Tag: Luca Marini

  • Tak Terpengaruh Bayang-Bayang Penalti, Bezzecchi Juarai Sprint Race dan Amankan Baris Depan MotoGP Australia 2025

    Tak Terpengaruh Bayang-Bayang Penalti, Bezzecchi Juarai Sprint Race dan Amankan Baris Depan MotoGP Australia 2025

    JAKARTA – Marco Bezzecchi melesat di MotoGP Australia meski dibayangi hukuman double long lap penalty pada balapan utama, Minggu, 19 Oktober 2025, di Sirkuit Phillip Island.

    Pada sesi Kualifikasi, pebalap Aprilia itu sukses mengamankan start posisi kedua (+0.031), di antara Fabio Quartararo (1 menit 26,465 detik) dan pebalap tuan rumah, Jack Miller (+0.212).

    Francesco Bagnaia dan Brad Binder masing-masing akan mendapatkan penalti turun tiga posisi grid pada Minggu nanti.

    Bagnaia mendapat hukuman itu karena menahan Bezzecchi di Kualifikasi. Sementara Binder disanksi akibat pelanggaran yang sama terhadap Johann Zarco.

    Hukuman itu jelas menyulitkan Bagnaia yang saat ini sedang berusaha untuk mengejar Alex Marquez untuk posisi kedua klasemen MotoGP 2025.

    Alex Marquez, pebalap Gresini, lolos Kualifikasi sebagai pebalap Ducati teratas dengan mengamankan posisi keenam, dalam sesi yang sulit bagi Desmosedici, meskipun sempat terjatuh dua kali di fase tersebut.

    Namun, melihat penampilan Bezzecchi–yang hanya terpaut delapan poin dari Bagnaia di klasemen pebalap–bukan tidak mungkin dia akan merusak dominasi Ducati yang kini ada di tiga besar.

    Bezzecchi menunjukkan ambisi itu saat menjadi juara dalam Sprint Race MotoGP Australia 2025, Sabtu, 18 Oktober 2025, siang WIB, sehingga dia mendapat tambahan 12 poin.

    Alex Marquez dan Francesco Bagnaia tak bisa menambah banyak poin. Adik Marc Marquez itu hanya finsi di posisi keenam (4 poin), lebih bagi dari Pecco yang hanya menempati peringkat ke-19 sehingga gagal mendapat poin.

    Pertarungan hingga akhir musim kompetisi MotoGP 2025 tampaknya akan seru dengan hanya melibatkan Bezzecchi, Alex Marquez dan Bagnaia untuk bertarung di tiga besar.

    Soalnya, Marc Marquez, Jorge Martin, dan Maverick Vinales semuanya absen karena cedera hingga musim kelar dan digantikan oleh pebalap penguji Michele Pirro, Lorenzo Savadori, dan Pol Espargaro.

    Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2025

    Marco Bezzecchi – Aprilia Factory (RS-GP25)Raul Fernandez – Trackhouse Aprilia (RS-GP25)Pedro Acosta – Red Bull KTM (RC16)Jack Miller AUS Pramac Yamaha (YZR-M1)Fabio Di Giannantonio – Pertamina VR46 Ducati (GP25)Alex Marquez – BK8 Gresini Ducati (GP24)Fabio Quartararo – Monster Yamaha (YZR-M1)Luca Marini – Honda HRC Castrol (RC213V)Pol Espargaro – Red Bull KTM (RC16)Enea Bastianini – Red Bull KTM Tech3 (RC16)Joan Mir – Honda HRC Castrol (RC213V)Johann Zarco – Castrol Honda LCR (RC213V)Alex Rins – Monster Yamaha (YZR-M1)Miguel Oliveira – Pramac Yamaha (YZR-M1)Franco Morbidelli – Pertamina VR46 Ducati (GP24)Ai Ogura – Trackhouse Aprilia (RS-GP25)Lorenzo Savadori – Aprilia Factory (RS-GP25)Somkiat Chantra – Idemitsu Honda LCR (RC213V)Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo (GP25)Michele Pirro – Ducati (GP25)

    Gagal Finis

    Fermin Aldeguer – BK8 Gresini Ducati (GP24)Brad Binder – Red Bull KTM (RC16)

