Tag: Lisa

  • Sering Merasa Gatal-gatal? Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Liver

    Sering Merasa Gatal-gatal? Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Liver

    Jakarta

    Hati atau liver adalah organ penting yang berfungsi sebagai sistem detoksifikasi alami tubuh. Tanpa liver, tubuh tidak dapat menjalankan berbagai proses vital untuk bertahan hidup.

    Organ besar yang menyerupai bola sepak ini terletak di bagian kanan atas perut, tepat di bawah tulang rusuk. Liver memainkan peran penting dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk membuang limbah, membantu pencernaan, menyaring darah, dan menetralisir racun.

    “Pada dasarnya, apa pun yang masuk ke dalam tubuh, mulai dari obat-obatan, alkohol, hingga suplemen, semuanya akan diproses oleh liver,” jelas dr Lisa Ganjhu, spesialis hepatologi dan gastroenterologi di NYU Langone Health, seperti dikutip dari TODAY.com, Kamis (10/7/2025).

    Selain itu, nutrisi dari makanan dipecah dan dimetabolisme oleh liver menjadi komponen yang dibutuhkan tubuh, seperti asam amino. Enzim liver juga bertugas mengurai alkohol dan mengeluarkan zat beracun dari sistem tubuh.

    Menariknya, liver merupakan satu-satunya organ internal yang memiliki kemampuan regeneratif. Artinya, liver dapat memperbaiki jaringan yang rusak, bahkan menumbuhkan kembali bagian yang hilang.

    Penyebab Penyakit Liver

    Penyakit liver bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari faktor genetik, gangguan autoimun, masalah metabolisme, penyumbatan saluran empedu, infeksi virus seperti hepatitis, hingga penyalahgunaan alkohol dan obesitas.

    Jika tidak ditangani, penyakit liver bisa menjadi kronis dan menyebabkan fibrosis, yaitu pengerasan liver akibat penumpukan jaringan parut yang terjadi saat liver berusaha memperbaiki kerusakan. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa berkembang menjadi sirosis, yaitu jaringan parut yang lebih parah dan permanen.

    “Pada tahap lanjut, kondisi tersebut bisa berujung pada gagal liver atau penyakit liver stadium akhir,” ujar Dr Shreya Sengupta, Direktur Program Penyakit Liver Terkait Alkohol di Cleveland Clinic.

    Penyakit liver biasanya berkembang secara perlahan dan bertahap, berbeda dengan gagal liver akut yang bisa muncul secara tiba-tiba pada orang tanpa riwayat penyakit liver sebelumnya.

    Gatal Jadi Tanda Awal Penyakit Liver

    Tanda dan gejala penyakit liver sering kali tidak tampak jelas, terutama pada tahap awal. Oleh karena itu, para ahli merekomendasikan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk membantu mendeteksi gangguan fungsi liver sedini mungkin.

    Adapun kulit yang terasa gatal tanpa disertai ruam, atau dikenal sebagai pruritus, dapat menjadi gejala gangguan liver. Menurut Sengupta, kondisi ini bisa terjadi akibat penumpukan garam empedu dalam darah yang disebabkan oleh kerusakan liver.

    “Sering kali rasa gatal ini justru memburuk di malam hari karena berbagai faktor. Penderitanya mungkin merasa baik-baik saja di siang hari, tetapi saat malam tiba, gatalnya bisa sangat mengganggu dan sulit dihentikan,” ujar Sengupta.

    “Meskipun gatal tanpa ruam bisa disebabkan oleh berbagai kondisi lain, hal ini tetap patut diwaspadai, terutama jika tidak ditemukan penyebab lain yang jelas. dr Lisa Ganjhu menambahkan.

    “Gatal sering kali menjadi salah satu tanda dari sirosis hati pada tahap yang lebih lanjut.”

    Pruritus atau rasa gatal-gatal jarang terjadi pada penyakit liver yang berhubungan dengan alkohol dan penyakit liver berlemak nonalkohol.

    Pruritus paling sering dikaitkan dengan sirosis bilier primer atau primary biliary cirrhosis (PBC), kolangitis sklerosis primer atau primary sclerosing cholangitis (PSC), serta kolestasis intrahepatik pada kehamilan atau intrahepatic cholestasis of pregnancy.

    Cara Mengatasi Gatal

    Gatal yang berkaitan dengan gangguan liver umumnya tidak akan membaik dengan sendirinya, namun tetap dapat diatasi dengan pengobatan yang tepat.

