Tag: Listyo Sigit Prabowo

  • Ribuan Mantan Anggota Jamaah Islamiyah Deklarasi Pembubaran di Solo

    Ribuan Mantan Anggota Jamaah Islamiyah Deklarasi Pembubaran di Solo

    SOLO – Ribuan orang mantan anggota Jamaah Islamiyah dari Keresidenan Surakarta, Kedu, dan Semarang mendeklarasikan pembubaran diri di Solo, Jawa Tengah, Sabtu.

    Deklarasi yang dibacakan bersama-sama tersebut, salah satunya mendukung (sami’na wa atho’na) terhadap pembubaran Al-Jamaaj Al-Islamiyah di Bogor, Jawa Barat, pada 30 Juni 2024.

    Selain itu, pada deklarasi tersebut, sekitar 1.400 orang perwakilan mantan anggota Jamaah Islamiyah siap kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan terlibat aktif mengisi kemerdekaan serta menjauhkan diri dari paham dan kelompok ekstrem atau tatharruf.

    Mereka juga menyatakan siap mengikuti peraturan hukum yang berlaku di NKRI, serta berkomitmen dan konsisten untuk menjalankan hal-hal yang merupakan konsekuensi logis.

    Kepala Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Polri Inspektur Jenderal Polisi Sentot Prasetyo mengapresiasi tokoh-tokoh yang telah berdedikasi mengajak mantan anggota Jamaah Islamiyah untuk berjihad yang sesungguhnya, yakni membela bangsa dan negara.

    “Bersama dengan ini kami telah melakukan sosialisasi pembubaran Jamaah Islamiyah di berbagai titik di seluruh Indonesia. Kami telah menyaksikan bahwa mereka telah menunjukkan komitmen untuk sepenuhnya kembali ke NKRI,” katanya.

    Sentot mengatakan deklarasi tersebut tidak hanya memberikan makna mendalam pada komitmen mereka, tetapi juga menjadi simbol nyata sinergi pemerintah dan masyarakat untuk merawat persatuan dan keutuhan negara dan bangsa.

    “Kegiatan yang kami laksanakan pada hari ini bukan sekadar seremonial pembacaan ikrar kembali ke NKRI, tetapi juga kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir dan dengan tangan terbuka menyambut kembalinya mereka yang menjadi bagian penting dari Indonesia yang kita cintai,” katanya.

    Ia menambahkan dengan deklarasi tersebut, para mantan anggota Jamaah Islamiyah datang dengan hati yang tulus dan berikrar kepada NKRI untuk ikut membangun negeri.

    “Setiap orang memiliki masa lalu, begitu juga dengan saudara-saudara kita yang mantan anggota Jamaah Islamiyah. Mereka telah menanggung konsekuensi atas perjalanan yang keliru pada masa lalu, termasuk dalam proses hukum. Yang lebih penting, melalui proses refleksi dan kesadaran sehingga kemudian menemukan kebenaran yang sejati,” katanya.

    Deklarasi pembubaran itu juga dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Plt. Deputi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK Warsito, Kepala BNPT Irjen Polisi Eddy Hartono, dan Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana.

  • Antisipasi Berbagai Potensi saat Nataru, Ini yang Diminta Kapolri ke Jajaran

    Antisipasi Berbagai Potensi saat Nataru, Ini yang Diminta Kapolri ke Jajaran

    Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya mengantisipasi berbagai kemungkinan. Khususnya,  yang dapat terjadi saat momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

    “Jadi tadi sudah disampaikan terkait dengan bagaimana cara bertindak pada saat eskalasi peningkatan mulai dari normal, ramai, sampai dengan emergency,” kata Kapolri dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 21 Desember 2024. 

    Hal tersebut diungkapkan Kapolri saat meninjau Gerbang Tol Prambanan, Jawa Tengah. Peninjauan dilakukan bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono.

    Listyo meminta jajarannya yang bertugas di lapangan dapat maksimal melakukan pengamanan agar semua masyarakat terlayani dengan baik. Jajaran diminta terus melakukan evaluasi, termasuk di daerah yang menjadi kunjungan wisata.
     

