Tag: Marc Marquez

  • Muncul Dugaan Dorna yang Mau Marc Marquez Gabung Ducati Merah

    Muncul Dugaan Dorna yang Mau Marc Marquez Gabung Ducati Merah

    Jakarta

    Kepindahan Marc Marquez ke tim Ducati merah dianggap penuh kontroversi. Sebab, performanya musim lalu tak sebaik Jorge Martin yang menjadi kandidat lain di tim pabrikan tersebut.

    Pengamat senior MotoGP sekaligus manager balap, Carlo Pernat mengatakan, Dorna Sport selaku promotor MotoGP memang menginginkan Marquez yang gabung ke Ducati merah, bukan Jorge Martin. Pernat tak mengungkap alasan di balik keinginan Dorna tersebut.

    “Menurut saya, Dorna yang mau Marquez (pindah) ke Ducati merah,” ujar Pernat, dikutip dari Paddock GP, Kamis (27/11).

    Pebalap Ducati Lenovo Marc Marquez melakukan tes resmi MotoGP di Barcelona (19/11) Foto: Instagram @marcmarquez93

    Pernat menegaskan, Ducati kehilangan banyak pebalap muda potensial dengan memilih Marquez sebagai tandem Bagnaia musim depan. Padahal, ada opsi lain seperti Martin atau Bezzecchi yang musim lalu tampil mengesankan.

    “Jelas bahwa setiap orang melakukan apa yang mereka inginkan. Namun dengan memilih Marquez, Ducati telah kehilangan semua pebalap muda yang telah dibesarkannya; si nomor 1 telah pergi ke Aprilia. Mereka juga kehilangan Bastianini dan Bezzecchi,” tuturnya.

    “Memang benar bahwa Marquez memiliki delapan kali juara dunia, tetapi dia sudah berusia 32 tahun dan dia akan menciptakan beberapa masalah di tim tahun depan, saya yakin,” tambahnya.

    Marc Marquez di Ducati merah. Foto: Getty Images/Joan Cros

    Lagi pula, kata Pernat, Marquez yang sekarang tak sama dengan Marquez yang dulu. Pebalap berjuluk The Baby Alien itu tak lagi prima setelah berulang kali masuk ke meja operasi.

    “Dia masih punya masalah fisik, dia bukan lagi pria yang dulu yang ‘menghancurkan’ semua musuhnya. Jelas itu adalah pilihan yang sah, kita lihat siapa yang benar. Martín, Bezzecchi, dan Bastianini akan memperkuat persaingan yang sebelumnya tidak dia miliki,” kata Pernat.

    (sfn/rgr)

  • Tim Lain Semakin Kuat, Ducati Pede Punya Bagnaia dan Marquez

    Tim Lain Semakin Kuat, Ducati Pede Punya Bagnaia dan Marquez

    Jakarta

    Ducati percaya diri menatap musim 2025 meskipun para pesaingnya bakal semakin kuat. Ducati merasa optimis lantaran memiliki Francesco Bagnaia dan Marc Marquez di tim utama. Dua pebalap itu dipercaya bakal menjadi kandidat juara MotoGP tahun depan.

    Ducati memang berhasil mendapatkan Marquez, tapi di sisi lain pabrikan asal Borgo Panigale, Italia, itu juga kehilangan tiga pebalap bertalenta. Pertama, ada sang juara dunia MotoGP 2024 Jorge Martin dan Marco Bezzecchi yang hijrah ke Aprilia, selanjutnya ada nama Enea Bastianini yang bakal membela tim satelit KTM Tech3.

    Tak hanya kehilangan pebalap-pebalap terbaiknya, Ducati secara tak langsung juga memperkuat rival-rivalnya. Tentunya pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki Bezzechi, Martin, dan Bastianini selama di Ducati, sangat berguna di tim baru mereka.

    Di samping kehilangan pebalap, Ducati juga kehilangan mitra tim satelitnya, Pramac Racing. Pada musim 2025 Pramac Racing akan menjadi bagian tim satelit Yamaha. Maka artinya, Ducati hanya akan membalap dengan 6 rider dan 3 tim, dari sebelumnya 8 rider dan 4 tim.

    Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, mengaku tak masalah jika tim-tim lain semakin berkembang dan kuat. Kata Tardozzi, Ducati masih menjadi tim yang terkuat di MotoGP pada musim depan. Apalagi mereka memiliki Bagnaia dan Marquez.

