Tag: Khairul

  • Alasan PWI Pamekasan Beri Penghargaan untuk AKBP Jazuli Dani Iriawan

    Alasan PWI Pamekasan Beri Penghargaan untuk AKBP Jazuli Dani Iriawan

    Pamekasan (beritajatim.com) – Persatuan Wartawan Pamekasan (PWI) Pamekasan, memberikan penghargaan kepada Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan sebagai bentuk anugerah ‘Pimpinan Institusi Peduli Kebebasan Pers’.

    Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua PWI Pamekasan, Khairul Anam kepada Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan disela program Simposium bertema ‘Menguatkan Kebebasan Pers di Pamekasan’, di Wahana Bina Praja Pamekasan, Kamis (23/5/2024).

    “Penghargaan ini kami berikan bukan tanpa dasar, sebab kami merilis angket atau kuesioner dengan beberapa indikator berbeda. Sehingga AKBP Dani (sapaan akrab Jazuli Dani Iriawan) dinyatakan layak,” kata Khairul Anam.

    Dari beberapa indikator tersebut, di antaranya jalinan komunikasi intens dengan insan pers. “Kapolres Pamekasan saat ini, merupakan satu-satunya pimpinan institusi yang tekan MoU dengan ketua-ketua wartawan di Pamekasan,” ungkapnya.

    “Selain itu, beliau berkenan sharing and hearing bersama PWI berkaitan dengan menangkal informasi hoaks, juga selalu melayani pendalaman berita oleh wartawan usai konferensi pers. Termasuk pendalaman materi liputan terkait hukum dan kriminal, bahkan juga selalu siap dikritik hingga dihubungi wartawan selama 24 jam,” imbuhnya.

    Tidak hanya itu, ia juga memberikan dukungan kepada jurnalis Pamekasan, yang mendatangi DPR RI, Dewan Pers, dan KPI guna menyuarakan penolakan terhadap RUU Penyiaran. “Tidak jarang beliau juga membuka dialog saat konferensi pers, dan tidak hanya sebatas tanya jawab,” tegasnya.

    Sementara Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan sangat terharu atas penghargaan tersebut. Sekalipun ia masih belum setahun bertugas di Pamekasan . “Kepercayaan (anugerah PWI Pamekasan) ini, akan kami pegang teguh selama kami bertugas,” ungkapnya.

    “Bagi kami, pers harus bisa menjadi pelita, pers harus bisa mencerdaskan, harus selalu bisa memberikan informasi berdasarkan fakta, serta harus selalu bisa melakukan kritik konstruktif,” pungkasnya. [pin/ian]

  • Tolak RUU Penyiaran, Jurnalis Pamekasan: Alarm Bahaya bagi Pers Indonesia

    Tolak RUU Penyiaran, Jurnalis Pamekasan: Alarm Bahaya bagi Pers Indonesia

    Pamekasan (beritajatim.com) – Jurnalis Pamekasan menilai Rencana Undang-Undang (RUU) Penyiaran, membungkam kebebasan pers sekaligus menjadi alarm berbahaya bagi pers di Indonesia.

    Hal tersebut disampaikan Mohammad Khairul Umam, saat berorasi dalam aksi damai menolak RUU Penyiaran di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Jl Kabupaten 107 Pamekasan, Jum’at (17/5/2024).

    Terlebih RUU tersebut merupakan salah satu upaya revisi dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, justru sangat berpotensi membunuh kebebasan pers.

    Apalagi terdapat beberapa poin yang menjadi atensi dari kalangan insan pers, khususnya di Pamekasan, di antaranya Pasal 56 Ayat 2 berisi larangan penayangan eksklusif jurnalistik investigasi.

    Termasuk juga Pasal 42 Ayat 2 berbunyi penyelesaian sengketa jurnalistik yang seharusnya menjadi wewenang Dewan Pers, justru dialihkan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

    “Kondisi ini tentu menjadi alarm bahaya bagi pers di Indonesia, sebab investigasi adalah puncak penugasan jurnalistik dan larangan justru akan membungkam kami,” kata Mohammad Khairul Umam.

