Tag: Marc Marquez

  • Bagnaia Mulai Pede Usai Tes Motor Baru

    Bagnaia Mulai Pede Usai Tes Motor Baru

    Jakarta

    Francesco ‘Pecco’ Bagnaia mulai merasa percaya diri setelah menguji coba motor baru dalam sesi tes Aragon, Senin kemarin. Bagnaia mengkonfirmasi adanya peningkatan performa di bagian depan yang selama ini ia keluhkan. Motor uji coba Ducati itu menggunakan cakram 355 mm, yang lebih besar daripada motor sebelumnya.

    Performa Pecco Bagnaia sempat dipertanyakan di musim 2025 ini. Dia seakan tidak sehebat rekan setimnya, Marc Marquez, yang konsisten berada di barisan depan. Pecco merasa kesulitan saat memasuki tikungan menggunakan motor Ducati musim ini. Setelah melakukan pengujian di Aragon hari Senin, Pecco mulai menunjukkan tren positif.

    “Saya pikir ini adalah uji coba paling positif yang pernah saya jalani musim ini,” kata Bagnaia dikutip Crash.

    “Setelah balapan kemarin, saya mulai lebih memahami dan percaya diri dari putaran ke putaran. Hari ini saya memulai dengan cukup senang dan saya dapat menguji beberapa hal, misalnya di Jerez, saya tidak dapat memahami apa pun, jadi saya sangat senang dengan hari ini. Baik di pagi maupun sore hari, saya dapat meningkatkan waktu putaran saya, jadi penting untuk memiliki kepercayaan diri ini dan meningkatkan apa yang saya pelajari dari kemarin. Sangat positif bagi saya,” sebutnya.

    Penggunaan cakram yang lebih besar turut membantu Pecco. Pada sesi Sprint Race hari Sabtu kemarin, dia menggunakan cakram 340 mm. Pecco mengaku tidak dapat mengendalikannya saat itu.

    “Karena begitu saya melepaskannya, saya tidak dapat menghentikan motor, jadi saya membutuhkan semua tenaga saya untuk menghentikan motor dan sangat sulit untuk mengelola dan mengendalikan ban depan,” ujarnya.

    “Perasaannya adalah cakram terus menjadi dingin. Anda terus mengerem keras tetapi tidak berhenti. Kemudian kami pindah ke (cakram) 355 (mm) dan memang benar bahwa Anda dapat mengunci lebih mudah tetapi Anda dapat mengaturnya dengan lebih baik. Lebih terkendali. Jika Anda merasa agak terkunci maka Anda dapat melepaskannya sedikit, tetapi tetap terus mengerem dan saya tidak merasa seperti melebar. Itu jauh lebih mudah bagi saya,” lanjutnya.

    Selain penggunaan cakram, Bagnaia juga menguji coba penggunaan fairing baru. Dia mengaku fairing terbaru pada motor Ducati lebih kompetitif.

    “Kami fokus pada fairing baru meskipun saya tidak berpikir kami akan membawanya ke Mugello karena kami membutuhkan lebih banyak waktu untuk memahaminya,” katanya.

    “Memang benar itu kompetitif karena kami menggunakannya sepanjang sore dan juga sedikit di pagi hari. Beruntungnya kami memiliki Michele (Pirro, pebalap penguji) di Barcelona akhir-akhir ini dan ia dapat menempuh jarak lebih jauh dengan fairing itu,” sebutnya.

    Satu-satunya kekhawatiran Bagnaia adalah, setelah bekerja keras untuk menemukan set-up yang nyaman dengan penggunaan cakram rem yang lebih besar, ia mungkin sekarang perlu beradaptasi lagi agar sesuai dengan fairing yang telah direvisi.

    “Saya cukup senang dengan (fairing), tetapi saya pikir kami perlu sedikit mengubah keseimbangan motor, jadi saat ini itu bukan masalah saya. Saya tidak ingin mulai mengubah apa pun lagi. Item kedua yang saya coba adalah lengan ayun, tetapi dalam kondisi seperti hari ini sulit di mana cengkeraman dapat berubah. Cengkeraman hari ini sangat bagus, sangat mencengkeram dan saya dapat melaju cepat juga dengan ban bekas,” ungkapnya.

