Tag: Kai

  • Kecelakaan Maut Pasuruan, Kereta Api Tabrak Truk di Beji

    Kecelakaan Maut Pasuruan, Kereta Api Tabrak Truk di Beji

    Pasuruan (beritajatim.com) – Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Cangkring Malang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Kamis (2/5/2024) sekitar pukul 05.10 WIB.

    Sebuah truk colt diesel Nopol S 8823 NE bermuatan kardus yang melaju dari arah barat menabrak kereta api yang juga melaju dari arah yang sama. Akibatnya, bagian depan truk mengalami kerusakan parah.

    Beruntung, sopir truk yang diketahui bernama Subari (44), warga Dusun Losari, Desa Pengukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, selamat dari kecelakaan tersebut.

    Subari mengalami luka memar dan lecet akibat benturan keras. Ia dilarikan ke rumah sakit Pusdik Brimob untuk mendapatkan perawatan medis.

    Menurut keterangan warga, Subari diduga mengantuk saat mengemudi dan tidak memperhatikan kereta api yang melintas.

    “Sopirnya tadi mengaku masih ngantuk, dan tidak konsentrasi ketika membawa kendaraannya,” kata jelas Joko warga sekitar, Kamis (2/5/2024).

    Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Cangkring Malang memang dikenal rawan kecelakaan. Banyak pengendara motor yang terjatuh di rel kereta api karena tidak mampu menyeimbangkan kendaraan mereka.

    “Truk dan kereta api sama-sama dari barat, sopir truk tidak mengetahui jika saat melintasi rel ada kereta api yang tengah melintas juga dari arah barat,” katanya.

    Warga Desa Cangkring Malang berharap PT KAI segera memasang palang pintu di perlintasan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Mereka juga menghimbau pengendara untuk selalu berhati-hati saat melintasi rel kereta api, terutama pada malam hari atau menjelang pagi ketika tidak ada petugas penjaga di lokasi.

    Meski begitu, saat dikonfirmasi, pihak kepolisian enggan memberikan keterangan terkait kecelakaan kali ini. [ada/but]

  • KA Mutiara Selatan Relasi Bandung Malang Tertemper Mr X di Ngawi

    KA Mutiara Selatan Relasi Bandung Malang Tertemper Mr X di Ngawi

    Ngawi (beritajatim.com) – Mr X atau pria yang tak diketahui identitasnya ditemukan meninggal tertabrak Kereta Api (KA) Mutiara Selatan relasi Bandung-Malang di Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, Ngawi, Jawa Timur, Rabu (24/4/2024) pagi. Diduga, pria itu sengaja menabrakkan diri saat kereta lewat.

    Jasad pria itu pertama kali ditemukan oleh petani yang hendak ke sawah dan melintas di rel tersebut. Jenazah pria tanpa identitas itu sudah tidak utuh. Warga pun melapor ke petugas PT KAI yang tengah berpatroli.

    Polisi yang mendapatkan laporan dari warga langsung menuju ke lokasi kejadian. Hasil dari olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga sengaja menabrakkan diri saat kereta melintas.

    “Kondisi jenazah sudah tidak utuh, sudah tercecer dengan jarak satu kilometer. Korban ini laki-laki, identitasnya belum diketahui. Kami.menunggu hasil dari Tim Inafis. Diduga sengaja menabrakkan diri dan titik tumburnya ada di tengah rel,” kata Kapolsek Widodaren AKP Farid Suharta.

    Dibantu warga, petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk divisum. Kejadian itu kini masih dalam penyelidikan Polsek Widodaren Ngawi.

    CATATAN: Informasi ini tidak untuk menginspirasi siapapun untuk bunuh diri. Jika Anda memiliki pikiran untuk bunuh diri, segera mencari bantuan dengan menghubungi psikolog atau psikiater terdekat. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tanda peringatan bunuh diri, segera hubungi Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes 021-500-454. [fiq/aje]

  • Lebaran 2024, 17.658 Pelanggan Berangkat dari Stasiun Mojokerto

    Lebaran 2024, 17.658 Pelanggan Berangkat dari Stasiun Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Selama masa Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024, PT KAI Indonesia menyatakan penumpang angkutan Lebaran di Stasiun Mojokerto mengalami kenaikan signifikan. KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 17.658 pelanggan KA jarak jauh berangkat dari Stasiun Mojokerto.