    “Tentu saja kami memperhatikan hal itu. Tapi kami bisa mengambil risiko lebih besar dengan level motor kami saat ini. Dua pebalap tim pabrikan tahun depan adalah Marquez dan Bagnaia. Mereka akan sangat kuat dan akan meningkatkan performa motornya. Makanya kami tidak takut dengan KTM, Aprilia, atau Yamaha,” bilang Tardozzi dikutip Motosan.

    Pada musim depan, tim Ducati Lenovo dipastikan menjadi tim yang terkuat karena dihuni oleh peraih gelar juara dunia seperti Marquez yang memiliki 6 gelar MotoGP dan juga ‘Pecco’ Bagnaia yang mengoleksi 2 gelar MotoGP.

    “Dalam beberapa aspek, level Marquez berada di atas semua pebalap. Dia dan Pecco memiliki gaya mengemudi yang berbeda, di beberapa area Marquez lebih baik, di area lain Pecco jauh lebih baik. Pecco tidak terkalahkan dalam pengereman, tidak ada pebalap yang mengerem seperti dia,” jelas Tardozzi.

    (lua/din)

  • Ducati Jangan Sampai Bikin Bagnaia Cemburu Gara-gara Kedatangan Marquez

    Ducati Jangan Sampai Bikin Bagnaia Cemburu Gara-gara Kedatangan Marquez

    Jakarta

    Mantan manajer Ducati Livio Suppo mewanti-wanti tim Ducati Lenovo agar tidak terlalu euforia dengan kedatangan Marc Marquez. Sebab hal itu bisa bikin pebalap andalan mereka, Francesco Bagnaia, cemburu sehingga berpotensi merusak harmonisasi tim.

    Bagnaia selalu menjadi pusat perhatian di tim Ducati Lenovo dalam tiga musim terakhir. Maklum, Pecco adalah pebalap Italia sekaligus murid Valentino Rossi. Selain itu, dia juga menjadi andalan dan pebalap utama tim pabrikan Ducati dengan dua koleksi gelar juara MotoGP tahun 2022 dan 2023.

    Senyum Marc Marquez di tim pabrikan Ducati Foto: Ducaticorse

    Tapi pada musim 2025 nanti, Bagnaia sepertinya harus berbagi exposure dengan teammate barunya, Marc Marquez. Terbukti sebelum musim 2025 dimulai, Marquez sudah menyita perhatian tim pabrikan Ducati dan pencinta MotoGP, dengan gerak-gerik Marquez selalu menjadi sorotan dan bahan perbincangan.

    Suppo pun memperingatkan Ducati agar tidak terlalu berlarut-larut dalam romantisme bersama Marquez. Benar bahwa Marquez adalah pebalap fenomenal dengan koleksi 6 gelar juara dunia di kelas MotoGP. Tapi Ducati juga harus paham, bahwa dia masih punya seorang Bagnaia yang penampilannya sangat konsisten.

    “Pada akhirnya di trek, persahabatan atau persaingan tidak terlalu berarti. Mereka berdua adalah pebalap yang sangat kuat dan banyak hal akan bergantung pada bagaimana mereka menjaga keseimbangan dalam tim,” kata Suppo dikutip dari Motosan.

    Francesco Bagnaia Foto: REUTERS/Pablo Morano

    “Marc punya kharisma besar, sehingga Ducati harus memastikan tidak membuat Pecco merasa (Ducati) telah ‘jatuh cinta’ kepada Marquez. Bagnaia telah memenangkan dua kejuaraan dunia,” bilang Suppo lagi.

    “Tahun ini dia memang kalah, meskipun telah memenangkan lebih banyak balapan daripada sang juara, dia (Pecco) masih sangat cepat. Jika dia belajar untuk membuat lebih sedikit kesalahan, dia akan sangat sulit dikalahkan. Ini bukan tim yang mudah untuk dikelola, tapi pastinya akan sangat kuat,” terang Suppo.

    (lua/rgr)

  • Marc Marquez Masuk Daftar Orang Terkaya di Spanyol, Segini Total Hartanya

    Marc Marquez Masuk Daftar Orang Terkaya di Spanyol, Segini Total Hartanya

    Jakarta

    Marc Marquez masuk dalam daftar atlet terkaya di Spanyol. Namun kekayaan bersih Marquez masih kalah dari Rafa Nadal, Andrea Iniesta dan Sergio Ramos.

    Dikutip dari Lavanguardia, Rafa Nadal merupakan atlet terkaya, dengan jumlah kekayaan bersih 310 juta euro. Dia mengungguli Andrés Iniesta dan Sergio Ramos, yang masing-masing memiliki 100 juta euro.

