Tag: Khofifah Indar Parawansa

  • PDIP Salahkan Partai Cokelat sebagai Dalang Kekalahan di Kandang Banteng

    PDIP Salahkan Partai Cokelat sebagai Dalang Kekalahan di Kandang Banteng

    GELORA.CO – Gelaran Pilkada 2024 meninggalkan luka mendalam bagi PDIP. Partai banteng moncong putih seperti tak percaya bisa kalah di empat provinsi besar, di pulau Jawa, termasuk kandangnya sendiri wilayah Jawa Tengah (Jateng).

    Di Pilgub Banten, pasangan Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi yang diusung PDIP bersama Golkar harus menelan pil pahit. Berdasarkan hasil quick count pada Rabu (27/11/2024) pukul 23.47 WIB dengan 100 persen suara yang masuk, pasangan Soni-Dimyati yang disokong KIM Plus memperoleh suara 57,52 persen. Sedangkan jagoan PDIP memperoleh 42,48 persen suara berdasarkan hasil quick count Charta Politika.

    Kemudian di Pilgub Jawa Barat (Jabar), pasangan Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja hanya mampu memperoleh suara 9,10 persen. Kalah jauh dari jagoan KIM Plus, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan 61,16 persen berdasarkan hasil quick count Indikator Politik per Rabu (27/11/2024) pukul 20.29 WIB, dengan data masuk 100 persen.

    Di Jawa Timur (Jatim) KIM Plus yang mengusung Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak meraih 58,14 persen menumbangkan jagoan PDIP Tri Risma Harini-Zahrul Azhar Asumta 33,48 persen hasil quick count LSI Denny JA per Rabu (27/11/2024) pukul 16.42 WIB, dengan data suara masuk 98,29 persen.

    Yang paling perih Pilgub Jawa Tengah (Jateng). Wilayah yang selama ini disebut-sebut sebagai kandang banteng, malah jadi saksi bisu tumbangnya banteng. Pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi hanya mampu mengumpulkan 41,31 persen, masih kalah jauh dari Ahmad Luthfi-Taj Yasin yang di-endorse Presiden RI Prabowo Subianto, meraih 58,69 persen hasil quick count LSI Denny JA per Rabu (27/11/2024) pukul 20.53 WIB, dengan data suara masuk 98,29 persen.

    Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyalahkan Partai Cokelat atas kekalahan yang menyesakkan ini. Dia menyebut, Partai Cokelat tak sendiri tapi bekerja dengan dibantu Pj Kepala Daerah dan atas perintah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

    “Partai Cokelat ini sudah barang tentu adalah oknum-oknum kepolisian. Cuma karena tidak hanya satu, tidak hanya satu tempat. Mungkin sebaiknya kita tidak menyebut oknum-oknum. Tapi ini sudah sesuatu yang bersifat dari komando. Dan saya kira pemegang kuncinya adalah Listyo Sigit. Beliau bertanggung jawab terhadap institusi yang dia kendalikan, yang dia pimpin,” kata Hasto saat konferensi Pers di DPP PDIP, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2024).

    Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan, anomali yang terjadi di Pilkada 2024 sangat kental dirasakan oleh pasangan yang diusung partainya yakni Airin Rachmy Diany-Ade Sumardi di Pilgub Banten. Dia mengaku kaget, intervensi Partai Cokelat juga menyasar Airin yang tercatat sebagai timses Prabowo Subianto saat Pilpres lalu.

    “(Ini) anomali yang pertama, di luar nalar kami. Seorang Airin, Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Gibran, sukses memenangkan Prabowo-Gibran di Banten, pada saat dia menjadi calon gubernur, harus mengalami intervensi kekuasaan untuk menggagalkan kemenangan,” kata Basarah.

    Curang Teriak Curang?

    Di saat PDIP berteriak curang muncul video yang memperlihatkan surat suara Pilgub Jakarta 2024 sudah tercoblos pasangan calon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno. Tentu video ini jadi tamparan keras bagi banteng yang selama ini paling lantang teriak kecurangan dalam kontestasi, bahkan sejak gelaran Pilpres.

    Dari video yang berdurasi 3 menit 40 detik, seorang petugas pengawas dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Pinang Ranti, Jakarta Timur tengah menghitung jumlah surat suara yang sudah dicoblos. Diduga surat yang tercoblos tersebut merupakan surat suara sisa tidak terpakai.

    “Kiriman dari teman di Pinang Ranti. (Paslon) 03 sudah tercoblos semua. Suara yang tidak mencoblos di TPS 028,” tulis keterangan video yang beredar, dilihat Inilah.com, Kamis (28/11/2024).

    Dari video ditampilkan 18 surat suara yang sudah dicoblos ke pasangan Pramono Anung dan Rano Karno. Petugas itu kemudian memperlihatkan satu per satu surat suara sisa yang sudah tercoblos itu ke masyarakat dan petugas yang menjadi saksi.

