Tag: Lisa

  • 8 Makanan ‘Biang Kerok’ Kolesterol Tinggi yang Jarang Disadari

    8 Makanan ‘Biang Kerok’ Kolesterol Tinggi yang Jarang Disadari

    Jakarta

    Banyak faktor yang dapat meningkatkan kolesterol, termasuk genetik, gaya hidup, dan pilihan makanan. Umumnya, hati atau liver memproduksi kolesterol yang digunakan untuk mensintesis hormon, memproduksi vitamin, dan membangun membran sel.

    Beberapa orang memproduksi terlalu banyak kolesterol atau mengonsumsi makanan yang meningkatkan kolesterol dalam darah, sehingga mengakibatkan tingginya kadar kolesterol dalam darah.

    Dikutip dari Eat This, Not That, kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL) atau kolesterol jahat yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri. Akibatnya, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    Makanan dapat sangat berdampak langsung pada kadar kolesterol. Makanan pemicu kolesterol, misalnya seperti makanan yang tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dengan menghambat reseptor yang membuang kolesterol jahat dari darah.

    Dikutip dari beberapa sumber, berikut makanan pemicu kolesterol:

    1. Daging merah

    Makanan pemicu kolesterol yaitu daging merah, terutama yang banyak mengandung lemak. Daging unggas seperti ayam juga mengandung lemak jenuh, jadi pilihlah daging merah atau ayam yang memiliki sedikit atau bahkan tanpa lemak.

    2. Daging olahan

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan daging olahan, seperti bacon hingga sosis sebagai karsinogen. Dikutip dari CNBC Make It, daging olahan juga mengandung banyak natrium dan lemak jenuh.

    3. Makanan yang digoreng

    Dikutip dari Real Simple, minyak yang digunakan untuk menggoreng makanan sering kali dihidrogenasi. Proses hidrogenasi minyak tak jenuh untuk memadatkannya menghasilkan lemak trans.

    Makanan yang digoreng juga mengandung banyak lemak jenuh. Misalnya seperti kentang goreng ukuran sedang, mengandung 2,7 gram lemak jenuh.

    4. Makanan cepat saji (fast food)

    Ahli diet Alanna Cabrero mengungkapkan tidak ada yang tahu apakah restoran makanan cepat saji menggunakan minyak terhidrogenasi atau terhidrogenasi parsial untuk memasak makanan mereka.

    “Restoran bahkan dapat menggunakan kembali minyak yang mengubah lemak dalam minyak menjadi lemak trans,” tutur Cabrero.

    5. Makanan kemasan

    Makanan olahan kemasan yang beku, seperti pizza, nugget, atau popcorn kemasan dapat mengandung lemak jenuh, minyak terhidrogenasi, atau lemak trans.

    6. Makanan yang dipanggang atau kue kering

    Beragam makanan yang dipanggang, seperti kue kering, kue, atau muffin selain mengandung gula, bisa juga mengandung lemak jenuh.

    Kue coklat berukuran sedang mengandung 1,7 gram lemak jenuh dan croissant mini mengandung 5 gram lemak jenuh.

    7. Minuman manis

    Ahli nutrisi Lisa Andrews, MEd, RD, LD, menyarankan untuk menghentikan konsumsi minuman manis, seperti soda, jika ingin mengendalikan lipid.

    Dikutip dari Eat This, Not That, mengonsumsi minuman manis dalam jumlah yang berlebihan dapat dikaitkan dengan dislipidemia. Itu merupakan kondisi saat kadar kolesterol dan trigliserida yang tidak normal dalam darah.

    8. Mentega

    Mentega merupakan makanan yang tidak disarankan bagi orang dengan kolesterol tinggi. Itu merupakan makanan olahan susu berlemak tinggi dengan 7,3 gram lemak jenuh per sendok makan.

    Sebuah studi yang dipublikasi pada 2023 di Cureus menemukan bahwa saat buah alpukat dimasukkan ke dalam menu diet rendah lemak, hal itu dapat menurunkan kadar LDL.

    (sao/naf)

  • Muncul ke Publik, Lisa Mariana: Silakan ke Kuasa Hukum Saya

    Muncul ke Publik, Lisa Mariana: Silakan ke Kuasa Hukum Saya

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebgram Lisa Mariana muncul ke publik setelah mengaku memiliki anak dari Ridwan Kamil. Sayangnya, Lisa memilih untuk irit bicara.

    Kemunculan Lisa Mariana itu, tampak dirinya terlihat bersama kedua temannya. Bahkan, terlihat Lisa menggunakan kacamata hitam serta memakai masker kesehatan berwarna hijau.