    Nah barulah muncul nama pebalap MotoGP Marc Marquez. Rider utama tim pabrikan Ducati itu tercatat punya kekayaan bersih sebesar 80 juta euro atau sekitar Rp 1,3 triliunan!

    Dalam laporan tersebut, kekayaan Marquez sebagian besar berasal dari sponsor, salah satunya dengan Red Bull.

    Selain itu, Marquez memiliki koleksi mobil mewah yang sebagian besar merek BMW karena tampil ciamik saat kualifikasi, di antaranya M6 Coupe (2013), M4 Coupe (2014), M6 Convertible (2015), M2 Coupe (2016), M4 CS (2017), M3 CS (2018) dan X4 M (2019). Marc Marquez juga disebut punya koleksi Honda Civic di garasi rumahnya.

    Dalam koleksi pribadinya soal roda dua, ia memiliki beberapa sepeda motor trail dan enduro. Marquez juga memiliki beberapa sepeda merek khusus yang digunakannya untuk melakukan hobinya jauh dari sirkuit, baik jalan raya maupun gunung, serta sepeda downhill.

    Di sisi lain, pebalap dari Cervera disebut sudah mengumpulkan koleksi jam tangan yang mewah. Sejauh ini, ia memiliki 61 jam tangan merek Tissot.

    Meskipun rincian tentang gaji Marquez tahun 2025 sebagai pebalap pabrik masih belum jelas, saat ini Marquez bukan rider dengan bayaran tertinggi di grid 2024.

    Pebalap dengan bayaran tertinggi justru dipegang Fabio Quartararo. Rider Prancis itu menjalin kesepakatan baru dengan Yamaha, senilai €12 juta per tahun di awal musim ini.

    Marc Marquez kembali menjadi pebalap pabrikan mulai musim 2025. Bersama Ducati merah, mungkinkah gaji Marc Marquez disinyalir bisa lebih tinggi dari Francesco Bagnaia?

    Bagnaia diketahui mendapat gaji 7 juta euro per musim atau setara Rp 119 miliar per tahun. Namun juara MotoGP 2 kali itu bisa mendapat penghasilan hingga 10 juta euro setara Rp 170 miliar, – berikut tambahan bonus setiap musim per tahun 2025 tergantung dari hasil yang ditorehkan.

    Yang jelas Marquez tidak akan pernah menandatangani kontrak seperti yang ditawarkan Honda dengan tarif 25 juta euro per musim! bayaran itu ditolak karena Marquez memilih pindah ke Gresini pada musim 2024.

    (riar/lth)

  • Adik Valentino Rossi Paling Jarang Terjatuh di MotoGP 2024, tapi….

    Adik Valentino Rossi Paling Jarang Terjatuh di MotoGP 2024, tapi….

    Jakarta

    Adik Valentino Rossi menjadi pebalap MotoGP yang paling jarang terjatuh di musim 2024. Meski jarang jatuh, nyatanya di posisi klasemen rider MotoGP dia di posisi buncit.

    Performa Luca Marini bersama Repsol Honda musim ini 180 derajat berbeda saat dirinya masih membela VR46 Racing Team. Ketika masih bersama VR46 Racing dengan menunggangi Ducati Desmosedici, Marini beberapa kali bertarung memperebutkan posisi terdepan.

    Tapi saat menggeber Honda RC213V, bertarung di posisi 10 besar pun sulit diwujudkannya. Marini sering kali finis di posisi buncit. Dari 20 seri gelaran MotoGP musim 2024, Marini bertengger di posisi paling buncit dengan torehan 14 poin. Marini terpaut tujuh poin dari rekan setimnya Joan Mir yang bertengger di posisi ke-21 klasemen akhir.

    Kendati demikian, Marini masih menyisakan catatan manis di musim 2024. Dia tercatat sebagai pebalap yang paling jarang terjatuh sepanjang musim ini. Dalam data statistik resmi yang dirilis MotoGP, adik tiri Valentino Rossi itu hanya empat kali terjatuh. Dari seluruh pebalap reguler di MotoGP, insiden yang dialami Marini itu paling sedikit. Catatan insiden yang dialami Marini ini sedikit lebih baik ketimbang tahun 2023 saat masih menunggangi Ducati. Marini pada tahun 2023 tercatat 16 kali terjatuh dan membuatnya berada di posisi kedelapan.

