Bahlil soal Pertemuan dengan Dasco, Cak Imin, dan Zulhas: Diskusi Kebangsaan
Tim Redaksi
BOGOR, KOMPAS.com
– Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkap bocoran pembahasan saat bertemu tiga ketua partai politik, pada Minggu (28/12/2025) lalu.
Menurut Bahlil, pertemuannya dengan Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Ketua Harian
Partai Gerindra
Sufmi Dasco Ahmad, itu dalam rangka silaturahmi.
“Silaturahmi,” ungkap Bahlil, singkat di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Saat ditanya soal adanya pembahasan terkait wacana Pilkada tidak langsung atau via DPRD, Bahlil enggan menegaskan secara jelas.
Namun, ia memastikan isi pertemuan itu sekaligus membahas sejumlah
agenda kebangsaan
.
“Ya silaturahmi salah satu di antaranya kami melakukan diskusi-diskusi untuk kebangsaan, agendanya agenda kebangsaan,” paparnya singkat.
Diketahui, Bahlil, Dasco, Cak Imin, dan Zulhas berlangsung, pada Minggu (28/12/2025) lalu.
Foto pertemuan itu sempat disebarkan oleh politikus
Golkar
Arief Rosyid Hasan ke awak media pada keesokan harinya.
Dari foto yang dibagikan tampak Dasco, Bahlil, Zulhas, Cak Imin duduk bersama di sebuah ruang tamu.
Foto selanjutnya menampilkan hanya Zulhas, Cak Imin, dan Bahlil yang berfoto bersama sambil berpegangan tangan.
Arief menyebut, mereka bertemu di rumah Bahlil, di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan.
“Silaturahim elite partai politik di kediaman Ketum Golkar,” ujar Arief, kepada Kompas.com, Senin (29/12/2025).
Menurut Arief, keempat sosok tersebut bertemu dalam rangka memperkuat koalisi.
“Silaturahmi dan diskusi untuk memperkuat koalisi dan membahas beberapa agenda politik ke depan,” imbuh dia.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: M Arief Rosyid Hasan
-

Arief Rosyid Pasang Badan untuk Bahlil: Jangankan Benar, Salah Pun Harus Kita Bela
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Muhammad Arief Rosyid Hasan, pasang badan membela Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dari berbagai isu yang belakangan beredar.
Arief menegaskan, isu-isu yang menyerang Bahlil menurutnya tidak berdasar.
“Menurut saya sih isu-isu yang ada di luar itu ya enggak ada apinya. Apa yang dilakukan oleh kanda Bahlil Lahadalia itu menjaga presiden dan dia adalah benteng,” ujar Arief, dikutip pada Minggu (4/1/2026).
Ia menekankan kedekatan relasi antara Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil tidak bisa dipisahkan. Apalagi jika dilihat dari peran strategis Bahlil di pemerintahan.
“Ya makanya kan bagaimana eratnya relasi antara presiden dan dia. Beliau itu sehari bisa tiga kali sama presiden,” katanya.
Bahkan, Arief menyebut Bahlil sebagai sosok menteri yang memiliki akses komunikasi sangat dekat dengan Presiden.
“Kalau beliau telepon presiden, mungkin satu-satunya menteri yang manggilkan kanda Presiden ya Bahlil Lahadalia,” sebutnya.
Namun, Arief menepis anggapan bahwa kedekatan dengan kekuasaan dimanfaatkan Bahlil untuk kepentingan pribadi.
“Tapi apakah kekuasaan itu dipacu untuk memperkaya dirinya?” ucap Arief mempertanyakan.
Ia justru menegaskan bahwa gaya hidup Bahlil tetap sederhana meskipun dikelilingi fasilitas mewah.
“Saya tiap makan siang rasa-rasanya makanan itu enggak pernah berubah. Papeda aja sama ikan kuah kulit,” ungkapnya.
Dikatakan Arief, Bahlil bisa saja menikmati fasilitas mewah jika mau, namun memilih tetap hidup apa adanya.
“Kalau dia mau makan di Jepang yang paling mahal itu dia bisa aja, tapi hidupnya enggak berubah,” imbuhnya.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457481/original/075083300_1767002306-IMG_3136.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Terungkap, Pertemuan Cak Imin, Dasco, Zulhas dan Bahlil Bahas Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
Dalam foto yang dibagikan oleh politikus Golkar Arief Rosyid Hasan, Zulhas, sapaan populer Zulkfli Hasan, duduk di sebelah Bahlil, dan tepat di depan Dasco. Sementara itu, Muhaimin Iskandar duduk di sebelah Dasco, dan tepat berada di depan Bahlil.
“(Pertemuan) silaturahmi dan diskusi untuk memperkuat koalisi dan membahas beberapa agenda politik ke depan,” kata Arief Rosyid kepada wartawan, Senin (29/12/2025).
Meski demikian, Arief tidak dapat mengungkap “agenda politik ke depan” yang dibahas dalam pertemuan antara ketua umum-ketua umum partai tersebut.
Diketahui, Golkar, PAN, PKB, dan Gerindra saat ini tergabung dalam koalisi partai pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang mana merupakan Ketua Umum DPP Partai Gerindra.
Dalam koalisi itu, ada pula Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora Indonesia, PSI, Partai Garuda, PRIMA, dan satu partai lokal yaitu Partai Aceh.
-

