Tag: Kai

  • Kota Kudus, dulu dilewati kereta api

    Kota Kudus, dulu dilewati kereta api

    Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

    Kota Kudus, dulu dilewati kereta api
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Selasa, 24 Juni 2025 – 14:42 WIB

    Elshinta.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang bersama komunitas pecinta kereta api Indonesian Railways Preservation Society (IRPS), Kereta Anak Bangsa (KAB), Komunitas Cerita Kudus Kota, dan Lelana Walking Tour melaksanakan kegiatan bertajuk Telusuri Jejak Kereta Api di Kudus pada Minggu, 22 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 60 peserta dari berbagai kalangan yang antusias menelusuri sisa-sisa sejarah kejayaan perkeretaapian di Kota Kudus, Jawa Tengah.

    Dalam napak tilas ini, para peserta menyusuri rute sejauh 2 kilometer dari kawasan eks Stasiun Kliwon (stasiun kereta api pertama di Kudus) menuju eks Stasiun Kudus di kawasan Wergu. Sepanjang perjalanan, peserta diajak menyaksikan langsung sisa-sisa peninggalan bersejarah seperti jalur rel lama, bangunan-bangunan bekas operasional kereta api, perangkat persinyalan, serta jembatan besi peninggalan masa kolonial yang hingga kini masih berdiri kokoh.

    Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menggali, melestarikan, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai sejarah panjang perkeretaapian di Tanah Air, khususnya di Kota Kudus.

    “Banyak generasi muda maupun warga Kudus sendiri yang belum mengetahui bahwa daerah ini dulu memiliki jaringan kereta api trem yang cukup maju dan bahkan memiliki stasiun besar yang menjadi denyut transportasi dan perekonomian wilayah ini. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka kembali ingatan sejarah itu agar tidak hilang ditelan zaman,” ungkap Franoto.

    Mengenal Sekilas Sejarah Perkeretaapian di Kudus

    Jejak perkeretaapian di Kudus tak lepas dari kehadiran perusahaan trem swasta Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij (SJS) yang mengembangkan jaringan trem di wilayah ini sejak akhir abad ke-19. Jalur pertama dibangun dari Semarang menuju Joana, melintasi Demak, Kudus, dan Pati, sepanjang total 87,2 km. Stasiun Kudus diresmikan bersamaan dengan pembukaan lintas Demak-Kudus pada 15 Maret 1884.

    Menariknya, stasiun pertama di Kudus, dikenal sebagai Stasiun Kliwon yang dibangun dari kayu sederhana, berdekatan dengan Alun-Alun dan Pabrik Gula Rendeng sebagai bagian dari strategi SJS untuk menghubungkan pusat produksi gula dengan pelabuhan ekspor. Seiring pertumbuhan kota, jalur trem dan stasiun dipindahkan ke Wergu pada tahun 1919 dengan bangunan baru yang lebih megah lengkap dengan kanopi besi berhias kaca berwarna, menjadikannya salah satu stasiun paling modern pada masanya.

    Setelah masa kejayaannya, perlahan-lahan aktivitas perkeretaapian di Kudus menurun, hingga akhirnya stasiun berhenti beroperasi pada 1980-an.

    Ketua IRPS Korwil Semarang, Bachtiar Yosanto, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Kudus pernah menjadi bagian penting dalam sejarah transportasi kereta api di Jawa Tengah.

    “Banyak yang tidak tahu kalau dulu di sini ada jalur kereta api aktif, bahkan stasiun besar yang kini masih ada bekasnya. Ini aset sejarah yang sangat layak untuk diangkat kembali, baik sebagai bahan edukasi, wisata sejarah, maupun bagian dari identitas kota Kudus,” jelas Bachtiar.

    Melalui kegiatan ini, KAI Daop 4 Semarang dan komunitas berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian situs sejarah perkeretaapian sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

    “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan berkala dan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemerintah daerah dan generasi muda, agar sejarah panjang perkeretaapian Indonesia tetap hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Franoto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Selasa (24/6). 