    Penolakan serupa juga terkait sengketa jurnalistik yang selama ini ditangani Dewan Pers, justru akan dialihkan dan ditangani KPI. Bahkan kondisi tersebut dinilai sarat akan kepentingan.

    “Jika KPI justru berpotensi mendapat intervensi dari pihak tertentu, sehingga penyelesaian sengketa kemungkinan tidak independen,” ungkap jurnalis yang tercatat sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP).

    Dari itu pihaknya meminta wakil rakyat di wilayah setempat, agar segera meneruskan tuntutan insan pers. “Maka dari itu kami meminta kepada DPRD Pamekasan, segera menindak lanjuti sekaligus melanjutkan tuntutan kami ke DPR Pusat (DPR RI) agar RUU tersebut tidak disahkan, dan wajib diperbaiki lagi,” pungkasnya. [pin/ian]

  • Cara Jurnalis Pamekasan Tolak RUU Penyiaran, Tuntut DPRD Sampaikan ke Pusat

    Cara Jurnalis Pamekasan Tolak RUU Penyiaran, Tuntut DPRD Sampaikan ke Pusat

    Pamekasan (beritajatim.com) – Sejumlah jurnalis dari berbagai komunitas di Pamekasan menolak Rencana Undang-Undang Penyiaran karena dinilai membungkam kebebasan pers.

    Penolakan tersebut dilakukan dalam aksi damai di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Jl Kabupaten 107 Pamekasan, Jumat (17/5/2024).

    Bahkan koordinator aksi, Mohammad Khairul Umam menilai jika RUU sebagai upaya revisi dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, justru sangat berpotensi membunuh kebebasan pers.

    Terdapat beberapa poin yang menjadi sorotan dalam aksi tersebut, di antaranya Pasal 56 Ayat 2 berisi larangan penayangan eksklusif jurnalistik investigasi, serta Pasal 42 Ayat 2 berbunyi penyelesaian sengketa jurnalistik yang seharusnya menjadi wewenang Dewan Pers, justru dilakukan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

    “Kondisi ini tentu menjadi alarm bahaya bagi pers di Indonesia, sebab investigasi adalah puncak penugasan jurnalistik dan larangan justru akan membungkam kami,” kata Mohammad Khairul Umam.

    Penolakan serupa juga terkait sengketa jurnalistik akan ditangani KPI yang selama ini ditangani Dewan Pers. “Jika KPI justru berpotensi mendapat intervensi dari pihak tertentu, sehingga penyelesaian sengketa kemungkinan tidak independen,” ungkapnya.

    “Maka dari itu kami meminta kepada DPRD Pamekasan, segera menindak lanjuti sekaligus melanjutkan tuntutan kami ke DPR Pusat (DPR RI) agar RUU tersebut tidak disahkan, dan wajib diperbaiki lagi,” sambung jurnalis yang tercatat sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP).

    Dalam aksi tersebut, para insan pers juga menunggu konfirmasi langsung dari wakil rakyat, sehingga Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Hermanto berjanji segara meneruskan tuntutan jurnalis ke DPR RI.

    “Kebetulan anggota (DPRD Pamekasan) yang lain sedang perjalanan dinas, namun kami pastikan tuntutan dari rekan-rekan akan segera kami antarkan ke Jakarta,” pungkasnya. [pin/ian]

  • Akankah PKB Kembali Usung Badrut Tamam di Pilkada Pamekasan?

    Akankah PKB Kembali Usung Badrut Tamam di Pilkada Pamekasan?

    Pamekasan (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pamekasan, mulai memanaskan mesin menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di wilayah setempat, November 2024 mendatang.

    Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan Halal Bihalal yang dikemas dengan Talk Show bertema ‘PKB Bersama Rakyat: Apa Kata Mereka tentang Kepemimpinan Pamekasan?’ di Ballroom Azana Style Hotel Jl Jokotole Pamekasan, Kamis (2/5/2024) kemarin.

