Tag: Kai

  • Kereta Api Rute Tanjungkarang-Baturaja Anjlok, Begini Penjelasan KAI

    Kereta Api Rute Tanjungkarang-Baturaja Anjlok, Begini Penjelasan KAI

    Liputan6.com, Jakarta Kereta Api (KA) Kuala Stabas dengan rute Tanjungkarang-Baturaja mengalami anjlok di jalur hilir kilometer 141+2, tepatnya di petak jalan antara Negeriagung dan Tulungbuyut, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Selasa (5/8) sore.

    Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.20 WIB itu dibenarkan oleh Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari. Dia menyampaikan permohonan maaf atas gangguan operasional yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

    “Benar, KA Kuala Stabas relasi Tanjungkarang-Baturaja mengalami gangguan operasional. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan,” kata Zaki dikonfirmasi, Rabu (6/8).

    Menindaklanjuti kejadian itu, tim teknis dari KAI langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan. Proses evakuasi dilakukan dengan menarik rangkaian kereta dari titik anjlok menuju Stasiun Negeriagung. Proses itu memakan waktu sekitar 90 menit.

    “Setelah penanganan, kereta diberangkatkan kembali dari Stasiun Negeriagung menuju Tanjungkarang pada pukul 19.37 WIB,” jelas Zaki.

    Akibat insiden ini, KA Kuala Stabas mengalami keterlambatan hingga 223 menit atau sekitar 3 jam 43 menit. KAI pun menyiapkan kompensasi berupa service recovery bagi para penumpang terdampak.

    “Keterlambatan ini memang memengaruhi kenyamanan pelanggan, untuk itu kami memberikan kompensasi sebagai bentuk tanggung jawab,” terang dia.

    Zaki menyampaikan, pihak KAI Divre IV Tanjungkarang akan melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti anjloknya kereta api tersebut.

    “Keselamatan dan kenyamanan pelanggan selalu menjadi prioritas utama kami. Evaluasi terus kami lakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” tutup Zaki.

  • Kereta Bandara Makin Diminati, Jumlah Penumpang Melonjak 30% hingga Juli 2025

    Kereta Bandara Makin Diminati, Jumlah Penumpang Melonjak 30% hingga Juli 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Railink, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang mengoperasikan kereta bandara, melaporkan pertumbuhan jumlah penumpang yang signifikan secara tahunan sebesar 30,1% sepanjang Januari hingga Juli 2025. 

    Manager Komunikasi Perusahaan Railink Ayep Hanapi mengungkapkan bahwa selama periode tersebut, total penumpang layanan kereta api bandara mencapai 4 juta penumpang, meningkat secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun 2024, yang mencatatkan 3,1 juta penumpang.

    “Peningkatan ini mencerminkan pulihnya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api bandara sebagai pilihan perjalanan yang nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (6/8/2025). 

    Ayep menyampaikan, secara khusus, layanan KA Bandara YIA di Yogyakarta menunjukkan performa yang positif. Jumlah penumpang gabungan dari KA Bandara YIA reguler dan KA Bandara YIA Xpress tercatat sebanyak 1,6 juta penumpang, naik dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama sebesar 1,5 juta penumpang.

    Sementara itu, layanan KA Srilelawangsa di Medan menunjukkan lonjakan yang lebih signifikan. Jumlah penumpang dari rute Medan – Binjai – Kuala Bingai serta Medan–Araskabu–Kualanamu mencapai 2,4 juta penumpang, tumbuh hampir 58% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 1,5 juta penumpang.

    Sejalan dengan hal tersebut, kenaikan ini turut didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat, terutama menjelang dan pascaperiode libur Lebaran dan libur sekolah, juga turut memberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan ini.

    Ayep menegaskan bahwa Railink berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang andal dan memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh pelanggan di berbagai rute layanan kereta api bandara.

    PT Railink juga mengimbau para penumpang untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal guna memastikan ketersediaan tempat duduk. 

    Penumpang juga diingatkan untuk memilih jadwal keberangkatan KA Bandara dengan waktu yang cukup sebelum penerbangan minimal 2 jam sebelum keberangkatan penerbangan domestik dan 3 jam sebelum keberangkatan penerbangan Internasional.

    Secara keseluruhan, perkembangan penumpang angkutan kereta bandara versi Badan Pusat Statistik (BPS), termasuk di dalamnya KA Bandara Manggarai-Soekarno Hatta di Jakarta, mencapai 4,51 juta penumpang sepanjang Januari-Juni 2025. 

