Tag: Listyo Sigit Prabowo

  • Polri Pecat 414 Anggota Secara Tidak Hormat Sepanjang 2024

    Polri Pecat 414 Anggota Secara Tidak Hormat Sepanjang 2024

    Bisnis.com, JAKARTA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan telah mengeluarkan 4.572 putusan Kode Etik Profesi Polri (KEPP) sepanjang 2024.

    Dia mengatakan dari putusan itu terdapat 414 personel yang dinyatakan telah dihukum dengan pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH.

    Sigit menambahkan, pihaknya juga telah mencatat ada 1.827 personel yang telah melakukan pelanggaran kode etik pada 2024.

    “Polri juga telah mengeluarkan 4.572 putusan KEPP berupa 525 demosi, 414 PTDH, 325 pembinaan, dan 127 penundaan pangkat serta 98 penundaan pendidikan dan 3.083 putusan lainnya,” ujarnya dalam rilis akhir tahun (RAT) di Mabes Polri, Selasa (31/12/2024).

    Sementara itu, kata Sigit, pihaknya telah memperoleh data sebanyak 2.341 personel yang melakukan pelanggaran disiplin.

    Sebagai hukumannya, Polri telah menggelar 3.014 sidang disiplin berupa 1.070 patsus, 749 teguran tertulis, 428 penundaan pendidikan, 286 penundaan pangkat, 221 demosi, dan 260 putusan lainnya.

    Menurut Sigit, catatan pelanggaran anggota itu telah diperoleh berdasarkan hasil pengawasan internal Polri dan juga eksternal seperti Komnas HAM, 

    Kemenkopolkam, KPK RI, Ombudsman hingga Kompolnas melalui aplikasi E-SKM dan S4PN.

    “Ini bagian dari komitmen kita untuk terus melakukan mekanisme reward dan punishment serta sebagai upaya dalam melakukan perbaikan ke depan, dan juga upaya untuk terus berbenah dan upaya bersih-bersih di institusi Polri,” tambahnya.

    Dalam kesempatan RAT itu, Kapolri Sigit juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kinerja kepolisian 2024.

    Kapolri juga mengaku bahwa kinerja Korps Bhayangkara di sepanjang tahun 2024 masih belum sempurna. Alhasil, Sigit selaku pimpinan tertinggi Polri meminta maaf dan berjanji akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan internal.

    “Untuk itu, atas nama Pimpinan Polri serta seluruh keluarga besar Polri dari lubuk hati yang terdalam mengucapkan permohonan maaf, apabila masih terdapat pelaksanaan tugas Polri yang belum memenuhi harapan masyarakat,” pungkasnya. 

  • Tahun Baru 2025, Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru ke Warga
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        1 Januari 2025

    Tahun Baru 2025, Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru ke Warga Megapolitan 1 Januari 2025

    Tahun Baru 2025, Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru ke Warga
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat
    tahun baru 2025
    kepada warga usai menghadiri pesta kembang api di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2025).
    Berdasarkan pantauan
    Kompas.com
    , kepala negara itu meninggalkan area pos polisi di Bundaran HI sekitar pukul 00.06 WIB.
    Saat dia memasuki Jalan Prof Moh Yamin, Prabowo menyalami sejumlah warga yang hadir dan mengerubunginya.
    “Selamat tahun baru,” kata Prabowo sambil bersalaman dengan beberapa warga.
    Setalah menyapa warga, Prabowo memasuki mobil Pindad Maung berwarna putih.
    Dalam kesempatan ini, Prabowo mengenakan kemeja batik berlengan panjang dan celana panjang bahan hitam.
    Prabowo didampingi Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya, Deddy Corbuzier, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
    Anak dan mantan istri Prabowo, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusum dan Titiek Soeharto, juga ikut bersama Prabowo.
    Adapun Prabowo baru tiba di Bundaran HI pada Selasa (31/12/2024) malam sekitar pukul 23.57 WIB, ketika pergantian tahun tinggal hitungan menit.
    Kehadiran Prabowo membuat warga terkejut dan teriak histeris.
    Warga pun mengabadikan momen Prabowo yang berjalan kaki di Jalan Prof Moh Yamin menuju Bundaran HI.
    Setibanya di kawasan Bundaran HI, Prabowo memasuki pos polisi untuk menyaksikan pesta kembang api yang menandakan pergantian tahun.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tahun Baru 2025, Prabowo Ucapkan Selamat Tahun Baru ke Warga
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        1 Januari 2025

