkabel hingga perangkat lunak virtualisasi.

    Dalam wawancara pada 2023 lalu, Tan dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak memiliki “strategi besar” untuk 23 divisi Broadcom. “Saya benci mengatakannya, jawabannya adalah tidak,” ujarnya dikutip dari The Economist, Minggu (22/12/2024).

    Menurut The Economist, Hock Tan berbeda dari bos teknologi abad ke-21 lainnya dalam beberapa cara yang mencolok. Pertama, dirinyaa lahir di Malaysia, bukan tempat yang dikenal menghasilkan banyak talenta global untuk posisi CEO.

    Usianya lebih tua satu dekade dibandingkan Tim Cook dan Jensen Huang, dan tiga dekade lebih tua dari Mark Zuckerberg. Sulit untuk menemukan foto dirinya tanpa kemeja rapi dan jas formal.

    Metodenya juga unik, meskipun ia mengaku tidak memiliki strategi besar, ia sangat metodis. William Kerwin dari Morningstar menilai pendekatannya lebih menyerupai gaya para taipan dalam pembelian aset.

    Temukan bisnis yang matang, idealnya yang penting bagi pelanggan. Belilah dengan harga yang wajar. Pangkas habis tenaga kerja, hilangkan produk yang kurang menguntungkan, dan kurangi anggaran penelitian dan pengembangan.

    Naikkan harga untuk pelanggan yang tidak punya pilihan lain. Kumpulkan uang tunai. Bagikan dividen dan pembelian kembali saham kepada pemegang saham, lalu ulangi prosesnya.

    Meskipun gemar melakukan akuisisi (US$ 150 miliar sejak Avago go public pada tahun 2009), obsesi terhadap arus kas, dan ketidaksabaran terhadap perusahaan yang kinerjanya buruk mengingatkan pada industri private equity, Hock Tan enggan membandingkan Broadcom dengan perusahaan ekuitas swasta atau hedge fund.

    (fsd/fsd)

  • Apple Batal Luncurkan Layanan Langganan iPhone

    Apple Batal Luncurkan Layanan Langganan iPhone

    Jakarta

    Apple batal meluncurkan layanan berlangganan hardware untuk iPhone yang sudah lama direncanakan, menurut laporan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman. Program ini dibatalkan karena dianggap terlalu bermasalah.

    Pengembangan layanan berlangganan iPhone pertama kali dilaporkan oleh Gurman pada tahun 2022. Saat itu, Gurman mengatakan layanan ini akan diluncurkan pada akhir tahun 2022 atau awal tahun 2023.

    Gurman menjelaskan layanan ini ditujukan untuk konsumen yang ingin memiliki iPhone baru setiap tahunnya namun memiliki biaya yang terbatas. Pengguna bisa membayar biaya berlangganan bulanan untuk menggunakan iPhone yang diinginkan selama periode berlangganan.

    Layanan berlangganan ini mirip seperti program Apple yang sudah ada seperti iPhone Upgrade Program atau Apple Card Monthly Installment, di mana pengguna bisa membeli iPhone baru dengan membayar cicilan bulanan selama periode 12 atau 24 bulan.

    Bedanya, layanan berlangganan Apple akan dikelola menggunakan akun Apple dan pembayarannya melalui metode pembayaran apa pun yang sudah dihubungkan pengguna dan dibayarkan terus-menerus, tidak mengikuti periode tertentu.

    Harapan Apple adalah, jika Apple menanggung biaya iPhone baru secara langsung, konsumen akan lebih sering melakukan upgrade dan meningkatkan pendapatan rutin perusahaan.

    Masalahnya, layanan berlangganan ini mewajibkan Apple untuk mengikuti regulasi yang sama seperti perusahaan kartu kredit, kata Bloomberg. Setelah dua tahun dikembangkan, program ini akhirnya dibatalkan, seperti dikutip dari Engadget, Minggu (22/12/2024).