    Peningkatan jumlah penumpang KA bandara tersebut tumbuh 18,47% year on year (yoy). Sementara itu, secara bulanan, jumlah penumpang yang menaiki kereta bandara tersebut mencapai 773.300 orang per Juni 2025, tumbuh 1,20% dari Mei yang sejumlah 764.100 orang. 

  • 6 Agustus 1912: Probolinggo Stoomtram Maatschappij buka jalur Umbul

    6 Agustus 1912: Probolinggo Stoomtram Maatschappij buka jalur Umbul

    Sumber foto: https://short-link.me/19Yhe/elshinta.com.

    6 Agustus 1912: Probolinggo Stoomtram Maatschappij buka jalur Umbul – Sumber Kareng
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Rabu, 06 Agustus 2025 – 06:19 WIB

    Elshinta.com – Probolinggo adalah kota pesisir yang terletak di sebelah timur Provinsi Jawa Timur.

    Daerahnya merupakan dataran rendah di tepi selat Madura.

    Meskipun kotanya merupakan dataran rendah, tetapi latar belakang kota tersebut merupakan pegunungan Tengger dan Gunung Bromo.

    Itulah sebabnya Probolinggo mempunyai daerah hinterland yang subur di mana dataran rendahnya ditanami tanaman tebu dan padi oleh warga setempat pada masa kolonialisme Belanda.

    Oleh sebab itu dalam jarak 6 kilometer saja sebelah selatan dari Probolinggo sudah terdapat 4 buah pabrik gula yakni Wonolangan, Wonoasih, Sumber Kareng dan Umbul.

    Probolinggo juga merupakan titik temu yang penting serta pelabuhan regional untuk produk pertanian daerah pedalaman seperti gula, tembakau dan kopi.

    Demi mempermudah pengangkutan hasil kebun, pemerintah kolonial menghadirkan transportasi trem uap yang dioperatori Probolinggo Stoomtram Maatschappij (PbSM) mulai tahun 1894.

    Namun tak hanya digunakan untuk angkutan barang, tetapi PbSM juga mengangkut penumpang dan itu bisa dilihat adanya foto-foto wagon penumpang trem.

    Pada saat itu, kehadiran trem dengan cepat mendapat sambutan baik dari masyarakat yang sebagian besar masih memanfaatkan transportasi tradisional, seperti kuda atau pedati.

    Di samping harga tarifnya yang cukup terjangkau, trem dianggap lebih cepat dibandingkan alat transportasi darat apapun saat itu.

    PbSM mengoperasikan trem uap di Kabupaten Probolinggo dari Stasiun Probolinggo sampai dengan Stasiun Paiton melalui Jalur kereta api Probolinggo – Paiton.

    Jalur Trem Probolinggo yang dulu membentang dari Sumber Kareng – trayek terakhir PbSM – hingga Paiton hanya sepanjang 43 km.

    Jalur pertama yang dibuka PbSM ialah Jati – Gending yang berjarak 10 kilometer dan beroperasi pada 21 April 1897.

    Masih pada yang sama, terdapat penambahan dua jalur yakni Gending – Jabung (1 Mei, 19 km) dan Probolinggo – Jati (22 Juni, 1 km).

    Setahun kemudian, trayek Jabung Paiton yang memiliki panjang jalur 5 km dibuka pada 22 Juni.

    Adapun jalur terakhir yang disediakan PSM ialah Probolinggo – Umbul – Sumber Kareng yang merupakan tempat-tempat berdirinya pabrik gula.

    Pembukaan jalur berjarak 3 km itu dilakukan pada 6 Agustus 1912.

    Perang Kemerdekaan menyebabkan lintas-lintas PbSM mangkrak dan sebagian di antaranya dicabut.

    Ada usaha untuk membangkitkan jalurnya lagi, tetapi tak juga terlaksana.

    Beberapa aset peninggalannya kemudian dipelihara pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) salah contohnya ialah lokomotif trem uap dengan seri C2501.

    Lokomotif buatan pabrik Hanomag, Hannover, Jerman, itu disimpan di Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 1987.

