Tag: Kai

  • KDM & Bos KAI Akan Luncurkan KA Jakalalana Rute Jakarta-Cianjur

    KDM & Bos KAI Akan Luncurkan KA Jakalalana Rute Jakarta-Cianjur

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan memperkuat sistem transportasi kereta api di wilayah Jawa Barat. Salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kereta api wisata bernama Jakalalana.

    Kereta wisata ini direncanakan akan melayani rute beberapa tempat strategis yakni Gambir – Bogor – Sukabumi – Cianjur. Para penumpang berkesempatan menikmati keindahan alam selama perjalanan, terutama di jalur Bogor hingga Cianjur.

    Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi telah bertemu dengan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin yang ditugaskan oleh pemerintah pusat untuk peremajaan sarana dan prasarana kereta api di Jabodetabek. Tidak hanya itu, KAI juga akan meningkatkan kualitas kereta api di wilayah Jawa Barat yang ditunjukkan melalui peluncuran kereta pariwisata.

    “Berikutnya akan diluncurkan kereta yang pariwisata. Namanya kereta Jakalalana,” ujar Dedi Mulyadi melalui akun Instagramnya, Minggu (9/11/2025).

    [Gambas:Instagram]

    Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengungkapkan KA Jakalalana memiliki rute Jakarta-Bogor-Sukabumi-Cianjur.

    “Kereta wisata Jakalalana, dari Jakarta ke Bogor ke Sukabumi dan ke Cianjur,” sebutnya.

    Sejauh ini, belum ada penjelasan lebih rinci terkait kapan Kereta Jakalalana akan diluncurkan dan beroperasi reguler. Meski begitu, Jakalalana diharapkan akan memperkuat sektor pariwisata sekaligus ekonomi di kota-kota yang dilintasi kereta tersebut.

    Seperti yang diketahui, saat ini tidak ada kereta konvensional yang melayani rute secara langsung dari kota Jakarta hingga Cianjur. Jalur Jakarta – Bogor sendiri dilayani oleh kereta Commuter Line. Sementara itu, KAI mengoperasikan KA Pangrango rute Bogor – Sukabumi dan KA Siliwangi rute Sukabumi – Cianjur – Cipatat.

    (wur/wur)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Jalan Kaki 8,2 KM, Pimpinan KAI Daop 7 Sisir Titik Rawan di Jalur Talun-Garum Blitar

    Jalan Kaki 8,2 KM, Pimpinan KAI Daop 7 Sisir Titik Rawan di Jalur Talun-Garum Blitar

    Blitar (beritajatim.com) – Pemeriksaan jalur kereta api bukanlah tugas yang bisa dianggap remeh, apalagi ketika berhubungan dengan keselamatan penumpang dan operasional.

    Inilah yang dilakukan oleh jajaran pimpinan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 7 Madiun. Mereka turun langsung ke lapangan dalam sebuah pemeriksaan yang tidak biasa—dengan berjalan kaki menyusuri rel kereta api sejauh 8.284 kilometer di lintas Talun–Garum, Kabupaten Blitar, untuk memastikan tidak ada potensi bahaya sekecil apapun.

    Aksi tersebut dipimpin oleh Deputy Vice President Daop 7 Madiun, Mohammad Kahfi. Menurutnya, dengan berjalan kaki, tim KAI dapat merasakan langsung setiap kondisi prasarana kereta api. “Kami bisa melihat dan merasakan langsung setiap detail kondisi prasarana, mulai dari rel, bantalan, hingga jembatan,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).

    Tim juga memeriksa setiap jengkal rel, memastikan bantalan tetap kokoh, serta mengecek keandalan jembatan yang ada. Fokus utama pemeriksaan adalah mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan pada perjalanan, termasuk kondisi saluran air untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang dapat merusak infrastruktur rel.

    Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa pemeriksaan dengan cara berjalan kaki seperti ini adalah langkah preventif yang sangat efektif untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api. “Pemeriksaan langsung seperti ini membantu kami mengidentifikasi potensi bahaya sejak dini,” ujar Zainul.

    Lebih lanjut, Zainul menegaskan pentingnya menemukan masalah lebih awal. “Lebih baik menemukan masalah sekarang daripada menunggu laporan adanya gangguan. Setiap temuan akan segera ditindaklanjuti agar perjalanan kereta api tetap aman, lancar, dan terkendali,” katanya.

    Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang ‘rapat di lapangan’ untuk menyamakan persepsi antar unit kerja di KAI. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan setiap pihak yang terlibat memiliki standar yang sama dalam menjaga keamanan jalur kereta api.

    “Keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional KAI. Budaya safety harus terus dibangun dan dilaksanakan di seluruh lini kerja,” tutup Zainul.

    Melalui kegiatan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap agar kewaspadaan terhadap potensi bahaya di sepanjang lintasan kereta api dapat meningkat. Langkah preventif ini juga mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjaga keselamatan pelanggan dan memperkuat standar keselamatan operasional yang tinggi. [owi/suf]

  • KAI Bidik Volume Angkutan Barang Naik 15% pada 2029, Termasuk Batu Bara

    KAI Bidik Volume Angkutan Barang Naik 15% pada 2029, Termasuk Batu Bara

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI membidik peningkatan volume pengangkutan barang sebesar 15% pada 2029 mendatang, khususnya pada komoditas batu bara. 

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan, target peningkatan tersebut akan mendorong volume barang yang diangkut menjadi 111,2 juta ton batu bara dan 10,9 juta ton komoditas non-batu bara. 

    Dalam mencapai target tersebut, KAI tengah mengembangkan infrastruktur logistik strategis, seperti Terminal Tarahan II yang diharapkan mampu menyerap 18 juta ton batu bara. 

    “Serta pengembangan fasilitas bongkar-muat di Kertapati yang dapat meningkatkan kapasitas hingga 7 juta ton,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (9/11/2025). 

    Peningkatan volume juga ditargetkan di Sumatra Selatan. Wilayah ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi tambahan sebesar 27,8 juta ton. 

    Anne menekankan bahwa hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan nantinya tak hanya berasal dari peningkatan operasional, tetapi juga dari investasi berkelanjutan dalam infrastruktur yang mendukung kelancaran dan kapasitas angkutan.

    Untuk diketahui, batu bara yang diangkut KAI sebagian besar digunakan sebagai bahan baku pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Pulau Jawa dan Bali guna menyuplai listrik ke rumah tangga, menghidupkan fasilitas penting seperti rumah sakit, sekolah, kantor, pusat perbelanjaan, serta mendukung industri dan usaha kecil di seluruh Indonesia. 

    Sepanjang Januari–Oktober 2025, KAI mencatatkan angkutan batu bara mencapai 47,77 juta ton, meningkat 4,3% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 45,78 juta ton. 

    Angkutan batu bara terus menjadi kontributor utama bagi angkutan logistik KAI. Segmen ini menyumbang 83% dari total angkutan barang KAI selama periode Januari–Oktober 2025 yang total mencapai 57,55 juta ton. 

    Sementara secara umum, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan barang angkutan kereta pada September 2025 mencapai 6,25 juta ton, terkontraksi 2,26% secara bulanan atau month to month (MtM). 

    Secara kumulatif, barang yang diangkut menggunakan moda transportasi kereta api selama Januari–September 2025 mencapai 54,27 juta ton atau turun 0,26% dari periode yang sama pada 2024. 

    Di samping itu, KAI juga berperan dalam mendukung kebijakan pemerintah yang ingin menghapus truk Over Dimension Over Loading (ODOL) pada 2026, dengan menyediakan solusi logistik berbasis kereta api yang aman dan berkapasitas besar.

    KAI juga terus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dengan beralihnya seluruh lokomotif dan genset KAI menggunakan Biosolar B40 sejak Februari 2025.