    Dalam talk show tersebut, mereka menghadirkan tokoh dan politisi senior pada sosok KH Kholil Muhammad, dua orang akademisi; Dr Makhfud Efendy (UTM), Dr Abdurrahman (UNIRA), serta dua perwakilan jurnalis di Pamekasan, yakni Hairul Anam (PWI) dan M Khairul Umam (AJP).

    Berbeda dengan partai politik (parpol) lain di Pamekasan, yang sudah mulai membuka pendaftaran untuk bakal calon bupati maupun bakal calon wakil bupati untuk Pilkada Pamekasan. Seperti yang dilakukan PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai Nasdem.

    “Diskusi ini bertujuan mendorong beberapa hal, di antaranya PKB ingin Pilkada menjadi bernilai, PKB ingin mendengarkan gagasan yang diinginkan rakyat, dan PKB tidak ingin figur yang diusung hanya sebagai kehendak parpol tetapi juga kehendak rakyat,” kata Ketua DPC PKB Pamekasan, Ali Wafa Subki.

    Dari itu pihaknya sangat berharap talk show tersebut nantinya dapat menghasilkan beberapa hal yang dapat menjadi bahan masukan penting bagi parpol yang dipimpinnya, khususnya untuk menyambut pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 mendatang.

    “Oleh karena itu, DPC PKB berdiskusi tentang apa yang diinginkan masyarakat, dan para pemikir menyepakati ada talk show, supaya satu sinyal, untuk menuju Pamekasan seperti apa,” ungkapnya.

    Sejauh ini, terdapat beberapa figur yang mulai menjadi perbincangan publik di Pamekasan, khususnya menjelang pelaksanaan pilkada mendatang. Bahkan beberapa di antaranya sudah mengambil formulir dan mendaftarkan diri ke beberapa parpol.

    Semisal Fattah Jasin yang mulai mengambil formulir di PDIP Pamekasan, dan Partai Demokrat. Disusul KH Kholilurrahman yang sudah mendaftar dan menyatakan diri siap maju pada pelaksanaan pilkada Pamekasan, melalui Partai Demokrat.

    Sementara untuk PKB sendiri merupakan parpol yang sempat digdaya pada pelaksanaan pilkada Pamekasan sebelumnya, di mana kader terbaik mereka, Badrut Tamam berhasil terpilih sebagai Bupati Pamekasan, Periode 2019-2024.

    Hanya saja untuk saat ini, Badrut Tamam yang sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD RI pada Pemilu 2024 lalu. Gagal melaju ke senayan dan diprediksi kembali bertarung pada pelaksanaan pilkada serentak 2024 di Pamekasan.

    Namun sejauh ini, justru belum ada ghirah ataupun signal kuat akan keberadaan sosok Badrut Tamam yang akan kembali dicalonkan melalui PKB. Terlebih saat ini semua parpol di Pamekasan, wajib melakukan koalisi guna memenuhi syarat minimal parpol pendukung.

    Tidak kalah penting, sosok Badrut Tamam tetap memiliki memori bagi masyarakat Pamekasan, baik bersifat positif maupun sebaliknya. Khususnya berkat kepemimpinannya sebagai bupati bersama (Almarhum) Raja’e maupun Fattah Jasin pada sisa masa jabatan.

    Terlepas dari itu, wacana publik juga mulai terpecah tentang sosok Badrut Tamam. Sebagian di antara mereka mendukung Badrut Tamam untuk kembali melanjutkan masa kepemimpinan, sebagian lainnya justru enggan Pamekasan kembali dipimpin politisi yang akrab disapa Mas Tamam. [pin/kun]

  • Cara PKB Panaskan Mesin Sambut Pilkada Pamekasan 2024

    Cara PKB Panaskan Mesin Sambut Pilkada Pamekasan 2024

    Pamekasan (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pamekasan, mulai memanaskan mesin menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 pada November 2024 mendatang.

    Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan Halal Bihalal yang dikemas dengan Talk Show bertema ‘PKB Bersama Rakyat: Apa Kata Mereka tentang Kepemimpinan Pamekasan?’ di Ballroom Azana Style Hotel Jl Jokotole Pamekasan, Kamis (2/5/2024) kemarin.

    Dalam talk show tersebut, mereka menghadirkan tokoh dan politisi senior pada sosok KH Kholil Muhammad, dua orang akademisi; Dr Makhfud Efendy (UTM), Dr Abdurrahman (UNIRA), serta dua perwakilan jurnalis di Pamekasan, yakni Hairul Anam (PWI) dan M Khairul Umam (AJP).

    Berbeda dengan partai politik (parpol) lain di Pamekasan, yang sudah mulai membuka pendaftaran untuk bakal calon bupati maupun bakal calon wakil bupati Pamekasan. Seperti yang dilakukan PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai Nasdem.

    “Diskusi ini bertujuan mendorong beberapa hal, di antaranya PKB ingin Pilkada menjadi bernilai, PKB ingin mendengarkan gagasan yang diinginkan rakyat, dan PKB tidak ingin figur yang diusung hanya sebagai kehendak parpol tetapi juga kehendak rakyat,” kata Ketua DPC PKB Pamekasan, Ali Wafa Subki.

    Dari itu pihaknya sangat berharap talk show tersebut nantinya dapat menghasilkan beberapa hal yang dapat menjadi bahan masukan penting bagi parpol yang dipimpinnya, khususnya untuk menyambut pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 mendatang.

    “Oleh karena itu, DPC PKB berdiskusi tentang apa yang diinginkan masyarakat, dan para pemikir menyepakati ada talk show, supaya satu sinyal, untuk menuju Pamekasan seperti apa,” ungkapnya.

    Sejauh ini, terdapat beberapa figur yang mulai menjadi perbincangan publik di Pamekasan, khususnya menjelang pelaksanaan pilkada mendatang. Bahkan beberapa di antaranya sudah mengambil formulir dan mendaftarkan diri ke beberapa parpol.

    Semisal Fattah Jasin yang mulai mengambil formulir di PDIP Pamekasan, dan Partai Demokrat. Disusul KH Kholilurrahman yang sudah mendaftar dan menyatakan diri siap maju pada pelaksanaan pilkada Pamekasan, melalui Partai Demokrat.

    Sementara untuk PKB sendiri merupakan parpol yang sempat digdaya pada pelaksanaan pilkada Pamekasan sebelumnya, di mana kader terbaik mereka, Badrut Tamam berhasil terpilih sebagai Bupati Pamekasan, Periode 2019-2024.

    Hanya saja untuk saat ini, Badrut Tamam yang sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD RI pada Pemilu 2024 lalu. Gagal melaju ke senayan dan diprediksi kembali bertarung pada pelaksanaan pilkada serentak 2024 di Pamekasan.

    Namun sejauh ini, justru belum ada ghirah ataupun signal kuat akan keberadaan sosok Badrut Tamam yang akan kembali dicalonkan melalui PKB. Terlebih saat ini semua parpol di Pamekasan, wajib melakukan koalisi guna memenuhi syarat minimal parpol dukungan. [pin/beq]

  • PJ Gubernur Adhy Karyono: Kontribusi Pers di Jatim Luar Biasa Saat Pemilu

    PJ Gubernur Adhy Karyono: Kontribusi Pers di Jatim Luar Biasa Saat Pemilu

    Jember (beritajatim.com) – Penjabat Gubernur Adhy Karyono menyebut kontribusi pers di Jawa Timur luar biasa. Bukti kontribusi tersebut terlihat dalam pelaksanaan pemilihan umum tahun ini.

    “Terbukti pesta demokrasi yang begitu besar, pemilu pada Februari kemarin, yang diprediksi Jawa Timur penuh dengan potensi konflik, potensi kekacauan, battleground dan sebagainya. Tapi semua bisa berjalan dengan kondusif, lancar, dan aman, salah satunya berkat mata tajam pers yang mengawal demokrasi berjalan baik,” kata Adhy, dalam malam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan di Hall New Sari Utama, Kabupaten Jember, Minggu (28/4/2024) malam.