    Start Balapan Utama MotoGP Australia 2025

    Baris 1: Fabio Quartararo, Marco Bezzecchi, Jack Miller

    Baris 2: Raul Fernandez, Pedro Acosta, Alex Marquez

    Baris 3: Fermin Aldeguer, Pol Espargaro, Luca Marini

    Baris 4: Fabio di Giannantonio, Alex Rins, Joan Mir

    Baris 5: Johann Zarco, Francesco Bagnaia, Miguel Oliveira

    Baris 6: Brad Binder, Franco Morbidelli, Ai Ogura

    Baris 7: Lorenzo Savadori, Enea Bastianini, Somkiat Chantra

    Baris 8: Michele Pirro

  • Raul Fernandez Menang Pertama Kalinya

    Raul Fernandez Menang Pertama Kalinya

    Jakarta

    Raul Fernandez keluar sebagai juara MotoGP Australia 2025. Dia tampil menjanjikan sedari awal balapan, diikuti Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi.

    Balapan MotoGP Australia 2025 digelar di Phillip Island Grand Prix Circuit, Phillip Island, Minggu (19/10/2025) pagi WIB.

    Fabio Quartararo sebagai pemegang pole sitter tidak bisa menjalani start yang oke. Posisinya melorot keluar dari tiga besar.

    Justru Marco Bezzecchi yang memimpin jalannya selepas start. Dia dibuntuti Raul Fernandez dan Pedro Acosta yang melengkapi posisi tiga besar.

    Pada lap kelima, dua pebalap terjatuh. Johann Zarco dan Jack Miller.

    Marco Bezzecchi yang memimpin selama lima putaran harus menjalani sanksi double long lap penalty. Hukuman itu didapat saat dia mengalami insiden dengan Marc Marquez di Sirkuit Mandalika.

    Bezzecchi melakukan hukuman itu pada lap kelima, membuat posisinya merosot ke posisi empat. Dia kembali menjalani sanksi tersebut pada lap ketujuh, posisinya melorot ke urutan enam.

    10 lap dijalani, Raul Fernandez menjadi pemimpin balapan. Dia diikuti Pedro Acosta dan Alex Marquez. Ketiga pebalap ini padahal start masing-masing dari posisi 4,5, dan 6.

    Posisi Quartararo terus merosot. Dia disalip Diggia, Bezzecchi, Pol Espargaro, Luca Marini, Fermin Aldeguer, dan Brad Binder. Quartararo menempati urutan ke-10.

    Raul Fernandez yang masih memimpin di depan mulai melebarkan jarak 1,951 detik dari Pedro Acosta Balapan tinggal menyisakan 12 putaran lagi.

    Lap ke-16, Pedro Acosta melebar di tikungan Stoner. Alex Marquez langsung menyalipnya untuk posisi runner up.

    Pada lap 25, Acosta dan Diggia beberapa kali terlibat salip menyalip. Diggia pada akhirnya bisa merebut posisi ketiga dari Martin dengan tujuh lap tersisa.

    Pada lap ke-23, Fabio Di Giannantonio menyalip Alex Marquez. Dia merebut posisi kedua.

    Hasil kurang oke dialami Francesco Bagnaia. Dia crash pada empat lap tersisa.

    Marco Bezzecchi perlahan-lahan naik ke posisi tiga setelah menyalip Alex Marquez jelang putaran terakhir.

    Hasil MotoGP Australia 2025:

    1. Raul Fernandez
    2. Fabio Di Gianantonio
    3. Marco Bezzecchi
    4. Alex Marquez
    5. Pedo Acosta
    6. Luca Marini
    7. Alex Rins
    8. Brad Binder
    9. Enea Bastianini
    10. Pol Espargaro
    11. Fabio Quartararo
    12. Fermin Aldeguer
    13. Miguel Oliveira
    14. Ai Ogura
    15. Franco Morbidelli
    16. Luca Savadori
    17. Somkiat Chantra
    18. Michele Pirro

    (riar/din)

  • Hasil Latihan MotoGP Australia 2025, Bezzecchi Melesat

    Hasil Latihan MotoGP Australia 2025, Bezzecchi Melesat

    Jakarta

    Marco Bezzecchi tampil luar biasa di sesi latihan MotoGP Australia 2025 yang digelar Jumat (17/10). Meski masih dalam kondisi belum sepenuhnya pulih dari cedera, pebalap Aprilia Racing itu sukses memecahkan rekor putaran di Sirkuit Phillip Island, Australia, dan menempati posisi teratas.

