Tag: Kai

  • Kemarin, investasi Temasek hingga reklamasi pulau di Batam distop

    Kemarin, investasi Temasek hingga reklamasi pulau di Batam distop

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah terus mendorong peningkatan investasi Temasek Holdings di Indonesia hingga proyek reklamasi dua pulau di Batam, Kepulauan Riau, dihentikan merupakan sejumlah pemberitaan ekonomi Sabtu (19/7) yang menarik disimak kembali pagi ini.

    Berikut rangkuman berita selengkapnya:

    1. Airlangga dorong pengembangan investasi Temasek Holdings di Indonesia

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong Temasek Holdings, sebagai perusahaan investasi global, untuk terus mengembangkan investasi di Indonesia.

    “Temasek memiliki peran penting bagi bisnis di Indonesia khususnya melalui skema ‘capital injection’ di beberapa perusahaan ‘start up’ tanah air. Pemerintah siap memfasilitasi langkah peningkatan investasi Temasek di dalam negeri,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

    Simak berita selengkapnya di sini.

    2. Mentrans sebut Brasil tertarik investasi sektor peternakan Sumba Timur

    Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyebut investor asal Brasil menyatakan ketertarikan untuk menanamkan modalnya pada sektor peternakan sapi di kawasan transmigrasi di Sumba Timur.

    “Mereka mengatakan cocok sekali di Sumba Timur ini. Nanti akan coba kami bantu seperti apa, supaya nanti bisa bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Iftitah di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Sabtu.

    Simak berita selengkapnya di sini.

    3. Mentan Amran: Kalau pangan terganggu negara bisa “runtuh”

    Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan ketahanan pangan adalah fondasi utama negara, sebab bila terganggu bisa menyebabkan keruntuhan, sehingga pembangunan pertanian harus dirancang hingga seribu tahun ke depan.

    “Kalau pangan terganggu, negara bisa runtuh. Itulah kenapa Presiden serius menggarap pertanian, bukan hanya untuk lima tahun ke depan, tapi untuk 1.000 tahun mendatang,” kata Mentan dalam kuliah umum ratusan mahasiswa, dosen, dan pimpinan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) di Majene, Sabtu.

    Simak berita selengkapnya di sini.

    4. KAI: 3 juta pelanggan gunakan diskon tiket KA Ekonomi komersil

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 3.003.636 pelanggan menggunakan diskon tiket 30 persen untuk kereta api ekonomi komersil sebagai program stimulus pemerintah dalam mendorong mobilitas masyarakat melalui transportasi publik.

    “Berdasarkan data Jumat, 18 Juli 2025 pukul 10.00 WIB, KAI mencatat sebanyak 3.003.636 tiket telah terjual dari total 3.529.612 kursi promo yang disediakan, atau setara 85 persen okupansi,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba dikutip di Jakarta, Sabtu.

    Simak berita selengkapnya di sini.

    5. KKP hentikan proyek reklamasi dua pulau di Batam

    Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara aktivitas proyek reklamasi di dua pulau yang ada di Kota Batam, Kepulauan Riau, yakni Pulau Kapal Besar, dan Pulau Kapal Kecil.

    Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) Pung Nugroho Saksono memimpin langsung pemasangan pelang penyegelan dan penghentian sementara aktivitas reklamasi di kedua pulau tersebut, Sabtu.

    Simak berita selengkapnya di sini.

    Pewarta: Uyu Septiyati Liman
    Editor: Adi Lazuardi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KAI: 3 juta pelanggan gunakan diskon tiket KA Ekonomi komersil

    KAI: 3 juta pelanggan gunakan diskon tiket KA Ekonomi komersil

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 3.003.636 pelanggan menggunakan diskon tiket 30 persen untuk kereta api ekonomi komersil sebagai program stimulus pemerintah dalam mendorong mobilitas masyarakat melalui transportasi publik.

    “Berdasarkan data Jumat, 18 Juli 2025 pukul 10.00 WIB, KAI mencatat sebanyak 3.003.636 tiket telah terjual dari total 3.529.612 kursi promo yang disediakan, atau setara 85 persen okupansi,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba dikutip di Jakarta, Sabtu.

    Dia menyampaikan diskon tersebut masih berlangsung hingga 31 Juli 2025. Promo itu berlangsung untuk perjalanan periode 5 Juni–31 Juli 2025 dan terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin bepergian dengan tarif lebih terjangkau.