    Sementara untuk kedatangan tercatat ada sebanyak 16.505 pelanggan yang turun di Stasiun Mojokerto. Lonjakan pelanggan KA dari grafik data saat puncak arus mudik pada, Selasa (9/4/2024) atau H-1 Lebaran. Jumlah pelanggan tersebut meningkat jika dibandingkan pada Lebaran 2023 lalu.

    “Tercatat sebanyak 894 pelanggan yang berangkat dari Stasiun Mojokerto. Sedangkan puncak arus balik tertinggi terjadi pada Senin (15/4) atau H+4 lebaran. Sebanyak 260 pelanggan yang berangkat dari Stasiun Mojokerto,” ungkap Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Rabu (24/4/2024).

    Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang KA juga berdampak terhadap akupansi angkutan lebaran. Okupansi pelanggan yang berangkat dari Stasiun Mojokerto mengalami peningkatan sebesar 7 persen atau meningkat 972 pelanggan dibanding tahun 2023.

    “Pelanggan KA jarak jauh untuk kedatangan di Stasiun Mojokerto mengalami peningkatan satu persen. Sedangkan pelanggan yang turun di Stasiun Mojokerto juga mengalami peningkatan 1 persen atau 68 pelanggan dibanding 2023. Adapun 3 KA yang menjadi favorit keberangkatan dari Stasiun Mojokerto,” katanya.

    Luqman menjelaskan, ada tiga KA yang menjadi primadona pemudik yang berangkat dari Stasiun Mojokerto. KA jarak jauh yang menjadi favorit pelanggan KA Pasundan relasi Surabaya Gubeng – Kiaracondong, KA Sritanjung relasi Ketapang – Surabaya Gubeng – Lempuyangan dan KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng – Pasar Senen. [tin/aje]

  • Loker KAI Syarat Minimal IPK 3,5, Netizen: Syaratnya Ribet

    Loker KAI Syarat Minimal IPK 3,5, Netizen: Syaratnya Ribet

    Jakarta

    Heboh lowongan kerja PT KAI (Kereta Api Indonesia) dengan salah satu syarat minimal IPK 3,5. Berdasarkan unggahan di akun Instagram @keretaapikita, KAI bekerja sama dengan PT Dayalima Recruitment membuka lowongan di posisi Management Trainee untuk jenjang S1. Netizen pun menuliskan berbagai komentar mereka mengenai persyaratan indeks prestasi kumulatif tinggi tersebut.

    Di media sosial X, sudah ada lebih dari 3.000 cuitan soal ‘IPK 3,5’ dan menjadi trending topic. Diketahui, selain IPK 3,5, syarat yang dicari lainnya adalah memiliki minimal skor TOEFL 500.

    “Jadi pejabat, jadi penguasa tertinggi di negara api aja gak perlu IPK tinggi2, gak perlu jago bahasa inggris, ini KAI standarnya IPK 3,5, toefl 500,anjay😲,” kata @5te*3n_P**eL.

    “Kok syarat bahasa inggris ,bukan bahasa China ya….kan bosnya orang China ? Terus IPK nya kok tinggi amat, bukannya IPK cukup 2,3 aja🤭,” timpal yang lain.

    “Mendiknas bilang ijasah ga perlu, BUMN malah kasih batas IPK 3.5. Macam yang betuuuul aja klean tu,” ujar @etha**sa*utra.

    “KAI buka loker syarat IPK 3,5. Baru pertama kali liat dah kerja ada syarat seribet ini. Emang apa ngaruhnya IPK sama skill pekerjaan. Udah tau tiap Universitas standar IPK beda.Kalo gitu daftar universitas gajelas aja yang penting IPK tinggi. Mending ngadain tes baru bener,” usul @Criti***orlds.