    Bezzecchi mencatat waktu 1 menit 26,492 detik, menjadi yang tercepat di antara seluruh rider. Hasil ini menandai kembalinya Bezzecchi ke performa terbaik setelah sempat tampil kurang konsisten di beberapa seri terakhir.

    Dominasi Aprilia berlanjut lewat Raul Fernandez yang menempati posisi kedua dengan selisih 0,291 detik dari Bezzecchi. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 berada di urutan ketiga dengan jarak 0,420 detik.

    Dua pebalap Monster Yamaha, Fabio Quartararo dan Alex Rins, juga tampil solid dan menempati posisi keempat serta keenam. Mereka mengapit Alex Marquez dari tim Gresini Ducati yang duduk di posisi kelima. Luca Marini menjadi pebalap Honda tercepat di posisi ketujuh, menunjukkan perbaikan kecil bagi pabrikan Jepang itu.

    Kejutan datang dari Pol Espargaro, pebalap pengganti Red Bull KTM Tech3, yang mampu menembus posisi delapan besar. Di belakangnya ada Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo yang menyelamatkan posisi kesembilan setelah sempat kesulitan di awal sesi, serta Pedro Acosta (Red Bull KTM) yang menutup sepuluh besar.

    Beberapa nama besar justru harus puas di luar sepuluh besar, termasuk Fermin Aldeguer yang finis ke-11 dan Jack Miller, pahlawan tuan rumah yang berada di posisi ke-13. Keduanya akan menjalani Kualifikasi 1 (Q1) pada Sabtu (18/10) untuk memperebutkan tiket ke sesi Q2.

    Hasil Latihan MotoGP Australia 2025 (17/10)

    1. Marco Bezzecchi (ITA/Aprilia Racing) – 1’26.492s
    2. Raul Fernandez (SPA/Trackhouse Aprilia) +0.291s
    3. Fabio Di Giannantonio (ITA/Pertamina VR46 Ducati) +0.420s
    4. Fabio Quartararo (FRA/Monster Yamaha) +0.434s
    5. Alex Marquez (SPA/BK8 Gresini Ducati) +0.453s
    6. Alex Rins (SPA/Monster Yamaha) +0.514s
    7. Luca Marini (ITA/Honda HRC Castrol) +0.559s
    8. Pol Espargaro (SPA/Red Bull KTM Tech3) +0.562s
    9. Francesco Bagnaia (ITA/Ducati Lenovo) +0.640s
    10. Pedro Acosta (SPA/Red Bull KTM) +0.653s
    11. Fermin Aldeguer (SPA/BK8 Gresini Ducati) +0.658s
    12. Brad Binder (RSA/Red Bull KTM) +0.777s
    13. Jack Miller (AUS/Pramac Yamaha) +0.817s
    14. Joan Mir (SPA/Honda HRC Castrol) +0.827s
    15. Johann Zarco (FRA/Castrol Honda LCR) +0.884s
    16. Miguel Oliveira (POR/Pramac Yamaha) +1.204s
    17. Franco Morbidelli (ITA/Pertamina VR46 Ducati) +1.414s
    18. Ai Ogura (JPN/Trackhouse Aprilia) +1.428s
    19. Lorenzo Savadori (ITA/Aprilia Factory) +1.486s
    20. Enea Bastianini (ITA/Red Bull KTM Tech3) +1.623s
    21. Michele Pirro (ITA/Ducati Test Rider) +2.548s
    22. Somkiat Chantra (THA/Idemitsu Honda LCR) +2.620s

    Dengan hasil ini, Bezzecchi menunjukkan dirinya masih menjadi ancaman serius di sisa musim. Aprilia pun tampak makin percaya diri menghadapi sesi kualifikasi dan balapan utama di Phillip Island akhir pekan ini.

    (lua/riar)

  • Daftar Lengkap Pebalap MotoGP yang Berlaga Musim Depan

    Daftar Lengkap Pebalap MotoGP yang Berlaga Musim Depan

    Jakarta

    Daftar pebalap MotoGP yang berlaga musim depan sudah lengkap. Dua rider keluar dari ajang MotoGP, dua pebalap baru masuk menggantikan.

