Tag: Mardiansyah

  • 2,49 Juta Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera selama Libur Nataru 2025/2026

    2,49 Juta Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera selama Libur Nataru 2025/2026

    JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) atau HK mencatat, sebanyak 2.491.021 kendaraan telah melintasi ruas tol kelolaan perseroan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

    “Selama periode Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, total kendaraan melintas di ruas tol operasi tercatat 2.491.021 kendaraan atau lebih tinggi 43,32 persen dibandingkan trafik normal dan meningkat 7,63 persen dibandingkan trafik Nataru 2024/2025,” ujar EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah dalam keterangan tertulis, Selasa, 6 Januari.

    Mardiansyah menjelaskan, puncak arus mudik terjadi pada 21 Desember 2025 dengan total 140.419 kendaraan melintas. Angka itu naik 38 persen dibandingkan trafik kondisi normal. Sementara puncak arus balik tercatat pada 4 Januari 2026 dengan total 154.420 kendaraan atau naik 78,33 persen dari kondisi normal.

    Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, Tol Kuala Tanjung–Sinaksak menjadi salah satu ruas dengan trafik tertinggi, yakni mencapai 599.514 kendaraan.

    Tingginya volume kendaraan pada ruas itu dipengaruhi posisinya sebagai koridor vital yang menghubungkan pergerakan masyarakat dan aktivitas wisata dari kawasan KualaTanjung menuju Sinaksak maupun sebaliknya.

    Sementara itu, peningkatan persentase tertinggi dibandingkan volume lalu lintas (VLL) normal terjadi di Tol Sigli–Banda Aceh yang mencapai 87,50 persen, didorong penambahan ruas fungsional Seksi Padang Tiji–Seulimeum.

    “Dari data tersebut, kami tidak hanya melihat besaran trafik, tetapi juga memetakan titik dan waktu paling membutuhkan penguatan layanan. Dengan begitu, respons di lapangan bisa lebih cepat, terarah dan dampaknya langsung terasa bagi pengguna,” kata dia.

    Menurut Mardiansyah, layanan Nataru 2025/2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dapat berjalan dengan baik lantaran kesiapan operasional, sinergi lintas pemangku kepentingan serta dukungan fasilitas layanan pengguna jalan di titik-titik strategis.

    Sejumlah strategi layanan diterapkan selama periode Nataru, mulai dari optimalisasi manajemen trafik di titik rawan kepadatan, penguatan informasi layanan dan komunikasi publik secara terintegrasi hingga peningkatan kesiapsiagaan layanan rest area dan fasilitas pengguna.

    “Kami ingin pengguna jalan merasakan perjalanan lebih aman, nyaman dan terbantu setiap kali melintas di JTTS,” imbuh Mardiansyah.

  • Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Melonjak 50,71% Selama Libur Nataru

    Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Melonjak 50,71% Selama Libur Nataru

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Hutama Karya (Persero) mengungkap adanya kenaikan volume lalu lintas (VLL) yang signifikan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode arus balik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Hingga 28 Desember 2025, total trafik harian di seluruh ruas tol yang dioperasikan Hutama Karya mencapai 153.343 kendaraan. Angka tersebut mencerminkan lonjakan sebesar 50,71% dibandingkan dengan volume lalu lintas normal.

    EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa pergerakan kendaraan masih terpantau tinggi, terutama pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan di Pulau Sumatera.

    “Hingga periode 28 Desember 2025, pergerakan kendaraan masih terpantau tinggi pada sejumlah ruas utama, khususnya pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan,” jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (29/12/2025).

    Mengacu pada informasi yang dibagikan, ruas Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kuala Tanjung – Sinaksak) yang dikelola oleh anak usaha PT Hutama Marga Waskita (HMW) menjadi segmen dengan pertumbuhan tertinggi. Ruas ini mencatat trafik sebanyak 37.807 kendaraan, atau meroket 96,74% dari hari biasa.

    Menyusul di posisi kedua, Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 mencatatkan pertumbuhan sebesar 88,35% dengan total 7.760 kendaraan. 

    Sementara itu, penghubung lintas provinsi baru seperti Tol Betung – Tempino – Jambi juga menunjukkan performa kuat dengan kenaikan 62,16% atau sebanyak 8.486 kendaraan.