    Lisa Mariana yang mengenakan seragam serbaungu itu memilih irit bicara. Lisa pun tampak tergesa-gesa menghindari para wartawan dan langsung masuk ke dalam mobil Toyota Kijang Innova B 2994 TZR.

    “Mohon maaf ya, maaf ya,” kata Lisa Mariana dikutip dari channel YouTube, Selasa (8/4/2025).

    “Silakan ke kuasa hukum saya saja,” ujarnya lagi.

    Sementara itu, Martha Dinata selaku temannya menyebut agar para wartawan untuk menemui kuasa hukum Lisa Mariana terkait memiliki anak dari Ridwan Kamil.

    “Sudah ditunjuk kuasa hukumnya, jadi saya tidak bisa memberikan klarifikasi apa apun. Biar nanti kuasa hukumnya Lisa saja yang klarifikasi soal masalah ini,” tuturnya.

    “Kuasa hukum Lisa kan sudah memberikan keterangan semuanya,” lanjutnya.

    Ia menyebut, Lisa Mariana belum siap untuk berbicara di depan publik.

    “Bukan karena faktor yang lain, tetapi memang belum saatnya saja ya,” tutup Martha Dinata yang menemani Lisa Mariana saat muncul di hadapan publik.

  • Lisa Mariana Balas Hujatan Mom-Shaming: Depresi dan Perubahan Fisik Usai Melahirkan – Halaman all

    Lisa Mariana Balas Hujatan Mom-Shaming: Depresi dan Perubahan Fisik Usai Melahirkan – Halaman all

    Lisa Mariana balas hujatan mom-shaming, jelaskan perubahan fisik setelah melahirkan dan depresi.

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Lisa Mariana membalas hujatan mom-shamming yang ditujukan padanya dengan menjelaskan perubahan fisik yang dialaminya pasca melahirkan.

    Dalam unggahannya di Instagram, Lisa mengungkapkan bahwa depresi dan efek samping obat anti-depresan menjadi penyebab utama kenaikan berat badannya, dan ia menerima kritik tersebut dengan lapang dada.

    Lisa juga membagikan pengalaman pribadinya tentang proses melahirkan dan bagaimana berat badan yang bertambah membuatnya kurang percaya diri. 

    “Aku gemuk pasca melahirkan,” ungkap Lisa dalam unggahannya pada Selasa (8/4/2025).

    Ia menambahkan, bahwa obat anti-depresan yang harus dikonsumsinya untuk mengatasi baby blues turut mempengaruhi fisiknya.

    Terima Hujatan dengan Lapang Dada

    Lisa menerima hujatan yang dialamatkan padanya karena perubahan fisiknya.

    “Kalian mau mom-shamming aku, it’s ok sayang, memang begini keadaannya,” tulisnya dengan penuh penerimaan.

    Meskipun begitu, ia berjanji akan kembali langsing suatu saat nanti.

    “Janji langsing lagi,” ujarnya.

    Sebagai seorang ibu, Lisa merasa bahwa ia tidak perlu merasa malu dengan kondisi fisiknya pasca-melahirkan. 

    Ia mengungkapkan bahwa saat ini fokus utamanya adalah keluarga, dan penampilan bukanlah hal yang harus diprioritaskan.

    Perubahan Fisik yang Terjadi Setelah Melahirkan

    Lisa juga menegaskan bahwa perubahan fisiknya yang lebih gemuk disebabkan oleh efek samping dari obat-obatan yang diberikan oleh dokter. 

    “Baby blues yang mengharuskan aku meminum anti-depresan dari dokter,” jelasnya.

    Ia juga mengaku tidak mempermasalahkan berat badan yang bertambah, dan ia siap menerima apapun komentar yang muncul.

    Dalam unggahannya yang lain, Lisa mengungkapkan alasan mengapa ia tidak muncul ke publik selama beberapa waktu, yaitu karena kenaikan berat badan yang mempengaruhi rasa percaya dirinya. 

    “Pada sibuk mom-shamming deh, emang lagi overweight sayang. Kan abis melahirkan anak kedua. Hehe,” tulisnya, menunjukkan bahwa ia tidak terpengaruh oleh komentar negatif tersebut.

    Tanggapan Positif dari Teman dan Pengikut

    Beberapa pengikut dan teman-teman dekat Lisa memberikan dukungan. Salah satunya, seorang teman menuliskan pesan pujian,

     “Beb, kamu tuh aslinya cantik. Mau lagi gemoy atau kurus pun tetep cantik,” yang langsung dibalas oleh Lisa dengan penuh semangat.