    “Dan khususnya pada saat masyarakat melaksanakan kegiatan pelaksanaan ibadah, ibadah Natal, puncak ibadahnya dan juga pelaksanaan pada saat pergantian akhir tahun,” ujar Listyo.

    Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono mengungkapkan pihaknya juga melakukan berbagai langkah antisipatif. Sehingga, dapat mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik pada Natal dan Tahun Baru 2025.

    Beberapa langkah tersebut meliputi menyiapkan 2.000 personel yang siaga di seluruh Indonesia dan monitoring data kecelakaan lalu lintas secara online. Kemudian, melakukan koordinasi aktif melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas, dan menyediakan layanan mobil unit keselamatan lalu lintas di 102 kantor cabang dan perwakilan.

    Jasa Raharja juga berpartisipasi dalam 20 pos pelayanan terpadu, memasang 1.612 imbauan keselamatan, dan mengoperasikan posko digital untuk data kecelakaan online melalui IRSMS dan rumah sakit.

    Di samping itu, Jasa Raharja, bersama Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri, telah melaksanakan survei kesiapan di berbagai wilayah, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur- Bali, hingga Pelabuhan Merak dan Bakauheni Lampung. 

    Rivan menambahkan bahwa peran Jasa Raharja bukan hanya sebatas memberikan santunan terhadap korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan transportasi berkeselamatan. 

    “Kami berharap, dengan sinergi yang kuat antara seluruh pihak, masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan nyaman dan selamat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tutup Rivan.

    Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya mengantisipasi berbagai kemungkinan. Khususnya,  yang dapat terjadi saat momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
     
    “Jadi tadi sudah disampaikan terkait dengan bagaimana cara bertindak pada saat eskalasi peningkatan mulai dari normal, ramai, sampai dengan emergency,” kata Kapolri dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 21 Desember 2024. 
     
    Hal tersebut diungkapkan Kapolri saat meninjau Gerbang Tol Prambanan, Jawa Tengah. Peninjauan dilakukan bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono.
    Listyo meminta jajarannya yang bertugas di lapangan dapat maksimal melakukan pengamanan agar semua masyarakat terlayani dengan baik. Jajaran diminta terus melakukan evaluasi, termasuk di daerah yang menjadi kunjungan wisata.
     

    “Dan khususnya pada saat masyarakat melaksanakan kegiatan pelaksanaan ibadah, ibadah Natal, puncak ibadahnya dan juga pelaksanaan pada saat pergantian akhir tahun,” ujar Listyo.
     
    Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono mengungkapkan pihaknya juga melakukan berbagai langkah antisipatif. Sehingga, dapat mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik pada Natal dan Tahun Baru 2025.
     
    Beberapa langkah tersebut meliputi menyiapkan 2.000 personel yang siaga di seluruh Indonesia dan monitoring data kecelakaan lalu lintas secara online. Kemudian, melakukan koordinasi aktif melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas, dan menyediakan layanan mobil unit keselamatan lalu lintas di 102 kantor cabang dan perwakilan.
     
    Jasa Raharja juga berpartisipasi dalam 20 pos pelayanan terpadu, memasang 1.612 imbauan keselamatan, dan mengoperasikan posko digital untuk data kecelakaan online melalui IRSMS dan rumah sakit.
     
    Di samping itu, Jasa Raharja, bersama Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri, telah melaksanakan survei kesiapan di berbagai wilayah, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur- Bali, hingga Pelabuhan Merak dan Bakauheni Lampung. 
     
    Rivan menambahkan bahwa peran Jasa Raharja bukan hanya sebatas memberikan santunan terhadap korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan transportasi berkeselamatan. 
     