    Karena mekanisme pasti di balik gatal tersebut belum sepenuhnya dipahami, sulit untuk menentukan satu jenis perawatan yang paling efektif. Dalam banyak kasus, diperlukan kombinasi terapi, disertai proses coba-coba untuk menemukan pendekatan yang paling sesuai bagi kondisi masing-masing pasien.

    1. Hindari Menggaruk

    Menggaruk area kulit yang gatal dapat memperparah kondisi dan meningkatkan risiko infeksi. Untuk mencegah hal tersebut, disarankan menjaga kuku tetap pendek. Dengan begitu, jika tanpa sadar menggaruk, risiko luka pada kulit menjadi lebih kecil.

    Bila rasa gatal sulit dikendalikan, menutup area kulit atau mengenakan sarung tangan saat tidur bisa membantu mengurangi dorongan untuk menggaruk, terutama di malam hari.

    Berikut beberapa langkah lain yang dapat dilakukan untuk meredakan gatal dan mencegah iritasi kulit:

    Gunakan air hangat atau dingin saat mandi, bukan air panas.Hindari berada terlalu lama di tempat yang panas atau terkena sinar matahari langsung.Pilih sabun lembut dan bebas pewangi.Gunakan pelembap yang ringan, bebas pewangi, dan cocok untuk kulit sensitif.Kompres area yang gatal dengan kain dingin dan basah hingga rasa gatal mereda.Jauhkan kulit dari zat-zat atau bahan kimia yang berpotensi menyebabkan iritasi.Kenakan sarung tangan saat menggunakan produk pembersih atau bahan kimia keras.Pilih pakaian yang longgar dan menyerap keringat.Gunakan humidifier (pelembap udara) selama musim dingin atau saat udara dalam ruangan sangat kering.

    Perawatan rutin dan perhatian terhadap pemicu gatal dapat membantu mengurangi keluhan sekaligus menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh.

    2. Gunakan Obat Oles Anti Gatal

    Untuk gatal ringan yang terlokalisasi, krim berbahan dasar air dengan kandungan 1 persen mentol dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman. Selain itu, obat topikal yang dijual bebas juga bisa digunakan untuk mengurangi gatal, terutama pada kondisi kulit tertentu. Meski begitu, dosis dan penggunaan obat sebaiknya mengikuti anjuran dokter.

    Jika sedang dalam pengawasan medis, sebaiknya informasikan kepada dokter terkait penggunaan produk tersebut agar tidak terjadi interaksi atau efek samping yang tidak diinginkan.

    (suc/tgm)

  • 3
                    
                        Berawal dari Temuan Rp 920 M di Rumah Zarof Ricar, Kejagung Bongkar Kasus Suap Rp 10 M untuk Hakim
                        Nasional