Dasco, Bahlil, Cak Imin, dan Zulhas Bertemu Gagas Koalisi Permanen, Demokrat Tak Nampak
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) melakukan pertemuan pada Minggu (28/12/2025).
Berdasarkan foto yang dikirim politikus Golkar Arief Rosyid Hasan, tampak Dasco, Bahlil, Cak Imin, dan Zulhas duduk bersama di sebuah ruang tamu.
Foto selanjutnya menampilkan hanya Zulhas, Cak Imin, dan Bahlil yang berfoto bersama sambil berpegangan tangan. Arief menyebut mereka bertemu di rumah dinas Bahlil di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan.
“Silaturahim elite partai politik di kediaman Ketum Golkar,” kata Arief kepada wartawan, Senin (29/12/2025).
Menurut Arief, keempat sosok tersebut bertemu dalam rangka memperkuat koalisi.
Kendati demikian, saat ditanya lebih jauh perihal isi pertemuan, Arief belum berkomentar. “Silaturahmi dan diskusi untuk memperkuat koalisi dan membahas beberapa agenda politik ke depan,” jelas Arief.
Diketahui, salah satu hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar Tahun 2025 adalah pembentukan Koalisi Permanen yang diusulkan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.
Sebelumnya Politisi Golkar, Ilham Permana mengatakan stabilitas politik menjadi kunci agar kebijakan strategis pemerintah tidak terus terganggu oleh fragmentasi kepentingan elektoral.
“Koalisi permanen adalah jawaban atas politik yang terlalu transaksional. Dengan dukungan politik yang stabil di parlemen, pemerintah bisa bekerja lebih cepat dan konsisten,” ujarnya.
-

Arief: Prabowo kedepankan regenerasi kepemimpinan kepada generasi muda
“Keberpihakan Presiden Prabowo terhadap generasi muda adalah bukti komitmen beliau dalam membangun bangsa yang tangguh dan berdaya saing,”
Jakarta (ANTARA) – Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta Prabowo-Gibran Arief Rosyid Hasan menilai Presiden Prabowo Subianto sangat mengedepankan regenerasi kepemimpinan kepada kalangan anak muda demi kemajuan bangsa.
Hal tersebut, kata Arif, terlihat dari banyaknya kalangan anak muda yang dirangkul Prabowo masuk ke dalam pemerintahan.
“Keberpihakan Presiden Prabowo terhadap generasi muda adalah bukti komitmen beliau dalam membangun bangsa yang tangguh dan berdaya saing,” kata Arief dalam siaran pers resmi yang diterima Antara di Jakarta.
Arief pun memberi contoh yakni ketika Prabowo melantik para pejabat negara pada Rabu (8/10) di Istana Negara. Sejumlah tokoh muda dipilih Presiden untuk mengisi posisi strategis, di antaranya Aminuddin Ma’ruf, Tedi Bharata, Dirgayuza Setiawan, Billy Mambrasar, dan dr. Irene.
Pelantikan para pejabat baru ini melengkapi barisan tokoh muda yang lebih dulu membantu Presiden Prabowo seperti Teddy Indra Wijaya, Sudaryono, Angga Raka Prabowo, Dyah Roro Esti, Raffi Ahmad, hingga Dzulfikar Tawalla, dan beberapa nama lain.
Mereka, menurut Arief, adalah talenta muda cemerlang yang berada di posisi strategis untuk memastikan capaian pembangunan bangsa ke depan.
“Langkah ini juga menjadi investasi jangka panjang dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan nasional,” ujar Arief.
Arief menambahkan, kehadiran generasi muda juga dapat memperkuat jembatan antar generasi sehingga dapat terbentuk kolaborasi antara tokoh muda dan tokoh-tokoh senior yang telah memiliki banyak pengalaman mengurus negara.
Dengan semakin banyaknya keterlibatan kalangan anak muda dalam pemerintahan Prabowo, Arief yakin jalan Indonesia menjadi negara maju di momen bonus demografi Indonesia Emas 2025 semakin terbuka lebar.
“Presiden Prabowo memberi contoh nyata bahwa bangsa besar ini akan terus tumbuh jika senior dan junior berjalan beriringan dalam mewujudkan Visi Presiden yakni bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Arief.
Pewarta: Walda Marison
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5308837/original/065177400_1754556788-WhatsApp_Image_2025-08-07_at_08.46.18.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kader Muda Golkar Luncurkan Buku untuk Bahlil Lahadalia di Tugu AMPI – Page 3
Sementara itu, Ketua DPD AMPI Jawa Timur, Junartha Yusuf, menegaskan bahwa AMPI akan terus menjadi ruang penggemblengan bagi anak muda untuk tumbuh sebagai pemimpin masa depan.
“Peluncuran buku ini membuktikan bahwa kader muda kita punya kualitas dan arah. AMPI akan terus menjadi kawah candradimuka bagi pemuda Indonesia,” katanya.
Peluncuran buku ini juga dianggap sebagai tanda kebangkitan gelombang muda Partai Golkar, yang tak sekadar menjadi pelengkap, tetapi turut menyumbangkan gagasan dan arah perubahan untuk masa depan partai.
Buku tersebut ditulis oleh sejumlah kader muda Golkar yang pernah aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan, seperti Muhammad Arief Rosyid Hasan, Robaytullah Jaya Kusuma, Jefrie Gultom, Ari Sutrisno, Adlin Panjaitan, Phirman Reza, dan Kaharudin HSN DM.
-

