Tag: Khofifah Indar Parawansa

  • Masa Tenang, Emil Ikut Turun Copoti Baliho di Jalanan

    Masa Tenang, Emil Ikut Turun Copoti Baliho di Jalanan

    Surabaya (beritajatim.com) – Cawagub Jatim Nomor Urut 2, Emil Elestianto Dardak turun langsung ikut merapikan baliho kampanye di masa tenang, Minggu (24/11/2024) dinihari.

    Emil mengunjungi sejumlah titik di mana terdapat baliho Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak terpasang di pinggir jalan. Di antaranya di Jalan Jemursari dan Jalan Margorejo.

    Emil mencopot langsung salah satu baliho yang terpasang di pinggir jalan. Dengan alat seadanya, Emil melepas baliho dari bagan kayu.

    Emil sengaja ikut turun mencopot baliho di jalanan untuk turut membantu tim Bawaslu, KPU beserta pihak terkait merapikan alat peraga kampanye. Emil mengatakan, TPP Khofifah-Emil juga sudah menurunkan tim guna merapikan baliho.

    “Ini amanah dari kita bersama, amanah tim untuk kita jalankan bersama. Kita ingin memberikan bentuk dukungan kepada segenap petugas untuk menegakkan masa tenang,” kata Emil.

    “Masa tenang ini artinya benar-benar bersih dari segala atribut yang melekat di jalanan dan untuk itu kami memberikan dukungan dengan turut menurunkan sesuai dengan kemampuan kita,” tambahnya.

    Emil mengatakan Tim dan Relawan Khofifah-Emil juga ikut turun guna merapikan baliho di masa tenang.

    “Untuk memberi dukungan itu, kami membantu menurunkan baliho sesuai dengan kemampuan kita. Tim Khofifah-Emil secara serentak juga melakukan langkah-langkah untuk membantu petugas merapikan alat peraga kampanye. Tentu hanya milik Khofifah-Emil ya, dan yang dipasang oleh relawan kita bantu turunkan. Tentu petugas yang terjun jumlahnya banyak dan mereka bekerja keras luar biasa malam ini,” jelasnya.

    “Untuk menurunkan atribut ini butuh tenaga. Kita harus berterima kasih kepada semua petugas yang bekerja keras dan malam ini mereka akan lembur untuk merapikan baliho agar masa tenang berjalan dengan baik,” lanjutnya.

    Mantan Bupati Trenggalek ini berharap masa tenang bisa digunakan warga untuk berpikir jernih dalam menentukan pilihan kepala daerah.

    “Mudah-mudahan tiga hari masa tenang ini benar-benar menjadi masa yang memungkinkan masyarakat untuk berpikir dengan tenang dan mengambil keputusan yang terbaik di 27 November nanti,” ungkapnya.

    “Jangan sungkan untuk melaporkan ketika dalam masa tenang terdapat pelanggaran aturan masa tenang. Tidak boleh ada lagi kampanye, gunakan masa tenang ini untuk berpikir dengan jernih dan tenang. Mudah-mudahan nanti tanggal 27 jangan golput dan gunakan pilihan sesuai pertimbangan terbaik bagi masing-masing pemilih,” pungkasnya. [tok/aje]

  • Gokil Gaspoll Kompak Bergerak Bersama Generasi Muda Menangkan Khofifah-Emil

    Gokil Gaspoll Kompak Bergerak Bersama Generasi Muda Menangkan Khofifah-Emil

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Relawan Generasi Optimis Khofifah-Emil (Gokil) Gaspoll kompak bergerak bersama generasi muda Jawa Timur untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak pada Pilgub Jatim 2024.

    Langkah tersebut terwujud dengan digelarnya Konser Gokil Gaspoll Selebrasi Menyambut Kemenangan Jatim Maju Berprestasi di Surabaya. Khofifah-Emil terus mendapatkan
    kepercayaan kuat kalangan generasi muda Jatim.

    “Memang kita membangun Jawa Timur untuk semua terutama anak-anak muda. Program-
    program kita selama lima tahun terakhir banyak sekali menjawab keinginan anak muda,” kata Emil dalam sambutannya di Surabaya, Sabtu (23/11/2024).

    Emil menambahkan dukungan dari kalangan generasi muda menjadi modal sangat berharga
    untuk memenangkan Pilgub Jatim mendatang. Ketua DPP Partai Demokrat itu menilai
    semangat anak muda selalu bisa untuk terus berkontribusi nyata membantu masyarakat.