    3 Berawal dari Temuan Rp 920 M di Rumah Zarof Ricar, Kejagung Bongkar Kasus Suap Rp 10 M untuk Hakim Nasional

    Berawal dari Temuan Rp 920 M di Rumah Zarof Ricar, Kejagung Bongkar Kasus Suap Rp 10 M untuk Hakim
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kejaksaan Agung mengungkap satu lagi aliran dana suap yang masuk ke kantong eks pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar.
    Kasus ini terungkap setelah Kejagung menemukan uang senilai Rp 920 miliar dan 51 kg emas saat menggeledah rumah Zarof Ricar. 
    “Ini pengembangan dari data-data yang kita temukan kita geledah di rumah ZR beberapa waktu lalu,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Harli Siregar saat konferensi pers di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel), Kamis (10/7/2025).
    Hari ini, Zarof bersama dengan Lisa Rachmat (LR) dan Isidorus Iswardojo (II) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Mahkamah Agung tahun 2023-2025.
    Saat itu, Isidorus yang tengah berperkara meminta bantuan Zarof melalui Lisa, pengacaranya, untuk memenangkan perkara di tingkat banding dan kasasi.
    “Maka LR (Lisa Rachmat) juga bersepakat dengan II dan meminta ZR untuk melakukan suap,” lanjut Harli.
    Komplotan ini diduga menyuap majelis hakim di PT DKI dan di MA, masing-masing senilai Rp 5 miliar. Sementara, Zarof menerima uang senilai Rp 1 miliar sebagai imbalan.
    “Kalau penanganan perkara yang di Pengadilan Tinggi, itu sekitar Rp 6 miliar. Jadi, Rp 5 miliar menurut ZR akan diserahkan ke majelis dan Rp 1 miliar sebagai fee. Sedangkan, di tingkat kasasi sekitar Rp 5 miliar,” lanjut Harli.
    Saat ini Zarof dan Lisa sudah ditahan untuk perkara yang lain. Sementara, penyidik memutuskan untuk tidak menahan Isidorus karena usianya sudah 88 tahun dan diketahui tengah sakit.
    “Sedangkan terhadap II bahwa yang bersangkutan ini kalau tidak salah usianya sudah 88 tahun dan kondisinya sakit,” lanjut Harli.
    Penyidik memastikan para tersangka akan diproses sesuai aturan hukum yang berjalan.
    Uang senilai Rp 920 miliar dan 51 kg emas ini ditemukan penyidik di rumah Zarof pada Oktober 2024 lalu.
    Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung RI, Abdul Qohar menyebut bahwa Zarof yang selama ini menjabat sebagai Kepala Badan Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung menerima gratifikasi perkara-perkara di MA dalam bentuk uang.
    “Ada yang rupiah dan ada yang mata uang asing. Sebagaimana yang kita lihat di depan ini yang seluruhnya jika dikonversi ke dalam rupiah sejumlah Rp 920.912.303.714 dan emas batangan seberat 51 kilogram,” ucap Qohar dalam jumpa pers di Gedung Kejagung RI, Jum’at (25/10/2024).
    Terkait uang-uang itu Qohar mengatakan bahwa pihaknya dapati ketika lakukan penggeledahan di dua hunian ditempati Zarof yakni di Senayan Jakarta Selatan dan Hotel Le Meridien Bali pada Kamis 24 Oktober 2024 kemarin.
    Dari penggeledahan rumah Zarof di Jakarta, penyidik menyita sejumlah uang antara lain:

    Dari 1 (satu) buah dompet warna pink ditemukan:
     
    Sementara dari penggeledahan di penginapan Zarof di Hotel Le Meridien Bali yakni;

    “Berdasarkan keterangan yang bersangkutan uang ini dikumpulkan mulai tahun 2012-2022 karena 2022 sampai sekarang yang bersangkutan sudah purna tugas. Dari mana uang ini berasal? Menurut keterangan yang bersangkutan bahwa ini diperoleh dari pengurusan perkara, sebagian besar pengurusan perkara,” pungkas Qohar.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kejagung Kembali Tetapkan Zarof Ricar dan Lisa Tersangka di Kasus Suap Baru

    Kejagung Kembali Tetapkan Zarof Ricar dan Lisa Tersangka di Kasus Suap Baru

    Bisnis.com, JAKARTA — Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan eks Pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar dan advokat Lisa Rachmat dalam perkara dugaan suap.

    Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Harli Siregar mengatakan perkara yang menjerat keduanya kali ini berkaitan dengan dugaan suap atau pemufakatan jahat di Pengadilan Tinggi Jakarta, dan Mahkamah Agung periode 2023-2025.

    “Pertama ZR [Zarof Ricar], yang kedua LR [Lisa Rachmat],” ujar Harli di Kejari Jakarta Selatan, Kamis (10/7/2025).

    Selain Zarof dan Lisa, penyidik pada direktorat Jampidsus Kejagung RI juga telah menetapkan tersangka ketiga yakni pihak swasta Isodorus Iswardojo (II) dalam perkara ini.

    Harli menjelaskan ketiganya diduga melakukan pengurusan perkara perdata di tingkat banding dan kasasi dengan tujuan mempengaruhi proses hukum.

    “Jadi posisi singkatnya bahwa dalam penanganan perkara di tingkat banding, LR, II, dan ZR bersepakat bermufakat untuk melakukan suap, dalam pengurusan perkara perdata di tingkat banding, dan juga dalam pengurusan perkara di tingkat kasasi,” imbuhnya.

    Adapun, Zarof mengaku bahwa pengurusan perkara ini memiliki nilai suap sekitar Rp6 miliar. Perinciannya, Rp1 miliar terhadap majelis hakim di tingkat Pengadilan Tinggi. Sementara sisanya dikeluarkan untuk proses hukum di tingkat kasasi Rp5 miliar.