    “Sayang, aku otw body kayak kamu lagi,” tulis Lisa membalas pujian temannya.

    Meskipun isu mom-shamming sempat mengganggu Lisa, ia tetap teguh dan menerima perubahan yang terjadi dalam hidupnya, terutama pasca kelahiran anak kedua.

    Fokusnya adalah menjaga kesehatan mental dan kebahagiaan keluarga, tanpa terbebani oleh standar kecantikan yang ditetapkan oleh orang lain.

    Kontroversi Anak Lisa yang Dikaitkan dengan Ridwan Kamil

    Terkait dengan anak Lisa Mariana, beredar spekulasi bahwa putri Lisa lebih mirip dengan suami barunya dibandingkan dengan Ridwan Kamil.

    Isu ini mencuat setelah foto-foto putrinya tersebar luas di media sosial.

    Namun, model Ayu Aulia yang mendukung Ridwan Kamil memilih untuk tidak berkomentar mengenai hal tersebut.

    “Saya enggak mau (komentar). Itu kayaknya bukan peranan saya untuk bicara,” tegas Ayu.

    Namun, Lisa tidak merasa perlu menanggapi lebih lanjut mengenai isu ini.

    Baginya, hal tersebut tidak lebih penting dibandingkan dengan kesejahteraan dirinya dan keluarganya.

    Lisa Mariana menunjukkan keberanian dalam menghadapi hujatan mom-shamming dan berbicara terbuka tentang depresi serta perubahan fisik yang dialaminya setelah melahirkan.

    Ia juga menegaskan bahwa ia akan kembali langsing dan tidak terpengaruh oleh komentar negatif.

    Baginya, kebahagiaan keluarga dan kesehatan mental adalah hal yang lebih utama.

  • Hakim Pemvonis Bebas Ronald Tannur Bantah Terima Uang: Saya Operasi Gigi

    Hakim Pemvonis Bebas Ronald Tannur Bantah Terima Uang: Saya Operasi Gigi

    JAKARTA – Eks Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Heru Hanindyo, membantah keterangan dua hakim lainnya mengenai pembagian uang vonis bebas Gregorius Ronald Tannur senilai 140 ribu dolar Singapura.

    Kedua hakim tersebut yakni, Erintuah Damanik dan Mangapul yang sempat menjadi saksi pada perkara dugaan suap dan gratifikasi vonis bebas Gregorius Ronald Tannur untuk terdakwa Heru Hanindyo. Mereka sempat menyebut bila uang yang diberikan Lisa Rachmat dibagikan di ruang kerja Mangapul.

    Bantahan Heru Hanindyo disampaikan saat diperiksa sebagai terdakwa. Dirinya tak mengetahui perihal pembagian uang, bahkan tak pernah berada di ruang kerja Mangapul.

    “Tentang masalah pembagian uang, itu jelas saya tidak ada di ruangannya Pak Mangapul, saya tidak ada di sana. Meskipun dua saksi mengatakan begitu, faktanya saya tidak berada di sana,” ujar Heru dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa, 8 April.

    Berdasarkan keterangan Erintuah Damanik dan Mangapul, pembagian uang dilakukan kurun waktu dua pekan setelah musyawarah majelis hakim yang kedua dalam penanganan perkara Ronald Tannur.

    Heru menyebut sempat jarang berada di Pengadilan Negeri Surabaya. Sebab, kerap izin operasi saraf gigi dan tugas dinas ke luar kota pada periode Juni hingga Juli.

    Di mulai pada 3 Juni yang disebut tak masuk kantor karena izin untuk menjalani operasi saraf gigi di wilayah Pondok Indah, Jakarta Selatan.

    “Itu saya izin tidak masuk kantor karena melaporkan tugas ke Mahkamah Agung dan sorenya saya operasi saraf gigi di Pondok Indah. Ini surat tidak masuk kerjanya Yang Mulia,” sebutnya.

    Heru mengingat musyawarah dilakukan sekitar 4 hingga 6 Juni. Momen itu diingatnya karena bertepatan dengan kondisi gigi yang masih bengkak akibat operasi.

    Merujuk hal itu, pembagian uang tejadi sekitar 14 Juni. Kata Heru, pada waktu itu dirinya tak berada di kantor atau Pengadilan Negeri Surabaya.

    “Nah tadi yang dikatakan oleh saksi Pak Mangapul dan Damanik, dua minggu setelah ketemu ya yang bagi uang atau apa, ini saya katakan tanggal 14 itu saya izin tidak masuk kantor, tiketnya ada ya, dan rekam medisnya ada, tanggal 3 dan 14 itu saya tidak masuk kantor,” ucapnya.

