Tag: Marcus Thuram

  • Catatan Rekor Inter Milan usai Hajar Lazio

    Catatan Rekor Inter Milan usai Hajar Lazio

    JAKARTA – Inter Milan di luar dugaan menang telak 6-0 atas Lazio pada pekan ke-16 Serie A 2024/2025 di Stadion Olimpico, Selasa, 17 Desember 2024, dini hari WIB.

    Nerazzurri mendominasi permainan, kemenangan yang luar biasa. Penalti Hakan Calhanoglu membuka skor sebelum Federico Dimarco, Nicolo Barella, Denzel Dumfries, Carlos Augusto, dan Marcus Thuram bergabung dengannya di papan skor.

    Kemenangan atas Biancocelesti tersebut menghadirkan banyak rekor statistik menarik.

    Dengan kemenangan atas Lazio, Inter menyamai jumlah kemenangan tandang terbanyak yang mereka kumpulkan dalam satu tahun kalender di Serie A, yaitu 13 kali, seperti pada 2007 dan 2021.

    Selain itu, tim asuhan Simone Inzaghi telah mencetak 47 gol tandang di Serie A pada 2024, memecahkan rekor mereka untuk gol tandang dalam satu tahun kalender di kompetisi domestik.

    Kemudian, Nerazzurri telah mencetak setidaknya satu gol dalam sembilan laga tandang terakhir melawan Lazio di Serie A untuk pertama kalinya sejak 1960 (total 12 gol pada tahun itu).

    Sumbangsih Dimarco

    Gol brilian datang dari Federico Dimarco. Bek sayap Nerazzurri itu mencetak gol dalam pertandingan melawan Lazio dengan tendangan voli yang indah.

    Dimarco adalah satu-satunya bek yang telah mencetak setidaknya delapan gol dan memberikan setidaknya delapan assist dalam dua musim Serie A terakhir.

    Pada lima liga top Eropa, hanya dua pemain yang bisa melakukan hal serupa, yaitu Alex Grimaldo dan Jeremie Frimpong (Bayer Leverkusen).

    Dumfries Ancaman buat Lazio

    Dengan gol yang dicetak di Olimpico, Denzel Dumfries sekarang menghitung keterlibatan gol terbanyaknya (empat) melawan satu tim di Serie A, yaitu melawan Lazio.

    Pemain asal Belanda itu menegaskan rentetan golnya. Dia telah mengantongi tujuh gol dalam dua musim Serie A terakhir.

    Dari para bek yang jadi pesaingnya, hanya Federico Dimarco yang melakukannya lebih baik dalam periode tersebut.

    Thuram Teratas dalam Keterlibatan Gol

    Gol terakhir di pertandingan lawan Lazio dikemas oleh Marcus Thuram yang membuat skor menjadi 6-0.

    Dia menggetarkan jala gawang Biancocelesti dengan tendangan keras. Pemain nomor 9 tersebut adalah pemain yang paling banyak terlibat dalam gol Serie A musim ini, yaitu 21 kali dengan perincian 17 gol dan empat assist.

    Calhanoglu Capai Lebih dari 100 Keterlibatan Gol

    Hakan Calhanoglu tidak berhenti. Dengan penalti yang dikonversi menjadi gol melawan Lazio dan assist untuk Barella, pemain nomor 20 itu telah mencapai lebih dari 100 keterlibatan gol aktif dalam kariernya di Serie A, yaitu 48 gol dan 53 assist.

    Sejak tiba di Inter, ia adalah satu-satunya gelandang yang telah mencetak lebih dari 25 gol dan memberikan lebih dari 20 assist di Serie A.

  • Menguji Ketajaman Bianconeri di Allianz Stadium

    Menguji Ketajaman Bianconeri di Allianz Stadium

    JAKARTA – Juventus akan menjamu Bologna pada Sabtu malam  7 Desember  di Allianz Stadium dalam lanjutan Serie A musim 2024/2025. Kedua tim datang ke pertandingan ini dengan motivasi tinggi. Juventus ingin kembali ke jalur kemenangan setelah serangkaian hasil imbang yang mengecewakan, sementara Bologna berada dalam performa terbaiknya dengan kemenangan beruntun di liga dan Coppa Italia.

    Juventus, di bawah asuhan Thiago Motta, terus menunjukkan konsistensi di lini pertahanan tetapi gagal menunjukkan ketajaman di lini depan. Dalam pertandingan terakhir melawan Lecce, gol Andrea Cambiaso hampir membawa kemenangan sebelum disamakan oleh Ante Rebic di menit-menit akhir. Hasil imbang tersebut membuat Juventus kini tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Napoli, dan fans mulai mempertanyakan kemampuan tim ini untuk bersaing di papan atas.