    Adhy menyampaikan, Hari Pers Nasional tak hanya dilihat dari perayaan setiap tahun. “Tapi tanggung jawab pers itu sendiri sebagai insan organisasi yantg profesional dan independen, dan bagaimana perannya berkontribusi dalam pembangunan dan memajukan bangsa. Dalam demokrasi, pers adalah pilar keempat, yaitu sebagai watch dog-nya demokrasi dan menjaga kedaulatan rakyat,” katanya.

    Pemerintah Provinsi Jawa Timur merasa sangat terbantu selama proses pemilu. “Kami mengikuti dari awal mulai dari pembentukan KPU, penganggaran, logistik, DPT, sosialisasi, kemudian masa tenang, pencoblosan, perhitungan yang kami hadapi ternyata berjalan aman. Ini karena pers memberitakan dan mengawal demokrasi secara obyektif, nyata, dan menjaga stabilitas, kondusivitas keamanan dan sosial di Jawa Timur,” kata Adhy.

    Namun, Adhy mengingatkan, masih ada perhelatan pemilihan kepala daerah langsung serentak pada 27 November 2024. “Tapi saya yakin pers bisa mengawal lagi. Sudah terbukti, serangkaian pemilu, pileg, pilpres, yang begitu besar bisa berlalu dengan baik, maka kami berharap dan yakin, bahwa dalam pilkada serentak adalah bagian kecil dari Pemilu 2024, pers betul-betul menjadi mata rakyat dan mata semua pihak, sehingga keadilan dan obyektivitas menjadi sesuatu yang prinsip,” katanya.

    Adhy Karyono menerima penghargaan PWI Jatim Award 2024 karena dianggap telah berhasil dalam menjalankan tugasnya di masa transisi kepemimpinan di Jatim dan menjaga kelangsungan pemerintahan dengan baik. Dia dinilai banyak aktif turun ke lapangan dalam menjaga kelancaran proses demokrasi yang dihelat, 14 Februari 2024 lalu, Pileg dan Pilpres.

    Adhy berterima kasih terhadap penghargaan yang diberikan untuknya. Dia berharap penghargaan yang diberikan tidak hanya untuknya, tapi juga pemangku kebijakan dan kepentingan lainnya, bisa memacu semua pihak untuk menjaga pelaksanaan pilkada serentak.

    Selain Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, AKs, MAP, juga diberikan award kepada Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto, Mayjen Rafael Granada Baay, Pangdam V Brawijaya, yang sukses dalam pengamanan Pemilu, Kajati Mia Amiati, sosok yang tegas menjaga netralitas di Pemilu.

    Selain itu ada jawara favorit dan spesial award, di antaranya Inspektur Jenderal Laksamana Madya TNI Dadi Hartanto, MTr Han, Sekjen Dewan Ketahanan Pangan Nasional, Ketua DPD RI La Nyala M Matalitti, Rektor Unesa Prof Dr Nurhasan, MKes.

    Kemudian ada sederet bupati yakni, Bupati Jember Hendyk Siswanto, Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro, Pj Bupati Jombang Sugiat, mantan Bupati Sampang Slamet Junaidi, Edi Priyanto Dirut SDM PT Pelindo Multi Terminal, ada pula Kepala Diskominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin, Kadishub Jatim DR Nyono, Kadis BPUBM Malang Khairul Isnaidi Kusuma, ada nama pula M Nabil, Ketua KONI Jatim, ada pula Johanes Kunto, pembina Cabor terbaik, dan atlet terbaik Megatron atau Megawati Hangestri Pertiwi, pevoli asal Jember. [wir]

  • Santuni 150 Yatim Pamekasan, Ketua AJP: Cara Kami Harapkan Berkah

    Santuni 150 Yatim Pamekasan, Ketua AJP: Cara Kami Harapkan Berkah

    Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 150 anak yatim di Pamekasan, mendapatkan santunan dari komunitas wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), pada momentum Ramadhan 1445 Hijriah.