    Tahun Baru 2025, Prabowo Saksikan Pesta Kembang Api di Bundaran HI Megapolitan 1 Januari 2025

    Tahun Baru 2025, Prabowo Saksikan Pesta Kembang Api di Bundaran HI
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Presiden
    Prabowo Subianto
    tiba-tiba kembali menghadiri perayaan malam pergantian tahun 2025 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (31/12/2024) malam jelang detik-detik pergantian tahun.
    Berdasarkan pantauan
    Kompas.com
    , awalnya sejumlah Polisi Militer (PM) dan pasukan pengamanan presiden (PM) meminta warga yang berkerumun di ujung Jalan Prof Moh Yamin membuka jalan.
    Warga berkumpul di jalan tersebut sambil menunggu momen pesta kembang api malam pergantian tahun.
    Melihat PM, Paspampres, dan sejumlah tentara yang hadir, warga pun bertanya-tanya akan ada siapa yang datang.
    Setalah jalan terbuka, Prabowo bersama Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melintas membelah kerumunan warga.
    Prabowo dan Teddy disusul oleh rombongan Deddy Corbuzier,
    Titiek Soeharto
    , dan disusul Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.
    Prabowo mengenakan kemeja batik berlengan panjang dan celana bahan hitam panjang.
     
    Mereka tiba di sekira pukul 23.57 WIB dan langsung diikuti oleh pesta kembang api.
    Prabowo lalu memasuki area pos polisi, disambut oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
    Kemudian, Prabowo bersama rombongan menyaksikan pesta kembang api di Bundaran HI yang menandai pergantian tahun 2024 ke 2025.
    Tak lama kemudian dia kembali melintas di Jalan Prof Moh Yamin sekira pukul 00.06 WIB sambil menyapa warga.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 1.280 Kasus Korupsi, Polri Selesaikan 431 Kasus Sepanjang 2024

    1.280 Kasus Korupsi, Polri Selesaikan 431 Kasus Sepanjang 2024

    JABAR EKSPRES Polri berhasil mengungkap 1.280 kasus korupsi sepanjang tahun 2024, dengan 431 kasus berhasil diselesaikan. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam acara Rilis Akhir Tahun 2024 yang digelar di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, pada hari Selasa.

    Kapolri menjelaskan bahwa dari 1.280 kasus tersebut, pihak kepolisian telah mengamankan 830 tersangka yang terlibat dalam berbagai kasus korupsi.

    Salah satu kasus besar yang berhasil diungkap adalah korupsi proyek Bendungan Marga Tiga di Provinsi Lampung, yang merugikan negara sebesar Rp43,3 miliar. Dalam kasus ini, Polri telah menetapkan empat tersangka, dan berkas perkara telah dilimpahkan ke Kejaksaan.

    “Korupsi yang berdampak pada proyek strategis nasional menjadi prioritas untuk kami ungkap karena dampaknya yang besar terhadap pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” ujar Kapolri dikutip dari Antara News

    Selain itu, Polri juga berhasil mengidentifikasi kerugian negara mencapai Rp4,8 triliun dari berbagai kasus korupsi yang ditangani. Melalui penerapan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Polri berhasil melakukan asset recovery sebesar Rp887 miliar.

    Kapolri juga menekankan pentingnya pencegahan korupsi di samping penindakan. “Korupsi bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, pencegahan dan penindakan menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

    Polri telah fokus pada pencegahan korupsi dalam sejumlah sektor strategis, termasuk pelayanan publik, fasilitas kepabeanan, ketahanan pangan, bantuan sosial, pupuk bersubsidi, hingga infrastruktur daerah dan reklamasi. Hasil deteksi Polri menemukan 67 potensi masalah tata kelola yang berisiko terhadap fraud, dan telah mengirimkan 18 surat usulan perbaikan tata kelola kepada kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan BUMN terkait.

