Tag: Lisa

  • Indonesia Perdana jadi Juara Badminton Asia Mixed Team Championships, Sponsor Mengalir Deras – Page 3

    Indonesia Perdana jadi Juara Badminton Asia Mixed Team Championships, Sponsor Mengalir Deras – Page 3

    Sebelumnya, Indonesia mencundangi tuan rumah China dalam final Badminton Asia Mixed Team Championship 2025. Skuad Merah Putih membungkam Tirai Bambu dengan skor 3-1 di Qingdao Conson Sports Centre, China, Minggu (16/2).

    Satu poin kemenangan Indonesia diraih lewat Rinov Rivaldy/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Ganda campuran ini mengalahkan Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying 21-11 dan 21-13.

    Meski pasangan dadakan, Rinov/Fadia bermain solid pada pertandingan yang berlangsung 31 menit. “Kami terus menekan mereka dari awal sampai akhir, sehingga mereka tidak bisa mengeluarkan kemampuan yang terbaik,” kata Rinov.

    Indonesia secara mengejutkan merombak pasangan ganda campuran untuk melawan China. Rinov yang biasa berpasangan dengan Lisa Ayu Kusumawati, berduet dengan Fadia. Adapun Fadia adalah pasangan dari Dejan Ferdinansyah.

    “Jujur saya sudah percaya sekali dengan kak Rinov. Kami sudah sering latihan bersama. Di Kejurnas kemarin juga sempat berpasangan membela klub kami. Paling tadi saling mengingatkan untuk tidak kendur saja di setiap poin,” jawab Fadia ketika ditanya persiapan dengan Rinov untuk laga final.

    “Kami dari junior di ajang beregu sering berpasangan, jadi sebenarnya sudah sama-sama tahu peran masing-masing. Itu sangat menguntungkan di lapangan,” tambah Rinov.

    Tak heran jika Rinov/Fadia tampil gacor saat menghadapi pasangan muda China Gao/Wu.

     

  • Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Tidur Kurang dari 7 Jam Setiap Malam

    Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Tidur Kurang dari 7 Jam Setiap Malam

    Jakarta

    Manfaat tidur lebih dari sekadar mengembalikan energi. Tidur yang cukup dan berkualitas juga berperan penting dalam mendukung kesehatan, mulai memperkuat sistem imun, mencegah kenaikan berat badan, hingga membantu mengendalikan kadar gula darah.

    Umumnya, orang dewasa dianjurkan untuk tidur tujuh hingga sembilan jam setiap malam. Lantas, apa yang terjadi pada tubuh jika tidur kurang dari waktu tersebut?

    Perusahaan teknologi tidur, Simba, menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk membuat gambaran tentang efek kurang tidur terhadap kondisi fisik. Untuk membuat gambar tersebut, Simba mensurvei 2.175 orang dewasa di Inggris tentang kebiasaan tidur, kesehatan fisik, dan penampilan mereka.

    Jawabannya kemudian dimasukkan ke dalam bot AI, yang kemudian menampilkan efek tidur di atas dan di bawah tujuh jam setiap malam.

    Berdasarkan data-data tersebut, kulit menjadi salah satu bagian tubuh yang paling pertama menunjukkan tanda-tanda kurang tidur. Sekitar 24 persen responden yang kurang tidur mengaku memiliki kulit sensitif.

    Gejala lainnya termasuk eksim (16 persen), kulit kusam (10 persen), dan psoriasis (7 persen).

    “Kurang tidur tidak hanya membuat Anda lelah, tetapi juga terasa di seluruh tubuh Anda,” ujar Wakil CEO mitra amal Simba, The Sleep Charity, Lisa Artis dikutip dari Daily Mail, Kamis (13/2/2025).

    “Saat tidur terganggu, aliran darah berkurang menyebabkan kulit tampak pucat dan kurang bercahaya, menghilangkan cahaya dan vitalitas alaminya,” sambungnya.

    Kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko penambahan berat badan. Survei menunjukkan 26 persen responden yang tidak cukup tidur mengalami kelebihan berat badan. Sementara, 32 persen mengalami kembung.

