Tag: Lisa

  • Tes DNA Lisa Mariana dan Ridwan Kamil Dikabulkan Bareskrim

    Tes DNA Lisa Mariana dan Ridwan Kamil Dikabulkan Bareskrim

    Jakarta, Beritasatu.com – Konflik yang melibatkan nama Lisa Mariana dan eks Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memasuki babak baru.

    Setelah permohonan resmi diajukan, pihak Lisa Mariana mengeklaim Bareskrim Polri telah mengabulkan permohonan tes DNA yang melibatkan kliennya dan pria yang akrab disapa RK itu.

    Informasi ini disampaikan langsung oleh kuasa hukum Lisa Mariana, Bertua Hutapea, dalam keterangan pers di Bareskrim Polri pada Kamis (17/7/2025).

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri yang telah memberikan atensi melalui direktur Bareskrim atas permintaan permohonan tes DNA kepada Lisa Mariana dan bayinya terhadap RK,” ujar Bertua kepada wartawan.

    Lisa Siap Jalani Tes DNA di RSCM

    Sebagai tindak lanjut dari permohonan tersebut, pihak Lisa Mariana telah menyerahkan formulir dan surat pernyataan kesiapan untuk melakukan tes DNA bersama anaknya kepada penyidik Bareskrim. Tes ini dijadwalkan akan dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

    Namun, pelaksanaannya masih menunggu kepastian jadwal dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri yang menangani proses penyelidikan kasus ini.

    Ridwan Kamil Juga Siap Tes DNA

    Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum Lisa lainnya, yaitu Jonboy Nababan mengatakan Ridwan Kamil telah menyerahkan surat pernyataan kesiapan melakukan tes DNA.

    Pernyataan ini dinilai mempertegas keinginan kedua belah pihak agar uji kebenaran ini dilakukan secara terbuka dan adil.

    “Yang jelas permintaan kami adalah bisa dilakukan tes DNA secara netral dengan waktu yang sama di kedua belah pihak. Jadi kita tunggu saja nanti beritanya,” ujar Jonboy.

    Menanti Kepastian Jadwal dari Penyidik

    Hingga saat ini, belum ada jadwal resmi mengenai waktu pelaksanaan tes DNA Ridwan Kamil dan Lisa Mariana. Namun, semua pihak menyatakan komitmennya untuk mengikuti prosedur hukum yang telah disepakati bersama.

    Tes DNA ini diharapkan menjadi langkah krusial dalam menjawab isu yang berkembang di ruang publik, terutama terkait identitas dan hubungan antara Lisa Mariana, bayinya, dan Ridwan Kamil.

  • Kritik Warga AS ke Trump Lewat Aksi Protes di 1.600-an Titik

    Kritik Warga AS ke Trump Lewat Aksi Protes di 1.600-an Titik

    Jakarta

    Rentetan kebijakan kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus menuai gejolak. Belum genap satu tahun pemerintahannya, ancaman gelombang demo besar terhadap Trump telah di depan mata.

    Aksi-aksi protes untuk menentang sejumlah kebijakan kontroversial Trump akan digelar pada hari Kamis (17/7) waktu setempat di lebih dari 1.600 lokasi di seluruh Amerika Serikat. Warga akan memprotes kebijakan deportasi massal dan pemotongan dana Medicaid serta jaring pengaman lainnya bagi masyarakat miskin.

    Dilansir Al Arabiya dan Reuters, Kamis (17/7/2025), hari aksi nasional “Good Trouble Lives On” ini akan digelar untuk menghormati mendiang anggota kongres dan pemimpin hak-hak sipil John Lewis. Aksi-aksi protes diperkirakan akan digelar di sepanjang jalan, gedung pengadilan, dan ruang publik lainnya. Para penyelenggara mengimbau agar aksi protes berlangsung damai.

    “Kita sedang menghadapi salah satu momen paling mengerikan dalam sejarah bangsa kita,” ujar salah satu pemimpin kelompok Public Citizen, Lisa Gilbert, dalam konferensi pers daring.

    “Kita semua bergulat dengan munculnya otoritarianisme dan pelanggaran hukum dalam pemerintahan kita… karena hak, kebebasan, dan harapan demokrasi kita sedang ditantang,” imbuhnya.