    Berikut rincian performa trafik di sejumlah ruas utama JTTS lainnya per 28 Desember 2025:

    – Tol Indrapura – Kisaran: 14.593 kendaraan (naik 53,13%)

    – Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar: 9.976 kendaraan (naik 46,08%)

    – Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih: 20.526 kendaraan (naik 35,91%)

    – Tol Terpeka (Terbanggi Besar – Kayu Agung): 18.409 kendaraan (naik 29,23%)

    – Tol Pekanbaru – Dumai (Permai): 20.112 kendaraan (naik 28,91%)

    Meski demikian, Tol Padang – Sicincin justru mencatatkan koreksi trafik sebesar 47,06% di bawah normal dengan hanya 2.070 kendaraan. Penurunan ini dipicu oleh terputusnya konektivitas utama dari arah Padang menuju Buki Tinggi.

  • Sosok Ketum Ormas yang Sebut Jokowi Sudah Prediksi Soal Tunjukkan Ijazah Asli Tak Selesaikan Masalah

    Sosok Ketum Ormas yang Sebut Jokowi Sudah Prediksi Soal Tunjukkan Ijazah Asli Tak Selesaikan Masalah

    GELORA.CO  – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disebut telah lebih dulu memperkirakan bahwa polemik terkait ijazahnya tidak akan selesai meski dokumen tersebut ditunjukkan ke publik.

    Prediksi itu dinilai akurat dan kini terbukti setelah gelar perkara khusus yang dilakukan Polda Metro Jaya.

    Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar, mengungkapkan bahwa Jokowi tidak memberikan perhatian besar terhadap isu ijazah yang kembali mencuat.

    Hal itu ia ketahui setelah bertemu langsung dengan Jokowi belum lama ini.

    Mardiansyah menyebut pertemuan berlangsung cukup lama, namun pembahasan soal ijazah hanya disinggung singkat oleh Jokowi.

    “Berapa hari lalu saya ketemu dengan Pak Jokowi. Berdua saja saya ketemu dengan Pak Jokowi. Dari hampir 2 jam saya bicara dengan Pak Jokowi, cuma sekitar 50 detik dia berbicara soal ijazah,” kata Mardiansyah, dikutip dari tayangan di kanal YouTube Nusantara TV, Selasa (23/12/2025).

    Ijazah Ditunjukkan Tak Akan Menyelesaikan Masalah

    Dalam pertemuan tersebut, Jokowi disebut telah memprediksi bahwa memperlihatkan ijazahnya tidak serta-merta mengakhiri polemik. Ia menyampaikannya dengan nada santai dan singkat.

    “Kalimatnya cuma, ‘kan saya sudah duga sambil senyum pasti (ijazah saya) diperlihatkan pun juga tidak akan menyelesaikan persoalan.’ Itu Pak Jokowi sampaikan ke saya dan setelah itu tidak pernah bicara soal ijazah,” pungkasnya.

    Pernyataan itu kini dianggap relevan dengan perkembangan kasus yang terjadi belakangan.

    Sosok Mardiansyah Semar

    Mardiansyah Semar dikenal sebagai Ketua Umum organisasi kemasyarakatan Rampai Nusantara, sebuah ormas berskala nasional yang aktif dalam kegiatan sosial sekaligus isu-isu kebangsaan.

    Organisasi ini berawal dari gerakan relawan, lalu berkembang menjadi ormas dengan struktur kepengurusan di berbagai provinsi serta ratusan kabupaten dan kota di Indonesia di bawah kepemimpinannya.

    Dalam perjalanannya, Mardiansyah Semar menempatkan Rampai Nusantara sebagai kekuatan sipil yang tidak hanya hadir pada momentum politik elektoral, tetapi juga terlibat secara berkelanjutan dalam kegiatan kemasyarakatan, seperti bantuan kemanusiaan, kepedulian sosial, dan penguatan persatuan nasional.

    Ia juga dikenal aktif menyuarakan pandangan terkait isu politik, hukum, dan demokrasi melalui berbagai pernyataan di ruang publik dan media.

    Nama Mardiansyah Semar turut mencuat seiring kedekatan organisasinya dengan tokoh nasional.

    Rampai Nusantara diketahui memiliki hubungan komunikasi dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yang disebut sebagai Ketua Dewan Pembina organisasi tersebut. 