    (rgr/din)

  • Beda Level! Bagnaia Disebut Bukan Kompetitor Marquez Musim Ini

    Beda Level! Bagnaia Disebut Bukan Kompetitor Marquez Musim Ini

    Jakarta

    Meski membela tim yang sama, namun performa Marc Marquez dan Francesco Bagnaia musim ini terlihat ‘jomplang’. Bahkan, saking berbeda levelnya, mereka disebut-sebut bukan kompetitor.

    Hingga pekan kedelapan MotoGP 2025, Marc Marquez masih memimpin klasemen sementara dengan 233 poin. Sementara Francesco Bagnaia hanya menghuni peringkat ketiga dengan koleksi 140 poin. Padahal, mereka berdua menggunakan motor yang sama.

    Mantan pebalap MotoGP yang besar di era 1990-an, Alex Criville menegaskan, Bagnaia dan Marquez ada di level yang berbeda musim ini. Bahkan, menurut dia, Bagnaia tak pantas disebut sebagai kompetitor Marquez dalam perebutan gelar juara.

    “Pecco berada di jenis pertarungan yang berbeda. Dia bukan rival Marc dalam memperebutkan gelar juara musim ini. Kompetitor Marc yang sebenarnya adalah adiknya,” ujar Alex Criville, dikutip dari Motosan, Selasa (10/6).

    Marc Marquez, Francesco Bagnaia dan Alex Marquez. Foto: David Buono/Icon Sportswire via Getty Images

    Menurut Alex, Bagnaia harus mencari cara untuk mengembalikan levelnya yang menurun. Sebab, jika tak melakukan perubahan, bukan tak mungkin situasinya bertambah buruk.

    “Dia harus mencari jalan keluar bersama Ducati, peluang meraih juara telah menjauh darinya. Ini merupakan situasi yang sulit untuk Pecco,” kata dia.

    Bagnaia mengaku tidak bahagia dengan pencapaiannya musim ini. Menurutnya, Ducati telah banyak membantunya. Namun, hingga kini, belum ada hasil yang benar-benar nyata.

    “Saya tidak bahagia, itu yang sangat pasti. Tim saya sudah bekerja keras membantu saya. Kami melakukan banyak hal untuk membuat semuanya terasa lebih baik,” kata Bagnaia.

    Sepanjang musim ini, Bagnaia memang belum mampu tampil baik. Karuan saja, Bagnaia hanya sekali menang dari delapan balapan yang telah dijalaninya. Bahkan, dia belum pernah sekalipun menang di balapan pendek atau Sprint Race.

    (sfn/dry)

  • Marc Marquez ‘Overpowered’ di Aragon

    Marc Marquez ‘Overpowered’ di Aragon

    Jakarta

    Marc Marquez tidak meninggalkan sedikitpun cela dalam penampilannya sepanjang MotoGP Aragon. Dia menyapu bersih seluruh sesi latihan serta kualifikasi, dan jadi pemenang pada dua race. Overpowered!

    Di Sirkuit MotorLand Aragon, Marquez meraih kemenangan ke-4 pada balapan utama di musim ini dengan meyakinkan. Pada race yang dilangsungkan Minggu (8/6) malam WIB, dia menyentuh garis finis dengan keunggulan satu detik lebih dari Alex Marquez dan dua detik lebih di depan Francesco Bagnaia, pada posisi ketiga.

    Kemenangan ini diraih Marquez setelah sehari sebelumnya dia juga menjejak podium paling atas pada sprint race. Dua kemenangan di balapan kandang membuat pebalap Ducati itu makin kokoh berdiri di puncak klasemen MotoGP 2025.

    Apa yang diraih Marquez pada sprint race dan balapan utama menorehkan catatan impresif. Soalnya, dua hasil tersebut dia dapat setelah pada sesi-sesi sebelumnya dia selalu menjadi yang tercepat.

    Diawali pada hari Jumat, Marquez menjadi yang terdepan pada dua sesi latihan yang dilangsungkan.

    Di hari Sabtu, situasinya sama. Marquez menjadi yang terdepan pada sesi latihan bebas dan kualifikasi akhir. Dia menutup hari itu dengan menjuarai Sprint Race, mengalahkan adiknya dengan keunggulan dua detik lebih.

    Tak ada yang berubah di hari Minggu. Dengan catatan waktu 41 menit dan 11,195 detik, dia lagi-lagi mengalahkan Alex.

    Dikutip dari situs resmi MotoGP, Marquez menjadi rider pertama sejak musim 2015 yang menyapu bersih kemenangan di semua sesi dalam satu seri balapan.

