Tag: Mahathir Mohamad

  • Kronologi Megakorupsi 1MDB yang Disebut Bakal Mirip Danantara yang Diresmikan Prabowo Hari Ini

    Kronologi Megakorupsi 1MDB yang Disebut Bakal Mirip Danantara yang Diresmikan Prabowo Hari Ini

    PIKIRAN RAKYAT – Para pengamat mengkhawatirkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dapat mengalami nasib serupa dengan skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) di Malaysia, jika tidak dikelola dengan transparansi dan pengawasan yang ketat.

    Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mengumumkan bahwa sisa anggaran sebesar US$20 miliar atau sekitar Rp325 triliun dari penghematan anggaran akan dialokasikan ke Danantara.

    “(Hasil efisiensi sebesar US$20 miliar) ini akan kita serahkan ke Danantara untuk diinvestasikan,” ujar Prabowo.

    Pernyataan ini disampaikan dua minggu setelah pengesahan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang memunculkan kekhawatiran terkait independensi Danantara.

    Peneliti dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Wana Alamsyah, menyoroti adanya potensi korupsi dalam pengelolaan Danantara. Menurutnya, klausul dalam UU BUMN yang mengatur bahwa lembaga auditor hanya dapat memeriksa Danantara setelah mendapat persetujuan dari DPR berpotensi menghambat transparansi dan pengawasan independen.

    “Patut diduga ada upaya memproteksi Danantara agar tidak disentuh oleh lembaga penegak hukum dan lembaga auditor,” ujar Wana saat dihubungi BBC News Indonesia pada Selasa 18 Februari 2025.

    Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut dapat menjadikan Danantara sebagai objek yang rawan dikorupsi untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

    Hasil pemantauan ICW dari tahun 2016 hingga 2021 menunjukkan bahwa korupsi di lingkungan BUMN masih marak terjadi. Dalam periode tersebut, tercatat sekitar 119 kasus korupsi dengan total kerugian negara mencapai lebih dari Rp40 triliun.

    Menurut Wana, temuan ini menandakan bahwa tata kelola di BUMN masih belum optimal, sehingga pengawasan terhadap Danantara menjadi sangat penting agar tidak bernasib serupa dengan skandal 1MDB yang terjadi di Malaysia.

    Bagaimana kronologi kasus korupsi 1MDB yang menyeret mantan perdana Menteri Malaysia Najib Razak? Simak selengkapnya.

    Kronologi Megakorupsi 1MDB di Malayia

    Skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) menjadi salah satu kasus korupsi terbesar dalam sejarah Malaysia. Dengan dugaan penyalahgunaan dana mencapai US$4,5 miliar, kasus ini telah menyeret sejumlah nama besar, termasuk mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak. Berikut adalah kronologi lengkap dari kasus ini.

    2009: Pembentukan 1MDB

    Pada tahun 2009, Perdana Menteri Najib Razak membentuk 1MDB sebagai dana investasi pemerintah yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Malaysia. Dana ini dikembangkan dengan bantuan pakar keuangan Malaysia, Low Taek Jho atau Jho Low, yang kemudian memiliki peran besar dalam pengelolaan keuangan 1MDB.

    2013-2014: Penggalangan Dana dan Penyalahgunaan

    Antara 2009 hingga 2013, 1MDB berhasil mengumpulkan miliaran dolar melalui surat utang dan kemitraan investasi. Namun, Departemen Kehakiman AS mencatat bahwa dana tersebut tidak sepenuhnya digunakan untuk proyek pembangunan. Sebaliknya, sebagian besar dialihkan ke rekening bank di berbagai negara dengan skema perusahaan cangkang.

    2015: Terungkapnya Skandal

    Pada Agustus 2015, harian Wall Street Journal menerbitkan laporan yang menyebutkan bahwa dana sebesar US$700 juta dari 1MDB ditemukan dalam rekening pribadi Najib Razak. Hal ini memicu penyelidikan dari berbagai lembaga internasional, termasuk Departemen Kehakiman AS, Swiss, dan Singapura.

    2016: Penyitaan Aset dan Langkah Hukum

    Sejak Juli 2016, otoritas AS mulai mengajukan tuntutan hukum untuk menyita aset yang terkait dengan dana 1MDB, termasuk properti mewah di New York, Los Angeles, dan London. Beberapa aset lain yang diduga dibeli dengan dana ilegal ini adalah pesawat pribadi, lukisan Picasso yang diberikan kepada Leonardo DiCaprio, serta perhiasan yang diberikan kepada model Miranda Kerr.

