Tag: Kai

  • Sambut libur akhir tahun, KAI Daop 6 hadirkan diskon program YES Deals

    Sambut libur akhir tahun, KAI Daop 6 hadirkan diskon program YES Deals

    Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

    Sambut libur akhir tahun, KAI Daop 6 hadirkan diskon program YES Deals
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Senin, 30 Desember 2024 – 21:34 WIB

    Elshinta.com – PT Kereta Api Indonesia menghadirkan Promo Year End Sale (YES) Deals guna menyambut momen libur Tahun Baru 2025. Masyarakat dapat membeli tiket kereta api dengan diskon 15 persen dan 30 persen persen dari tarif normal.

    Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro mengatakan, pembelian tiket dengan tarif diskon ini dapat dilakukan di aplikasi Access by KAI atau semua channel pembelian tiket resmi lainnya kecuali di loket dan loket box pada 27 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 untuk keberangkatan 29 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

    “Promo ini ditujukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan pada periode liburan Tahun Baru dengan tarif yang terjangkau. Daop 6 berharap masyarakat memanfaatkan promo ini sebaik-baiknya,” kata Krisbiyantoro, Sabtu (28/12/2024)

    Berikut daftar kereta api jarak jauh keberangkatan awal Daop 6 yang mendapatkan tarif Promo YES Deals:

    1. KA Sancaka (98) relasi Stasiun Yogyakarta-Surabaya Gubeng, waktu keberangkatan 06.45 WIB
    2. KA Sancaka (102F) relasi Stasiun Yogyakarta-Surabaya Gubeng, waktu keberangkatan 22.15 WIB
    3. KA Manahan (81F) relasi Stasiun Solo balapan-Gambir, waktu keberangkatan 22.35 WIB
    4. KA Joglosemarkerto (171) relasi Stasiun Yogyakarta-Cilacap, waktu keberangkatan 11.10 WIB
    5. KA Manahan Tambahan (7015B) relasi Stasiun Solo Balapan-Gambir, waktu keberangkatan 22.46 WIB
    6. KA Tambahan SLO-PSE (10565) relasi Stasiun Solobalapan-Pasarsenen, waktu keberangkatan 23.50 WIB
    7. KA Tambahan LPN-PSE (10907) relasi Stasiun Lempuyangan-Pasarsenen, waktu keberangkatan 06.00 WIB
    8. Lodaya Tambahan / KA Tambahan SLO-BD (7023/10837) relasi Stasiun Solo Balapan-Bandung, waktu keberangkatan 20.40 WIB
    9. Direct Train relasi Stasiun Yogyakarta-Gambir, waktu keberangkatan 12.20 WIB
    10. Direct Train relasi Stasiun Gambir-Yogyakarta, waktu keberangkatan 23.25 WIB
    11. KA Sancaka (101F) relasi Stasiun Yogyakarta-Surabaya Gubeng, waktu keberangkatan 22.15 WIB
    12. KA Manahan (82F) relasi Stasiun Solo balapan-Gambir, waktu keberangkatan 22.35 WIB

    Tarif diskon ini tidak dapat digabungkan dengan tarif reduksi (kecuali reduksi infant), tarif khusus, atau diskon lainnya. Tiket dengan tarif diskon ini dapat dibatalkan atau diubah jadwal sesuai aturan yang berlaku.

    Diskon ini juga tidak berlaku untuk kereta Luxury, Compartement, Priority, Imperial, Panoramic, dan/atau kereta wisata lainnya.

    Untuk informasi lebih lanjut terkait promo tersebut, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.

    “Diharapkan melalui promo ini, mampu meningkatkan animo masyarakat dalam melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi massal kereta api yang aman, nyaman, dan bebas macet,” tutup Krisbiyantoro seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Senin (30/12). 

    Sumber : Radio Elshinta

  • KAI Daop 5 Purwokerto Berangkatkan 11.300 Pelanggan di H-1 Tahun Baru 2025

    KAI Daop 5 Purwokerto Berangkatkan 11.300 Pelanggan di H-1 Tahun Baru 2025

    TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO – PT KAI Daop 5 Purwokerto mencatat akumulasi pelanggan yang berangkat dari 18 stasiun penumpang di Daop 5 Purwokerto total sebanyak 187.126 pelanggan.