    Toprak Razgatlioglu masuk ke tim Pramac Yamaha. Rider World Superbike itu akan setim dengan Jack Miller. Performa Toprak sangat dinantikan penggemar, bagaimana ia akan beradaptasi dengan motor prototipe yang berbeda dari WSBK.

    Sementara itu, Miguel Oliveira keluar dari MotoGP. Dia akan melanjutkan kariernya dalam ajang WSBK.

    Rider kedua yang masuk ke kelas MotoGP ialah pebalap Moto2, Diogo Moreira. Dia gabung dengan Honda LCR untuk musim 2026.

    Dengan pengumuman Diogo Moreira. Kursi terakhir pebalap 2026 akhirnya terpecahkan.

    Lantas siapa pebalap Honda yang diganti Diogo Moreira? Somkiat Chantra diumumkan hijrah ke WorldSBK, dia menandatangani kesepakatan untuk gabung dengan Honda.

    Beberapa teka-teki pebalap yang akan habis kontrak juga sudah terjawab. Pertamina Enduro VR46 Racing Team juga telah mengumumkan bakal mempertahankan Franco Morbidelli untuk musim 2026. Sementara itu, Pramac Yamaha mengonfirmasi pembaruan kontrak Jack Miller pada musim depan.

    Jorge Martin juga akan tetap bertahan di Aprilia untuk musim 2026.

    Bersamaan dengan itu, pemimpin klasemen Kejuaraan WorldSBK saat ini, Nicolo Bulega, tetap berada di WorldSBK 2026 bersama tim Aruba.it Racing – Ducati. Tetapi ia akan menjadi pebalap penguji resmi Ducati di MotoGP.

    Jadi, begitulah, susunan pembalap musim depan kini sudah lengkap. Jadwal tes pramusim juga telah diumumkan, yakni:

    SHAKEDOWN SEPANG: 29-31 Januari.TES SEPANG: 3-5 FebruariTES BURIRAM: 21-22 Februari.

    Namun, sebelum tes pramusim berlangsung, masih terdapat empat Grand Prix tersisa yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

    Daftar Pebalap MotoGP 2026

    Ducati Lenovo

    – Marc Marquez
    – Francesco Bagnaia

    Red Bull KTM Factory Racing

    – Pedro Acosta
    – Brad Binder

    Aprilia Racing

    – Jorge Martin
    – Marco Bezzecchi

    Monster Energy Yamaha MotoGP

    – Fabio Quartararo
    – Alex Rins

    Honda HRC

    – Luca Marini
    – Joan Mir

    Pertamina Enduro VR46

    – Fabio Di Giannantonio
    – Franco Morbidelli

    Gresini Racing MotoGP

    – Alex Marquez
    – Fermin Aldeguer

    Prima Pramac Racing

    – Toprak Razgatlioglu
    – Jack Milelr

    LCR Honda Castrol

    – Johann Zarco

    LCR Honda Idemitsu

    – Diogo Moreira

    Trackhouse MotoGP

    – Raul Fernandez
    – Ai Ogura

    Redbull KTM Tech 3

    – Maverick Vinales
    – Enea Bastianini

    (riar/rgr)

  • Mimpi Rossi Antar Pebalap Indonesia ke MotoGP

    Mimpi Rossi Antar Pebalap Indonesia ke MotoGP

    Jakarta

    Valentino Rossi berharap bisa ikut mengantar pebalap dari Indonesia untuk mentas di balapan MotoGP. Begini katanya.

    Kerja sama antara PT Pertamina Lubricants dan VR46 Racing Team tak sebatas menjadi sponsor. Pertamina Lubricants juga diketahui mengikat kerja sama dengan akademi balap milik Valentino Rossi, VR46 Academy. Berkat kemitraan itu, pebalap Indonesia bisa berlatih sekaligus menimba ilmu di kampung halaman Rossi di Tavullia.

    Sebagai permulaan, ada lima pebalap muda asal Indonesia yang dikirim ke VR46 Academy. Mereka berlatih dengan murid Rossi lain di akademi seperti Francesco Bagnaia, Marco Bezzecchi, hingga Luca Marini.

    “Bekerja sama dengan Pertamina itu tidak seperti hubungan biasa tapi seperti tim nasional Indonesia. Dan kami sangat bangga dengan ini. Kami bisa melakukan banyak hal seperti akademi kami di Italia, berusaha untuk mengantar pebalap Italia ke MotoGP. Kami juga berharap pengalaman ini bisa dengan Pertamina untuk masa depan, mengantar pebalap Indonesia ke kancah MotoGP,” ungkap Rossi saat kunjungan ke Jakarta beberapa waktu lalu.