    2017-2018: Dampak Politik dan Pemilu Malaysia

    Skandal 1MDB menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kekalahan Najib Razak dalam pemilu Malaysia pada Mei 2018. Mahathir Mohamad, yang sebelumnya keluar dari koalisi pemerintah, kembali mencalonkan diri sebagai perdana menteri dan berjanji untuk menyelidiki kasus ini.

    2018-2020: Penangkapan dan Persidangan

    Setelah kalah dalam pemilu, Najib Razak dan beberapa rekannya, termasuk Jho Low, menghadapi tuntutan hukum atas keterlibatan mereka dalam skandal ini. Pengadilan Malaysia kemudian menjatuhkan hukuman penjara terhadap Najib atas berbagai kasus korupsi yang berkaitan dengan 1MDB.

    Kasus ini menjadi pengingat penting bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia, untuk memastikan bahwa badan investasi seperti Danantara dikelola dengan transparansi dan akuntabilitas yang ketat. Dengan sistem pengawasan yang kuat, skandal seperti 1MDB dapat dicegah agar tidak terulang di masa depan.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Mahathir Mohamad Kembali Dirawat di RS

    Mahathir Mohamad Kembali Dirawat di RS

    Kuala Lumpur

    Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, yang berusia hampir 100 tahun kembali menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kali ini, Mahathir masuk rumah sakit karena mengalami infeksi saluran pernapasan.

    Diungkapkan ajudan Mahathir, seperti dilansir AFP, Rabu (16/10/2024), bahwa mantan PM Malaysia yang menjabat dua periode itu, terakhir kali dirawat di rumah sakit pada Juli lalu karena “batuk terus-menerus”.

    Pada Rabu (16/10), ajudan Mahathir mengumumkan bahwa sang mantan PM itu dirawat di Institut Jantung Nasional sejak Selasa (15/10) malam.

    “Alasannya seperti yang disampaikan pihak rumah sakit adalah karena ‘infeksi saluran pernapasan bagian bawah’,” ucap ajudan Mahathir, Sufi Yusoff, dalam pernyataannya.

    “Dia diperkirakan akan menerima perawatan selama beberapa hari ke depan,” imbuhnya.

    Mahathir baru saja menginjak usia 99 tahun pada Juli lalu.

    Dia mengalami sejumlah masalah jantung dalam beberapa tahun terakhir dan telah menjalani operasi bypass.

    Selain dirawat di rumah sakit pada Juli lalu, Mahathir sempat menjalani perawatan selama tiga bulan di rumah sakit pada awal tahun ini.

    Mahathir pernah dinobatkan sebagai pemimpin tertua di dunia setelah dua kali menjabat PM Malaysia. Dia pertama menjabat PM pada periode tahun 1981 hingga tahun 2003 silam.

    Dia kemudian kembali menjabat PM pada usia 92 tahun untuk periode tahun 2018 hingga tahun 2020 lalu.

    Simak: Mahathir Mohamad Puji Jokowi: Berjalan di Atas Sewajarnya

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Kala Mahathir Mohammad Diterpa Hoax Meninggal di Usia 99 Tahun

    Kala Mahathir Mohammad Diterpa Hoax Meninggal di Usia 99 Tahun

    Kuala Lumpur

    Kabar bohong alias hoax yang menyebut mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad meninggal dunia dalam usia 99 tahun beredar di media sosial. Mahathir sendiri terlihat menghadiri acara bersama Sultan Perak saat hoax itu beredar.

    Mahathir merupakan pria kelahiran 1925. Dia telah muncul dan mendominasi politik Malaysia sejak 1980-an. Mahathir merupakan salah satu sosok yang membuat perekonomian Malaysia bisa melesat.

    Dia pertama kali menjadi Perdana Menteri Malaysia pada 1981 dan terus berkuasa hingga 2003 atau sekitar 22 tahun.

    Mahathir kembali menjadi PM Malaysia lewat Pemilu tahun 2018. Saat itu, dia menjadi PM pada usia 92 tahun.