    Ditegaskan Heru, selama periode 14 Juni hingga 7 Juli, hanya bekantor pada 27 Juni. Sebab, mesti menjalani operasi saraf gigi lanjutan di Jakarta.

    “Tanggal 14 saya terbang dari Surabaya ke Jakarta operasi lanjutan di Pondok Indah, rekam medisnya ada,” ucapnya.

    Kemudian, Heru cuti dan berada di Denpasar pada 17 sampai tanggal 20 Juni. Sehari kemudian, tak masuk kerja karena izin untuk kontrol kondisi gigi pasca operasi saraf. Lalu menjalani dinas ke Palangkaraya pada 24 hingga 26 Juni.

    ‘Saya masuk tanggal 27 Juni pada saat tuntutan Ronald Tannur dan sidang saya yang banyak sekali dua minggu lebih tertunda,” ucap Heru.

    Sehari kemudian, Heru beralibi hanya absen tanpa bertugas. Lalu, mesti pergi ke Sidoarjo untuk menghadiri acara keluarga.

    “Tanggal 1 sampai dengan 5 itu saya sudah berangkat ke Medan,” kata Heru.

    Diketahui, Erintuah Damanik bertemu dengan Lisa Rachmat di gerai Dunkin’ Donuts Bandara Ahmad Yani pada 1 Juni 2024. Pertemuan itu berkaitan dengan penyerahan uang 140 ribu dolar Singapura.

    Tiga hakim nonaktif Pengadilan Negeri Surabaya, Heru Hanindyo, Erintuah Damanik, Mangapul, didakwa menerima suap berupa hadiah atau janji sebesar Rp4,67 miliar dan gratifikasi dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi atas pemberian vonis bebas kepada terpidana pembunuhan Ronald Tannur pada 2024.

    Selain suap, ketiganya juga didakwa menerima gratifikasi berupa uang dalam bentuk rupiah dan berbagai mata uang asing, yakni dolar Singapura, ringgit Malaysia, yen Jepang, euro, serta riyal Saudi.

    Terdakwa didakwa dengan Pasal 12 huruf c atau Pasal 6 Ayat (2) atau Pasal 5 Ayat (2) dan Pasal 12 B juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

    Suap yang diduga diterima oleh tiga hakim tersebut meliputi sebanyak Rp1 miliar dan 308 ribu dolar Singapura atau Rp3,67 miliar (kurs Rp11.900).

  • Jadwal Sidang Tuntutan Hakim Suap Vonis Bebas Ronald Tannur Ditetapkan pada 15 April – Halaman all

    Jadwal Sidang Tuntutan Hakim Suap Vonis Bebas Ronald Tannur Ditetapkan pada 15 April – Halaman all

    Sidang tuntutan terhadap tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang terlibat dalam suap vonis bebas Ronald Tannur akan digelar pada 15 April 2025. Proses ini semakin mendekati keputusan akhir.

    TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Sidang tuntutan terhadap tiga hakim nonaktif Pengadilan Negeri Surabaya yang terlibat dalam kasus suap vonis bebas Ronald Tannur akan digelar pada 15 April 2025.

    Keputusan ini disampaikan oleh Ketua Majelis Hakim Teguh Santoso setelah proses pemeriksaan kasus selesai pada sidang Selasa (8/4/2025).

    Jadwal Sidang Tuntutan

    Teguh Santoso mengungkapkan bahwa sidang tuntutan ini akan digelar pada 15 April karena masa penahanan ketiga terdakwa sudah habis pada tanggal tersebut, tepatnya pada perpanjangan pertama.

    “Pemeriksaan saudara selesai, tinggal tuntutan dari penuntut umum. Kita tunda hari Selasa 15 April 2025,” kata Teguh di Pengadilan Tipikor Jakarta.

    Ketiga hakim, Erintuah Damanik, Mangapul, dan Heru Hanindyo, didakwa menerima suap senilai Rp 1 miliar dan SGD 308.000 (sekitar Rp 3,6 miliar) terkait dengan kepengurusan perkara vonis bebas untuk terdakwa Ronald Tannur.

    Suap tersebut diterima melalui pengacara Lisa Rahmat dan Meirizka Wijaja, ibu dari Ronald Tannur.

    Jaksa Penuntut Umum menyatakan bahwa uang tersebut diberikan dengan tujuan mempengaruhi keputusan hakim dalam perkara tersebut.

    Sidang tuntutan ini menandai kelanjutan dari proses hukum yang semakin mendekati keputusan akhir terhadap ketiga hakim yang terlibat dalam praktik korupsi di Pengadilan Negeri Surabaya.