    Sumber : Radio Elshinta

  • Ramai Dikaitkan Kondisi Jokowi, Apa Beda Steven Johnson Syndrome dan Alergi Kulit?

    Ramai Dikaitkan Kondisi Jokowi, Apa Beda Steven Johnson Syndrome dan Alergi Kulit?

    Jakarta

    Warganet ramai menyoroti kondisi kulit Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo. Banyak spekulasi mencuat salah satunya dikaitkan dengan penyakit langka dan serius yakni Stevens-Johnson Syndrome (SJS).

    Ajudan Presiden, Komisaris Polisi Syarif Fitriansyah, belakangan membantah kabar tersebut dan memastikan secara fisik Jokowi dinyatakan sehat. Adapun perbedaan yang tampak pada kulit wajah dikaitkan dengan alergi kulit yang tidak serius.

    “Wah hoaks itu, nggak benar,” tegasnya kepada wartawan baru-baru ini.

    Terlepas dari kabar yang beredar di media sosial, memang apa sih bedanya SJS dengan alergi kulit ringan? Spesialis penyakit dalam yang juga pakar alergi dan imunologi Prof Iris Rengganis, SpPD-KAI ikut buka suara.

    Menurut Prof Iris, Stevens Johnson Syndrome adalah reaksi hipersensitivitas berat yang salah satunya bisa dipicu karena penggunaan obat, jelas berbeda dengan alergi kulit biasa.

    Secara kasat mata, juga terdapat perbedaan jelas gejala akibat SJS dengan alergi kulit.

    Beberapa gejala khas yang cukup mudah dikenali, di antaranya:

    Ruam merah yang menyebar di seluruh tubuhLepuhan dan pengelupasan kulit seperti luka bakarLuka di rongga mulut, mata, dan area kelamin

    Keluhan tersebut diikuti demam tinggi hingga 38 derajat celsius akibat reaksi inflamasi atau peradangan. Pasien SJS juga kerap musah lelah, lemas, mengalami nyeri mulut hingga sakit di bagian kepala.

    Semakin lama ditangani, semakin mungkin gejala terus menyebar ke daerah lain yang juga memicu area mata terasa tak nyaman bahkan hisa membuat gangguan penglihatan.

    “Karena kulit yang melepuh dan mengelupas, pasien SJS sangat rentan terkena infeksi. Di luar negeri, pasien SJS bahkan sering dirawat di unit luka bakar, bukan karena terbakar, tapi karena perlindungan terhadap infeksi menjadi sangat penting jika lapisan kulit terbuka,” sorot Prof Iris menegaskan penanganan pasien SJS perlu secara multidisiplin atau oleh beberapa dokter dan ahli.

    Next: Kelompok orang berisiko Steven Johnson Syndrome

    SJS tidak memandang usia maupun jenis kelamin. Anak-anak, dewasa, pria, maupun wanita semua berpotensi mengalami SJS, tergantung pada tingkat sensitivitas tubuh masing-masing.

    Tidak seperti alergi biasa yang gatal dan bentol, SJS tidak disertai rasa gatal, melainkan lepuhan kulit parah, seperti kulit terbakar.

    Beberapa obat yang sering memicu SJS, menurut Prof Iris, khususnya pada orang yang sensitif, antara lain:

    Obat asam urat: allopurinolObat pereda nyeri: piroxicam, meloxicamAntibiotik: penisilin, sulfaObat antivirus: nevirapineObat antikejang: fenitoin, dan lainnya

    Biasanya, pasien SJS sudah memiliki riwayat konsumsi obat tertentu, sehingga penting dilakukan penelusuran obat yang dikonsumsi sebelum gejala muncul.

    Karena kompleksitasnya, penanganan SJS memerlukan kerja sama tim dokter dari berbagai spesialisasi. Pasien biasanya memerlukan rawar inap intensif, pemberian cairan yang cukup, obat-obatan suntik untuk mengatasi peradangan, perawatan luka di kulit, mulut, dan mata. Lalu, kontrol kebersihan mulut secara khusus.