    “Masih tersedia kesempatan bagi pelanggan yang ingin menikmati perjalanan hemat bersama kereta api,” ujar Anne.

    Anne menuturkan program itu menjadi bagian dari komitmen KAI dalam mendukung peningkatan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional.

    Dia menyampaikan penyediaan tarif promo bukan hanya bentuk program penjualan, tetapi merupakan strategi korporasi yang sejalan dengan arah pembangunan nasional.

    “Setiap kursi promo adalah cara KAI memperluas akses transportasi, memperkuat konektivitas, dan mendukung pemerataan pembangunan sebagaimana amanat pada Asta Cita Pemerintah,” ucap Anne.

    Sebagai moda transportasi massal andalan, kereta api dinilai mampu menciptakan multiplier effect yang luas, mulai dari mendorong aktivitas UMKM dan pariwisata, hingga menggerakkan sektor informal di sekitar stasiun.

    KAI menyebutkan lima daftar KA tambahan yang masih memiliki ketersediaan tempat duduk untuk periode promo tersebut pertama KA Cirebon Fakultatif (Cirebon – Gambir pergi-pulang/pp); kedua KA Tambahan Lempuyangan – Pasarsenen

    Kemudian, ketiga KA Tambahan Pasarsenen – Lempuyangan; keempat KA Tambahan Pasarsenen – Solo; dan kelima KA Tambahan Solo – Pasarsenen

    Ia menambahkan tiket promo dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI maupun situs resmi booking.kai.id. Seluruh proses pemesanan dilakukan secara digital, mudah diakses, dan aman.

    “Program ini juga menjadi bagian dari pendekatan customer-centric KAI dalam menyediakan layanan transportasi yang inklusif, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas,” kata Anne.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KAI modernisasi sarana tingkatkan keandalan-efisiensi operasional

    KAI modernisasi sarana tingkatkan keandalan-efisiensi operasional

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) melakukan modernisasi sarana perkeretaapian untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi operasional serta mendukung pelayanan transportasi publik yang aman, nyaman hingga tepat waktu.

    KAI memperkenalkan lokomotif hasil reverse engineering dalam rangkaian kegiatan Jambore Indonesian Railways Cyclist Community (IRCC) yang digelar di Balai Yasa Yogyakarta.

    “Ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan KAI dalam memperbarui dan memodernisasi sarana perkeretaapian untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi operasional,” kata Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana KAI John Robertho dikutip di Jakarta, Sabtu.

    Dia menyampaikan inovasi dalam dunia transportasi merupakan langkah strategis yang tidak dapat dihindari untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

    “Keberhasilan program reverse engineering ini merupakan hasil dari inovasi insan KAI di Balai Yasa Yogyakarta yang terus berinovasi dan bertransformasi,” ujarnya.

    Melalui upaya itu, KAI berharap dapat menghadirkan layanan kereta api yang lebih andal, efisien, dan aman bagi seluruh pengguna transportasi tersebut.

    Lokomotif yang di-reverse adalah lokomotif legendaris CC 201 89 16, yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah perkeretaapian Indonesia sejak era 1980-an. Namun, seiring berjalannya waktu, performanya menurun akibat faktor usia.

    Oleh karena itu, KAI melakukan pembaruan menyeluruh untuk mengembalikan sekaligus meningkatkan kinerja lokomotif agar sesuai dengan kebutuhan operasional masa kini.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan salah satu elemen utama dalam reverse engineering ini adalah penerapan sistem Medha Excitation Propulsion (MEP) berbasis mikroprosesor. Teknologi itu menggantikan sistem eksitasi konvensional yang bersifat elektro-mekanis dan telah berusia puluhan tahun.

    “MEP memberikan daya hingga 2.100 HP dengan respons tenaga yang lebih cepat serta sistem kontrol yang lebih presisi. Teknologi ini juga terbukti lebih efisien dalam memaksimalkan energi sehingga berdampak langsung pada penghematan bahan bakar dan biaya operasional,” jelas Anne.

    Proses reverse ini juga mencakup penggantian generator DC lama dengan alternator, yang menghasilkan tegangan lebih stabil meskipun kecepatan mesin berubah-ubah. Sistem itu terbukti lebih hemat energi, lebih minim perawatan, dan meningkatkan performa lokomotif di berbagai kondisi medan dan beban.