    Hal ini menegaskan posisi Rampai Nusantara sebagai ormas yang berupaya mengambil peran strategis dalam dinamika sosial dan kebangsaan Indonesia.

    Secara umum, Mardiansyah Semar dipandang sebagai figur pimpinan ormas yang menekankan konsolidasi organisasi, penguatan jejaring nasional, serta peran aktif masyarakat sipil dalam menjaga persatuan dan stabilitas bangsa.

    Ijazah Jokowi Ditunjukkan Saat Gelar Perkara Khusus

    Prediksi Jokowi dinilai terbukti setelah penyidik Polda Metro Jaya memperlihatkan ijazah asli dalam gelar perkara khusus kasus ijazah Jokowi pada Senin (15/12/2025).

    Dokumen tersebut ditunjukkan kepada pihak-pihak yang selama ini mempersoalkan keasliannya, termasuk Roy Suryo dan rekan-rekannya.

    Namun, meski ijazah telah diperlihatkan secara resmi oleh penyidik, polemik belum juga mereda.

    Pihak yang menuding ijazah Jokowi palsu tetap menyampaikan keberatan.

    Rismon Sianipar, yang menjadi tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu, mengklaim menemukan kejanggalan pada dokumen tersebut berdasarkan pengamatannya.

    “Dari sejumlah pengamatan kami meskipun kami lakukan dengan mata telanjang, itu ada sejumlah kejanggalan,” kata tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Rismon Sianipar, dikutip dari program Rosi KompasTV, Kamis (18/12/2025).

    Rismon juga membandingkan ketebalan kertas ijazah Jokowi dengan ijazah miliknya sendiri.

    “Karena itu lurus, hitam, yang saya lihat itu cacat digital printing, karena itu lurus, tidak acak, garis lurus sebelah kiri dari ijazah analog yang ditunjukkan,” ujarnya.

    “Belum lagi dua bintik noda hitam, noktah hitam, itu saya kira itu cacat printing dan di bawah juga ada di bagian bawah itu, itu cacat printing juga, seperti tinta-tinta,” imbuhnya.

    Meski demikian, hingga kini proses hukum masih berjalan dan aparat penegak hukum terus mendalami kasus tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku

  • BUMN Konstruksi Keroyokan Bangun Hunian Sementara di Aceh Tamiang

    BUMN Konstruksi Keroyokan Bangun Hunian Sementara di Aceh Tamiang

    Jakarta

    PT Hutama Karya (Persero) berencana membangun 120 unit hunian sementara (huntara) untuk mendorong pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang. Langkah ini sejalan dengan arahan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut membantu korban bencana Aceh dan Sumatera.

    Rencananya, BUMN konstruksi akan membangun huntara sebanyak 600 unit. Hutama Karya sendiri mendapat porsi pembangunan unit huntara di lahan seluas 52.581 m². Lokasi huntara yang dibangun Hutama Karya terletak di Jalan Banda Aceh-Medan, Kebun Tj. Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

    Hutama Karya sendiri telah meninjau lapangan yang menunjukkan perlunya pembersihan lumpur, perataan lahan, dan penyediaan akses ke area yang masih terdampak bencana. Nantinya, huntara akan dibangun dengan metode rangka baja ringan yang ringkas dan tahan lama.

    Kemudian dinding menggunakan material seperti papan semen, multiplek sebagai lantai, serta atap zincalume memastikan hunian kokoh, aman, dan siap huni dalam waktu singkat. Setiap unit memiliki luas sekitar 12-30 m², dilengkapi dapur umum, area cuci, mushola, dan sanitasi lengkap.

    “Pada fase awal pemulihan, kami kejar jalur penghubung warga berfungsi kembali melalui BUMN Peduli. Hutama Karya hadir di lokasi bersama BUMN infrastruktur lain, terkoordinasi dengan otoritas setempat dan standar keselamatan ketat,” ungkap Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/12/2025).

    Selain itu, Hutama Karya juga turut menerjunkan sejumlah alat berat untuk membenahi sejumlah ruas jalan yang tertutup lumpur, kayu hanyutan, dan sedimen. Dukungan tersebut mencakup pengerahan 4 unit excavator, didukung 1 unit excavator PC75, 2 unit dump truck, dan satu unit tangki solar.

