Tag: Listyo Sigit Prabowo

  • Pastikan Kelancaran Mudik, Kapolri dan 3 Menteri Tinjau Stasiun Gambir

    Pastikan Kelancaran Mudik, Kapolri dan 3 Menteri Tinjau Stasiun Gambir

    Pastikan Kelancaran Mudik, Kapolri dan 3 Menteri Tinjau Stasiun Gambir
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –

    Kapolri
    Jenderal
    Listyo Sigit Prabowo
    bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (
    Menko PMK
    ) Pratikno, Menteri Perhubungan (
    Menhub
    ) Dudy Purwagandhi, dan Menteri Kesehatan (
    Menkes
    ) Budi Gunadi Sadikin meninjau situasi arus mudik di
    Stasiun Gambir
    , Jakarta Pusat, Sabtu (29/3/2025).
    Pantauan
    Kompas.com
    di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB Kapolri dan ketiga menteri tiba di Stasiun Gambir, menggunakan satu mobil hitam.
    Listyo tiba mengenakan pakaian dinas polisi. Sementara itu, tiga menteri lainnya mengenakan kemeja putih.
    Setelah itu, mereka langsung diarahkan menuju ruangan VIP dan berdiskusi secara tertutup di sana.
    Saat perjalanan menuju ke ruangan VIP, Listyo tampak menyapa salah seorang wartawan.
    “Pak Listyo Sigit,” kata seorang wartawan laki-laki, di lokasi.
    “Iya,” ucap Listyo sambil mengangkat tangannya ke seorang wartawan itu.
    Setelah itu, Listyo dan tiga menteri lainnya menaiki salah satu kereta api kelas eksekutif untuk menyapa dan memberikan bingkisan kepada penumpang.
    Kemudian, mereka meninjau proses
    check in
    tiket kereta api yang sudah beroperasi menggunakan
    face recognition
    .
     
    Saat peninjauan, Listyo dan Pratikno tampak bertanya kepada beberapa petugas KAI yang sedang berjaga di sana.
    Setelah meninjau proses
    face recognition
    , Listyo sempat menyapa salah satu penumpang yang sedang menunggu jadwal keberangkatan kereta api.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tinjau Bandara Soekarno-Hatta Jelang Lebaran, Kapolri: Jumlah Penumpang Meningkat 4,9 Persen Dibanding 2024

    Tinjau Bandara Soekarno-Hatta Jelang Lebaran, Kapolri: Jumlah Penumpang Meningkat 4,9 Persen Dibanding 2024

    Tinjau Bandara Soekarno-Hatta Jelang Lebaran, Kapolri: Jumlah Penumpang Meningkat 4,9 Persen Dibanding 2024
    Tim Redaksi
    TANGERANG, KOMPAS.com –

    Kapolri
    Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kondisi pelayanan pada puncak
    arus mudik
    di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (29/3/2025).
    Pengamatan
    Kompas.com
    di lokasi, kehadiran Listyo juga turut didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
    Listyo menyampaikan, pihaknya telah melakukan survei kepuasan penumpang di Terminal 1
    Bandara Soekarno-Hatta
    dan hasilnya mendapat tanggapan baik.
    Hal itu tampak selaras dengan kenaikan jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta yang mencapai 4,9 persen.
    “Terjadi kenaikan penumpang sekitar 4,9 persen dibandingkan tahun 2024 pada saat mudik,” ucap Listyo kepada awak media di Terminal 1B, Sabtu.
    Destinasi yang menjadi favorit atau incaran penumpang melalui jalur udara antara lain Medan, Denpasar, Surabaya, Yogyakarta, Palembang, dan Pontianak.
    “Artinya, ini menunjukkan di satu sisi minat (masyarakat) terhadap penerbangan yang juga menjadi pilihan (bermudik),” ujar Listyo.
    Sementara itu, Menko PMK Pratikno menerangkan bahwa memang sudah ada penurunan jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada hari ini, terlihat dari arus kepadatan yang mulai longgar.
    “Dan juga dari berbagai lini tadi sudah terasa bahwa arus mudik sudah mulai sedikit turun ya, tapi kan ini belum selesai,” ujar Pratikno.
    “Jadi kita tetap saja mengantisipasi masih ada kenaikan penumpang yang cukup tinggi,” tambahnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kapolri: Puncak Arus Mudik di Jawa Hari Ini, Jam 9-10 Malam
                