    Sepanjang tahun 2024, Satgasus Pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang dibentuk Polri telah melaksanakan 153 kegiatan koordinasi, 135 sosialisasi, dan pendidikan antikorupsi, serta melakukan deteksi dan monitoring pada 12 bidang strategis. Satgas ini juga menggandeng akademisi, praktisi, dan aktivis untuk melaksanakan program sosialisasi dan edukasi, termasuk peluncuran dua buku pendidikan antikorupsi.

    Sebagai bentuk komitmen Polri dalam pemberantasan korupsi, Kapolri menegaskan pembentukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) yang bertugas menangani, mencegah tindak pidana korupsi, serta mengamankan aset negara.

  • Momen Kapolri Jenderal Listyo Beberkan Capaian Polri Selama Tahun 2024

    Momen Kapolri Jenderal Listyo Beberkan Capaian Polri Selama Tahun 2024

    CNBC Indonesia

    News

    Foto News

    FOTO

    CNBC Indonesia/Faisal Rahman, CNBC Indonesia

    31 December 2024 21:25

    Wartawan menyaksikan tayangan yang menampilkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat penyampaian Rilis Akhir Tahun 2024 di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (31/12/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

    Kapolri mengatakan bahwa sepanjang tahun 2024, total kejahatan mengalami penurunan sebesar 4,23 persen dibanding tahun 2023. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

    Polri juga telah menyelesaikan lebih dari 2.000 perkara melalui pendekatan restorative justice (RJ) sepanjang tahun 2024. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

    Kapolri juga berharap Polri dapat mewujudkan penegakan hukum yang memenuhi rasa keadilan bagi semua pihak. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

    Kapolri juga membeberkan peranan Polri dalam mendukung perekonomian nasional dari berbagai sisi, termasuk investasi. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

    `;
    });

    let elem = document.querySelector(“#samsung”);

    elem.innerHTML = elem.innerHTML + html;
    }
    })
    .catch(function (err) {
    // There was an error
    console.warn(“Something went wrong.”, err);
    });
    }

    (function () {
    // panggil fungsi fetch Data G20
    // pastikan memanggil fungsi fetch dengan nama yg sudah didefine di atas
    fetchData20();
    })();

  • Dapat Sentimen Negatif di Media Sosial, Kapolri Janji Berbenah

    Dapat Sentimen Negatif di Media Sosial, Kapolri Janji Berbenah

    Dapat Sentimen Negatif di Media Sosial, Kapolri Janji Berbenah
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Kapolri Jenderal
    Listyo Sigit Prabowo
    menyatakan,
    Polri
    akan terus melakukan evaluasi kinerja atas banyaknya sentimen negatif yang diperoleh di media sosial.
    Sigit menyebutkan, dari 7 juta interaksi terkair Polri di berbagai platform media sosial, 46 persen di antaranya bersentimen negatif, sedangkan 37 persen sentimen positif dan 18 persen sentimen netral.
    “Sentimen negatif ini menjadi bagian yang terus kita lakukan perbaikan. Sehingga sentimen-sentimen tersebut tentunya bisa kita kurangi,” kata Sigit dalam acara Rilis Akhir Tahun Polri, Selasa (31/12/2024).
    Sigit menuturkan, sentimen negatif terkait Polri yang muncul di media sosial seringkali berkaitan dengan dinamika peristiwa yang terjadi setiap bulannya.
    Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya respons cepat dan tindakan nyata dalam menangani isu-isu yang beredar di masyarakat.
    “Kami terus menekankan kepada seluruh personel Polri agar terus melakukan pembenahan, melakukan tindakan yang cepat, melakukan responsif yang cepat tanpa harus menunggu hal tersebut menjadi viral,” ujar Sigit.
    Kapolri juga menegaskan, ia terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui berbagai pembenahan internal dan tindakan di lapangan.
    Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki citra Polri, sekaligus mengurangi sentimen negatif di media sosial.
    “Namun demikian, baik viral maupun tidak viral tentunya menjadi kewajiban seluruh anggota kami untuk melaksanakan respons cepat dan melaporkan segera kepada masyarakat,” kata Sigit.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Mutasi Polri Besar-besaran, 101 Kapolres Digeser Kapolri di Penghujung 2024, Ini Nama-namanya