    Hutama Karya menyediakan Jembatan Bailey, dengan 1 unit bentang 43 meter dan 2 unit bentang 48 meter. Dukungan tambahan disiapkan berupa 7 unit excavator PC-200, satu unit crane 80 ton, dukungan operator excavator, dan pasokan solar.

    “Setelah konektivitas pulih, dukungan lanjut ke amanah pembangunan huntara untuk tempat tinggal sementara layak,” tutup Mardiansyah.

    (acd/acd)

  • Libur Nataru 2025, Trafik Lalu Lintas Tol Trans Sumatra Melonjak 41,88%

    Libur Nataru 2025, Trafik Lalu Lintas Tol Trans Sumatra Melonjak 41,88%

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) atau HK mencatat lonjakan volume lalu lintas di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) pada puncak arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 

    EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah menjelaskan bahwa hingga 23 Desember 2025, total trafik harian secara kumulatif di seluruh ruas tol yang telah beroperasi mencapai 127.453 kendaraan atau melesat 41,88% dibandingkan dengan trafik normal.

    “Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 127.453 kendaraan atau meningkat 41,88% dibandingkan trafik normal,” jelasnya melalui keterangan resmi, Kamis (25/12/2025).

    Lebih lanjut, Mardiansyah menjelaskan bahwa peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan konektivitas di Pulau Sumatra pada akhir tahun. 

    Adapun, kenaikan trafik paling signifikan terjadi pada ruas Tol Betung – Tempino – Jambi (Seksi Bayung Lencir – Tempino) yang mencatatkan pertumbuhan volume kendaraan hingga 104,94% dibandingkan hari biasa.

    Kemudian, pertumbuhan trafik yang masif juga terlihat di wilayah utara Sumatra. Ruas Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) mencatatkan kenaikan sebesar 80,02% dengan total 5.064 kendaraan. 

    Sementara itu, Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar dan Tol Indrapura – Kisaran kompak mencatatkan kenaikan trafik di level 64% dibandingkan kondisi normal. Di sisi lain, ruas utama seperti Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) melayani 15.897 kendaraan atau naik 26,75%. 

    Untuk koridor Palembang – Indralaya – Prabumulih, trafik tercatat sebanyak 16.870 kendaraan, diikuti ruas Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) yang menjadi salah satu titik tersibuk dengan volume 17.571 kendaraan atau naik 32,68%.

    Kendati demikian, ruas Tol Padang – Sicincin justru mengalami penurunan sebesar 27,05% dibandingkan trafik normal. Hal ini dipicu oleh terputusnya konektivitas pada akses dari arah Padang menuju Bukittinggi, sehingga memengaruhi minat pengguna jalan di wilayah Sumatra Barat untuk melintasi jalur bebas hambatan tersebut.

  • Ijazah Asli Jokowi Dong Diteliti

    Ijazah Asli Jokowi Dong Diteliti

    GELORA.CO  – Mardiansyah Semar, Ketua Umum Rampai Nusantara menertawakan Roy Suryo karena meneliti fotokopi yang diakui ijazah Jokowi. 

    Mardiansyah bahkan meragukan Roy Suryo sebagai peneliti. 

    Hal ini terungkap dalam acara dialog yang digelar Nusantara TV pada Selasa (23/12/2025). 

    Awalnya Mardiansyah mengkritik sikap Roy Suryo Cs yang terus menerus membangun opini tentang ijazah palsu Jokowi di media. 

    Dia menyebut opini Roy Suryo Cs kerap berubah tergantung dari kepentingan.

     

    Dia mencontohkan sikap Roy Suryo Cs yang awalnya mengakui polisi profesonal, namun kemudian mereka meragukan dengan meminta uji forensik independen dokumen Jokowi. 

    “Jadi kalau kepentingannya agak ke kiri ke kiri, entar ke kanan, ke kanan gitu. Ya tergantung kepentingan dan arah angin. Jadi kalau enggak menguntungkan pasti dia berbicara,” kata Mardiansyah. 

    Karena itu, dia menyarankan Roy JGELORA.COSuryo Cs agar energinya itu difokuskan dalam proses peradilan, bukan dalam narasi-narasi gitu di luar proses peradilan.

    Menurut Mardiansyah, Roy Suryo sudah seperti menteri propaganda zaman Nazi, Jacob Gobel. 