    Adapun lima pebalap yang dikirim ke akademi milik The Doctor itu adalah:

    Adytya Fauzi: Peraih Juara 3 Race 1 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 di JepangHafizd Fahril Rasyadan: Peraih Juara 2, Race 2 Oneprix Championship 2022 di TasikmalayaMuhammad Rama Putra Septiawan: Peraih Juara 1 Race 1 Mandalika Racing Series (MRS) 2024 di LombokDecksa Almer Alfarezel: Peraih Juara 1 Race 2 Yamaha Sunday Race (YRS) 2025 di LombokArgiya Farrel Ramadhan: Peraih Juara 2 Race 2 Kelas Novice Kejurnas Motoprix Sumatera 2022.

    “Tahun ini lima pebalap muda Indonesia datang berlatih ke Tavullia, di Ranch, ke gym, dan menjajal trek di Misano. Kami berusaha memberikan dukungan seperti Franco (Morbidelli) ke kelas MotoGP. Saya harus mengatakan bahwa kami menikmatinya karena mereka memiliki hasrat membalap yang fantastis dan sangat berusaha. Mungkin di masa depan, kami bisa membawa pebalap Indonesia ke MotoGP,” sambungnya lagi.

    (dry/rgr)

  • Gravel di Sirkuit Mandalika Dikritik Pebalap, Disebut Bikin Marquez Cedera

    Gravel di Sirkuit Mandalika Dikritik Pebalap, Disebut Bikin Marquez Cedera

    Jakarta

    Keberadaan gravel di Sirkuit Mandalika di tempat Marquez dan Bezzecchi terjatuh menjadi sorotan rider MotoGP. Bahkan gravel itu disebut-sebut bikin cedera Marquez jadi parah.

    Marco Bezzecchi gagal menyempurnakan kemenangannya di MotoGP Mandalika. Setelah menjadi yang tercepat saat sesi Sprint Race pada hari Sabtu, Bezzecchi justru gagal finis pada balapan utama hari Minggu.

    Bez menyundul Marc Marquez saat balapan putaran pertama belum rampung. Insiden itu terjadi di tikungan tujuh pada lap pembuka. Kala itu Bezzecchi mencoba masuk ke dalam tikungan tujuh, namun saat bermanuver justru dia menabrak bagian belakang motor Ducati nomor 93.

    Marquez langsung ndelosor dan terseret ke gravel. Begitu pun Bezzecchi juga ikut terseret ke gravel, kehilangan kendali, dan pada akhirnya terjatuh. Usai insiden, keduanya sama-sama berdiri. Namun Marquez terlihat sedikit kesulitan sembari memegang lengan kanan dan memutar bahunya. Dia juga terlihat meminta tolong bantuan marshal untuk membuka helm lantaran tangan kanannya kesakitan. Bezzecchi pun langsung mendatangi Marquez untuk meminta maaf atas insiden tersebut.

    Adapun insiden yang melibatkan Bezzecchi dan Marquez itu membuat gravel di Sirkuit Mandalika jadi sorotan. Sebab ada perbedaan permukaan antara aspal dan gravel. Rider Honda Joan Mir bahkan menyebut, perbedaan permukaan antara aspal dan gravel itu yang membuat Marquez yang terpelanting. Kalau diperhatikan dalam tayangan ulang, memang ada permukaan aspal yang kemudian diikuti batu kerikil.

    “Saya tepat berada di belakang Marco dan Marc ketika insiden tersebut terjadi. Tidak ada yang terjatuh pada titik itu akhir pekan ini, kecuali mereka yang mengalami high side. Situasinya berbeda bagi mereka. Menurut saya titik itu berbahaya,” ujar Mir dilansir Motosan.

    “Saya khawatir dengan Marc karena saya melihat betapa kerasnya dia jatuh dan menyadari harusnya ada sesuatu yang bisa dilakukan, tapi saya lebih khawatir dengan Bezzecchi. Saat dia keluar dari lintasan, dia menabrak step (beda permukaan aspal dan gravel) di pinggir lintasan dan masuk ke kerikil dengan kecepatan tinggi. Saya tidak mengerti kenapa ada kerikil di sana, jika hanya ada aspal, itu akan lebih aman bagi kami,” sambung Mir.