    “Kalau penanganan perkara yang di pengadilan tinggi, itu sekitar Rp6 miliar. Jadi Rp5 miliar menurut ZR akan diserahkan ke majelis dan Rp1 miliar sebagai fee, sedangkan di tingkat kasasi sekitar Rp5 miliar,” pungkasnya.

    Sekadar informasi, penyidik Kejagung tidak melakukan penahanan terhadap tersangka Isodorus lantaran berkaitan dengan usianya yang sudah mencapai 88 tahun.

  • Arah Gerak Wall Street Pekan Ini, Investor Waspadai Tenggat Tarif Trump

    Arah Gerak Wall Street Pekan Ini, Investor Waspadai Tenggat Tarif Trump

    Bisnis.com, JAKARTA – Perkembangan kebijakan tarif dari Washington akan menjadi perhatian utama bagi pasar saham Amerika Serikat (AS) pekan ini, seiring berakhirnya masa penangguhan sementara atas pungutan impor. 

    Melansir Reuters, Senin (7/7/2025), indeks S&P 500 naik 2,09% sepanjang perdagangan pekan lalu, 30 Juni – 4 Juli 2025, sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average menguat 3,04% dan Nasdaq naik 1,7% dalam sepekan. 

    Indeks S&P 500 telah naik sekitar 26% sejak posisi terendah pada 8 April lalu, setelah pengumuman tarif agresif dari Trump pada 2 April.

    Setelah melewati semester pertama yang penuh gejolak, indeks S&P 500 kini memasuki periode historis yang cenderung kuat. Dalam dua dekade terakhir, bulan Juli menjadi bulan terbaik untuk indeks tersebut, dengan rerata kenaikan 2,5%, berdasarkan analisis Reuters terhadap data LSEG.

    Pergerakan Wall Street pekan ini akan dipengaruhi oleh tenggat tarif impor yang ditetapkan Presiden Donald Trump. Negosiator dari lebih dari selusin negara mitra dagang utama AS tengah berpacu untuk mencapai kesepakatan dengan pemerintahan Trump sebelum batas waktu tersebut, guna menghindari pemberlakuan tarif yang lebih tinggi. 

    Di sisi lain, Trump dan timnya terus meningkatkan tekanan dalam beberapa hari terakhir.

    Pada Rabu pekan lalu, Trump mengumumkan kesepakatan dengan Vietnam yang disebutnya akan memberlakukan tarif sebesar 20% terhadap banyak produk ekspor Vietnam — lebih rendah dari level yang sempat dijanjikan sebelumnya. 

    Sementara itu, kesepakatan dengan India masih dalam proses, sedangkan pembicaraan dengan Jepang — mitra dagang terbesar keenam AS sekaligus sekutu utama di Asia — dilaporkan mengalami hambatan.

    Kekhawatiran investor terhadap tarif sempat memudar dan berganti menjadi aksi beli yang mendorong pasar saham AS kembali mencetak rekor tertinggi. Kinerja keuangan korporasi dan ketahanan ekonomi AS sejauh ini melebihi ekspektasi banyak pihak, meskipun terjadi perubahan kebijakan yang signifikan.

    Meski indeks mencetak rekor baru, posisi kepemilikan saham masih jauh di bawah level Februari, menurut estimasi Deutsche Bank. Hal ini mencerminkan sikap kehati-hatian investor dalam menambah eksposur terhadap ekuitas.

    Lisa Shalett, Chief Investment Officer di Morgan Stanley Wealth Management menyebut, reli pekan lalu cenderung bersifat spekulatif. Dalam satu pekan terakhir, reli lebih banyak digerakkan oleh investor ritel ketimbang institusi. Posisi institusi saat ini masih tergolong rata-rata.

    Analis menyebut meski masih banyak faktor yang membuat investor bersikap waspada — seperti kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi AS dan valuasi saham yang tinggi — tercapainya tenggat tarif tanpa eskalasi besar akan mengurangi satu risiko dalam jangka pendek.

    “Saya rasa mungkin akan tetap ada ancaman dan gertakan, tetapi itu belum tentu menjadi ancaman besar bagi pasar saat ini,” kata Irene Tunkel, Kepala Strategi Ekuitas AS di BCA Research.

    Kendati demikian, para investor tidak menganggap tenggat tarif ini akan sepenuhnya mengakhiri ketegangan perdagangan.