    “Selama tidur, tubuh menyeimbangkan hormon seperti ghrelin dan leptin, yang mengendalikan rasa lapar dan kenyang. Tanpa istirahat yang memadai, kadar ghrelin meningkat, membuat orang merasa lebih lapar, sementara kadar leptin menurun, mengurangi rasa kenyang,” terang Artis.

    “Wanita lebih mungkin melihat peningkatan lemak di pinggul dan paha karena perubahan hormonal, sementara pria mungkin melihat lebih banyak lemak perut karena menurunnya kadar testosteron,” tambahnya.

    Perubahan tidak biasa lainnya akibat kurang tidur adalah tangan dan kaki dingin.

    “Kurang tidur dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mengelola dan menyesuaikan suhu internalnya, yang menyebabkan fluktuasi dan ketidaknyamanan pada tangan dan ekstremitas lainnya,” tandas Artis.

    (ath/kna)

  • Diduga Uang Jasa Dipangkas, Ratusan Nakes di RSUD Yohanes Kupang Protes

    Diduga Uang Jasa Dipangkas, Ratusan Nakes di RSUD Yohanes Kupang Protes

    Liputan6.com, Kupang – Ratusan pegawai dan tenaga kesehatan (Nakes) RSUD WZ Yohanes Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan aksi protes di kantor badan layanan umum daerah (BLUD) setempat, Rabu (12/2/2025) siang.

    Aksi protes itu dilakukan lantaran adanya pemangkasan uang jasa yang dilakukan sepihak oleh manajemen rumah sakit tanpa sepengetahuan mereka.

    Petugas anestesi, Lisa Usfinit mengatakan, dia bersama ratusan temannya hanya ingin transparansi manajemen pembagian jasa, karena selama ini mereka bekerja 24 jam menerima pasien, tapi ada kesenjangan pada pembagian jasa.

    “Transparansi di sini maksud saya, pembagian jasa harus jelas, jika jasa kami dipotong mohon manajemen mensosialisasikan kepada kami. Jangan anggap kami seperti pekerja buruh kasar,” ujarnya.

    Ia mengungkapkan, pemotongan tagihan BPJS milik mereka malah diambil dari uang jasa, padahal selama ini sudah dilakukan pemotongan secara otomatis melalui gaji pokok sesuai golongan masing-masing.

    Menurut Lisa, pemotongan jasa yang dilakukan manajemen RSUD W. Z Yohanes mencapai 40 bahkan 50 persen dari pendapatan dan sudah berlangsung satu tahun terakhir, sehingga sangat mengganggu ekonomi rumah tangga mereka.

    “Sebenarnya pembagian jasa kami sudah diatur tetapi sejauh ini sampai kami datang berkumpul di sini karena tidak ada transparansi dan tidak ada kejelasan pembagian jasa, dengan alasan-alasan yang kami tidak tahu,” jelas Lisa.

    Nakes lain yang namanya tidak ingin disebutkan menambahkan, selama ini yang mereka ketahui pemotongan uang jasa untuk mengembalikan uang stimulan yang selama ini dipakai untuk membayar sebagai utang.

    “Uang jasa ini mau dipotong sampai berapa lama, ini harus dijelaskan kepada kami. Harus ada transparansi soal klaim dan potongan jasa itu berapa, supaya kami tau tiap bulan itu yang akan dibagikan menjadi jasa itu besarannya berapa sehingga angkanya kami bisa perkirakan,” tegasnya.

     

    Geger Buaya Salah Masuk Permukiman

  • Jakarta rayakan Cap Go Meh, tunjukkan harmoni keberagaman budaya

    Jakarta rayakan Cap Go Meh, tunjukkan harmoni keberagaman budaya

    Jakarta (ANTARA) – Di tengah cuaca Jakarta yang terik, Ilah bersama rombongan yang berjumlah sekitar 30 orang telah tiba di kawasan pecinan Glodok sejak Rabu (12/2) siang hari. Mayoritas dari mereka merupakan ibu rumah tangga yang membawa anaknya untuk menyaksikan kemeriahan festival lampion atau Cap Go Meh.

    “Saya ke sini dengan cucu yang baru pertama kali ikut melihat perayaan Cap Go Meh,” ujar Ilah yang tiba di Glodok setelah berjalan kaki dari rumahnya sekitar 10 menit.