  • KCIC Banderol Tiket Whoosh Rp200.000 Khusus 10-11 November, Cek Jadwalnya

    KCIC Banderol Tiket Whoosh Rp200.000 Khusus 10-11 November, Cek Jadwalnya

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menghadirkan promo spesial bertajuk “Whoosh Hero’s Deal” dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November, dengan harga tiket Premium Economy Rp200.000. 

    General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan, promo ini menawarkan tarif spesial untuk perjalanan Whoosh kelas Premium Economy pada rute Jakarta–Bandung maupun sebaliknya, dengan harga mulai dari Rp200.000, turun dari tarif normal di kisaran Rp250.000 hingga Rp350.000. 

    Promo Whoosh berlaku untuk pemesanan tiket pada 7–11 November 2025 melalui Aplikasi Whoosh dan situs resmi ticket.kcic.co.id, serta kanal mitra resmi Access by KAI, Livin’ Sukha, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, dan Traveloka.

    “Promo ini langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak yang memanfaatkan momen Hari Pahlawan untuk bepergian dengan Whoosh, apalagi harga tiketnya lebih hemat dari biasanya,” ujar Eva,” tuturnya dalam keterangan resmi, pada Minggu (9/11/2025). 

    Tiket promo dapat digunakan untuk keberangkatan pada 10–11 November 2025 dengan total 81 perjalanan Whoosh, mencakup 40 perjalanan pada 10 November dan 41 perjalanan pada 11 November, dengan rentang waktu keberangkatan antara pukul 06.35 hingga 21.25 WIB.

    Tiket yang sudah dibeli tetap dapat diubah jadwal dan/atau dibatalkan sesuai ketentuan yang berlaku di layanan Whoosh.

    Adapun, tiket yang sudah dibeli tetap dapat diubah jadwal dan/atau dibatalkan sesuai dengan ketentuan ubah jadwal dan pembatalan yang berlaku di layanan Whoosh. 

    Selain mengusung semangat kepahlawanan, promo ini juga bertepatan dengan momentum Hari Belanja Online Nasional 11.11. 

    Eva menuturkan bahwa KCIC ingin mendorong masyarakat untuk semakin aktif bertransaksi secara digital sekaligus mendukung program Paperless Journey yang secara rutin digalakan KCIC untuk mewujudkan layanan ramah lingkungan dan efisien.

    KCIC terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi cepat, efisien, dan modern bagi masyarakat Indonesia, sekaligus menumbuhkan semangat kebanggaan terhadap karya anak bangsa di momen Hari Pahlawan.

    “Promo Whoosh Hero’s Deal ini dihadirkan untuk menyemarakkan peringatan Hari Pahlawan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. KCIC ingin terus menghadirkan berbagai program menarik agar masyarakat semakin antusias menggunakan transportasi ramah lingkungan, modern, dan berkelas dunia seperti Whoosh,” tutup Eva. 

    Melihat jadwal keberangkatan Whoosh pada periode 10-11 November, nyatanya tidak semua keberangkatan dapat menikmati ‘tiket murah’ tersebut. Sebagian jadwal untuk kelas Premium Economy tetap dibanderol dengan harga Rp225.000 per perjalanan dan Rp250.000. 

    Sejak dibuka pada 7 November dan hingga 8 November 2025, lebih dari 3.000 tiket promo telah terjual hanya dalam 2 hari sejak masa pemesanan dibuka, dan jumlahnya terus bertambah setiap jamnya.

    PT KCIC mencatat peningkatan jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh sebesar 6,3% pada periode Januari hingga Oktober 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

    Selama 10 bulan pertama tahun ini, layanan Whoosh telah melayani lebih dari 5,1 juta penumpang, meningkat dari 4,8 juta penumpang pada 2024 di periode yang sama. Secara kumulatif, sejak beroperasi secara komersial pada Oktober 2023, Whoosh telah melayani lebih dari 12,2 juta penumpang.