    Mir menyayangkan insiden tersebut. Namun dia mengamini bahwa tak ada pebalap yang menginginkan insiden serupa terjadi dan itu sangat-sangat berbahaya.

    “Mungkin Marco tak menyangka kecepatan Marc dan menabraknya. Kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi, tapi yang kali ini sangat berbahaya,” tutur Mir.

    Kritikan soal gravel juga dilontarkan oleh rider Honda lainnya yaitu Luca Marini. Marini menyoroti adanya perbedaan permukaan antara aspal dan gravel. Adik Valentino Rossi itu juga menduga, perbedaan permukaan itu justru memperparah kondisi Marquez.

    “Saya kira ya itu seperti kecelakaan biasa, tapi kemudian Marc dan Bezzecchi terjatuh dengan keras dan berguling-guling karena kerikilnya ditempatkan dengan buruk,” ujar Marini.

    “Saya pikir cedera Marc disebabkan oleh benturan dengan kerikil. Kita harus sangat berhati-hati, ini bukan hanya masalah di Mandalika, hal serupa juga terjadi di sirkuit lain. Untuk tahun depan, kita harus melakukan perubahan, tapi masalahnya sudah terlambat untuk Marc. Selalu menyedihkan ketika seorang pebalap mengalami cedera,” lanjut Marini.

    Alex Marquez juga melontarkan pendapatnya soal kondisi gravel tersebut. Perbedaan permukaan itu menurutnya sangat membahayakan para pebalap.

    “Saya panik karena sedang membalap tepat di belakangnya dan melihatnya terjatuh. Anda lihat kerikilnya? Itu seperti bencana. Ada tanjakan, selalu sama. Sampai terjadi sesuatu yang serius, mereka tidak memperbaikinya. Kalau Anda menabrak permukaan itu, tidak ada cara untuk lolos tanpa cedera,” urai Alex dilansir Motorcyclesport.

    (dry/rgr)

  • Panas-panasan, Pebalap MotoGP Sapa Penggemar MotoGP Mandalika 2025

    Panas-panasan, Pebalap MotoGP Sapa Penggemar MotoGP Mandalika 2025

    Lombok Tengah

    Cuaca terik tidak mengurangi antusiasme ribuan penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025. Di bawah sengatan sinar matahari, mereka setia memadati area Hero Walk di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (5/10/2025) demi menunggu pebalap favorit masing-masing.

    Agenda Hero Walk MotoGP Mandalika 2025 diselenggarakan pada Minggu (5/10/2025) pukul 11.29 WITA. Hero Walk merupakan sebuah ruang untuk interaksi para pebalap MotoGP dengan penggemarnya.

    Para pebalap MotoGP sapa penggemar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Minggu (5/10/2025) Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Para pebalap MotoGP menggunakan kendaraan bak terbuka dari paddock menuju area Hero Walk. Pantauan detikOto ada beberapa rider yang mengikuti agenda ini, seperti Fermin Aldeguer, Alex Marquez, Raul Fernandez, Joan Mir, Johann Zarco, Pedro Acosta, dan Brad Binder.

    Juga ada Miguel Oliveira, Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia, Marc Marquez, Alex Rins, Luca Marini, Enea Bastianini, Franco Morbidelli, Fabio Di Giannantonio, Jack Miller, termasuk Fabio Quartararo.

    Menariknya, begitu turun dari kendaraan bak terbuka, Quartararo langsung menuju ke lokasi parkiran motor dan mengambil kemudian mengendarai motor Yamaha Nmax. Quartararo langsung kembali ke paddock, sepertinya karena tidak tahan dengan cuaca panas yang menyentuh 31 derajat Celcius.

    Para pebalap MotoGP sapa penggemar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Minggu (5/10/2025) Foto: Luthfi Anshori/detikOto

    Momen Hero Walk sendiri menjadi kesempatan langka bagi penonton untuk melihat lebih dekat para bintang MotoGP tanpa deru mesin dan kebisingan lintasan. Para pebalap berjalan di depan area Hero Walk, berinteraksi dengan fans, menandatangani atribut, hingga berfoto dari kejauhan.