    Selain mencari hiburan, Ilah mengajak cucunya menyaksikan pertunjukan tari barongsai untuk mengajarkannya tentang keberagaman budaya di wilayah mereka tinggal dan pentingnya hidup saling menghargai.

    Satu rombongan yang datang bersama Ilah merupakan warga Kelurahan Tambora, Jakarta Barat, yang jaraknya sekitar dua kilometer dari lokasi festival. Meski bukan berasal dari keluarga Tionghoa, tiap tahun mereka beramai-ramai menuju Glodok untuk ikut merasakan kemeriahan Cap Go Meh.

    Demikian juga Lisa dan seorang temannya yang rela menerjang jalanan yang macet dari Pluit, Jakarta Utara, untuk ikut merasakan kemeriahan Cap Go Meh. Sebagai salah seorang keturunan Tionghoa, dia mengaku kagum dengan penampilan gambang kromong yang merupakan hasil akulturasi budaya Betawi dan Tionghoa.

    Festival Cap Go Meh yang diinisiasi oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) ini turut menampilkan beberapa kesenian tradisional lain seperti tarian liong, tanjidor, ondel-ondel, enggrang, hingga penampilan angklung. Selain itu, sepanjang jalan di kawasan Glodok telah dihiasi dengan lampion dan dipenuhi oleh pedagang kaki lima.

    Perayaan tahun ini dihadiri sejumlah pejabat lokal dan tokoh keturunan Tionghoa. Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Daerah Khusus (DK) Jakarta Teguh Setyabudi mengatakan festival Cap Go Meh menunjukkan harmoni dari keberagaman budaya, serta mengajarkan beragam nilai-nilai penting yang diwariskan oleh para leluhur.

    “Jakarta tentu bisa menjadi rumah bagi beragam etnis, agama, kepercayaan dan budaya yang hidup berdampingan,” ujarnya saat membuka acara tersebut.

    Selain di Glodok, sejumlah perayaan Cap Go Meh juga berlangsung serempak pada 12 Februari di beberapa tempat di Jakarta, seperti pusat perbelanjaan dan kuliner. Perayaan akbar juga berlangsung di beberapa kota lain di Indonesia, di antaranya Bogor, Singkawang, Palembang, hingga Yogyakarta.

    Pewarta: Xinhua
    Editor: Santoso
    Copyright © ANTARA 2025

  • Cara Ikutan Misi Tanam Pohon Blibli, Belanja Sambil Jaga Lingkungan

    Cara Ikutan Misi Tanam Pohon Blibli, Belanja Sambil Jaga Lingkungan

    Jakarta: PT Global Digital Niaga (Blibli) bersama perusahaan climate tech Jejakin meluncurkan fitur “Misi Tanam Pohon” yang berfokus pada solusi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
     
    Melalui fitur itu, Blibli mengajak pelanggan untuk berkontribusi langsung dalam penanaman pohon dengan nilai nominal Rp1.000 untuk setiap transaksi belanja melalui platform mereka.
     
    “Bertepatan dengan momen memperingati Hari Lingkungan Hidup nasional, Blibli meluncurkan Fitur Misi Tanam Pohon untuk mengajak para pelanggan setia turut aktif dalam menghijaukan bumi dan menekan emisi karbon,” kata COO & Co-Founder Blibli Lisa Widodo dilansir Antara, Rabu, 12 Februari 2025.
     

    “Caranya mudah, pelanggan cukup aktifkan fitur tanam pohon dan kontribusi sebesar Rp1.000 saat check out belanja. Tak hanya itu, pelanggan akan memiliki personal report untuk mengetahui dan memantau dampak positif yang telah diberikan,” papar Lisa.

    Ia menjelaskan, dana yang terkumpul akan digunakan oleh Jejakin untuk menanam pohon mangrove di daerah Cilacap. 
     
    Upaya itu sejalan dengan program Hari Lingkungan Hidup 2025 bertema “Wujudkan Bumi Lestari” dari Kementerian Lingkungan Hidup.
     
    Misi Tanam Pohon juga memperkuat konsistensi Blibli dalam mendukung Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) Indonesia dengan mengurangi produksi gas rumah kaca hingga 32 persen pada tahun 2030.
     