    Poin Penolakan yang Disuarakan Demonstran

    Foto: Demo di AS (reuters)

    Public Citizen adalah lembaga nirlaba dengan misi nyata untuk melawan kekuatan korporat. Lembaga ini merupakan anggota koalisi kelompok-kelompok di balik protes yang akan digelar hari Kamis waktu setempat.

    Aksi protes besar-besaran direncanakan digelar di Atlanta dan St. Louis, serta di Oakland, California, Chicago, dan Annapolis, Maryland.

    Penolakan terhadap Trump dalam masa jabatan keduanya sejauh ini berpusat pada deportasi dan taktik penegakan hukum imigrasi. Awal bulan ini, para demonstran terlibat dalam kebuntuan yang menegangkan, ketika otoritas federal melakukan penangkapan massal di dua perkebunan ganja di California Selatan.

    Seorang pekerja perkebunan tewas setelah jatuh dari atap rumah kaca dalam penggerebekan yang kacau tersebut. Penggerebekan tersebut dilakukan menyusul pengerahan pasukan Garda Nasional oleh Trump di luar gedung-gedung federal dan untuk melindungi agen imigrasi yang melakukan penangkapan di Los Angeles.

    Lihat juga Video ‘AS Bantah Ikut Terlibat dalam Serangan Israel ke Suriah’:

    Halaman 2 dari 2

    (ygs/ygs)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Usai Diperiksa Bareskrim Polri, Pihak Lisa Mariana Klaim Permintaan Tes DNA Dikabulkan – Page 3

    Usai Diperiksa Bareskrim Polri, Pihak Lisa Mariana Klaim Permintaan Tes DNA Dikabulkan – Page 3

    Dalam pemeriksaan itu, Lisa turut menyerahkan empat bundel bukti yang terdiri atas dokumen elektronik, tangkapan layar, serta foto dan video yang menurut tim kuasa hukum relevan untuk memperjelas duduk perkara.

    “Kita menyerahkan ada 4 bundel bukti yang dipunyai oleh klien kami Lisa Mariana yang kita serahkan juga kepada penyidik. Supaya lebih terang untuk permasalahan perkara pencemaran nama baik ini,” ucap dia.

    “Kalau buktikan udah biar menjadi internal di kepolisian yang jelas tadi ada 4 bundel kita serahkan. Biar mereka nanti, karena semua bukti itu mau dari pelapor apapun terlapor itu perlu diuji. Biarin nanti kita serahkan ke kepolisian sendiri. Semuanya dari mulai video, foto, percakapan dan lain-lain,” sambung dia.

    Lisa mengaku dirinya siap bersikap kooperatif menjalani proses hukum. Dia hanya berharap masalah ini tak berlarut-larut lagi.

    “Enggak, enggak capek. Dihadapi aja. Kooperatif aja. Biar cepat selesai,” tandas dia.

  • Kubu Lisa Mariana Klaim Permintaan Tes DNA Ridwan Kamil Dikabulkan Bareskrim

    Kubu Lisa Mariana Klaim Permintaan Tes DNA Ridwan Kamil Dikabulkan Bareskrim

    Jakarta

    Kubu Lisa Mariana mengaku permohonan melakukan tes DNA dengan mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dikabulkan Bareskrim Polri. Menurutnya, upaya itu untuk membuktikan identitas anak yang selama ini dipersoalkan RK.

    “Kami pertama mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri yang telah memberikan atensi melalui Direktur Bareskrim atas permintaan, permohonan tes DNA kepada Lisa Mariana dan bayinya dan terhadap RK dikabulkan,” kata kuasa hukum Lisa Mariana, Bertua Hutapea usai pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2025).

    “Maka tadi saya sudah memberikan kepada Lisa formulir dan surat pernyataan untuk kesiapan Lisa Mariana melakukan Tes DNA bersama dengan bayinya,” lanjutnya.

    Kuasa hukum lisa lainnya, John Boy Nababan menyebut pihak RK juga telah sepakat untuk tes DNA. Dia berharap tes dilakukan dengan kooperatif tanpa intervensi pihak manapun.

    “Yang jelas permintaan kami adalah bisa dilakukan tes DNA secara netral dengan waktu yang sama di kedua belah pihak. Jadi kita tunggu aja nanti beritanya,” tuturnya.