    “Kemenangan ini adalah sebuah kewajiban untuk didapat di kandang sendiri. Kenapa? Karena saya ingin bertarung untuk jadi juara dunia di kejuraan ini. Saya kini memimpin atas Alex (Marquez), terlebih lagi dari Pecco (Bagnaia),” ucap Marquez di Crash.

    (din/sfn)

  • Marquez Berpesta, Pecco Akhirnya Podium Juga

    Marquez Berpesta, Pecco Akhirnya Podium Juga

    Namun posisi ini sedikit berubah sejak lampu merah padam. Marc langsung meroket dan start dengan gemilang hingga mengamankan hole shot. Sementara Alex nempel di belakang kakaknya. Di urutan ketiga, menariknya ada Pecco Bagnaia yang tampil tangguh di awal lomba.

    Di lap-lap awal, Marc-Alex aman di posisi terdepan. Sementara Pecco ‘diserang’ duo KTM, Acosta dan Binder, yang juga tampil ngotot. Di urutan keenam, ada Morbidelli yang tampil kurang baik saat start.

    Fermin Aldeguer ada di urutan ketujuh dan ditempel ketat oleh Fabio Di Giannantonio hingga Fabio Quartararo. Lantas di urutan ke-10 ada Joan Mir.

    Hingga lap kelima, urutan terdepan tak berubah. Namun dramanya terjadi di posisi tiga ke bawah, di mana Acosta dan Binder bergantian menyerang Pecco untuk merebut posisi podium. Sementara Morbidelli di urutan keenam juga ikut menunggu peluang terbuka.

    Menariknya, di MotoGP Aragon 2025, Marc Marquez mencatatkan namanya sebagai pebalap dengan lap tercepat sepanjang sejarah. Ia memecahkan rekornya sendiri di 2022 lalu, sebelumnya 1:47.759 menjadi 1:47.428 di lap kelima, lalu menjadi 1:46. di tiga lap terakhir. Marc menggila.

    Masuk lap kesepuluh, gap antara Marc dengan Alex kian menjauh tembus 1,6 detik lebih. Alex seakan melambat untuk membuat kakaknya melenggang di depan, namun di sisi lain posisinya terancam direbut oleh Pecco.

    Drama terjadi di lap ke-12. Brad Binder yang sempat menjanjikan untuk posisi lima besar ternyata tak dapat menahan laju motornya saat hendak masuk ke tikungan ketiga. Pebalap asal Afrika Selatan ini crash dan membuat posisi kelima diamankan oleh Morbidelli.

    Bicara soal crash, sebelum kejadian Binder, Johann Zarco lebih dulu crash di lap-9 di tikungan ke-12. Selain itu, Fabio Quartararo juga crash di tikungan pertama usai menyelesaikan lap ke-13.

    Saat balap tersisa delapan lap lagi, Marc Marquez kian perkasa di depan. Gap-nya dengan Alex menjauh hingga 2,3 detik. Sementara itu, Pecco seakan siap menyergap Alex dengan gap kurang dari 0,5 detik.

    Di sisi lain, yang menarik dari MotoGP Aragon 2025 ini adalah melihat perjuangan Marco Bezzecchi. Pebalap tim Aprilia ini menunjukkan daya juang yang tinggi. Terbukti, Bezzecchi yang start dari posisi 20 bisa bertengger di urutan ke-9.

    Selain itu, Joan Mir juga tampil memukau. Start dari urutan ke-11, bertarung mempertahankan posisi, dan ia berhasil mengamankan posisi tujuh dengan motor Honda-nya.

    Drama seru tersaji pula di lap-lap akhir. Terjadi pertarungan sengit antara pebalap muda Aldeguer dengan pebalap ‘Timnas’ Pertamina Enduro VR46. Aldeguer tampil ngotot di tikungan hingga mencari momentum di trek lurus. Di sisi lain, Morbidelli masih perkasa untuk mengamankan posisinya.

    Namun tak banyak yang berubah dari posisi terdepan hingga bendera finish berkibar. Marc, Alex, Pecco dipastikan naik podium. Acosta di posisi keempat, Morbidelli di urutan kelima, dan Aldeguer yang tampil gemilang finish di urutan keenam.

    Kemenangan Marc Marquez di MotorLand Aragon ini kian membuatnya kokoh untuk duduk di takhta Aragon GP. Tampil cemerlang dari hari Sabtu, 7 kali juara di sini, dan memegang banyak rekor.