                    
                        
                            Yogyakarta
                        
                        28 Maret 2025

    Kapolri: Puncak Arus Mudik di Jawa Hari Ini, Jam 9-10 Malam Yogyakarta 28 Maret 2025

    Kapolri: Puncak Arus Mudik di Jawa Hari Ini, Jam 9-10 Malam
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com –
    Kapolri
    Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi
    puncak arus mudik
    di jawa terjadi hari ini, Jumat (28/3/2025) pukul 21.00 WIB sampai 22.00 WIB.
    Prediksi tersebut disampaikan Kapolri usai melakukan pemantauan di
    Stasiun Tugu Yogyakarta
    , Jumat (28/3/2025).
    Sebelumnya, dia melakukan pemantauan langsung di jalan tol dari kilometer 70 hingga 414 Kalikangkung. .
    “Untuk jalur tol dan arteri, kemungkinan puncak arus mudik pagi hari ini mulai dari malam sampai dengan nanti subuh. Khusus untuk di Jawa, karena menjadi tujuan mudik paling banyak, mungkin antara jam 9.00 dan 10.00 malam, itu akan mencapai puncaknya,” jelas Listyo.
    Oleh sebab itu, lanjut dia, pihaknya telah mempersiapkan
    rekayasa lalu lintas
    untuk mengurai kepadatan seperti memberlakukan one way lokal, serta buka tutup jalur pada jalur yang padat.
    “Ini semua menjadi bagian yang kita evaluasi untuk supaya menghadapi puncak arus mudik ini semuanya bisa terkelola dengan baik,” beber dia.
    Listyo menjelaskan, pihaknya telah melakukan evaluasi rekayasa lalu lintas dari tahun lalu.
    Tahun lalu, pada kilometer 70 sampai 414 diberlakukan secara penuh namun untuk tahun ini one way dilakukan secara bertahap.
    “Jadi, one way di tingkat Provinsi Jawa Barat, kemudian kita tarik ke Jawa Tengah, baru kemudian begitu arusnya memang tidak bisa ditahan lagi, baru kita tarik menjadi one way mulai dari 70 sampai dengan 414,” kata Listyo.
    Cara ini menurut dia dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat yang hendak mudik ke arah barat menggunakan jalur tol. Selain itu jalur arteri dengan cara ini dapat lebih teratur jika dibanding tahun lalu.
    “Ini tentunya upaya kami untuk terus melakukan perbaikan dalam hal pelayanan publik,” kata dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kapolri: Puncak Arus Mudik di Jawa Hari Ini, Jam 9-10 Malam
                
                    
                        
                            Yogyakarta
                        
                        28 Maret 2025

    Kapolri: Puncak Arus Mudik di Jawa Hari Ini, Jam 9-10 Malam Yogyakarta 28 Maret 2025

