Tag: Kartika Wirjoatmodjo

  • Penuh Semangat Kebersamaan, BRI Gelar Potong Tumpeng Serentak Hingga Bazaar UMKM Pada Perayaan HUT ke-129

    Penuh Semangat Kebersamaan, BRI Gelar Potong Tumpeng Serentak Hingga Bazaar UMKM Pada Perayaan HUT ke-129

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 yang jatuh pada Senin, 16 Desember 2024 dengan rangkaian kegiatan yang penuh semangat kebersamaan dan dedikasi terhadap pemberdayaan UMKM.

    Acara perayaan HUT BRI ke 129 diselenggarakan di Kantor Pusat BRI Jakarta dengan dihadiri oleh Komisaris Utama BRI Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Komisaris Utama / Komisaris Independen BRI Rofikoh Rokhim, Direktur Utama BRI Sunarso beserta jajaran Komisaris, Direksi dan SEVP BRI, beserta perwakilan Insan Brilian atau pekerja BRI.

    Tidak hanya diselenggarakan di Jakarta, perayaan ini dilangsungkan secara serentak di Kantor BRI dari seluruh Indonesia, menampilkan momen penuh makna, seperti upacara, potong tumpeng, hingga penyelenggaraan bazaar UMKM.

    Dalam sambutannya, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa perayaan HUT ke-129 yang dilakukan oleh BRI bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga sebagai ungkapan rasa syukur atas segala pencapaian yang telah diperoleh BRI.

    ”Syukur atas keberlanjutan perjalanan panjang BRI selama 129 tahun, yang senantiasa tumbuh, memberikan manfaat, dan menjadi kebanggaan bersama seluruh stakeholders,” ujar Sunarso.

    Tema HUT ke-129 BRI, “Brilian dan Cemerlang,” memiliki makna filosofis yang mendalam dan relevan dengan perjalanan BRI ke depan. “Brilian” mencerminkan pemikiran dan perilaku inovatif yang strategis untuk keberlanjutan BRI. Sementara itu, “Cemerlang” menggambarkan hasil nyata dari usaha kolektif kita bersama. Baik dalam rangka economic maupun social value creation yang memberikan dampak positif kepada seluruh stakeholders.

  • Menko AHY mengaku nyaman jajal KA langsung Jakarta-Yogyakarta 6 jam

    Menko AHY mengaku nyaman jajal KA langsung Jakarta-Yogyakarta 6 jam

    Yogyakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku nyaman menjajal “direct train” atau kereta api (KA) tanpa transit rute Jakarta-Yogyakarta dengan waktu tempuh 6 jam.

    “Kita baru saja tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta setelah menempuh perjalanan kurang lebih enam jam dari Stasiun Gambir Jakarta tadi malam pukul 23.25 WIB,” kata AHY di Stasiun Yogyakarta, Selasa pagi.

    Perjalanam Menko AHY dari Jakarta hingga Yogyakarta didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo serta sejumlah pejabat lain.

    “Tentunya kami sangat menikmati perjalanan. Sekaligus juga bisa merasakan ‘direct train’ yang tidak berhenti langsung dari Jakarta ke Yogyakarta ini,” ujar dia.

    Menko AHY menyebut kereta api hingga kini terus menjadi favorit sekaligus primadona transportasi umum sehingga diharapkan semakin maju dalam aspek pelayanan, keamanan, keselamatan, serta ketepatan waktu.

    “Mudah-mudahan dengan kerja sama, sinergi dan kolaborasi semua pihak kita bisa terus memajukan perkeretaapian di Indonesia dan tentunya kita sama-sama berharap bahwa konektivitas di Indonesia ini tentu tidak hanya di Pulau Jawa juga semakin baik,” kata dia.

    Dia meyakini operasional kereta api tanpa transit rute Jakarta-Yogyakarta bakal meningkatkan ekonomi masyarakat, menghadirkan efisiensi serta produktivitas yang lebih baik.