    Sebelumnya, Blibli telah menghadirkan inisiatif Cinta Bumi yang meliputi program take-back packaging, tiap 10 kemasan kardus bekas dikonversi menjadi satu bibit pohon, trade in trees out, serta penjualan voucher tanam pohon di Blibli. 
     
    Melalui inisiatif tersebut, Blibli bersama pelanggan dan mitra telah menanam 15.000 bibit pohon hingga akhir 2024.
     
    Founder & CEO Jejakin Arfan Arlanda mengatakan, melalui fitur Misi Tanam Pohon, pihaknya membuka kesempatan bagi siapa saja untuk berkontribusi dalam menjaga kualitas udara dan memperkuat ekosistem.
     
    “Kami percaya bahwa setiap individu dan organisasi memiliki peluang untuk menciptakan dampak positif. Dengan teknologi, Jejakin hadir sebagai penyedia solusi agar semua dapat berkontribusi, bahkan dalam aktivitas sehari-hari,” imbuh Arfan.

    Cara menggunakan fitur Misi Tanam Pohon
    Berikut cara menggunakan Fitur Misi Tanam di platform Blibli:

    Buka aplikasi Blibli dan belanja produk, lalu aktifkan fitur Misi Tanam Pohon Rp1.000 saat melakukan check-out.
    Pastikan mengonfirmasi metode pembayaran non-COD untuk melakukan kontribusi tanam pohon.
    Pantau laporan kontribusi, dampak, dan perkembangan program tanam pohon yang dikirim secara berkala melalui e-mail.

    Caranya mudah kan, yuk sama-sama menjaga lingkungan. Sambil belanja, sambil menanam pohon!
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Ketua PN Surabaya Dipindah Tugas, Terkait Kesaksian Zarof Ricar?
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        12 Februari 2025

    Ketua PN Surabaya Dipindah Tugas, Terkait Kesaksian Zarof Ricar? Surabaya 12 Februari 2025

    Ketua PN Surabaya Dipindah Tugas, Terkait Kesaksian Zarof Ricar?
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com

    Dadi Rachmadi
    tidak lagi menjabat Ketua
    Pengadilan Negeri Surabaya
    .
    Per Senin (10/2/2025) lalu, posisinya digantikan
    Rustanto
    yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Surabaya.
    Dadi Rachmadi dipindahtugaskan menjadi hakim tinggi di Denpasar.
    Pergantian posisi Dadi Rachmadi menimbulkan pertanyaan, apakah pergantiannya terkait dengan proses hukum
    Ronald Tannur
    .
    Dalam persidangan, mantan pejabat Mahkamah Agung (MA)
    Zarof Ricar
    mengaku membagikan uang dari pengacara Ronald Tannur, Lisa Rachmat kepada Dadi Rachmadi sebesar Rp 75 juta.
    Humas Pengadilan Tinggi Surabaya, Bambang Kustopo membantah anggapan bahwa perpindahan Dadi Rachmadi karena perkara Ronald Tannur.
    “Sekarang Beliau menjadi hakim tinggi. Kalau disanksi, tidak mungkin kariernya naik,” katanya dikonfirmasi Rabu (12/2/2025).
    Setahunya, jika ada hakim yang jenjang kariernya naik, maka yang bersangkutan tidak menjalani sanksi.
    Dia juga menyebut bahwa Dadi selama menjadi Ketua PN tidak pernah bermasalah dengan hukum. “Yang bersangkutan tidak pernah terlibat masalah hukum,” ujarnya.
    Nama Dadi Rachmadi disebut dalam sidang perkara suap hakim yang memutus perkara Ronald Tannur.
    Dalam persidangan, Dadi disebut pernah bertemu dengan pengacara Ronald Tannur, Lisa Rachmat.
    Mantan pejabat Mahkamah Agung (MA), Zarof Ricar, mengaku pernah membagikan uang dari pengacara Lisa Rachmat kepada Dadi Rachmadi sebesar Rp 75 juta.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • VIDEO Zarof Beri Rp75 Juta ke Eks Ketua PN Surabaya Dadi Rachmadi untuk Sewa Rumah – Halaman all

    VIDEO Zarof Beri Rp75 Juta ke Eks Ketua PN Surabaya Dadi Rachmadi untuk Sewa Rumah – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan mantan pejabat Mahkamah Agung (MA), Zarof Ricar, sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus suap vonis bebas Gregorius Ronald Tannur di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (11/2/2025).