    Sementara itu, Pedro Acosta merupakan pebalap yang paling sering terjatuh. Dia 28 kali terjatuh dari 20 seri digelar baik pada sesi latihan, kualifikasi, maupun balapan. “Ada banyak kesalahan, ada banyak momen sulit. Di sisi lain ada juga banyak momen bagus, bertarung memperebutkan juara, tampil lebih baik, dan lebih memahami MotoGP. Dan untuk ini, saya justru lebih senang daripada sedih,” ujar Acosta dilansir Crash.

    Tepat di bawah Acosta, ada Marc Marquez. Marquez ‘mencium’ aspal sebanyak 24 kali sepanjang musim ini. Torehan ini lebih baik ketimbang musim lalu saat dirinya mengalami 29 kali insiden bersama Honda. Catatan itu juga sudah dikurangi tiga seri dan dua balapan utama saat dirinya harus absen.

    “Dalam paruh pertama musim, saya sering celaka tapi itu tak semua salah saya. Tapi ya benar saya sering celaka dan saya tidak paham tapi hal itu membuat saya sedikit lebih percaya diri. Jadi kami harus mencoba lagi untuk mengetahui batasnya dengan cara yang benar,” tutur Marquez.

    Daftar Pebalap MotoGP yang Paling Sering Jatuh

    Lebih lengkapnya, berikut ini daftar insiden jatuh yang dialami pebalap reguler MotoGP sepanjang musim 2024.

    Pedro Acosta: 28 kaliMarc Marquez: 24 kaliAlex Marquez: 21 kaliJack Miller: 20 kaliBrad Binder: 19 kaliAleix Espargaro: 19 kaliAugusto Fernandez: 19 kaliMarco Bezzecchi: 18 kaliJoan Mir: 17 kaliJorge Martin: 15 kaliFranco Morbidelli: 15 kaliJohann Zarco: 15 kaliEnea Bastianini: 13 kaliFabio Di Giannantonio: 13 kaliAlex Rins: 10 kaliMaverick Vinales: 10 kaliFrancesco Bagnaia: 9 kaliFabio Quartararo: 9 kaliRaul Fernandez: 8 kaliTakaaki Nakagami: 7 kaliMiguel Oliveira: 6 kaliLuca Marini: 4 kali

    (dry/rgr)

  • Daftar Juara Dunia MotoGP 2000-2024, Pebalap dari Tim Jepang Masih Dominan!

    Daftar Juara Dunia MotoGP 2000-2024, Pebalap dari Tim Jepang Masih Dominan!

    Jakarta

    Pebalap Pramac Racing asal Spanyol, Jorge Martin keluar sebagai juara dunia MotoGP 2024. Martin melanjutkan kisah sukses Ducati selama tiga musim terakhir. Berikut kami rangkum daftar juara dunia MotoGP sejak musim 2000 hingga 2024!

    Sebagai catatan, Martin hanya butuh tiga kemenangan di balapan inti (race) untuk menjadi juara dunia MotoGP 2024. Namun, dia banyak mengumpulkan poin melalui sesi Sprint Race atau balapan pendek.

    Martin menjadi rider pertama sejak 2001 yang juara dunia bersama tim satelit. The Martinator mematahkan rekor legenda Italia, Valentino Rossi yang telah bertahan selama 23 tahun!

    Daftar juara dunia MotoGP 2000-2024. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

    Martin menjadi pebalap Spanyol keempat yang meraih juara dunia di era MotoGP. Martin mengikuti jejak pendahulunya seperti Marc Marquez, Joan Mir dan Jorge Lorenzo.

    Dalam catatan kami, dikutip dari laman resmi MotoGP, tim Jepang masih mendominasi daftar juara musim 2000 hingga 2024. Bahkan, dari 25 edisi terakhir, tim gabungan Honda-Suzuki-Yamaha menyumbang 21 juara dunia.

    Daftar juara dunia MotoGP 2000-2024. Foto: Getty Images/Ryan Pierse

    Sementara Valentino Rossi dan Marc Marquez masih menjadi dua nama dengan jumlah gelar terbanyak di periode tersebut. Biar tak penasaran, berikut detikOto rangkum daftar lengkapnya.