    Kapolri: Puncak Arus Mudik di Jawa Hari Ini, Jam 9-10 Malam
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com –
    Kapolri
    Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi
    puncak arus mudik
    di jawa terjadi hari ini, Jumat (28/3/2025) pukul 21.00 WIB sampai 22.00 WIB.
    Prediksi tersebut disampaikan Kapolri usai melakukan pemantauan di
    Stasiun Tugu Yogyakarta
    , Jumat (28/3/2025).
    Sebelumnya, dia melakukan pemantauan langsung di jalan tol dari kilometer 70 hingga 414 Kalikangkung. .
    “Untuk jalur tol dan arteri, kemungkinan puncak arus mudik pagi hari ini mulai dari malam sampai dengan nanti subuh. Khusus untuk di Jawa, karena menjadi tujuan mudik paling banyak, mungkin antara jam 9.00 dan 10.00 malam, itu akan mencapai puncaknya,” jelas Listyo.
    Oleh sebab itu, lanjut dia, pihaknya telah mempersiapkan
    rekayasa lalu lintas
    untuk mengurai kepadatan seperti memberlakukan one way lokal, serta buka tutup jalur pada jalur yang padat.
    “Ini semua menjadi bagian yang kita evaluasi untuk supaya menghadapi puncak arus mudik ini semuanya bisa terkelola dengan baik,” beber dia.
    Listyo menjelaskan, pihaknya telah melakukan evaluasi rekayasa lalu lintas dari tahun lalu.
    Tahun lalu, pada kilometer 70 sampai 414 diberlakukan secara penuh namun untuk tahun ini one way dilakukan secara bertahap.
    “Jadi, one way di tingkat Provinsi Jawa Barat, kemudian kita tarik ke Jawa Tengah, baru kemudian begitu arusnya memang tidak bisa ditahan lagi, baru kita tarik menjadi one way mulai dari 70 sampai dengan 414,” kata Listyo.
    Cara ini menurut dia dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat yang hendak mudik ke arah barat menggunakan jalur tol. Selain itu jalur arteri dengan cara ini dapat lebih teratur jika dibanding tahun lalu.
    “Ini tentunya upaya kami untuk terus melakukan perbaikan dalam hal pelayanan publik,” kata dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kapolri: Puncak Arus Mudik di Jawa Hari Ini, Jam 9-10 Malam
                
                    
                        
                            Yogyakarta
                        
                        28 Maret 2025

    Jalur Mudik Berpotensi Terdampak Cuaca Buruk, Ini Kata Kapolri Regional 28 Maret 2025

    Jalur Mudik Berpotensi Terdampak Cuaca Buruk, Ini Kata Kapolri
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com
    – Beberapa wilayah di Indonesia, termasuk
    Yogyakarta
    , berpotensi mengalami
    hujan lebat
    .
    Menanggapi hal tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan jalur-
    jalur alternatif
    untuk mengantisipasi kemungkinan jalur utama terendam banjir.
    Pernyataan tersebut disampaikan Listyo setelah melakukan kunjungan ke Stasiun Tugu Yogyakarta pada Jumat (28/3/2025) malam.
    Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi cuaca buruk yang dapat terjadi di beberapa daerah.
    “BMKG sudah menyampaikan bahwa ada beberapa wilayah yang berpotensi akan terjadi hujan, termasuk Jawa Tengah, Jogja, kemudian beberapa wilayah di daerah Jawa Timur,” ujar Listyo.
    Kapolri juga menambahkan bahwa di pos-pos terpadu, pihaknya telah menyiapkan personel gabungan dari Polri, Basarnas, dan TNI.
    Selain itu, peralatan yang dapat digunakan untuk evakuasi cepat juga telah disiapkan, terutama untuk menghadapi ancaman tanah longsor.
    “Kita siapkan mereka dengan alat-alat yang bisa digunakan secara cepat pada saat terjadi potensi bencana, apakah itu tanah longsor ataukah bencana yang lain,” kata dia.
    Listyo menegaskan bahwa Polri telah mempersiapkan jalur-jalur alternatif yang dapat dilalui jika jalur utama terendam banjir atau terdampak tanah longsor. “Kita telah mempersiapkan jalur-jalur alternatif apabila jalur utama terendam banjir. Kurang lebih itu yang kita persiapkan,” bebernya.
    Sebelumnya, Jenderal Listyo juga melakukan pemantauan langsung di jalan tol dari kilometer 70 hingga 414 Kalikangkung.
    Ia memprediksi bahwa puncak arus mudik, khususnya di Jawa, akan terjadi pada hari ini, Jumat (28/3/2025), antara pukul 21.00 hingga 22.00 WIB.
    “Untuk jalur tol dan arteri, kemungkinan puncak arus mudik pagi hari ini mulai dari malam sampai dengan nanti subuh, dan mungkin khusus untuk di Jawa, karena menjadi tujuan mudik, mungkin antara jam 9:00 dan 10:00 itu akan mencapai puncaknya,” jelas Listyo setelah pemantauan di Stasiun Tugu Yogyakarta.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • H-3 Lebaran, Cek Harga Tiket Bus Rosalia, Sinar Jaya dan Agra Mas dari Jakarta