    Teknologi MEP turut dilengkapi TFT Display yang memungkinkan pemantauan real-time terhadap parameter penting seperti tegangan, arus, tekanan udara sistem pengereman, dan lainnya.

    Fitur ini memungkinkan teknisi untuk melakukan diagnosis daring (online monitoring), mempercepat proses perawatan, dan mengurangi potensi gangguan layanan.

    Seluruh proses reverse engineering ini dilakukan oleh tenaga ahli KAI di Balai Yasa Yogyakarta.

    Setelah selesai, lokomotif telah melewati uji performa dan keselamatan sesuai dengan standar tinggi yang berlaku. Hasil uji menunjukkan performa lokomotif sangat baik dan siap mendukung operasional angkutan penumpang maupun barang.

    Dengan keberhasilan inisiatif ini, KAI berencana untuk memperluas implementasi teknologi MEP ke lokomotif lainnya secara bertahap.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api Masih Berlaku hingga 31 Juli, Ini Daftar Perjalanannya
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        19 Juli 2025

    Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api Masih Berlaku hingga 31 Juli, Ini Daftar Perjalanannya Megapolitan 19 Juli 2025

    Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api Masih Berlaku hingga 31 Juli, Ini Daftar Perjalanannya
    Penulis

    JAKARTA, KOMPAS.com –
    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1
    Jakarta
    kembali menghadirkan program promo berupa diskon tiket hingga 30 persen untuk Kereta Api (KA) Ekonomi Komersial non-subsidi.
    Promo ini masih berlaku hingga 31 Juli 2025, mencakup 29 perjalanan KA dari dan menuju Jakarta.
    “Saat ini ketersediaan tiket keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen masih cukup, sangat cocok untuk dimanfaatkan selama masa
    liburan
    sekolah,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, Sabtu (19/7/2025), dikutip dari
    Antara
    .
    Menurut Ixfan, program diskon ini merupakan bentuk dukungan KAI terhadap stimulus ekonomi nasional, sekaligus mendorong masyarakat menggunakan transportasi massal yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan.
    “Kami mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan promo tiket ini sebelum periode berakhir dan kuota kursi habis,” ujarnya.
    Promo ini berlaku untuk perjalanan KA dengan jadwal keberangkatan mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2025, dan pembelian tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI.
    Terdapat 11 kereta api ekonomi komersial dengan tarif diskon 30 persen, seluruhnya menggunakan armada generasi baru berbahan stainless steel:
    Harga tiket promo dimulai dari Rp 100 ribuan, menjadikan perjalanan jarak jauh lebih terjangkau selama musim libur sekolah.
    “Dengan memanfaatkan promo ini, masyarakat tidak hanya menikmati perjalanan yang lebih hemat, tetapi juga turut mendukung penggunaan transportasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” tutup Ixfan.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kenalkan Reverse Engineering di Jambore IRCC, KAI Perkuat Kinerja Operasional Kereta Lama

    Kenalkan Reverse Engineering di Jambore IRCC, KAI Perkuat Kinerja Operasional Kereta Lama

    Kenalkan Reverse Engineering di Jambore IRCC, KAI Perkuat Kinerja Operasional Kereta Lama
    Tim Redaksi
     