    Sesi Hero Walk memang menjadi bagian dari tradisi MotoGP untuk menghadirkan kedekatan antara pebalap dan penggemar di setiap seri. Di Mandalika, momen ini terasa istimewa karena atmosfernya begitu hidup dan penuh semangat khas Indonesia. Apalagi suporter Indonesia dikenal antusiasmenya oleh para pebalap MotoGP.

    (lua/riar)

  • Fermin Ngacir Terdepan, Marc Marquez Out

    Fermin Ngacir Terdepan, Marc Marquez Out

    Jakarta

    Fermin Aldeguer menjadi pebalap tercepat dalam balapan utama MotoGP Mandalika 2025. Rider Gresini itu mengungguli Pedro Acosta sebagai runner up dan Alex Marquez mengisi pos ketiga.

    Tiga pebalap terdepan yang memulai start di Sirkuit Mandalika, Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB); Marco Bezzecchi, Fermin Aldeguer, dan Raul Fernandez.

    Begitu lampu start dimulai, Pedro Acosta langsung memimpin, dia diikuti Luca Marini dan Fermin Aldeguer.

    Aldeguer melakukan manuver perlawanan saat melawan Marini di tikungan 12 untuk merebut posisi kedua. Rider muda ini terlihat sangat mengincar kemenangan.

    Petaka datang bagi Marc Marquez. Bezzecchi mencoba menyalip Marquez di Tikungan 7 dan malah menabrak motor Ducati.

    Marquez terjatuh keluar dari lintasan. Dia sempat bergulingan. Dia terlihat memegang bahu kanannya.

    Lima lap sudah berlalu. Acosta masih memimpin di depan Aldeguer. Marini berada di posisi ketiga, diikuti oleh Fernandez, Rins, Quartararo, Binder, Miller, dan Oliveira.

    Masuk lap ketujuh, Aldeguer memimpin balapan. Dia menyalip Acosta pada lap kesepuluh.

    Terjadi kontak antara Fernandez dan Marini di tikungan terakhir, yang memberi kesempatan Alex Rins naik ke posisi ketiga! Marini melebar di tikungan 1 dan kini turun ke posisi kedelapan. Alex Márquez berada di posisi keempat, di depan Fernandez.

    Empat lap tersisa, Brad Binder dan Raul Fernandez menyalip Alex Rins. Walhasil pebalap pabrikan Yamah merosot ke posisi enam.

    Aldeguer memimpin balapan dengan jarak 6,3 detik dari pembalap di belakangnya – selisih yang cukup besar. Pebalap berusia 20 tahun itu adem ayem tanpa perlawanan di depan.

    Saat memasuki lap ke-21, Aldeguer unggul jauh, sekitar 8 detik dari pebalap di belakangnya.

    Alex Marquez perlahan tapi pasti, dia naik ke posisi tiga. Rider Gresini Ducati itu berhasil menyalip Rins saat keluar dari tikungan terakhir.

    Fermin Aldeguer menjadi pemenang balapan MotoGP! Ia mendominasi Grand Prix Indonesia yang dramatis untuk meraih kemenangan perdana sebagai pebalap rookie (debutan).

    Pedro Acosta finis di posisi kedua setelah pertarungan sengit, sementara Alex Marquez melengkapi podium di posisi ketiga.

    Binder finis keempat, disusul oleh Marini, Fernandez, Quartararo, Morbidelli, Di Giannantonio, Rins, Oliveira, Zarco, Chantra, dan Miller.

    (riar/lua)

  • ‘Kutukan’ Berlanjut, Marc Marquez Crash di MotoGP Mandalika 2025

    ‘Kutukan’ Berlanjut, Marc Marquez Crash di MotoGP Mandalika 2025

    Jakarta

    Marc Marquez seperti kena ‘kutukan’ di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Hal ini lantaran dirinya belum pernah finis di balapan utama MotoGP Mandalika, kesialan ini berlanjut pada Minggu (5/10/2025).

    Pada musim perdana MotoGP Mandalika dihelat, Marquez mengalami kecelakaan di tengah kualifikasi. Sampai-sampai, pebalap Spanyol itu mengalami gangguan penglihatan. Pun tahun berikutnya, Marquez mengalami kecelakaan dan gagal finis.

    Musim lalu, saat menunggangi Desmosedici GP23, motornya mengalami gangguan teknis.

