Tag: Marc Marquez

  • Bos Besar Ducati Bongkar Kondisi Terkini Marc Marquez

    Bos Besar Ducati Bongkar Kondisi Terkini Marc Marquez

    Jakarta

    Chief Executive Officer (CEO) Ducati, Claudio Domenicali mengungkap kondisi terkini Marc Marquez yang mengalami cedera tulang belikat setelah kecelakaan di MotoGP Mandalika, bulan lalu. Dia menegaskan, proses penyembuhannya berjalan baik.

    Sebagai catatan, Marquez telah menjalani operasi di Madrid, Spanyol, sebagai langkah pemulihan cedera. Pebalap berjuluk The Baby Alien itu harus rela absen hingga akhir musim.

    Menurut Domenicali, kondisi Marquez pelan-pelan mulai membaik. Bahkan, kata dia, jika tak ada masalah yang muncul tiba-tiba, pebalap 32 tahun itu sudah bisa lepas perban pekan depan.

    “Minggu depan dia akan melepas perban dan kemudian mulai fisioterapi serta pemulihan,” ujar Domenicali, dikutip dari Motosan, Jumat (7/11).

    Tangkapan layar saat Marc Marquez terjatuh akibat crash dalam race final MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Minggu (5/10/2025). (Foto: Edi Suryansyah/detikBali) Foto: Tangkapan layar saat Marc Marquez terjatuh akibat crash dalam race final MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Minggu (5/10/2025). (Foto: Edi Suryansyah/detikBali)

    Lebih jauh, pimpinan tertinggi Ducati itu memastikan, Marquez tak mengalami efek samping dari cedera yang dialaminya. Hanya saja, meski sudah ada tanda-tanda membaik, namun waktu pemulihannya memerlukan tambahan waktu.

    “Hal baiknya adalah fiksasi tulang dan ligamen telah pulih sepenuhnya, jadi dia tidak akan mengalami efek samping apa pun, [tetapi] akan ada masa pemulihan yang cukup lama,” kata dia.

    Ducati tak mau memaksakan Marquez kembali ke lintasan. Statusnya sebagai juara dunia sudah cukup membuat tim asal Borgo Panigale itu memilih fokus pada pemulihan penuh si pebalap.

    Sebagai pengganti Marquez di MotoGP Portugal dan Valencia, Ducati menunjuk runner-up World Superbike (WSBK) 2025, Nicolo Bulega.

    (sfn/dry)

  • Dokter Ungkap Cedera Serius Marc Marquez, Ada Sekrup Bengkok

    Dokter Ungkap Cedera Serius Marc Marquez, Ada Sekrup Bengkok

    Jakarta

    Marc Marquez mengalami cedera yang serius. Kalau buru-buru comeback, bisa membahayakan kariernya.

    Direktur Medis MotoGP, Dokter Angel Charte mengatakan keputusan yang diambil juara MotoGP untuk istirahat total sudah tepat.

    “Marquez telah melakukan apa yang harus dia lakukan, dan cederanya bukanlah cedera yang mudah,” kata Dr. Charte kepada surat kabar Spanyol, AS.

    Marc Marquez mengalami patah tulang belikat dan cedera ligamen bahu kanan. Juara dunia MotoGP 2025 ini wajib istirahat total untuk memulihkan kondisinya.

    Marquez harus menjalani operasi pada bahu kanannya setelah ditabrak oleh Marco Bezzecchi dari Aprilia pada putaran pembuka balapan Mandalika bulan lalu.

    Meskipun operasi berhasil, Marquez diwajibkan untuk menghabiskan empat minggu dengan lengan benar-benar tidak bergerak (diimobilisasi) sebelum memulai rehabilitasi, yang membuatnya tidak ikut selama sisa musim – termasuk tes pasca-musim di Valencia.

    Charte menjelaskan bahwa pebalap Ducati itu membutuhkan waktu pemulihan ekstra, mengingat bahwa bahunya sudah ‘terdampak parah’ akibat kecelakaan Jerez 2020 yang nyaris mengakhiri kariernya.