    Jangan lupa Marc adalah pebalap yang paling sering menang di Aragon, paling sering pole position, bahkan memecahkan lap tercepat. Enhorabuena, Marc!

  • Link Live Streaming MotoGP Aragon 2025

    Link Live Streaming MotoGP Aragon 2025

    Jakarta

    Link live streaming MotoGP Aragon 2025 tersedia untuk menyaksikan balapan malam ini, Minggu (8/6/2025), secara langsung dari Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol.

    Balapan utama MotoGP seri kedelapan musim ini dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB dan diprediksi akan berlangsung sengit hingga menentukan posisi pebalap teratas klasemen sementara.

    Namun sebelum menyaksikan aksi Marc Marquez cs memacu kuda besinya, detikers perlu tahu beberapa fakta soal Sirkuit MotorLand Aragon yang akan menjadi arena tarung rider unggulan di MotoGP musim ini.

    MotorLand Aragon dikenal sebagai salah satu sirkuit teknikal di Spanyol. Trek sepanjang 5,1 km ini menyajikan kombinasi tikungan cepat, area menanjak dan menurun, serta beberapa spot overtake yang menegangkan. Karakter ini menuntut skill tinggi dan strategi matang dari para pebalap.

    Di sirkuit yang terletak di kota Alcaniz, Spanyol ini, Marc Marquez tercatat menjadi rider yang paling banyak meraih podium tertinggi. MotoGP mencatat, Marc sudah 6 kali menjadi juara di sini, disusul oleh Casey Stoner dan Lorenzo yang sama-sama dua kali menjuarai MotoGP Aragon sepanjang masa.

    Marc juga menjadi pebalap tercepat di sirkuit ini. Ia hanya butuh waktu 01:45.801 dan top speed tembus 172,7 km per jam untuk mengukir namanya sebagai pemegang All Time Lap Record pada 2024 lalu.

    Namun yang menarik, Enea Bastianini pernah memecahkan rekor top speed di tahun 2022 lalu. Dengan motor Ducati-nya, Enea berhasil berlari hingga 354,1 km per jam. Menariknya, ia juga menjadi juara di MotoGP Aragon 2022 lalu.

    Nah! Setelah tahu peta pertarungan dan siapa pemegang rekor di MotorLand Aragon, tentu detikers semakin penasaran dengan hasil MotoGP Aragon 2025 nanti. Untuk itu, mari saksikan MotoGP malam ini melalui siaran live streaming.

    Link Live Streaming MotoGP Aragon 2025

    Balapan MotoGP Aragon 2025 dapat disaksikan melalui beberapa platform streaming resmi. Berikut daftar layanan yang menayangkan siaran langsung MotoGP malam ini:

    MotoGP.com (berlangganan)Vidio.com (berlangganan)Vision+ (berlangganan)Trans7 (gratis, melalui siaran langsung TV)

    detikers dapat memilih salah satu platform di atas untuk menyaksikan balapan secara legal dan resmi. Disarankan untuk memastikan koneksi internet stabil agar pengalaman menonton tidak terganggu.

    (mhg/rgr)

  • Ada Apa dengan Bagnaia?

    Ada Apa dengan Bagnaia?

    Jakarta

    Francesco ‘Pecco’ Bagnaia seakan belum menunjukkan tajinya di MotoGP musim 2025 ini. Bagnaia seperti kesulitan menunggangi motor Ducati di musim ini. Hal itu berbanding terbalik dengan rekan setimnya, Marc Marquez, yang bisa cepat beradaptasi.

    Di sesi Sprint Race MotoGP Aragon kemarin, Bagnaia belum juga menemukan ritmenya. Dia start dari posisi keempat, tapi turun ke posisi sembilan dan finis di urutan ke-12 yang membuatnya kehilangan poin.

    Di babak kualifikasi, Pecco memang tampil lumayan. Namun, rider asli Turin ini mengatakan bahwa ia tahu sebelum balapan ia akan kesulitan.

    “Saya sudah tahu pagi ini bahwa ini akan menjadi balapan yang sulit karena saya tidak nyaman dengan kecepatan itu. Saya mencoba untuk melaju lebih kencang di babak kualifikasi dan berhasil finis di posisi keempat, tetapi itu adalah risiko yang sangat besar. Secara keseluruhan, masalahnya adalah motornya masih memiliki banyak masalah di bagian depan, setangnya masih banyak terkunci, dan saya berada dalam situasi yang cukup sulit karena saya tidak dapat memacu,” kata Bagnaia dikutip Motosan.