    Kena Hoax Meninggal Dunia

    Terbaru, nama Mahathir kembali ramai dibahas di media sosial. Pemicunya adalah pesan bohong yang berisi informasi soal meninggalnya Mahathir Mohamad.

    Dilihat detikcom, Minggu (29/9), sejumlah akun yang bercentang biru mengunggah kabar Mahathir meninggal dunia. Salah satunya yang mencuitkan hal itu ialah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Jimly Asshiddiqie.

    Namun, Jimly menghapus cuitannya itu dan mengunggah cuitan baru yang menyatakan cuitan sebelumnya salah. Dia memohon maaf atas kesalahan informasi yang diunggahnya.

    “Mohon maaf, ternyata berita tentang pak Mahathir meninggal, tidak benar. Saya baru dapat konfirmasi dari kantor PM Malaysia bahwa berita tsb tidak benar. Mohon maaf, twit sebelumnya mohon diabaikan,” tulis Jimly dalam akun X-nya.

    Jimly kemudian menjelaskan bahwa dirinya mendapat pesan terusan via WhatsApp yang berisi informasi soal wafatnya Mahathir. Jimly mengatakan dia baru mengecek setelah mengunggah informasi yang didapat dari pesan terusan itu ke akun X-nya.

    “Saya dapat kiriman berita tapi sesudah saya twit baru saya cek ke staf di kantor PM Malaysia, ternyata hoax, maka saya delete,” ujar Jimly menjelaskan alasannya soal cuitan tersebut.

    Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

    Mahathir Unggah Kegiatan di Akun Medsos

    Mahathir sendiri mengunggah kegiatan terbarunya di akun Intagram resminya, chedetofficial. Dia mengunggah foto dan video menghadiri peresmian gedung Medical Academies di Putrajaya, Malaysia, lewat story Intagramnya.

    “Officiating Ceremony of the Academy of Medicine of Malaysia’s New Premises graced by His Royal Highness Sultan Nazrin Muizzuddin Shah Ibni Almarhum Sultan Azlan Muhibbuddin Shah Al-Maghfur-Lah, Sultan of Perak Darul Ridzuan,” demikian tertulis dalam layar di panggung acara tersebut.

    Ada juga tulisan ’29th September 2024′ yang menandakan acara itu digelar pada Minggu (29/9). Mahathir terlihat mengenakan jas hitam.

    Dia tampak terlihat duduk di barisan. Mahathir duduk di sebelah kiri Sultan Perak.

    Mahathir juga mengunggah kegiatannya itu di akun X-nya. Dalam foto-foto yang diunggah, Mahathir terlihat hadir bersama istrinya, Siti Hasmah binti Mohd Ali.

    “Tun Dr Mahathir bin Mohamad and Tun Dr Siti Hasmah Binti Mohd Ali attended the Officiating Ceremony of the Academy of Medicine of Malaysia’s New Premises at Putrajaya this morning, Sunday, Sept 29, 2024,” tulis Mahathir di akun X-nya.

    Halaman 2 dari 2

    (haf/rfs)

  • PM Anwar Ibrahim Reshuffle Kabinet Malaysia, Tunjuk Menkeu-Menlu Baru

    PM Anwar Ibrahim Reshuffle Kabinet Malaysia, Tunjuk Menkeu-Menlu Baru

    Jakarta, CNN Indonesia

    Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim melakukan reshuffle atau perombakan kabinet pada Selasa (12/12) untuk pertama kalinya usai setahun menjabat.

    Anwar, yang juga merangkap Menteri Keuangan selain menjabat PM, menunjuk menteri keuangan kedua untuk membantunya. Posisi menteri keuangan kedua ini diduduki oleh Kepala Employees Provident Fund, Amir Hamzah.

    Amir Hamzah merupakan pendatang baru di kancah politik. Ia merupakan putra tertua dari mantan ketua Petronas dan presiden Azizan Zainul Abidin.

    Amir disebut mengalahkan nama-nama tenar lain, salah satunya Johari Abdul Ghani, veteran Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) yang disebut bakal menempati posisi tersebut. Johar sementara itu bakal menjabat dalam Kementerian Perindustrian dan Komoditas Perkebunan.

    Selain menunjuk menteri keuangan, Anwar juga mengganti Menteri Luar Negeri Malaysia, Zambry Abdul Kadir, dengan Mohamad Hasan, yang sebelumnya menduduki posisi Menteri Pertahanan.