    “Ini adalah cedera serius karena lengan itu telah terdampak parah setelah empat kali operasi [sebelumnya]. Saya pikir dia harus kembali ketika dia sudah 100% pulih, seperti yang dia sendiri katakan. Anda harus membiarkan tubuh meregenerasi diri,” ujar dia.

    Dia bilang cedera Marquez yang didapat di Mandalika terjadi pada tulang korakoid. Sementara tulang humerus lama yang sudah empat kali dioperasi. Hanya terdapat sekrup lama yang perlu diperbaiki.

    “Cedera sebelumnya (humerus 4 kali operasi) sama sekali tidak terpengaruh,” jelasnya.

    “Mereka hanya melihat ada sekrup yang bengkok di humerus dan itu juga sudah diperbaiki. Dan tulang korakoid [di bahu] memiliki riwayatnya sendiri. Mungkin terlihat sepele, tetapi itu adalah tulang yang penting.” ujar Charte.

    “Bukan berarti cederanya lebih atau kurang serius, melainkan pemulihannya harus dilakukan dengan lebih tenang. Sikap yang diambilnya adalah yang tepat dan itulah yang akan saya ambil,” ujar dia.

    Jika Marquez buru-buru kembali ke atas lintasan malah bisa membahayakan kariernya.

    “Secara emosional, dia baik-baik saja karena dia telah menyelesaikan tugasnya,” kata Charte.

    “Dia akan datang ke Valencia sebagai turis dan dia pantas mendapatkan jeda ini karena dia adalah seseorang yang melewati musim luar biasa,” tambah dia.

    (riar/dry)

  • Cuma Dibuat 93 Unit, Harganya Bikin Kaget!

    Cuma Dibuat 93 Unit, Harganya Bikin Kaget!

    Jakarta

    Produsen helm Shoei merilis helm replika Marc Marquez edisi terbatas untuk merayakan gelar juara dunia MotoGP 2025. Helm ini hanya dibuat sebanyak 93 unit, seperti nomor andalan Marquez di MotoGP.

    Marquez meraih gelar juara MotoGP 2025 di Motegi, menandai gelar juara pertamanya sejak 2019 dan gelar juara pertamanya bersama Ducati. Ini menjadi torehan yang mengesankan bagi Marquez setelah mengalami badai cedera serta kepindahannya dari tim Repsol Honda. Alhasil, kini Marquez telah mengoleksi 7 gelar juara dunia di kelas MotoGP dan total 9 gelar di semua kelas. Karenanya, perayaan gelar Marquez mengadopsi frasa “more than a number”.

    Teks tersebut muncul di helm edisi khusus yang dipakai Marquez saat merayakan gelar juara dunia setelah finis balapan di Motegi. Helm edisi spesial itulah yang diproduksi terbatas dan bisa dibeli penggemar Marquez.

    Dikutip Crash, helm ini hadir dengan desain persis yang diperlihatkan Marquez di Jepang, lengkap dengan stiker visor dan logo sponsor. Dibuat hanya dalam 93 unit, masing-masing helm edisi khusus ini tersedia secara eksklusif dalam ukuran medium. Helm edisi spesial itu diberi nomor individual, dipajang di dalam kotak pajangan, dilengkapi kotak peringatan dan sarung tangan penanganan teknis, serta ditandatangani langsung oleh Marc Marquez sendiri.

    Helm Marc Marquez Foto: Dok. weare93

    Helm-helm ini juga akan dilengkapi dengan sertifikat keaslian yang ditandatangani oleh Shoei, Marquez, dan Dave Designs.

    Berapa harganya? Helm eksklusif ini dilaporkan dijual dengan harga 6.999 euro atau sekitar Rp 134 jutaan!

    Helm Marc Marquez Foto: Dok. weare93

    Jika kamu membelinya sekarang, helm tersebut baru akan dikirim antara tanggal 15 Januari dan 30 April 2026.