    Ditanya perihal waktu pelaksanaan tes DNA, John belum bisa memastikan. Namun menurutnya, tes DNA akan dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

    Pihak Lisa Mariana berharap perkara ini dapat segera selesai usai setelah dilakukan tes DNA. Melalu tes DNA, lanjutnya, akan terlihat jelas hubungan genetika bayi tersebut terhadap orang tuanya.

    “Dan apabila nanti tes DNA tersebut telah keluar, tentu semua para pihak akan mengikuti konsekuensi hukum daripada hasil tes DNA itu,” imbuhnya.

    Bertua menyebut mayoritas pertayaan yang diajukan penyidik terkait dengan pertemuan Lisa dengan RK. Salah satunya perihal pertemuan keduanya di Palembang hingga akhirnya Lisa mengandung.

    “Dari mulai undangan dan panggilan Pak Ridwan Kamil ke Hotel Wyndham di Palembang sehingga terjadilah pertemuan mereka 3 hari 2 malam di sana,” tutur Bertua.

    “Nah sesudah dari situ hamil lah si Lisa Mariana dan kemudian melahirkan bayi dan pengecekan bayinya itu juga berikut dengan ajudan Pak Ridwan Kamil semua, dilakukan di rumah sakit dekat rumah Tangerang,” lanjutnya.

    (ond/isa)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Besar-besaran, Warga AS Akan Gelar Aksi Protes Trump di 1.600 Lokasi

    Besar-besaran, Warga AS Akan Gelar Aksi Protes Trump di 1.600 Lokasi

    Jakarta

    Aksi-aksi protes untuk menentang sejumlah kebijakan kontroversial Presiden Donald Trump, akan digelar pada hari Kamis (17/7) waktu setempat di lebih dari 1.600 lokasi di seluruh Amerika Serikat. Warga akan memprotes kebijakan deportasi massal dan pemotongan dana Medicaid serta jaring pengaman lainnya bagi masyarakat miskin.

    Dilansir Al Arabiya dan Reuters, Kamis (17/7/2025), hari aksi nasional “Good Trouble Lives On” ini akan digelar untuk menghormati mendiang anggota kongres dan pemimpin hak-hak sipil John Lewis. Aksi-aksi protes diperkirakan akan digelar di sepanjang jalan, gedung pengadilan, dan ruang publik lainnya. Para penyelenggara mengimbau agar aksi protes berlangsung damai.

    “Kita sedang menghadapi salah satu momen paling mengerikan dalam sejarah bangsa kita,” ujar salah satu pemimpin kelompok Public Citizen, Lisa Gilbert, dalam konferensi pers daring.

    “Kita semua bergulat dengan munculnya otoritarianisme dan pelanggaran hukum dalam pemerintahan kita… karena hak, kebebasan, dan harapan demokrasi kita sedang ditantang,” imbuhnya.

    Public Citizen adalah lembaga nirlaba dengan misi nyata untuk melawan kekuatan korporat. Lembaga ini merupakan anggota koalisi kelompok-kelompok di balik protes yang akan digelar hari Kamis waktu setempat.

    Aksi protes besar-besaran direncanakan digelar di Atlanta dan St. Louis, serta di Oakland, California, Chicago, dan Annapolis, Maryland.

    Tonton juga Video Warga AS Demo Minta Trump Tak Ikut Campur Perang Iran-Israel

    Penolakan terhadap Trump dalam masa jabatan keduanya sejauh ini berpusat pada deportasi dan taktik penegakan hukum imigrasi. Awal bulan ini, para demonstran terlibat dalam kebuntuan yang menegangkan, ketika otoritas federal melakukan penangkapan massal di dua perkebunan ganja di California Selatan.

    Seorang pekerja perkebunan tewas setelah jatuh dari atap rumah kaca dalam penggerebekan yang kacau tersebut. Penggerebekan tersebut dilakukan menyusul pengerahan pasukan Garda Nasional oleh Trump di luar gedung-gedung federal dan untuk melindungi agen imigrasi yang melakukan penangkapan di Los Angeles.