    Dalam sidang ini, tiga Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, yakni Erintuah Damanik, Mangapul, dan Heru Hanindyo, duduk sebagai terdakwa. 

    Zarof mengaku telah memberikan uang sebesar Rp75 juta kepada Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Dadi Rachmadi.

    Dadi Rachmadi merupakan Ketua PN Surabaya yang menggantikan Rudi Suparmono. Sebelumnya, pada 17 April 2024, Rudi dimutasi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

    Kini, Rudi juga berstatus sebagai tersangka dalam kasus suap vonis bebas Ronald Tannur.

    Zarof mengungkapkan uang tersebut berasal dari pengacara Ronald Tannur, Lisa Rachmat.

    Asal-Usul Uang Rp 75 Juta

    Zarof menjelaskan peristiwa ini bermula pada 16 April 2024, sehari sebelum pelantikan Dadi Rachmadi sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

    Dalam pertemuan itu, Dadi sempat mengeluhkan kesulitannya dalam membayar biaya sewa rumah.

    “Waktu itu di mobil, Pak Dadi bilang, ‘Bang, aku mau sewa rumah tapi enggak punya uang,’” kata Zarof menirukan ucapan Dadi dalam persidangan.

    Ketika Zarof menanyakan jumlah yang dibutuhkan, Dadi menyebut angka Rp 75 juta.

    Keesokan harinya, saat sarapan di sebuah hotel di Surabaya, Zarof bertemu dengan Lisa Rachmat, pengacara Ronald Tannur.

    Dalam pertemuan tersebut, Lisa sempat menawarkan buah tangan kepada Zarof, namun ia menolak dan menyarankan bantuan dalam bentuk lain.

    “Saya bilang, ‘Saya enggak mau, berat. Kasih aja mentahnya,’” ujar Zarof di hadapan Jaksa Penuntut Umum.

    Tak lama setelah percakapan itu, Lisa menyerahkan uang tunai sebesar Rp 100 juta kepada Zarof.

    “Langsung ya?” tanya Jaksa.

    “Iya,” jawab Zarof.

    Setelah menerima uang tersebut, Zarof menghubungi Dadi dan memberitahukan bahwa ia telah mendapatkan dana untuk sewa rumah.

    Namun, dari Rp 100 juta yang diterima, ia mengambil Rp 25 juta untuk dirinya sendiri.

    “Saya bilang, ‘Nih, gua udah dapet. Lu mau sewa rumah, nih gua kasih, tapi gua potong ya Rp 25 juta,’” ungkap Zarof.

    Dadi sempat menanyakan asal-usul uang itu, namun Zarof tidak menyebutkan nama Lisa dan justru menyamarkannya dengan istilah lain.

    “Dari mana?” tanya Dadi.

    “Udah, dari ‘ibu tiri’,” jawab Zarof.

    Sebelumnya, tiga hakim PN Surabaya yang memberikan vonis bebas kepada Ronald Tannur menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (24/12/2024).

    Ketiga hakim tersebut—Erintuah Damanik, Mangapul, dan Heru Hanindyo—dakwa telah menerima suap sebesar Rp 1 miliar dan SGD 308.000 (sekitar Rp 3,6 miliar) terkait kepengurusan perkara Ronald Tannur.

    Menurut dakwaan Jaksa Penuntut Umum, uang tersebut diberikan oleh pengacara Lisa Rahmat dan Meirizka Wijaja, ibu dari Ronald Tannur, dengan tujuan agar para hakim menjatuhkan vonis bebas bagi klien mereka.

    Dalam pembagian suap, uang SGD 308.000 diberikan secara tunai kepada para hakim dengan rincian Erintuah Damanik: SGD 48.000,  Mangapul SGD 36.000,  Heru Hanindyo SGD 36.000 dan sisanya sebesar SGD 30.000 disimpan oleh Erintuah Damanik.

    Selain itu, Lisa dan Meirizka juga memberikan uang tambahan sebesar Rp 1 miliar dan SGD 120.000 kepada Heru Hanindyo.