    “Helm yang menandai gelar Juara Dunia 2025 @marcmarquez93 tak hanya sekadar balapan, tetapi juga menjadi barang koleksi sejati. Dibuat dan dilukis tangan di Jepang, setiap helm mencerminkan presisi, kekuatan, dan kejayaan sebuah kemenangan yang tak terlupakan. Hanya 93 orang di dunia yang akan memiliki simbol keunggulan ini,” demikian dikutip dari akun Instagram weare93.

    (rgr/dry)

  • Mantan Pebalap MotoGP Sebut Rossi Bukan Korban Sepang Clash

    Mantan Pebalap MotoGP Sebut Rossi Bukan Korban Sepang Clash

    Jakarta

    Rivalitas Valentino Rossi vs Marc Marquez kembali jadi pembicaraan usai MotoGP merilis dokumenter “Sepang Clash”. Salah satu mantan pebalap MotoGP, Marco Melandri menilai Rossi adalah pelaku, bukan korban dari insiden tersebut.

    “Ini memalukan karena mereka berhasil membuat dia (Rossi) tampak seperti korban, padahal menurut saya, dia yang bersalah,” ucap Melandri dikutip dari Marca.

    Insiden panas di Grand Prix Malaysia 2015 itu telah memecah belah opini penggemar balap motor selama bertahun-tahun.

    “Bagi banyak orang, kisah ini dimulai dan berakhir di Malaysia. Namun kenyataannya, kisah ini dimulai jauh lebih awal. Di Argentina, perubahan arah Valentino menjadi sangat jelas ketika ia menyalip Marquez, dan itu bukanlah awal musim yang baik bagi hubungan mereka,” kata Melandri.

    Seperti disinggung sebelumnya, MotoGP Argentina 2015 menjadi permulaan konflik itu terjadi. Rossi menang duel lawan Marquez hingga pembalap asal Spanyol itu terjatuh dan gagal finis.

    Rupanya aksi salip menyalip antara keduanya masih terus berlanjut di Assen, Belanda. Baik Rossi dan Marquez saling menempel satu sama lain. Namun, di tikungan akhir Sirkuit Assen, Marquez ‘mendorong’ Rossi hingga ke luar lintasan. The Doctor berhasil mengalahkan Marquez setelah ‘memotong’ jalur di tikungan terakhir usai bersenggolan.

    Bagi Melandri, sikap Rossi dinilai kurang tepat sebagai pebalap senior, 100 persen disengaja. Melandri merujuk pada rekaman yang menunjukkan Rossi berulang kali memperlambat laju motor dan menoleh ke arah Marquez sebelum akhirnya terjadi kontak.

    “Hal yang sama terjadi di Belanda dan kemudian di Malaysia. Valentino memperlambat lajunya dua atau tiga kali dan menatap Marquez. Valentino merupakan ikon MotoGP dunia, menurut saya seharusnya tidak melakukan hal seperti itu. Itu 100 persen disengaja,” kata Melandri.

    Sekadar mengingatkan, Rossi terlibat konflik dengan Marc Marquez saat melakoni balapan di Sepang, Malaysia 2015 silam. Insiden tersebut kemudian familiar disebut ‘Sepang Clash’.

    Kala itu Rossi tengah bersaing ketat dengan Lorenzo untuk menjadi juara dunia MotoGP 2015. Tapi, Rossi merasa telah diusik oleh Marc Marquez saat membalap di Sirkuit Sepang, Malaysia.

    Rossi merasa Marquez selalu menguntit di belakangnya dengan jarak yang amat mepet. Rossi akhirnya benar-benar bersenggolan dengan Marquez di sebuah tikungan, sehingga membuat Marquez jatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan.

    “Untuk sekali ini, ketika Valentino berada di bawah tekanan, dia juga kehilangan kendali dan membuat kesalahan. Cukup lihat kembali rekaman video: tepat sebelum menendang Márquez, garpu depan motornya lurus karena dia melepaskan rem dan membuka gas tepat untuk memastikan dia keluar dari lintasan dan menabraknya dengan keras,” tegas Melandri.