    Masa Angkutan Nataru 2024/2025 hari ini Selasa (31/12/2024) memasuki hari ke-13. 

    Hal itu sudah mendekati 99 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan selama 18 hari Angkutan Nataru 2024/2024 di Daop 5 Purwokerto yakni sebanyak 189.360 tempat duduk. 

    Untuk akumulasi kedatangan atau penumpang tiba, Daop 5 Purwokerto mencatat sebanyak 372.643 pelanggan. 

    “Di penghujung 2024 hari ini, berdasarkan pantauan data naik dan turun penumpang, mencatat sebanyak 11.300 pelanggan berangkat atau naik sedangkan jumlah kedatangan atau turun penumpang sebanyak 11.500 pelanggan. 

    Adapun ketersediaan tiket Nataru hingga 5 Januari 2025 nanti masih tersedia sebanyak 20.000 tiket dari wilayah Daop 5 Purwokerto,” ujar Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Feni Novida Saragih dalam keterangannya, kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (31/12/2024).

    Feni menambahkan, KAI Daop 5 Purwokerto optimis hingga akhir masa angkutan Nataru program dapat tercapai mengingat hingga hari ini telah mencapai 99 persen untuk penjualan tiket dari program yang telah ditentukan. 

    Adapun Top 3 stasiun keberangkatan dan kedatangan penumpang di wilayah Daop 5 Purwokerto pada hari ini adalah :

    1. Stasiun Purwokerto, jumlah penumpang naik 2.965 dan penumpang turun sebanyak 3.431.

    2. Stasiun Kutoarjo, jumlah penumpang naik 2.125 dan penumpang turun sebanyak 1.870.

    3. Stasiun Kroya, jumlah penumpang naik 1.087 dan penumpang turun sebanyak 1.391.

    KAI Daop 5 Purwokerto terus mengimbau masyarakat melakukan pemesanan tiket mengingat Program Promo YES DEALS masih berlangsung hingga 5 Januari 2025 yang akan datang. 

    “Kami berharap program promo ini dapat menjadi stimulus meningkatkan minat masyarakat terus memilih moda transportasi KA sebagai pilihan utama dalam mobilisasi khususnya dalam masa libur akhir tahun seperti sekarang ini,” imbuhhnya. 

    Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perjalanan dan pelayanan KA juga dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial @KAI121. (jti)

  • KAI: Ketepatan waktu keberangkatan 99,5 persen saat libur akhir tahun

    KAI: Ketepatan waktu keberangkatan 99,5 persen saat libur akhir tahun

    KAI mencatat ketepatan waktu keberangkatan kereta atau on-time performance (OTP) mencapai 99,5 persen, sementara OTP kedatangan mencapai 97,4 persen.

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatatkan ketepatan waktu keberangkatan kereta api selama angkutan libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 mencapai 99,5 persen.

    “Selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, KAI mencatat ketepatan waktu keberangkatan kereta atau on-time performance (OTP) mencapai 99,5 persen, sementara OTP kedatangan mencapai 97,4 persen,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

    Anne menyampaikan bahwa capaian itu menunjukkan komitmen KAI dalam memberikan layanan andal dan tepat waktu kepada pelanggan.

    Dia menuturkan bahwa ketepatan waktu merupakan salah satu keunggulan transportasi kereta api. Kereta tidak dapat menunggu pelanggan yang terlambat tiba di stasiun.

    “Kami berharap pelanggan dapat merencanakan perjalanan dengan matang, termasuk memperhitungkan waktu tempuh ke stasiun dan proses antrean saat boarding,” ujar Anne.

    Ia menjelaskan, pelanggan yang terlambat dan batal berangkat karena tertinggal kereta, tidak akan mendapatkan bea pengembalian tiket.

    Oleh karena itu, untuk mempermudah proses boarding, KAI menyediakan fasilitas face recognition di sejumlah stasiun. Pelanggan juga dapat melakukan boarding langsung menggunakan aplikasi Access by KAI tanpa perlu mencetak tiket.

    Untuk mendukung kenyamanan pelanggan selama liburan, KAI juga menyediakan fasilitas tambahan seperti area informasi, kursi nyaman di ruang tunggu, dan fasilitas khusus bagi lansia serta penyandang disabilitas. Langkah itu bertujuan memastikan perjalanan kereta api tetap nyaman dan menyenangkan.