    Kebersihan mulut sangat penting karena luka di area ini bisa menyebabkan nyeri hebat dan mengganggu makan, minum, hingga berbicara.

    Simak Video “Video: Mengenal Jenis Alergi Kulit, Biduran Hingga Stevens Johnson Syndrome”
    [Gambas:Video 20detik]

  • Liburan Sekolah Naik Kereta Api, Ada Diskon dan Perhatikan Ketentuan Bagasi

    Liburan Sekolah Naik Kereta Api, Ada Diskon dan Perhatikan Ketentuan Bagasi

    Bisnis.com, JAKARTA – Menyambut masa libur sekolah, PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang. Hal ini termasuk memperhatikan ketentuan bagasi dan memanfaatkan promo tarif yang tersedia.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa setiap pelanggan diperbolehkan membawa bagasi tanpa dikenakan bea. Ketentuannya adalah maksimal berat 20 kg, volume 100 dm³ (dimensi 70x48x30 cm), dan paling banyak 4 koli.

    “Jika saat boarding pelanggan membawa bagasi yang melebihi batas tersebut, maka akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp10.000/kg untuk kelas eksekutif, Rp6.000/kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000/kg untuk kelas ekonomi,” katanya melalui keterangan pers, Minggu (22/6/2025).

    Anne menjelaskan bahwa barang bawaan dapat diletakkan di rak atas tempat duduk atau area lain yang tidak mengganggu keselamatan dan kenyamanan penumpang lain. Untuk bagasi berbayar, batas maksimalnya adalah 40 kg dengan volume hingga 200 dm³.

    Apabila melebihi batas tersebut, pelanggan disarankan menggunakan layanan ekspedisi seperti KAI Logistik agar perjalanan tetap nyaman dan sesuai ketentuan.

    KAI juga mengingatkan bahwa beberapa barang dilarang dibawa ke dalam kereta, termasuk:

    • Binatang hidup

    • Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif

    • Senjata api/tajam

    • Benda mudah meledak/terbakar

    • Barang berbau menyengat atau berpotensi mengganggu penumpang lain

    • Barang yang dilarang peraturan perundang-undangan atau dinilai tidak layak oleh petugas boarding

    Pada momen liburan kali ini, KAI memiliki tarif diskon 30% untuk perjalanan kereta api kelas ekonomi komersial. Program tersebut mendapat sambutan positif. 

    Hingga hari ini pukul 10.00 WIB, tambah Anne, KAI mencatat 1.320.011 tiket telah terjual dari total 3.529.612 kursi yang disediakan. 

    Artinya, 37% dari kapasitas telah dipesan. Angka tersebut diperkirakan terus bertambah seiring dimulainya libur sekolah di berbagai wilayah.

    Diskon ini berlaku untuk perjalanan hingga 31 Juli 2025 dan pemesanan bisa dilakukan melalui aplikasi Access by KAI dan situs resmi booking.kai.id.

    “Kami mengajak pelanggan untuk segera merencanakan perjalanan liburannya dan memanfaatkan promo ini sebelum kehabisan,” tutup Anne.

  • 14 KA jarak jauh berhenti di Jatinegara di HUT Jakarta

    14 KA jarak jauh berhenti di Jatinegara di HUT Jakarta

    Arsip foto – Kereta api jarak jauh (KAJJ) memasuki jalur kedatangan (kanan) di Stasiun Jatinegara, Jakarta, Rabu (6/11/2024). ANTARA FOTO/Aditya Nugroho/sgd/Spt.

    14 KA jarak jauh berhenti di Jatinegara di HUT Jakarta
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Minggu, 22 Juni 2025 – 11:45 WIB

    Elshinta.com – Sebanyak 14 kereta api jarak jauh (KAJJ) keberangkatan dari Stasiun Gambir akan berhenti di Stasiun Jatinegara untuk melayani penumpang yang naik dari stasiun tersebut saat HUT Ke-498 Kota Jakarta pada Minggu.