    “Jadi kebohongan yang diulang-ulang itu bisa menjadi suatu kebenaran. itu aja,” katanya. 

    ” Jadi saya bicara berapa bulan lalu soal Jacob Gobel pas sampai sini, oh ternyata memang itu tujuannya,” tudingnya. 

    Tak terima dengan pernyataan Mardiansyah, Roy Suryo pun menunjukkan fotokopi ijazah Jokowi. 

    “Kalau seperti ini pemirsa Nusantara TV pasti juga bisa melihat. Nah, ini kan harusnya diproses peradilan nih yang kayak gini-gini nih. Ini enggak usuah proses pelajaran aja biar masyarakat juga tahu ini fotokopian semua,” katanya. 

    “Yang ini kemarin ditunjukkan ketika gelar perkara khusus masa kedua-duanya dikarakan identik,” tunjuk Roy Suryo. 

  • Ijazah Asli Jokowi Dong Diteliti

    Ijazah Asli Jokowi Dong Diteliti

    GELORA.CO  – Mardiansyah Semar, Ketua Umum Rampai Nusantara menertawakan Roy Suryo karena meneliti fotokopi yang diakui ijazah Jokowi. 

    Mardiansyah bahkan meragukan Roy Suryo sebagai peneliti. 

    Hal ini terungkap dalam acara dialog yang digelar Nusantara TV pada Selasa (23/12/2025). 

    Awalnya Mardiansyah mengkritik sikap Roy Suryo Cs yang terus menerus membangun opini tentang ijazah palsu Jokowi di media. 

    Dia menyebut opini Roy Suryo Cs kerap berubah tergantung dari kepentingan.

     

    Dia mencontohkan sikap Roy Suryo Cs yang awalnya mengakui polisi profesonal, namun kemudian mereka meragukan dengan meminta uji forensik independen dokumen Jokowi. 

    “Jadi kalau kepentingannya agak ke kiri ke kiri, entar ke kanan, ke kanan gitu. Ya tergantung kepentingan dan arah angin. Jadi kalau enggak menguntungkan pasti dia berbicara,” kata Mardiansyah. 

    Karena itu, dia menyarankan Roy JGELORA.COSuryo Cs agar energinya itu difokuskan dalam proses peradilan, bukan dalam narasi-narasi gitu di luar proses peradilan.

    Menurut Mardiansyah, Roy Suryo sudah seperti menteri propaganda zaman Nazi, Jacob Gobel. 

    “Jadi kebohongan yang diulang-ulang itu bisa menjadi suatu kebenaran. itu aja,” katanya. 

    ” Jadi saya bicara berapa bulan lalu soal Jacob Gobel pas sampai sini, oh ternyata memang itu tujuannya,” tudingnya. 

    Tak terima dengan pernyataan Mardiansyah, Roy Suryo pun menunjukkan fotokopi ijazah Jokowi. 

    “Kalau seperti ini pemirsa Nusantara TV pasti juga bisa melihat. Nah, ini kan harusnya diproses peradilan nih yang kayak gini-gini nih. Ini enggak usuah proses pelajaran aja biar masyarakat juga tahu ini fotokopian semua,” katanya. 

    “Yang ini kemarin ditunjukkan ketika gelar perkara khusus masa kedua-duanya dikarakan identik,” tunjuk Roy Suryo. 

  • Libur Nataru 2025, Trafik Tol Lampung hingga Aceh Naik 43,09 Persen
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        23 Desember 2025

    Libur Nataru 2025, Trafik Tol Lampung hingga Aceh Naik 43,09 Persen Regional 23 Desember 2025