    Sumber : Elshinta.Com

  • KRL lintas Jakarta Kota kembali normal pascaevakuasi KRL anjlok

    KRL lintas Jakarta Kota kembali normal pascaevakuasi KRL anjlok

    Sejumlah petugas mengevakuasi rangkaian KRL Commuter Line nomor 1189 relasi Bogor-Jakarta Kota yang anjlok di emplasemen Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Selasa (5/8/2025). Akibat kejadian tersebut, PT KAI Commuter Line melakukan rekayasa pola operasi yaitu perjalanan KRL Commuter Line tujuan Stasiun Jakarta Kota dari Stasiun Bogor perjalanannya hanya sampai Stasiun Manggarai. ANTARA FOTO/Fauzan/rwa. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

    KRL lintas Jakarta Kota kembali normal pascaevakuasi KRL anjlok
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Selasa, 05 Agustus 2025 – 14:07 WIB

    Elshinta.com – KAI Commuter menyatakan bahwa proses normalisasi jalur lintas Jakarta Kota terus dilakukan dan saat ini lokasi kereta anjlok telah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas.

    “Saat ini kereta sudah bisa melintasi lokasi kejadian,” kata Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan di Jakarta, Selasa.

    Menurut Leza, seiring proses normalisasi, saat ini perjalanan Commuter Line atau kereta rel listrik (KRL) dari dan atau ke Stasiun Jakarta Kota sudah dapat dilintasi. Untuk kereta pertama yang melintasi jalur tersebut yaitu Commuter Line 1244 relasi Jakarta Kota – Depok pada pukul 11.54 WIB.

    Sebelumnya,  rangkaian KRL relasi Bogor-Jakarta Kota mengalami anjlok emplasemen di Stasiun Jakarta Kota pada Selasa pagi (5/8) sekitar pukul 07.17 WIB. Meski demikian, KAI Commuter memastikan seluruh penumpang dievakuasi dengan aman oleh petugas yang bertugas di lapangan.

    Selanjutnya, pada Selasa pukul 09.57 WIB, petugas dan tim dari Kereta Bantuan NR yang berada di lokasi telah berhasil mengevakuasi kereta untuk mengembalikan posisi roda kereta di atas badan rel. Akibat insiden ini, lalu lintas KRL Bogor-Jakarta mengalami rekayasa operasional, dari hanya sampai Stasiun Manggarai pada pagi hari, kemudian berangsur hanya sampai Stasiun Jayakarta dan Stasiun Gondangdia pada siang hari.

    “Kami memohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus​​​​​​. 

     

    Sumber : Antara

  • Evakuasi KRL Anjlok Selesai, Lintas Jakarta Kota-Bogor Kembali Normal

    Evakuasi KRL Anjlok Selesai, Lintas Jakarta Kota-Bogor Kembali Normal

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter melaporkan saat ini lintas untuk rute Jakarta Kota—Bogor sudah pulih dan kembali normal usai evakuasi KRL yang anjlok di emplasemen Stasiun Jakarta Kota. 

    VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus menyampaikan bahwa pada pukul 09.57 WIB, petugas terkait dan tim dari Kereta Bantuan NR yang berada di lokasi telah berhasil mengevakuasi kereta untuk mengembalikan posisi roda kereta di atas badan rel. 

    “Petugas terkait juga masih melakukan percepatan-percepatan untuk normalisasi operasional dari kendala tersebut,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (5/8/2025). 

    Joni menyampaikan bahwa KAI Commuter juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memulihkan jalur yang terhambat akibat gangguan operasional ini. 

    Meski evakuasi sudah selesai, kereta belum dapat serta merta melaju sampai Jakarta Kota. Untuk tetap melayani pengguna, hingga pukul 09.50 WIB KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi perjalanan Commuter Line Bogor hanya sampai Stasiun Jayakarta dan Stasiun Gondangdia untuk kembali ke arah Depok/Bogor. 

    Sementara itu untuk pelayanan perjalanan Commuter Line lintas lainnya tidak berimbas dan beroperasi normal.

    “KAI berkomitmen untuk meminimalisir dampak terhadap layanan kepada pengguna dan memastikan perjalanan Commuter Line lainnya tetap terlayani. Kami memohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line,” lanjut Joni. 

    Berdasarkan pantauan Bisnis, KAI Commuter masih memberlakukan rekayasa pola operasi  perjalanan Commuter Line Bogor untuk kereta keberangkatan pukul 11.38 WIB dari Universitas Indonesia. Di mana hanya sampai stasiun Manggarai yang kemudian kembali untuk arah Depok/Bogor. 

    Kemudian kereta berikutnya, juga memberlakukan pola yang sama. Namun, saat melewati Stasiun Tebet atau sekitar pukul 12.14 WIB, petugas/kondektur di dalam kereta menginformasikan bahwa terjadi perubahan jalur yang semula hanya sampai Manggarai, tetapi berlanjut sampai Jakarta Kota.

    Para penumpang pun mengucap syukur karena perjalanan tidak berhenti di Manggarai dan tidak perlu berganti moda transportasi untuk mencapai tujuan. 