    Berikut daftar keberangkatan Whoosh Halim-Tegalluar dengan harga Rp200.000

    Tanggal 10 November 2025 

    13.00 – 13.47 WIB
    15.25 – 16.19 WIB
    18.25 – 19.19 WIB
    20.00 – 20.47 WIB
    20.25 – 21.19 WIB
    21.25 – 22.19 WIB 

     

    Tanggal 11 November 2025

    10.25 – 11.19 WIB
    12.25 – 13.19 WIB
    19.25 – 20.19 WIB
    20.25 – 21.19 WIB
    21.00 – 21.47 WIB
    21.25 – 22.19 WIB

  • KAI Daop 6 Yogyakarta Buka Bertahap Pemesanan Tiket Periode Nataru
                
                    
                        
                            Yogyakarta
                        
                        8 November 2025

    KAI Daop 6 Yogyakarta Buka Bertahap Pemesanan Tiket Periode Nataru Yogyakarta 8 November 2025

    KAI Daop 6 Yogyakarta Buka Bertahap Pemesanan Tiket Periode Nataru
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com
    – Pemesanan tiket kereta api pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 resmi dibuka secara bertahap. PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat memesan lewat kanal resmi.
    Manajer Humas PT KAI Daop 6
    Yogyakarta
    , Feni Novida Saragih, mengatakan, tiket kereta api periode Nataru dapat dipesan mulai 1 Desember 2025 melalui seluruh kanal resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI dan situs web kai.id.
    “Pemesanan tiket untuk angkutan Nataru sudah dibuka secara bertahap karena masih adanya penyesuaian,” ujar Feni, Minggu (8/11/2025).
    Ia menjelaskan, penyesuaian dilakukan agar pola perjalanan sesuai dengan kondisi terkini. 
    “Kini sistem sudah diperbarui dan penumpang dapat melakukan pemesanan seperti biasa,” kata dia.
    Tujuannya, KAI Daop 6 Yogyakarta membuka pemesanan tiket secara bertahap untuk memberikan kesempatan bagi pelanggan merencanakan perjalanan lebih awal. 
    Selain itu, langkah ini sekaligus untuk memastikan transisi ke jadwal dan pola perjalanan baru berjalan lancar sebagai bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan kenyamanan layanan kereta api.
    KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengimbau masyarakat agar memesan tiket hanya melalui kanal resmi untuk menghindari penipuan dan memastikan harga serta jadwal sesuai ketentuan.
    Feni menambahkan, saat ini untuk tiket kereta api Nataru 2025 di wilayah Daop 6 Yogyakarta sudah tersedia untuk jadwal keberangkatan mulai 1 Desember 2025.
    “KAI Daop 6 Yogyakarta berharap masyarakat dapat segera melakukan pemesanan tiket KA untuk persiapan perjalanan yang lebih nyaman dan agar tidak kehabisan tiket menjelang masa liburan akhir tahun,” pungkas Feni.
    Adapun untuk informasi jumlah kapasitas tiket untuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Daop 6 Yogyakarta akan diinformasikan kemudian. Masyarakat juga dapat mengakses informasi mengenai layanan dan operasional KA melalui Contact Center KAI121 dan kanal social media @kai121.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • KDM Dukung Optimalisasi Jalur Nambo-Citayam, Ini Strategi KAI

    KDM Dukung Optimalisasi Jalur Nambo-Citayam, Ini Strategi KAI

    Bisnis.com, BANDUNG–Pemda Provinsi Jawa Barat bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berupaya meningkatkan layanan transportasi publik di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi. 

    Salah satu langkah strategis yang sedang dilakukan adalah optimalisasi jalur KRL lintas Nambo-Citayam untuk meningkatkan kapasitas dan frekuensi perjalanan.

    Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa saat ini lintasan Nambo masih menggunakan jalur tunggal (single track) dengan frekuensi perjalanan sekitar satu jam sekali. Kondisi ini membatasi kapasitas angkut penumpang dari arah Bogor menuju Jakarta.

    “Jalur Nambo saat ini hanya memiliki satu rel dengan headway satu jam. Dengan terminasi di Stasiun Citayam, frekuensi bisa ditingkatkan menjadi setiap 15 menit,” ujar Bobby dikutip Sabtu (8/11/2025).

    Dia menambahkan, pengalihan operasional tersebut akan berdampak positif terhadap kapasitas layanan KRL di lintas Bogor-Jakarta. “Kita sudah hitung, kemarin melalui rekayasa operasi dan penambahan panjang rangkaian (SF), kapasitas angkut dari Bogor bisa meningkat hingga 200 ribu penumpang per hari, itu sedang kita kerjakan,” jelasnya.

    Peningkatan ini juga diiringi dengan penyesuaian infrastruktur di sejumlah stasiun. Bobby menyebutkan bahwa saat ini panjang peron di beberapa stasiun di Bogor  masih terbatas dengan panjang rangkaian 8 – 10 SF, sehingga belum mampu menampung rangkaian KRL 12 gerbong.

    “Jadi mau engga mau peronnya kita panjangkan sehingga bisa menggunakan SF 12 semua. Dengan rekayasa operasi yang ada di (Stasiun) Nambo tadi, itu bisa nambah 200 ribu (penumpang),” tutur Bobby.

    Selain itu, pembangunan flyover di kawasan Depok juga menjadi bagian dari upaya integrasi jaringan transportasi di wilayah aglomerasi Jabodetabek. 

    Setelah flyover rampung, jalur siding dari Nambo-Cibinong akan dihubungkan langsung ke Citayam untuk memperlancar pergerakan kereta dan meminimalkan waktu tunggu.

    “Jadi nanti kereta yang dari Nambo-Cibinong ini, kita residing, itu di Stasiun Citayam, Depok. itu sedang dibangun flyover juga. Begitu flyovernya jadi nanti kereta siding ini kita tempelkan di stasiunnya,” katanya

    Langkah kolaboratif antara Pemda Provinsi Jawa Barat dan PT KAI ini diharapkan menjadi bagian dari transformasi transportasi publik menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan di wilayah metropolitan Jawa Barat.

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin juga membahas rencana modernisasi jalur kereta api Jakarta–Bandung agar waktu tempuh dapat dipangkas menjadi sekitar 1,5 jam.

    Dalam pembicaraan tersebut, KDM– sapaan akrab Dedi Mulyadi –menegaskan modernisasi jalur kereta ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat perekonomian Jawa Barat.

    “Kalau jalur kereta Jakarta–Bandung dimodernisasi, perjalanannya bisa ditempuh hanya dalam satu setengah jam. Tiket sekitar 150 sampai 300 ribu rupiah, saya yakin kereta akan selalu penuh,” ujar KDM.

    Sementara itu, Dirut KAI Bobby Rasyidin menjelaskan, modernisasi jalur dapat dilakukan tanpa harus membangun lintasan baru. 

    Langkah utama yang dibutuhkan ialah perbaikan rel eksisting, penataan tikungan (healing) dan kemiringan jalur, serta penerapan teknologi _tilting_ pada bogie agar kereta dapat melaju stabil di kontur jalur yang berkelok.

    “Dengan jalur eksisting sepanjang sekitar 150 kilometer, estimasi biaya perbaikan sekitar 8 triliun rupiah. Investasi itu mencakup peningkatan kualitas rel, pembangunan terowongan dan jembatan baru di sejumlah titik, serta penyempurnaan sistem double track,” kata Bobby.

    KDM menambahkan, proyek ini dapat menjadi model kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemdaprov Jabar, pemerintah kota/kabupaten, hingga masyarakat. 