    Rossi lalu dijatuhi hukuman start dari posisi terakhir di seri MotoGP Valencia. Kendati start dari posisi 26, Rossi bisa merangsek hingga posisi depan dan berhasil finis di posisi keempat.

    Capaian itu belum cukup bagi Rossi untuk mengunci gelar juara dunia, karena Lorenzo berhasil menjuarai seri balap di Sirkuit Valencia ini, dan membuatnya memuncaki klasemen akhir MotoGP 2015, dengan selisih 15 poin.

    (riar/rgr)

  • Jadwal MotoGP Portugal 2025 Akhir Pekan Ini

    Jadwal MotoGP Portugal 2025 Akhir Pekan Ini

    Jakarta

    Jadwal MotoGP Portugal 2025 bisa Anda simak di sini. MotoGP Portugal 2025 bisa Anda tonton langsung melalui saluran televisi Trans7 maupun sejumlah aplikasi berbayar seperti Vidio dan Vision+. Rangkaian MotoGP Portugal 2025 dimulai dari hari Jumat (7/11).

    Seri ke-21 MotoGP 2025 diselenggarakan di Sirkuit Portimao (Autodromo Internacional do Algarve), Portugal. Sirkuit ini dibuka sejak tahun 2008 dan mulai menggelar balap MotoGP pada musim 2020. Sirkuit ini memiliki total panjang 4,59 km, lebar 18 m, dengan lintasan lurus terpanjang 970 m.

    Rangkaian MotoGP Portugal 2025 bakal dimulai sejak Jumat (7/11) melalui sesi latihan bebas pertama. Perlombaan kemudian berlanjut ke sesi kualifikasi dan Sprint Race di hari Sabtu (8/11). Balapan utama di semua kelas diselenggarakan pada Minggu (9/11).

    Musim lalu, Maverick Vinales berhasil menjuarai Sprint Race MotoGP Portugal 2024 dan Jorge Martin yang menjuarai balapan utama MotoGP Portugal 2024. Sayangnya kedua rider itu berpeluang absen di MotoGP Portugal 2025 lantaran masih menjalani pemulihan cedera.

    Pebalap lain yang dipastikan absen di Portimao adalah sang juara MotoGP 2025, Marc Marquez. Marquez mengalami cedera di MotoGP Mandalika 2025 dan harus mengakhiri musim ini lebih cepat untuk pemulihan. Peran Marquez di sisa musim MotoGP 2025 digantikan oleh Michele Pirro dan Nicolo Bulega.

    Jadwal MotoGP Portugal 2025

    Jumat (7/11)

    1. 16:00-16:35 WIB: Free Practice Nr. 1 Moto3
    2. 16:50-17:30 WIB: Free Practice Nr. 1 Moto2
    3. 17:45-18:30 WIB: Free Practice Nr. 1 MotoGP
    4. 20:15-20:50 WIB: Practice Moto3
    5. 21:05-21:45 WIB: Practice Moto2
    6. 22:00-23:00 WIB: Practice MotoGP

    Sabtu (8/11)

    1. 15:40-16:10 WIB: Free Practice Nr. 2 Moto3
    2. 16:25-16:55 WIB: Free Practice Nr. 2 Moto2
    3. 17:10-17:40 WIB: Free Practice Nr. 2 MotoGP
    4. 17:50-18:05 WIB: Qualifying Nr. 1 MotoGP
    5. 18:15-18:30 WIB: Qualifying Nr. 2 MotoGP
    6. 19:45-20:00 WIB: Qualifying Nr. 1 Moto3
    7. 20:10-20:25 WIB: Qualifying Nr. 2 Moto3
    8. 20:40-20:55 WIB: Qualifying Nr. 1 Moto2
    9. 21:05-21:20 WIB: Qualifying Nr. 2 Moto2
    10. 22:00 WIB: Sprint Race MotoGP (12 Laps)

    Minggu (9/11)