    Pewarta: Luqman Hakim
    Editor: Evi Ratnawati
    Copyright © ANTARA 2024

  • Rayakan Hut ke-129, BRI Gelar Potong Tumpeng Serentak & Bazar UMKM

    Rayakan Hut ke-129, BRI Gelar Potong Tumpeng Serentak & Bazar UMKM

    Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129, pada Senin, 16 Desember 2024 dengan rangkaian kegiatan yang penuh semangat kebersamaan dan dedikasi terhadap pemberdayaan UMKM. Tidak hanya diselenggarakan di Jakarta, perayaan ini dilangsungkan secara serentak di Kantor BRI dari seluruh Indonesia, menampilkan momen penuh makna, seperti upacara, potong tumpeng, hingga penyelenggaraan bazaar UMKM.

    Dalam sambutannya, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa perayaan HUT ke-129 yang dilakukan oleh BRI bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga sebagai ungkapan rasa syukur atas segala pencapaian yang telah diperoleh BRI.

    “Syukur atas keberlanjutan perjalanan panjang BRI selama 129 tahun, yang senantiasa tumbuh, memberikan manfaat, dan menjadi kebanggaan bersama seluruh stakeholders,” ujar Sunarso dikutip Senin (16/12/2024).

    Tema HUT ke-129 BRI, “Brilian dan Cemerlang,” memiliki makna filosofis yang mendalam dan relevan dengan perjalanan BRI ke depan. “Brilian” mencerminkan pemikiran dan perilaku inovatif yang strategis untuk keberlanjutan BRI.

    Sementara itu, “Cemerlang” menggambarkan hasil nyata dari usaha kolektif kita bersama. Baik dalam rangka economic maupun social value creation yang memberikan dampak positif kepada seluruh stakeholders.

    “Menjadi brilian dan cemerlang bukanlah perjalanan yang mudah. Dunia terus berubah, tantangan semakin kompleks, dan ekspektasi terhadap BRI semakin tinggi. Karena itu, kita tidak boleh lengah dan berpuas diri. Kita harus berdedikasi untuk terus menciptakan nilai tambah dengan standar yang tinggi, memperkuat kolaborasi, beradaptasi dengan cepat, dan memprioritaskan inovasi di setiap aspek,” ujar Sunarso.

    Tak lupa, Sunarso mengapresiasi seluruh pekerja BRI yang atas segala pencapaian di usia BRI yang ke-129 tahun.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh Insan BRILiaN atas dedikasi dan kontribusinya selama ini. Semoga kita semua terus brilian dalam berpikir dan bertindak serta cemerlang dalam karya,” pungkas Sunarso.

    Acara perayaan HUT BRI ke 129 diselenggarakan di Kantor Pusat BRI Jakarta dengan dihadiri oleh Komisaris Utama BRI Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen BRI Rofikoh Rokhim, Direktur Utama BRI Sunarso beserta jajaran Komisaris, Direksi dan SEVP BRI, beserta perwakilan Insan Brilian atau pekerja BRI.

    (rah/rah)

  • BRI Gelar Potong Tumpeng Serentak hingga Bazaar UMKM pada Perayaan HUT ke-129

    BRI Gelar Potong Tumpeng Serentak hingga Bazaar UMKM pada Perayaan HUT ke-129

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 yang jatuh pada Senin, (16/12/2024) dengan rangkaian kegiatan yang penuh semangat kebersamaan dan dedikasi terhadap pemberdayaan UMKM.

    Acara perayaan HUT BRI ke 129 diselenggarakan di Kantor Pusat BRI Jakarta dengan dihadiri oleh Komisaris Utama BRI Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Komisaris Utama Komisaris. Independen BRI Rofikoh Rokhim, Direktur Utama BRI Sunarso beserta jajaran Komisaris, Direksi dan SEVP BRI, beserta perwakilan Insan Brilian atau pekerja BRI.

    Tidak hanya diselenggarakan di Jakarta, perayaan ini dilangsungkan secara serentak di Kantor BRI dari seluruh Indonesia, menampilkan momen penuh makna, seperti upacara, potong tumpeng, hingga penyelenggaraan bazaar UMKM.

    Dalam sambutannya, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa perayaan HUT ke-129 yang dilakukan oleh BRI bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga sebagai ungkapan rasa syukur atas segala pencapaian yang telah diperoleh BRI.