    “Kita bisa ajak Pemkot Bandung, para pembisnis hotel untuk investasi. Karena orang Jakarta banyak yang berwisata ke Bandung, karena ini akan punya implikasi terhadap perkembangan tingkat kunjungan (wisata). Bisa kita buat saham warga Jabar, nanti warga Jabar nanti punya kereta yang diproduksi di dalam negeri, punya kualitas menggunakan tenaga dalam negeri, ini yang dari Jakarta – Bandung,” pungkas KDM.

  • KAI Daop 8 Surabaya Perbaiki Rel di Perlintasan Jalan Pahlawan Mojokerto, Akses Ditutup Sementara

    KAI Daop 8 Surabaya Perbaiki Rel di Perlintasan Jalan Pahlawan Mojokerto, Akses Ditutup Sementara

    Mojokerto (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya tengah melakukan pekerjaan perbaikan jalan rel di perlintasan sebidang No. 44 Km 56+791 Jalur Hilir yang berada di Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus menjaga kenyamanan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

    Selama proses perbaikan berlangsung, akses jalan di lokasi perlintasan ditutup sementara sesuai tahapan pekerjaan. Penutupan dilakukan pada malam hingga dini hari guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat. Kendaraan yang melintas akan dialihkan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan.

    “Pekerjaan ini meliputi pembongkaran aspal lama, perbaikan struktur dan geometri jalan rel, hingga pengaspalan ulang. Seluruh rangkaian kegiatan kami fokuskan untuk menjaga keandalan jalur rel dan memastikan kenyamanan serta keamanan bagi perjalanan kereta api maupun pengguna jalan,” ungkap Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Sabtu (8/11/2025).

    Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, KAI Daop 8 Surabaya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, Kepolisian, dan instansi terkait. Masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Simpang 4 Benteng dan Simpang Tropodo, serta merencanakan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan.

    “KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama proses perbaikan berlangsung. Perawatan prasarana ini merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga keselamatan operasional perjalanan kereta api dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambah Luqman.

    Adapun jadwal pelaksanaan pekerjaan adalah sebagai berikut:

    Jumat, 7 November – Sabtu, 8 November 2025 (pukul 22.00–04.00 WIB): Pembongkaran aspal, penggantian balas, dan perbaikan geometri jalan rel.
    Minggu, 9 November 2025: Masa penstabilan jalan rel.
    Senin, 10 November 2025 (pukul 22.00–04.00 WIB): Pengaspalan ulang perlintasan.

    KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas pengertian dan dukungan selama proses pekerjaan berlangsung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan keselamatan dan keandalan jaringan kereta api di wilayah Mojokerto dan sekitarnya. [tin/beq]

  • 5
                    
                        Tanpa Rapat Resmi, Gubernur Dedi Mulyadi dan PT KAI Lahirkan 4 Gagasan Transportasi Jabar
                        Bandung