    Daftar Juara Dunia MotoGP 2000-20242024 – Jorge Martin (Ducati)2023 – Francesco Bagnaia (Ducati)2022 – Francesco Bagnaia (Ducati)2021 – Fabio Quartararo (Yamaha)2020 – Joan Mir (Suzuki)2019 – Marc Marquez (Honda)2018 – Marc Marquez (Honda)2017 – Marc Marquez (Honda)2016 – Marc Marquez (Honda)2015 – Jorge Lorenzo (Yamaha)2014 – Marc Marquez (Honda)2013 – Marc Marquez (Honda)2012 – Jorge Lorenzo (Yamaha)2011 – Casey Stoner (Honda)2010 – Jorge Lorenzo (Yamaha)2009 – Valentino Rossi (Yamaha)2008 – Valentino Rossi (Yamaha)2007 – Casey Stoner (Ducati)2006 – Nicky Hayden (Honda)2005 – Valentino Rossi (Yamaha)2004 – Valentino Rossi (Yamaha)2003 – Valentino Rossi (Honda)2002 – Valentino Rossi (Honda)2001 – Valentino Rossi (Honda)2000 – Kenny Roberts Jr (Suzuki).

    (sfn/dry)

  • Balasan Menohok Espargaro Usai Disindir Gagalkan Misi Terakhir Bastianini

    Balasan Menohok Espargaro Usai Disindir Gagalkan Misi Terakhir Bastianini

    Jakarta

    Enea Bastianini kesal betul tidak bisa mengakhiri musim sesuai ekspektasinya. Padahal rider Ducati Lenovo itu ingin menempati posisi tiga klasemen akhir MotoGP 2024 sebagai perpisahan.

    Bastianini menilai Aleix Espargaro yang notabenenya bukan rekan setim Jorge Martin tidak semestinya ikut bertarung di garis depan, apalagi sampai menahan laju pebalap di belakangnya.

    Seperti diketahui dalam seri pamungkas MotoGP 2024,Francesco Bagnaia, Marc Marquez, Martin, dan Bastianini langsung ngacir di depan. Espargaro pun menguntit dari belakang.

    Bastianini dan Espargaro kerap terlibat duel untuk berebut posisi empat. Waktu yang dihabiskan untuk berduel itu bikin rider teratas melaju meninggalkan Bastianini. Padahal Italiano itu punya kans mengalahkan Marquez.

    Dalam prosesnya, Bastianini melebar pada lap delapan. Dia merosot ke posisi 8.

    Espargaro merebut posisi empat. Dia lantas menahan laju dan serangan Alex Marquez.

    Namun hingga akhir balapan, Alex Marquez bisa menyalip Espargaro dan finis keempat. Sedangkan Espargaro melengkapi pebalap lima teratas. Kemudian Bastianini finis di posisi tujuh.

    “Aku sama sekali tidak senang dengan apa yang dilakukan Aleix. Buatku, itu tidak benar. Ia bukan rekan satu timnya (Martin). Itu sama sekali tidak bersih,” kata Bastianini seperti dilansir Crash.net.

    “Tanpa duel dengan Aleix, mungkin aku bisa membuat hasil lebih baik. Ia menjalani seluruh balapan untuk Martin! Tentu saja, ia kan berteman dengan Jorge. Tapi seharusnya tidak boleh begini,” ucapnya.

    Dengan hasil tersebut, Bastianini menyudahi musim di posisi keempat. Ia harus merelakan posisi ketiga di klasemen MotoGP ditempati Marc Marquez, yang finis kedua dalam balapan pamungkas.

    “Aku sama sekali tidak senang dengan apa yang terjadi hari ini. Itu adalah race terakhirku dengan Ducati dan aku tidak menjalani balapan sesuai harapan,” ujar Bastianini.

    Espargaro memang bukan rekan setim Martin, tapi dia punya kedekatan dengan Martin. Bahkan Espargaro pernah memberi tumpangan rumah hingga materi balap secara gratis saat Martin masih memulai kariernya. Espargaro pun membalas tudingan Bastianini.

    “Mengenai Enea (Bastianini), bilang padanya bahwa saya menunggu dia bertarung di lap terakhir untuk memperebutkan podium, tapi saya tidak melihatnya,” kata Espargaro.

    (riar/dry)

  • Hasil Tes Resmi MotoGP di Barcelona: Quartararo Kedua, Marquez Keempat

    Hasil Tes Resmi MotoGP di Barcelona: Quartararo Kedua, Marquez Keempat

    Jakarta

    Tes resmi MotoGP di Sirkuit Catalunya, Barcelona, dilaksanakan pada Selasa (19/11) kemarin. Hasilnya, Alex Marquez berhasil menjadi rider yang tercepat, diikuti oleh Fabio Quartararo di urutan kedua, dan Francesco Bagnaia di tempat ketiga, lalu Marc Marquez di posisi keempat.