    Tak lama, petugas lain memanggil panitia atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk mengecek kembali surat yang sudah diperlihatkan tadi.

    Terkait temuan ini, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta Wahyu Dinata mengaku masih menunggu kronologis lengkap dari jajarannya, soal surat suara Pilgub Jakarta 2024 yang sudah tercoblos untuk pasangan calon tertentu.

    “Kami sedang minta KPU Jakarta Timur untuk menyusun kronologi ya. Jadi nanti kalau kronologis sudah sampai di kami pasti nanti akan kami sampaikan,” ujar Wahyu saat jumpa pers di kantornya, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2024).

    “Bisa jadi nanti kami dapat kronologi atau bisa jadi kami dapat rekomendasi dari Bawaslu, yang pasti sifatnya kami menunggu,” katanya menambahkan.

  • Quick Count Poltracking: Khofifah-Emil Potensi 60 Persen

    Quick Count Poltracking: Khofifah-Emil Potensi 60 Persen

    Surabaya (beritajatim.com) – Lembaga Survei Poltracking merilis hasil quick count untuk Pilkada Jawa Timur 2024 atau Pilgub Jatim 2024. Paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul jauh atas dua paslon lainnya.

    Dalam data masuk di quick count Poltracking mencapai 100 persen. Data yang dirilis oleh Poltracking, Khofifah-Emil meraih suara 59,22 persen.

    Kemudian, paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) di angka 31,97%. Sementara paslon nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (LUMAN) meraih suara 8,81 persen.

    Quick count Poltracking ini mengambil sampel sebanyak 500 TPS di Jawa Timur. Margin of error dari quick count ini adalah 1 persen.

    Dengan margin of error 1 persen, maka masing-masing paslon bisa berpotensi naik atau turun 1 persen, termasuk Khofifah-Emil yang bisa menembus angka 60 persen.

    Meski unggul di berbagai lembaga survei, Khofifah meminta pendukungnya tidak euforia berlebihan. Ia tetap meminta pendukung mengawal suara.

    “Siap kawal suara hingga tingkat KPU Jatim? Saya minta tidak ada euforia berlebihan, tetap kawal suara rakyat,” tegas Khofifah, Kamis (28/11/2024).

    Khofifah juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut mensukseskan Pilkada Serentak 2024 hingga berjalan damai dan aman.

    “Alhamdulillah Pilkada berjalan damai dan guyub. Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mensukseskan jalannya Pilkada,” pungkasnya. [tok/beq]

  • Real Count 51.940 TPS, TPP Jatim: Khofifah-Emil Menang 60,41 Persen

    Real Count 51.940 TPS, TPP Jatim: Khofifah-Emil Menang 60,41 Persen

    Surabaya (beritajatim.com) – Tim Pemenangan Provinsi (TPP) Khofifah-Emil Jatim mengumumkan hasil real count dari 51.940 atau setara dengan 85,5 persen dari seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di Jawa Timur.

    Berdasarkan data yang telah dihimpun, pasangan Khofifah-Emil unggul dengan perolehan suara sebesar 60,41 persen. Data ini dikumpulkan dari data saksi dan form C1 yang sudah diunggah secara daring pada bank data center Khofifah-Emil.

    Ketua TPP Khofifah-Emil Jatim, Boedi Prijo Soeprajitno memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim, partai pengusung, relawan, dan masyarakat Jawa Timur yang turut serta dalam memastikan jalannya proses demokrasi ini.

    “Alhamdulillah, hasil ini adalah berkat kerja keras dari semua elemen, mulai dari TPP, partai pengusung, relawan, hingga seluruh elemen masyarakat yang mendukung. Kami sangat bersyukur atas hasil ini,” ujar Boedi kepada wartawan di Rumah Data Center Khofifah-Emil, Jalan Pagesangan Surabaya, Kamis (28/11/2024) petang.

    Boedi juga menekankan pentingnya tetap waspada dan terus mengawal suara hingga perhitungan resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia mengingatkan seluruh tim dan pendukung untuk tidak melakukan euforia berlebihan.

    “Kami mengimbau kepada seluruh tim dan relawan agar tetap fokus mengawal proses hingga penghitungan akhir di KPU selesai. Jangan sampai lengah, karena suara rakyat adalah amanah yang harus dijaga,” tegas Boedi.

    Hingga saat ini, TPP Khofifah-Emil terus mengumpulkan laporan rekapitulasi C1 secara real count dari TPS lainnya di seluruh Jawa Timur untuk memastikan akurasi data.

    Dengan hasil ini, pasangan Khofifah-Emil semakin optimis dalam melangkah menuju pengesahan resmi oleh KPU. [tok/beq]

  • ARCI: Khofifah-Emil 60,1 Persen, Risma-Gus Hans 33,5 Persen

    ARCI: Khofifah-Emil 60,1 Persen, Risma-Gus Hans 33,5 Persen

    Surabaya (beritajatim.com) – Lembaga survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil hitung cepat (quick count) di Pilgub Jawa Timur 2024. Hasilnya, paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul jauh atas dua paslon lain.