    Untuk diketahui, gangguan layanan KAI Commuter terjadi usai insiden anjloknya rangkaian Commuter Line No. 1189 relasi Bogor – Jakarta Kota pada Selasa pagi (5/8/2025) sekitar pukul 07.17 WIB di emplasemen Stasiun Jakarta Kota. 

    Joni menyampaikan bahwa pihak KAI Commuter memastikan semua penumpang berhasil dievakuasi dengan aman oleh petugas yang bertugas di lapangan. 

    Selanjutnya, petugas terkait segera melakukan proses evakuasi rangkaian Commuter Line serta perbaikan dan pemeriksaan sarana dan prasarana untuk normalisasi kembali operasional pelayanan perjalanan Commuter Line.

  • Commuter Line Bogor-Kota anjlok, KAI Commuter rekayasa pola operasi

    Commuter Line Bogor-Kota anjlok, KAI Commuter rekayasa pola operasi

    Rangkaian KRL Commuter Line melintas di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Rabu (7/5/2025). Pemerintah Kota Serang bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Opersional (Daop) 1 Jakarta berencana membangun jalur kereta KRL Commuter Line hingga menuju Kota Serang guna memudahkan konektivitas antarwilayah dan meningkatkan ekonomi masyarakat dengan konstruksi fisik ditargetkan dibangun pada tahun 2026 mendatang. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/rwa.

    Commuter Line Bogor-Kota anjlok, KAI Commuter rekayasa pola operasi
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Selasa, 05 Agustus 2025 – 12:15 WIB

    Elshinta.com – KAI Commuter melakukan rekayasa Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota imbas anjloknya rangkaian KRL pada Selasa pagi (5/8) sekitar pukul 07.17 WIB di emplasemen Stasiun Jakarta Kota. 

    “Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama kami, dan kami segera melakukan tindakan untuk menghindari potensi bahaya lebih lanjut,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus di Jakarta, Selasa.

    Dia memastikan seluruh penumpang dievakuasi dengan aman oleh petugas yang bertugas di lapangan. Saat ini, lanjut dia, petugas juga melakukan evakuasi rangkaian Commuter Line serta perbaikan dan pemeriksaan sarana dan prasarana agar pelayanan kembali normal. Selain itu, investigasi turut dilakukan untuk mengetahui penyebab insiden tersebut.

    Untuk sementara waktu, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi guna memastikan layanan Commuter Line lainnya tetap berjalan, khususnya pada lintas Bogor ke Manggarai. Joni mengatakan untuk Commuter Line relasi Bogor ke Jakarta Kota saat ini hanya sampai Stasiun Manggarai dan kemudian diberangkatkan lagi dari Stasiun Manggarai ke Bogor.

    “Untuk perjalanan kereta api, kami akan terus memberikan informasi terkini kepada pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna yang terdampak,” tutup Joni.

    Sumber : Antara

  • KRL lintas Jakarta Kota sudah kembali normal

    KRL lintas Jakarta Kota sudah kembali normal

    Jakarta (ANTARA) – KAI Commuter menyatakan bahwa proses normalisasi jalur lintas Jakarta Kota terus dilakukan dan saat ini lokasi kereta anjlok telah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas.

    “Saat ini kereta sudah bisa melintasi lokasi kejadian,” kata Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan di Jakarta, Selasa.

    Menurut Leza, seiring proses normalisasi, saat ini perjalanan Commuter Line atau kereta rel listrik (KRL) dari dan atau ke Stasiun Jakarta Kota sudah dapat dilintasi.

    Untuk kereta pertama yang melintasi jalur tersebut yaitu Commuter Line 1244 relasi Jakarta Kota – Depok pada pukul 11.54 WIB.

    Sebelumnya, rangkaian KRL relasi Bogor-Jakarta Kota mengalami anjlok emplasemen di Stasiun Jakarta Kota pada Selasa pagi (5/8) sekitar pukul 07.17 WIB. Meski demikian, KAI Commuter memastikan seluruh penumpang dievakuasi dengan aman oleh petugas yang bertugas di lapangan.

    Selanjutnya, pada Selasa pukul 09.57 WIB, petugas dan tim dari Kereta Bantuan NR yang berada di lokasi telah berhasil mengevakuasi kereta untuk mengembalikan posisi roda kereta di atas badan rel.

    Akibat insiden ini, lalu lintas KRL Bogor-Jakarta mengalami rekayasa operasional, dari hanya sampai Stasiun Manggarai pada pagi hari, kemudian berangsur hanya sampai Stasiun Jayakarta dan Stasiun Gondangdia pada siang hari.