    “Kami berharap, dengan sinergi yang kuat antara seluruh pihak, masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan nyaman dan selamat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tutup Rivan.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ADN)

  • Ribuan Eks Anggota Jamaah Islamiyah Membubarkan Diri dan Kembali ke NKRI

    Ribuan Eks Anggota Jamaah Islamiyah Membubarkan Diri dan Kembali ke NKRI

    Solo, Beritasatu.com – Ribuan eks anggota Jamaah Islamiyah (JI) membubarkan diri dan menyatakan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Deklarasi tersebut diikuti 1.200 orang eks anggota JI di wilayah Jawa Tengah (Jateng), seperti dari Solo Raya, Semarang, dan eks Karesidenan Kedu yang hadir secara langsung dalam acara Deklarasi dan Sosialisasi Pembubaran Organisasi JI dan Ikrar Kesetiaan terhadap NKRI di Convention Hall Terminal Tirtonadi, Kota Solo Jawa Tengah, Sabtu (21/12/2024). Ada juga 6.800 peserta yang mengikuti secara online melalui Zoom.

    “Kami eks anggota Jamaah Al Islamiyah wilayah eks Karesidenan Surakarta, Kedu, dan Semarang sekaligus alumni jihad Afgan dan Moro menyatakan mendukung (sami’na wa atho’na) terhadap pembubaran Al Jamaah Al Islamiyah di Bogor tanggal 30 Juni 2024,” kata perwakilan eks anggota JI di atas panggung yang diikuti peserta yang hadir.

    “Siap kembali ke pangkuan NKRI dan terlibat aktif mengisi kemerdekaan serta menjauhkan diri dari pemahaman dan kelompok tatharruf (eksteim). Siap mengikuti peraturan hukum yang berlaku di NKRI serta berkomitmen dan konsistensi untuk menjalankan hal-hal yang merupakan konsekuensi logisnya,” tambahnya.

    Dalam deklarasi tersebut tampak hadir Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Nasional Penanganan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Eddy Hartono, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta sejumlah tokoh dan eks amir (pimpinan) Jamaah Islamiyah, di antaranya ustaz Alfian, ustaz Hammad (Ma’had Aly), ustaz Qosdi (Darusy Syahadah), ustaz Tengku Azhar, dan lainnya.

    Sebelum deklarasi, Kepala Densus 88 Antiteror, Polri Irjen Pol Sentot Prasetyo dalam sambutannya mengatakan keberhasilan pembubaran Jamaah Islamiyah merupakan hasil pendekatan dialogis, persuasif, dan edukatif.

    “Pendekatan humanis ini mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan kesadaran kolektif, yang terbukti lebih efektif dalam meredam ideologi radikal daripada pendekatan represif,” ujar Sentot.

    Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan deklarasi tersebut merupakan hasil kerja keras yang dilakukan BNPT, Densus 88 serta seluruh stakeholder yang telah berkolaborasi.

    “Ini adalah hasil dari pendekatan soft approach dan dialog yang panjang. Deklarasi ini membuktikan bahwa mantan anggota JI telah berkomitmen untuk kembali dan bersama-sama membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolri.

    Kepala BNPT Komjen Pol Eddy Hartono mengatakan, pemerintah akan memberikan pendampingan berupa pelatihan kewirausahaan, wawasan kebangsaan, dan pembinaan untuk membantu eks anggota JI hidup harmonis di tengah masyarakat majemuk.

    “Ini merupakan amanat undang-undang dan arahan Presiden. Kami berkomitmen untuk memastikan para eks anggota JI dapat berkontribusi positif bagi bangsa. Kami akan melakukan pendampingan untuk melihat lebih lanjut masa depan mereka di tengah masyarakat. Kita berikan pelatihan kewirausahaan,” paparnya.

    Dia berharap eks Jamaah Islamiyah bisa hidup rukun harmoni di tengah-tengah masyarakat yang majemuk.

     

  • Pemerintah Siap Membina Eks Anggota Jamaah Islamiyah

    Pemerintah Siap Membina Eks Anggota Jamaah Islamiyah

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Babak baru dimulai untuk eks anggota Jamaah Islamiyah (JI). Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, menghadiri Deklarasi Puncak Pembubaran Jamaah Islamiyah dan Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Convention Hall Tirtonadi, Kota Surakarta, Sabtu (21/12/2024).