    Libur Nataru 2025, Trafik Tol Lampung hingga Aceh Naik 43,09 Persen
    Tim Redaksi
    LAMPUNG, KOMPAS.com
    – Peningkatan volume kendaraan di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dari Lampung hingga Aceh tercatat mencapai 43,09 persen dibandingkan kondisi normal.
    Executive Vice President (EVP) Sekretaris PT Hutama Karya, Mardiansyah menyatakan, data per 22 Desember 2025 menunjukkan peningkatan trafik kendaraan seiring tingginya aktivitas perjalanan masyarakat pada libur akhir tahun.
    “Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 127.201 kendaraan, atau meningkat 43,09 persen dibandingkan trafik normal,” kata Mardiansyah melalui rilis, Selasa (23/12/2025).
    Mardiansyah merinci, trafik harian pada ruas tol yang beroperasi adalah sebagai berikut:
    – Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) tercatat sebanyak 16.121 kendaraan atau meningkat 30,01 persen dibandingkan trafik normal.
    – Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu) tercatat sebanyak 17.425 kendaraan atau meningkat 41,69 persen.
    – Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino) tercatat sebanyak 8.893 kendaraan atau meningkat 102,34 persen.
    – Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba) tercatat sebanyak 2.112 kendaraan atau meningkat 24,09 persen.
    – Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) tercatat sebanyak 19.020 kendaraan atau meningkat 41,12 persen.
    – Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar tercatat sebanyak 6.602 kendaraan atau meningkat 48,63 persen.
    – Tol Indrapura – Kisaran tercatat sebanyak 11.926 kendaraan atau meningkat 49,43 persen.
    – Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kuala Tanjung – Sinaksak) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (HMW) tercatat sebanyak 27.935 kendaraan atau meningkat 31,89 persen.
    – Tol Binjai – Pangkalan Brandan tercatat sebanyak 11.846 kendaraan atau meningkat 49,59 persen.
    – Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) tercatat sebanyak 5.321 kendaraan atau meningkat 71,65 persen.
    – Tol Padang – Sicincin tercatat sebanyak 1.285 kendaraan atau lebih rendah 42,06 persen.
    Sementara itu, trafik ruas tol fungsional pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 meliputi:
    – Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji) yang dioperasikan secara fungsional sejak 7 Desember 2025, mencatat trafik sebanyak 1.427 kendaraan.
    – Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai) yang dioperasikan secara fungsional sejak 20 Desember 2025, mencatat trafik sebanyak 2.510 kendaraan.
    “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan dan memastikan kondisi pengemudi tetap prima,” ujar Mardiansyah.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Warga Sumbar Terima Bantuan Logistik dan Operasional Alat Berat Untuk Buka Akses

    Warga Sumbar Terima Bantuan Logistik dan Operasional Alat Berat Untuk Buka Akses

    Jakarta

    PT Hutama Karya (HK) menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat (Sumbar) berupa logistik, kebutuhan sehari-hari, alat berat untuk membuka akses, serta pendirian posko bantuan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan.

    Bantuan tersebut difokuskan di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang; Kecamatan Batipuh dan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar; Kampuang Tangah, Talao Mundam, Nagari Katapiang, dan Nagari Sicincin di wilayah Padang Pariaman; serta Kabupaten Agam.

    Executive Vice President (EVP) Sekretaris Hutama Karya, Mardiansyah, mengatakan rangkaian penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara, Donny Oskaria, yang meminta BUMN bergerak cepat membantu korban bencana melalui program BUMN Peduli.

    Dijelaskan dalam kunjungan ke lokasi terdampak di Sumbar pada awal pekan lalu, Danantara berkoordinasi dengan Pemda untuk memetakan kebutuhan prioritas warga, mulai dari pemulihan akses jalan, ketersediaan logistik, hingga dukungan peralatan.

    “Dalam situasi darurat seperti ini, kami secara intens berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar dukungan yang kami bawa berkontribusi nyata terhadap percepatan pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat, dan melaksanakan sesuai dengan arahan Danantara agar BUMN cepat hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/12/2025).

    Mardiansyah menjelaskan penyaluran bantuan Persero di Sumbar pertama kali difokuskan ke Kabupaten Padang Pariaman yang terdampak banjir dan gangguan akses jalan lebih dulu.

    Kemudian bantuan digerakkan HK ke Kota Padang dengan titik awal di Kecamatan Nanggalo yang mengalami banjir dan mengakibatkan warga mengungsi. Di wilayah ini perusahaan menyalurkan selimut, kasur lipat, makanan siap saji, air mineral, dan kebutuhan bayi melalui posko bencana resmi.

    Kemudian di Kabupaten Tanah Datar, HK memfokuskan penyaluran bantuan di Kecamatan Batipuh sebagai salah satu wilayah yang terdampak banjir dan longsor akibat bencana. Penyaluran dilakukan melalui posko penanggulangan bencana, dengan koordinasi bersama pemerintah daerah dan perangkat nagari.

    “Fokus utama diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, terutama keluarga dengan anak dan kelompok rentan. Bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako dan kebutuhan harian,” jelas Mardiansyah.