    Mutasi Polri Besar-besaran, 101 Kapolres Digeser Kapolri di Penghujung 2024, Ini Nama-namanya

    loading…

    Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi 101 Kapolres di berbagai wilayah Indonesia di penghujung tahun 2024. Foto/Dok.SINDOnews

    JAKARTA – Sederet nama Kapolres di berbagai wilayah Indonesia masuk daftar mutasi Polri penghujung tahun 2024. Beberapa di antaranya dimutasi dalam rangka Dikbangti T.A. 2025.

    Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi terhadap 734 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri di akhir 2024 ini.

    Ketentuannya tercantum dalam empat surat telegram (ST), masing-masing bernomor ST/ 2778 /XII/KEP /2024, ST/2775/XII/KEP./2024, ST/ 2777/XII/KEP./2024, dan ST/ 2776 /XII/KEP./2024.

    Keempat surat telegram tersebut dikeluarkan pada tanggal 29 Desember 2024 dan ditandatangani oleh Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Melihat daftarnya, ada sederet nama Kapolres yang masuk. Siapa saja?

    101 Kapolres Digeser Kapolri di Penghujung 2024
    1. Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri

    2. Kombes Pol Ade Rahmat Idnal, dikukuhkan menjadi Kapolres Metro Jakarta Selatan

    3. AKBP Suryadi S.I.K. M.H, Kapolres Rembang Polda Jateng diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirreskrimum Polda Jateng

    4. AKBP Dhanang Bagus Anggoro, Kapolres Magelang Kota Polda Jateng diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Rembang

    5. Kombes Pol Iwan Saktiadi, Kapolresta Surakarta Polda Jateng diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubdit Sim Ditregident Korlantas Polri

  • Kapolri Perintahkan Polisi Gerak Cepat Usut Perkara, Jangan Tunggu Viral!

    Kapolri Perintahkan Polisi Gerak Cepat Usut Perkara, Jangan Tunggu Viral!

    Bisnis.com, JAKARTA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan anggotanya agar gerak cepat menindak kasus atau peristiwa yang dilaporkan masyarakat.

    Dia menekankan bahwa setiap kasus yang ada harus segera ditindak tanpa harus menunggu mencuat atau viral di media sosial.

    “Baik viral maupun tidak viral tentunya menjadi kewajiban seluruh anggota kami untuk melaksanakan respon cepat dan melaporkan segera kepada masyarakat,” ujarnya di Gedung Rupatama Mabes Polri, Selasa (31/12/2024).

    Dia menambahkan upaya itu diharapkan dapat mendongkrak sentimen positif Polri di masyarakat. Apalagi, Sigit mencatatkan bahwa kinerja kepolisian telah meraup sentimen negatif 46%.

    Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan dengan sentimen positif yang mencapai 37%. Sementara itu, sentimen netral mencapai 18%.

    “Namun demikian, Polri terus berkomitmen untuk melakukan perbaikan terhadap sentimen-sentimen negatif yang ada di media sosial dengan langkah-langkah nyata di lapangan,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, kepolisian telah menangani 244.975 perkara dari total kasus kejahatan sebanyak 325.150 perkara sepanjang 2024.

  • Polri: Situasi Kamtibmas 2024 Berjalan Kondusif

    Polri: Situasi Kamtibmas 2024 Berjalan Kondusif

    Jakarta, Beritasatu.com – Polri menyatakan secara umum situasi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Indonesia sepanjang 2024 dalam situasi yang kondusif.

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan hal itu dalam rilis akhir tahun (RAT) untuk mengevaluasi dan merefleksikan kinerja dan capaian sepanjang tahun 2024 di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Selasa (31/12/2024).