    Para pebalap dan tim MotoGP langsung tancap gas melakukan pengetesan untuk menghadapi musim baru. Banyak pebalap berganti tim, seperti Jorge Martin dan juga Marco Bezzecchi yang kini balapan buat Aprilia Racing, Marquez yang pindah ke tim pabrikan Ducati Lenovo, hingga Jack Miller dan Miguel Oliveira yang membela Pramac Yamaha.

    Fabio Quartararo Foto: dok. Yamaha Motor Racing Srl

    Jangan lupa, ada dua nama pebalap debutan yang baru naik kelas dari Moto2. Dia adalah sang juara Moto2 2024 Ai Ogura yang membela tim satelit Aprilia Trackhouse, serta Somkiat Chantra yang menggantikan posisi Takaaki Nakagami di LCR Honda, dan Fermin Aldeguer yang bakal membela Gresini Racing.

    Pebalap Gresini Racing Alex Marquez berhasil mencatatkan waktu putaran tercepat 1 menit 38,803 detik. Yamaha juga mulai unjuk gigi menghadapi musim baru dan ridernya Fabio Quartararo berhasil menjadi yang tercepat kedua dengan gap 0,396 detik. Yamaha diketahui menggunakan sasis baru pada tes tersebut.

    Duo pebalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez mengisi pos ketiga dan keempat dengan selisih waktu masing-masing 0,595 detik dan 0,651 detik. Pada tes MotoGP di Barcelona, Bagnaia menggunakan atribut motor dan wearpack berwarna serba putih, sementara Marquez menggunakan warna dominan merah.

    Bagaimana kabar sang juara dunia MotoGP 2024 yang kini membela Aprilia Racing, Jorge Martin? Tampaknya Martin masih membutuhkan adaptasi dengan motor barunya. Dia hanya bisa menempati posisi kesebelas dengan gap 1,056 detik.

    Hasil Tes Resmi MotoGP di Barcelona (19/11/2024)

    1. = Alex Marquez SPA Gresini Ducati (GP24) 1:38.803s 36/61 347.2
    2. = Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.396s 44/75 348.3
    3. = Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP24/25) +0.595s 14/58 352.9
    4. ^4 Marc Marquez SPA Ducati Lenovo (GP24/25) +0.651s 47/49 351.7
    5. ^4 Raul Fernandez SPA Trackhouse Aprilia (RS-GP24) +0.668s 76/82 349.5
    6. ^6 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +0.705s 56/62 351.7
    7. ˅3 Franco Morbidelli ITA VR46 Ducati (GP24) +0.762s 31/52 346.1
    8. ˅3 Alex Rins SPA Monster Yamaha (YZR-M1) +0.765s 54/60 343.9
    9. ˅3 Pedro Acosta SPA Red Bull KTM (RC16) +0.768s 28/72 351.7
    10. ˅3 Johann Zarco FRA LCR Honda (RC213V) +0.813s 37/65 343.9
    11. ˅1 Jorge Martin SPA Aprilia Racing (RS-GP24/25) +1.056s 44/77 349.5
    12. ˅1 Maverick Viñales SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.084s 56/74 354.0
    13. = Marco Bezzecchi ITA Aprilia Racing (RS-GP24/25) +1.192s 62/84 349.5
    14. = Aleix Espargaro SPA Honda Test Rider (RC213V) +1.204s 40/50 342.8
    15. ^3 Joan Mir SPA Repsol Honda (RC213V) +1.267s 60/67 343.9
    16. ˅1 Enea Bastianini ITA Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.279s 48/55 350.6
    17. ˅1 Miguel Oliveira POR Pramac Yamaha (YZR-M1) +1.335s 55/60 345.0
    18. ˅1 Luca Marini ITA Repsol Honda (RC213V) +1.429s 33/57 346.1
    19. = Michele Pirro ITA Ducati Test Rider (GP24/5) +1.683s 45/69 345.0
    20. = Fermin Aldeguer SPA Gresini Ducati (GP24)* +1.761s 51/58 347.2
    21. = Ai Ogura JPN Trackhouse Aprilia (RS-GP24)* +2.143s 55/86 347.2
    22. = Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1) +2.222s 51/71 342.8
    23. = Somkiat Chantra THA LCR Honda (RC213V)* +2.492s 49/61 342.8
    24. = Lorenzo Savadori ITA Aprilia Test Rider (RS-GP24/25) +8.793s 7/13 342.8

    (lua/din)

  • MotoGP 2025 Resmi Dimulai, Martin-Marquez Pakai Seragam Baru

    MotoGP 2025 Resmi Dimulai, Martin-Marquez Pakai Seragam Baru

    Jakarta

    Rangkaian MotoGP 2025 resmi dimulai dengan sesi Official Test di Barcelona, Selasa (19/11/2024) waktu setempat. Para pebalap menjajal motor barunya untuk pertama kali. Beberapa pebalap yang pindah tim juga menjajal seragam barunya.