    Dalam data yang dirilis ARCI untuk hitung cepat, suara Khofifah-Emil di angka 60,1 persen. Kemudian, ada paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini (Risma)-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) di angka 33,5 persen.

    Sedangkan paslon nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (LUMAN) di angka 6,4 persen.

    “Dalam hitung cepat kami, Khofifah-Emil di angka 60,1 persen, Risma-Gus Hans di angka 33,5 persen, dan Luluk-Lukman di angka 6,4 persen,” kata Direktur ARCI Baihaki Sirajt dalam keterangannya kepada media, Kamis (28/11/2024).

    Baihaki mengatakan, ARCI mengambil sampel TPS sebanyak 600 di seluruh Jawa Timur. Jumlah itu telah melalui proses quality control.

    “Jumlah sampling TPS kami 600, dan sudah melalui tahapan quality control atau QC,” tambahnya.

    Menurut Baihaki, Khofifah-Emil unggul jauh di wilayah Madura, Tapal Kuda, hingga Mataraman.

    “Khofifah-Emil unggul jauh di wilayah Madura, Tapal Kuda, hingga Mataraman. Untuk hitung cepat yang dilakukan ARCI memiliki margin of error di angka 1 persen,” pungkasnya. [tok/beq]

  • Pilgub dan Pilkada di Jatim Usai, GBK: Saatnya Rajut Kembali Silaturrahmi

    Pilgub dan Pilkada di Jatim Usai, GBK: Saatnya Rajut Kembali Silaturrahmi

    Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Dewan Pembina Relawan GBK (Gibran BerKopyah), Ubaidillah Amin (Gus Ubaid) mengucapkan selamat atas terpilihnya beberapa calon kepala daerah di Jawa Timur yang didukung dalam kontestasi Pemilukada 2024 ini.

    “Kami optimistis mengatakan kepada calon-calon kepala daerah yang didukung, Insya Allah mereka semua akan terpilih dan tinggal menunggu pelantikan saja. GBK memiliki cara kerja sendiri di lapangan, silent dan termonitor, yang mana di dalamnya ada tokoh-tokoh muda pesantren atau Gawagis. Dan, Insya Allah kami yakin mereka memberikan kemaslahatan dan kemajuan kepada masyarakat yang dia pimpin. Dan, bisa sinergi dengan visi misi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran,” kata Gus Ubaid kepada beritajatim.com, Kamis (28/11/2024).

    Gus Ubaid mengucapkan selamat kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang unggul versi Quick Count. Yakni, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak.

    “Selamat juga kepada paslon di Kabupaten Probolinggo (Gus Haris dan Gus Fahmi), paslon di Jember (Gus Fawait dan Djoko), paslon di Lumajang (Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma),” tuturnya.

    “Dari beberapa bupati yang kami dukung, semuanya melawan incumbent, atau anak dari mantan bupati sebelumnya. Alhamdulillah, kami bisa tumbangkan mereka. Saya yakin ini semua atas seizin Allah SWT (Hadza min fadli robbina). Dan, teruntuk calon-calon kepala daerah yang kalah atau belum beruntung, percayalah rezekimu yang terlambat, mungkin lebih baik daripada rezeki mereka yang lebih awal. Maka bersabarlah dan mintalah pertolongan kepada Allah. Pesta demokerasi pilkada sudah usai, saatnya merajut kembali tali silaturrahmi antarsaudara, tetangga, dan kawan,” pungkasnya. (tok)

  • Mengapa Jokowi Effect Tak Berlaku di Pilkada Jakarta 2024?

    Mengapa Jokowi Effect Tak Berlaku di Pilkada Jakarta 2024?

    Bisnis.com, JAKARTA – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut tiga Pramono Anung-Rano Karno mendeklarasikan kemenangannya dalam Pilkada Serentak 2024. Benarkah Jokowi Effect tak berlaku di Jakarta? 

    Deklarasi kemenangan tersebut disampaikan Pramono dalam konferensi pers yang digelar di Kediamannya di daerah Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2024). Pramono awalnya menjelaskan bahwa hasil penghitungan suara atau real count yang dilakukan oleh tim pemenangan Pramono-Rano telah mencapai 100%.

    “Alhamdulillah hasil real count KPUD DKI Jakarta dan perhitungan formulir C1 hasil KWK saat ini, pagi ini, Kamis 28 November 2024 telah mencapai 100% TPS di seluruh daerah pemilihan Jakarta dengan menunjukkan hasil bagi pasangan nomor 03, yaitu 2.183.577 suara atau 50,07%,” tutur Pramono, Kamis (28/11/2024). 