    Lebih lanjut dia menyebut semangat anak muda dapat mendorong hadirnya berbagai
    pencapaian besar yang telah dibuktikan pada periode kepemimpinan pertama. Bersama
    Khofifah-Emil, Jatim mampu menjadi provinsi penuh dengan prestasi.

    Langkah tersebut terwujud lewat visi Nawa Bhakti Satya Jilid II yang sukses dijalankan pada
    periode pertama. Meliputi Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Jatim
    Akses, Jatim Berkah Amanah, Jatim Argo, Jatim Harmoni, Jatim Lestasi.

    “Terima kasih semuanya sudah kasih angka 2 dan berkenan memberikan dukungan. Mdah -mudahan pada 27 November kita akan kembali mengabdi untuk Jawa Timur,” pungkasnya.

  • Khofifah-Emil Optimis Dukungan Gokil Gaspoll Perbesar Kans Menangkan Pilgub Jatim

    Khofifah-Emil Optimis Dukungan Gokil Gaspoll Perbesar Kans Menangkan Pilgub Jatim

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Optimisme pasangan nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak untuk memenangkan Pilgub Jatim 2024 semakin menguat. Terlebih dengan hadirnya dukungan nyata dari Relawan Generasi Optimis Khofifah-Emil (Gokil) Gaspoll.

    Dukungan tersebut terealisasi dengan digelarnya Konser Gokil Gaspoll Selebrasi Menyambut
    Kemenangan Jatim Maju Berprestasi di Surabaya. Khofifah-Emil terus mendapatkan
    kepercayaan kuat kalangan generasi muda Jatim.

    “Terima kasih semuanya sudah kasih angka 2 dan berkenan memberikan dukungan. Mudah –
    mudahan pada 27 November kita akan kembali mengabdi untuk Jawa Timur,” kata Calon Wakil
    Gubernur Emil Elestianto Dardak di Surabaya, Sabtu (23/11/2024).

    Dia menyampaikan, keseriusan Khofifah memimpin Jatim sudah jelas terbukti menciptakan
    banyak manfaat bagi masyarakat. Utamanya kiam membuat kesejahteraan masyarakat makin
    meningkat.

    Terlihat dari berbagai program pro kerakyatan sukses direalisasikan Khofifah selama masa
    periode kepemimpinan pertama. Sehingga terbukti mampu meringankan beban hidup
    maayarakat sehari-hari.

    Seperti melalui 9 Program Nawa Bhakti Satya Jilid II yang sukses dijalankan pada periode
    pertama. Meliputi Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Jatim Akses, Jatim
    Berkah Amanah, Jatim Argo, Jatim Harmoni, Jatim Lestari.

    Lanjutnya dia menilai Khofifah semakin menjadi pilihan terkuat masyarakat untuk Pilgub Jatim
    2024. Kepemimpiman Khofifah begitu dinantikan lantaran terbukti berhasil meningkatkan
    kesejahteraan.

    “Tentu kesejahteraan yang menjadi misi seorang pemimpin seperti Khofifah bisa direalisasi dan
    itu terbukti,” tandasnya.

  • Kaesang Pangarep Putra Jokowi Hadiri Doa Bersama Kampanye Terakhir Khofifah-Emil di Surabaya

    Kaesang Pangarep Putra Jokowi Hadiri Doa Bersama Kampanye Terakhir Khofifah-Emil di Surabaya

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep turut hadir dalam penutupan rangkaian kampanye pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yang dikemas dalam Dzikir, Sholawat dan Doa Bersama di Jatim Expo Surabaya, Sabtu (23/11/2024).

    Kaesang yang juga adalah putra bungsu Joko Widodo (Jokowi) ini menegaskan, kedatangannya hari ini adalah bentuk komitmen PSI dalam mendukung dan mengusung Khofifah-Emil sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. 

    “Komitmen kami dari Partai Solidaritas Indonesia, di mana dari awal kami mendukung Ibu Khofifah untuk melanjutkan kepemimpinan beliau untuk Jawa Timur,” ucap Kaesang. 

    Ia menyebut, kepemimpinan pasangan Khofifah-Emil harus dilanjutkan.

    Sebab, perlu ada pembangunan yang dilanjutkan.

    Selain itu, ia juga mengajak kepada seluruh warga Jatim mencoblos Khofifah-Emil.

    “Untuk seluruh warga Jawa Timur, jangan lupa tanggal 27 November nanti coblos nomor 2, Ibu Khofifah dengan Mas Emil Dardak. Lanjutkan!” sambung dia, menegaskan.

    Diketahui, Khofifah-Emil menggelar kampanye akbarnya di hari terakhir masa kampanye di Jatim Expo, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Sabtu (23/11/2024).