    Jumlah tersebut merupakan anak yatim yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, mereka mendapatkan tali asih dari AJP melalui kegiatan rutin Ramadhan, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 2024.

    Kegiatan sosial rutin Ramadhan tersebut, secara simbolis dimulai dari Masjid Al-Amin Polai Atas, Desa Kertagenah Dhaja, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Jum’at (5/4/2024). Selanjutnya dilakukan secara bertahap di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan.

    “Santunan anak yatim ini merupakan program sosial yang rutin kita laksanakan setiap Ramadhan, khususnya menjelang Idulfitri. Bertujuan untuk berbagi kebahagiaan bersama anak yatim,” kata Ketua AJP Pamekasan, Mohammad Khairul Umam.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai salah satu cara dari anggota AJP, agar selalu termotivasi untuk berbagi termasuk bagi anak yatim. “Tujuan lainnya tentunya berharap keberkahan dari anak yatim menjelang hari kemenangan (Idulfitri),” ungkapnya.

    “Total 150 anak yatim ini tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, mereka nantinya akan diberikan santunan secara door to door oleh para pengurus AJP,” jelasnya.

    Dari itu pihaknya menhampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut serta membantu sukseskan program santunan anak yatim. “Program ini kita harapkan rekan-rekan dapat selalu termotivasi untuk selalu berbagi dengan masyarakat, khususnya dengan anak yatim,” harapnya.

    “Alhamdulillah untuk kegiatan pertama ini berjalan lancar, dan tentunya berkat dukungan dari semua pihak. Terima kasih kami sampaikan bagi semuanya, terkhusus bagi rekan-rekan AJP,” pungkasnya. [pin]

  • AJP Santuni 150 Anak Yatim di Pamekasan

    AJP Santuni 150 Anak Yatim di Pamekasan

    Pamekasan (beritajatim.com) – AJP (Aliansi Jurnalis Pamekasan) memberikan santunan kepada 150 anak yatim, bersamaan dengan momentum Ramadhan 1445 Hijriah. Kegiatan sosial tersebut merupakan program rutin yang digagas AJP setiap Ramadhan, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah.

    Kali ini, program tersebut dimulai dari Masjid Al-Amin Polai Atas, Desa Kertagenah Dhaja, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Jumat (5/4/2024). Selanjutnya dilakukan secara bertahap di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan.

    “Santunan anak yatim ini merupakan program sosial yang rutin kita laksanakan setiap Ramadhan, khususnya menjelang Idulfitri. Bertujuan untuk berbagi kebahagiaan bersama anak yatim,” kata Ketua AJP Pamekasan, Mohammad Khairul Umam.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai salah satu cara dari anggota AJP, agar selalu termotivasi untuk berbagi termasuk bagi anak yatim. “Tujuan lainnya tentunya berharap keberkahan dari anak yatim menjelang hari kemenangan (Idulfitri),” ungkapnya.

    “Total 150 anak yatim ini tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, mereka nantinya akan diberikan santunan secara door to door oleh para pengurus AJP,” jelasnya.

    Dari itu pihaknya menhampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut serta membantu sukseskan program santunan anak yatim. “Program ini kita harapkan rekan-rekan dapat selalu termotivasi untuk selalu berbagi dengan masyarakat, khususnya dengan anak yatim,” harapnya.

    “Alhamdulillah untuk kegiatan pertama ini berjalan lancar, dan tentunya berkat dukungan dari semua pihak. Terima kasih kami sampaikan bagi semuanya, terkhusus bagi rekan-rekan AJP,” pungkasnya. [pin/suf]

  • Harga Beras Masih Melangit, Komunitas Wartawan Pamekasan Siapkan 1,2 Ton Beras untuk Kaum Duafa

    Harga Beras Masih Melangit, Komunitas Wartawan Pamekasan Siapkan 1,2 Ton Beras untuk Kaum Duafa

    Pamekasan (beritajatim.com) – Komunitas wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), menyiapkan sebanyak 1,2 ton beras untuk dibagikan kepada kaum duafa’ di wilayah setempat.