    Pram, sapaan akrabnya, kemudian mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan 50% plus 2.943 suara. Dia juga menuturkan bahwa satu suara sangat berati dalam Pilkada Jakarta 2024. 

    “Hasil ini sudah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang nomor 29 tahun 2007 dan juga dengan Undang-Undang DKJ nomor 2 tahun 2024 di mana Gubernur dan Wakil Gubernur DKJ dipilih secara langsung memelalui pemilihan kepala daerah dengan perolehan suara 50% plus 1 suara,” tuturnya.

    Meski hanya diusung satu partai, yaitu PDIP, Pramono-Rano Karno berhasil mengalahkan paslon yang didukung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) serta calon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardhana. 

    Menanggapi Kemenangan Pramono-Rano Karno, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menilai bahwa kemenangan atas sejumlah paslon Kepala Daerah terjadi atas cawe-cawe Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

    Dia melihat bahwa cawe-cawe yang dilakukan Mantan Gubernur DKI Jakarta itu terlihat jelas melalui kemenangan telak di sejumlah daerah dengan calon yang didukung Jokowi, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatra Utara. 

    “Endorse Jokowi masih cukup kuat. Kasus [Pilkada] Jawa Tengah, misalnya, Jokowi effect masih sangat signifikan,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (28/11/2024).

    Kendati demikian, dia mengamini bahwa untuk paslon RIDO atau Ridwan Kamil-Suswono justru keok dari PDIP. Jakarta menjadi satu-satunya provinsi di mana calon gubernur dan wakil gubernur yang di-endorse langsung Prabowo Subianto dan Joko Widodo tidak berhasil menang versi hitung cepat atau quick count beberapa lembaga survei. 

    Pangi melihat bahwa intervensi dari Jokowi justru ‘setengah-setengah’ untuk mendukung RIDO di Jakarta. Berbeda untuk wilayah lainnya yang langsung menemui masyarakat untuk memberikan interaksi yang lebih persuasif.

    Sementara itu di Jakarta, Jokowi hanya bertemu dengan pasangan calon RIDO dan relawan sehingga dampak signifikan itu tak terasa hasilnya. 

    “Kalau di DKI Jokowi hanya endorse biasa hanya bertemu dengan tim sukses dan relawan. Sementara di Jawa Tengah Jokowi langsung turun ke gras root dengan menyapa menyalami dan bertatap muka kontak mata langsung sama akar rumput ini,” tandas Pangi. 

    Perbesar

    Dukungan Anies-Ahok Lebih Tokcer 

    Lembaga survei Poltracking menilai dukungan Anies Baswedan dan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) turut mendongkrak perolehan suara Pramono-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024. 

    Direktur Poltracking Indonesia Masduri Amrawi mengatakan dukungan dari dua eks Gubernur Jakarta para relawan menjadi faktor utama naiknya suara Mas Pram dan Bang Doel. 

    “Cuma kalau saya membaca, memang kejutan-kejutan di belakang itu yang cukup signifikan pengaruhnya tentu dukungan Anies Baswedan,” kata Masduri saat ditemui di The Westin, Rabu (27/11/2024) malam.

    Selain itu, faktor yang menjadi pembeda adalah dukungan yang diberikan oleh eks Gubernur Jakarta 2014-2017 Basuki Tjahja Purnama atau Ahok kepada Pramono-Rano.

    Masduri menuturkan bahwa dukungan Ahok yang ditambah dengan Anies Baswedan kepada Pram-Rano menjadi faktor naiknya perolehan suara paslon nomor urut 3 tersebut.

    Adapun, dalam hitung cepat atau quick count yang dilakukan Poltracking Indonesia yang saat ini 100% data sudah masuk, tercatat Pramono Anung-Rano Karno berada di posisi teratas dengan perolehan 50,08% suara. Pram-Rano disusul oleh paslon nomor urut dua Ridwan Kamil-Suswono dengan perolehan 39,55% suara. Dan di posisi ketiga Dharma-Kun Wardana 10,37% suara. 

    Meski mencapai angka 50,08%, Poltracking, kata Masduri belum bisa memberikan kesimpulan apakah Pilkada Jakarta akan dilaksanakan 1 putaran atau 2 putaran.

    “Kesimpulannya, belum bisa disimpulkan, bisa 1 atau 2 putaran. Karena masih dalam konsekuensi margin of error di dalam quick count yang dilakukan oleh Poltracking Indonesia,” ucapnya.

    Perbesar

    Cawe-cawe Jokowi di Pilkada Serentak 2024 

    Hasil hitung cepat memperlihatkan bahwa Ridwan Kamil—Suswono hanya mendapat 39,25% suara. Sementara Dharma Pongrekun-Kun Wardhana 10,60 persen dan Pramono Anung—Rano Karno menjadi pemenang dengan torehan 50,15 persen 

    Hitung cepat lembaga survei tersebut bukan hasil resmi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai lembaga penyelenggara pemilu akan melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari Kamis (28/11/2024) hingga Senin (16/12/2024) mendatang. 