    1. 18:15 WIB: Race Moto2 (21 Laps)
    2. 20:00 WIB: Race MotoGP (25 Laps)
    3. 21:30 WIB: Race Moto3 (19 Laps)

    (lua/din)

  • Ducati Tunjuk Pebalap WSBK Ini sebagai Pengganti Marquez

    Ducati Tunjuk Pebalap WSBK Ini sebagai Pengganti Marquez

    Jakarta

    Ducati resmi menunjuk pebalap WSBK Nicolo Bulega sebagai pengganti Marc Marquez yang absen karena cedera. Runner up WSBK 2025 itu akan melakoni debut MotoGP di dua putaran terakhir musim ini di Portimao (Portugal) dan Valencia (Spanyol).

    Diketahui Marquez mengalami cedera di gelaran MotoGP Mandalika 2025. Sebelumnya Marquez digantikan oleh pebalap penguji Ducati, Michele Pirro, yang melakoni MotoGP Australia dan Malaysia. Namun hasilnya tidak begitu bagus. Pirro hanya mampu finis ke-18 di Phillip Island dan ke-17 di Sepang.

    Ducati kemudian melirik opsi lain, yakni Nicolo Bulega yang membalap untuk Team Aruba.it Racing Ducati di ajang WSBK. Ducati kemudian memberi kesempatan buat Bulega untuk menguji motor MotoGP Ducati Desmosedici di Sirkuit Jerez, Spanyol, belum lama ini. Ducati lalu memutuskan memberi kesempatan kepada Bulega untuk membalap di dua seri terakhir MotoGP 2025.

    “Ini akan menjadi pertaruhan besar. Saya sangat senang bisa mengakhiri musim seperti ini dengan kejutan di menit-menit terakhir,” ungkap Bulega dikutip dari Crash (2/10).

    Bulega mengatakan tidak memiliki ekspektasi apa pun dalam menjalani debutnya mengendarai motor MotoGP. Dia akan berusaha sebisa mungkin menikmati momen-momen terbaik dalam karier balapnya. “Saya termotivasi untuk melakukannya dengan baik dan memberikan segalanya,” kata dia.

    “Terima kasih kepada Ducati dan Ducati Corse atas kepercayaan mereka, kepada Claudio, Gigi, Mauro, Davide, Stefano, dan Serafino atas dukungan penuh mereka, dan juga kepada Team Aruba.it Racing yang telah menjadi pahlawan kami di akhir musim,” sambung Bulega.

    General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna pun menyambut baik kehadiran Bulega sebagai pengganti Marquez di sisa musim MotoGP 2025. Kata Gigi, Bulega menjadi rider yang berprestasi di WSBK. Maka itu, Ducati pun sangat percaya kepadanya dan bahkan bakal menjadikan Bulega sebagai salah satu pebalap penguji Ducati Desmosedici pada musim depan.

    “Nicolo telah menjadi bagian dari keluarga Ducati Corse sejak 2022, ketika kami ingin dia mengendarai motor Supersport,” ungkap Gigi. “Kami percaya pada Nicolo, dan dia membalasnya dengan dua musim sebagai protagonis utama di Superbike, di mana dia hampir meraih gelar dan menjadi titik acuan kami sebagai pebalap,” tambah dia.

    “Lebih lanjut, untuk tahun depan kami mengumumkan komitmennya, bersama Michele Pirro, dalam mengembangkan Desmosedici GP dengan ban (Pirelli) baru, dan kesempatan untuk balapan di dua GP terakhir adalah cara terbaik untuk memulai bekerja dalam peran barunya sebagai pebalap penguji,” ujar Gigi lagi.

    “Ini tentu akan sangat berat, tetapi saya harap dia bisa menikmati pengalaman ini. Bagi seorang pebalap muda, debut di kategori tertinggi balap motor adalah kepuasan yang luar biasa,” tukasnya.