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko di Jakarta menjelaskan bahwa rekayasa ini bersifat sementara dan hanya berlaku pada hari ini untuk mempermudah akses penumpang menuju perjalanan kereta api.

    Langkah ini diambil sebagai bentuk peningkatan pelayanan dan antisipasi terhadap kemungkinan ada kendala akses jalan ke Stasiun Gambir saat perayaan HUT Ke-498 Kota Jakarta yang dipusatkan di kawasan Lapangan Banteng.

    Ixfan mengimbau kepada penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Gambir untuk mempertimbangkan keberangkatan dari Stasiun Jatinegara, terutama bagi mereka yang terdampak kemacetan di sekitar kawasan Lapangan Banteng.

    “Dengan adanya pemberhentian tambahan ini, diharapkan pelanggan tetap dapat melakukan perjalanan dengan lancar,” ujar Ixfan.

    Adapun KA yang berhenti di Stasiun Jatinegara hari ini, yakni KA 38 Brawijaya relasi Gambir-Malang yang berangkat pukul 15.46 WIB dan KA 8 Bima relasi Gambir-Surabaya Gubeng yang berangkat pukul 17.00 WIB.

    Lalu KA 36 Gajayana relasi Gambir-Malang yang berangkat pukul 17.00 WIB.

    Selanjutnya, KA 124 Cakrabuana relasi Gambir-Purwokerto, berangkat pukul 17.00 WIB, KA 42 Sembrani relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi berangkat pukul 17.00 WIB serta KA 32 Pandalungan relasi Gambir-Jember yang berangkat pukul 17.00 WIB.

    Kemudian, KA 4 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi berangkat pukul 17.00 WIB, KA 14 Argo Lawu relasi Gambir-Solo, berangkat pukul 17.00 WIB dan KA 54 Purwojaya relasi Gambir-Kroya yang berangkat pukul 17.00 WIB.

    Selanjutnya, KA 48 Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta berangkat pukul 17.00 WIB, KA 120 Gunung Jati relasi Gambir-Cirebon berangkat pukul 17.00 WIB dan KA 64 Manahan relasi Gambir-Solo berangkat pukul 17.00 WIB.

    Selain itu, KA 30F Argo Anjasmoro relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi berangkat pukul 17.00 WIB dan KLB KP/7002B Gajayana Tambahan relasi Gambir-Malang yang berangkat pukul 17.00 WIB.

    Sumber : Antara

  • Rute KA BIAS Diusulkan Sampai ke Stasiun Caruban untuk Mudahkan Akses Masyarakat Madiun

    Rute KA BIAS Diusulkan Sampai ke Stasiun Caruban untuk Mudahkan Akses Masyarakat Madiun

    Liputan6.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mengusulkan rute Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo atau KA BIAS diperpanjang hingga ke Stasiun Caruban di mana saat ini baru sampai ke Stasiun Madiun.

    Usulan Pemkab Madiun untuk memperpanjang rute KA BIAS hingga ke Stasiun Caruban tersebut diajukan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) seiring banyaknya aspirasi masyarakat yang menginkan akses langsung ke bandara.

    “Pengajuan usulan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang menginginkan akses transportasi langsung ke bandara dari wilayah Caruban Kabupaten Madiun,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun Supriyadi, di Madiun, Selasa (17/6/2025).

    Saat ini, surat usulan tersebut telah dilayangkan ke KAI Pusat, selain itu Pemkab Madiun juga telah melakukan koordinasi dengan PT KAI Daop 7 Madiun.

    PT KAI Daop 7 Madiun membenarkan adanya pengajuan rute tersebut dari Pemkab Madiun. Pihak Daop 7 Madiun juga telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi dengan pemkab.

    “Kami sudah beberapa kali melakukan koordinasi dengan Pemkab Madiun terkait usulan perpanjangan rute KA BIAS tersebut ke Caruban,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul.