    Kesempatan pertama, sang juara dunia Jorge Martin mencoba Aprilia RS-GP 2025 terbaru. Ia tampak tetap menggunakan nomor #89 di bagian sisi motornya dan di baju balapnya. Tapi di bagian depan motornya, Jorge Martin hanya menampilkan dua bintang.

    Martin menguji motor Aprilia tahun 2024 dan 2025. Tapi, juara dunia MotoGP 2024 itu mengalami kecelakaan awal di Tikungan 5. Rekan setim barunya Marco Bezzecchi memiliki rangkaian item yang sama untuk dicoba.

    Pendatang baru Ai Ogura yang kini menjadi rider Tim MotoGP Trackhouse menyelesaikan langkah pertamanya ke kelas utama. Meskipun mengalami kecelakaan pertama di Tikungan 2 pada pagi hari, ia berhasil menyelesaikan 86 putaran sepanjang hari dan finis tepat di belakang sesama pendatang baru Fermin Aldeguer (Gresini Racing MotoGP).

    Yang menjadi sorotan adalah seragam baru untuk Marc Marquez. Marquez yang kini menjadi pebalap tim pabrikan Ducati menggunakan seragam serba merah. Motornya juga dilabur serba merah. ‘Todo al rojo’ atau serba merah adalah frasa yang digunakan Marc Marquez saat Juara Dunia delapan kali itu melakoni debut pabrikan Ducati.

    Dengan desain warna merah khusus dari ujung kepala hingga ujung kaki, pebalap #93 itu menjajal GP24 dan GP25 baru. Marquez mengakhiri sesi sebagai yang tercepat keempat. Marquez juga menjelaskan setelah uji coba bahwa ia dan Pecco memberikan umpan balik yang sama tentang motor baru itu, awal kerja sama yang baik untuk tim pabrikan Ducati.

    Di sisi lain, Bagnaia tampil dengan warna putih. Juara Dunia 2022 dan 2023 itu mengendarai motor putih mirip Casey Stoner di balapan Phillip Island 2009. Pecco Bagnaia kini kembali menggunakan nomor #63 setelah gagal jadi juara dunia. Bagnaia juga mengendarai GP24 dan GP25. Dia jadi yang tercepat ketiga di sesi tes kemarin.

    Beberapa rider lain yang pindah tim seperti Enea Bastianini, Maverick Vinales, Jack Miller, hingga Miguel Oliveira juga menjajal seragam dan motor baru. Begitu juga pebalap Thailand Somkia Chantra yang naik kelas dari Moto2 ke MotoGP dan bergabung dengan tim Idemitsu Honda LCR.

    Hasil Tes MotoGP Barcelona hari pertama, Selasa (19/11/2024):

    Alex Marquez Gresini Ducati (GP24) 1:38.803 36/61 lapFabio Quartararo Monster Yamaha (YZR-M1) +0.396s 44/75 lapFrancesco Bagnaia Ducati Lenovo (GP24/25) +0.595s 14/58 lapMarc Marquez Ducati Lenovo (GP24/25) +0.651s 47/49 lapRaul Fernandez Trackhouse Aprilia (RS-GP24) +0.668s 76/82 lapBrad Binder Red Bull KTM (RC16) +0.705s 56/62 lapFranco Morbidelli VR46 Ducati (GP24) +0.762s 31/52 lapAlex Rins Monster Yamaha (YZR-M1) +0.765s 54/60 lapPedro Acosta Red Bull KTM (RC16) +0.768s 28/72 lapJohann Zarco LCR Honda (RC213V) +0.813s 37/65 lapJorge Martin Aprilia Racing (RS-GP24/25) +1.056s 44/77 lapMaverick Viñales Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.084s 56/74 lapMarco Bezzecchi Aprilia Racing (RS-GP24/25) +1.192s 62/84 lapAleix Espargaro Honda Test Rider (RC213V) +1.204s 40/50 lapJoan Mir Repsol Honda (RC213V) +1.267s 60/67 lapEnea Bastianini Red Bull KTM Tech3 (RC16) +1.279s 48/55 lapMiguel Oliveira Pramac Yamaha (YZR-M1) +1.335s 55/60 lapLuca Marini Repsol Honda (RC213V) +1.429s 33/57 lapMichele Pirro Ducati Test Rider (GP24/5) +1.683s 45/69 lapFermin Aldeguer Gresini Ducati (GP24) +1.761s 51/58 lapAi Ogura Trackhouse Aprilia (RS-GP24) +2.143s 55/86 lapJack Miller Pramac Yamaha (YZR-M1) +2.222s 51/71 lapSomkiat Chantra LCR Honda (RC213V) +2.492s 49/61 lapLorenzo Savadori Aprilia Test Rider (RS-GP24/25) +8.793s 7/13 lap.