    Tonton juga Video Warga AS Demo Minta Trump Tak Ikut Campur Perang Iran-Israel

    Halaman 2 dari 2

    (ita/ita)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Video Lisa Mariana Akui Jadi Pemeran Video Porno

    Video Lisa Mariana Akui Jadi Pemeran Video Porno

    Lisa Mariana mengakui sosok wanita di video syur yang beredar adalah dirinya. Hal itu ia sampaikan saat mendatangi Polda Jawa Barat (Jabar) untuk diperiksa terkait dilaporkan soal video porno.

    Lisa sebelumnya menjalani pemeriksaan sekitar 5 jam di Direktorat Reserse Siber Polda Jabar. Lisa, yang didampingi pengacaranya, tak membantah dirinya menjadi pemeran dalam video porno tersebut.

  • Lisa Mariana Akui Wanita dalam Video Syur dengan Pria Bertato Itu Dirinya, Dilakukan dalam Keadaan Tak Sadar

    Lisa Mariana Akui Wanita dalam Video Syur dengan Pria Bertato Itu Dirinya, Dilakukan dalam Keadaan Tak Sadar

    GELORA.CO – Polisi memeriksa Lisa Mariana sebagai saksi dalam peredaran sebuah video porno pada situs luar negeri berbayar pada beberapa waktu lalu.

    Nama Lisa mencuat usai isu ia memiliki hubungan dengan eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil bahkan sampai hamil.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan dari hasil pemeriksaan Lisa mengakui dirinya terlibat dalam video itu. Adapun pria yang bersama Lisa adalah teman sepergaulannya.

    “Yang pertama, bahwa di mana barang bukti video yang beredar itu, yang bersangkutan telah menyatakan betul bahwa itu dirinya. Pemeran dari video itu, salah satunya perempuan itu, adalah dia (Lisa),” kata Hendra saat ditemui di Mapolda Jabar, Selasa (15/7).

    “Demikian juga pemeran laki-laki yang sebelumnya sudah kita periksa, yang menyatakan juga bahwa itu dirinya.  Dan keduanya saling mengenal, dengan ciri pria bertato itu adalah teman dia, pergaulan dia,” lanjut dia.

    Hendra melanjutkan, Ditressiber Polda Jabar akan melayangkan pemanggilan kedua kepada Lisa Mariana. Sebab masih ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab.

    “Nah kemudian, dari pemeriksaan ini, ada beberapa poin-poin penting lagi, tetapi masih ada yang belum dijawab oleh yang bersangkutan. Dikarenakan yang bersangkutan itu mengalami, mengeluh sakit, sehingga tadi pemeriksaan itu tidak maksimal,” ucap dia.

    Dicecar 30 Pertanyaan

    Kuasa Hukum Lisa Mariana, Bertua Diana Hutapea mengatakan, proses pemeriksaan berjalan lancar dan terdapat tiga puluh pertanyaan yang dijawab dengan baik oleh Lisa.

    “Kita senang dengan tim penyidik yang sangat kooperatif. Tadi dengan pertanyaan itu, ada 30 pertanyaan dari penyidik terkait dengan laporan video syur yang telah dijawab Lisa Mariana dengan baik,” ungkapnya.

    Menurut Bertua, Lisa adalah korban dari peredaran video porno tersebut. Ia menilai ada pihak lain yang coba memanfaatkannya. Sebab Lisa tidak dalam keadaan sadar ketika video tersebut direkam.

    “Kesimpulan yang sudah saya nyatakan tadi di berita acara, bahwa Lisa Mariana adalah korban dari pada peredaran video syur ini. Dalam hal ini, Lisa Mariana tadi menjelaskan dalam keterangannya di hadapan para penyidik bahwa video syur itu tidak dalam keadaan sadar dilakukannya dan korban dari orang-orang. Itu kelilingnya yang memanfaatkannya,” ujarnya.

    Lisa Meminta Maaf

    Lisa Mariana turut membenarkan atas keterlibatannya dalam video porno itu. Ia juga memohon maaf karena tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

    “Iya betul, maaf ya mohon maaf banget power aku udah abis di atas, tadi aku juga sempet sakit jadi segitu dulu cukup. Kayaknya tadi sudah dijelaskan sama kuasa hukum saya ya, jadi itu saja,” imbuh Lisa.