    Paparan tersebut merupakan wujud akuntabilitas dan tranparansi kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Polri yang “Presisi”.

    Situasi kamtibmas tidak terlepas dari tugas Polri yang didukung seluruh komponen bangsa, baik dalam memelihara stabilitas kamtibmas, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

    “Dapat kami laporkan bahwa secara umum stabilitas Kamtibmas Indonesia tahun 2024 dalam situasi yang kondusif,” ujar Sigit dalam paparannya.

    Jenderal polisi bintang empat itu mengatakan situasi Kamtibmas Indonesia pada 2024 dihadapkan dengan kondisi dunia yang dihadapkan dengan tantangan gejolak ekonomi global.

    Salah satunya adalah krisis pangan dan energi sebagai dampak perang Rusia-Ukraina yang terjadi sejak awal 2022. Selanjutnya, konflik Israel-Palestina dan Iran, serta konflik Suriah yang turut mengancam stabilitas kawasan serta meningkatkan risiko penyebaran radikalisme berbasis agama.

    Di sisi lain, persaingan dagang Amerika Serikat-China juga menjadi tantangan tersendiri. Hal ini karena penerapan kebijakan tarif impor berdampak terhadap perekonomian negara lainnya, termasuk Indonesia.

    Sigit melanjutkan, fenomena lain yang menonjol sepanjang 2024 ini adalah super election year dengan lebih dari 60 negara menggelar pemilu pada tahun tersebut. Dengan begitu, setiap presiden terpilih akan memiliki kebijakan baru yang dapat berdampak terhadap hubungan internasional dan ekonomi global.

    “Berbagai fenomena tersebut menggambarkan situasi perekonomian dunia dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Seluruh negara di dunia berlomba-lomba melakukan langkah cepat dan adaptif untuk menjaga stabilitas perekonomian negaranya di tengah tekanan gejolak ekonomi global,” paparnya.

    Meski menghadapi berbagai tekanan gejolak ekonomi global, perekonomian nasional masih berada pada posisi yang stabil. Hal ini tercermin pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2024 mencapai 4,95% atau peringkat ke-3 tertinggi di antara negara G-20.

    Kemudian, tingkat inflasi November 2024 mencapai 1,55% dan cadangan devisa menembus US$ 150,2 miliar. Atas capaian tersebut, World Competitiveness Ranking 2024 menempatkan Indonesia pada peringkat ke-27 dunia atau naik 7 peringkat dibandingkan 2023.

    Posisi Indonesia dalam Efektivitas Pengendalian Kejahatan
    Berdasarkan rilis World Justice Project, Indonesia menempati peringkat 42 dari 142 negara dengan skor 0,86 terkait efektivitas pengendalian kejahatan. Posisinya naik dibandingkan 2023, yang menempati peringkat 44 dengan skor 0,85.

    Sementara itu, secara umum total kejahatan atau kredit total (CT) pada 2024 mencapai 325.150 perkara. Angka ini menurun 14.387 perkara (4,23%) dibandingkan 2023 sebesar 339.537 perkara.

    “Hal tersebut berbanding lurus dengan tingkat penyelesaian perkara (CC) 2024 sebesar 244.975 perkara atau 75,34%. Angka tersebut meningkat 1,09% dibandingkan 2023, yakni mencapai 74,25%,” tutur Sigit.

    Ditambahkan Sigit, komitmen Polri dalam mengedepankan restorative justice dibuktikan dengan adanya kenaikan penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice, yakni sebesar 2.888 perkara (15,89%), dari sebelumnya pada 2023 sebesar 18.175 perkara menjadi 21.063 perkara pada 2024.

    Selanjutnya, pada 2024 terdapat 60.278 perkara kejahatan konvensional yang berhasil diselesaikan, mulai dari pencurian, pengeroyokan, penganiayaan, penipuan, dan penggelapan.

    Masih tahun yang sama, setidaknya ada 23.699 perkara dalam kejahatan perempuan, anak maupun kelompok rentan lainnya. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 3.344 kasus atau 12,3% jika dibandingkan 2023.