    H-3 Lebaran, Cek Harga Tiket Bus Rosalia, Sinar Jaya dan Agra Mas dari Jakarta

    Bisnis.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan sebanyak 54,2% pemudik telah meninggalkan Jakarta pada H-3 Lebaran atau Jumat (28/3/2025).

    Dia menyampaikan, setengah dari pemudik Jakarta itu telah bertolak menuju kampung halamannya ke arah timur.

    “Kemudian dari laporan yang ada, sudah ada kurang lebih 54,2% yang meninggalkan kota, meninggalkan Jakarta mengarah ke timur,” ujarnya kepada wartawan Jumat (28/3/2025).

    Pihaknya memprediksi puncak arus mudik masyarakat terjadi pada Jumat (28/3) malam.

    Salah satu kendaraan umum yang paling banyak digunakan oleh masyarakat yakni bus. Sejumlah bus yang paling banyak digunakan pemudik untuk pulang kampung yakni Sinar Jaya, Rosalia Indah, dan PO Haryanto.

    Daftar Harga Tiket Bus dari Jakarta

    Bagi masyarakat yang baru mempersiapkan mudik lebaran, berikut ini adalah daftar harga tiket bus keberangkatan dari Jakarta.

    Bisnis telah merangkum daftar harga tiket bus Sinar Jaya, Rosalia Indah, dan PO Haryanto untuk rute-rute populer.

    Berikut daftar harta tiket bus untuk mudik lebaran keberangkatan dari Jakarta:

    Harga Tiket Bus Sinar Jaya

    Jakarta – Jogja: Mulai Rp400.000
    Jakarta – Solo: Mulai Rp300.000-an
    Jakarta – Tulungagung: Mulai Rp400 ribuan
    Jakarta – Ngawi: Mulai Rp400.000-an
    Jakarta – Madiun: Mulai Rp450.000-an
    Jakarta – Semarang: Mulai Rp210.000
    Jakarta – Malang: mulai Rp460.000

    Harga di atas diambil dari berbagai situs penyedia tiket bus dan web resmi, harga bisa berubah sewaktu-waktu.

    Harga Tiket Bus Rosalia Indah

    Jakarta – Jogja: Rp430 ribu – Rp685 ribuan
    Jakarta – Solo: Rp400-600 ribuan
    Jakarta – Brebes: mulai Rp400 ribuan
    Jakarta – Tulungagung: Mulai Rp400 ribuan
    Jakarta – Ngawi: mulai Rp400 ribuan
    Jakarta – Madiun: Rp440 ribuan
    Jakarta – Semarang: Rp400-600 ribuan
    Jakarta – Malang: mulai Rp400 ribuan

    Harga Tiket Bus Agra Mas

    Jakarta – Solo: mulai Rp480.000
    Jakarta – Jogja: mulai Rp540.000
    Jakarta – Surabaya: mulai Rp810.000
    Jakarta – Malang: mulai Rp620.000

    Harga tiket bus Agra Mas tidak jauh berbeda dengan yang disediakan oleh Rosalia Indah dan Sinar Jaya.

    Anda dapat mengecek hata tiket bus melalui aplikasi resminya. Melakukan pengecekan secara berkala dapat membuat anda mengetahui harga tiket yang dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung pada tanggal keberangkatan.