     

  • HUT Jakarta, 14 KA jarak jauh berhenti di Stasiun Jatinegara

    HUT Jakarta, 14 KA jarak jauh berhenti di Stasiun Jatinegara

    Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 14 kereta api jarak jauh (KAJJ) keberangkatan dari Stasiun Gambir akan berhenti di Stasiun Jatinegara untuk melayani penumpang yang naik dari stasiun tersebut saat HUT Ke-498 Kota Jakarta pada Minggu.

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko di Jakarta menjelaskan bahwa rekayasa ini bersifat sementara dan hanya berlaku pada hari ini untuk mempermudah akses penumpang menuju perjalanan kereta api.

    Langkah ini diambil sebagai bentuk peningkatan pelayanan dan antisipasi terhadap kemungkinan ada kendala akses jalan ke Stasiun Gambir saat perayaan HUT Ke-498 Kota Jakarta yang dipusatkan di kawasan Lapangan Banteng.

    Ixfan mengimbau kepada penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Gambir untuk mempertimbangkan keberangkatan dari Stasiun Jatinegara, terutama bagi mereka yang terdampak kemacetan di sekitar kawasan Lapangan Banteng.

    “Dengan adanya pemberhentian tambahan ini, diharapkan pelanggan tetap dapat melakukan perjalanan dengan lancar,” ujar Ixfan.

    Adapun KA yang berhenti di Stasiun Jatinegara hari ini, yakni KA 38 Brawijaya relasi Gambir-Malang yang berangkat pukul 15.46 WIB dan KA 8 Bima relasi Gambir-Surabaya Gubeng yang berangkat pukul 17.00 WIB.

    Lalu KA 36 Gajayana relasi Gambir-Malang yang berangkat pukul 17.00 WIB.

    Selanjutnya, KA 124 Cakrabuana relasi Gambir-Purwokerto, berangkat pukul 17.00 WIB, KA 42 Sembrani relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi berangkat pukul 17.00 WIB serta KA 32 Pandalungan relasi Gambir-Jember yang berangkat pukul 17.00 WIB.

    Kemudian, KA 4 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi berangkat pukul 17.00 WIB, KA 14 Argo Lawu relasi Gambir-Solo, berangkat pukul 17.00 WIB dan KA 54 Purwojaya relasi Gambir-Kroya yang berangkat pukul 17.00 WIB.

    Selanjutnya, KA 48 Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta berangkat pukul 17.00 WIB, KA 120 Gunung Jati relasi Gambir-Cirebon berangkat pukul 17.00 WIB dan KA 64 Manahan relasi Gambir-Solo berangkat pukul 17.00 WIB.

    Selain itu, KA 30F Argo Anjasmoro relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi berangkat pukul 17.00 WIB dan KLB KP/7002B Gajayana Tambahan relasi Gambir-Malang yang berangkat pukul 17.00 WIB.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KRL di Tangerang Tertabrak Truk Box, Pihak KAI Bakal Tempuh Jalur Hukum

    KRL di Tangerang Tertabrak Truk Box, Pihak KAI Bakal Tempuh Jalur Hukum

    TANGERANG – Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan antara Stasiun Tangerang-Batu Ceper, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Jumat, 20 Juni.

    Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Lasono mengatakan kejadian itu terjadi saat KRL melaju dari Stasiun Tangerang menuju Stasiun Duri Kosambi. Namun, setibanya di lokasi kejadian, KRL itu bersenggolan dengan truk box tersebut.

    “Di Perlintasan Tanah Tinggi ada box, ada truk box kesenggol (KRL). Ketabrak bagian belakangnya truk,” kata Prapto saat dikonfirmasi, Jumat, 20 Juni.

    Setelah tabrakan itu, kata Prapto, bagian belakang truk tersebut mental hingga membentur dua sepeda motor.

    Beruntung kedua pengendara itu hanya mengalami luka ringan. Sementara itu untuk sopir truk berinisial S mengalami luka bagian tangan kanan.

    “Untuk sopir S sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan kedua korban lainnya masih dirawat di RS Sari Asih, Cipondoh, Tangerang,” katanya.