    Tim yang ditugaskan mengembangkan layanan berlangganan ini dibubarkan dan dipindahkan ke proyek lain. Pengguna tetap bisa membeli iPhone lewat program cicilan yang sudah ada seperti iPhone Upgrade Program atau Apple Card Monthly Installment.

    Apple sudah melakukan beberapa perampingan untuk sejumlah layanan pembayarannya tahun ini. Belum lama ini, mereka menutup layanan Apple Pay Later hanya beberapa bulan setelah diluncurkan.

    (vmp/vmp)

  • Disparekraf siapkan atraksi dan pasar kreatif sambut Hari Natal 2024

    Disparekraf siapkan atraksi dan pasar kreatif sambut Hari Natal 2024

    Suasana \”Kidung Natal\” dalam rangka memeriahkan perayaan Natal 2024 di Jakarta, Jumat (20/12/2024). ANTARA/HO-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    Disparekraf siapkan atraksi dan pasar kreatif sambut Hari Natal 2024
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Sabtu, 21 Desember 2024 – 13:07 WIB

    Elshinta.com – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta menyiapkan ragam atraksi menarik dan pasar kreatif bertema “Menyongsong 5 Abad Jakarta: Jati Diri Nusantara, Meretas Megapolis Global” untuk menyambut Hari Natal 2024.

    “Dalam rangka menyambut Hari Raya Natal 2024, kami telah menyiapkan atraksi menarik dan pasar kreatif di Jakarta. Rangkaian kegiatan ini menyambut Hari Raya Natal 2024 yang tersebar di 15 lokasi,” kata Kepala Disparekraf DKI Jakarta Andhika Permata di Jakarta, Sabtu.

    Andhika menyebutkan, pihaknya menyiapkan “Kidung Natal” dan “Pasar Kreatif Natal” di Jakarta untuk menghidupkan nuansa Natal di sudut-sudut kota Jakarta, sekaligus sebagai upaya menarik minat wisatawan menghabiskan liburan di Jakarta.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa Jakarta tidak hanya bersejarah, tetapi juga dinamis dan penuh inovasi,” ujar Andhika.

    Andhika memaparkan, “Kidung Natal” digelar pada 7-23 Desember 2024 mengambil lokasi ikonik di Jakarta, seperti Terowongan Kendal, Pedestrian Plaza Indonesia, Anjungan Sarinah, dan Taman Literasi Martha Tiahahu.

    “Kidung Natal” menampilkan paduan suara, orkestra serta pertunjukan seni yang membangkitkan suasana Natal penuh kehangatan.

    Selain itu, “Kidung Natal” juga menggambarkan keberagaman yang bisa berdampingan secara harmonis di Jakarta. Acara ini bersinergi dengan komunitas paduan suara gereja, panti asuhan, ASN Kristiani Pemprov DKI Jakarta, sekolah dan grup band Rohani.

    Berikut rincian lokasi “Kidung Natal” yang bisa masyarakat kunjungi:

    1. Jakarta Pusat

    – Tugu Kunstring pada 7 Desember 2024

    – Terowongan Kendal pada 18-20 Desember 2024

    – Pedestrian Plaza Indonesia pada 18, 19, 20, 22, 23 Desember 2024

    – Pedestrian Jalan Wahid Hasyim depan Mal Sarinah pada 18, 20, 22 Desember 2024

    – Anjungan Sarinah pada 23 Desember 2024

    – Lapangan Banteng pada 22-23 Desember 2024

    – Pedestrian Pos Polisi Thamrin pada 23 Desember 2024

    2. Jakarta Utara

    Mall Artha Gading pada 21-22 Desember 2024

    3. Jakarta Barat

    – Kantor Walikota Jakarta Barat pada 18 Desember 2024

    – Petak Enam Pecinan Glodok pada 21 Desember 2024

    – Lippo Mal Puri pada 23 Desember 2024

    4. Jakarta Selatan

    – Taman Literasi Martha Tiahahu pada 19-20 Desember 2024

    – Tebet Eco Park pada 22 Desember 2024

    – Taman Rasuna pada 23 Desember 2024

    5. Jakarta Timur

    – AEON Mal pada 21 Desember 2024

    Sedangkan “Pasar Kreatif Natal” digelar pada 22-23 Desember 2024 pukul 06.00-20.00 WIB di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Sebanyak 70 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang telah dikurasi menghadirkan berbagai produk kreatif mulai dari kerajinan tangan, makanan khas, hingga hadiah istimewa untuk Natal.