  • Kuasa Hukum: Lisa Mariana Korban Penyebaran Video Syur, Direkam Saat Tak Sadar
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        15 Juli 2025

    Kuasa Hukum: Lisa Mariana Korban Penyebaran Video Syur, Direkam Saat Tak Sadar Bandung 15 Juli 2025

    Kuasa Hukum: Lisa Mariana Korban Penyebaran Video Syur, Direkam Saat Tak Sadar
    Tim Redaksi
    BANDUNG, KOMPAS.com
    — Direktorat Reserse Siber Polda
    Jawa Barat
    memeriksa
    Lisa Mariana
    terkait dugaan kasus
    video syur
    yang beredar di situs berbayar, Selasa (15/7/2025).
    Kuasa hukum
    Lisa, Bertua Diana Hutapea menyatakan, kliennya mendapat sekitar 30 pertanyaan dari penyidik.
    “Tadi ada 30 pertanyaan dari penyidik soal laporan video syur yang telah dijawab Lisa Mariana dengan baik dan lugas. Lisa ini korban dari peredaran video syur ini. Kami juga minta ke Kapolda Jabar agar memerintahkan tim siber menyidik perkara ini dengan jelas,” kata Bertua.
    Menurut Bertua, bukti-bukti yang ada menunjukkan video diambil dari situs berbayar luar negeri, bukan dari Lisa secara sadar.
    “Dalam keterangannya, Lisa menjelaskan bahwa video itu direkam saat dia tidak dalam kondisi sadar dan dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu,” tambahnya.
    Bertua juga mempertanyakan mengapa video tersebut muncul bersamaan dengan kasus perdata hak identitas anak yang sedang berjalan di
    Bandung
    .
    Ia berharap penyidik
    Polda Jabar
    meneliti secara menyeluruh dan tidak membiarkan video itu dimanfaatkan pihak tertentu untuk kepentingan pribadi.
    Kuasa hukum lainnya, Jhon Boy Nababan, meminta polisi untuk mengusut pihak yang berada di balik penyebaran video.
    “Klien kami ini korban. Apapun yang sudah dilakukan dalam video itu, dia melakukannya dalam kondisi tak sadar. Klien kami punya sejarah hidup yang berat,” ujarnya.
    Jhon memastikan Lisa datang dengan kooperatif dan menjawab semua pertanyaan penyidik.
    “Kami sangat memohon ke penyidik siber dan Kapolda Jabar agar ditindaklanjuti siapa di balik ini dan apa kepentingannya,” tegasnya.
    Lisa sendiri usai diperiksa sekitar 6 jam dari pukul 10.30 WIB hingga 16.51 WIB enggan menjawab pertanyaan media.
    Ia tampak letih saat keluar dari gedung Ditreskrimsus Polda Jabar. Ia hanya melontarkan sedikit komentar.
    “Mohon maaf ya, power aku sudah habis di atas tadi. Aku juga sempat sakit tadi, jadi cukup ya,” ucap Lisa singkat.
    Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Lisa Mariana Lesu setelah Diperiksa 5 Jam Terkait Kasus Video Syur, Dicecar Puluhan Pertanyaan
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sering Gatal tapi Tak Muncul Ruam? Waspadai Gejala Awal Penyakit Liver

    Sering Gatal tapi Tak Muncul Ruam? Waspadai Gejala Awal Penyakit Liver

    JAKARTA – Gatal-gatal tanpa sebab yang jelas sering kali dianggap sebagai gangguan kulit biasa. Namun, tahukah Anda bahwa rasa gatal di seluruh tubuh, terutama saat malam hari, bisa menjadi tanda awal penyakit liver atau hati yang tidak boleh diabaikan?

    Menurut Dr. Shreya Sengupta, Direktur Program Penyakit Liver di Cleveland Clinic, gatal-gatal yang terjadi tanpa adanya ruam dikenal juga dengan istilah pruritus. Hal ini dapat disebabkan oleh penumpukan garam empedu dalam darah akibat kerusakan hati.

    “Gatal ini sering kali memburuk di malam hari. Orang mungkin merasa baik-baik saja sepanjang hari, tapi ketika berbaring untuk tidur, mereka tidak bisa berhenti menggaruk,” jelas Dr. Shreya Sengupta, dikutip dari laman TODAY pada Sabtu, 12 Juli.