    Hal tersebut dilakukan AJP sebagai bentuk apresiasi sekaligus kepedulian mereka terhadap sesama, khususnya bersamaan dengan momentum Ramadhan 1445 Hijriah.

    Terlebih selama ini, mereka memang intens melakukan beragam aksi sosial yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khususnya masyarakat kurang mampu di Pamekasan.

    “Pada kesempatan ini, kami sengaja berbagi beras karena harga beras sejauh ini relatif mahal yang cenderung kurang terjangkau oleh masyarakat, khususnya mereka kurang mampu (dhuafa’),” kata Ketua AJP, M Khairul Umam, Selasa (19/3/2024).

    Bahkan untuk pendistribusian, pihaknya juga melakukan mapping dan pendataan secara masif dengan menggerakkan seluruh SDM anggota di komunitas yang dipimpinnya.

    “Sejauh ini kami sudah melakukan mapping kepada kaum duafa yang betul-betul tidak mampu, terutama mereka yang ada pinggiran kota maupun di pelosok desa,” ungkap pria yang tercatat sebagai Redaktur Kabar Madura.

    Beras yang hendak didistribusikan itu sebagai tahap awal, sekalipun tidak dapat menjangkau masyarakat kurang mampu secara keseluruhan. “Pendistribusian 1,2 ton beras ini sebagai tahap awal, barangkali ada permintaan lagi kita akan kembali melakukan pemetaan,” jelasnya.

    “Namun tidak kalah penting, penyaluran beras kepada masyarakat kurang mampu ini murni soal kemanusiaan dan tidak ada tendensi dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

    Lepas dari itu, pihaknya tetap komitmen untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu di Pamekasan. “Kami berbuat mungkin belum bisa sepenuhnya menjangkau, tetapi setidaknya hari ini bisa berbuat kepada masyarakat,” pungkasnya. [pin/ian]

  • Toko di Sidayu Gresik Dibobol Maling, Dagangan dan Uang Amblas

    Toko di Sidayu Gresik Dibobol Maling, Dagangan dan Uang Amblas

    Gresik (beritajatim.com) – Toko yang ada di Sidayu Kabupaten Gresik disatroni maling. Imbas kejadian itu, puluhan makanan ringan dan sejumlah slop rokok raib dibawa kabur oleh pencuri. Ironisnya kamera CCTV yang dipasang juga turut dirusak. Sehingga, pencuri dengan leluasa merusak brankas yang berisi uang Rp 17 juta.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, komplotan pencuri masuk ke toko dengan cara menghancurkan dinding tembok bagian belakang toko tersebut. Kemudian mengambil sejumlah makanan serta rokok. Merasa tidak puas, kawanan pencuri itu kemudian mengambil uang di brankas.

    “Akibat kejadian ini saya mengalami kerugian sekitar Rp 90 juta. Jumlah itu mulai dari kerusakan dinding, barang dagangan hingga uang tunai sebesar Rp 17 juta  dalam brankas,” ujar pemilik toko Syarifudin, Selasa (24/10/2023).

    Ia menambahkan, atas kejadian ini dirinya telah melapor ke Polsek Sidayu untuk mengungkap siapa pelakunya. “Saya sudah melapor mudah-mudahan pelakunya segera tertangkap, dan dihukum sesuai perbuatannya,” imbuhnya.

    BACA JUGA: Pelaku Pencurian Toko Kosmetik di Gresik Terekam CCTV

    Kapolsek Sidayu AKP Khairul Alam membenarkan kejadian tersebut. Jajarannya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. “Anggota di lapangan sudah melakukan olah TKP. Kami mohon waktu agar segera menangkap pelakunya,” katanya.

    Perwira pertama Polrj itu menyatakan dalam melakukan penyelidikan kasus tersebut. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Gresik. [dny/suf]