    Menteri Pertahanan kini dipegang oleh Khaled Nordin, mantan menteri pendidikan tinggi. Posisi menteri pendidikan tinggi ini akan diduduki Zambry.

    Lebih lanjut, politisi Parti Amanah Negara (Amanah), Dzulkefly Ahmad, akan menduduki jabatan menteri kesehatan menggantikan Zaliha Mustafa.

    Zaliha akan memimpin Kementerian Wilayah Federal di bawah Departemen Perdana Menteri.

    Dzulkefly adalah ahli toksikologi yang populer selama menjabat menteri kesehatan. Dia memimpin respons awal Malaysia terhadap pandemi Covid-19.

    Anwar Ibrahim turut mengumumkan bahwa politisi Gabungan Rakyat Sabah, Armizan Mohd Ali, bakal menjadi Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Biaya Hidup baru, mengambil alih peran Salahuddin Ayub yang meninggal Juli lalu karena pendarahan otak.

    Armizan telah menjadi pelaksana tugas (plt) sejak Salahuddin meninggal dunia.

    Sementara itu, anggota parlemen Partai Aksi Demokratis (DAP), Steven Sim, yang kini menjabat wakil menteri keuangan dua dipromosikan menjadi Menteri Sumber Daya Manusia menggantikan V Sivakumar.

    Sivakumar yang merupakan wakil sekretaris jenderal DAP belakangan dituntut mundur buntut penangkapan sejumlah pengawal dan beberapa perwira senior di kementeriannya atas tuduhan korupsi.

    Dilansir dari Channel News Asia, Kementerian Komunikasi dan Digital sekarang juga akan dibagi menjadi dua. Anggota Parlemen (MP) DAP Gobind Singh akan berbagi tugas dengan petahana Parti Keadilan Rakyat, Fahmi Fadzil.

    Gobind adalah Menteri Komunikasi dan Multimedia selama pemerintahan Pakatan Harapan di bawah eks PM Mahathir Mohamad.

    (blq/dna/bac)

  • Tindakan AS yang Anti-Rusia Bikin Manusia ke Perang Dunia

    Tindakan AS yang Anti-Rusia Bikin Manusia ke Perang Dunia

    Kuala Lumpur

    Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad melontarkan komentar soal perang yang berlangsung di Ukraina, menyusul invasi Rusia setahun lalu. Mahathir menilai Amerika Serikat (AS) menyebabkan umat manusia menuju perang dunia dengan berkontribusi pada munculnya dua blok yang bermusuhan.

    Seperti dilansir kantor berita Rusia, TASS, Senin (8/5/2023), komentar Mahathir itu disampaikan dalam wawancara dengan media China berbahasa Inggris, Global Times. Wawancara itu membahas isu beragam mulai dari hubungan China dan AS hingga soal perang antara Rusia dan Ukraina yang terus berlanjut.

    Saat ditanya oleh Global Times soal seberapa besar kemungkinan perang di Ukraina berkembang menjadi perang dunia, Mahathir menilai perang itu sudah mempengaruhi seluruh dunia pada saat ini. Biaya hidup yang naik dan sulitnya pasokan biji-bijian dari Ukraina dinilai telah mempengaruhi banyak negara lainnya.

    “AS akan berusaha mengajak negara-negara lainnya untuk bergabung dalam aksi melawan Rusia, dan Rusia juga akan mencari negara-negara bersahabat yang akan mendukungnya,” sebut Mahathir (97) dalam wawancara tersebut.

    “Akan ada konfrontasi antara blok Timur dan blok Barat. Dan ini akan memicu eskalasi dan menjadi perang dunia,” ucapnya.

    Dalam wawancara itu, Mahathir lebih lanjut menilai bahwa undangan agar Ukraina bergabung dengan aliansi militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), yang dipimpin AS, sama saja sebagai provokasi untuk Rusia.

    “Undangan bagi Ukraina untuk bergabung dengan NATO adalah sebuah provokasi,” cetusnya.

  • Belum Tamat Ribut-ribut Anwar Ibrahim Vs Mahathir Mohamad

    Belum Tamat Ribut-ribut Anwar Ibrahim Vs Mahathir Mohamad

    Pernyataan Anwar yang Dipermasalahkan Mahathir

    Pernyataan yang dinilai Mahathir telah mencemarkan nama baiknya itu disampaikan Anwar dalam kongres nasional khusus Partai Keadilan Rakyat (PKR) pada 18 Maret 2023. Saat itu, Anwar bercerita soal seseorang yang menguasai sepenuhnya sumber daya Malaysia untuk diri sendiri dan keluarganya selama masa pemerintahan yang berlangsung 22 tahun dan 22 bulan.