    “Kami memohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus​​​​​​.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Ade irma Junida
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Evakuasi KRL anjlok selesai, lintas Bogor-Kota masih direkayasa

    Evakuasi KRL anjlok selesai, lintas Bogor-Kota masih direkayasa

    Untuk sementara waktu, layanan KRL relasi Bogor-Jakarta Kota hanya sampai Stasiun Jayakarta dan Stasiun Gondangdia.

    Jakarta (ANTARA) – KAI Commuter masih melakukan rekayasa lalu lintas KRL Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota meski evakuasi kereta yang anjlok di emplasemen Stasiun Jakarta Kota telah selesai dilaksanakan.

    Untuk sementara waktu, layanan KRL relasi Bogor-Jakarta Kota hanya sampai Stasiun Jayakarta dan Stasiun Gondangdia.

    “Saat ini rekayasa pola operasi perjalanan Commuter Line Bogor hanya sampai Stasiun Jayakarta dan Stasiun Gondangdia untuk kembali ke arah Depok atau Bogor,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus di Jakarta, Selasa.

    Joni menjelaskan pada Selasa pukul 09.57 WIB, petugas dan tim dari Kereta Bantuan NR yang berada di lokasi telah berhasil mengevakuasi kereta untuk mengembalikan posisi roda kereta di atas badan rel.

    Petugas juga masih melakukan upaya percepatan untuk normalisasi operasional dari kendala tersebut.

    Joni mengatakan bahwa KAI Commuter juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memulihkan jalur yang terhambat akibat gangguan operasional ini.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan, untuk tetap melayani pengguna, hingga pukul 09.50 WIB KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi perjalanan Commuter Line Bogor hanya sampai Stasiun Jayakarta dan Stasiun Gondangdia.

    “Sementara itu untuk pelayanan perjalanan Commuter Line lintas lainnya tidak berimbas dan beroperasi normal,” kata dia.

    Ia menambahkan bahwa KAI berkomitmen untuk meminimalisir dampak terhadap layanan kepada pengguna dan memastikan perjalanan Commuter Line lainnya tetap terlayani.

    “Kami memohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line,” ujarnya.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Ade irma Junida
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Imbas KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota, KA Parahyangan dari Bandung Batal Berangkat

    Imbas KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota, KA Parahyangan dari Bandung Batal Berangkat

    Sebelumnya diberitakan, rangkaian Commuter Line No.1189 relasi Bogor-Jakarta Kota itu dilaporkan anjlok saat memasuki emplasemen Stasiun Jakarta Kota, Selasa (5/8/2025) pagi. KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf.

    “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna yang terdampak. Keselamatan dan kenyamanan pengguna tetap menjadi prioritas utama kami,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Selasa (5/8/2025).

    Joni memastikan semua penumpang berhasil dievakuasi dengan aman oleh petugas yang bertugas di lapangan.

    “Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama kami, dan segera melakukan tindakan untuk menghindari potensi bahaya lebih lanjut,” ujar dia.

     

  • KRL Bogor-Kota anjlok, KAI Commuter rekayasa pola operasi

    KRL Bogor-Kota anjlok, KAI Commuter rekayasa pola operasi

    Jakarta (ANTARA) – KAI Commuter melakukan rekayasa Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota imbas anjloknya rangkaian KRL pada Selasa pagi (5/8) sekitar pukul 07.17 WIB di emplasemen Stasiun Jakarta Kota.

    “Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama kami, dan kami segera melakukan tindakan untuk menghindari potensi bahaya lebih lanjut,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus di Jakarta, Selasa.

    Dia memastikan seluruh penumpang dievakuasi dengan aman oleh petugas yang bertugas di lapangan.

    Saat ini, lanjut dia, petugas juga melakukan evakuasi rangkaian Commuter Line serta perbaikan dan pemeriksaan sarana dan prasarana agar pelayanan kembali normal. Selain itu, investigasi turut dilakukan untuk mengetahui penyebab insiden tersebut.

    Untuk sementara waktu, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi guna memastikan layanan Commuter Line lainnya tetap berjalan, khususnya pada lintas Bogor ke Manggarai.

    Joni mengatakan untuk Commuter Line relasi Bogor ke Jakarta Kota saat ini hanya sampai Stasiun Manggarai dan kemudian diberangkatkan lagi dari Stasiun Manggarai ke Bogor.

    “Untuk perjalanan kereta api, kami akan terus memberikan informasi terkini kepada pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna yang terdampak,” tutup Joni.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.