    Proses Hukum yang Sedang Berlangsung

    Pada dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum mengungkapkan bahwa uang yang diterima para hakim dibagi dalam jumlah yang berbeda.

    Erintuah Damanik mendapatkan SGD 48.000, sementara Mangapul dan Heru menerima masing-masing SGD 36.000. Selain itu, Lisa dan Meirizka juga memberikan Rp 1 miliar dan SGD 120.000 kepada terdakwa Heru Hanindyo.

    Ketiga hakim tersebut didakwa dengan Pasal 12 huruf c Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

    KASUS RONALD TANNUR – Kakak Kandung Hakim pemvonis bebas Gregorius Ronald Tannur, Heru Hanindyo, Arif Budi Harsono hadir sebagai saksi dalam sidang kasus suap di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (18/3/2025). Dalam sidang ini Arif tidak diambil sumpah saat jadi saksi karena punya hubungan keluarga dengan Heru. (Tribunnews.com/ Fahmi Ramadhan)

    Tuntutan dan Langkah Selanjutnya

    Dengan sidang tuntutan yang dijadwalkan pada 15 April mendatang, ketiga hakim tersebut akan menghadapi proses hukum yang menentukan.

    Keputusan sidang ini akan menjadi langkah penting dalam menuntaskan kasus suap yang telah mengguncang dunia peradilan di Indonesia.

    Jadwal sidang yang telah ditetapkan memberikan gambaran bahwa kasus ini semakin mendekati akhir proses peradilannya.

    Publik kini menantikan bagaimana tuntutan terhadap ketiga hakim ini akan berlanjut dan apa dampaknya bagi dunia hukum di Indonesia.

  • Lisa BLACKPINK Bagikan Momen Naik Honda BeAT Karbu

    Lisa BLACKPINK Bagikan Momen Naik Honda BeAT Karbu

    Jakarta

    Kalau Indonesia lebih akrab dengan Honda BeAT, sementara Thailand adalah Honda Icon. Motor sejuta umat itu ternyata baru-baru ini dikendarai Lisa BLACKPINK.

    Lisa BLACKPINK membagikan momen naik Honda Icon generasi awal dengan sistem pengabutan karburator. Aksinya merupakan rangkaian shooting serial HBO, The White Lotus 3. Dia berperan sebagai Mook, salah satu mentor kesehatan bagi tamu resort hotel White Lotus Thailand.

    Wanita 28 tahun dengan nama asli Lalisa Manoban itu membagikan momen sedang mengendarai Honda Icon. Desain motornya persis dengan BeAT generasi awal. Simple dan compact, terlebih BeAT motor sejuta umat di Indonesia karena saking larisnya.

    “Perjalanan yang luar biasa. Terima kasih Mike White yang telah mempercayai saya untuk mengisi peran Mook dan menghidupkan karakternya.
    Merupakan suatu kehormatan besar untuk menjadi bagian dari pertunjukan ini sebagai pertunjukan akting pertama saya bersama para aktor yang luar biasa.
    Dan saya sangat bangga dapat berbagi budaya dan menunjukkan keindahan Thailand kepada dunia. Mook telah mengubah hidup saya dengan cara di mana saya belajar lebih banyak tentang diri saya sendiri dan kemampuan saya. Malam Minggu saya mungkin terasa jauh lebih kosong, tetapi saya menutup The White Lotus dengan sepenuh hati,” tulisnya dalam akun instagram lalalalisa_m.

    Honda BeAT generasi pertama yang rilis pada tahun 2008 dikenal dengan desain yang feminin dibanding edisi selanjutnya. Kemudian sedikit mengalami perubahan atau facelift pada tahun 2010.

    Skutik itu punya bekal mesin 110cc SOHC dengan sistem pembakaran karburator, menghasilkan tenaga 8,22 ps dan torsi 8,32 Nm.

    Sejak saat itu hingga sekarang, motor tersebut sudah berulang kali mengalami pembaruan hingga generasi keenam yang meluncur.

    Model generasi kedua meluncur pada 2012 dengan pembaruan desain dan penambahan sistem PGM-FI. Menariknya, dua tahun kemudian, model generasi ketiga dikenalkan termasuk varian Pop yang cukup populer.

    Honda BeAT generasi keempat meluncur tahun 2016. Model tersebut menjadi salah satu produk dengan penjualan yang sangat impresif. Bahkan, pabrikan butuh empat tahun untuk bisa mengenalkan generasi kelima.