    Menutup rangkaian kegiatan kampanye Pilgub Jatim 2024, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak menggelar kegiatan Dzikir, Sholawat dan Doa Menyambut Kemenangan Khofifah-Emil di Jatim Expo Surabaya, Sabtu (23/11/2024). 

    Setidaknya ada sebanyak 20.000 masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur, lintas elemen, lintas organisasi masyarakat, partai pengusung dan relawan menyatu dalam lantunan doa dan sholawat menyambut dan mengantarkan kemenangan Khofifah-Emil untuk melanjutkan memimpin Jatim periode kedua.

    Sholawat dan Doa Bersama ini mendatangkan Majelis Sholawat Syubbanul Muslimin yang digawangi oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qodim, Gus Hafidzul Hakim Noer. 

    Majelis ini dihadiri oleh banyak masyayikh, kiai, bu nyai, gawagis dan nawaning dari ujung Madura, Banyuwangi, Tuban, hingga Ngawi dan Pacitan wilayah mataraman Jatim, semua menyatu menyambut kemenangan Khofifah-Emil.

    Ada Ra Karror Aschal dari dhuriyah Syaichonna Cholil, kemudian juga hadir Hj Lanratul Farida yang adalah ibunda Gus Agus Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam) dari Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Blitar, dan banyak lagi masyayikh dan habaib.

    “Matur nuwun (terima kasih) doa dan semangat semuanya, semoga seluruh doa yang kita panjatkan hari ini memudahkan kemenangan Khofifah-Emil, kemenangan yang signifikan, kemenangan yang mendatangkan manfaat barokah bagi seluruh warga masyarakat Jawa Timur,” tegas Khofifah.

  • Bersama Ribuan Warga Jatim Khofifah-Emil Dzikir dan Sholawat di Hari Terakhir Kampanye

    Bersama Ribuan Warga Jatim Khofifah-Emil Dzikir dan Sholawat di Hari Terakhir Kampanye

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Pasangan calon nomor urut 2 Khilofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak menggelar Dzikir Sholawatan dan Doa bersama ribuan warga Jawa Timur.

    Kegiatan tersebut dilakukan menutup hari terakhir kampanye Pilgub Jawa Timur 2024.

    Acara ini berlangsung sukses, dihadiri para tokoh, kiai, dan bu nyai yang penuh semangat, dan
    menghadirkan Majelis Shalawat Syubanul Muslimin dan orasi politik dari pasangan petahana
    Khofifah-Emil.

    Sejak siang hari, pasangan calon Khofifah-Emil sudah tiba di lokasi sekitar pukul 10.0 WIB.

    Khofifah hadir bersama dengan Emil yang turut didampingi sang istri, Arumi Bachsin. Khofifah-
    Emil menyempatkan bersalaman dan menyapa masyarakat yang hadir.

    Khofifah mengatakan acara kali ini menjadi ikhtiar untuk mencapai kemenangan pada Pilgub
    Jatim mendatang. Lebih dari itu kemenangan dapat diperileh secara mutlak mengalahkan para
    lawan.

    ‘Mudahan-mudahan semuanya memudahkan kemenangan khofifah-Emil secara signifikan,”
    ucap Khofifah dalam orasinya di Surabaya, Sabtu (23/11/2024).

    Lanjutnya Khofifah menambahkan, bagaimana kebersamaan penuh harus terus dieratkan
    segenap elwmwn masyarakat Jatim. Utamanya untuk mendorong kemajuan Jawa Timur pada
    lima tahun ke depan.

    Terkhusus, lanjut dia, yakni dalam menyiapkan Bumi Majapahit sebagai Gerbang Baru
    Nusantara. Hal demikian menjadi mungkin lantaran secara geografis Ibu Kota Nusantara (IKN)
    lebih dekat dengan Jatim.

    “Para kiai sepuh memberikan doa menguatkan perjalanan kita, para nawaning, lora, dan
    gawagis. Panjenangan semua ikut membantu dalam menjemput indonesia emas serta
    menyiapkan Jatim menjadi Gerbang Baru Nusantara,” ungkapnya.

    Diketahui turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari partai pengusung meliputi dari PAN,
    Gerindra, Golkar, Demokrat, PPP, PSI, PKS, Perindo, Nasdem, Partai Buruh, Partai Gelora,
    PBB, PKN, Partai Garuda dan Partai Prima.