  • Kapolri: Lebih Cepat, Waktu Tempuh Jakarta-Semarang Kini 5 Jam 12 Menit

    Kapolri: Lebih Cepat, Waktu Tempuh Jakarta-Semarang Kini 5 Jam 12 Menit

    Kapolri: Lebih Cepat, Waktu Tempuh Jakarta-Semarang Kini 5 Jam 12 Menit
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut rata-rata waktu tempuh pemudik dari Jakarta hingga Semarang saat
    arus mudik
    Lebaran 2025 mencapai 5 jam 12 menit.
    “Lebih cepat dibanding tahun sebelumnya,” kata Kapolri di Semarang, Jumat (28/3/2025).
    Selain itu, kata dia, jumlah kecelakaan selama arus mudik hingga H-3 Idul Fitri 1446 Hijriah juga mengalami penurunan.
    “Jumlah kecelakaan tahun ini juga turun dibanding tahun lalu. Ini jadi catatan baik,” katanya.
    Ia mengimbau pemudik untuk mewaspadai potensi cuaca buruk saat perjalanan mudik.
    “Cuaca masih berpotensi hujan, oleh karena itu masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati,” katanya.
    Ia meminta pemudik untuk beristirahat sejenak di tempat istirahat yang telah disediakan di sepanjang jalan tol sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
    Menurut dia, pelaksanaan arus mudik hingga H-3 Lebaran di jalan tol berjalan aman dan lancar.
    Ia menambahkan diperkirakan masih akan terjadi puncak mudik di jalan tol pada Jumat (28/3) malam.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kapolri Sebut 54,2% Pemudik Jakarta Sudah Bergeser ke Arah Timur

    Kapolri Sebut 54,2% Pemudik Jakarta Sudah Bergeser ke Arah Timur

    Bisnis.com, JAKARTA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan sebanyak 54,2% pemudik telah meninggalkan Jakarta pada H-3 Lebaran atau Jumat (28/3/2025).

    Dia menyampaikan, setengah dari pemudik Jakarta itu telah bertolak menuju kampung halamannya ke arah timur.

    “Kemudian dari laporan yang ada, sudah ada kurang lebih 54,2% yang meninggalkan kota, meninggalkan Jakarta mengarah ke timur,” ujarnya kepada wartawan Jumat (28/3/2025).

    Dia meminta jajarannya agar tetap waspada meskipun telah terjadi pergeseran setengah pemudik dari Jakarta. Sebab, puncak arus mudik masih belum terlewati.

    Jenderal polisi bintang empat itu menyatakan bahwa puncak mudik Lebaran 2025 bakal jatuh pada hari ini atau tepatnya pada malam hari.

    “Untuk puncak arus mudik sampai pagi ini tadi masih belum didapatkan, jika kemungkinan prediksi puncak arus mudik akan terjadi nanti malam,” tambahnya.

    Adapun, Sigit menyatakan bahwa pihaknya dan stakeholder terkait siap mengawal serangkaian mudik Lebaran 2025. 

    Misalnya, kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas mulai dari contraflow, one way hingga kebijakan ganjil genap untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur mudik.

    “Mudah-mudahan kita bisa melaksanakan pengelolaan rekayasa arus mudik ini dengan baik. Dan tentunya juga menjadi PR kita selanjutnya untuk melaksanakan persiapan arus balik,” pungkasnya.

  • Menteri Imipas Agus Andrianto Sebut SKCK Tetap Diperlukan: Jangan Sampai Beli Kucing dalam Karung – Halaman all

    Menteri Imipas Agus Andrianto Sebut SKCK Tetap Diperlukan: Jangan Sampai Beli Kucing dalam Karung – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, BOGOR – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, menilai Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) tetap diperlukan.

    Hal ini merespons usulan Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) kepada Polri agar menghapus SKCK.

    “(SKCK) itu kan bukan kelakuan baik, tetapi kan setahu saya itu catatan kepolisian,” kata Agus, saat ditemui seusai acara pemberian remisi bagi narapidana di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/3/2025).

    Menurut Agus, SKCK digunakan untuk mengetahui rekam jejak seseorang dalam melakukan tes sesuatu, semisal calon anggota TNI atau Polri.

    “Ya yang mungkin menjadi salah satu syarat kalau orang mau cari kerja atau mau menjadi anggota TNI-Polri dengan maksud ya setahu saya ya mengetahui rekam jejak orang. Itu saya rasa,” ujarnya.