    Honda BeAT yang dipasarkan sekarang merupakan model keenam yang secara tampilan tak banyak berubah. Kendaraan tersebut hanya mendapat penyegaran di bagian lampu depan-belakang dan bodi yang lebih runcing.

    Di Indonesia, PT Astra Honda Motor pernah mengatakan Honda BeAT sudah terjual lebih dari 23 juta unit. Ini membuktikan betapa Honda BeAT diminati dalam negeri.

    (riar/dry)

  • Ayu Aulia Sindir Pengakuan Lisa Mariana Soal Anaknya Lahir Prematur, Bahas Video Panas yang Viral

    Ayu Aulia Sindir Pengakuan Lisa Mariana Soal Anaknya Lahir Prematur, Bahas Video Panas yang Viral

    TRIBUNJAKARTA.COM – Model majalah dewasa Lisa Mariana mengaku melahirkan anaknya prematur.

    Diketahui, isu perselingkuhan Lisa Mariana dan Eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil memasuki babak baru.

    Terkini Lisa Mariana memutuskan menunjuk kuasa hukum, Daniel Nababan demi bisa mendapatkan hak anaknya dari Ridwan Kamil.

    Daniel Nababan menerangkan bahwa Lisa Mariana pertama kali berkomunikasi dengan Ridwan Kamil pada bulan Mei 2021.

    Satu bulan kemudian, tepatnya Juni 2021, Lisa Mariana bertemu dengan Ridwan Kamil di sebuah hotel di Palembang, Sumatera Selatan.

    Menurutnya, mereka berdua menginap di hotel tersebut selama tiga hari.

    Dua minggu setelah pertemuan itu, Lisa Mariana mengabarkan ke Ridwan Kamil bahwa dirinya hamil.

    Kata Daniel Nababan, Lisa Mariana melahirkan anaknya pada Januari 2022.

    “Kelahiran anak itu 26 Januari 2022,” katanya seperti dikutip dari Youtube Cumicumi.

    Jika dihitung hari perkiraan lahir atau HPL, hitungan tersebut tidak sampai sembilan bulan.

    “Menurut pengakuan klien kami anaknya lahir lebih dulu alias kayak prematur, 37 minggu, lebih cepat. pengakuannya seperti itu,” kata Daniel.

    Ia memastikan hal itu tertuang dalam bukti otentik.

    “Oh pasti (bukti). Ada akta lahir,” katanya.

    Saat melahirkan di rumah sakit, menurut Daniel, Lisa Mariana mencantumkan satu nama ajudan Ridwan Kamil sebagai ayah.

    “Ayah kandungnya awalnya terlahirnya itu tertulis dari ibu, selanjutnya, tapi waktu di rumah sakit itu atas nama bapaknya itu Randi, inisial R. katanya itu salah satu ajudannya,” katanya.

    Ayu Aulia Membantah

    Selebgram Ayu Aulia tertawa mendengar pengakuan Lisa Mariana yang mengaku anaknya prematur.

    “Mba kamu tiba-tiba bikin pernyataan anaknya premature, awww takut banget,” ucap Ayu Aulia dikutip TribunJakarta.com dari Instagram, pada Senin (7/4/2025).

    Ayu Aulia mengaku dirinya memiliki bukti kalau anak yang dilahirkan Lisa Mariana tidak prematur.

    “Hei ada bukti Anda lahir caesar, rumah sakitnya ada, bukti bayarnya juga ada, dan tidak premature,” katanya.

    Sindiran pedas pun dilontarkan Ayu Aulia kepada Lisa Mariana.

    Ia berseloroh jangan-jangan anak Lisa Mariana, ayah kandungnya adalah pria yang terekam di video panas.

    Sekedar informasi di media social, beredar video panas diduga Lisa Mariana dengan seorang pria.

    “Ketar-ketir ya karena bulannya beda? Atau jangan-jangan langsung mikir ‘Kayanya bukan anak dari Bapak RK atau sama yang di video itu kali’,” ujar Ayu Aulia.

    “Dinilai aja ya sendiri,” imbuhnya.

    Sebut Sudah Hamil 4 Bulan

    Ayu Aulia memastikan kebenaran bahwa Lisa Mariana sudah hamil 4 bulan sebelum bertemu Ridwan Kamil. 

    Dia sendiri lah yang mengantarkan model majalah dewasa itu untuk melakukan pemeriksaan USG. 

    Diungkapkan Ayu Aulia, saat itu sekitar bulan September, Lisa Mariana hamil 4 bulan. 

    “Memang itu bukan anaknya Pak RK,” tegasnya, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (31/3/2025). 