    Adapun daftar rekrutmen KAI 2024 adalah sebagai berikut:

    Warga Negara Indonesia (WNI);Jenis kelamin pria dan/ atau wanita (sesuai formasi);Sehat jasmani/rohani;Memiliki Ijazah S1 dengan jurusan sesuai kebutuhan perusahaan dan IPK minimal 3,5 (tiga koma lima) serta akreditasi jurusan/program studi pada saat tanggal kelulusan minimal “Unggul (A)” dariBAN-PT atau Lembaga yang berwenang;Usia pelamar per 17 April 2024 serendah-rendahnya 21 (dua puluh satu) tahun dan setinggi-tingginya 30 (tiga puluh) tahun.Tinggi badan pria minimal 160 cm dengan berat badan ideal; tinggi badan wanita minimal 155 cm dengan berat badan ideal.Berkelakuan baik;Tidak bertindik (untuk pria) dan tidak bertato;Tidak pernah menggunakan dan/atau terlibat narkoba atau psikotropika;Tidak pernah dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap;Tidak pernah diberhentikan di lingkungan KAI Group atau institusi lainnya dikarenakan hukuman disiplin atau diberhentikan dengan tidak hormat;Tidak memiliki hubungan perkawinan dengan pekerja perusahaan pada saat diterima sebagai pekerja perusahaan;Bersedia mengikuti seleksi rekrutmen sesuai ketentuan yang berlaku di PT Kereta Api Indonesia (Persero);Lulus dalam seleksi calon pekerja baru yang diselenggarakan oleh panitia rekrutmen PT Kereta Api Indonesia (Persero).

    (ask/fay)

  • Arus Mudik Aman, KAI Daops 8 Sebut Ada Kontribusi Besar dari Relawan Komunitas Railfans dan Pramuka

    Arus Mudik Aman, KAI Daops 8 Sebut Ada Kontribusi Besar dari Relawan Komunitas Railfans dan Pramuka

    Surabaya (beritajatim.com) – PT KAI Daops 8 mengapresiasi relawan Komunitas Railfans dan Pramuka Surabaya yang telah berkontribusi kepada para pemudik di moment arus mudik Lebaran Idul Fitri tahun 2024 ini.

    Menurut Manajer Humas KAI Daops 8, Luqman Arif mengatakan khusus bagi relawan Komunitas railfans maupun Pramuka, mereka secara sukarela ingin turut berkontribusi dengan KAI dalam hal melayani pelanggan baik itu memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan selama Posko Angkutan Lebaran.

    Dikatakan Luqman keterlibatan baik itu internal KAI, hingga eksternal KAI, memiliki tujuan untuk mensukseskan angkutan lebaran tahun 2024, dengan mengantarkan para pelanggan selamat sampai tujuan.

    “Daop 8 Surabaya terdapat 4 komunitas railfans yang turut berkontribusi memberikan dukungan kepada KAI, yakni Sahabat Kereta, Sipuong, Java Train, dan Malangraya 444. Kegiatan yang mereka lakukan antaralain melakukan membantu memberikan informasi seputar jadwal KA, aturan perjalanan dengan KA, hingga posisi kereta yang tertera di tiket,”ungkap Luqman Arif, Senin (15/4/2024).

    Lebih lanjut selama masa posko angkutan lebaran 2024, setiap hari terdapat 8 anggota railfans dan 8 anggota Pramuka di 8 stasiun Daop 8 Surabaya, antara lain Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Surabaya Kota, Stasiun Wonokromo, Stasiun Sidoarjo, Stasiun Bangil, Stasiun Malang, dan Stasiun Mojokerto.

    “Kami mengapresiasi kontribusi mereka yang ikut mendukung KAI dalam mensukseskan angkutan lebaran 2024, dengan ikhlas, sukarela, membantu kelancaran mudik pelanggan,” ungkapnya.

    Saat ini para relawan ini bukan hanya membantu pada arus mudik saja, melainkan pada arus balik para relawan ini tetap memberikan pelayanan kepada para penumpang kereta api yang akan melakukan perjalanan hingga arus balik selesai, Selasa (16/4/2024) besok. (way/kun)

  • Imbas Tertemper Carry di Madiun, KA Argo Semeru Terlambat 15 Menit 

    Imbas Tertemper Carry di Madiun, KA Argo Semeru Terlambat 15 Menit 

    Madiun (beritajatim.com) – Imbas tertemper Mobil Carry di perlintasan KA tanpa palang pintu, Desa/ kecaamyan Wonoasri Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kereta Api (KA) Argo Semeru terlambat 15 menit, pada Jumat (13/4/2024) pukul 11.00 WIB.

    Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardojo mengatakan, akibat dari insiden tersebut, Kereta Api Argo Semeru mengalami keterlambatan sebesar 15 menit untuk dilakukan perbaikan dan pemeriksaan di Stasiun Madiun.

    “Kelambatan KA Argo Semeru, berimbas pada kereta api Brantas tambahan relasi Blitar – Pasarsenen selama 10 menit, menunggu pemeriksaan jalur kereta api dalam kondisi aman dam bebas gangguan,” terang Kuswardojo.

    Dia mengatakan, pemeriksaan rangkaian KA dan jalur pasca kecelakaan merupakan hal penting untuk memastikan kelancaran dan keselamatan KA. Terlebih saat ini sudah memasuki arus balik Lebaran 2024.

    Sebelumnya diberitakan, Sebuah mobil Carry merah nopol N 1157 XL tertabrak Kereta Api (KA) Argo Semeru di perlintasan tanpa palang pintu dan tak terjaga di Desa/Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun, Jumat (13/4/2024).

    Pun, titik tersebut sudah diberi patok, agar kendaraan tidak melintas di perlintasan sebidang KA itu. Namun, diduga pengemudi mobil tetap nekat melintas.

    “Di lokasi sudah dipatok namun pengemudi memaksa melintas dan akhirnya kendaraannya tersangkut di lokasi kejadian. Kemudian, mobil tersebut menemper KA Argo Semeru relasi Surabaya-Gambir,” terang Kuswardojo, Manager Humas Daop 7 Madiun.

    Kuswardojo menjelaskan sesuai dengan peraturan yang berlaku, perlintasan sebidang liar menjadi kewenangan pemerintah atau pemerintah daerah untuk dilakukan peningkatan keselamatan atau penutupan.

    KAI juga mendorong pemerintah untuk membuat perlintasan yang aman sesuai regulasi atau menutup perlintasan tidak sebidang sesuai dengan amanat UU no 23 tahun 2007.

    “Kami selalu menghimbau agar semua pengguna jalan raya untuk berhenti sesaat ketika hendak melintasi perlintasan sebidang. Jika sudah dipastikan aman baru melintas,” terangnya.

    KAI menegaskan pentingnya kesadaran dan disiplin di perlintasan sebidang kereta api (KA). Setiap individu dihimbau untuk mematuhi aturan dan tanda-tanda peringatan yang terpasang di perlintasan, guna mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat berujung pada kerugian.

    Kuswardojo menghimbau masyarakat pengguna kendaraan yang melintas di perlintasan sebidang KA, untuk selalu berhati-hati.

    “Sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114, Pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel,” pungkasya.

    Diketahui, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan KA Argo Semeru Relasi Surabaya – Gambir yang telah tertemper mobil Suzuki Carry warna merah dengan Nopol N 1157 XL di km 153+637 antara Caruban-babadan (Perlintasan tidak terjaga) pada Jumat, 12 April 2024, pukul. 11.00

    Identitas penemper yakni Tarmuji warga Gading Permai Kelurahan Petahunan Kecamata Gadingrejo Pasuruan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. [fiq/ted]

     

     

     

  • Mobil Carry Tertabrak KA Argo Semeru di Madiun, Paksa Lintasi Perlintasan yang Sudah Dipatok

    Mobil Carry Tertabrak KA Argo Semeru di Madiun, Paksa Lintasi Perlintasan yang Sudah Dipatok

    Madiun (beritajatim.com) – Sebuah mobil Carry merah nopol N 1157 XL tertabrak Kereta Api (KA) Argo Semeru di perlintasan tanpa palang pintu dan tak terjaga di Desa/Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun, Jumat (13/4/2024).

    Pun, titik tersebut sudah diberi patok, agar kendaraan tidak melintas di perlintasan sebidang KA itu. Namun, diduga pengemudi mobil tetap nekat melintas.

    “Di lokasi sudah dipatok namun pengemudi memaksa melintas dan akhirnya kendaraannya tersangkut di lokasi kejadian. Kemudian, mobil tersebut menemper KA Argo Semeru relasi Surabaya-Gambir,” terang Kuswardojo, Manager Humas Daop 7 Madiun.

    Kuswardojo menjelaskan sesuai dengan peraturan yang berlaku, perlintasan sebidang liar menjadi kewenangan pemerintah atau pemerintah daerah untuk dilakukan peningkatan keselamatan atau penutupan.