  • Ratusan Anak Muda Kompak Dukung Khofifah-Emil Dardak, GEN Jatim Ajak Tak Golput di Pilkada 2024

    Ratusan Anak Muda Kompak Dukung Khofifah-Emil Dardak, GEN Jatim Ajak Tak Golput di Pilkada 2024

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Ratusan anak muda yang tergabung dalam GEN Jawa Timur menggelar acara silaturahmi yang dihadiri oleh Cawagub Jatim nomor urut 2, Emil Dardak di Surabaya, Jumat (22/11/2024) malam.

    Ketua GEN Jatim, M Romli menyatakan, pihaknya mendukung penuh Khofifah-Emil melanjutkan pembangunan di Bumi Majapahit.

    Ia meminta anak-anak muda di GEN Jatim datang ke TPS dan tidak golput.

    “Anak muda harus peduli terhadap demokrasi, salah satunya datang ke TPS. Kalau dukungan sudah jelas kami mendukung (Khofifah-Emil),” kata Romli.

    Romli menyebut, GEN Jatim sangat solid mendukung Khofifah-Emil.

    Apalagi, sosok Emil yang sangat pro anak muda juga memberi warna dalam pembangunan di Jawa Timur.

    “Kami tadi juga memberi penganugerahan sebagai Dulur Generasi Emas Jawa Timur ke Mas Emil  karena beliau memberi semangat ke teman-teman GEN Jatim,” jelas Romli.

    Romli berpesan kepada seluruh kader GEN Jatim agar terus berkontribusi positif terhadap pembangunan di Bumi Majapahit.

    “Kepada teman-teman GEN Jatim agar terus berkarya dan berkontribusi positif di daerah masing-masing. Mas Emil tadi menekankan GEN di kabupaten/kota bisa berkontribusi,” jelasnya.

    Sementara Emil juga mengapresiasi GEN Jatim yang bisa eksis selama satu tahun terakhir ini guna menjadi wadah pemikiran anak-anak muda.

    “Mereka memilih generasi emas, karena mereka tidak ingin menjadi generasi cemas. Teman-teman pada 2045 nanti mungkin usianya 45 atau lebih muda lagi. Jadi mereka berencana dari sekarang, generasi emas itu akan seperti apa nantinya,” jelasnya.

    “Kebetulan di Jatim, teman-teman yang punya prestasi, potensi mereka berkumpul dalam GEN Jatim. Selama saya jadi Wagub Jatim, kami sering berkomunikasi, mereka memberi semangat ke saya kepada Bu Khofifah pada kontestasi ini,” ujarnya.

    “Dan tadi Kiai Zawawi Imron juga memberi penguatan budaya kepada anak muda tidak hanya soal kesenian, tapi soal budaya pekerja keras, optimistis, bekerja ikhlas, berdedikasi itu yang ditanamkan dalam nasehat kiai. Saya bahagia melihat GEN Jatim bisa eksis dan mencapai fase ini,” tandasnya.

  • Kampanye Hari Terakhir, Khofifah Tegaskan Jatim Gerbang Baru Nusantara untuk Rakyat

    Kampanye Hari Terakhir, Khofifah Tegaskan Jatim Gerbang Baru Nusantara untuk Rakyat

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Pasangan Calon nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak menggelar Dzikir Sholawat dan Doa bersama ribuan warga Jawa Timur.

    Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menutup masa kampanye Pilgub Jatim 20204.

    Pada orasinya, Khofifah menegaskan komitmen untuk menjadikan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara. Visi tersebut tentunya telah menjadi tujuan Khofifah-Emil dalam
    meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.

    “Kita bersama menyiapkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara kita bangun Jatim
    bersama mencukupkan semua kebutuhan masyarakat,” kata Khofifah di hadapan ribuan
    pendukungnya di Surabaya, Sabtu (23/11/2024).

    Dia menambahkan, perlu kerjasama semua pihak utamanya untuk mencapai tujuan tersebut
    tercapai pada lima tahun kepemimpinan Khofifah-Emil ke depan. Sehingga dampak positif
    besarnya bisa langsung dirasakan masyarakat.

    Lanjutnya dia menyebut, salah satu dukungan nyata yakni dengan mendapatkan doa-doa dari
    para ulama dan kiai se-Jawa Timur. Menurutnya hal tersebut merupakan kekuatan spiritualitas
    yang menjadi pegangan bagi para pemimpin di Jawa Timur.

    Sehingga nantinya sejalan dengan visi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara, Khofifah-
    Emil juga terus mendorong hadirnya kontribusi nyata. Utama dalam menyambut Indonesia
    Emas 2045.

    “Para kiai sepuh memberikan doa menguatkan perjalanan kita, para nawaning, lora, dan
    gawagis. Panjenangan semua ikut membantu dalam menjemput indonesia emas serta
    menyiapkan Jatim menjadi Gerbang Baru Nusantara,” pungkasnya.