    Deklarasi ini diikuti sekitar 7.000 eks anggota JI dari berbagai daerah. Acara ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebanyak 45 kali di berbagai wilayah Indonesia.

    Kerja sama antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Densus 88 Antiteror Polri, dan eks anggota JI menjadi kunci sukses terselenggaranya rangkaian kegiatan tersebut.

    Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan apresiasi terhadap kesepakatan bersama yang dicapai oleh eks anggota JI untuk kembali setia kepada NKRI.

    “Ini kabar yang sangat membahagiakan. Kami menyambut baik saudara-saudara kita yang kembali bergabung dengan masyarakat Indonesia,” ujar Sigit dalam keterangan tertulisnya.

    Ia menambahkan bahwa deklarasi ini merupakan hasil dari pendekatan lunak (soft approach) yang melibatkan dialog, edukasi, dan pembinaan. 

    “Hasilnya adalah komitmen bersama untuk memperkuat persatuan dan membangun bangsa Indonesia,” imbuhnya.

    Kepala BNPT, Komjen Pol Eddy Hartono, menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendampingi eks anggota JI agar dapat beradaptasi dengan kehidupan bermasyarakat.

    “Kami akan memberikan pelatihan dan pendampingan, seperti wawasan kebangsaan dan kewirausahaan, agar mereka bisa hidup rukun dalam masyarakat yang majemuk,” ungkap Eddy.

    – Upaya Pemprov Jateng untuk Cegah Ekstremisme

    Pemprov Jateng juga terus berupaya mencegah tindak terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan. Salah satu langkah konkret adalah dengan menyusun kebijakan pencegahan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Jateng Nomor 351/6 Tahun 2024. Kebijakan ini membentuk Tim Sistem Deteksi Dini dan Respon Dini Ekstremisme Kekerasan dan Terorisme di wilayah Jateng.

    Sinergi pun dibangun dengan berbagai pihak, termasuk Forkopimda, instansi vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Densus 88, hingga organisasi masyarakat sipil.

    Pemprov Jateng juga aktif membina mitra deradikalisasi, antara lain melalui pelatihan kewirausahaan seperti workshop digital marketing, pelatihan meracik kopi, pengurusan administrasi kependudukan, hingga pelibatan dalam peringatan hari nasional. 

    Hingga Juli 2024, tercatat 351 mitra deradikalisasi telah dibina di Jawa Tengah.

    Selain itu, kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jateng dan Wahid Foundation menghasilkan program inovatif seperti Sekolah Damai. 

    Pemprov juga memantau aktivitas pesantren yang terindikasi masuk dalam radar BNPT.

    Dengan pendekatan kolaboratif dan pembinaan yang intensif, pemerintah optimis eks anggota JI dapat kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif dan berkontribusi dalam membangun bangsa. (*)

     

  • Jemaah Islamiyah Eks Karisidenan Surakarta, Kedu dan Semarang Deklarasikan Bubar

    Jemaah Islamiyah Eks Karisidenan Surakarta, Kedu dan Semarang Deklarasikan Bubar

    TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Jemaah Islamiyah (JI) Eks Karisidenan Surakarta, Kedu dan Semarang menyatakan diri bubar dan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Deklarasi tersebut dilangsungkan bertepatan dengan acara puncak Deklarasi dan Sosialisasi Pembubaran Organisasi Jemaah Islamiyah dan Ikrar Kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Convention Hall Terminal Tirtonadi Solo pada Sabtu (21/12/2024). Sebelumnya Jemaah Islamiyah di beberapa daerah wilayah Indonesia telah terlebih dahulu menyatakan pembubaran diri.

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian panjang upaya pendekatan humanis yang dilakukan oleh Densus 88 Antiteror Polri dalam membangun kesadaran ideologis para anggota Jemaah Islamiyah. Turut hadir dalam acara tersebut Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, perwakilan Kementerian Hukum, Kementerian Agama dan lainnya.