    KAI juga mendorong pemerintah untuk membuat perlintasan yang aman sesuai regulasi atau menutup perlintasan tidak sebidang sesuai dengan amanat UU no 23 tahun 2007.

    “Kami selalu menghimbau agar semua pengguna jalan raya untuk berhenti sesaat ketika hendak melintasi perlintasan sebidang. Jika sudah dipastikan aman baru melintas,” terangnya.

    KAI menegaskan pentingnya kesadaran dan disiplin di perlintasan sebidang kereta api (KA). Setiap individu dihimbau untuk mematuhi aturan dan tanda-tanda peringatan yang terpasang di perlintasan, guna mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat berujung pada kerugian.

    Kuswardojo menghimbau masyarakat pengguna kendaraan yang melintas di perlintasan sebidang KA, untuk selalu berhati-hati.

    “Sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114, Pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel,” pungkasya.

    Diketahui, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan KA Argo Semeru Relasi Surabaya – Gambir yang telah tertemper mobil Suzuki Carry warna merah dengan Nopol N 1157 XL di km 153+637 antara Caruban-babadan (Perlintasan tidak terjaga) pada Jumat, 12 April 2024, pukul. 11.00

    Identitas penemper yakni Tarmuji warga Gading Permai Kelurahan Petahunan Kecamata Gadingrejo Pasuruan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. [fiq/ted]

  • Tiket Mudik Balik Tersedia, 20 Ribu Terjual Habis Per Hari

    Tiket Mudik Balik Tersedia, 20 Ribu Terjual Habis Per Hari

    Surabaya (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya sediakan tiket arus balik untuk para pemudik pada Jumat (12/4/2024).

    Manajer Humas Daops 8, Luqman Arif menyebutkan tiket KA jarak jauh pada periode arus balik mulai 12 s/d 21 April 2024 atau H+1 s/d H+10 lebaran masih tersedia 164.693 tiket dari total 303.400 tiket.

    Berdasarkan data selama arus mudik, okupansi tertinggi pemesanan tiket arus balik di Daop 8 Surabaya terjadi pada 12-15 April 2024 atau H+1 s/d H+4 lebaran, dengan total rata-rata pemesanan tiket mencapai 20.000 per hari.

    Maka hasil penjualan tiket arus balik pada pukul 11.00 wib tiket KA jarak jauh yang telah dipesan masyarakat untuk periode arus balik ini sebanyak 138.707 tiket.

    “Untuk ketersediaan tiket pada 12-15 April rata-rata 10.000 tiket per hari,” ungkap Luqman, Kamis (11/4/2024).

    Lebih lanjut dikatakan Luqman tiket kereta api jarak jauh masih mendominasi dalam arus mudik maupun arus balik dengan tujuan Kota Madiun, Solo, Yogyakarta, dan Semarang.

    Dari data yang dihimpun pada tiketing PT KAI Daops 8, pemesakan tiket arus balik dari tiga stasiun yakni Gubeng, Pasar Turi dan Malang diantaranya Jumat (12/4) H+1 sebanyak 18.854 tiket, Sabtu (13/4) H+2 sebanyak 17.322 tiket, Minggu (14/4) H+3 sebanyak 18.489 tiket, dan Senin (15/4) H+4 sebanyak 17.290 tiket.

    “Jumlah ketersediaan tiket KA jarak jauh di Daop 8 Surabaya masih cukup banyak, sehingga masyarakat dapat segera memesan tiket selagi cuti bersama dari pemerintah masih berlangsung,”imbuhnya.

    Selama masa angkutan lebaran 2024, mulai 31 Maret hingga 11 April, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani sebanyak 249.568 pelanggan.

    Pada Kamis (11/4/2024) KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 21.029 pelanggan berangkat di Daop 8 Surabaya, dan 18.276 pelanggan turun di stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. Stasiun Gubeng sebanyak 7341 penumpang, Pasar Turi 4936 dan Malang 2687 penumpang.