    (lua/din)

  • Awas Kelewat, Ini Jadwal MotoGP Portugal 2025

    Awas Kelewat, Ini Jadwal MotoGP Portugal 2025

    Jakarta

    Jadwal MotoGP Portugal 2025 bisa dilihat di sini. MotoGP Portugal akan menjadi seri ke-21 sebelum seri pamungkas di Valencia. Biar nggak ketinggalan serunya kualifikasi, Sprint Race hingga balapan inti, berikut kami rangkum jadwal MotoGP Portugal 2025 yang digelar pekan depan.

    Rangkaian jadwal MotoGP Portugal 2025 bakal dimulai sejak Jumat (7/11) melalui sesi latihan bebas pertama. Perlombaan kemudian berlanjut ke sesi kualifikasi dan Sprint Race pada Sabtu (8/11). Barulah setelah itu ditutup balapan utama pada Minggu (9/11).

    Para pebalap akan berlaga di Sirkuit Autódromo Internacional do Algarve, Portugal. Sirkuit ini terkenal dengan topografinya yang berbukit-bukit dan perubahan elevasi yang dramatis. Hal ini memaksa para rider untuk mengandalkan cengkeraman ban dan aerodinamika secara maksimal, seringkali menghasilkan aksi overtaking.

    Musim lalu, sprint dan balapan utama MotoGP Portugal dimenangkan oleh Jorge Martin (saat masih membela Ducati Pramac). Dia juga mengunci gelar juara dunia 2024 di sini. Tapi Martinator harus absen lantaran cedera yang dideritanya bersama tim Aprilia.

    Marc Marquez, juara dunia MotoGP 2025 juga absen dari balapan MotoGP Portugal. Marquez sedang fokus pemulihan usai terjatuh saat rangkaian balap MotoGP Mandalika.

    Sebagai catatan, MotoGP Portugal 2025 bukan digelar pekan ini, melainkan pekan depan. Buat berjaga-jaga agar tak ketinggalan perlombaan, berikut detikOto rangkum jadwal lengkap MotoGP Portugal 2025. Jangan sampai kelewatan, ya!

    Berikut ini jadwal MotoGP Portugal 2025:

    Jumat, 7 November 2025

    Free Practice 1: 17.45-18.30 WIBPractice: 22.00-23.00 WIB

    Sabtu, 8 November 2025

    Free Practice 2: 17.10-17.40 WIBQualifying 1: 17.50-18.05 WIBQualifying 2: 18.15-18.30 WIBSprint Race: 22.00 WIB (12 lap)

    Minggu, 9 November 2025

    Warm up: 16.40-16.50 WIBRace: 20.00 WIB (25 lap).

    (riar/din)

  • Ini Calon Pengganti Marquez di Sisa Musim MotoGP 2025

    Ini Calon Pengganti Marquez di Sisa Musim MotoGP 2025

    Jakarta

    Marc Marquez masih harus menepi akibat cedera bahu kanan yang dialaminya usai insiden dengan Marco Bezzecchi di MotoGP Indonesia. Kini muncul satu nama kuat yang digadang-gadang jadi pengganti sementara Marquez di tim pabrikan Ducati Lenovo, yaitu Nicolo Bulega.

    Bulega yang baru saja menuntaskan musim gemilang di WorldSBK 2025 dengan finis sebagai runner-up di belakang Toprak Razgatlioglu disebut jadi kandidat ideal sebagai pengganti sementara Marquez. Pebalap Italia itu bahkan sudah menjalani uji coba perdananya di atas motor Ducati Desmosedici di Circuito de Jerez-Angel Nieto, Spanyol.

    Langkah Ducati ini disebut masuk akal. Pasalnya, Michele Pirro, pebalap penguji resmi Ducati yang sempat menggantikan Marquez di MotoGP Australia dan Malaysia, gagal tampil kompetitif. Ia hanya finis di posisi ke-18 di Phillip Island dan ke-17 di Sepang.

    Karena Ducati sudah mengunci seluruh gelar musim ini, posisi Marquez yang kosong tak lagi berpengaruh terhadap perolehan poin tim. Maka itu Ducati dinilai lebih untung memberi kesempatan kepada Bulega untuk merasakan sensasi membalap di MotoGP.