    Julian McManus, manajer portofolio di Janus Henderson Investors menilai, tenggat tarif tersebut bukan merupakan tenggat mutlak. Penundaan 90 hari sebelumnya dilakukan karena pasar sempat anjlok, dan pembuat kebijakan butuh waktu untuk bernapas dan merundingkan kesepakatan atau mencari jalan keluar.

    Sikap hati-hati investor dalam meningkatkan eksposur ekuitas saat ini dinilai mirip dengan perilaku mereka setelah kejatuhan pasar akibat pandemi pada Maret 2020, ketika alokasi terhadap saham tertinggal dari pemulihan indeks pasar, ujar Parag Thatte, ahli strategi Deutsche Bank.

    “Artinya, masih ada ruang bagi eksposur ekuitas untuk terus meningkat, yang merupakan sinyal positif bagi pasar saham secara keseluruhan,” kata Thatte.

    Dalam waktu dekat, investor juga akan memantau data ekonomi, khususnya inflasi dan laporan keuangan kuartal II/2025, sebagai indikator kesehatan ekonomi AS dan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

    “Kita berada di titik di mana investor institusi harus mengambil keputusan, apakah mereka percaya dengan reli pasar ini atau tidak,” ujar Shalett dari Morgan Stanley.

  • BLACKPINK Tampilkan Single Baru “Jump” saat Membuka Tur Dunia Deadline di Korea Selatan

    BLACKPINK Tampilkan Single Baru “Jump” saat Membuka Tur Dunia Deadline di Korea Selatan

    JAKARTA – BLACKPINK untuk pertama kalinya menampilkan single baru mereka, “Jump”, secara penuh, saat membuka tur dunia Deadline di stadion utama Kompleks Olahraga Goyang, Korea Selatan pada Sabtu, 5 Juli.

    “Jump” jadi lagu pertama BLACKPINK dalam dua tahun terakhir, setelah Lisa, Rose, Jennie, dan Jisoo yang juga sukses menjalani proyek solo mereka masing-masing.

    Dalam video penggemar di media sosial, kuartet terbaik K-Pop itu menampilkan lagu barunya bersama para penari latar, dengan iringan musik berirama cepat.

    Agensi BLACKPINK, YG Entertainment, sudah mengunggah teaser lagu tersebut di media sosial, namun tanggal resmi perilisannya belum diumumkan.

    Keputusan membawakan lagu baru di Goyang disampaikan oleh YG sekitar dua pekan lalu.

    “Ada banyak diskusi tentang cara merilis lagu baru ini, dan kami memutuskan untuk pertama kali mengungkapkannya di konser Goyang, yang merupakan titik awal dari tur Deadline di mana kami akan bersatu kembali dengan penggemar,” bunyi keterangan YG Entertainment, dikutip Naver.

    Adapun, konser di Goyang merupakan pertunjukan pembuka rangkaian tur dunia Deadline, di mana grup yang debut pada tahun 2016 itu akan menjalani 31 pertunjukan di 16 kota.

    BLACKPINK juga akan menyapa penggemar di Indonesia lewat dua pertunjukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pada 1 dan 2 November mendatang.

    iMe Entertainment selaku promotor juga telah melakukan penjualan tiket secara resmi melalui tiket.com. Terdapat delapan kategori tersedia, dengan harga mulai dari Rp1.450.000 sampai dengan Rp3.800.000.

  • Cerita Saksi saat Penyidik Temukan Rp20 Miliar di Rumah Eks Ketua PN Surabaya

    Cerita Saksi saat Penyidik Temukan Rp20 Miliar di Rumah Eks Ketua PN Surabaya

    Bisnis.com, JAKARTA — Ketua RT di kawasan rumah Eks Ketua PN Surabaya Rudi Suparmono, Agus Wahyono menceritakan soal kronologi penemuan Rp20,1 miliar di mobil Rudi.

    Hal tersebut disampaikan Agus saat menjadi dihadirkan menjadi saksi perkara suap vonis bebas Ronald Tannur di PN Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat (Tipikor), Jumat (4/7/2025).

    Mulanya, jaksa penuntut umum (JPU) meminta kepada Agus untuk menjelaskan soal penggeledahan yang berlangsung di kediaman Rudi yang berlokasi di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

    Kala itu, menurut Agus, penggeledahan berlangsung 5.30 WIB. Dia melihat setidaknya ada 10 orang penyidik yang mendatangi rumah Rudi Suparmono.

    “Penggeledahan di rumah Pak Rudi Suparmono yang mana terbagi dalam dua kelompok, yang satu ke kamar yang di atas ya, terus yang lain lagi menggeldah mobil di garasi mobil,” ujar Agus.