    “Syukur atas keberlanjutan perjalanan panjang BRI selama 129 tahun, yang senantiasa tumbuh, memberikan manfaat, dan menjadi kebanggaan bersama seluruh stakeholders,” ujar Sunarso.

    Tema HUT ke-129 BRI, “Brilian dan Cemerlang,” memiliki makna filosofis yang mendalam dan relevan dengan perjalanan BRI ke depan. “Brilian” mencerminkan pemikiran dan perilaku inovatif yang strategis untuk keberlanjutan BRI. Sementara itu, “Cemerlang” menggambarkan hasil nyata dari usaha kolektif kita bersama. Baik dalam rangka economic maupun social value creation yang memberikan dampak positif kepada seluruh stakeholders.

    “Menjadi brilian dan cemerlang bukanlah perjalanan yang mudah. Dunia terus berubah, tantangan semakin kompleks, dan ekspektasi terhadap BRI semakin tinggi. Karena itu, kita tidak boleh lengah dan berpuas diri. Kita harus berdedikasi untuk terus menciptakan nilai tambah dengan standar yang tinggi, memperkuat kolaborasi, beradaptasi dengan cepat, dan memprioritaskan inovasi di setiap aspek,” ujar Sunarso.

    Tak lupa, Sunarso mengapresiasi seluruh pekerja BRI yang atas segala pencapaian di usia BRI yang ke-129 tahun. 

    “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh Insan BRILiaN atas dedikasi dan kontribusinya selama ini. Semoga kita semua terus brilian dalam berpikir dan bertindak serta cemerlang dalam karya,” pungkas Sunarso.

