Tag: Lula da Silva

  • Prabowo Undang Presiden Brasil ke Indonesia, Ingin Rayakan Ulang Bersama Oktober 2025 – Page 3

    Prabowo Undang Presiden Brasil ke Indonesia, Ingin Rayakan Ulang Bersama Oktober 2025 – Page 3

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menemui Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Kepresidenan Brasil, Brasilia, Rabu (9/7/2025) waktu setempat. Kedatangan Prabowo disambut upacara kenegaraan kepala negara.

    Berdasarkan pantauan dari Youtube Sekretariat Presiden, sejumlah pasukan berkuda menyambut Prabowo sambil membawa bendera merah putih. Setelah turun dari mobil, Prabowo juga disambut oleh pasukan jajar kehormatan yang berbaris rapi.

    Prabowo tampak melewati pasukan jajar kehormatan sambil memberi salam hormat. Kemudian, Prabowo diajak masuk ke halaman Istana Kepresidenan Brasilia untuk bertemu Presiden Lula.

    Presiden Lula pun langsung menyambut hangat kedatangan Prabowo. Kedua pemimpin negara itu bersalaman dan saling berpelukan.

    Prabowo lalu mengikuti prosesi upacara kenegaraan, dimana lagu Indonesia dan Brasil dikumandangkan. Setelahnya, kedua pemimpin negara memasuki Istana untuk memperkenalkan delegasi masing-masing

    Prabowo tampak didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

    Selanjutnya, Prabowo dan Presiden Lula berjalan menuju balkon Istana sambil berbincang. Dari balkon, mereka memandangi pasukan yang tengah berparade di jalan.

  • Akui Contoh Brasil, Prabowo: Kami Menjalankan Program Ambisius, Makan Bergizi Gratis
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        10 Juli 2025

    Akui Contoh Brasil, Prabowo: Kami Menjalankan Program Ambisius, Makan Bergizi Gratis Nasional 10 Juli 2025

    Akui Contoh Brasil, Prabowo: Kami Menjalankan Program Ambisius, Makan Bergizi Gratis
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com-
    Presiden
    Prabowo Subianto
    mengakui bahwa program
    makan bergizi gratis
    (
    MBG
    ) mencontoh program makan siang gratis untuk anak-anak sekolah Brasil yang disebut Programa Nacional de Alimentação Escolar (PNAE).
    Hal ini disampaikan Prabowo di hadapan Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva seusai pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Brazil Palácio do Planalto, Brasilia, Brazil, Rabu (9/7/2025).
    “Kami dengan jujur mengatakan kami menjadikan program (PNAE) Anda sebagai
    role model
    dan kami saat ini menjalankan program ambisius makan siang bergizi gratis untuk anak-anak dan ibu hamil di Indonesia,” kata Prabowo, Rabu, dikutip dari
    Antara
    .
    Prabowo kemudian menyatakan bahwa program MBG Berjalan sesuai sesuai target, yang mana target akhirnya ada 82,9 juta orang di Indonesia akan menerima makan bergizi gratis per harinya pada Desember 2025.
    Sementara itu, program makan siang bergizi gratis untuk anak-anak sekolah di Brasil diterapkan sejak 1955 dan pada tahun ini program itu telah berjalan selama 70 tahun.
    Di Brasil, program itu dibiayai oleh Badan Pembiayaan Nasional untuk Pengembangan Pendidikan (FNDE), lembaga yang bernaung di bawah Kementerian Pendidikan.
    Program tersebut saat ini memberikan makan siang bergizi gratis kepada 40 juta anak-anak sekolah di 155.000 sekolah negeri di seluruh daerah Brazsil dengan anggaran mencapai 5,5 miliar BRL atau sekitar Rp16,3 triliun pada 2024.
    Dalam pertemuan bilateral, kedua pemimpin membahas peningkatan kerja sama di berbagai sektor, antara lain, energi bersih, perdagangan dan investasi, pertahanan.
    Prabowo dan Lula da Silva juga membicarakan isu-isu global terkait solusi damai antara Rusia-Ukraina dan solusi dua negara Israel-Palestina.
    “Brasil adalah negara yang besar, dengan populasi yang besar dengan ekonomi yang kuat dan saya yakin akan memainkan peran lebih untuk memimpin dan saya pikir, kita harus menggabungkan upaya bersama, menggabungkan suara kita bersama untuk mereformasi (PBB dan tata kelola global) bersama negara-negara lain seperti India, Afrika Selatan, Mesir, Nigeria, Jerman, Jepang, dan Meksiko,” kata Prabowo.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Prabowo Sebut RI-Brasil Ingin Kolaborasi Bikin Rudal dan Kapal Selam

    Prabowo Sebut RI-Brasil Ingin Kolaborasi Bikin Rudal dan Kapal Selam

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Brasilia, Brasil. Prabowo mengatakan dua negara menginginkan kolaborasi menciptakan rudal dan kapal selam.