    Sekadar informasi, di sejumlah wilayah yang didukung oleh Jokowi memang berbuah manis. Misalnya, hasil hitung cepat atau quick count Pilkada Sumatra Utara 2024 menunjukkan keunggulan pasangan Bobby Nasution-Surya dengan perolehan suara 62,79%, sedangkan Pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri di posisi kedua dengan 37,21%. 

    Lalu, di Jawa Tengah (Jateng) Andika Perkasa-Hendrar Prihadi harus mengaku kalah karena hanya mengantungi 41,56% suara yang kalah dari Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen yang menerima 58,44%.

    Kasus Banten juga serupa, Airin Rachmi Diany—Ade Sumardi harus berbesar hati karena hanya meraih 42,48%. Sedangkan, Andra Soni—Dimyati Natakusumah di angka 57,52%.

    Untuk Jawa Timur juga, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim justru hanya mendapat torehan 8,16 persen. Berbeda jauh dari Khofifah Indar Parawansa—Emil Elestianto Dardak dengan perolehan 57,23% dan rival lainnya Tri Rismaharini—Zahrul Azhar Asumta di 34,61%.

  • Tim Risma-Gus Hans Klaim Peroleh Suara di Atas Khofifah-Emil Versi QC

    Tim Risma-Gus Hans Klaim Peroleh Suara di Atas Khofifah-Emil Versi QC

    Surabaya (beritajatim.com) – Tim pemenangan dari pasangan calon gubernur Jawa Timur nomor urut 03, Tri Rismaharini-Gus Hans mengeklaim bahwa, jagoannya unggul dengan perolehan suara terbanyak, dibanding paslon; Khofifah-Emil, Luluk- Lukman.

    Ketua Tim Pemenangan Paslon Risma-Gus Hans, KH Imam Buchori Cholil atau Ra Imam menyebut keunggulan Risma-Gus Hans ini mendapatkan 48 persen suara, Khofifah-Emil 43 persen. Kemudian Luluk-Lukman sisanya, yang bersumber dari hasil analisa quick count mandiri, Rabu (27/11/24) kemarin.

    Ra Imam menjelaskan, survei quick count secara mandiri ini melibatkan sampel sebanyak 800 TPS di wilayah Jawa Timur, tersebar di 38 kabupaten/ kota.

    “Materi yang kita kumpulkan ini dari para relawan di seluruh kabupaten di beberapa sampel TPS, itu memfoto C plano dan dari perhitungan kita secara internal, quick count kita ini masih unggul 5 persen,” terang Ra Imam dalam konferensi pers di salah satu rumah makan di Surabaya hari Rabu malam.

    Menurut dia, keunggulan suara Risma – Gus Hans berpotensi akan makin tebal. Sebab melihay data terakhir pukul 21.00 WIB. Baru terserap 70 persen suara masuk serta angkanya ini masih akan terus bertambah.

    “Nah dari quick count yang sudah masuk ke kita sekitar hampir 70 persen dari 800 TPS, kita saat ini masih unggul di angka 5 persen ya,” ucap dia.

    Lebih lanjut, Ra Imam juga menyebut keunggulan Risma-Gus Hans di quick count versi tim internal ini barulah awal. Dan proses ini akan terus mereka kawal hingga berlanjut pada tahapan real count.

    “Nah, ‘real count’ ini yang nanti akan dikumpulkan oleh para saksi melalui partai pengusung. Nah ini nanti yang akan kita cermati dan pelajari,” tambah Ra Imam.

    Tim Pemenangan Risma-Gus Hans sendiri, lanjut Ra Imam sangat optimis bersama paslon urut 03. Kata dia, jagoannya- lah yang akan memenangkan pertarungan Pilkada Jatim tahun ini.

    “Tentu kita optimis kita optimis sampai proses ini benar benar berakhir. Setidaknya dari perhitungan real count nanti, baru kita bersama akan memberikan tanggapan update terbaru,” rincinya.

    Dari situ, Ra Imam turut menegaskan bahwa hasil quick count dari tim internalnya ini, bukan sebagai menyangkal hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, yang menyebutkan Khofifah-Emil unggul.

    “Jadi kata menyangkal itu tidak tepat sebetulnya. Sebenarnya kita tidak menyangkal. Kita menyampaikan bahwa kita punya quick count ini sendiri dengan metode yang tadi kita sampaikan,” tegas dia.

    Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) dari Risma-Gus Hans, bernama Abdul Aziz menambahkan bahwa pihaknya berharap proses demokrasi Pilkada hari ini berlangsung sesuai dengan esensi sebenarnya, yaitu mememposisikan ‘suara rakyat – suara Tuhan’.