    Acara puncak tersebut dihadiri oleh 1.200 eks anggota Jemaah Islamiyah secara langsung dan diikuti 6.800 eks anggota secara daring. Organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1993 itu secara resmi menyatakan pembubaran diri atas kesadaran penuh, berdasarkan ilmu dan dalil-dalil syar’i. Keputusan ini menjadi tonggak bersejarah karena merupakan pembubaran organisasi radikal-teroris secara sukarela yang pertama kali terjadi di dunia.

    Kepala Densus 88 Antiteror Polri Irjen Pol Sentot Prasetyo menyampaikan, pembubaran ini merupakan hasil pendekatan dialogis, persuasif, dan edukatif. Dia menekankan bahwa pendekatan ini adalah model unik yang hanya diterapkan di Indonesia dan menjadi bukti bahwa kekerasan tidak bisa dilawan dengan kekerasan pula.

    “Pendekatan humanis ini mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan kesadaran kolektif, yang terbukti lebih efektif dalam meredam ideologi radikal daripada pendekatan represif,” kata Sentot.

    Para tokoh Jemaah Islamiyah yang hadir secara daring, Ustaz Abu Rusydan dan Ustaz Para Wijayanto, terangnya, menyatakan dengan jelas bahwa pembubaran organisasi ini didorong oleh refleksi mendalam terhadap perjalanan ideologi dan pentingnya kembali kepada NKRI untuk berkontribusi dalam membangun bangsa.

    Selain ikrar kesetiaan kepada NKRI, lanjut Sentot, ada komitmen lain dari eks Jamaah Islamiyah dengan membuka akses 92 pondok pesantren yang sebelumnya terafiliasi untuk dievaluasi oleh Kementerian Agama. Kemudian menyerahkan berbagai alat dan senjata, termasuk senjata api, bahan peledak, dan berbagai logistik lainnya serta berpartisipasi dalam program pemberdayaan ekonomi juta bekerja sama dengan berbagai kementerian dan sektor swasta.

    Dia berharap dengan acara ini menegaskan bahwa Indonesia siap menyambut kembalinya eks anggota Jemaah Islamiyah sebagai bagian dari masyarakat yang produktif. Menurutnya dukungan dari pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses reintegrasi sosial demi mewujudkan bangsa yang lebih damai, bersatu, dan maju.

    Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi langkah dari Jemaah Islamiyah yang menyatakan membubarkan diri dan upaya dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus Antiteror.

    “Ini buah dari pendekatan. Kita memiliki komitmen bersama-sama menjaga, bergabung memperkuat NKRI,” ucapnya.

    Kepala BNPT, Eddy Hartono mengungkapkan, pihaknya akan melakukan pendampingan kepada eks Jamaah Islamiyah.

    “Dari pemerintah melakukan pendampingan untuk membina lebih lanjut. Selanjutnya memberikan arahan, pendampingan seperti wawasan kebangsaan, kewirausaan dan lainnya,” tuturnya.

    Sementara itu, eks anggota Jemaah Islamiyah, Aris Iswanto mengungkapkan, adanya pernyataan tegas dari pimpinan kian menguatkan para anggota untuk membubarkan diri.

    “Kembali kepada NKRI adalah sebesar-besarnya kema’rufan dan melawan NKRI adalah sebesar-besarnya kemungkaran,” jelasnya.

    Setelah pembubaran, pihaknya berharap adanya pendampingan kepada eks anggota Jemaah Islamiyah dalam proses integrasi. Di samping itu pihaknya juga berharap tidak ada tindakan bullying.

    Setelah ini pihaknya akan berkomunikasi dengan pemerintah untuk upaya memulangkan eks anggota Jemaah Islamiyah di Suriah dan Filipina. (Ais).

  • Pengusaha Bus Diimbau Siapkan Sopir Cadangan Jelang Libur Nataru, Ini Kata Kapolri

    Pengusaha Bus Diimbau Siapkan Sopir Cadangan Jelang Libur Nataru, Ini Kata Kapolri

    JABAR EKSPRES – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau agar pengusaha bus, terutama yang melayani perjalanan jarak jauh, untuk menyiapkan sopir cadangan guna memastikan keselamatan pengguna jalan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (21/12/2024).