    Hal itu disampaikan Prabowo usai melakukan pertemuan dengan Presiden Lula di Istana Palácio do Planalto, Brasilia, Rabu (9/7/2025). Prabowo menyebut RI dan Brasil menjalin kerja sama berbagai bidang, salah satunya pertahanan.

    “Kami ingin melaksanakan perjanjian kerja sama pertahanan Indonesia-Brasil dan angkatan bersenjata kami telah menggunakan banyak produk dan alutsista Anda,” kata Prabowo, dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden (Setpres) RI.

    Prabowo mengatakan kerja sama pertahanan yang dilakukan RI dan Brasil akan terus dilanjutkan. Dia menyebut dua negara akan melakukan produksi alutsista bersama.

    “Saya rasa kami ingin melanjutkan kerja sama ini melalui produksi bersama dan transfer teknologi bersama,” ujar dia.

    Prabowo menyebut RI dan Brasil juga akan menggelar latihan militer gabungan. Di samping itu juga berkolaborasi membangun teknologi sistem rudal dan kapal selam.

    (fca/fca)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Prabowo dan Presiden Brasil Bahas Gaza, Dorong Two State Solution

    Prabowo dan Presiden Brasil Bahas Gaza, Dorong Two State Solution

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan menemui Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Brasilia, Brasil. Prabowo mengungkapkan dirinya dan Presiden Lula sepakat mendukung gencatan senjata dan solusi dua negara (two-state solution) untuk Palestina.

    Hal itu disampaikan Prabowo usai melakukan pertemuan dengan Presiden Lula di Istana Palácio do Planalto, Brasilia, Rabu (9/7/2025). Prabowo menghargai sikap Brasil tersebut.

    “Dan di Timur Tengah, kami benar-benar menghormati sikap kuat Anda dalam keperluan untuk penyelamatan segera, penyelamatan di Gaza dan juga yang satu-satunya penyelesaian adalah two state solution dan kami benar-benar menghormati sikap kuat Anda dalam hal ini,” kata Prabowo, dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden (Setpres) RI.

    Secara lebih luas, Prabowo mengaku membicarakan sikap dalam menghadapi situasi geopolitik dunia dengan Presiden Lula. Prabowo menyinggung konflik Rusia dan Ukraina.

    “Dalam situasi geopolitik internasional, kami sepenuhnya sejalan dengan pemikiran Presiden Lula dan saya sangat berharap kita akan mengoordinasikan beberapa inisiatif yang perlu kita ambil. Misalnya, Anda benar sekali, kita harus memenuhi tanggung jawab kita untuk mencoba mencapai terobosan dalam konflik di Ukraina dan juga di Timur Tengah,” kata Prabowo.

    Prabowo mengaku sepakat dengan pemikiran Presiden Brasil akan perlunya sikap kompak dari berbagai negara untuk menghentikan konflik itu. Dia menegaskan RI dan Brasil terus berupaya mendorong gencatan senjata secepatnya dalam konflik Rusia dan Ukraina.

    (fca/fca)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Prabowo Sambut Presiden Brasil Akan Bawa Ratusan Pengusaha saat Kunjungi RI

    Prabowo Sambut Presiden Brasil Akan Bawa Ratusan Pengusaha saat Kunjungi RI

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto menyatakan antusiasme rencana kunjungan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva ke Indonesia. Prabowo pun menyambut baik rencana Presiden Lula akan membawa ratusan pengusaha Brasil saat mengunjungi RI.

    “Kami sangat menyambut baik rencana Anda untuk membawa beberapa ratus pengusaha Brasil saat berkunjung ke Indonesia,” ujar Prabowo usai pertemuan bilateral dengan Lula di Istana Palácio do Planalto, Brasilia, dikutip Tim Media Presiden, Rabu (9/7/2025).

    Prabowo menilai langkah itu dapat mendorong kerja sama konkret dalam waktu dekat, terutama di bidang perdagangan dan investasi. “Dengan demikian, kita bisa mendapatkan kerja sama nyata secepat mungkin,” lanjutnya.

    Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Brasil memiliki banyak kesamaan kepentingan dan potensi besar untuk memperkuat hubungan ekonomi. Ia menyebut kedua negara sama-sama besar, memiliki populasi tinggi, serta kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang luar biasa.

    “Kita sering menandatangani berbagai perjanjian kerja sama, tapi kemudian hanya berhenti sebagai dokumen tertulis. Kini, kita merasa memiliki banyak kepentingan bersama dan sumber daya yang bisa benar-benar saling menguntungkan,” tutur Prabowo.

    Ia juga mengungkapkan kekagumannya atas kemajuan Brasil dalam sektor pertanian dan bioenergi, serta menyampaikan keinginan Indonesia untuk belajar dari pengalaman Brasil.

    Prabowo pun mengapresiasi Lula yang menyambut baik permintaan Indonesia untuk mengirim lebih banyak tim teknis guna mempelajari inovasi dan teknologi pertanian Brasil.

    “Presiden Lula dan para menterinya telah dengan baik hati menerima permintaan kami untuk mengirim lebih banyak tim teknis kami mempelajari inovasi dan modernisasi Anda serta teknologi Anda di sini,” katanya.

    “Kami akan menyiapkan pesta ulang tahun yang sangat meriah untuk Anda di Jakarta,” pungkas Prabowo, mengacu pada ulang tahun ke-80 Lula yang jatuh pada Oktober.

    (fca/fca)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Akhiri kunjungan di Brasil, Prabowo bertemu Lula di Istana Planalto

    Akhiri kunjungan di Brasil, Prabowo bertemu Lula di Istana Planalto

    Brasilia, Brasil (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto mengakhiri rangkaian kunjungan kenegaraannya ke Brasil dengan menggelar pertemuan bilateral bersama Presiden Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Presiden, Brasilia, Rabu.

    Pertemuan penting di Istana Planalto menjadi agenda tambahan dari kunjungan ke Brasil, usai KTT BRICS Rio De Janeiro 6-7 Juli 2025, dalam rangka mempererat hubungan antara Republik Indonesia dan Brasil.

    Presiden Prabowo Subianto tiba di lokasi bersama sejumlah delegasi Indonesia, yakni Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, hingga Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir.

    Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo akan diawali dengan upacara penyambutan resmi pada pukul 10.30 waktu setempat. Presiden disambut oleh Kepala Protokol Negara Brasil, sebelum kemudian melaksanakan inspeksi pasukan dan melewati jajar kehormatan bersama Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva.

    Upacara diwarnai dengan pengibaran bendera Merah Putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti pengibaran bendera Brasil.

    Setelah sesi foto keluarga kenegaraan, kedua pemimpin negara memasuki Istana Planalto untuk sesi perkenalan delegasi masing-masing.

    Kemudian, Presiden Prabowo menyaksikan parade militer dari balkon istana didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

    Sementara itu, para menteri pendamping diarahkan menuju ruang pertemuan bilateral di lantai tiga istana.

    Agenda dilanjutkan dengan pertemuan tête-à-tête antara Presiden Prabowo dan Presiden Lula da Silva, sebelum keduanya memberikan pernyataan pers bersama.

    Setelah rangkaian seremoni selesai, delegasi Indonesia dijadwalkan menghadiri jamuan makan siang di sekitar kompleks istana.

    Presiden Prabowo dan delegasi dijadwalkan akan meninggalkan Brasilia pada Rabu sore, untuk melanjutkan agenda diplomasi ke negara lain.

    Pewarta: Andi Firdaus
    Editor: Azhari
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prabowo Temui Presiden Brasil Lula Hari Ini, Bahas Perdagangan-Investasi

    Prabowo Temui Presiden Brasil Lula Hari Ini, Bahas Perdagangan-Investasi

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva hari ini di Istana Kepresidenan Brasil, Brasilia. Pertemuan bilateral ini menjadi salah satu agenda penting kunjungan kenegaraan Prabowo ke Brasil sejak 6 Juli lalu untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 di Rio de Janeiro.

    Prabowo bertolak ke Brasilia pada Senin (7/7/2025) sore waktu setempat. Dalam keterangan resmi Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Brasil sekaligus menjajaki potensi kerja sama konkret di berbagai bidang.

    Kunjungan ini juga disebut sebagai bukti keseriusan diplomasi Presiden Prabowo untuk memperluas jaringan kerja sama Indonesia dengan negara-negara global south, khususnya kawasan Amerika Latin yang punya potensi besar.