    “Begitu itulah yang menjadi arahan juga dari ketua umum PDI perjuangan Ibu Megawati Soekarno Putri, yang terus menyuarakan bagaimana demokrasi terus kita jaga bersama, jangan sampai kemudian demokrasi di kangkangi oleh pihak-pihak tertentu,” kata Aziz.

    Aziz mengatakan, baik hasil quick count tim internal Risma-Gus Hans serta hitung cepat yang dilaksanakan sejumlah lembaga survei lain, nantinya pasti akan berkorelasi dengan penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia pun mengimbau agar relawan Risma-Gus Hans untuk menunggu prosesnya dengan tenang.

    “Itulah yang akan kita tunggu sampai akhir, dan kami mohon kepada segenap tim pemenangan di partai pengusung dan rekan-rekan semua yang berada di lapangan untuk tetap tenang, untuk tetap menjaga kondusifitas dan tetap menyajikan data-data dan fakta-fakta sehingga nantinya dapat kami pelajari dengan baik,” pungkasnya.

    Sementara itu dalam hitung cepat atau quick count Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2024 yang dilakukan lembaga Charta Politika dengan 100 persen suara masuk per pukul 20.43 WIB, Rabu (27/11), pasangan calon nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul dibandingkan dua paslon lainnya.

    Duet petahana Pilgub Jatim yang diusung KIM Plus itu telah mendapat 57,23 persen suara. Di urutan kedua ada paslon nomor urut 3 Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) yang diusung PDIP mendapat 34,61 persen suara. Sedangkan paslon nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim yang diusung PKB mendapat 8,16 persen. [ram/aje]

  • Dokter Agung: Kemenangan Khofifah-Emil Bukti Masyarakat Jatim Rasakan Kesejahteraan

    Dokter Agung: Kemenangan Khofifah-Emil Bukti Masyarakat Jatim Rasakan Kesejahteraan

    Surabaya (beritajatim.com) – Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak menggelar syukuran kemenangan dengan memotong tumpeng di Posko Pemenangan Jalan Diponegoro pada Rabu (27/11/2024) malam.

    Acara itu dihadiri sejumlah tokoh dan relawan yang ikut merayakan keunggulan Khofifah-Emil versi hitung cepat dari beberapa lembaga survey tersebut.

    Dalam sambutannya, Khofifah meminta agar para relawan mengawal penghitungan dan rekapitulasi suara dari tingkat TPS, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi.

    “Di PPK siap? Kawal perhitungan kabupaten/kota siap? Dan tolong kawal sampai final perhitungan di tingkat provinsi,” ujar pidato Khofifah di hadapan para relawan.

    “Apa yang kita lihat hasil quick count adalah bagian kerja keras panjenengan semua, patut kita syukuri bersama. Saya harap jangan ada euforia, sebelum C1 final, PPK final, KPU kabupaten/kota final dan KPU provinsi final,” tambah dia.

    Seperti diketahui. hasil quick count Litbang Kompas hingga pukul 17.36 WIB, data yang masuk sudah 96,75 persen. Khofifah – Emil meraih 58,45 persen, paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini – Zahrul Azhar Asumta Gus Hans 33,05 persen dan paslon nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah – Lukmanul Khakim 8,50 persen.

    Khofifah optimis bahwa hitungan cepat versi lembaga survey tidak akan jauh berbeda dengan dengan hasil real count oleh KPU nantinya. Sehingga Khofifah – Emil dapat menjadi gubernur dan wakil gubernur lagi untuk periode kedua.

    “Kita berharap proses akhirnya berjalan dengan baik. Bahwa Jawa Timur berkemajuan terus bisa meraih prestasi terbaiknya mewujudkan Gerbang Baru Nusantara,” tegas dia.

    Di depan ribuan pendukungnya, Cawagub Emil Dardak meminta agar para pendukung mengawal suara Khofifah-Emil sampai hasil resmi dari KPU Jatim diumumkan.

    “Untuk kita semua, yang kita cintai dan kita banggakan bersama mudah-mudahan ditakdirkan sebagai pemimpin Jawa Timur kembali 5 tahun Gubernur Khofifah Indar Parawansa, para masayikh, para Kiai, bu nyai, semuanya, dan tentunya kami banggakan seluruh rekan-rekan tim kemenangan dari seluruh unsur dan rekan-rekan media,” kata Emil di Kantor TPP Jatim Khofifah-Emil, Rabu (27/11/2024).

    Emil optimis bahwa hasil hitung cepat lembaga survey tidak akan banyak berubah dengan hitungan resmi yang akan diumumkan nantinya. Emil meminta kemenangan tersebut terus dikawal sampai nanti pengumuman resmi KPU Jatim.

    Emil menyampaikan terima kasih ke istrinya yakni Arumi Bachsin yang selalu mendampingi dirinya dalam berbagai kesempatan kampanye.