    KOMPAS.com
    – Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana PT Kereta Api Indonesia (
    KAI
    ) (Persero) John Robertho menyampaikan, inovasi dalam dunia transportasi merupakan langkah strategis yang tak terelakkan untuk menjawab perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat.
    Salah satu inovasi KAI yang menjawab tantangan modernitas dan mobilitas masyarakat adalah
    reverse engineering
    pada lokomotif-lokomotif lama.
    Lokomotif yang di-
    reverse
    adalah lokomotif legendaris CC 201 89 16 yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah perkeretaapian Indonesia sejak era 1980-an. 
    Seiring berjalannya waktu, performa lokomotif CC 201 89 16 menurun akibat faktor usia. 
    Oleh karena itu, KAI melakukan pembaruan menyeluruh untuk mengembalikan sekaligus meningkatkan kinerja lokomotif agar sesuai dengan kebutuhan operasional masa kini.
    “Melalui upaya ini, kami berharap dapat menghadirkan layanan kereta api yang lebih andal, efisien, dan tentunya aman bagi seluruh pelanggan,” ujar John dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (19/7/2025).
    Dia menyebutkan, keberhasilan program
    reverse engineering
    merupakan hasil dari inovasi Insan KAI di Balai Yasa Yogyakarta yang terus berinovasi dan bertransformasi. 
    KAI memperkenalkan lokomotif hasil
    reverse engineering
    dalam rangkaian kegiatan Jambore
    Indonesian Railways Cyclist Community
    (IRCC) yang digelar di Balai Yasa Yogyakarta, Sabtu. 
    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menambahkan, salah satu elemen utama dalam
    reverse engineering
    adalah penerapan sistem Medha Excitation Propulsion (MEP) berbasis mikroprosesor. 
    Teknologi itu menggantikan sistem eksitasi konvensional yang bersifat elektro-mekanis dan telah berusia puluhan tahun.
    “MEP memberikan daya hingga 2.100
    horsepower
    (HP) dengan respons tenaga yang lebih cepat serta sistem kontrol yang lebih presisi,” jelasnya. 
    Teknologi itu juga terbukti lebih efisien dalam memaksimalkan energi sehingga berdampak langsung pada penghematan bahan bakar dan biaya operasional.
    Dengan keberhasilan inisiatif tersebut, KAI berencana memperluas implementasi teknologi MEP ke lokomotif lainnya secara bertahap. 
    Hal itu menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menekan biaya pemeliharaan serta meningkatkan keandalan dan produktivitas sarana.
    Selain program
    reverse engineering
    , KAI juga tengah memperkuat sarana dengan mendatangkan 54 unit lokomotif baru tipe CC 205 produksi Progress Rail–Caterpillar Company dari Amerika Serikat. 
    Lokomotif itu dirancang untuk mendukung angkutan batu bara dan logistik di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung, serta memperkuat konektivitas logistik nasional hingga 2029.
    Anne mengatakan, sebanyak 13 unit pertama lokomotif CC 205 telah tiba di Pelabuhan Panjang, Lampung, pada Minggu (13/7/2025).
    “Saat ini tengah menjalani uji performa untuk memastikan kualitas dan keandalannya sebelum masuk layanan operasional,” jelasnya.
    Adapun proses
    reverse engineering
    juga mencakup penggantian generator DC lama dengan alternator, yang menghasilkan tegangan lebih stabil, meskipun kecepatan mesin berubah-ubah. 
    Sistem itu terbukti lebih hemat energi, lebih minim perawatan, dan meningkatkan performa lokomotif di berbagai kondisi medan dan beban.
    Teknologi MEP turut dilengkapi TFT Display yang memungkinkan pemantauan
    real-time
    terhadap parameter penting, seperti tegangan, arus, tekanan udara sistem pengereman, dan lainnya. 
    Fitur tersebut memungkinkan teknisi untuk melakukan diagnosis daring (
    online monitoring
    ), mempercepat proses perawatan, dan mengurangi potensi gangguan layanan.
    Seluruh proses
    reverse engineering
    tersebut dilakukan tenaga ahli KAI di Balai Yasa Yogyakarta. 
    Ketika proses
    reverse
    selesai, lokomotif telah melewati uji performa dan keselamatan sesuai dengan standar tinggi yang berlaku. 
    Hasil uji menunjukkan performa lokomotif sangat baik dan siap mendukung operasional angkutan penumpang maupun barang.
    Melalui strategi inovatif yang mengombinasikan
    reverse engineering
    terhadap sarana
    existing
     dan pengadaan sarana baru, KAI terus mendorong transformasi layanan perkeretaapian nasional yang tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan.
     
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • KAI Sumut gunakan PLTS di Stasiun Medan dukung energi hijau

    KAI Sumut gunakan PLTS di Stasiun Medan dukung energi hijau

    Dengan memanfaatkan energi matahari yang melimpah, kami berkontribusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca

    Medan (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara telah memasang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Stasiun Medan dengan kapasitas daya 40 kWp (kilowatt peak) dalam upaya mendukung energi hijau dan mewujudkan keberlanjutan lingkungan.

    Manajer Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin, di Medan, Sabtu, menyatakan bahwa pemasangan PLTS ini merupakan langkah nyata KAI Divre I Sumut dalam mendukung penerapan Environmental, Social and Governance (ESG) dalam pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT).