    “Satu-satunya cara untuk menjaganya tetap stabil adalah dengan mengerem lebih awal dan membuka jalur. Di sisi lain, saya harus mengerem keras dan berbelok tajam, dan di bagian depan saya tidak memiliki perasaan, yang sudah kurang.”

    “Lintasannya memiliki cengkeraman yang sangat sedikit dan itu tidak membantu saya memaksimalkan sedikit yang saya miliki di depan. Saya tidak dapat membuat racing line saya, saya tidak dapat berkendara sebaik yang saya tahu, saya bahkan lebih jauh di belakang. Itu sulit,” sebut Bagnaia.

    Namun, juara dunia MotoGP dua kali itu tidak menyerah. Anak didik Valentino Rossi itu berusaha menemukan peningkatan kecil yang akan membawanya selangkah lebih maju.

    “Untuk saat ini kami tidak dapat menemukannya karena kami mencoba segalanya, apa pun, dan tidak ada solusi untuk saat ini. Saya tahu betul bahwa kita berbicara tentang detail kecil yang dapat membantu membuat perbedaan besar, seperti tahun-tahun sebelumnya, jadi saya mencari hal itu dan kami berusaha menemukannya, tetapi waktunya rumit,” sebut Pecco.

    “Saya mencoba melakukan segalanya, tetapi saya tidak bisa memaksakannya, saya mencoba untuk keluar, dan di depan motornya banyak menutup. Saya memiliki banyak understeer, itu sangat sulit. Saya mencoba untuk meniru dan mengerem di tempat yang sama dengan mereka di depan saya, tetapi saya mulai mengunci dan saya harus membuka jalur, dan saat itulah saya terjebak,” jelas Bagnaia yang tampak tidak nyaman dengan balapannya,” tuturnya.

    (rgr/mhg)

  • Jadwal MotoGP Aragon 2025 Hari Ini, Jangan Kelewat!

    Jadwal MotoGP Aragon 2025 Hari Ini, Jangan Kelewat!

    Jakarta

    MotoGP Aragon 2025 digelar malam ini, Minggu (8/6), di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol. Jangan sampai kelewat aksi seru Marc Marquez dkk. Berikut jadwal lengkap dan starting grid MotoGP Aragon 2025.

    Sebelum menyaksikan MotoGP Aragon 2025 nanti, pastikan kita mengetahui susunan starting grid-nya. Marc Marquez akan start dari pole position usai menjadi yang tercepat di sesi kualifikasinya.

    Tepat di belakangnya ada sang adik, Alex Marquez dari tim BK8 Gresini Racing. Di posisi ketiga ada Franco Morbidelli dari Pertamina Enduro VR46.

    Di urutan keempat ada Francesco ‘Pecco’ Bagnaia yang masih belum menemukan ritme balap terbaiknya. Lantas di urutan kelima starting grid MotoGP Aragon 2025 ini ada Pedro Acosta.

    Berikut daftar lengkap starting grid MotoGP Aragon 2025:

    Marc MarquezAlex MarquezFranco MorbidelliFrancesco BagnaiaPedro AcostaBrad BinderFermin AldeguerMaverick VinalesFabio QuartararoFabio Di GiannantonioJoan MirJohann ZarcoRaul FernandezJack MillerAlex RinsMiguel OliveiraEnea BastianiniAugusto FernandezLuca SavadoriMarco BezzecchiSomkiat Chantra

    Melihat dari hasil Sprint Race MotoGP Aragon 2025 kemarin (7/6/25), Marc Marquez tentu akan tampil ngotot untuk terus mencatatkan namanya sebagai pebalap yang paling sering menang di Sirkuit MotorLand Aragon. Namun ia perlu waspada dengan performa adiknya, Alex, yang juga tampil memukau di Sprint Race.

    Di sisi lain, pebalap muda Fermin Aldeguer juga tentu punya peluang untuk menjadi yang terbaik di depan publik Spanyol. Terbukti, sebagai rookie ia berhasil naik podium di Sprint Race Aragon 2025.

    Kejutan juga mungkin akan ditunjukkan oleh Pecco Bagnaia yang berhasrat untuk menjadi yang tercepat. Pasalnya, pebalap yang sempat pakai nomor start 1 ini seakan belum menunjukkan performa terbaiknya di beberapa seri terakhir.