    “Pasar Kreatif Natal” juga dimeriahkan oleh pertunjukan musik yang menampilkan Dul Jaelani, Krisna Trias, Mark Peter dan Moscato Band. Pengunjung juga dapat mengikuti wisata jalan kaki (walking tour).

    Sumber : Antara

  • Elon Musk Buka Prasekolah Dekat Pabrik Satelit SpaceX Starlink – Page 3

    Elon Musk Buka Prasekolah Dekat Pabrik Satelit SpaceX Starlink – Page 3

    Elon Musk adalah pendukung vokal dan finansial kampanye presiden Donald Trump tahun 2024. Sebelumnya, mereka sering membuat komentar yang meremehkan inisiatif keragaman, kesetaraan, dan inklusi baru-baru ini dalam pendidikan.

    Ia bukanlah tokoh teknologi pertama yang menerapkan pendapatnya tentang pendidikan ke sekolah-sekolah AS.

    CEO Meta, Mark Zuckerberg, mencoba mempersonalisasi pengalaman tersebut lewat Summit Learning. Sementara CEO Amazon, Jeff Bezos, memasukkan nama dan sumber dayanya ke dalam serangkaian prasekolah.

    Lalu pendiri Microsoft Bill Gates memiliki sejarah panjang dalam mengusulkan ide-ide untuk pendidikan publik yang menghasilkan peningkatan yang meragukan bagi siswa, seperti sekolah piagam dan Standar Negara Inti Umum.

  • Meta AI Bisa Digunakan di Grup WhatsApp, Begini Cara Mengaktifkannya

    Meta AI Bisa Digunakan di Grup WhatsApp, Begini Cara Mengaktifkannya

    Jakarta, CNN Indonesia

    Meta resmi menghadirkan chatbot kecerdasan buatan mereka, Meta AI, di platform WhatsApp. Salah satu fitur unggulan Meta AI adalah bisa diakses pada grup WhatsApp.

    Meta AI adalah asisten pintar yang dibangun menggunakan teknologi Meta Llama 3, generasi terbaru dari model bahasa buatan Meta. Dengan teknologi ini, Meta mengklaim Llama 3 lebih cepat, cerdas, dan menyenangkan untuk diajak berinteraksi.

    Meta AI resmi masuk WhatsApp per September 2024 lalu bersamaan dengan pembaruan aplikasi. Fitur ini hadir tidak hanya sebagai asisten digital, tapi juga dalam bentuk karakter-karakter unik dengan kepribadian berbeda.

    “Pesan dari Meta AI dibuat oleh AI menggunakan teknologi dari Meta sebagai respons atas prompt dan pesan yang dikirim ke AI. Pesan AI berbeda dengan pesan pribadi,” tulis WhatsApp dalam laman resminya.

    Namun demikian, Meta AI saat ini hanya tersedia di negara tertentu. Beruntung, Indonesia menjadi salah satu negara yang kedapatan fitur ini lebih awal.

    “Saat ini, bahasa yang didukung hanya Bahasa Arab, Hindi, Indonesia, Inggris, Portugis, Prancis, Spanyol, Tagalog, Thailand, dan Vietnam,” tulis WhatsApp dalam laman dukungannya.

    Dengan fitur Meta AI di WhatsApp, pengguna bisa bertanya, meminta diajari sesuatu, atau bahkan meminta referensi ketika mencari ide.