    “Kami berkomitmen menciptakan ekosistem bisnis yang lebih baik dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan energi matahari yang melimpah, kami berkontribusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus mewujudkan visi KAI, yaitu ‘Menggerakkan transportasi berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat’,” ujar As’ad.

    PLTS di Stasiun Medan menggunakan sistem On Grid, yang terhubung langsung ke jaringan listrik tanpa memerlukan baterai, sehingga sangat cocok untuk lokasi dengan akses jaringan listrik yang stabil.

    Panel surya dipasang pada struktur di atas atap stasiun, sehingga memaksimalkan pemanfaatan ruang tanpa mengganggu operasional stasiun.

    “Sistem ini dirancang untuk bekerja optimal di berbagai kondisi cuaca. Saat panas, suplai listrik mengandalkan tenaga matahari secara penuh. Sementara saat mendung atau hujan, sistem tetap mampu menyuplai energi sebesar 10-20 persen dari panel, dan sisanya dipasok dari listrik PLN,” kata As’ad.

    Seluruh sistem juga terintegrasi dengan aplikasi digital pemantauan energi, yang memungkinkan operator memantau daya masuk, konsumsi, serta cadangan energi secara real-time.

    Hal ini memberikan nilai tambah dalam efisiensi pengelolaan listrik dan transparansi operasional.

    Melalui pemasangan PLTS ini, KAI Divre I Sumut terus menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan bisnis yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

    Penerapan teknologi energi terbarukan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung program Energi Hijau di sektor transportasi publik.

    Selain pemasangan PLTS, KAI Divre I Sumut juga telah mengembangkan berbagai inisiatif ramah lingkungan lainnya, seperti penyediaan water station gratis di Stasiun Medan dan Tebing Tinggi, layanan face recognition untuk boarding tanpa tiket fisik di Stasiun Medan, serta fitur Carbon Footprint pada tiket kereta api.

    Pewarta: Juraidi
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pelabuhan Panjang Mulai Bongkar 13 Lokomotif Impor dari Amerika Serikat – Page 3

    Pelabuhan Panjang Mulai Bongkar 13 Lokomotif Impor dari Amerika Serikat – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Panjang di Bandar Lampung, Lampung kembali melaksanakan kegiatan bongkar lokomotif impor dari Amerika Serikat, yang dilakukan dari pertengahan Juli hingga akhir Desember 2025. 

    Kapal MV BBC Aquamarine yang mengangkut 13 unit lokomotif sandar di Pelabuhan Panjang, dan mulai dilakukan pembongkaran pada Kamis, 17 Juli 2025. 

    Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Panjang Doddy Setiawan mengatakan, pihaknya berkomitmen  memberikan pelayanan bongkar muat yang profesional, dengan pengawasan berbasis Health, Safety, Security, and Environment) HSSE yang ketat. 

    “Secara bertahap akan dilakukan  pengiriman dengan total 54 unit lokomotif untuk mendukung operasional PT Kereta Api Indonesia Regional Sumbagsel hingga akhir tahun 2025,” terangnya, Sabtu (19/7/2025).

    Doddy menambahkan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari yang dilakukan pada 2021. Dengan membongkar lokomotif impor sebanyak 4 unit milik PT KAI (Persero).

    Proses bongkar baru diawali dengan Safety Briefing yang diikuti oleh Tim HSSE PTP Cabang Panjang, Tim HSSE Regional 2 Panjang, serta tenaga kerja lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Dermaga A Terminal Multipurpose Pelabuhan Panjang.

    Lokomotif yang dibongkar akan dikirim melalui jalur kereta api terintegrasi dari lini II Pelabuhan Panjang menuju Stasiun Tanjung Karang, Bandar Lampung. Setiap unit lokomotif memiliki berat 109 ton dengan target pengiriman sebanyak 4 unit per hari.

    “Lokomotif ini ditujukan untuk mendukung angkutan barang, khususnya komoditas batu bara dan logistik lainnya yang terus tumbuh di wilayah Sumatera bagian selatan,” pungkas Doddy. 

     

     

  • Dukung energi hijau, KAI Sumut gunakan PLTS di Stasiun Medan

    Dukung energi hijau, KAI Sumut gunakan PLTS di Stasiun Medan

    Sumber foto: Misriadi/elshinta.com.