    Sirkuit Mandalika seolah belum akrab dengan juara dunia 2025. Marquez perdana tidak langsung lolos sesi kualifikasi 2 (Q2). Dalam prosesnya, Marquez start dari posisi kesembilan.

    Ketika sprint dimulai, Marquez harus menjalani long-lap penalty akibat insiden dengan Álex Rins di lap pertama.

    Meski sempat turun ke posisi ke-13, pebalap asal Spanyol itu mampu melakukan comeback solid dan menutup balapan di posisi enam besar.

    Sebelumnya Marquez sudah menargetkan hanya bisa finis kelima. Namun fakta di lapangan berbeda, Marquez terjatuh usai bersenggolan dengan Marco Bezzecchi saat lap pertama sedang berjalan.

    Marquez terseret keluar dari lintasan bersama motornya. Bendera kuning berkibar di sektor 2. Pun demikian Bezzecchi,, dia terjatuh saat masuk ke gravel.

    MASSIVE CRASH FOR BEZ AND @marcmarquez93 💥

    Thankfully both are walking away 👀#IndonesianGP 🇮🇩 pic.twitter.com/hqM7sKqVV0

    — MotoGP™🏁 (@MotoGP) October 5, 2025

    Saat ini balapan masih dipimpin Fermin Aldeguer, Perdro Acosta, dan Luca Marini menutup tiga besar.

    Sementara itu para pebalap yang sudah crash lebih dulu ialah Bagnaia, Joan Mir, dan Maverick Vinales.

    (riar/lua)

  • Alasan Honda Bawa Motor Listrik Rakitan RI di Paddock MotoGP Mandalika

    Alasan Honda Bawa Motor Listrik Rakitan RI di Paddock MotoGP Mandalika

    Jakarta

    Honda CUV e: riwa-riwi di paddock jadi pemandangan unik di MotoGP Mandalika 2025. PT Astra Honda (AHM) mengungkap alasan menggunakan Honda CUV e: jadi kendaraan pebalap di paddock.

    Honda CUV e: wara-wiri di paddock tim Honda pada MotoGP 2025. Honda CUV tersebut dimodifikasi dengan warna khas dari HRC Castrol MotoGP, Honda LCR, dan Idemitsu Honda Tim Asia.

    Honda CUV e: jadi kendaraan di paddock Sirkuit Mandalika Foto: Dok. AHM

    Honda CUV e: ini digunakan oleh para pebalap HRC Castrol MotoGP, Joan Mir dan Luca Marini serta pebalap Castrol Honda LCR, Johann Zarco, serta rider Idemitsu Honda Tim Asia, Somkiat Chantra untuk bermobilisasi dari area paddock menuju area hospitality atau sebaliknya.

    Ada 10 unit motor listrik Honda CUV e: yang digunakan sebagai paddock bike untuk tim Honda di Sirkuit Mandalika. Enam di antaranya memang tampil istimewa dengan warna khas tim-tim pabrikan asal Jepang ini di MotoGP 2025.

    AHM menghadirkan CUV e: di paddock untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para pebalap Honda di gelaran MotoGP Mandalika 2025. Selain itu Honda CUV e: menawarkan tenaga yang mumpuni, desain ringkas, dan kenyamanan praktis untuk bergerak lincah di area paddock yang padat. Keunggulan inilah yang jadi alasan Honda CUV e: dijadikan kendaraan operasional tim Honda di MotoGP Mandalika 2025

    “Kami hadirkan karya anak bangsa, Honda CUV e: dengan livery spesial ini untuk mendukung perhelatan akbar balapan kelas dunia tahun ini. Manfaatnya tidak hanya sebagai kendaraan operasional, tetapi juga untuk memberikan pengalaman berbeda dalam suasana balap kelas dunia di Tanah Air,” ujar Ahmad Muhibbuddin, GM Corporate Communication AHM.

    AHM juga menambah unit operasional resmi untuk Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yaitu 10 unit Honda ICON e:. Tambahan ini melengkapi dukungan sebelumnya berupa total 78 unit Honda ADV series, 3 unit Honda CBR250RR, dan 10 unit Honda EM1 e.

    Hadirnya Honda CUV e: di paddock dan Honda ICON e: untuk operasional MGPA jadi upaya AHM menghadirkan solusi mobilitas hijau untuk mendukung ajang MotoGP Mandalika 2025.

    (pur/lth)