    Saat ini pihaknya masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut. Ia menyebut petugas palang pintu kereta di lokasi tengah dilakukan pemeriksaan.

    Tak hanya itu sejumlah barang bukti seperti dua sepeda motor hingga truk box telah diamankan.

    “Itu masih kita selidiki ya, makanya tukang palang pintu sampai saat ini diperiksa polisi dan KAI, kita juga kaitkan dengan keterangan saksi. Total saksi yang diperiksa ada 3,” ujar Prapto.

    Pihak KAI Bakal Tempuh Jalur Hukum

    Manajer Humas KAI Commuter Leza Arlan mengatakan petugas di lokasi kejadian mengevakuasi truk dan memperbaiki prasarana jalur rel. Akibatnya, terjadi keterlambatan perjalanan KRL selama 35 menit.  

    “Pada pukul 07.16 WIB jalur rel sudah kembali dapat dilalui perjalanan Commuter Line,” terang Leza.

    Sementara itu, masinis KRL yang terlibat kecelakaan tersebut mengalami luka-luka. Oleh sebab itu dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan.

    Pihak KAI pun bakal menempuh proses hukum atas insiden ini. Sebab, pengendara truk dinilai abai sehingga menyebabkan kecelakaan.

    “KAI Commuter akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melanjutkan proses hukum atas kejadian ini,” kata Leza.

  • Terpopuler, Tarif MRT, LRT, TJ Rp1 hingga Formula E Jakarta 2025

    Terpopuler, Tarif MRT, LRT, TJ Rp1 hingga Formula E Jakarta 2025

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah berita unggulan akhir pekan untuk disimak, Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta hanya Rp1 saat HUT Jakarta 22 Juni hingga Formula E Jakarta 2025.

    Berikut berita-berita unggulan tersebut:

    1.⁠ ⁠Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta hanya Rp1 saat HUT Jakarta 22 Juni

    Provinsi DKI Jakarta menetapkan tarif khusus sebesar Rp1 untuk layanan angkutan umum MRT, LRT dan Transjakarta pada Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-498 Kota Jakarta pada 22 Juni 2025.

    Kebijakan penetapan tarif Rp1 ini juga didukung dengan perpanjangan jam operasional di sejumlah rute.

    Baca selengkapnya di sini

    2.⁠ ⁠Hoaks uang Rupiah edisi 80 tahun Kemerdekaan RI

    Video uang kertas yang diklaim sebagai pecahan Rupiah edisi HUT ke-80 Republik Indonesia beredar luas di media sosial pada Juni 2025. Uang kertas dengan dominasi warna abu-abu dan putih itu, di antaranya menampilkan gambar peta, bendera, serta lambang negara Indonesia.

    Faktanya, Bank Indonesia (BI) membantah menerbitkan uang terbaru dengan nominal 80 ribu Rupiah.

    Baca selengkapnya di sini

    3.⁠ ⁠KPK panggil Gubernur Jatim Khofifah jadi saksi kasus dana hibah

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (KIP) sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim tahun anggaran 2021–2022.

    Selain Khofifah, Budi mengatakan bahwa KPK turut memanggil Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Timur berinisial AM sebagai saksi kasus tersebut.

    Baca selengkapnya di sini

    4.⁠ ⁠KAI Commuter Line tempuh jalur hukum atas kecelakaan di Tangerang

    Manajemen PT KAI Commuter Line menempuh jalur hukum atas kecelakaan Commuter Line Tangerang Nomor 1907 relasi Tangerang-Duri dengan truk di JPL 27, tepatnya di KM 18+000 antara Stasiun Tangerang-Batuceper, pada Jumat sekitar pukul 05.11 WIB.

    Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan menambahkan atas kejadian tersebut, masinis mengalami luka dan terjadi kerusakan pada sarana Commuter Line tersebut.