    Atas perbuatannya, ketiga terdakwa didakwa melanggar Pasal 12 huruf c jo. Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(Tribunnews/Fahmi/Apfia Tioconny Billy/Malau)

     

  • Zarof Ricar Sering Lihat Lisa Rachmat Mondar-mandir di MA, Tapi Baru Dihubungi Setelah Pensiun – Halaman all

    Zarof Ricar Sering Lihat Lisa Rachmat Mondar-mandir di MA, Tapi Baru Dihubungi Setelah Pensiun – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar mengaku sering melihat pengacara Ronald Tannur, Lisa Rachmat mondar-mandir di Gedung Mahkamah Agung ketika ia masih menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan (Kapusdiklat) periode 2012-2022.

    Adapun hal itu diungkapkan Zarof saat hadir sebagai saksi dalam sidang kasus suap vonis bebas Ronald Tannur yang menjerat tiga Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Erintuah Damanik, Mangapul dan Heru Hanindyo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (11/2/2025).

    Kesaksian itu Zarof sampaikan bermula ketika ditanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) perihal perkenalannya dengan Lisa Rachmat.

    Zarof menyatakan, bahwa dirinya pernah melihat Lisa di MA hanya saja pada saat itu belum mengenal secara pribadi.

    Barulah setelah dirinya pensiun dari MA, Lisa kata Zarof mulai menghubunginya.

    “Waktu itu dia pernah sering saya lihat mondar-mandir di MA. Tapi saya nggak pernah tegur, enggak tahu tiba-tiba setelah saya pensiun dia telpon saya,” kata Zarof.

    Namun ketika ditelusuri lebih jauh oleh Jaksa soal latarbelakang Lisa saat itu, Zarof mengaku tidak begitu tahu.

    Ia juga mengatakan tidak tahu secara pasti mengenai pekerjaan dari Lisa yang juga merupakan terdakwa dalam kasus Ronald Tannur tersebut.

    “Enggak tahu, saya pikir apa ini pengacara atau apa saya juga engga jelas,” pungkasnya.

    3 Hakim PN Surabaya Didakwa Terima Suap Rp 1 M dan 308 Ribu Dollar Singapura

    Sebelumnya, Tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang vonis bebas terpidana Ronald Tannur menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (24/12/2024).

    Dalam sidang perdana tersebut ketiga Hakim PN Surabaya yakni Erintuah Damanik, Mangapul dan Heru Hanindyo didakwa telah menerima suap sebesar Rp 1 miliar dan SGD 308.000 atau Rp 3,6 miliar terkait kepengurusan perkara Ronald Tannur.

    Uang miliaran tersebut diterima ketiga hakim dari pengacara Lisa Rahmat dan Meirizka Wijaja yang merupakan ibu dari Ronald Tannur.

    “Telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan yang menerima hadiah atau janji, berupa uang tunai sebesar Rp 1 miliar dan SGD 308.000,” ucap Jaksa Penuntut Umum saat bacakan dakwaan.

    Pada dakwaannya, Jaksa pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat menyebut bahwa uang miliaran itu diterima para terdakwa untuk menjatuhkan vonis bebas terhadap Ronald Tannur.

    “Kemudian terdakwa Erintuah Damanik, Heru Hanindyo dan Mangapul menjatuhkan putusan bebas terhadap Gregorius Ronald Tannur dari seluruh dakwaan Penuntut Umum,” ucapnya.

    Lebih lanjut Jaksa menuturkan, bahwa uang-uang tersebut dibagi kepada ketiga dalam jumlah yang berbeda.

    Adapun Lisa dan Meirizka memberikan uang secara tunai kepada Erintuah Damanik sejumlah 48 Ribu Dollar Singapura.

    Selain itu keduanya juga memberikan uang tunai senilai 48 Ribu Dollar Singapura yang dibagi kepada ketiga hakim dengan rincian untuk Erintuah sebesar 38 Ribu Dollar Singapura serta untuk Mangapul dan Heru masing-masing sebesar 36 Ribu Dollar Singapura.

    “Dan sisanya sebesar SGD30.000 disimpan oleh Terdakwa Erintuah Damanik,” jelas Jaksa.