    5 Tanpa Rapat Resmi, Gubernur Dedi Mulyadi dan PT KAI Lahirkan 4 Gagasan Transportasi Jabar Bandung

    Tanpa Rapat Resmi, Gubernur Dedi Mulyadi dan PT KAI Lahirkan 4 Gagasan Transportasi Jabar
    Tim Redaksi
    BANDUNG, KOMPAS.com
    – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut, tidak semua keputusan penting harus melalui rapat resmi yang kaku. Obrolan ringan pun bisa melahirkan terobosan besar.
    Pernyataan itu dibuktikan melalui pertemuannya dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) baru-baru ini. Hasilnya, lahir empat gagasan strategis di bidang transportasi yang diyakini akan mengubah wajah mobilitas di Jawa Barat.
    “Kadang tidak perlu rapat resmi untuk hasilkan sesuatu yang besar. Cukup obrolan ringan, tapi fokus pada solusi nyata,” kata
    Dedi Mulyadi
    dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/11/2025).
    Empat gagasan strategis tersebut adalah:
    1. Kereta Wisata Jakalalana
    Rute wisata ini akan melintasi Depok, Bogor, Sukabumi, dan Cianjur, yang dikenal dengan keindahan alamnya.
    Jalur ini nantinya akan terhubung langsung ke Bandung setelah pembangunan jalur Padalarang rampung.
    “Kalau sudah terkoneksi ke Bandung, kereta ini bisa jadi ikon wisata baru Jawa Barat,” ujar Dedi.
    2. Gerbong Tanimukti
    Konsep ini diciptakan untuk membantu petani mengirim hasil panen ke Pasar Induk di Jakarta.
    Jalur pengiriman akan melintasi Tasikmalaya, Garut, Bandung, Cianjur, Sukabumi, dan Bogor, serta rute pantura Cirebon–Purwakarta–Subang–Karawang.
    “Petani tidak perlu pusing lagi memikirkan biaya logistik. Kita buat gerbong khusus hasil tani,” kata Dedi.
    3. Kereta Kilat Pajajaran
    Ini merupakan konsep kereta cepat antarkota yang mampu memangkas waktu tempuh hanya satu jam dari Jakarta ke Bandung melalui Stasiun Gambir.
    Jalur lanjutan akan menghubungkan Bandung–Banjar–Pangandaran, dengan waktu tempuh Banjar–Pangandaran hanya 45 menit.
    “Kalau sudah begitu, Pangandaran bisa dikembangkan jadi kota wisata dengan mobil kecil atau taksi lokal,” ucap Dedi.
    4. Kereta Listrik Padalarang–Cicalengka
    Sistem transportasi massal berbasis listrik ini akan menjadi solusi ramah lingkungan untuk Bandung Raya.
    “Tidak perlu lagi bangun transportasi baru puluhan triliun. Kita optimalkan jalur yang ada dengan sistem listrik,” tegas dia.
    Dedi menambahkan, keempat proyek ini akan disinergikan dengan visi pembangunan berkelanjutan Jawa Barat yang menekankan efisiensi, konektivitas, dan kesejahteraan warga.
    “Semua ini bukan hanya soal rel dan gerbong, tapi tentang bagaimana membangun ekonomi rakyat lewat transportasi yang cerdas dan terintegrasi,” tegas dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Maganghub Kemnaker Batch 2 Resmi Dibuka: Peluang Emas Lulusan Perguruan Tinggi Raih Pengalaman Kerja Nyata

    Maganghub Kemnaker Batch 2 Resmi Dibuka: Peluang Emas Lulusan Perguruan Tinggi Raih Pengalaman Kerja Nyata

    Program Magang Nasional ini didukung oleh puluhan perusahaan swasta dan BUMN terkemuka di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Bank Tabungan Negara (BTN), Pertamina Power Indonesia, Semen Gresik, dan Toyota Indonesia. Ada pula Wika Indonesia, Persero Batam, Sanken, INKA, Mustika Ratu, Detik Network, Garuda Food, dan Kereta Api Indonesia (KAI).

    Pendaftaran untuk program Maganghub Kemnaker dilakukan secara daring melalui laman resmi maganghub.kemnaker.go.id. Langkah pertama adalah membuat akun SIAPKerja atau mendaftar langsung di laman Maganghub. Calon peserta perlu mengisi NIK, nama lengkap, dan email aktif, lalu mengaktifkan akun dengan kode OTP.

    Setelah akun aktif, peserta harus melengkapi profil di dashboard SIAPKerja. Selanjutnya, kunjungi kembali laman Maganghub, pilih program pemagangan yang diminati, dan submit pendaftaran. Sistem akan melakukan verifikasi, dan peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap penempatan oleh perusahaan mitra.

    Sebelum mendaftar, calon peserta disarankan menyiapkan beberapa dokumen penting. Dokumen-dokumen tersebut meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), ijazah D3/S1 atau Surat Keterangan Lulus (SKL), Curriculum Vitae (CV), pas foto, serta email aktif dan nomor HP. Persiapan ini akan memperlancar proses pendaftaran.