  • Hasil Survei Pilgub Jatim 2024 Terbaru 5 Lembaga, Masa Kampanye Berakhir, 1 Paslon Diprediksi Menang

    Hasil Survei Pilgub Jatim 2024 Terbaru 5 Lembaga, Masa Kampanye Berakhir, 1 Paslon Diprediksi Menang

    TRIBUNJATIM.COM – Besok Minggu, 24 November 2024 akan memasuki masa tenang Pilkada 2024. 

    Masa pemungutan suara atau coblosan dijadwalkan digelar serantak pada Rabu, 27 November 2024, termasuk di Jawa Timur. 

    Hari pencoblosan semakin dekat, elektabilitas ketiga pasangan calon (paslon) Pilgub Jatim 2024 semakin jadi sorotan. 

    Bahkan, hasil survei terbaru mulai memprediksi siapa pemenenang dalam perebutan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur di Jawa Timur. 

    Jelang masa tenang, berikut tersaji rangkuman hasil survei Pilgub Jatim 2024 terbaru dari 5 lembaga.

    Untuk diketahui, Pilgub Jatim 2024 diikuti oleh tiga paslon. 

    Paslon nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim. 

    Nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. 

    Nomor urut 3 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans.

    Berikut rangkuman hasil survei Pilgub Jatim 2024 dari beberapa lembaga:

    1.Poltracking

    Menurut survei Pilgub Jatim 2024 terbaru dari Poltracking mencatat tren elektoral Khofifah dan Emil terus naik selama dua bulan belakangan. 

    Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda AR membeberkan hasil survei Poltracking sepekan jelang coblosan yakni elektabilitas Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di angka 68,4 persen.

    Kemudian Tri Rismaharini (Risma)-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) 24,2 persen , dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (LUMAN) 3,8 persen . Ada 3,6 % responden belum menentukan pilihan.

    “Khofifah-Emil unggul atas Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukman,” kata Hanta saat paparan hasil survei melalui zoom, Kamis (21/11/2024).

    Hanta menyebut tren elektoral Khofifah-Emil selama 2 bulan terakhir terus melesat. Sementara dua paslon lain cenderung stagnan.

    Lebih lanjut Hanta kemudian menganalisa terkait interval angka ketiga paslon dengan perhitungan margin of error.

    “Jadi margin of error di angka 2,2 persen. Maka range angka Khofifah-Emil bisa naik dari 68,4 persen menjadi 70,6 persen atau bisa menjadi 66,2 persen. Artinya paslon Khofifah-Emil menurut data Poltracking angkanya di kisaran interval 66,2 persen hingga 70,6 persen,” bebernya.

    “Sementara paslon Risma-Gus Hans dengan interval margin of error 2,2 persen, maka kami prediksi angka Risma-Gus Hans di kisaran 22 persen sampai dengan 26,4 persen. Lalu paslon LUMAN di kisaran angka 1,6 persen hingga 6 persen,” tambahnya.

    Hanta mengatakan dengan sisa masa kampanye yang kurang 3 hari dan coblosan kurang 6 hari, Poltracking menyebut Khofifah-Emil akan memenangkan Pilgub Jatim 2024.

    “Berdasar data survei Poltracking terbaru ini, memprediksi pemenang Pilkada Gubernur Jawa Timur 2024 mendatang akan dimenangkan oleh paslon 2, Khofifah-Emil dengan perolehan kisaran 66,2 persen hingga 70,6 persen,” ungkapnya.

    Meski begitu, Hanta mengatakan angka tersebut bisa dicapai Khofifah-Emil jika tidak ada operasi politik besar dari salah satu paslon, termasuk soal partisipasi pemilih.

    “Kalau partisipasi semakin tinggi, maka angka ini tidak akan jauh. Kemudian tidak ada dinamika politik termasuk operasi politik dan isu-isu atau sentimen positif/negatif di masing-masing paslon yang sangat signifikan,” jelasnya.

    “Faktor masa kampanye semakin berkurang, debat sudah selesai, dan undecided voters semakin kecil. Maka Poltracking memprediksi Khofifah-Emil akan memenangkan kontestasi di Jatim,” tambahnya.

    Survei Poltracking digelar pada 13-19 November 2024. Survei ini melibatkan 2.000 responden di seluruh Jatim. Metode survei menggunakan multistage random sampling. 

    Survei Poltracking ini memiliki margin of error di angka -+2,2?ngan tingkat kepercayaan 95 % . Survei dilakukan dengan tatap muka.

    2.Litbang Kompas

    Survei ini berlangsung pada 2-7 November 2024 melalui wawancara tatap muka. Survei ini melibatkan 800 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Jatim.