    Meta AI juga dapat digunakan di chat grup untuk mengajukan pertanyaan atau mendapatkan saran. Anggota lain di chat dapat melihat pesan Anda ke Meta AI serta tanggapan dari Meta AI.

    Berikut cara menggunakan Meta AI di chat grup WhatsApp:

    1. Buka chat grup tempat Anda ingin menggunakan AI.
    2. Ketik @ di kolom pesan, lalu klik Meta AI.
    3. Ketik prompt Anda.
    4. Klik ikon kirim
    5. Tanggapan AI akan ditampilkan di chat.

    600 juta pengguna

    Meta mencatat bahwa saat ini Meta AI sudah digunakan oleh ratusan juta pengguna bulanan di seluruh dunia.

    Hal tersebut disampaikan oleh pendiri Meta, Mark Zuckerberg, dalam sebuah postingan di platform media sosial Threads.

    “Meta AI sekarang memiliki hampir 600 juta pengguna aktif bulanan,” kata Zuck dalam postingannya beberapa waktu lalu, melansir Engadget, Rabu (11/12).

    Informasi ini disampaikan berbarengan dengan peluncuran model Llama 3.3 70B terbaru dari Meta. Menurut Meta, model teks terbaru ini memiliki “performa yang mirip dengan model Llama 3.1 405B,” namun dengan harga yang lebih murah.

    Ahmad Al-Dahle, Wakil Presiden AI generatif di Meta, dalam sebuah unggahan menunjukkan bahwa Llama 3.3 mendapat skor lebih tinggi pada beberapa tolok ukur dibandingkan dengan Gemini Pro 1.5 dari Google dan GPT-4o dari OpenAI.

    Zuckerberg juga sempat mengisyaratkan rilis besar berikutnya adalah perilisan Llama 4. Ia mengungkap bahwa rilis Llama 3.3 adalah pembaruan AI besar terakhir tahun ini.

    (tim/dmi)

    [Gambas:Video CNN]

  • Miliarder Jeff Bezos dan Elon Musk Makan Malam Bareng Donald Trump, Bahas Apa? – Page 3

    Miliarder Jeff Bezos dan Elon Musk Makan Malam Bareng Donald Trump, Bahas Apa? – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Pendiri Amazon dan pemilik Washington Post, Jeff Bezos, menjadi salah satu miliarder terbaru yang bertemu Donald Trump di resor pribadinya di Mar-a-Lago, Florida.

    Jeff Bezos terlihat memasuki lokasi pada Rabu malam untuk makan malam bersama presiden terpilih Donald Trump, seperti yang terlihat dalam video yang diunggah di media sosial. Selain itu, pemilik Tesla dan SpaceX, Elon Musk juga bergabung dalam pertemuan tersebut.

    Setelah acara, Elon Musk mencuit, “Itu adalah percakapan yang hebat.” Dilansir dari BBC pada Jumat (20/12/2024).

    Pertemuan ini menjadi sorotan, lantaran hubungan bisnis para pemimpin teknologi ini dengan pemerintah AS. Salah satunya Jeff Bezos yang memiliki kepentingan melalui Amazon Web Services dan Blue Origin.

    Kedua perusahaan tersebut mengelola kontrak besar dengan badan-badan pemerintah, termasuk kontrak senilai USD 10 miliar dengan Badan Keamanan Nasional (NSA) dan proyek pendaratan bulan bersama NASA.

    Selain itu, Musk juga dilaporkan karena telah menyumbangkan lebih dari USD 250 juta untuk mendukung Trump dan saat ini ditunjuk untuk memimpin upaya pemangkasan anggaran pemerintah bersama Vivek Ramaswamy. SpaceX milik Musk juga memiliki kontrak  dengan pemerintah senilai USD 3,8 miliar untuk tahun 2024.