    Anwar memang tidak menyebut nama dalam pernyataannya itu. Namun diketahui bahwa Mahathir menjabat PM Malaysia antara Juli 1981 hingga Oktober 2003 untuk periode pertama dan antara Mei 2018 hingga Februari 2020 untuk periode kedua.

    “Seseorang, setelah 22 tahun (dan) 22 bulan lagi berkuasa, meratapi bahwa orang Melayu telah kehilangan segalanya. Bagaimana tidak, jika Anda mengambil semuanya untuk keluarga dan anak-anak Anda. Sekarang ketika Anda kehilangan kekuasaan Anda, Anda ingin berbicara soal rakyat,” ucap Anwar dalam acara itu.

    Dalam forum itu, Anwar juga mengecam pihak-pihak yang disebutnya berusaha menciptakan perpecahan rasial. “Patriotisme, rasisme dan kefanatikan agama adalah perlindungan terakhir para bandit,” ucapnya.

    Anwar Siap Beri Bukti

    Terbaru, Anwar mengatakan dia siap menunjukkan bukti di balik tuduhannya bahwa Mahathir telah mengumpulkan kekayaan untuk memperkaya dirinya dan keluarganya.

    “Saya tidak ingin bertengkar. Dia (Mahathir) meminta bukti, dan saya akan menunjukkan bukti. Tidak masalah,” kata Anwar saat berdialog dengan para mahasiswa di sebuah universitas di Shah Alam, Malaysia.

    Anwar mengatakan dia tidak sepenuhnya menentang kepemimpinan Mahathir sebelumnya, tapi dia menambahkan bahwa kepemimpinannya memiliki pro dan kontra.

    Presiden PKR itu juga mengkritik Mahathir karena secara negatif melabeli orang Melayu sebagai ‘malas dan pelupa’. Dia mengatakan setiap ras memiliki sifat itu.

    “Itu tidak benar. Ras mana yang tidak memiliki orang malas atau pelupa? Setiap ras memilikinya,” cetus Anwar.

    “Orang Melayu telah melahirkan tokoh-tokoh besar, pemikir dan intelektual. Jangan melemparkan hinaan pada mereka,” kata Anwar.

    (haf/haf)

  • Tuduh Mahathir Perkaya Diri Sendiri, Anwar Siap Tunjukkan Bukti !

    Tuduh Mahathir Perkaya Diri Sendiri, Anwar Siap Tunjukkan Bukti !

    Jakarta

    Ribut-ribut antara Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim dan mantan PM Mahathir Mohamad terus berlanjut. Yang terbaru, Anwar mengatakan dia siap menunjukkan bukti di balik tuduhannya bahwa Mahathir telah mengumpulkan kekayaan untuk memperkaya dirinya dan keluarganya.

    “Saya tidak ingin bertengkar. Dia (Mahathir) meminta bukti, dan saya akan menunjukkan bukti. Tidak masalah,” kata Anwar saat berdialog dengan para mahasiswa di sebuah universitas di Shah Alam, Malaysia.

    Mahathir baru-baru ini memberi Anwar waktu hingga 17 April untuk menanggapi somasinya untuk membuktikan klaim bahwa dia telah mengumpulkan kekayaan untuk memperkaya dirinya sendiri selama menjadi perdana menteri.

    Mahathir mengacu pada pernyataan Anwar dalam pidato kebijakannya di kongres nasional khusus Partai Keadilan Rakyat (PKR) pada 18 Maret lalu.

    Saat itu, tanpa menyebut nama, Anwar dalam acara politik itu menyinggung soal seorang mantan pemimpin — dalam dua masa jabatannya sebagai PM Malaysia selama ’22 tahun dan 22 bulan (lainnya) — telah menggunakan jabatannya untuk memperkaya diri sendiri, keluarga dan anak-anaknya.

    Mahathir menjabat PM Malaysia antara Juli 1981 hingga Oktober 2003 untuk periode pertama dan antara Mei 2018 hingga Februari 2020 untuk periode kedua.