    Menggunakan metode ini pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian +/- 3,46 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. 

    Menggunakan pertanyaan pertutup, sebanyak 52,5 persen responden memilih paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

    Adapun paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta, dipilih 20,9 persen responden.

    Sedangkan, paslon nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, dipilih 3,8 persen reponden.

    Elektabilitas Luluk Nur Hamidah, Khofifah Indar Parawansa, dan Tri Rismaharini jelang coblosan Pilgub Jatim 2024 bersaing ketat. (KOLASE Istimewa/TribunJatim.com)

    Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu soroti peluang Luluk kejar elektabilitas Khofifah dan Risma dari sisi faktor ketokohan.

    “Mesin partai ekfektif, tapi kalau calon tidak begitu populer, orang enggak merasa kenal dengan orang itu, ya cenderung akan menghindari memilih,” ujarnya kepada Kompas.com dalam Obrolan News Room, Jumat (15/11/2024).

    Luluk-Lukmanul diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, dalam pilkada, figur tokoh lebih menonjol dibanding partai-partai pengusungnya.

    “Sosok yang kemudian sangat memengaruhi pemilih. Memengaruhi itu bisa dalam popularitas, rekam jejak,” ucapnya.

    Ia mengibaratkan alasan pemilih mencoblos calon tertentu seperti memilih jodoh.

    “Ini kan teori sederhana, kamu kenal, kamu sayang, kamu milih. Kalau enggak kenal, apalagi bisa meyanyangi, milih pun enggak mungkin,” ungkapnya.

    Karena tak mengenal sosok tersebut, pemilih PKB goyah, sehingga cenderung beralih ke calon yang diusung parpol lain.

    Jika dibandingkan dengan Khofifah-Emil, paslon petahana itu lebih dikenal publik karena memiliki modal sosial sebagai gubernur-wakil gubernur Jatim selama lima tahun.

    “PKB belum (mengambil) keputusan pada saat itu untuk mencalonkan siapa. Luluk-Lukman hadir di last minute,” tuturnya.

    Khofifah-Emil telah berada di garis start, sementara Luluk-Lukmanul belum.

    “Sementara yang baru mulai, social capital-nya belum kelihatan. Dia harus bertarung dengan pasangan petahana dengan durasi waktu yang relatif sempit,” jelas Yohan.

    3.Polbrain

    Dalam survei Polbrain, elektabilitas Khofifah-Emil mencapai 49,3 persen, ditempel oleh Risma-Gus Hans dengen tingkat keterpilihan 35,2 persen. Adapun duet Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim ada di angka 5,3 persen. Sebanyak 10,2 persen responden menyatakan belum menentukan pilihan (Undecided Voters).

    Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Riset Politik “Polbrain”, Airlangga Pribadi Kusman, menyebut Pilkada Jatim masih akan berlangsung dinamis sampai hari pencoblosan pada 27 November 2024.

    Preferensi masyarakat telah mengerucut pada dua dari tiga kandidat, yaitu Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).

    “Kami melihat situasi Pilkada Jatim masih dinamis, bahkan sampai hari H nanti. Meski demikian, harus diakui fokus publik sudah mengerucut pada dua pasangan calon (paslon), yaitu Khofifah-Emil dan Risma-Gus Hans.

    Keduanya akan saling berebut pemilih yang belum menentukan serta pemilih masing-masing kubu yang masih bisa berubah,” ujar Airlangga kepada media, Jumat (15/11/2024).

    Bila dijumlah, Khofifah-Emil dan Risma-Gus Hans sudah meraup lebih dari 85 persen suara.

    “Di sisa waktu yang ada saat ini, baik Khofifah-Emil maupun Risma-Gus Hans harus memacu diri pada lap terakhir untuk bisa mengunci kemenangan,” jelas Airlangga.

    Dia menganalisis, terdapat tiga faktor yang bisa menentukan hasil Pilkada Jatim. 

    Pertama, suara publik yang belum menentukan pilihan, yang berkisar 10 persen. Kandidat yang bisa meraih suara ini akan cukup mampu meningkatkan elektabilitasnya.

    Kedua, lanjut Airlangga, pemilih yang sudah menentukan pilihan tetapi masih menyatakan bisa mengubah pilihan. Berdasarkan survei, ada 44,3 persen pemilih yang menyatakan bahwa pilihannya saat ini masih mungkin berubah ketika Pilkada berlangsung 27 November 2024.