    Sejumlah pemimpin teknologi lainnya juga telah mengunjungi Mar-a-Lago atau memberikan dukungan finansial kepada dana pelantikan Trump. Mark Zuckerberg dari Meta, Sam Altman dari OpenAI, Shou Zi Chew dari TikTok, dan Tim Cook dari Apple adalah beberapa nama yang hadir. Zuckerberg dan Altman, misalnya, masing-masing telah berkomitmen menyumbangkan USD 1 juta untuk mendukung acara pelantikan Trump.

  • Sosok Pemilik ChatGPT yang Masuk Daftar Orang Terkaya

    Sosok Pemilik ChatGPT yang Masuk Daftar Orang Terkaya

    Jakarta

    CEO dan co-founder OpenAI, Sam Altman masuk daftar orang terkaya. Ia telah berhasil menciptakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dengan keberadaan ChatGPT.

    Sekedar diketahui, OpenAI adalah perusahaan riset kecerdasan buatan (AI) yang berfokus pada pengembangan teknologi AI. Sementara ChatGPT adalah salah satu produk yang dikembangkan oleh OpenAI.

    ChatGPT adalah chatbot berbasis AI yang mampu memahami dan merespons pertanyaan dengan cara yang menyerupai manusia. Melalui chat selayaknya tanya jawab antar manusia, ChatGPT menjadi salah satu inovasi revolusi untuk pendidikan hingga bisnis.

    Kesuksesan besar ini tidak hanya mengubah cara orang berinteraksi dengan teknologi, tetapi juga membawa sang pemilik ke jajaran orang terkaya di dunia. Siapakah Sam Altman, sosok di balik kesuksesan ChatGPT ini?

    Profil Sam Altman, Sang Penemu ChatGPT

    Dikutip dari laman Britannica, Sam Altman adalah seorang pengusaha Amerika. Ia adalah presiden akselerator start-up Y Combinator dari tahun 2014-2019 dan kepala eksekutif (CEO) perusahaan kecerdasan buatan (AI) OpenAI yang dimulai pada tahun 2019.

    Altman kecil memang sudah punya bakat menonjol pada angka dan teknologi. Pada tahun 2015, OpenAI didirikan sebagai organisasi nirlaba untuk mengembangkan AI demi kepentingan umat manusia. Altman dan CEO Tesla, Elon Musk menjadi ketua organisasi tersebut.

    OpenAI dimulai dengan pendanaan $1 miliar yang disediakan oleh Altman, Musk, pengusaha Amerika Peter Thiel, dan perusahaan Amazon Web Services. Rilis ChatGPT oleh OpenAI, dilakukan pada akhir tahun 2022. ChatGPT menjadi perangkat lunak yang cepat tanggap.

    Popularitas ChatGPT terus meroket. Sam tidak hanya diakui sebagai inovator, tetapi juga seorang pebisnis visioner yang berhasil menciptakan peluang besar di bidang teknologi masa depan.

    Laman The Economic Times menyebut Altman telah menjadi salah satu influencer teknologi yang paling terkenal selama beberapa tahun terakhir. Ia telah memperoleh kekayaan bersih sebesar $2 miliar dalam rentang waktu yang sangat singkat.

    Kekayaan Sang Penemu ChatGPT

    Bloomberg Billionaire Index Fund menunjukkan bahwa kekayaan bersih Sam Altman mencapai $2 miliar pada tahun 2024, dengan angka yang diperkirakan akan meningkat selama satu dekade. Altman resmi menyandang titel miliarder.

    Pencipta ChatGPT itu bergabung ke dalam ‘klub elit’ yang juga diisi juragan teknologi lainnya seperti Elon Musk, Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan lain-lain. Altman masuk dalam daftar miliarder dunia versi Forbes pada April 2024. Posisinya masih cukup rendah dibandingkan Musk dan kawan-kawan, yaitu di peringkat 2.692.

    Dari laporan Forbes, sebagian besar kekayaan Altman datang dari investasinya di sejumlah startup dan perusahaan, termasuk Reddit dan Stripe yang merupakan alumni Y Combinator, program akselerator startup yang pernah dipimpin oleh Altman. Investasi ini terbukti cukup moncer, apalagi Reddit baru saja melantai di bursa saham New York dengan nilai saham USD 34 per lembar dan Stripe saat ini memiliki valuasi USD 65 miliar.