    “Bagaimana caranya Bapak RK bertemu dengan beliau di bulan Juni, tapi bulan September saya USG dia karena rasa kasihan saya.  Tapi itu udah 4 bulan dan Januari sudah lahir,” tandas Ayu. 

    Ayu Aulia menduga, Lisa kini mengungkap kebohongan karena sudah tak memiliki uang. 

    “Motivasinya mungkin dugaan saya karena keuangan yang didaur ulang,” imbuh Ayu. 

    Bahkan, menurut Ayu, Lisa sempat mengirim pesan padanya. 

    “Sebenarnya dia sempet chatting saya. Semuanya ada buktinya di handphone, di laptop saya. Semuanya ada,” tegasnya. 

     

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

     

  • Ridwan Kamil Bakal Tes DNA, Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi

    Ridwan Kamil Bakal Tes DNA, Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi

    Jakarta, Beritasatu.com – Kasus yang melibatkan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan selebgram Lisa Mariana terus menjadi perhatian publik. Lisa sebelumnya mengeklaim telah melahirkan anak dari Ridwan Kamil, yang kemudian direspons oleh Ridwan dengan menyatakan kesiapannya untuk menjalani tes DNA sebagai bentuk klarifikasi.

    Lisa pun menyambut baik keputusan tersebut, menyebutnya sebagai langkah positif menuju penyelesaian persoalan. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @Lisamarianaa, pada Sabtu (5/4/2025), Lisa mengungkapkan rasa syukur atas sikap terbuka Ridwan Kamil.

    Keputusan Ridwan untuk menjalani tes DNA tanpa menunggu proses hukum disebutnya sebagai itikad baik dalam menghadapi isu ini secara jujur dan transparan.

    Sebelumnya, Ridwan Kamil secara tegas membantah tuduhan yang beredar, menyebut klaim perselingkuhan dan pengakuan anak dari Lisa Mariana sebagai fitnah yang tidak berdasar. Ia menegaskan langkah tes DNA merupakan upaya untuk mengungkap kebenaran serta menghentikan berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat.

    Tes DNA merupakan metode ilmiah yang digunakan untuk mengetahui informasi genetik seseorang. Dalam konteks pengujian paternitas, tes ini bertujuan untuk menentukan hubungan biologis antara seorang anak dan ayah yang diduga.

    Lalu, bagaimana syarat dan proses tes DNA? Berikut ini penjelasannya.

    Syarat dan Proses Tes DNA

    1. Pengambilan sampel

    Sampel DNA dapat diambil melalui darah, air liur, atau jaringan tubuh. Metode paling umum dan tidak invasif adalah dengan kapas usap dari bagian dalam pipi. Sampel yang dikumpulkan harus disimpan dengan benar untuk menjaga kualitas hasil.

    2. Analisis laboratorium

    Sampel kemudian dianalisis menggunakan teknik seperti PCR (polymerase chain reaction) untuk menggandakan DNA, yang kemudian diuji untuk menemukan penanda genetik tertentu. Validasi dan verifikasi hasil dilakukan untuk menjamin akurasi.

    3. Persetujuan dan etika

    Sebelum tes dilakukan, individu harus memahami tujuan, manfaat, serta potensi risikonya. Persetujuan tertulis diperlukan, dan kerahasiaan data menjadi bagian penting dari prosedur etis.

    4. Interpretasi hasil

    Hasil disampaikan secara jelas dan dapat disertai konseling genetik, terutama jika berkaitan dengan informasi medis yang sensitif. Komunikasi terbuka menjadi kunci agar informasi dapat dipahami dan digunakan dengan bijak.

    Pelaksanaan tes DNA membutuhkan perhatian pada aspek teknis, hukum, dan etika. Dalam kasus Ridwan Kamil dan Lisa Mariana, tes ini diharapkan mampu mengungkap fakta sebenarnya dan menjadi langkah konstruktif untuk menyelesaikan konflik secara adil.

  • Link Video Syur Mirip Lisa Mariana Bikin Vrial, Kuasa Hukum Curiga Sengaja Disebar

    Link Video Syur Mirip Lisa Mariana Bikin Vrial, Kuasa Hukum Curiga Sengaja Disebar

    GELORA.CO – Jagat media sosial sepertinya tak henti-hentinya menebar sensasi. Usai video viral Bu Guru Salsa, Jaksa Tasya, dan Bidan Rita yang cukup menyedot perhatian nitizen tanah air.

    Kini media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video syur viral yang diduga menampilkan sosok perempuan yang mirip Lisa Mariana.

    Video berdurasi singkat yakni 4 menit 28 detik tersenbut dengan cepatnya menyebar di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan lainnya. Sontak saja hal ini langsung memicu reaksi beragam dari warganet.