    “Polri berhasil menyelesaikan sebanyak 12.374 perkara atau 52,2%. Jenis kejahatan yang paling banyak dilaporkan pada 2024, yaitu KDRT sebanyak 11.028 orang,” ujar Listyo.

    Di samping itu, Polri juga terus meningkatkan upaya pemberantasan terhadap kejahatan perdagangan orang dengan membentuk Satgas TPPO Polri. Sepanjang 2024, Polri berhasil menyelesaikan 621 perkara atau naik 331 perkara (114%) dibandingkan 2023, yakni 290 perkara.

    Peningkatan jumlah penyelesaian perkara ini juga berpengaruh pada menurunnya angka korban TPPO. Pada 2024, terdapat 1.794 korban atau menurun 1.306 orang (42%) dibandingkan 2023, yakni 3.104 orang.

    Sigit mengatakan, kinerja dan capaian Polri sepanjang 2024 masih jauh dari kesempurnaan. Ke depan, tambahnya, Polri akan terus melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang masih dirasakan kurang oleh masyarakat.

    “Kepada seluruh masyarakat Indonesia, rekan-rekan TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, tokoh-tokoh aktivis, LSM, ormas, buruh, rekan-rekan mahasiswa, dan segenap elemen bangsa kami mohon dukungan, doa, pengawasan dan komitmen untuk kami dapat selalu melaksanakan tugas menjadi pelayan setia terhadap masyarakat sebagaimana menuju transformasi Polri yang presisi,” pungkas Sigit.

  • Kombes Donald Disidang Etik Kasus Pemerasan WNA di Konser DWP

    Kombes Donald Disidang Etik Kasus Pemerasan WNA di Konser DWP

    Jakarta, CNN Indonesia

    Kompolnas menyatakan eks Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Donald Simanjuntak menjadi salah satu terduga pelanggar yang disidang etik, pada Selasa (31/12) hari ini.

    “Iya Direktur (Kombes Donald P Simanjuntak disidang etik) sebagai pelanggar,” ujar Komisioner Kompolnas Chairul Anam kepada wartawan lewat pesan singkat.

    Anam menyatakan Donald disidang etik bersama dua Perwira Menengah (Pamen) lainnya di Gedung TNCC Mabes Polri. Salah satunya, kata dia, merupakan Kasubdit yang bertugas di Polda Metro Jaya.

    Propam Polri sebelumnya dikabarkan menggelar sidang pelanggaran etik terhadap 18 anggota polisi yang diduga terlibat dalam aksi pemerasan kepada penonton DWP 2024 asal Malaysia hari ini.

    Kabar pelaksanaan sidang etik itu turut dikonfirmasi oleh Karo Penmas Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. Sidang digelar oleh Majelis Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) di Gedung TNCC Mabes Polri.

    “Iya benar, Sesuai pada Komitmen Pimpinan Polri melalui Div Propam Polri yang sudah disampaikan telah menindak tegas dan hari ini mulai di sidang etik,” ujarnya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat.

    Total warga negara Malaysia yang menjadi korban dugaan pemerasan saat menonton DWP 2024 mencapai 45 orang.

    Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim mengatakan barang bukti dalam kasus dugaan pemerasan kepada WN Malaysia oleh 18 polisi tersebut mencapai Rp2,5 miliar. Ia menambahkan saat ini para pelaku juga telah menjalani penempatan khusus (Patsus) di Propam Polri.

    Di sisi lain, Karim mengatakan saat ini pihaknya juga masih terus mendalami motif aksi pemerasan tersebut. Pasalnya hal itu dilakukan oleh anggota dari satuan kerja yang berbeda.

    Karim juga mengaku belum bisa mengungkap apakah para pelaku memang saling terkoordinasi atau melakukan aksi pemerasan secara masing-masing sesuai satuannya.

    Ia mengatakan saat ini penyidik Propam Polri masih terus melakukan pemeriksaan secara maraton untuk menggali peran dari anggota tingkat Polsek, Polres, hingga Polda dalam kasus tersebut.

    (tfq/gil)

    [Gambas:Video CNN]