    Bulega sendiri telah lama dikaitkan dengan proyek jangka panjang Ducati. Bulega disebut bakal jadi test rider MotoGP pada 2026, sebelum berpeluang naik ke kelas premier secara penuh di musim 2027. Dengan begitu, kesempatan membalap di sisa musim ini akan menjadi ajang adaptasi sekaligus evaluasi penting bagi Bulega dan Ducati.

    Meski begitu, Bulega sebelumnya menegaskan tidak ingin langsung balapan tanpa terlebih dulu menjajal motor MotoGP. Kini syarat itu sudah terpenuhi. Dalam tes di Sirkuit Jerez, trek yang dua pekan lalu menjadi saksi hat-trick kemenangannya di WorldSBK.

    Soal apakah ia benar-benar bakal turun menggantikan Marquez di MotoGP Portugal, Portimao (7-9 November), pihak Ducati masih belum memberikan konfirmasi resmi. Tapi dengan momentum dan performa apiknya di WorldSBK, Nicolo Bulega tampaknya jadi pilihan paling logis untuk menutup musim bersama tim pabrikan MotoGP Ducati.

    (lua/dry)

  • Bagnaia Kritik Dokumenter Sepang Clash 2015

    Bagnaia Kritik Dokumenter Sepang Clash 2015

    Jakarta

    Francesco Bagnaia mengkritik dokumenter tentang “Sepang Clash” yang diwarnai bumbu insiden antara Rossi dan Marquez 10 tahun lalu. Bagi juara dunia MotoGP dua kali ini, materi penayangan serta waktu perilisan diniliai tidak tepat.

    Kekecewaan terbesar Bagnaia berkaitan waktu rilis dokumenter yang bertepatan dengan tanggal tragedi besar dalam sejarah MotoGP. Dokumenter tersebut dirilis pada 23 Oktober, hari di mana pembalap Italia, Marco Simoncelli, kehilangan nyawa dalam kecelakaan tragis di Sirkuit Sepang pada tahun 2011.

    “Ide merilis dokumenter tentang Sepang Clash bukanlah ide yang brilian,” ceplos Bagnaia dikutip dari Autosport, Selasa (29/10/2025).

    “Aku rasa beberapa peran ditampilkan dengan cara yang agak menyimpang. Aku tidak ingin membahas topik itu, tapi merilisnya tepat di hari peringatan kematian [Marco] Simoncelli juga agak aneh,” ujar pembalap asal Turin itu, yang tampak kecewa dengan cara rekaman tersebut.

    Bagnaia sebelumnya menolak ikut dalam proses pengambilan gambar. Tapi dalam satu cuplikan ditampilkan tampang Bagnaia muda di dalam paddock Valentino Rossi.

    Dokumenter itu juga mewawancarai Andrea Dovizioso yang berada di belakang saat insiden Rossi vs Marquez di Sepang pada 2015 silam. Tapi Dovizioso mengaku tidak mengingatnya.

    Bukan cuma Dovizioso, ada juga pebalap muda Ayumu Sasaki yang diwawancarai. 10 tahun silam, dia baru saja memenangkan kejuaraan junior, dia diajak foto bersama Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, Marc Marquez dan kawan-kawan usai konferensi pers Sepang 2015.

    Sasaki mengaku tidak mengerti tensi persaingan antara Marquez dan Rossi saat itu.

    “Aku ingat pernah ditanya soal itu awal tahun ini, dan aku sudah bilang bahwa itu tidak pantas untuk dibicarakan. Mereka bahkan menampilkan Dovizioso, yang bilang kalau dia tidak ingat apa-apa. Dan bahkan Sasaki yang tidak ada hubungannya dengan itu (insiden Sepang antara Rossi vs Marquez),” pungkas Bagnaia.