    Dukung energi hijau, KAI Sumut gunakan PLTS di Stasiun Medan
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Jumat, 18 Juli 2025 – 15:13 WIB

    Elshinta.com – Dalam upaya mendukung energi hijau dan mewujudkan keberlanjutan lingkungan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara telah memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Stasiun Medan. Sistem PLTS dengan kapasitas daya 40 kWp (kilowatt peak) ini mulai beroperasi sejak Mei 2025.

    Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin, menyatakan bahwa pemasangan PLTS ini merupakan langkah nyata KAI Divre I Sumut dalam mendukung penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT). 

    “Kami berkomitmen menciptakan ekosistem bisnis yang lebih baik dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan energi matahari yang melimpah, kami berkontribusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus mewujudkan visi KAI, yaitu ‘Menggerakkan transportasi berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat’,” ujar As’ad.

    PLTS di Stasiun Medan menggunakan sistem On Grid, yang terhubung langsung ke jaringan listrik tanpa memerlukan baterai, sehingga sangat cocok untuk lokasi dengan akses jaringan listrik yang stabil. Panel surya dipasang pada struktur di atas atap stasiun, sehingga memaksimalkan pemanfaatan ruang tanpa mengganggu operasional stasiun.

    “Sistem ini dirancang untuk bekerja optimal di berbagai kondisi cuaca. Saat panas, suplai listrik mengandalkan tenaga matahari secara penuh. Sementara saat mendung atau hujan, sistem tetap mampu menyuplai energi sebesar 10-20 persen dari panel, dan sisanya dipasok dari listrik PLN,” kata As’ad, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Misriadi, Jumat (18/7).

    As’ad menambahkan seluruh sistem juga terintegrasi dengan aplikasi digital pemantauan energi, yang memungkinkan operator memantau daya masuk, konsumsi, serta cadangan energi secara real-time. Hal ini memberikan nilai tambah dalam efisiensi pengelolaan listrik dan transparansi operasional.

    Melalui pemasangan PLTS ini, KAI Divre I Sumut terus menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan bisnis yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Penerapan teknologi energi terbarukan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung program Energi Hijau di sektor transportasi publik.

    Selain pemasangan PLTS, KAI Divre I Sumut juga telah mengembangkan berbagai inisiatif ramah lingkungan lainnya, seperti penyediaan water station gratis di Stasiun Medan dan Tebing Tinggi, layanan face recognition untuk boarding tanpa tiket fisik di Stasiun Medan, serta fitur Carbon Footprint pada tiket kereta api.

    Sumber : Radio Elshinta

  • KAI-Kemenhub tingkatkan keselamatan perlintasan sebidang di Semarang

    KAI-Kemenhub tingkatkan keselamatan perlintasan sebidang di Semarang

    Seiring meningkatnya kecepatan kereta api yang kini bisa mencapai 120 km/jam, sistem keselamatan tambahan menjadi semakin krusial,

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Kota Semarang melakukan uji coba sistem panic button guna meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang Jalan Madukoro (JPL Nomor 6).

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, inisiatif itu hadir sebagai respons terhadap tingginya potensi kecelakaan di perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan, terutama di wilayah perkotaan dengan lalu lintas padat seperti Semarang.

    “Seiring meningkatnya kecepatan kereta api yang kini bisa mencapai 120 km/jam, sistem keselamatan tambahan menjadi semakin krusial,” kata Anne dikutip di Jakarta, Jumat.

    Sistem panic button terdiri dari tiga komponen utama yaitu tombol darurat, panel kontrol, serta lampu dan sirine peringatan. Tombol itu berada di pos penjaga perlintasan dan terkoneksi langsung dengan sistem peringatan visual dan audio yang dipasang sejauh 1 kilometer ke kiri dan kanan perlintasan.

    Dalam kondisi normal, lampu indikator tetap padam yang berarti lintasan aman dilalui. Tapi jika tombol darurat ditekan, misalnya karena ada kendaraan mogok atau rintangan lain di jalur, maka lampu merah mulai berkedip disertai bunyi sirine.

    “Ini menjadi sinyal kuat bagi masinis bahwa kondisi tidak aman dan perlu dilakukan pengereman darurat,” ujarnya.

    Rancang bangun sistem itu juga memperhitungkan jarak pengereman optimal, sehingga masinis memiliki waktu yang cukup untuk menghentikan kereta secara aman dan tepat waktu.

    Anne mengatakan, teknologi itu merupakan bagian dari strategi besar KAI dalam memodernisasi sistem keselamatan.