    “Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kemitraan strategis di antara kedua negara serta memperluas dan menjajaki potensi kerja sama konkret antara Indonesia dan Brasil di berbagai bidang,” tulis BPMI dalam keterangannya, dikutip Rabu (9/7/2025).

    Indonesia dan Brasil sendiri telah menjalin hubungan diplomatik lebih dari 70 tahun dan menjadi mitra dagang utama Indonesia di kawasan Amerika Latin. Selama ini, kedua negara telah menandatangani berbagai kesepakatan di bidang pertahanan, energi, hingga pertanian. Kunjungan ini diharapkan memperkuat kesepahaman dalam hubungan perdagangan, investasi, dan kemitraan strategis di masa mendatang.

    Tonton juga “Prabowo-Pangeran MBS Sepakat Bentuk Dewan Koordinasi Tertinggi” di sini:

    (hal/rrd)

  • Prabowo Akan Bertemu Presiden Lula, Perkuat Hubungan Indonesia-Brasil – Page 3

    Prabowo Akan Bertemu Presiden Lula, Perkuat Hubungan Indonesia-Brasil – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Brasilia, Brasil, Senin, 7 Juli 2025. Prabowo akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Kepresidenan Brasil.

    Kunjungan kenegaraan ini dilakukan usai Prabowo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 di Rio de Janeiro, Brasil pada 6-7 Juli 2025.

    Setibanya di Pangkalan Udara Brasília, Prabowo kembali disambut secara resmi oleh pemerintah Brasil yang diwakili Secretary for Asia Susan Kleebank, Duta Besar Brasil untuk Indonesia George Prata dan Chief of Airbase Kolonel Nicolas.

    Selain itu turut menyambut pula Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Brasil Eddy Yusup yang didampingi Atase Pertahanan RI untuk Brasil Kolonel Inf. Rizal Ashwan.

    Selepas menuruni tangga pesawat Garuda Indonesia-1, Prabowo menerima penghormatan resmi bagi kepala negara dari pasukan jajar kehormatan militer Brasil. Hal ini juga menandai awal rangkaian kunjungan kenegaraan m Prabowo di ibu kota Brasil tersebut.

    Pertemuan Prabowo dan Presiden Lula menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kemitraan strategis di antara kedua negara serta memperluas dan menjajaki potensi kerja sama konkret antara Indonesia dan Brasil di berbagai bidang.

    Dalam pertemuan bilateral, Prabowo dan Presiden Lula akan membahas penguatan kerja sama ekonomi, investasi, serta hubungan antarnegara di kawasan Amerika Selatan dan Asia Tenggara.

    Kunjungan ini juga menjadi cerminan dari keseriusan misi diplomasi Prabowo untuk memperkuat kemitraan global Indonesia. Khususnya, dengan negara-negara di kawasan Amerika Latin yang memiliki potensi besar dalam kerja sama selatan-selatan.

  • Prabowo hadiri pleno akhir BRICS, diapit Rusia dan Afrika Selatan

    Prabowo hadiri pleno akhir BRICS, diapit Rusia dan Afrika Selatan

    Rio De Janeiro, Brasil (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sesi rapat pleno hari terakhir penyelenggaraan KTT BRICS 2025 dengan tema pembahasan Lingkungan Hidup, COP30, dan Kesehatan Global, Senin.

    Hadir di Museum Seni Modern Rio De Janeiro, Presiden Prabowo diapit pada posisi duduk di antara Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.

    Dalam rapat yang dipimpin langsung Presiden Luiz Inácio Lula da Silva, juga hadir Perdana Menteri India Narendra Modi yang duduk di samping Presiden Lula.

    Selain negara anggota BRICS, sejumlah negara mitra strategis juga turut hadir dalam rapat pleno, antara lain Bolivia, Kuba, Malaysia, Vietnam, Uganda, Kazakhstan, dan Uzbekistan.

    Selain itu, tampak pula kehadiran delegasi dari Nigeria, Belarus, Ethiopia, Thailand, Chili, Uruguay, Meksiko, Turki, Uni Afrika, Kolombia, Kenya, dan Palestina.

    Rapat pleno juga diikuti oleh perwakilan dari sejumlah organisasi internasional dan lembaga keuangan global, seperti Sekretaris Jenderal PBB, New Development Bank (NDB), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), serta Development Bank of Latin America and the Caribbean (CAF).

    Dalam KTT BRICS kali ini, Presiden Prabowo menyatakan komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia melalui penguatan multilateralisme dan penegakan hukum internasional.