    “Terima kasih kepada istri tercinta atas kerjanya selama ini berkenan untuk mengisi karena Bu Khofifah ini luar biasa yang ingin ketemu beliau se-jawa Timur. Jadi belah duanya enggak cukup, maka akhirnya kita belah tiga (Arumi ikut kampanye),” jelasnya.

    Wakil Ketua Tim Pemenangan Provinsi (TPP) Khofifah-Emil, dr Agung Mulyono mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2024.

    Tidak hanya itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim itu apresiasi tinggi kepada Khofifah dan Emil Dardak serta sang istri, Arumi Bachsin, yang telah bekerja keras turun meyakinkan masyarakat dalam kampanye.

    Menurut dia, kemenangan tebal Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024, membuktikan masyarakat Jawa Timur sudah merasakan kesejahteraan selama periode kepemimpinan mereka.

    “Partai pengusung yang luar biasa telah menunjukkan komitmen tinggi. Kita semua bekerja keras untuk mendukung ibu Khofifah, mas Emil, dan Mbak Arumi. Kerja keras mereka tak ternilai, dan kami bangga bisa berada di garis depan bersama mereka,” ujar saat hadir dalam pemotongan tumpeng syukuran kemenangan Khofifah-Emil di Posko jalan Diponegoro Surabaya pada Rabu (27/11/2024).

    Anggota DPRD Jatim tiga periode itu juga memuji kekompakan partai pengusung dan relawan yang bekerja keras memastikan untuk memastikan kemenangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024.

    Dijelaskan dia, selama ini, seluruh relawan dan tim pemenangan baik di tingkat provinsi dan kabupaten selalu kompak bergerak siang dan malam, meyakinkan masyarakat untuk mencoblos Paslon nomor urut 2 tersebut.

    “Semua tim pemenangan kompak bergerak. Relawan, TPP hingga TPD turun mengawal kemenangan,” jelas ketua relawan Sahabat Dokter Agung (SDA) tersebut.

    Putra kelahiran Banyuwangi itu mengajak para relawan dan tim pemenangan bekerja keras, mengamankan suara Khofifah-Emil hingga penghitungan manual di KPU Jatim. Dokter yang terjun ke dunia politik itu optimis, kemenangan Khofifah-Emil di periode kedua akan semakin membawa kesejahteraan bagi masyatakat Jawa Timur. [tok/aje]

  • Hasil Quick Count Final Pilkada Jakarta, Jatim, Jateng, Jabar 2024 Versi 3 Lembaga Survei

    Hasil Quick Count Final Pilkada Jakarta, Jatim, Jateng, Jabar 2024 Versi 3 Lembaga Survei

    Bisnis.com, JAKARTA — Hasil quick count final dari tiga lembaga survei resmi untuk Pilkada Jakarta, Jatim, Jateng, dan Jabar 2024.

    Berdasarkan pantauan Bisnis hingga Kamis (28/11/2024) pagi, tiga lembaga survei resmi telah mengeluarkan hasil quick count final atau dengan data masuk 100% untuk Pilkada Jakarta, Jatim, Jateng, Jabar 2024.

    Untuk Pilkada Jakarta 2024, data Indikator hingga pukul menunjukkan pasangan Pramono Anung dan Rano Karno unggul dengan perolehan suara 49,87%. 

    Di lain pihak, Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat pasangan Pramono Anung dan Rano Karno juga unggul untuk Pilkada Jakarta 2024 dengan perolehan suara 50,10%.

    Sementara itu, Indikator mencatat pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin unggul dengan perolehan suara 58,31% untuk Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024.

    Tidak jauh berbeda, data Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan keunggulan untuk pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin di Pilkada Jateng 2024 dengan perolehan suara 59,38%.

    Dari Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2024, data Poltracking Indonesia menunjukkan pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak unggul dengan perolehan 59,22%.

    Selanjutnya, data Indikator menunjukkan pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan unggul di Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2024 dengan perolehan suara 61,16%.

    Sejumlah lembaga survei resmi seperti Poltracking Indonesia, Indikator Politik Indonesia dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) bekerja sama dengan Bisnis.com menyajikan hasil quick count Pilkada 2024.

    Namun, hasil quick count ini baru dapat diumumkan paling cepat dua jam setelah pemungutan suara resmi ditutup di seluruh wilayah Indonesia bagian barat.

    Hal itu mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 9/2022 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada, lembaga survei dan jajak pendapat diperbolehkan melakukan penghitungan cepat, tetapi hasilnya tidak dapat diumumkan secara langsung.

    Pasal 19 ayat (3) secara tegas menyatakan bahwa hasil quick count hanya boleh dipublikasikan paling cepat dua jam setelah jadwal pemungutan suara berakhir.

    “Pengumuman hasil Penghitungan Cepat Pemilu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) hanya boleh dilakukan paling cepat 2 jam setelah selesai pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat,” demikian bunyi ketentuan tersebut.