    Setelah tahu peta persaingannya, kini detikers mesti menyiapkan waktu untuk menyaksikan aksi pebalap papan atas berlaga. Berikut jadwal MotoGP Aragon 2025:

    Jadwal MotoGP Aragon 2025 Hari Ini (Minggu, 8 Juni)

    MotoGP Warm Up: 14.40 – 14.50 WIB
    Moto3 Race: 16.00 WIB (17 Lap)
    Moto2 Race: 17.15 WIB (19 Lap)
    MotoGP Race: 19.00 WIB (23 Lap).

    (mhg/rgr)

  • Sprint Race MotoGP Aragon 2025: Marquez Juara, Bagnaia ke-12!

    Sprint Race MotoGP Aragon 2025: Marquez Juara, Bagnaia ke-12!

    Jakarta

    Sprint Race MotoGP Aragon 2025 telah selesai, Sabtu (7/6). Pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez keluar sebagai pemenang. Sementara Alex Marquez meraih posisi kedua dan Francesco Bagnaia ke-12!

    Ketika lampu start menyala, Alex Marquez langsung mengambil alih jalannya perlombaan. Kakak kandungnya, Marc Marquez yang start dari posisi pertama justru ‘terlempar’ ke urutan empat.

    Sepanjang putaran pertama, Alex Marquez terus dibuntuti Franco Morbidelli. Namun, memasuki putaran kedua, Marc Marquez mulai ‘panas’ dari mengambil alih posisi kedua untuk menantang langsung adiknya.

    Hasil Sprint Race MotoGP Aragon 2025 Foto: dok. Honda Racing Corporation

    Di saat bersamaan, pebalap Honda, Joan Mir mengalami crash setelah terlibat kontak dengan Jack Miller. Race director dikabarkan langsung melakukan investasi soal kecelakaan tersebut.

    Ketika balapan masuk lap kelima, persaingan di urutan terdepan hanya menyisakan Alex Marquez dan Marc Marquez. Setelah beberapa kali mendekat dan mengancam, The Baby Alien akhirnya mampu mengambil alih posisi pertama.

    Sementara Francesco Bagnaia yang start dari urutan keempat terus kedodoran sepanjang balapan. Bahkan, ketika balapan masuk lap ketujuh atau empat putaran lagi menjelang finis, murid Valentino Rossi tersebut ‘terlempar’ ke posisi ke-13.

    Ketika berada di depan, Marc Marquez benar-benar tak terbendung. Bahkan, dia mampu membuat gap atau jarak hampir 2 detik dari Alex Marquez di posisi kedua.

    Perubahan posisi di baris depan terjadi saat Franco Morbidelli disalip Fermin Aldeguer. Morbidelli harus ikhlas gagal meraih podium di Sprint Race MotoGP Aragon 2025.

    Berikut Hasil Sprint Race MotoGP Aragon 2025Marc MarquezAlex MarquezFermin AldeguerFranco MorbidelliPedro AcostaFabio DiggiaMaverick VinalesMarco BezzecchiBrad BinderRaul FernandezFabio QuartararoFrancesco BagnaiaJack MillerAlex RinsMiguel OliveiraJohann ZarcoEnea Bastianini

    (sfn/dry)

  • Link Live Streaming Sprint Race MotoGP Aragon 2025

    Link Live Streaming Sprint Race MotoGP Aragon 2025

    Jakarta

    Adakah dari detikers yang mencari link live streaming Sprint Race MotoGP Aragon 2025? Jika ada, yuk simak artikel berikut hingga selesai!

    Di zaman serba canggih seperti sekarang, menyaksikan MotoGP tak harus melalui TV, melainkan bisa lewat ponsel, tablet maupun laptop. Itulah mengapa, tak heran banyak penonton yang mencari link live streaming Sprint Race MotoGP Aragon 2025.

    Musim lalu, Sprint Race MotoGP Prancis dimenangkan Marc Marquez yang masih membela Gresini Ducati Racing. Ketika itu, The Baby Alien sukses mengalahkan Jorge Martin dan Pedro Acosta melalui pertarungan ketat.

    Link live streaming Sprint Race MotoGP Aragon 2025. Foto: dok. Ducati

    Musim ini, Marc Marquez mampu melibas enam kemenangan dari tujuh Sprint Race yang telah dijalaninya. Lantas, akankah dia kembali berjaya di balapan pendek kali ini? Biar tak penasaran, berikut kami rangkum link live streaming-nya!