  • Adu Lari Negara dengan (Potensi) Korupsi di BUMN

    Adu Lari Negara dengan (Potensi) Korupsi di BUMN

    Adu Lari Negara dengan (Potensi) Korupsi di BUMN
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Mochtar Riza Pahlevi Tabrani duduk terdiam ketika dituntut 12 tahun penjara oleh jaksa dalam kasus tata niaga komoditas timah di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2024).
    Di ruangan Wirjono Prodjodikoro yang dingin, mantan Direktur Utama
    PT Timah
    Tbk itu dinilai jaksa bersalah melakukan
    korupsi
    yang merugikan keuangan negara Rp 300 triliun lebih.
    Perbuatan itu disebut dilakukan secara bersama-sama petinggi timah, bos smelter, pemilik money changer, sampai suami aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis dalam kurun 2015 sampai 2022 di Bangka Belitung.
    Di tempat terpisah dan rentang waktu 2008-2018, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan negara rugi Rp 16,81 triliun akibat korupsi di PT Asuransi
    Jiwasraya
    dan Rp 22,78 triliun akibat korupsi pengelolaan dana PT
    Asabri
    pada 2012-2019.
    Tiga peristiwa yang disebut merugikan negara hingga triliunan rupiah itu hanyalah sedikit dari wajah bopeng praktik bisnis di perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (
    BUMN
    ).
    Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Yassar Aulia mengatakan, perusahaan BUMN  sebenarnya dirancang untuk tugas mulia.
    Perusahaan negara itu menggarap sektor yang krusial bagi hajat hidup orang banyak seperti listrik dan transportasi umum agar tidak dimonopoli swasta.
    “Sayangnya BUMN sangat rentan untuk salah urus karena dua sebab utama, maraknya korupsi dan pengisian jabatan strategisnya seperti komisaris kerap diperuntukkan untuk mengakomodir barter politik semata,” kata Yassar saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (23/11/2024).
    ICW mencatat, sepanjang 2016 hingga 2021 atau enam tahun saja, terdapat 119 kasus korupsi di lingkungan BUMN yang disidik penegak hukum dengan 340 orang tersangka.
    ICW menemukan, 83 pelaku korupsi memiliki latar belakang pimpinan menengah di perusahaan BUMN, 76 pegawai atau karyawan atau karyawan BUMN, 51 direktur BUMN, dan 40 pelaku lainnya memiliki latar belakang lain.
    Dampak dari korupsi di perusahaan BUMN bukan main-main. Pertumbuhan ekonomi, pendapatan negara dan masyarakat bisa terganggu.
    Artinya, perilaku culas itu membawa akibat kerugian bagi negara secara langsung, melainkan banyak pihak.
    “Dapat berujung pada potensi meningkatnya kemiskinan dan hilangnya safety net dari pemerintah dalam bentuk kualitas pelayanan publik yang menurun,” ujar Yassar.
    Kerugian negara paket jumbo di lingkungan perusahaan BUMN ini menyedot perhatian Komisi Pemberantasan
    Korupsi
    (KPK).
    Wakil Ketua KPK Alexander Marwata bahkan pernah menyebut lembaganya tidak lagi fokus melakukan operasi tangkap tangan (OTT). 
    Lembaga antirasuah kini cenderung menggunakan pendekatan “case building” untuk menangani kasus-kasus besar di BUMN.
    “Potensi kerugian negaranya besar,” kata Alex, Kamis (28/11/2024).
    Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, ketika menyusun rencana kerja lembaga antirasuah telah memetakan sejumlah kasus. Salah satu area yang menjadi perhatian utama adalah perusahaan-perusahaan BUMN.
    KPK cenderung mencari kasus dengan kerugian besar dengan alasan untuk menyelamatkan keuangan negara.
    “Keuangan negaranya kan banyak di situ. Bagian dari BUMN itu kan mengelola keuangan negara,” ujar Asep, Jumat (29/11/2024).
    Asep mengatakan, tujuan dari pengelolaan perusahaan BUMN adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan. Namun, tidak sedikit perusahaan itu justru mengalami kerugian.
    Padahal, kata Asep, uang yang dikelola BUMN itu bukan milik pribadi, melainkan negara.
    Oleh karena itu, di samping melayani publik dengan baik perusahaan BUMN seharusnya tidak rugi meskipun tidak meraup untung terlalu besar.
    “Apakah ini karena uang bukan uang pribadi, uang negara gitu, tidak terlalu hati-hati dan lain-lain. Nah itu, jadi kita berharap sih BUMN-BUMN itu kan untung,” tutur jenderal polisi bintang satu itu.
    Berdasarkan catatan ICW, pada kurun waktu 2016 sampai 2021 saja, nilai kerugian korupsi di lingkungan perusahaan BUMN mencapai Rp 47,9 triliun, nilai suap Rp 106,9 miliar, dan nilai tindak pidana pencucian uang (TPPU) Rp 57,86 miliar.
    Karena besarnya potensi korupsi dalam proses bisnis BUMN, Asep membenarkan negara tak ubahnya sedang adu lari dengan para pelaku korupsi.
    Berkaca dari kondisi ini, KPK berharap pihak internal Kementerian BUMN bisa mengawasi kegiatan bisnis di perusahaan-perusahaan pelat merah.
    “Jadi kalau memang pengawasannya berjalan dengan baik kemudian ketat mungkin korupsinya juga tidak terlalu banyak,” kata Asep.
    Asep mengatakan, dalam membidik korupsi di BUMN, KPK melihat ujung dari proses bisnis. Kerugian perusahaan akan menjadi pintu masuk KPK untuk melihat apakah terjadi korupsi.
    Berbeda dengan suap dan gratifikasi, korupsi yang merugikan negara diusut menggunakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU TIpikor) dan lebih sulit.
    “Harus hati-hati kita menanganinya ya. Karena itu ada yang disebut dengan ‘BJR’ ya, business judgment rule. Jadi ada risiko bisnis,” ujar Asep.
    Meski kerugian suatu perusahaan BUMN diendus memiliki potensi korupsi, KPK harus betul-betul memastikan kondisi itu timbul bukan akibat dari business judgement rule.