    “Kita pesankan kepada pengusaha bus yang melayani perjalanan jarak jauh untuk menyediakan sopir cadangan. Hal ini penting agar sopir yang lelah bisa bergantian dengan sopir lainnya dan tidak dipaksakan,” ujar Sigit saat berbicara kepada wartawan.

    Lebih lanjut, Sigit menekankan bahwa keberadaan sopir cadangan harus menjadi kewajiban untuk seluruh armada bus, terutama yang melayani rute jarak jauh selama musim liburan ini.

    “Saya minta seluruh armada, khususnya yang melayani rute jarak jauh, untuk menyiapkan sopir cadangan. Ini penting demi keselamatan penumpang dan menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” tambahnya.

    Selain itu, Sigit juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan ramp check (pemeriksaan kendaraan) di terminal-terminal bus. Ia menekankan perlunya pemeriksaan kesehatan dan tes urine bagi pengemudi bus untuk memastikan mereka dalam kondisi fit dan bebas dari narkoba.

    “Saya juga menerima laporan dari kepala terminal bahwa ramp check terus dilakukan, dan sejauh ini tidak ditemukan pengemudi yang terpapar narkoba. Ini menjadi perhatian kami agar perjalanan aman dan lancar,” tutup Sigit.

  • Kapolri pimpin Operasi Lilin 2024 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru

    Kapolri pimpin Operasi Lilin 2024 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru

    Laporan Kontributor Franky Pangkey

    Kapolri pimpin Operasi Lilin 2024 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Sabtu, 21 Desember 2024 – 14:39 WIB

    Elshinta.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan amanat dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2024 yang digelar di Lapangan Puputan Margarana Renon, Denpasar, Bali. Operasi ini melibatkan 141.605 personel gabungan, termasuk 75.447 personel Polri, guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

    Kapolri menjelaskan bahwa Polri telah mendirikan 2.794 posko yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Posko tersebut terdiri dari 1.302 pos pengamanan, 735 pos pelayanan, dan 207 pos terpadu. Selain itu, sebanyak 61.452 objek pengamanan menjadi fokus utama, mencakup gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata, serta lokasi perayaan tahun baru.

    Diperkirakan, puncak arus mudik terjadi pada 21 dan 28 Desember 2024, sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025. Kapolri meminta seluruh jajaran untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, termasuk kepadatan penumpang di jalur penyeberangan serta lonjakan pengunjung di tempat wisata.

    Dalam rangka menjamin keamanan perayaan keagamaan, Kapolri menekankan pentingnya deteksi dini terhadap ancaman terorisme. Polri juga melibatkan organisasi masyarakat keagamaan untuk mendukung pengamanan, sekaligus meningkatkan toleransi antarumat beragama. Patroli rutin di lokasi dan waktu rawan juga dioptimalkan, dengan melibatkan unsur pengamanan swakarsa.

    Kapolri juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi cuaca ekstrem. TNI, Polri, dan stakeholder terkait diminta memastikan kesiapan tim siaga bencana, rehabilitasi, dan distribusi bantuan bagi wilayah rawan bencana. Selain itu, pengawasan terhadap ketahanan pangan, BBM, dan distribusi logistik juga menjadi perhatian utama.

    Sebagai penutup, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Operasi Lilin 2024, termasuk TNI, kementerian terkait, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, pemerintah daerah, serta mitra kamtibmas lainnya. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Natal dan Tahun Baru merupakan tanggung jawab bersama.

    “Selamat Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Mari kita pastikan seluruh rangkaian perayaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” tutup Kapolri.

    Sumber : Elshinta.Com

  • Kapolri Tinjau Solo Safari dan Terminal Tirtonadi, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Pengunjung

    Kapolri Tinjau Solo Safari dan Terminal Tirtonadi, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Pengunjung

    TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan di Terminal Tirtonadi dan Solo Safari guna memastikan kesiapan, keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    Pantauan di Terminal Tirtonadi Solo, terlihat Kapolri menyapa para pengunjung serta meninjau pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pengelola terhadap kru armada.

    Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, pengecekan kali ini dilakukan di dua titik yakni Terminal Tirtonadi dan Solo Safari. Pengecekan di Solo Safari dilakukan karena tempat tersebut menjadi salah satu jujukan wisatawan dari 211 lokasi wisata di Jateng. Dia menuturkan, mulai ada peningkatan jumlah kunjungan di Solo Safari.

    “Pengunjung macam-macam dari Semarang, Solo, Jakarta, kalimantan artinya ini menjadi salah satu kunjungan wisata yang cukup menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Solo,” katanya usai pengecekan di Terminal Tirtonadi Solo, Sabtu (21/12/2024).

    Selanjutnya di Terminal Tirtonadi Solo, terang Kapolri, pihaknya memastikan supaya pelayanan kepada masyarakat dan armada yang digunakan nantinya layak jalan.

    “Karena ini penting dilakukan,kita ingin menekan jumlah laka lantas. Tahun lalu angka lumayan tinggi, walaupun jumlah korban berkurang khususnya tujuan Jateng dan Jatim,” ungkapnya.

    Pengelola terminal akan terus melakukan pengecekan kelayakan armada yang digunakan masyarakat. Di sisi lain pihaknya berharap para pengemudi juga menjalani tes kesehatan supaya kondisinya prima dan terhindar dari narkotika.

    “Sampai saat ini semuanya dalam keadaan baik, belum ditemukan yang terpapar penggunaan narkoba. Kita pesankan yang perjalanan jarak jauh (armada) agar memiliki sopir atau driver cadangan. Sehingga tidak dipaksakan (saat kondisi lelah),” jelas Jenderal Listyo Sigit.

    Kepala Kantor Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Joko Umboro mengatakan, Kapolri menekankan supaya konsisten melakukan ramp check. Berdasarkan data, mulai ada lonjakan pengunjung terminal menjelang momen Nataru.

    “Sampai 19 Desember kemarin, ada peningkatan kendaraan 8 persen, penumpang 18 persen dari kondisi normal,” ucapnya. (Ais).

  • Update WN Malaysia Diduga Diperas Saat Nonton DWP 2024: 18 Polisi Ditangkap, Ini Janji Polri – Halaman all

    Update WN Malaysia Diduga Diperas Saat Nonton DWP 2024: 18 Polisi Ditangkap, Ini Janji Polri – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Polri menangkap 18 oknum polisi yang diduga terlibat dalam aksi pemerasan terhadap warga negara asing (WNA) asal Malaysia yang menjadi penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu (15/12/2024). 

    “Jumlah terduga oknum personil yang diamankan sebanyak 18 personil,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo, Jumat (20/12/2024), dikutip dari tayangan video Kompas.com.

    18 oknum personel polisi yang ditangkap itu beberapa merupakan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Metro Kemayoran.

    Penangkapan ini dilakukan sebagai respons atas keluhan sejumlah penonton DWP, termasuk warga negara asing, yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

    “Polri tidak akan mentolerir terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh setiap anggota Polri sebagai bentuk komitmen Polri dalam menegakkan hukum, dalam rangka meningkatkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terhadap masyarakat,” kata Trunoyudo.

    Trunoyudo menyampaikan bahwa investigasi telah dilakukan secara profesional, transparan, dan tuntas, serta menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi oknum yang mencoreng nama institusi.

    “Kami memastikan tidak ada tempat bagi oknum yang mencoreng institusi,” kata Trunoyudo.

    Tidak ada tempat untuk oknum

    Trunoyudo menegaskan, Polri tidak akan memberikan tempat bagi oknum yang mencoreng institusi, khususnya terkait pemerasan. 

    “Kami memastikan tidak ada tempat bagi oknum yang mencoreng institusi,” ujar Trunoyudo.