    Usai melakukan penggeledahan, Agus mengungkap bahwa awalnya penyidik tidak menemukan apa-apa dalam penggeledahan tersebut. Namun, penyidik kembali mendatangi Agus dengan temuan dua koper.

    Berdasarkan penglihatannya, Agus menyatakan bahwa uang di koper itu berisi pecahan rupiah, dollar Singapura dan Amerika yang dikemas dengan amplop dan plastik. Uang itu ditemukan di dalam mobil Rudi Suparmono.

    “Waktu saat itu jumlahnya Rp 20,1 miliar sekian,” pungkasnya.

    Sekadar informasi, dalam perkara ini Rudi Suparmono telah didakwa menerima gratifikasi senilai SGD43.000. Uang itu diterima dari pengacara Ronald Tannur, Lisa Rachmat.

    Uang itu diduga diterima Rudi untuk mengatur komposisi hakim untuk mengatur vonis terhadap terdakwa Ronald Tannur dalam perkara penganiayaan hingga pembunuhan Dini Sera Afrianti.

    Selain itu, Rudi juga didakwa telah menerima suap lain dengan total konversi hari ini senilai Rp21,9 miliar. Uang itu ditemukan saat menggeledah kediaman Rudi. Uang itu terdiri dari pecahan rupiah, dollar AS dan Singapura.

  • 9
                    
                        Ketua RT Ungkap Penemuan Uang Rp 20,1 M di Rumah Eks Ketua PN Surabaya
                        Nasional

    9 Ketua RT Ungkap Penemuan Uang Rp 20,1 M di Rumah Eks Ketua PN Surabaya Nasional

    Ketua RT Ungkap Penemuan Uang Rp 20,1 M di Rumah Eks Ketua PN Surabaya
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Ketua Rukun Tangga (RT) tempat tinggal eks Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya
    Rudi Suparmono
    , Agus Wahyono, menyaksikan detik-detik penyidik
    Kejaksaan Agung
    menyita
    uang Rp 20,1 miliar
    dalam dua koper.
    Rudi merupakan salah satu terdakwa kasus dugaan
    suap vonis bebas
    pelaku pembunuhan Gregorius Ronald Tannur.
    Ia juga didakwa menerima gratifikasi Rp 20,1 miliar.
    Agus mengungkapkan, pada satu waktu, ia diminta penyidik untuk mengawal operasi penggeledahan di kediaman Rudi, di Cempaka Putih, Jakarta Timur.
    Tim dibagi menjadi dua kelompok.
    “Kebetulan pada saat itu digeledah di kamar atas, kamar bawah, tidak menemukan apa-apa, Pak. Kemudian yang lima orang lagi menggeledah mobil, ternyata pada saat itu tidak menemukan apa-apa,” ujar Agus, saat bersaksi dalam sidang perkara Rudi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2025).
    Karena lapar, Agus lalu pulang meninggalkan penggeledahan di rumah Rudi.
    Tidak berselang lama, Agus dipanggil untuk kembali ke lokasi.
    Saat itu, ia melihat penyidik berhasil menemukan uang valuta asing (Valas) dalam dua buah koper.
    Uang disimpan dalam amplop berwarna cokelat dan putih.
    “Di situ sudah ada tumpukan uang di dua koper, yang isinya uang itu, Pak. Uang rupiah dan dollar Singapura serta Amerika,” ujar Agus.
    “Jumlahnya tahu enggak waktu itu?” tanya jaksa.
    “Waktu saat itu jumlahnya Rp 20,1 miliar sekian,” jawab Agus.
    Dalam perkara ini, Rudi didakwa menerima suap 43.000 dollar Singapura dari Lisa Rachmat karena telah menunjuk susunan majelis hakim sesuai permintaan.
    Selain suap, Rudi juga didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp 21.963.626.339,8.
    Uang itu ditemukan penyidik saat menggeledah rumahnya di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dorong Implementasi AI, Lazada Luncurkan Buku Panduan Kesiapan AI untuk Penjual Online

    Dorong Implementasi AI, Lazada Luncurkan Buku Panduan Kesiapan AI untuk Penjual Online

    JAKARTA – Pengembangan dan implementasi Artificial Intelligence (AI) digadang-gadang akan menjadi awal dari transformasi besar di dalam industri eCommerce yang terus berkembang.