    Rangkaian bantuan berlanjut ke wilayah Padang Pariaman dengan sasaran utama Kampuang Tengah, Talao Mundam, Nagari Katapiang, dan Nagari Sicincin. Penyaluran dilaksanakan pada Kamis, 4 Desember 2025, melalui posko dan perangkat nagari yang telah ditetapkan sebagai pintu distribusi bantuan.

    “Wilayah ini terdampak banjir dan kerusakan infrastruktur sehingga membutuhkan kombinasi bantuan logistik dan dukungan sarana listrik darurat untuk menjaga layanan dasar tetap berjalan,” terangnya.

    Hutama Karya juga menyiapkan dukungan untuk Kabupaten Agam yang terdampak banjir dan longsor sebagai bagian dari rangkaian bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat.

    “Di wilayah ini, kerusakan akses jalan dan gangguan layanan dasar menjadi tantangan dalam penanganan bencana dan distribusi bantuan. Kebutuhan terhadap peralatan berat dan sarana air bersih diidentifikasi sebagai elemen penting dalam tahap pemulihan,” papar Mardiansyah.

    (igo/eds)

  • Hutama Karya Prediksi Lalu Lintas Tol Naik 30% saat Libur Nataru

    Hutama Karya Prediksi Lalu Lintas Tol Naik 30% saat Libur Nataru

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Hutama Karya (Persero) atau HK memproyeksikan volume lalu lintas harian (LHR) sejumlah Ruas tol kelolaannya bakal meningkat hingga 30% saat periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah menjelaskan bahwa proyeksi tersebut bakal digunakan menjadi dasar penguatan kesiagaan operasional dan koordinasi lintas-instansi di sepanjang koridor Jalan Tol Trans Sumatra(JTTS) kelolaan Hutama Karya.

    “Lalu lintas pada periode libur akhir tahun rencananya akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hutama Karya memproyeksikan arus mudik rencananya meningkat sekitar 30%,” kata Mardiansyah dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (4/12/2025).

    Lebih lanjut, pada periode arus balik Nataru 2025, Hutama Karya memproyeksikan bakal terdapat peningkatan volume lalu lintas mencapai 34%.

    Seiring dengan hal tersebut, HK mengatakan siap memberikan potongan tarif yang bakal diberlakukan bagi seluruh golongan kendaraan. Dengan catatan, pengendara melakukan transaksi menggunakan Kartu Uang Elektronik pada tanggal 22, 23, dan 31 Desember 2025, khusus untuk pengguna yang melakukan perjalanan jarak jauh. 

    Adapun, enam ruas yang rencananya akan menerima potongan meliputi Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung, Tol Indralaya – Prabumulih, Tol Pekanbaru – Dumai, Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar, Tol Indrapura –Kisaran dan Tol Sigli – Banda Aceh.

    Selain itu, manajemen HK juga memastikan tidak akan melakukan penyesuaian tarif selama periode libur Nataru berlangsung.

    “Kami ingin memastikan pengguna jalan dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang tanpa adanya kekhawatiran terhadap perubahan tarif,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengungkap perkiraan arus mudik dan balik pada periode Nataru 2025-2026.

    Agus mengatakan untuk prediksi puncak arus mudik pertama bakal berlangsung pada 20 Desember 2025. Sementara itu, puncak mudik kedua pada 24 Desember 2025.

    “Prediksi puncak mudik pertama, itu tanggal 20 [Desember] dan prediksi puncak mudik kedua operasi lilin itu adalah tanggal 24 [Desember],” ujar Agus dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, Kamis (27/11/2025).

    Dia menambahkan berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait pada 22-24 Desember akan diberlakukan work from anywhere (WFA) maupun work from home (WFH). Dengan begitu diprediksi pemudik yang menuju ke Tol Trans Jawa maupun ke arah Pelabuhan Merak bakal lebih bergeser lebih dulu.

    Sementara itu, kata Agus, pihaknya juga memproyeksikan akan ada dua puncak arus balik pada 28 Desember 2025 dan 4 Januari 2026. Namun demikian, dia menegaskan bahwa proyeksi ini bisa berubah sebagaimana kebijakan WFA yang bakal diterapkan pemerintah pada 29-31 Desember 2025.