  • Dedi Mulyadi Siapkan Rp 8 Triliun untuk Jalur Kereta Jakarta–Pangandaran via Bandung
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        6 November 2025

    Dedi Mulyadi Siapkan Rp 8 Triliun untuk Jalur Kereta Jakarta–Pangandaran via Bandung Bandung 6 November 2025

    Dedi Mulyadi Siapkan Rp 8 Triliun untuk Jalur Kereta Jakarta–Pangandaran via Bandung
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan proyek besar di sektor transportasi.
    Gubernur
    Jawa Barat

    Dedi Mulyadi
    mengungkapkan, pihaknya akan membangun
    jalur kereta api
    baru yang menghubungkan Jakarta–Bandung–Banjar–Pangandaran. 
    Proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan secara bertahap pada 2027 hingga 2029 dengan anggaran Rp 8 triliun yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat.
    “Pembangunan ini bukan sekadar proyek transportasi, melainkan juga investasi untuk pemerataan ekonomi wilayah selatan Jawa Barat,” ujar Dedi Mulyadi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (6/11/2025).
    Menurut Dedi, proyek tersebut akan dilakukan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui skema investasi bersama. Pemerintah daerah akan berinvestasi dalam pembangunan rel, sistem sinyal, serta modifikasi kereta api.
    “APBD kami sanggup untuk tiga tahun. Nilainya sebanding dengan dua tahun anggaran untuk pembangunan jalan,” ujarnya.
    Dedi menjelaskan, salah satu tujuan utama pembangunan jalur kereta ini adalah mempersingkat waktu tempuh dari Jakarta menuju Pangandaran yang selama ini memakan waktu cukup lama.
    “Rata-rata perjalanan dari Jakarta ke Bandung 1,5 jam, dari Bandung ke Banjar sekitar 4 jam, dan dari Banjar ke Pangandaran 30 menit. Nantinya jalur ini bisa disesuaikan tergantung kebutuhan,” katanya.
    Menariknya, kata Dedi, perjalanan dari Jakarta ke Bandung akan tetap mempertahankan karakter wisata alamnya.
    “Kenapa 1,5 jam? Karena sayang kalau perjalanan pendek, padahal pemandangan antara Jakarta dan Bandung itu luar biasa. Tapi, kalau untuk rombongan, misalnya 600 orang, bisa di-
    setting
    satu jam juga,” tutur Dedi.
    Lebih jauh, Dedi menekankan bahwa proyek ini akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di sepanjang jalur Bandung, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga Pangandaran.
    “Ini akan membuka konektivitas baru, memperlancar mobilitas barang dan orang, dan tentu mempercepat pertumbuhan ekonomi di selatan Jawa Barat,” katanya.
    Selain itu, Pemprov Jabar juga berencana merenovasi Stasiun Bandung agar menjadi kawasan yang lebih tertata.
    “Karena stasiun itu
    heritage
    , jadi kami jaga nilai sejarahnya. Tapi, parkir kendaraan nanti tidak lagi di depan stasiun,” ujar Dedi.
    Tak hanya fokus di selatan, Dedi juga menyiapkan sistem transportasi khusus di wilayah Pantura. Rencananya akan dibangun jalur kereta untuk angkutan bahan pangan dengan rute Cirebon–Indramayu–Subang–Karawang–Bekasi.
    “Nanti kalau gerbong angkutan bahan pangan sudah selesai, rencana saya penggilingan padi juga akan dibuat dekat stasiun. Jadi, petani di Pantura punya nilai tambah ekonomi,” tutur Dedi.
    Menurut Dedi, pembangunan infrastruktur transportasi berbasis kereta ini adalah langkah strategis Pemprov Jabar untuk menyiapkan masa depan ekonomi yang lebih merata.
    “Kereta bukan hanya alat angkut, tetapi sarana pemerataan dan kemajuan wilayah,” tuturnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.