    “Lewat sistem panic button, KAI ingin menghadirkan solusi praktis dan terukur dalam mencegah kecelakaan. Ini jadi langkah nyata kami untuk menghadirkan perjalanan yang makin aman, selamat dan andal,” jelasnya.

    Lebih dari sekadar alat bantu teknis, kehadiran sistem itu menunjukkan bagaimana teknologi bisa memperkuat peran petugas jaga perlintasan dalam merespons situasi darurat secara cepat dan tepat.

    Semarang menjadi kota uji coba karena mewakili kompleksitas lalu lintas perkotaan yang padat, dinamis, dan penuh interaksi antara moda transportasi.

    Dengan frekuensi perjalanan KA yang terus meningkat, sistem panic button diharapkan menjadi standar baru yang bisa direplikasi di perlintasan-perlintasan lain yang berisiko tinggi.

    KAI juga aktif menggandeng instansi pemerintah dan masyarakat untuk terus mengedukasi pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang. Kampanye keselamatan secara daring maupun luring terus digencarkan agar kesadaran publik semakin meningkat.

    “Keselamatan bukan hanya soal teknologi, tapi juga budaya. Maka kami terus berinovasi dan melibatkan semua pihak demi mewujudkan perlintasan yang lebih aman bagi semua pengguna jalan dan pelanggan kereta api,” kata Anne.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Abdul Hakim Muhiddin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KAI Tanjungkarang terima 13 unit lokomotif baru guna perkuat armada 

    KAI Tanjungkarang terima 13 unit lokomotif baru guna perkuat armada 

    Pengiriman ini merupakan gelombang pertama dari total pengadaan sebanyak 54 unit lokomotif baru oleh PT KAI yang tiba di Pelabuhan Panjang

    Bandarlampung   (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang menerima 13 unit lokomotif baru tipe CC 205 dari Progress Rail, Alabama, Amerika Serikat, guna memperkuat armada sarana perkeretaapian.

    “Pengiriman ini merupakan gelombang pertama dari total pengadaan sebanyak 54 unit lokomotif baru oleh PT KAI yang tiba di Pelabuhan Panjang,” kata Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari di Bandarlampung, Jumat.

    Ia mengatakan lokomotif ini ditujukan untuk mendukung angkutan barang, khususnya komoditas batubara dan logistik lainnya yang terus tumbuh di wilayah Sumatera bagian selatan.

    “Kehadiran lokomotif baru ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam menyediakan layanan angkutan barang yang handal, efisien dan tepat waktu. Penambahan sarana ini diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi logistik di wilayah kerja kami,” katanya.

    Ia menyampaikan selain efisiensi operasional, penggunaan kereta api sebagai moda angkutan barang dapat menjadi solusi yang efektif untuk mengurangi polusi udara dan emisi gas rumah kaca.

    “Dalam satu perjalanan, rangkaian KA angkutan batu bara yang menarik 61 gerbong (3.050 ton) dapat menggantikan 120 truk kontainer ukuran 40 kaki sekaligus,” katanya.

    “Satu rangkaian KA angkutan batu bara menghasilkan 10.766 kg CO2/perjalanan. Jumlah tersebut jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan emisi yang dihasilkan 120 truk kontainer sebanyak 65.645 kg CO2/perjalanan,” lanjut dia.

    Menurutnya, dengan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi dan kapasitas angkut yang lebih besar, kereta api dapat menjadi moda transportasi yang lebih berkelanjutan untuk pengiriman barang.

    “Hal tersebut juga berdampak positif yang sangat signifikan terhadap lalu lintas. Volume kendaraan berat di jalan tol maupun jalan nasional berkurang, sehingga memperlancar arus kendaraan dan memperpanjang usia infrastruktur jalan,” kata dia.

    Zaki mengatakan dengan sarana yang semakin lengkap, KAI Divre IV Tanjungkarang terus membuka kerja sama dengan sektor industri dan logistik untuk memanfaatkan layanan angkutan barang berbasis rel.

    “Kami terus mendorong kolaborasi antara operator logistik, pelaku industri dan pemerintah untuk memaksimalkan pemanfaatan kereta api dalam distribusi barang. Ini adalah langkah strategis dalam menciptakan ekosistem logistik yang lebih hijau, hemat energi, dan berkelanjutan,” kata dia.

    Pewarta: Dian Hadiyatna
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.