    Berdasarkan Buku Pintar KPPS Pilkada 2024, pemungutan suara dilakukan pada pukul 07.00 hingga 13.00. Hasil quick count Pilkada 2024 mulai ditayangkan sejak pukul 15.00 WIB.

    KPU pun meminta lembaga survei wajib menyebutkan bahwa data hasil quick count yang diumumkan tersebut bukan hasil resmi atau real count. Hal itu bertujuan untuk memberikan gambaran awal kepada publik, tetapi tetap harus menunggu hasil final dari penghitungan suara resmi oleh KPU.

    Berikut ini link hasil hitung cepat (Quick Count) LSI, Indikator dan Poltracking Pilkada 2024 di Bisnis.com:https://pemilu.bisnis.com/quick-count-pilkada

    Hasil Perhitungan Suara KPU Pilkada 2024

    Sementara itu, KPU juga menyediakan situs resmi perhitungan suara atau real count.

    Real count dilakukan untuk mengevaluasi hasil perhitungan suara pada Pilkada untuk dibuat keputusan secara bulat.

    Hasil real count biasanya sudah akurat yang bisa digunakan untuk mencegah kecurangan.

    Masyarakat bisa mengakses real count melalui situs resmi yang diberikan oleh KPU. Link pantau real count bisa dibuka di sini:

    Link Real Count KPU

  • Rutan Kelas IIB Banjarsari Gresik, Yani-Alif dan Risma-Gus Hans Menang

    Rutan Kelas IIB Banjarsari Gresik, Yani-Alif dan Risma-Gus Hans Menang

    Gresik (beritajatim.com)- Hasil penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS), rumah tahanan atau rutan kelas IIB Banjarsari Cerme, Gresik. Dua paslon yakni Yani-Alif di Pilkada Gresik, dan Risma-Gus Hans Pilgub Jatim menang di rutan tersebut.

    Kepala Rutan IIB Banjarsari Kabupaten Gresik Yuliawan Dwi Nugroho menuturkan, proses pemungutan suara di rutan berlangsung tertib dan tidak ada kendala.

    “Ada dua TPS yang dipakai untuk pemungutan suara. Yakni TPS 901 dan TPS 902,” tuturnya, Rabu (27/11/2024).

    Dalam pemungutan suara itu lanjut dia, dipanggil sesuai dengan nama pemilih secara berurutan sesuai blok hunian warga binaan.

    “Keberadaan TPS di tempat kami untuk mengakomodir warga binaan yang mampunyai hak pilih, dan terdaftar sebagai daftar Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dari luar lokasi rutan.

    “Langkah ini memastikan bahwa hak pilih WBP yang berasal dari daerah lain tetap dapat tersalurkan meski berada dalam masa pembinaan di Rutan Kelas IIB Gresik,” ungkapnya.

    Yuliawan Dwi Nugroho merinci, jumlah pemilih yang terdaftar di Rutan Kelas IIB Gresik mencapai 742 orang, terdiri dari 716 warga binaan dan 26 petugas rutan. Proses pemungutan suara berjalan lancar di bawah pengawasan dan monitoring oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Jawa Timur, Kasipidum Kejari Gresik beserta staf, serta pihak-pihak terkait lainnya.

    Kami menjamin seluruh proses ini berlangsung aman dan transparan, berkat kerja sama dengan KPU, Bawaslu, para saksi paslon, serta dukungan dari pihak keamanan TNI, Polri, dan stake holder terkait.

    Berikut Hasil Pilkada di TPS Lokasi Khusus Rutan Kelas IIB Gresik:

    1. Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur

    TPS 901

    Paslon 01 Luluk-Lukman 25 suara

    Paslon 02 Khofifah-Emil 133 suara

    Paslon 03 Risma-Gus Hans 204 suara

    Jumlah suara sah : 362 suara

    Jumlah suara tidak sah : 9 suara

    Jumlah seluruh suara : 371 suara

    TPS 902

    Paslon 01 Luluk-Lukman 18 suara

    Paslon 02 Khofifah Emil 126 suara

    Paslon 03 Risma-Gus Hans 215 suara

    Jumlah suara sah : 359 suara

    Jumlah suara tidak sah : 12 suara

    Jumlah seluruh suara : 371 suara

    2. Pilkada Gresik

    TPS 901

    Paslon 01 Yani-Alif: 159 suara

    Kotak kosong: 31 suara

    Jumlah suara sah: 190 suara

    Jumlah suara tidak sah: 8 suara

    Jumlah seluruh suara : 198 suara

    TPS 902

    Paslon 01 Yani-Alif 154 suara

    Kotak kosong: 35 suara

    Jumlah suara sah: 189 suara

    Jumlah suara tidak sah: 10 suara

    Jumlah seluruh suara : 199 suara

    [dny/aje]