    “Ceruk pasar inilah yang akan menjadi penentu utama, medan pertempuran paling penting, bagi  Risma-Gus Hans dan Khofifah-Emil. Artinya situasi bisa berubah signifikan bila swing voters ini bisa digaet,” jelasnya.

    Faktor ketiga, papar Airlangga, adalah sejauh mana duet Luluk-Lukman manpu mengoptimalkan basis suara mereka, yaitu kalangan Nahdliyin. 

    Airlangga menyebut pasar utama Luluk dan Khofifah beririsan kuat. Semakin Luluk bisa mengoptimalkan jaringan suara Nahdliyin dan PKB, tentu berpotensi akan menggerus suara Khofifah. 

    “Artinya masih ada cukup waktu, baik Risma-Gus Hans maupun Khofifah-Emil untuk menentukan hasil akhir, apakah Risma-Gus Hans mampu menyalip di lap terakhir, atau Khofifah-Emil memperkokoh posisinya,” tuturnya.

    Sebagai informasi, survei Polbrain dilakukan pada 18-23 Oktober 2024 terhadap 1.000 responden yang tersebar secara proporsional di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

    4.LSI Denny JA

    Dalam survei LSI Denny JA, paslon Khofifah-Emil juga masih mengungguli paslon lainnya yakni Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukmanul.

    Ini hasilnya:

    Khofifah-Emil: 67,0 persen

    Risma-Gis Hans: 19,1 persen

    Luluk-Lukmanul: 2,1 persen

    Suara yang tidak sah: 0,6 persen

    Belum memutuskan/merahasiakan pilihannya: 11,2 persen

    Survei LSI Denny JA dilakukan pada tanggal 27 Oktober-3 November 2024 dengan menggunakan metodologi multistage random sampling melalui wawancara tatap muka kepada 1.000 responden.

    Survei ini dengan margin of error kurang lebih 3,1 persen, menurut peneliti LSI Denny JA, Fadhli Fakri Fauzan dalam keterangannya, Selasa (12/11/2024).

    5. Katadata Insight Center (KIC)

    Katadata Insight Center (KIC) menemukan pada hasil surveinya periode 18-19 Oktober Khofifah-Emil memperolehan kenaikan angka elektabilitas mengungguli para pesaingnya.

    Survei ini melibatkan 613 responden yang telah memilliki hak suara di Jawa Timur.

    Pengumpulan datan dilakukan pada 18-19 Oktober 2024 dengan metode survei online.

    Margin of error kurang lebih 4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    Survei memperlihatkan elektabilitas Khofifah-Emil terus konsisten unggul dengan 55.5 persen, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans 33.4 persen.

    Sedangkan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim hanya mendapat 6 persen.

    Angka elektabilitas tersebut tumbuh dari hasil survei sebelumnya.

    Pada periode 4-9 September 2024 menunjukkan angka elektabilitas Khofifah-Emil tetap jadi yang tertinggi.

    Khofifah-Emil puncaki elektabilitas dengan 52.7 persen, Risma-Gus Hans 14.5 persen dan Luluk-Lukman hanya mendapat 3.1 persen.

    ‘Khofifah-Emil sulit sekali dikejar, kecuali ada akselerasi positif di pasangan Risma Gus Hans atau Luluk-Lukman,” ucap Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya M. Syaeful Bahar di Surabaya, Senin (28/10/2024).

    Berita tentang Pilgub Jatim 2024 lainnya

  • Kampanye Hari Terakhir, Khofifah Minta Ibu-ibu Kawal Suara Pilgub Jatim
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        23 November 2024

    Kampanye Hari Terakhir, Khofifah Minta Ibu-ibu Kawal Suara Pilgub Jatim Surabaya 23 November 2024