    Untuk memastikan apakah kerugian timbul akibat korupsi atau
    business judgement rule
    , penyelidik dan penyidik harus menemukan ada atau tidaknya pelanggaran dalam proses bisnis yang dijalankan.
    Ketika aturan dalam menjalankan bisnis di internal BUMN sudah diikuti namun terjadi situasi seperti pandemi Covid-19 atau perang, maka kerugian yang timbul dianggap sebagai risiko bisnis.
    “Tiba-tiba mungkin bisnis ternyata terjadi peperangan di negara lain gitu ya. Nah bahan bakunya menjadi mahal dan lain-lain, lalu merugi. Ya itu risiko bisnis,” tutur Asep.
    Namun, ketika dalam proses bisnis ditemukan kecurangan (
    fraud
    ) dengan berbagai modusnya, makan kerugian yang timbul akan dianggap sebagai korupsi.
    “Misalkan dia naruh di satu bisnis. Dia dapat bagian keuntungan yang secara ilegal dia peroleh dari teman bisnisnya. Itu kan jadi-menjadi salah kalau ada fraudnya,” ujar Asep.
    Sementara itu, Yasser memandang bahwa doktrin business judgement rule seharusnya tidak menjadi imunitas bagi pihak yang bertanggung jawab atas kerugian di BUMN.
    Dalam kasus-kasus korupsi seperti pembelian liquefied natural gas (LNG) atau gas alam cair oleh eks Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan dan tata niaga komoditas timah di PT Timah Tbk, para pelaku menerbitkan keputusan dengan dokumen tidak jelas.
    Perbuatan itu berujung menguntungkan diri sendiri dan orang lain melalui tindak pidana korupsi.
    “Masih penting untuk diingat bahwa doktrin tersebut baru dapat dioperasionalkan ketika pengambilan keputusan didasarkan pada itikad baik dan good corporate governance,” ujar Yassar.
    Padahal, tanpa terdapat pejabatnya yang korupsi pun, banyak perusahaan BUMN dilaporkan kerap merugi. Berdasarkan catatan ICW, hingga akhir 2020 BUMN anya meraup laba Rp 150 triliun.
    “Di saat total aset perusahaan BUMN mencapai Rp 8.000 triliun. Pengembalian aset perusahaan berarti hanya di bawah 2 persen,” tuturnya.
    Pengacara senior, Maqdir Islamil menyebut, Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor yang digunakan dalam mengusut korupsi di BUMN sebagai “pasal sapu jagad”.
    Semua pejabat menurutnya bisa terjerat pasal itu meskipun tidak memiliki niat merugikan keuangan negara.
    Maqdir mengatakan, tidak semua kebijakan yang dinilai keliru dianggap sebagai penyalahgunaan wewenang.
    “Harus ada pemeriksaan secara administrasi terlebih dahulu, bukan pemeriksaan berdasarkan hukum pidana yang didahulukan,” kata Maqdir saat dihubungi, Kamis (5/12/2024).
    Menurutnya, dalam kasus kerugian negara “maksud” atau “kehendak” pejabat terkait harus ditarik dari keadaan faktual dan obyektif yang menunjukkan terjalinnya peristiwa saling berkesesuaian sehingga bisa disimpulkan pelaku memiliki niat berakibat delik.
    Kemudian, harus terdapat perencanaan yang disepakati dan dikehendaki bersama atau kesengajaan.
    Karena kerap menjadi pasal sapu jagad, Maqdir dan sejumlah praktisi hukum lainnya menggugat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor ke Mahkamah Konstitusi (MK).
    “Kalua dianggap masih diperlukan maka harus diberi syarat, yaitu suap menyuap, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, perbuatan curang, benturan kepentingan dalam pengadaan dan penerimaan gratifikasi sebagaimana dinyatakan dalam UU Tipikor,” tutur Maqdir.
    Pada awal November lalu, dalam keterangan tertulisnya, Erick menyebut, program “bersih-bersih BUMN” tetap akan menjadi prioritas pemerintah.
    Menurutnya, program itu terbukti memperbaiki efisiensi di BUMN dan harus dilaksanakan secara serius.
    “Kami mengakui bahwa kita harus terus memperbaiki. Program bersih-bersih BUMN yang sudah berjalan menjadi fokus utama, terutama setelah adanya kasus-kasus seperti
    ASABRI
    , Jiwasraya, dan Garuda Indonesia. Di periode kedua ini, program bersih-bersih BUMN juga harus dijalankan dengan serius,” ujar Erick, Sabtu (8/11/2024).
    Menurut Erick, bersih-bersih BUMN dan investigasi secara meluas penting dilakukan guna memastikan tidak ada pejabat perusahaan pelat merah yang menyalahgunakan 
    Efisiensi juga telah dilakukan dengan memangkas hampir 30 persen perusahaan BUMN. Saat ini, dari 114 BUMN hanya tersisa 47 BUMN beroperasi dengan sehat.
    “Di mana 40 di antaranya dalam kondisi baik dan 7 BUMN masih dalam restrukturisasi,” kata Erick.
    Pada hari yang sama, Erick juga menemui Kepala badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aries Marsudiyanto dan ditindaklanjuti dengan mengumpulkan para direksi dan komisaris BUMN.
    “Saya membuka pintu seluas-luasnya karena kami yakin, dengan komitmen untuk efisiensi dan menekan korupsi, kita bisa melangkah maju ke depan,” kata tutur Erick.
    Kompas.com telah menghubungi staf pribadi Menteri BUMN Erick Thohir untuk kembali menanyakan lebih detail soal komitmen dalam pemberantasan korupsi di lingkungan perusahaan pelat merah. Namun, sampai artikel ini ditulis belum ada jawaban.
    Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko dan Dony Oskaria yang bertugas membina 47 perusahaan pelat merah juga belum merespons.
    Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN bidang komunikasi Arya Sinulingga enggan memberikan tanggapan terkait bagaimana pencegahan korupsi di perusahaan pelat merah.
    “Jangan dulu,” kata Arya saat ditemui usai menggelar konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2024).
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Cerita Maya Watono Terima ‘Lamaran’ Erick Thohir Jadi Dirut InJourney – Page 3