    Dokumenter berjudul “Sepang Clash: 10 Years On” yang dirilis oleh MotoGP ini menampilkan sudut pandang lain di balik layar tim, kru, hingga ‘wasit’ terkait kontroversi pebalap legendaris Valentino Rossi dan Marc Marquez pada balapan MotoGP Malaysia 2015.

    Awal mula ketegangan yang sudah muncul sebelum GP Malaysia, khususnya setelah balapan di GP Australia 2015. Rossi merasa Marquez sengaja melambat dan menghalangi jalannya, yang ia anggap sebagai upaya untuk membantu rival Rossi dalam perebutan gelar juara dunia, Jorge Lorenzo.

    Ketegangan memuncak saat konferensi pers sebelum balapan Sepang, di mana Rossi secara terbuka menuduh Marquez berniat membantunya kalah dari Lorenzo. Marquez membantah tuduhan ini.

    Dokumenter ini juga melihat kembali bagaimana insiden tersebut terus diperbincangkan bahkan sepuluh tahun setelahnya, serta dampak jangka panjang pada hubungan kedua pebalap yang tidak pernah benar-benar membaik.

    (riar/dry)

  • Klasemen Lengkap MotoGP 2025 Usai Kemenangan Alex Marquez di GP Malaysia

    Klasemen Lengkap MotoGP 2025 Usai Kemenangan Alex Marquez di GP Malaysia

    JAKARTA – Pebalap BK8 Gresini Racing MotoGP, Alex Marquez, tampil gemilang untuk menjuarai Grand Prix Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu, sekaligus mempertegas posisi runner up MotoGP 2025.

    Balapan berlangsung sengit sejak awal. Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo Team sempat memimpin lomba, disusul Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing dan Alex Marquez. 

    Namun, agresivitas Alex segera terlihat ketika menyalip Acosta di pertengahan lap pertama dan kemudian menaklukkan Bagnaia pada lap kedua.

    Setelah memimpin, Alex tak terbendung hingga garis finis. Sementara itu, Bagnaia yang mengalami kendala teknis harus menghentikan balapan lebih awal. 

    Tanpa tekanan berarti, Alex Marquez menuntaskan lomba di posisi terdepan, diikuti Acosta di urutan kedua dan Joan Mir dari Honda HRC Castrol di tempat ketiga.

    Kemenangan di Sepang menambah koleksi tiga kemenangan Alex musim ini dan membuatnya tak tergoyahkan di posisi kedua klasemen dengan 413 poin.

    Ia sudah memastikan posisi runner up MotoGP 2025 sejak sprint race sehari sebelumnya, namun kemenangan penuh di Malaysia kian mengukuhkan dominasinya di belakang juara dunia, Marc Marquez.

    Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing naik ke peringkat ketiga dengan 291 poin, sementara Bagnaia turun ke posisi keempat setelah gagal finis. Adapun Pedro Acosta melengkapi posisi lima besar dengan 260 poin.

    Klasemen lengkap MotoGP 2025 setelah GP Malaysia:
    Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) – 545 poinAlex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) – 413Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) – 291Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) – 286Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) – 260Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) – 227Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) – 226Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) – 186Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP Team) – 182Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) – 146Johann Zarco (Castrol Honda LCR) – 134Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) – 133Luca Marini (Honda HRC Castrol) – 128Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) – 106Joan Mir (Honda HRC Castrol) – 93Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) – 79Maverick Viñales (Red Bull KTM Tech3) – 72Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP) – 68Alex Rins (Monster Energy Yamaha MotoGP Team) – 63Miguel Oliveira (Prima Pramac Yamaha MotoGP) – 36Jorge Martin (Aprilia Racing) – 34Pol Espargaro (Red Bull KTM Tech3) – 23Takaaki Nakagami (Honda HRC Test Team) – 10Lorenzo Savadori (Aprilia Racing) – 8Augusto Fernandez (Yamaha Factory Racing Team) – 8Somkiat Chantra (Idemitsu Honda LCR) – 7Aleix Espargaro (Honda HRC Test Team) – 0

    Michele Pirro (Ducati Lenovo Team) – 0