    Penyebabnya adalah hati yang rusak tidak mampu membuang zat-zat sisa seperti biasanya. Akibatnya, garam empedu menumpuk dalam tubuh dan memicu rasa gatal yang dalam, meskipun tidak terlihat pada permukaan kulit.

    Lebih lanjut, Dr. Lisa Ganjhu, hepatolog dari NYU Langone Health, menyebutkan rasa gatal ini sering ditemukan pada pasien yang telah mengalami sirosis, yaitu kondisi di mana jaringan hati mengalami kerusakan parah dan terbentuk jaringan parut permanen.

    “Gatal adalah salah satu gejala muncul pada sirosis hati yang sudah cukup lanjut,” ujar Dr. Lisa Ganjhu.

    Sirosis bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti konsumsi alkohol berlebihan, hepatitis, gangguan metabolik, atau obesitas. Penyakit ini berkembang secara perlahan dan bisa tidak menunjukkan gejala apa pun selama bertahun-tahun, hingga mengalami kerusakan hati yang sudah parah.

    Selain gatal tanpa ruam, beberapa gejala lain yang patut dicurigai sebagai tanda penyakit hati antara lain:

    – Kelelahan terus-menerus

    – Mual dan muntah

    – Perubahan warna urin (menjadi gelap) dan feses (menjadi pucat)

    – Perut buncit akibat penumpukan cairan (ascites)

    – Kulit dan mata menguning (jaundice)

    “Sering kali, pasien tidak menyadari mereka punya masalah pada hati sampai mereka menjalani tes darah rutin yang menunjukkan enzim hati abnormal,” tambah Dr. Shreya Sengupta.

    Liver bisa menjadi sangat serius, tetapi jika terdeteksi sejak dini, banyak kasus yang bisa diobati bahkan dipulihkan sepenuhnya. Maka dari itu, para ahli menekankan pentingnya pemeriksaan rutin dan tidak mengabaikan gejala-gejala kecil seperti rasa gatal terus-menerus.

    “Pengobatan sejak dini bisa menunda kerusakan hati selama puluhan tahun.” ujar Dr. Shreya Sengupta.

    Jika Anda mengalami gatal-gatal yang berlangsung lama, memburuk di malam hari, dan tidak disertai ruam atau alergi yang jelas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

  • Lisa Mariana Mangkir dari Panggilan Polisi Soal Video Asusila

    Lisa Mariana Mangkir dari Panggilan Polisi Soal Video Asusila

    Bandung, Beritasatu.com – Lisa Mariana pada Jumat (11/7/2025) tidak memenuhi panggilan penyelidik Direktorat Reserse Siber (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan video asusila.

    Berdasarkan pantauan di media sosial, Lisa justru terlihat mengunjungi beberapa lokasi di luar Kota Bandung pada hari pemeriksaan berlangsung.

    Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan memastikan bahwa Lisa Mariana telah mengonfirmasi ketidakhadirannya kepada penyidik.

    “Surat penyidikan pertama sudah dikirimkan kepada Lisa Mariana, di surat itu menyatakan panggilan sebagai saksi. Lisa Mariana sudah mengkonfirmasi kepada penyidik bahwasanya hari ini yang bersangkutan berhalangan hadir,” kata Hendra di Mapolda Jabar, Jumat (11/7/2025).

    Menanggapi hal tersebut, Polda Jabar akan segera melayangkan surat panggilan kedua yang dijadwalkan pekan depan.

    “Setelah yang pertama tadi tidak bisa hadir, kita akan buat panggilan yang kedua,” ungkap Hendra.

    Surat panggilan kedua rencananya akan dikirimkan pada Senin (14/7/2025).

    “Dari penyampaian penyidik belum ada konfirmasi, yah. Tapi yang pasti yang bersangkutan menyatakan bahwa berhalangan hadir. Namun untuk kejelasannya beliau tidak menyampaikan,” jelasnya.

    Pemanggilan Lisa Mariana terkait dengan laporan Asosiasi Advokat Indonesia atas dugaan pembuatan dan penyebaran konten video dewasa yang dijual melalui sebuah situs layanan video berbayar.

    Dalam laporan tersebut, terdapat tiga video yang diduga kuat memperlihatkan Lisa sebagai pemeran perempuan. Saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan oleh tim Siber Polda Jabar guna menindaklanjuti dugaan pelanggaran hukum dalam kasus tersebut.