    Baca selengkapnya di sini

    5.⁠ ⁠Formula E Jakarta 2025: Jadwal, format balapan, dan teknologi terbaru

    Ajang balap mobil listrik dunia, ABB FIA Formula E World Championship atau yang dikenal sebagai Formula E, kembali digelar di Jakarta pada 21 Juni 2025. Balapan yang akan berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara ini menjadi bagian dari kalender resmi musim ke-11 Formula E.

    Baca selengkapnya di sini

    Pewarta: Tiara Hana Pratiwi
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kriminal kemarin, motif suami bunuh istri hingga tawuran di Jaksel

    Kriminal kemarin, motif suami bunuh istri hingga tawuran di Jaksel

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah berita kriminal terjadi di wilayah DKI Jakarta pada Jumat (20/6) yang masih menarik dibaca kembali hari ini mulai dari motif suami berinisial JN (36) membunuh istrinya berinisial RK (25) di Tangerang Selatan hingga terjadinya tawuran di Jalan Dr Saharjo, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Berikut berita selengkapnya:

    1. Suami bunuh istri di Tangsel motifnya cemburu

    Seorang suami berinisial JN (36) tega membunuh istrinya berinisial RK (25) di Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel) , Banten pada Senin (16/6), motifnya cemburu.

    “Berdasarkan keterangan tersangka karena cemburu, istrinya (korban) selingkuh,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    2. Korban penyabetan di Radio Dalam diduga terkait tawuran

    Korban penyabetan berinisial FA (15), oleh orang tak dikenal di kawasan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan diduga karena tawuran.

    “Dari hasil penyelidikan di lapangan, kemungkinan besar ini aksi tawuran antar remaja. Terlihat dari kejar-kejaran hingga terjadi penyabetan seperti yang tampak di kamera pengawas (close circuit television/CCTV),” kata Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru Kompol Suparmin kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    3. Polisi ungkap kronologi pencemaran nama baik yang dialami Coach Justin

    Polda Metro Jaya mengungkapkan kronologi pencemaran nama baik yang dialami oleh pengamat sepak bola Indonesia Justinus Lhaksana (57) berawal pada April 2025.

    “Bahwa terdapat beberapa akun Facebook, Instagram, X dan Tiktok banyak yang membuat postingan yang berisi pencemaran nama baik dan atau fitnah yang ditujukan kepada pelapor,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    4. KAI Commuter Line tempuh jalur hukum atas kecelakaan di Tangerang

    Manajemen PT KAI Commuter Line menempuh jalur hukum atas kecelakaan Commuter Line Tangerang Nomor 1907 relasi Tangerang-Duri dengan truk di JPL 27, tepatnya di KM 18+000 antara Stasiun Tangerang-Batuceper, pada Jumat sekitar pukul 05.11 WIB.

    “KAI Commuter akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melanjutkan proses hukum atas kejadian ini,” kata Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    5. Satu orang kepalanya terluka akibat tawuran di Jaksel

    Salah satu warga berinisial A (30) kepalanya terluka akibat tawuran di Jalan Dr Saharjo, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat petang.

    “Untuk korban memang larinya ke Setiabudi, korban luka di kepala. Tidak tewas,” kata Kapolsek Setiabudi Kompol Firman kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

    Berita selengkapnya klik di sini

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kronologi KRL Tabrak Truk di Perlintasan Kereta Tangerang – Page 3

    Kronologi KRL Tabrak Truk di Perlintasan Kereta Tangerang – Page 3

    Saat ini pihaknya masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut. Prapto menyebut, petugas palang pintu kereta di lokasi tengah dilakukan pemeriksaan juga

    Tak hanya itu sejumlah barang bukti seperti dua sepeda motor hingga truk box telah diamankan.

    “Itu masih kita selidiki ya, makanya tukang palang pintu sampai saat ini diperiksa polisi dan KAI, kita juga kaitkan dengan keterangan saksi. Total saksi yang diperiksa ada 3,” ujar Prapto.

    Akibat kecelakaan tersebut, kaca depan atau bagian masinis KRL pun retak dan rusak di sejumlah bagian. Sempat ada penundaan keberangkatan akibat insiden tersebut.