    Trunoyudo menambahkan bahwa investigasi terhadap kasus pemerasan yang melibatkan WNA asal Malaysia, penonton DWP 2024, dilakukan dengan profesionalisme, transparansi, dan kecepatan.

    “Kami memastikan bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri akan ditindak tegas, sebagai komitmen kami untuk menjaga kepercayaan publik,” lanjutnya.

    Kompolnas desak penegakan etik dan pidana

    Komisioner Kompolnas Muhammad Choirul Anam mendesak agar Propam Polda Metro Jaya melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap oknum polisi yang memeras uang sejumlah WN Malaysia di gelaran DWP 2024.

     

    Menurutnya, bukan cuma sanksi etik tetapi juga pidana yang harus diberikan kepada siapapun pihak terlibat.

     

    “Saya kira harus ada penegakan etik dan kalau memang ada pidana ya dipidana,” ucap Anam kepada wartawan, Sabtu (21/12/2024).

     

    Kompolnas memandang tidak ada alasan apapun motifasinya terkait dugaan pemerasan tersebut.

    “Kalau benar tindakan itu terjadi harus ada hukuman dan sebagainya. Harus ada sanksinya, dan kami mendukung yang dilakukan Propam Polda Metro Jaya,” sambungnya.

     

    Anam menambahkan apa yang dilakuka oknum anggota bertentanggan dengan amanah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tengah melakukan berbagai pembenahan.

     

    Selain itu, tindakan pemerasan perilaku yang tidak patut bagi anggota Polri.

     

    “Yang melanggar prosedur ya, yang ini apapun alasannya dilakukan dalam konteks apapun, yang dilakukan anggota kepolisian tidak boleh gitu,” tambah dia.

     

    Diberitakan sebelumnya, Ilham (26), bukan nama sebenarnya, warga negara Malaysia, menjadi korban dugaan pemerasan oleh oknum polisi saat menghadiri DWP 2024 di Jakarta International Expo Kemayoran.

    Saat menyaksikan penampilan Steve Aoki, Ilham ditarik oleh seseorang yang mengaku polisi dan diminta mengikuti pemeriksaan.

    Paspor Ilham ditahan dengan alasan pemeriksaan administrasi, dan ia diminta menjalani tes kesadaran. Namun, paspornya tidak dikembalikan hingga Raka, rekannya yang juga bukan nama sebenarnya, memberikan uang Rp 200.000 kepada terduga polisi tersebut. Setelah itu, paspor Ilham baru dikembalikan. (Kompas.com/Tribunnews)

  • Kapolri Imbau Perusahaan Bus Jarak Jauh Siapkan Sopir Cadangan

    Kapolri Imbau Perusahaan Bus Jarak Jauh Siapkan Sopir Cadangan

    Jakarta

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah. Jenderal Sigit meminta agar para pengusaha bus jarak jauh menyiapkan sopir cadangan demi keamanan.

    “Kita pesankan untuk yang perjalanan jarak jauh agar memiliki sopir atau driver cadangan, sehingga saat lelah mereka bergantian, dan tidak dipaksakan,” kata Sigit kepada wartawan di Termina Tirtonadi, Sabtu (21/12/2024).

    Dia menekankan keberadaan sopir cadangan harus dilakukan oleh seluruh armada, khususnya jarak jauh. “Ini saya kira saya pesan untuk seluruh armada, para pemilik perusahaan angkutan untuk siapkan driver cadangan, khususnya bagi yang memiliki rute jarak jauh,” imbuhnya.

    Selain itu, Sigit juga mengingatkan pentingnya ramp check di terminal-terminal agar terus dilakukan. Kemudian, dia menyebut pengecekan kesehatan dan tes urin kepada para pengemudi juga penting untuk dilakukan.

    “Demikian juga tadi dilaporkan kepala terminal bahwa ramp check, pengecekan kendaraan ini terus dilakukan, dan ini penting, dan juga dalam beberapa hari operasi tadi kita tanya sampai saat ini semuanya dalam keadaan baik, belum ditemukan yang terpapar terkait masalah penggunaan narkoba,” ujar dia.

    (maa/idh)