    Kampanye Hari Terakhir, Khofifah Minta Ibu-ibu Kawal Suara Pilgub Jatim
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com 
    – Calon Gubernur Jawa Timur petahana,
    Khofifah Indar Parawansa
    , menutup hari terakhir kampanye dengan menggelar acara akbar di Gedung Jatim Expo Surabaya pada Sabtu, 23 November 2024.
    Kampanye yang dikemas dalam bentuk doa bersama ini dihadiri oleh puluhan ribu massa, sebagian besar terdiri dari ibu-ibu atau yang akrab disapa ”
    Emak-Emak
    “.
    Dalam orasi politiknya, Khofifah meminta kepada para Emak-Emak untuk mengawal suara pasangan Khofifah-Emil di semua tingkatan, mulai dari tempat pemungutan suara (TPS) hingga penghitungan suara di tingkat Komisi Pemilihan Umum (
    KPU
    ) provinsi.
    “Saya minta ibu-ibu semua di sini untuk menjadi saksi. Tolong dijaga suara masyarakat dari penghitungan di tingkat TPS, kecamatan, kabupaten, dan kota hingga provinsi,” ungkap Khofifah.
    Dia menekankan pentingnya pengawalan suara hingga diumumkan oleh KPU Jatim mengenai pasangan pemenang
    Pilgub Jatim
    .
    “Tolong dikawal sampai diumumkan KPU bahwa Khofifah-Emil menang Pilgub Jatim,” tegasnya.
    Khofifah juga menyampaikan visi dan misinya bersama calon wakil gubernur Emil Dardak untuk menjadikan Jawa Timur sebagai “Gerbang Baru Nusantara”.
    “Gerbang Baru Nusantara” kata Khofifah.
    Pada hari terakhir kampanye Pilgub Jatim, tiga pasangan calon turut menggelar kegiatan bertemu masyarakat.
    Pasangan nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah – Lukmanul Hakim, mengadakan kampanye akbar di Lapangan Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, yang dihadiri oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
    Sementara itu, pasangan nomor urut 3, Tri Rismaharini – Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), tidak menggelar kampanye akbar.
    Risma terpantau bertemu wartawan di sebuah rumah makan di Surabaya, sedangkan Gus Hans berencana bertemu dengan kelompok suku Tengger di wilayah Gunung Bromo.
    Masa kampanye Pilgub Jatim berlangsung efektif selama 37 hari, dimulai dari 25 Oktober hingga 23 November 2024.
    Masa tenang akan berlangsung dari 24 hingga 26 November, dan pemungutan suara dijadwalkan pada 27 November 2024.
    Pilgub Jatim diikuti oleh tiga pasangan calon.
    Pasangan nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah – Lukmanul Hakim, diusung oleh PKB.
    Pasangan petahana nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa – Emil Elistianto Dardak, didukung oleh koalisi 15 partai politik, termasuk PSI, Nasdem, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Perindo, PPP, dan PKS, serta PBB, Partai Garuda, Partai Buruh, Partai Gelora, dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
    Pasangan nomor urut 3, Tri Rismaharini – Zahrul Azhar Asumta, diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Hanura.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hari Terakhir Kampanye Pilgub Jatim: Khofifah Kampanye Akbar, Risma Temui Wartawan
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        23 November 2024

    Hari Terakhir Kampanye Pilgub Jatim: Khofifah Kampanye Akbar, Risma Temui Wartawan Bandung 23 November 2024

    Hari Terakhir Kampanye Pilgub Jatim: Khofifah Kampanye Akbar, Risma Temui Wartawan
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com 
    – Pada hari terakhir kampanye Pilgub Jawa Timur, Sabtu (23/11/2024), tiga pasangan calon (paslon) menggelar kegiatan untuk bertemu dengan masyarakat.
    Paslon nomor urut 1,
    Luluk
    Nur Hamidah – Lukmanul Hakim, mengadakan
    kampanye akbar
    di Lapangan Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.
    Dalam kampanye tersebut, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dijadwalkan hadir.
    Sementara itu, pasangan nomor urut 2,
    Khofifah
    Indar Parawansa – Emil Elistianto Dardak, menggelar kampanye akbar di Gedung Jatim Expo Surabaya.
    Kampanye yang dikemas dalam bentuk doa bersama ini dihadiri oleh ribuan emak-emak, tokoh partai pendukung, serta ulama.
    Di sisi lain, pasangan nomor urut 3, Tri Rismaharini – Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), tidak menggelar kampanye akbar.
    Risma terlihat bertemu dengan wartawan di sebuah rumah makan di Surabaya, sementara Gus Hans berencana untuk bertemu dengan kelompok suku Tengger di wilayah Gunung Bromo.
    Masa kampanye
    Pilgub Jatim
    berlangsung selama 37 hari, dimulai pada 25 Oktober 2024 dan berakhir pada 23 November 2024.
    Setelah masa kampanye, periode tenang akan berlangsung dari 24 hingga 26 November, dan pemungutan suara dijadwalkan pada 27 November 2024.
    Pilgub Jatim diikuti oleh tiga pasangan calon.
    Pasangan nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah – Lukmanul Hakim, diusung oleh partai tunggal, yaitu PKB.
    Pasangan petahana nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa – Emil Elistianto Dardak, diusung oleh koalisi 15 partai politik, termasuk PSI, Nasdem, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan PKS, serta ditambah PBB, Partai Garuda, Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan terakhir Partai Prima.
    Pasangan nomor urut 3, Tri Rismaharini – Zahrul Azhar Asumta, diusung oleh PDI-Perjuangan dan Partai Hanura.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.