Kader muda luncurkan buku reflektif untuk Ketua Umum Golkar
“Kita hadir di Tugu AMPI, tempat yang bersejarah. Buku ini menjadi persembahan istimewa untuk Bang Bahlil. Seperti pesan Pak Prabowo, politisi sejati adalah pejuang, bekerja untuk kemaslahatan dan kemajuan bangsa,”
Surabaya (ANTARA) – Kader muda Partai Golkar meluncurkan sebuah buku reflektif berjudul “Menjaga Nurani Menata Negeri: Persembahan Kader Muda Kepada Sang Ketua,” di Tugu AMPI, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis.
Wakil Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Muhammad Arief Rosyid Hasan mengatakan, peluncuran buku ini bukan sekadar acara seremoni, melainkan bagian dari komitmen politik jangka panjang.
“Kita hadir di Tugu AMPI, tempat yang bersejarah. Buku ini menjadi persembahan istimewa untuk Bang Bahlil. Seperti pesan Pak Prabowo, politisi sejati adalah pejuang, bekerja untuk kemaslahatan dan kemajuan bangsa,” kata Arief melalui keterangan yang diterima di Surabaya.
Peluncuran buku ini menjadi bagian dari persembahan spesial dalam rangka menyambut ulang tahun Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Buku tersebut merupakan simbol dedikasi, loyalitas, serta refleksi ideologis kader muda Golkar terhadap sosok Bahlil yang dinilai sebagai teladan perjuangan politik dari kalangan bawah hingga mencapai posisi pemimpin nasional.
Senada dengan itu, Ketua DPD AMPI Jawa Timur Junartha Yusuf menegaskan bahwa AMPI akan terus menjadi ruang kaderisasi dan penggemblengan bagi pemuda-pemuda Golkar yang siap tampil sebagai pemimpin masa depan.
“Peluncuran buku ini membuktikan bahwa kader muda kita punya kualitas dan arah. AMPI akan terus menjadi kawah candradimuka bagi pemuda Indonesia,” ujarnya.
Momentum peluncuran buku ini juga sebagai penanda bangkitnya gelombang kader muda di tubuh Partai Golkar yang siap menanamkan akar kuat demi memperkokoh pohon beringin.
Buku setebal 195 halaman tersebut ditulis oleh sejumlah kader muda Partai Golkar yang berasal dari eks organisasi Cipayung dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Pewarta: Willi Irawan/Faizal Falakki
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
-

Arief Rosyid siap dukung pemerintah melalui Partai Golkar
“Mohon doa dari seluruh sahabat, saudara, dan para senior agar istiqomah dalam berkontribusi untuk umat dan bangsa,”
Jakarta (ANTARA) – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta Prabowo-Gibran, Arief Rosyid Hasan siap mendukung program-program pemerintah dengan bergabung ke Partai Golongan Karya (Golkar) per Sabtu (28/6).
Pria yang akrab disapa Arief ini membulatkan diri bergabung untuk masuk partai koalisi pemerintah itu demi berkontribusi dalam memajukan bangsa.
“Mohon doa dari seluruh sahabat, saudara, dan para senior agar istiqomah dalam berkontribusi untuk umat dan bangsa,” kata Arief saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Selain karena ingin berkontribusi kepada bangsa dan negara, Arief mengaku alasan lain bergabung dengan Golkar juga karena terinspirasi dengan sosok sang ketua umum Bahlil Lahadalia.
“Salah satunya terinspirasi dari sosok Ketua Umum Bahlil Lahadalia yang bukan siapa-siapa tapi mampu memuncaki karir sebagai pejuang politik,” jelas Arief.
Latar belakang Arief yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) 2013-2015 juga menjadi faktor pendorong dirinya masuk ke Partai Golkar.
“Secara historis saya dibesarkan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), salah satu organisasi pendiri Sekber Golkar pada tahun 1964,” jelas Arief.
Arief berharap dengan bergabung ke Partai Golkar, dirinya bisa lebih maksimal dalam mendukung program partai dan program pemerintah yang saat ini sedang berjalan.
Pewarta: Walda Marison
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
/data/photo/2026/01/07/695dca3720a4d.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4747300/original/076018100_1708388587-41c140bd-f21e-4fb4-b777-bca996d8cc43.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