    Namun, masih ada kesenjangan di antara pelaku usaha di eCommerce. Untuk menjawab kesenjangan ini, Lazada bekerja sama dengan Kantar memfasilitasi penjual online lewat Buku Panduan Kesiapan AI Penjual Online. 

    Buku ini dirancang untuk membantu penjual memaksimalkan kecanggihan AI ke dalam bisnisnya, panduan ini mengategorikan penjual ke dalam tiga model kesiapan adopsi AI, yakni AI Adepts (Pengguna lanjutan AI), AI Aspirants (Pengguna parsial AI), dan AI Agnostics (Pengguna minimal AI).

    Berdasarkan tingkat kesiapan ini, Lazada merancang panduan strategis yang mampu membantu penjual di masing-masing tingkat untuk mengintegrasikan AI ke dalam operasional bisnisnya. 

    Integrasi AI sesuai dengan tingkat kesiapan ini dilakukan demi mendukung penjual dalam mengadopsi AI ke dalam operasional bisnis hingga bisa meraih kesuksesan di lanskap ekonomi digital yang terus berkembang.

    “Lazada menyadari bahwa AI akan menjadi bagian integral dari ekosistem eCommerce. Oleh karena itu, Lazada mengembangkan berbagai fitur AI untuk menjawab kebutuhan penjual,” ujar Head of Business Growth and Operations, Lazada Indonesia, Amelia Tediarjo. 

    Pada tahap awal, penjual dapat memanfaatkan Lazada Business Advisor untuk wawasan tren pasar dan analitik performa toko, serta AI Smart Listing yang membantu penjual menciptakan product listing yang menarik dan dipersonalisasi. 

    Untuk optimalisasi efisiensi operasional, tersedia Lazada IM Shop Assistant (LISA) yang mempercepat komunikasi dengan pelanggan, serta Lazada Sponsored Solutions yang menawarkan iklan berbasis AI dengan target audiens yang tepat.

    Dalam hal terobosan pengalaman pelanggan, Lazada menghadirkan inovasi seperti AI-Powered Skin Test yang menganalisis kondisi kulit menggunakan AR untuk rekomendasi produk lebih tepat, serta Virtual Try-On untuk pengalaman mencoba produk secara virtual. 

    Data yang dihasilkan saat pelanggan mencoba fitur ini terkoneksi dengan chatbot AI Lazzie yang akan memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi. 

    “Menerapkan AI bukan berarti hanya mengikuti arus perubahan, melainkan menjadi yang terdepan. Penjual yang siap mengadopsi AI adalah penjual yang siap menghadapi masa depan,” pungkas Amelia. 

  • Kementan dorong inovasi dan investasi peternakan nasional

    Kementan dorong inovasi dan investasi peternakan nasional

    Jakarta (ANTARA) – Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong penguatan investasi dan pemanfaatan inovasi teknologi guna memperkuat daya saing sektor peternakan nasional secara berkelanjutan.

    Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Makmun mengatakan tantangan utama saat ini masih pada pemenuhan kebutuhan daging sapi dan susu nasional.

    Makmun mengungkapkan Indonesia masih mengimpor sekitar 400 ribu ton daging sapi per tahun, dan produksi susu dalam negeri baru mencukupi 21 persen dari total kebutuhan nasional sebesar 4,7 juta ton.

    “Ini menjadi peluang besar bagi para pelaku industri untuk berinvestasi di sektor ini,” kata Makmun dalam ajang pameran dan forum internasional Indo Livestock 2025 sebagaimana keterangan di Jakarta, Kamis.

    Dia mengungkapkan sektor peternakan Indonesia menunjukkan perkembangan positif, salah satunya tercermin dari peningkatan volume ekspor pada 2024.

    “Volume ekspor produk peternakan meningkat dari 470 ribu ton pada 2023 menjadi 489,7 ribu ton atau naik 4,16 persen di tahun 2024. Artinya, Indonesia tidak kekurangan sumber protein hewani,” ujarnya.

    Assistant Project Director PT Napindo Media Ashatama Lisa Rusli mengatakan Indo Livestock 2025 menjadi wadah penting untuk berbagi informasi dan menjalin kemitraan lintas sektor.

    Ia berharap forum tersebut dapat mendorong kerja sama yang adil, berkelanjutan, saling membutuhkan dan menguntungkan antar pelaku usaha.