    “Untuk informasi tentang ketersediaan tiket arus balik pada angkutan lebaran 2034, masyarakat dapat melihatnya di aplikasi Access by KAI. Jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi KAI Access yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan”, tutup Luqman Arif. (way/ian)

  • Pasutri di Magetan Ini Rela Tak Berlebaran Demi Jaga Perlintasan KA Ganda 

    Pasutri di Magetan Ini Rela Tak Berlebaran Demi Jaga Perlintasan KA Ganda 

    Magetan (beritajatim.com) – Pasangan suami istri (pasutri) di Desa Bayemtaman, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, rela tidak berlebaran demi menjaga perlintasan kereta api ganda tanpa palang pintu di dekat rumahnya.

    Secara bergantian, Kartini (56) dan Sartono (64) menjaga perlintasan tersebut. Dengan sigap, mereka memberikan tanda dan bahkan menghentikan kendaraan dari kedua arah saat ada kereta api yang hendak melintas.

    Sartono mengatakan bahwa dia dan istrinya sudah 15 tahun menjaga perlintasan kereta api tersebut tanpa gaji dari PT KAI.

    “Ya, sudah 15 tahun kami jaga perlintasan ini gantian sama istri. Lebaran tahun ini juga kami tidak bisa berlebaran karena harus menjaga perlintasan. Ini demi keamanan dan kemanusiaan, menyelamatkan nyawa banyak orang,” kata Sartono.

    Para pengguna jalan pun merasa terbantu dengan kehadiran pasutri ini. Pengguna jalan biasanya hendak ke arah Kabupaten Madiun atau ke arah Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi.

    “Bagus sih, sangat membantu sekali. Kan tidak ada palang pintunya, jadi mau tak mau harus ada orang yang rela bantu jaga. Apalagi musim lebaran gini, ini membahayakan,” kata Ayu Megawati, salah satu pengguna jalan.

    Kisah pasutri di Magetan ini menunjukkan dedikasi dan kepedulian mereka terhadap keselamatan orang lain. Mereka rela mengorbankan waktu dan momen lebaran untuk menjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

    Pun, pasutri tersebut sempat mendapatkan apresiasi dari Polres Magetan dan Dinas Perhubungan Magetan. Diketahui, lokasi tersebut sudah terpasang palang pintu namun belum dioperasikan.

    Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, baik yang ada palang pintu maupun yang tidak. [fiq/ian]

  • Penumpang Kereta Api Daops 8 Surabaya Turun Drastis di Hari H Lebaran

    Penumpang Kereta Api Daops 8 Surabaya Turun Drastis di Hari H Lebaran

    Surabaya (beritajatim.com) – Jumlah penumpang kereta api di tiga stasiun utama di Daops 8 Surabaya, yaitu Gubeng, Pasar Turi, dan Malang, mengalami penurunan drastis pada Hari H Idul Fitri 1445 Hijriah dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.

    Berdasarkan data dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya, pada Rabu (10/4/2024), tercatat sebanyak 18.392 penumpang yang menggunakan kereta api jarak jauh. Jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan dengan H-4 hingga H-1 Lebaran.

    “Jumlah penumpang pada H-1 Lebaran mencapai 24.294 orang, dan H-4 Lebaran mencapai 30.734 orang,” ungkap Luqman Arif, Manager Humas Daop 8 Surabaya.

    Dari total 18.392 penumpang di Hari H Lebaran, 6.848 orang berangkat dari Stasiun Gubeng, 4.466 orang dari Stasiun Pasar Turi, dan 2.104 orang dari Stasiun Malang.

    “Mayoritas penumpang kereta api pada hari ini didominasi dengan tujuan Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, Jember, dan Banyuwangi,” jelas Luqman.

    Secara keseluruhan, selama periode angkutan Lebaran 2024 (31 Maret – 10 April 2024), KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 226.840 pelanggan yang berangkat dan 192.806 pelanggan yang turun.

    “Selama masa angkutan Lebaran ini, KAI Daop 8 Surabaya setiap harinya memberangkatkan 54 kereta api jarak jauh, yang terdiri dari 43 kereta api jarak jauh reguler dan 11 kereta api jarak jauh tambahan,” kata Luqman.

    Masyarakat dapat mengetahui ketersediaan tempat duduk kereta api melalui aplikasi Access by KAI.

    Penurunan drastis jumlah penumpang kereta api di Hari H Lebaran menunjukkan bahwa tradisi mudik Lebaran tahun ini telah selesai. (ted)