    Cerita Maya Watono Terima ‘Lamaran’ Erick Thohir Jadi Dirut InJourney – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Maya Watono kembali mencuri perhatian setelah ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Ia kini menjadi pemimpin perempuan termuda yang menduduki posisi puncak di sebuah holding BUMN.

    Lalu, bagaimana perjalanan Maya hingga akhirnya dipercaya memimpin ekosistem pariwisata nasional ini? Berikut kisahnya.

    17 Tahun di Sektor Swasta

    Sebelum bergabung dengan InJourney, Maya memiliki pengalaman panjang selama 17 tahun di sektor swasta. Ia pernah menjabat sebagai Country CEO Dentsu Indonesia, salah satu perusahaan periklanan terkemuka.

    “Saya cukup lama di sektor swasta, sekitar 17 tahun. Saya mulai dari agensi periklanan nasional terbesar di Indonesia, yang kemudian merger dengan perusahaan multinasional, Dentsu. Saat itu, saya ditunjuk sebagai CEO,” ujar Maya dalam wawancara eksklusif dengan Liputan6.com, ditulis Sabtu (7/12/2024).

    Masuk InJourney Berkat Ajakan Erick Thohir dan Kartika Wirjoatmodjo

    Karier Maya di InJourney dimulai pada Januari 2022 sebagai Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata. Ia diajak langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo (Tiko) untuk bergabung.

    Saat itu, Maya menjadi bagian dari tim di bawah kepemimpinan Dony Oskaria, Direktur Utama InJourney kala itu.

    Meski awalnya sempat ragu, Maya akhirnya menerima tawaran tersebut. Ia menyadari potensi besar untuk berkontribusi pada negara melalui BUMN.

    “Awalnya saya ragu, karena ekosistem kerja di BUMN sangat berbeda dengan swasta. Tapi saya melihat ini adalah peluang luar biasa untuk berkontribusi bagi bangsa. Kapan lagi kita bisa menjadi bagian dari agent of development yang berdampak langsung pada negara dan masyarakat,” ungkap Maya.

     

  • PNM raih penghargaan atas dedikasinya dalam pemberdayaan masyarakat

    PNM raih penghargaan atas dedikasinya dalam pemberdayaan masyarakat

    merupakan hasil kerja keras dari seluruh insan PNM di lapangan yang terus membantu, mendampingi, dan menginspirasi masyarakat

    Jakarta (ANTARA) – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meraih penghargaan Outstanding Achievement in Public Empowerment untuk kategori Social, Culture, Ecological Transformation atas dedikasinya dalam pemberdayaan masyarakat.