    Pameran dan forum internasional Indo Livestock 2025 digelar selama tiga hari mulai 2-4 Juli yang diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur.

    Kegiatan tersebut diikuti 300 peserta dari 15 negara, termasuk lima paviliun negara yakni China, Korea Selatan, Taiwan, negara-negara Eropa, dan Denmark.

    Indo Livestock 2025 menampilkan berbagai inovasi teknologi serta peluang kemitraan di bidang peternakan, pakan ternak, kesehatan hewan, pengolahan susu, hingga perikanan dan pertanian.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Evi Ratnawati
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Astaga! Pria Ini Suntik Punggung dengan Air Maninya Sendiri, Begini Nasibnya

    Astaga! Pria Ini Suntik Punggung dengan Air Maninya Sendiri, Begini Nasibnya

    Jakarta

    Seorang pria berusia 33 tahun mengeluhkan sakit pada punggungnya bawahnya saat memindahkan baja berat. Ia pun mencari metode atau ‘obat’ untuk mengatasi rasa sakit yang tidak biasa itu.

    Namun, pria yang tidak disebutkan namanya itu mengalami menghindari bantuan medis. Ia nekat menyuntikkan air maninya demi mengatasi keluhannya itu.

    Dalam laporan yang dipublikasikan di Irish Medical Journal (IMJ) pada 2019, akhirnya pria itu pergi ke rumah sakit. Setelah memeriksanya, dokter melihat lengan pasien itu merah dan bengkak.

    Dokter pun bertanya tentang penyebabnya. Pria 33 tahun itu mengaku telah menyuntikkan dirinya sendiri dengan air maninya selama 19 bulan terakhir.

    Hal itu dilakukannya terus-menerus dan percaya kalau air maninya bisa menjadi ‘obat’ untuk rasa sakitnya. Ia menggunakan jarum suntik yang dibelinya sendiri secara daring untuk menyuntiknya.

    Bahkan, sebelum pergi ke rumah sakit ia menyuntik sebanyak tiga ‘dosis’ air mani sekaligus.

    Hasil Pemeriksaan Dokter

    Pasien itu kemudian menjalani rontgen yang menemukan bahwa ia mengidap emfisema subkutan dan kumpulan air mani di ototnya. Akibatnya, pria itu membutuhkan perawatan antibakteri secepatnya.

    Emfisema subkutan merupakan kondisi langka yang terjadi saat udara terperangkap di bawah kulit. Saat sakit punggung pria itu mereda, ia melanjutkan perjalannya keluar dari rumah sakit sebelum lengannya dikeringkan.

    “Setelah diinterogasi lebih lanjut mengenai terapi alternatif ini, ia mengungkapkan telah menyuntikkan satu ‘dosis’ air mani setiap bulan selama 18 bulan berturut-turut menggunakan jarum suntik yang dibelinya secara daring,” tulis penulis utama laporan, Dr Lisa Dunne, dikutip dari Unilad, Rabu (2/7/2025).

    Insiden tersebut disimpulkan sebagai kasus pertama yang dilaporkan mengenai suntikan air mani pada manusia. Tetapi, sebelumnya metode ini telah digunakan pada beberapa hewan.

    “Meskipun ada laporan mengenai efek penyuntikkan air mani secara subkutan pada tikus dan kelinci, tidak ada kasus penyuntikan air mani secara intravena pada manusia yang ditemukan dalam literatur,” demikian pernyataan laporan tersebut.

    “Pencarian di situs internet dan forum yang lebih beragam tidak menemukan dokumentasi lain mengenai penyuntikan air mani untuk pengobatan sakit punggung atau penggunaan lainnya,” sambungnya.

    Laporan dari IMJ itu pun mengeluarkan peringatan keras tentang upaya mencoba metode pengobatan tidak konvensional, seperti yang dilakukan pria dalam kasus ini di rumah.

    “Bahaya tusuk vena saat dilakukan oleh orang awam yang tidak terlatih disorot serta bahaya pembuluh darah dan jaringan lunak yang terkait dengan upaya penyuntikan zat yang tidak dimaksudkan untuk penggunaan intravena,” tulis laporan tersebut.

    “Kasus ini juga menunjukkan risiko yang terlibat dalam eksperimen medis sebelum penelitian klinis ekstensif dalam bentuk uji coba bertahap yang mencakup penilaian keamanan dan kemanjuran,” pungkasnya.

    (sao/kna)