    Link Live Streaming Sprint Race MotoGP Aragon 2025

    Sprint Race MotoGP Aragon 2025 disiarkan secara langsung melalui saluran Trans7. Namun, jika tak sempat menyaksikannya di televisi, kalian bisa menontonnya melalui layanan streaming.

    Sprint Race MotoGP Aragon 2025 ditayangkan secara streaming melalui sejumlah platform online, mulai dari laman resmi MotoGP hingga Vidio.com. Kalian tinggal membuka salah satu laman berikut untuk menyaksikannya.

    Jadwal MotoGP Aragon 2025

    Sabtu, 7 Juni 2025

    13:40-14:10 WIB: Moto3 Free Practice 214:25-14:55 WIB: Moto2 Free Practice 215:10-15:40 WIB: MotoGP Free Practice 215:50-16:05 WIB: MotoGP Qualifying 116:15-16:30 WIB: MotoGP Qualifying 217:50-18:05 WIB: Moto3 Qualifying 118:15-18:30 WIB: Moto3 Qualifying 218:45-19:00 WIB: Moto2 Qualifying 119:10-19:25 WIB: Moto2 Qualifying 220:00 WIB: MotoGP Sprint Race (11 Lap)

    Minggu, 8 Juni 2025

    14:40-14:50 WIB: MotoGP Warm Up16:00 WIB: Moto3 Grand Prix Race (17 Lap)17:15 WIB: Moto2 Grand Prix Race (19 Lap)19:00 WIB: MotoGP Grand Prix Race (23 Lap).

    (sfn/dry)

  • Ada Apa dengan Bagnaia?

    Francesco Bagnaia Jawab Rumor Disebut Pindah ke Yamaha Musim Depan

    Jakarta

    Francesco Bagnaia menjawab rumor yang beredar bahwa dirinya bakal hengkang ke Yamaha musim depan. Begini kata Bagnaia.

    Performa rider Ducati Francesco Bagnaia tengah menjadi sorotan. Terlebih usai kedatangan Marc Marquez sebagai rekan setimnya yang justru terlihat mendominasi di setiap balapan. Rumor pun bermunculan, salah satunya menyebut Bagnaia bakal gabung ke Yamaha musim depan. Padahal dia masih terikat kontrak dengan Ducati hingga akhir 2026.

    Media Italia menyebut, anak didik di akademi balap Valentino Rossi itu adalah impian sekaligus rider yang ideal buat Yamaha. Namun Bagnaia membantah rumor itu disela-sela wawancara MotoGP Aragon.

    “Itu saya tidak mengerti. Sebab, saat ada kontrak yang ditandatangani seperti yang saya bilang di Silverstone, saya tidak bakal melanggarnya. Ini hal yang tidak akan berubah di hidup saya,” kata Bagnaia dilansir Crash.

    “Saya ingin bertahan di Ducati, Ducati juga ingin saya di sini, sampai menyelesaikan kontrak dan juga berikutnya, jadi saya tidak tahu mengapa (muncul rumor pindah ke Yamaha),” lanjutnya lagi.

    Bagnaia tak menampik dirinya mendengar banyak rumor itu dan juga melihat banyak unggahan foto dirinya menggunakan seragam biru seperti punya Yamaha.

    “Itu benar kalau pebalap seperti saya yang sedang dalam masa sulit, mungkin orang mulai berpikir bahwa ‘dia akan pergi’. Tapi itu tidak akan terjadi pada saya,” tegasnya lagi.

    Sejak Marc Marquez berseragam Ducati merah, performa Bagnaia memang jadi sorotan. Dia sudah tiga kali terjatuh pada Sprint maupun balapan utama. Meski begitu, dia juga sudah mencatatkan empat kali berdiri di podium dari tujuh seri digelar. Di sisi lain, juara dunia dua kali itu tak menampik dirinya kesulitan dengan Ducati Desmosedici GP tunggangannya saat ini. Rekan setimnya Marc Marquez sedikit lebih baik, dari tujuh seri, Marquez lima kali berdiri di podium tiga besar.

    Di posisi klasemen sementara, Marquez juga unggul cukup jauh dari Bagnaia. Marquez yang bertengger di posisi puncak itu sudah menorehkan 196 poin. Sementara Bagnaia saat ini menghuni tempat ketiga dengan 124 poin atau selisih 72 poin dari sang pemuncak klasemen itu.

    (dry/din)