    Hal ini pun langsung membuat pihak Lisa Mariana angkat bicara.

    Melalui  kuasa hukumnya, Jhonboy Nababan, dia menegaskan bahwa penyebaran video tersebut merupakan tindakan jahat.

    Diduga hal itu merupakan kesengajaan yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab.

    Tujuannya tentu saja untuk untuk menjatuhkan kliennya.

    “Kalau sampai ini melebar ke mana-mana, kan bukan dari statement Lisa sendiri. Namanya manusia, pasti ada musuh, ada yang benci,” ujar Jhonboy Nababan.

    Jhonboy menduga video tersebut disebarkan secara sengaja oleh seseorang. Mungkin ada niat buruk atau dendam pribadi terhadap Lisa Mariana.

    “Ya mungkin ada momen pas di sini, dia menyebarluaskan. Ya itu dosa dari mereka masing-masing lah. Ketika dia punya teman di dekat dulu seperti apa, ya itulah,” lanjutnya.

    Jhonboy pun mengingatkan bahwa di era digital seperti sekarang, siapa pun bisa menyuarakan pendapat di media sosial.

    Hanya saja kebebasan tersebut kerap disalahgunakan. Diantaranya dilakukan tanpa memahami batas dan etika dalam berbicara.

    “Apalagi sekarang kita zamannya digital. Semua bisa speak up, tapi kadang nggak tahu aturan untuk berbicara dalam porsi seperti apa,” tegas Jhonboy.

    Pihak Lisa Mariana masih terus mengkaji langkah hukum yang akan diambil terkait penyebaran video tersebut.

    Mereka meminta publik untuk tidak terburu-buru menyimpulkan tanpa klarifikasi resmi. (*)

  • Top 5 News: Rekaman Lisa Mariana hingga Konflik Pilkada Puncak Jaya

    Top 5 News: Rekaman Lisa Mariana hingga Konflik Pilkada Puncak Jaya

    Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah artikel Beritasatu.com menjadi perhatian pembaca hingga masuk dalam top 5 news, sejak Senin (7/4/2025) hingga Selasa (8/4/2025) pagi.

    Artikel  yang menarik perhatian pembaca beragam, di antaranya mengenai beredarnya rekaman Rekaman Lisa Mariana diduga bersama Ridwan Kamil hingga KKB memanfaatkan konflik Pilkada Puncak Jaya.

    Berikut top 5 news Beritasatu.com:

    1. Beredar Rekaman Lisa Mariana Diduga Soal 3 Hari Bersama Ridwan Kamil
     

    Media sosial tengah dihebohkan oleh unggahan akun Instagram @cs.wijaya yang menampilkan rekaman suara diduga percakapan antara seorang perempuan yang disebut-sebut mirip Lisa Mariana dan rekannya.

    Isi percakapan itu menarik perhatian karena menyinggung soal pengalaman pribadi seseorang yang diyakini Lisa Mariana selama tiga hari.

    Rekaman tersebut terlihat seperti dilakukan melalui panggilan WhatsApp, dengan tampilan nama dan wajah yang disebut menyerupai Lisa Mariana. Percakapan tersebut terekam selama lebih dari 59 menit.

    2. 80 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jakarta via Tol Trans-Jawa
     

    Sebanyak 80 persen pemudik dari total 2,2 juta proyeksi kendaraan yang melakukan mudik sudah kembali ke Jakarta dan sekitarnya melalui Tol Trans-Jawa dalam arus balik Lebaran 2025 hingga Senin (7/4/2025).

    Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Brigjen Pol Sonny Irawan mengatakan jumlah itu diketahui melalui lalu lintas kendaraan arus balik di Gerbang Tol (GT) Banyumanik dan GT Kalikangkung Kota Semarang.

    Puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada Sabtu (5/4/2024) dengan jumlah kendaraan yang melintas di GT Kalikangkung mencapai 76.000 unit.

    3. Disebut Hamil Duluan sebelum Bertemu RK, Lisa Mariana: Fitnah!
     

    Top 5 news selanjutnya mengenai selebgram Lisa Mariana membantah tuduhan dari netizen yang menyebut dirinya telah hamil terlebih dahulu sebelum bertemu Ridwan Kamil.

    “Saya mau tegaskan, saya tidak hamil duluan sebelum bertemu dia (RK),” ucap Lisa Mariana dikutip dari channel YouTube, Senin (7/4/2025).

    Lisa Mariana menilai, tuduhan yang datang kepadanya yang menyebut telah hamil terlebih dahulu merupakan bagian serangan untuk menjatuhkan namanya