    Penghargaan tersebut diterima dalam ajang yang dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo beserta jajaran direksi perusahaan BUMN lainnya.

    “Kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini bukan hanya apresiasi bagi PNM, tetapi juga pengakuan terhadap semangat juang para pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia yang telah bekerja keras demi meningkatkan taraf hidup mereka,” ucap Direktur Utama PNM Arief Mulyadi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

    Arief mengatakan penghargaan itu juga merupakan hasil kerja keras dari seluruh insan PNM di lapangan yang terus membantu, mendampingi, dan menginspirasi masyarakat.

    “Dengan semangat tumbuh, peduli, menginspirasi, kami akan terus memperluas dampak positif PNM bagi masyarakat dan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional,” ungkapnya.

    Sementara itu, Direktur Bisnis PNM Prasetya Sayekti menyampaikan penghargaan itu merupakan bukti nyata dan komitmen PNM dalam mendampingi para pelaku usaha mikro untuk tumbuh bersama.

    “Melalui PNM Mekaar, kami tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga pendampingan intensif untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka. Kami percaya pemberdayaan yang berkelanjutan adalah kunci untuk menciptakan transformasi sosial yang lebih baik,” ujarnya.

    Penghargaan itu merupakan pengakuan atas dedikasi PNM dalam memberdayakan masyarakat melalui program unggulannya, PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

    Program tersebut tidak hanya menawarkan pembiayaan kepada pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia, tetapi juga memberikan pendampingan yang berkelanjutan.

    Dengan mengedepankan tiga pilar utama, yaitu pembiayaan, pendampingan, dan penguatan jaringan, PNM terus membangun kebersamaan dan mendukung pertumbuhan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

    Dengan penghargaan itu, PNM semakin berkomitmen untuk melanjutkan inovasi dan kontribusi nyata dalam memberdayakan masyarakat seperti memperkuat UMKM dan membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi Indonesia.

    Pewarta: Benardy Ferdiansyah
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024

  • Mensos bertemu Wamen BUMN perkuat program perlindungan sosial

    Mensos bertemu Wamen BUMN perkuat program perlindungan sosial

    ANTARA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima kunjungan Wakil Menteri Bumn Kartika Wirjoatmodjo di Kantor Kemensos Jakarta, Kamis (5/12). Keduanya mendiskusikan penguatan program perlindungan sosial, salah satunya  perihal penyaluran bansos pada 2025.
    (Sanya Dinda Susanti/Suci Nurhaliza/Arif Prada/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)

  • Ketua DPR: LPI didirikan untuk perkuat kapasitas pembangunan nasional

    Ketua DPR: LPI didirikan untuk perkuat kapasitas pembangunan nasional

    Pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) merupakan amanat omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja.

    Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan bahwa Lembaga Pengelola Investasi (LPl) didirikan untuk memperkuat kapasitas pembangunan nasional.

    Hal itu disampaikan Puan saat memimpin DPR bertemu dengan Panitia Seleksi (Pansel) Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Pengelola Investasi LPl di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Gedung Nusantara I, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.

    Pertemuan ini dalam rangka konsultasi antara Pansel dan DPR guna membahas pergantian anggota Dewas LPI dari unsur profesional.

    “LPI didirikan untuk memperkuat kapasitas pembiayaan pembangunan nasional, yang dikelola secara korporasi dan profesional. LPI membutuhkan orang profesional yang ahli di bidangnya tersebut,” kata Puan dalam keterangannya.

    Puan mengatakan bahwa pertemuan pada hari Selasa ini dalam rangka pemberian nama calon anggota Dewas LPI yang telah disepakati Pansel kepada DPR untuk dikonsultasikan sebelum calon terpilih nantinya dilantik oleh Presiden.

    Dua calon anggota Dewas LPI yang telah dijaring Pansel adalah Erwandi Hendarta dan Timur Sukimo juga turut hadir dalam pertemuan ini.

    Pemerintah membentuk Pansel Anggota Dewas LPI karena masa jabatan 3 tahun untuk Yozua Makes akan berakhir pada tanggal 22 Januari 2025.

    Hal itu sesuai amanat UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, Pemerintah harus melakukan konsultasi dengan DPR untuk membahas calon anggota Dewas LPI.