    Menko Perekonomian Airlangga mengatakan bahwa Kepala Negara menolak segala bentuk perang serta mengecam praktik standar ganda dalam hubungan internasional.

    Indonesia juga mendorong BRICS menjadi kekuatan yang mendorong reformasi tata kelola global yang lebih adil dan inklusif, khususnya untuk meningkatkan keterwakilan negara-negara berkembang dalam lembaga internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Pewarta: Andi Firdaus
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prabowo tampil di barisan terdepan foto keluarga terbaru BRICS

    Prabowo tampil di barisan terdepan foto keluarga terbaru BRICS

    Rio De Janeiro, Brasil (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto tampil di barisan terdepan dalam sesi foto resmi keluarga besar BRICS yang digelar menjelang dimulainya hari kedua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS, Senin pagi, di lantai dua Museum Seni Modern (MAM), Rio de Janeiro, Brasil.

    Dalam sesi foto yang berlangsung pukul 08.45 waktu setempat, Presiden Prabowo berdiri sejajar dengan 11 pemimpin dan delegasi tingkat tinggi lainnya, termasuk Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, Perdana Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri China Li Qiang, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

    Formasi barisan depan juga mencakup perwakilan dari negara-negara mitra utama seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, Iran, Afrika Selatan, serta perwakilan organisasi multilateral seperti PBB dan New Development Bank (NDB)- bentukan BRICS.

    Sesi foto resmi hari terakhir penyelenggaraan KTT ke-17 BRICS hari ini turut dilengkapi kehadiran puluhan delegasi dari negara mitra dan organisasi internasional yang tergabung dalam inisiatif perluasan BRICS.

    Mereka menempati barisan tengah dan belakang, yang merepresentasikan komposisi geopolitik yang semakin beragam dan inklusif dalam keluarga besar BRICS saat ini.

    Di barisan tengah, tampak sejumlah kepala negara, perdana menteri, dan wakil perdana menteri dari negara-negara mitra strategis.

    Mereka adalah Perdana Menteri Vietnam, Presiden Kuba, Presiden Bolivia, Perdana Menteri Malaysia, Wakil Presiden Uganda, Wakil Perdana Menteri Kazakhstan, Wakil Perdana Menteri Uzbekistan, Menteri Luar Negeri Belarus, Wakil Menteri Luar Negeri Thailand, Menteri Luar Negeri Nigeria, Duta Besar Etiopia, Menteri Luar Negeri Meksiko, Presiden Uruguay, Presiden Chile, Menteri Luar Negeri Turki, Duta Besar Kolombia, dan Duta Besar Palestina.

    Dalam sesi foto yang diikuti oleh 35 peserta itu, kehadiran Presiden Prabowo Subianto mencuri perhatian dengan penampilannya yang khas mengenakan peci hitam yang menjadi identitas nasional Indonesia.

    Di tengah deretan pemimpin dunia yang mengenakan setelan formal tanpa penutup kepala, peci yang dikenakan Presiden Prabowo menjadi pembeda yang kuat, sekaligus bentuk diplomasi kultural yang memperkenalkan ciri khas Indonesia di panggung global

    Indonesia resmi bergabung sebagai anggota tetap BRICS terhitung sejak awal Januari 2025.

    Presiden Prabowo menegaskan posisi Indonesia dalam memperkuat sistem multilateral dan kerja sama negara-negara berkembang BRICS 2025.

    Dalam keterangannya di Rio De Janeiro, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya menghidupkan kembali multilateralisme di tengah dinamika dunia yang makin multipolar.

    Menurutnya, Presiden juga mendorong penguatan kemitraan ekonomi antara negara-negara global south, serta memperluas pemanfaatan New Development Bank (NDB).

    “Ini kemitraan ekonomi negara berkembang menjadi sangat penting dan diharapkan bahwa pemanfaatan dari New Development Bank bisa ditingkatkan,” ujar Airlangga.

    Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir mengatakan bahwa Presiden Prabowo juga mengusulkan inisiatif South-South Economic Compact.

    Usulan tersebut bertujuan agar negara BRICS dapat menjadi motor untuk memberikan akses yang lebih luas kepada negara-negara global south.

    “Di sini tujuannya adalah agar negara-negara BRICS menjadi motor untuk memberikan akses yang lebih luas kepada negara-negara global south untuk perdagangan, untuk juga lebih mengintegrasikan perekonomiannya untuk menjadi bagian dan supply chain,” kata Wamenlu.

    Pewarta: Andi Firdaus
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.