    Dia berpendapat, tanpa adanya mekanisme penyaringan seperti SKCK, ada risiko bagi institusi yang menerima individu tanpa mengetahui rekam jejaknya.

    “Jangan sampai membeli kucing dalam karung. Kalau catatannya pernah melakukan kejahatan kira-kira bisa masuk TNI enggak?” ucap Agus.

    Menurut Agus, keberadaan SKCK menjadi alat verifikasi penting yang dapat melindungi institusi dari potensi masalah.

    “Ya kalau tiba-tiba tidak tahu, ternyata sudah masuk (TNI-Polri), ternyata dia pernah menjadi pelaku kejahatan. Ini kan bisa merugikan secara institusi,” tuturnya.

    Namun, Agus menegaskan bahwa keputusan mengenai penghapusan SKCK atau tidak bukan kewenangannya sebagai Menteri Imipas.

    “Terserah, silakan, bukan kewenangan saya yah. Tetapi pendapat saya begitu,” ungkapnya.

    Sebelumnya, Kementerian HAM mengusulkan penghapusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    Maksud dari usulan itu adalah supaya mantan narapidana mudah mendapatkan pekerjaan setelah kembali ke masyarakat.

    “Kita meminta kepada pihak yang berwenang dalam hal ini Kepolisian RI untuk meninjau kembali bahkan mungkin menghapuskan SKCK,” ucap Direktur Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM, Nicholay Aprilindo, di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (21/3/2025) petang.

    Nicholay mengatakan Kementerian HAM sudah mengirimkan surat permintaan yang ditandatangani oleh Menteri HAM Natalius Pigai ke Kapolri.

    Usulan itu diperoleh setelah pihaknya mengunjungi beberapa lembaga pemasyarakatan (lapas) dan mendapat keluhan dari para narapidana.

    Nicholay menceritakan ada salah seorang narapidana yang melakukan kejahatan berulang karena saat bebas dari penjara tidak bisa memenuhi kebutuhan ekonominya.

    Narapidana tersebut mengaku sulit mendapat kerja karena ada syarat SKCK yang diminta oleh perusahaan-perusahaan.

    “Surat ini tadi sudah dikirimkan ke pak Kapolri,” kata Nicholay.

    Ia menambahkan usulan tersebut tak khusus untuk mantan narapidana saja melainkan untuk semua masyarakat.

    “Semoga dengan adanya surat ini dapat menggugah hati seluruh pemangku kebijakan dalam bidang penegakan hukum agar mereka meninjau kembali tentang syarat-syarat ini SKCK ini,” ujar dia.

  • Kapolri Sebut 54,2% Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta untuk Mudik Lebaran

    Kapolri Sebut 54,2% Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta untuk Mudik Lebaran

    loading…

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkap 54,2% kendaraan sudah meninggalkan Jakarta untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran 2025. Foto/SindoNews

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkap 54,2% kendaraan sudah meninggalkan Jakarta untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran 2025.

    Data tersebut diperoleh berdasarkan pemantauan langsung di KM 70 Tol Jakarta- Cikampek (Japek) pada hari ini, Jumat (28/3/2025).

    “Kemudian dari laporan yang ada, sudah ada kurang lebih 54,2% yang meninggalkan kota, meninggalkan Jakarta mengarah ke timur,” kata Kapolri, Jumat (28/3/2025).

    Sigit pun memprediksi lonjakan pemudik akan terjadi pada malam ini, terutama pada waktu menjelang subuh atau pascasahur. Dia pun meminta jajarannya, terutama yang berharga di lapangan untuk bersiap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Untuk puncak arus mudik sampai pagi ini tadi masih belum didapatkan, jika kemungkinan prediksi puncak arus mudik akan terjadi nanti malam,” kata Sigit.

    “Oleh karena itu tentunya saya sampaikan kepada rekan-rekan untuk tetap waspada sehingga kemudian kita bisa melampaui puncak arus mudik dengan baik,” sambungnya.

    (cip)