    (rgr/din)

  • Kisah 30 Tahun Repsol dan Honda Kandas di Barcelona

    Kisah 30 Tahun Repsol dan Honda Kandas di Barcelona

    Jakarta

    Hubungan 30 tahun Repsol dan Honda resmi berakhir di seri terakhir MotoGP 2024 yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Minggu (17/11). Perpisahan ini tentunya cukup menyakitkan lantaran tim MotoGP Repsol Honda sedang berada dalam titik terendah di kasta tertinggi balap motor dunia.

    Jorge Martin sukses menjuarai MotoGP 2024 bersama tim Pramac Racing. Kemenangan Martin dan Pramac menjadi spotlight MotoGP akhir pekan lalu lantaran mereka berhasil menumbangkan dominasi tim factory Ducati Lenovo yang selama dua musim terakhir merajai kejuaraan MotoGP.

    Marc Marquez Foto: AP/Vincent Thian

    Di luar ingar bingar perayaan juara Martin dan Pramac, pada momen yang sama juga ada perayaan perpisahan yang mengharukan antara Repsol dan Honda. Kolaborasi antara keduanya resmi berakhir di Barcelona. Hubungan Repsol dan Honda kandas setelah kerja sama yang hebat selama 30 tahun.

    “Musim Kejuaraan Dunia MotoGP 2024 berakhir dengan 20 seri, 40 balapan, dan jam kerja yang tak terhitung jumlahnya. Dengan itu, berakhir juga kemitraan paling ikonik di dunia balap motor,” tulis Honda Racing Corporation (HRC) dikutip detikOto dari laman resminya, Selasa (19/11).

    Perusahaan energi multinasional yang berbasis di Spanyol itu resmi mengakhiri kerja sama dengan pabrikan Jepang setelah melalui perjalanan 30 tahun, 15 Kejuaraan Dunia, 183 kemenangan, dan 455 podium di kelas utama balap Grand Prix.

    Valentino Rossi Foto: Robert Cianflone/Getty Images

    “Solidarity GP of Barcelona menandai berakhirnya kolaborasi paling ikonik antara Repsol dan Honda HRC di dunia balap motor,” terang pernyataan HRC. Sepanjang kemitraan selama 30 tahun, Repsol dan Honda melahirkan banyak pebalap dan prestasi hebat.

    Repsol-Honda meraih kesuksesan langsung dalam balapan pertama mereka bersama Mick Doohan pada 1995. Tim Repsol Honda telah menyaksikan para pebalap bermental seperti Doohan, Alex Criville, Valentino Rossi, Nicky Hayden, Casey Stoner, dan Marc Marquez meraih gelar juara dunia MotoGP, bersama para pebalap lain yang tak terhitung jumlahnya dalam meraih kemenangan, pole position, dan podium.

    Casey Stoner (tengah) Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

    “Balapan terakhir tahun ini menghadirkan suasana muram saat seluruh paddock berkumpul untuk terakhir kalinya. Tekad tetap tinggi di dalam garasi Tim Repsol Honda saat kedua pebalap (Joan Mir dan Luca Marini) meninggalkan jalur pit menjelang 24 lap terakhir tahun ini,” tulis HRC.

    “Honda HRC ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dari Repsol yang telah terlibat dalam proyek ini atas kerja keras, dukungan, dan kolaborasi mereka selama 30 tahun. Honda HRC mendoakan yang terbaik bagi Repsol dalam bisnis dan usaha olahraga mereka di masa mendatang,” tukasnya.

    Joan Mir dan Luca Marini Foto: Dok. Repsol Honda

    (lua/rgr)