    Dua calon anggota Dewas LPI dari unsur profesional yang telah dipilih Pansel memiliki pengalaman masing-masing di bidangnya.

    Erwandi Hendarta saat ini menjabat sebagai senior partner and the Head of Finance & Projects Practice Group in Hadiputranto, Hadinoto & Partners diketahui memiliki pengalaman mendalam di bidang hukum.

    Sementara itu, Timur Sukimo memiliki pengalaman di bidang hukum dan pengawasan, antara lain, sebagai komisaris independen Garuda Indonesia.

    Puan berharap bagi siapa saja yang terpilih nanti sebagai anggota dewas untuk membantu menunjang kinerja LPI.

    Berdasarkan Pasal 165 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, pembentukan Lembaga Pengelola Investasi bertujuan untuk meningkatkan nilai aset secara jangka panjang dalam rangka mendukung pembangunan secara berkelanjutan.

    “Pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF) merupakan amanat omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja,” ujarnya.

    Dewas di lembaga ini sendiri bertugas melakukan seleksi dan pengangkatan dewan direktur yang bertanggung jawab dalam melaksanakan operasionalisasi LPI.

    Selain itu, Dewas LPI juga bertugas untuk menyusun pengaturan dasar-dasar pengelolaan LPI sebagai landasan bagi kegiatan operasional lembaga tersebut.

    Puan ingin anggota dewas baru nanti dapat memberi pengawasan terbaik kepada LPI dalam upaya meningkatkan investasi Indonesia dan menggerakkan perekonomian Indonesia, serta menyerap tenaga kerja.

    “LPI harus bisa menarik dana investasi untuk negara dan membantu menggerakkan ekonomi Indonesia, serta mengatasi pengangguran sesuai semangat UU Cipta Kerja,” tutup Puan.

    Sebagai informasi, LPI dinakhodai oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

    Hadir dalam pertemuan ini, Sri Mulyani, Wamenkeu Suahasil Nazara, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN) Rionald Silaban, serta seluruh perwakilan fraksi DPR RI.

    Pewarta: Narda Margaretha Sinambela
    Editor: D.Dj. Kliwantoro
    Copyright © ANTARA 2024

  • AHY Sebut Pembangunan 3 Juta Rumah Bakal Dilakukan Bertahap

    AHY Sebut Pembangunan 3 Juta Rumah Bakal Dilakukan Bertahap

    Jakarta

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menanggapi terkait target pembangunan program tiga juta rumah pada 2025 mencapai 800 unit. Pernyataan target tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2024.

    AHY menyebut pihaknya akan menyampaikan target dari program tersebut secara khusus. Dia menegaskan pembangunan program 3 juta rumah akan dilakukan secara bertahap.

    “Saya akan menyampaikan ini secara khusus supaya tidak salah statistik. Hal yang jelas memang ada program 3 juta rumah itu semua tentu harus ada step by step,” kata AHY saat ditemui di Hotel Mulia Jakarta, Minggu (1/12/2024).

    Dia pun menegaskan sebelum menyampaikan pernyataan resmi, perlu berkoordinasi lebih intens dengan pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

    “Bagi saya yang paling penting sebelum memberikan statement resmi saya harus duduk lebih intens lagi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Yang jelas nanti kita akan bisa jelaskan step by step ya,” jelas AHY.

    Sebelumnya, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo menyebut sebanyak 800 unit rumah ditargetkan dibangun pada 2025. Target tersebut masuk dalam program prioritas pemerintah, yakni program tiga juta rumah.

    Tiko menjelaskan pihaknya bersama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman terus bekerja sama dalam merealisasikan target tersebut.

    “Ini ekosistem besar yang saya selama beberapa hari ini dengan Pak Maruarar Sirait, Menteri Perumahan, sudah menggagas bagaimana kerjasama antara pemerintah, BUMN, dan swasta untuk membangun tiga juta rumah dengan target di tahun 2025 nanti ada 800 ribu dulu,” kata Tiko dalam acara Rapimnas Kadin 2024 di Hotel Mulia Jakarta, Minggu (1/12/2024).

    (kil/kil)