    Thiago Motta, yang sebelumnya merupakan pelatih Bologna, telah membawa pendekatan pragmatis dengan fokus pada soliditas pertahanan. Juventus mencatat clean sheet dalam 10 dari 14 pertandingan Serie A musim ini. Namun, hanya enam kemenangan yang berhasil diraih, dan 10 hasil imbang menjadi catatan negatif bagi tim berjuluk Bianconeri.

    Di sisi lain, Bologna yang kini dilatih oleh Vincenzo Italiano telah mengalami kebangkitan setelah awal musim yang sulit. Mereka meraih empat kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di liga, termasuk kemenangan 3-0 atas Venezia pekan lalu. Dengan tambahan kemenangan atas Monza di Coppa Italia, Bologna datang ke Turin dengan kepercayaan diri tinggi.

    Bologna juga memiliki catatan impresif di lini serang, dipimpin oleh pemain muda berbakat Santiago Castro. Dengan lima gol dan lima assist musim ini, Castro menjadi salah satu pemain yang patut diwaspadai oleh pertahanan Juventus.

    Catatan Pertemuan

    Dalam 24 pertemuan terakhir di Serie A, Juventus tak pernah kalah dari Bologna, dengan 17 kemenangan dan tujuh hasil imbang. Meski begitu, tiga pertemuan terakhir kedua tim berakhir imbang, termasuk pertandingan dramatis musim lalu di mana Juventus bangkit dari ketertinggalan tiga gol untuk meraih hasil imbang 3-3 di kandang Bologna.

    Juventus mendapatkan kabar baik dengan kemungkinan kembalinya Dusan Vlahovic ke skuad setelah absen akibat cedera. Vlahovic, yang telah mencetak enam gol ke gawang Bologna sepanjang kariernya, diharapkan bisa memimpin lini depan. Selain itu, Nicolo Savona juga kemungkinan besar akan kembali merumput.

    Namun, Juventus masih harus kehilangan sejumlah pemain penting. Arkadiusz Milik, Juan Cabal, Bremer, Nico Gonzalez, dan Douglas Luiz dipastikan absen karena cedera. Weston McKennie juga baru saja pulih dari masalah otot, sehingga kemungkinan akan tampil dari bangku cadangan.

    Bologna menghadapi masalah serupa dengan absennya beberapa pemain seperti Nicolo Cambiaghi, Oussama El Azzouzi, dan Michel Aebischer. Selain itu, Riccardo Orsolini diragukan tampil setelah mengalami cedera paha dalam kemenangan atas Monza. Jika absen, posisi Orsolini kemungkinan akan digantikan oleh Dan Ndoye.

    Juventus diperkirakan akan bermain dengan gaya bertahan yang solid, mencoba memanfaatkan serangan balik cepat melalui Vlahovic dan para pemain muda berbakat seperti Kenan Yildiz dan Fabio Miretti. Thiago Motta akan fokus pada penguasaan bola di lini tengah, dengan Manuel Locatelli dan Marcus Thuram sebagai kunci pengatur tempo permainan.

    Di sisi lain, Bologna cenderung tampil agresif dengan mengandalkan kreativitas pemain sayap seperti Dan Ndoye dan kemampuan Santiago Castro untuk menciptakan peluang di area sepertiga akhir. Vincenzo Italiano kemungkinan akan mendorong timnya untuk bermain menyerang, memanfaatkan momentum positif yang mereka bawa ke pertandingan ini.

    Juventus memiliki catatan pertahanan yang kuat, tetapi Bologna sedang dalam performa yang mengesankan di lini serang. Dengan dukungan penuh dari publik Allianz Stadium, Bianconeri diprediksi mampu mengakhiri tren imbang mereka meskipun harus bekerja keras.

    Laga ini menjadi ujian penting bagi kedua tim. Juventus perlu membuktikan bahwa mereka masih mampu bersaing di papan atas Serie A, sementara Bologna ingin melanjutkan tren positif mereka untuk mengamankan posisi di zona Eropa. Apakah Juventus mampu memanfaatkan keunggulan kandang, atau Bologna akan memberikan kejutan? Semua mata tertuju pada Allianz Stadium akhir pekan ini.

    Prediksi Susunan Pemain

    Juventus (4-2-3-1):

    Di Gregorio; Danilo, Kalulu, Gatti, Cambiaso; Locatelli, Thuram; Conceicao, Koopmeiners, Yildiz; Vlahovic.

    Bologna (4-2-3-1):

    Skorupski; Posch, Beukema, Lucumi, Miranda; Freuler, Moro; Ndoye, Odgaard, Dominguez; Castro.

    Prediksi Skor: Juventus 2-1 Bologna.

    Simak breaking news dan berita pilihan Anda langsung di ponsel. Pilih saluran andalan akses berita voi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vax5uVN0VycKrMBsAU1I. Pastikan Anda sudah install aplikasi WhatsApp.