    Tak hanya uang diatas, Lisa dan Meirizka diketahui kembali memberikan uang tunai kepada terdakwa Heru Hanindyo sebesar Rp 1 miliar dan 120 Ribu Dollar Singapura.

    “Padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk mempengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili,” kata dia.

    Akibat perbuatannya itu ketiga terdakwa pun didakwa dengan dan diancam dalam Pasal 12 huruf c jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

     

     

  • Indonesia Hajar Hong Kong 5-0

    Indonesia Hajar Hong Kong 5-0

    JAKARTA – Indonesia berhasil menang telak 5-0 atas Hong Kong dalam pertandingan pertama penyisihan Grup B Badminton Asia Mixed Team Championship (BAMTC) 2025.

    Kemenangan besar tersebut ditutup oleh Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin yang mengalahkan Law Cheuk Him/Yeung Shing Choi tiga gim 21-19, 21-23, dan 21-8 pada Selasa, 11 Februari 2025.

    “Pertama mengucapkan syukur alhamdulillah hari ini tim Indonesia menang dan semua diberikan kelancaran,” ujar Fikri dalam keterangan resmi yang diterima dari Humas PBSI.

    Indonesia mempersiapkan pertandingan ini dengan catatan mengantisipasi pemain senior Hong Kong, Tang Chun Man. Dia diperkirakan akan bermain rangkap di ganda campuran dan putra.

    Prediksi tersebut ternyata meleset. Sang pemain malah tidak diturunkan oleh Hong Kong dalam skuad mereka hari ini.

    “Cukup kaget dengan line-up yang diturunkan lawan. Kami sudah menonton dan mempelajari permainan Tang Chun Man sebenarnya, tetapi yang diturunkan berbeda,” ujar Fikri.

    Empat kemenangan sebelum Fikri/Daniel berurut-turut diamankan oleh Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati, Putri Kusuma Wardani, Alwi Farhan, dan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

    Indonesia memiliki jeda satu hari sebelum bersua dengan Malaysia pada Kamis, 13 Februari 2025. Itu merupakan bentrok kedua antara kedua negara di ajang ini.

    Sebelumnya, Indonesia dan Malaysia pernah bertemu di babak grup edisi pertama 2017. Ketika itu, Indonesia menang 3-2 dan lolos ke babak gugur dengan status juara grup.

  • Arteria Dahlan Jadi Pengacara Lisa Rachmat pada Kasus Dugaan Suap Vonis Bebas Ronald Tannur

    Arteria Dahlan Jadi Pengacara Lisa Rachmat pada Kasus Dugaan Suap Vonis Bebas Ronald Tannur

    Jakarta, Beritasatu.com – Terdakwa kasus dugaan suap yang melibatkan vonis bebas terhadap terpidana Gregorius Ronald Tannur atau Ronald Tannur, Lisa Rachmat, kini menggandeng mantan anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P, Arteria Dahlan sebagai pengacaranya.

    Arteria Dahlan hadir di sidang perdana Lisa Rachmat di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (10/2/2025). Dalam kesempatan tersebut, Arteria menyatakan dirinya dan tim akan bekerja maksimal sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

    “Kami diberi waktu satu minggu, dan tentunya kami akan bekerja sebaik-baiknya, sekuat-kuatnya, untuk menghadirkan kesepahaman mengenai fakta hukum dalam persidangan,” ungkap Arteria Dahlan kepada awak media seusai persidangan kasus dugaan suap vonis bebas Ronald Tannur.

    Arteria Dahlan berharap, agar keadilan bisa ditegakkan tidak hanya untuk Lisa, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia. Ia menegaskan, yang paling penting adalah pencapaian kebenaran materiel dalam proses persidangan.

    “Apa pun hasilnya, yang kami kejar adalah kebenaran materiel. Mudah-mudahan tidak hanya memberikan keadilan bagi Ibu Lisa, tetapi keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tambahnya.

    Lisa Rachmat didakwa menyuap tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya untuk menjatuhkan vonis bebas terhadap Gregorius Ronald Tannur.

    Lisa Rachmat diduga bermufakat dengan mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar, yang berjanji akan memberikan uang tunai Rp 1 miliar dan Rp 5 miliar untuk tiga hakim agung berinisial S, A, dan S atas dugaan kasus suap vonis bebas Ronald Tannur.