    Sam Altman memang memiliki cara yang cerdik untuk menghasilkan uang, termasuk salah satu aplikasi seluler jejaring sosialnya Loopt yang dia jual kembali pada tahun 2012 seharga $43,4 juta. Pendapatan itulah yang memberinya modal untuk melonjak di industri teknologi.

    Selain investasi di perusahaan dan sektor yang sudah mapan, Altman juga mulai melirik sektor baru, termasuk menanamkan modal di perusahaan energi nuklir Helion dan perusahaan bioteknologi Retro Biosciences. Selain itu, ia juga memiliki sejumlah properti di California dan Hawaii.

    Menariknya, Altman sama sekali tidak memegang saham di OpenAI yang saat ini valuasinya menembus USD 86 miliar. Meskipun sudah menjadi CEO OpenAI sejak tahun 2019, Altman berulang kali mengatakan bahwa ia tidak memiliki saham di perusahaan yang ia dirikan tersebut.

    Sementara itu, OpenAI diperkirakan bernilai sekitar $29 juta, dengan ChatGPT salah satu proyek terbaiknya. Setelah rilis ChatGPT, Open AI telah mengumpulkan $1 miliar dari Microsoft dan terus fokus pada pengembangan AI.

    Itulah tadi, informasi soal siapa penemu ChatGPT dan bagaimana ia bisa masuk daftar orang terkaya. Semoga menambah pengetahuanmu, ya!

    (aau/fds)

  • Bukan Facebook, Ternyata Ini Mesin Uang Mark Zuckerberg

    Bukan Facebook, Ternyata Ini Mesin Uang Mark Zuckerberg

    Jakarta, CNBC Indonesia – Mesin uang utama Meta Platforms yang dimiliki Mark Zuckerberg ternyata bukan Facebook. Instagram, platform berbagi foto dan video, diperkirakan akan menyumbang lebih banyak uang kepada raksasa jejaring soal itu.

    Emarketers melaporkan lebih dari setengah iklan Meta di Amerika Serikat (AS) tahun depan bakal berasal dari Instagram. Disebutkan ini karena platform yang dibeli Facebook tahun 2012 itu meningkatkan monetisasi produknya.

    Ini semua nampaknya karena banyak orang yang lebih senang melihat video pendek. Instagram yang sebelumnya dikenal sebagai platform bertukar foto, sekarang berfokus pada fitur video lewat Reels.

    “Sekarang Instagram menjadi platform yang mengutamakan video, dengan penguna menghabiskan hampir dua pertiga waktu Instagram mereka untuk menonton video,” kata analis utama Emarketer, Jasmine Enberg, dikutip dari Reuters, Kamis (19/12/2024).

    Reels Instagram menjadi tempat yang ideal untuk menumbuhkan iklan di Instagram. Namun platform harus bersaing ketat dengan nama dua besar Tiktok dan Short Youtube yang menawarkan hal serupa.

    Tahun depan, Instagram bisa sedikit bernapas lebih lepas. Karena saingan terbesarnya, Tiktok berpotensi diblokir jika tidak lepas dari induk perusahaan Bytedance di AS per tahun depan.

    Jika Tiktok diblokir, maka Reels dan Shorts bisa jadi alternatif menarik untuk iklan. Reuters menuliskan bisa berpotensi meningkatkan pertumbuhan Instagram.

    Jika larangan Tiktok diberlakukan pada 2025, Instagram bisa meraup lebih dari seperlima pendapatan iklan Tiktok yang dialokasikan di AS” jelas Enberg.

    Sebagai informasi Feed Instagram menyumbangkan pendapatan iklan lebih dari setengah (53,7%) pada 2024. Sementara Stories sebanyak 24,6%.

    (fab/fab)