    KAI mencatatkan berdasarkan data Senin (30/12) pukul 06.00 WIB, jumlah tiket KA jarak jauh dan lokal yang telah terjual untuk periode masa libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025, yaitu 3.052.003 tiket dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan KAI sebanyak 3.572.588 tiket.

    Sementara, sejak periode 19 Desember hingga 30 Desember 2024 pada masa natal dan tahun baru, KAI telah memberangkatkan 2.303.255 penumpang di Pulau Jawa dan Sumatera.

    KAI juga menyatakan bahwa arus keberangkatan dan kedatangan liburan akhir tahun hingga saat ini sudah terpantau padat, bahkan beberapa kereta yang menjadi primadona okupansinya sudah melebihi dari 100 persen, seperti KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sritanjung.

    Selain itu, KA Blambangan Ekspres, KA Pariaman Ekspres, KA Rajabasa, KA Putri Deli, KA Matarmaja, KA Logawa, KA Bangunkarta, dan masih banyak KA lainnya di Pulau Jawa dan Sumatera.

    Menurut Anne, tingkat okupansi kereta api yang melebihi angka 100 persen disebabkan adanya penumpang dinamis yaitu penumpang yang turun-naik antara stasiun awal dengan stasiun tujuan akhir.

    KAI menjalankan 6.156 kereta api reguler dan 1.120 kereta api tambahan yang terdiri dari KA jarak jauh dan lokal selama periode Natal dan Tahun Baru 2024/2025 dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

    “Dengan jumlah perjalanan ini, KAI terus mengedepankan keselamatan dan ketepatan waktu sebagai prioritas utama,” ujarnya lagi.

    KAI mengimbau pelanggan untuk mengalokasikan waktu perjalanan lebih awal guna mengantisipasi kemacetan atau hambatan lain menuju stasiun akibat cuaca buruk.

    Hal itu ditekankan Anne, mengingat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Indonesia selama Desember 2024 hingga Januari 2025.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Budisantoso Budiman
    Copyright © ANTARA 2024

  • Tahun Baru, KAI Commuter Tambah Perjalanan Seluruh Lintasan

    Tahun Baru, KAI Commuter Tambah Perjalanan Seluruh Lintasan

    Jakarta, FORTUNE – Untuk menghadapi potensi lonjakan penumpang pada malam pergantian tahun 2025, PT Kereta Api Commuter menyesuaikan layanan operasional kereta rel listrik (KRL) atau commuter line di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Penyesuaian ini mencakup penambahan 66 perjalanan sehingga operasional berlangsung penuh selama 24 jam.

    “KAI Commuter menambah pelayanan perjalanan Commuter Line Jabodetabek hingga 24 jam dengan menambah 66 perjalanan di seluruh lintas menjadi 1.114 perjalanan,” ungkap Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, dalam keterangan pers, Selasa (31/12)..

    Dengan tambahan perjalanan ini, kapasitas angkut yang disediakan mencapai 1,9 juta penumpang. Berdasarkan perkiraan KAI Commuter, jumlah pengguna Commuter Line yang akan terangkut pada 31 Desember 2024 hingga pergantian tahun diproyeksikan mencapai 1,1 juta orang.

    Untuk lintas Bogor, Joni menjelaskan adanya tambahan 12 perjalanan. Sementara itu, di lintas Bekasi/Cikarang akan dioperasikan 11 perjalanan tambahan. “Sedangkan lintas Tanjungpriuk mendapat 24 perjalanan, lintas Tangerang sebanyak 11 perjalanan, dan lintas Rangkasbitung sebanyak sembilan perjalanan,” imbuhnya.

    Kepadatan penumpang akan terkonsentrasi di stasiun tertentu

    KAI Commuter juga memprediksi kepadatan penumpang akan terkonsentrasi di stasiun-stasiun yang berdekatan dengan lokasi kegiatan malam Tahun Baru, seperti Stasiun Juanda, Stasiun Gondangdia, Stasiun Jakarta Kota, dan Stasiun Sudirman, serta Stasiun BNI City. Selain itu, stasiun transit seperti Stasiun Manggarai, Tanah Abang, dan Duri juga diperkirakan akan mengalami keramaian.

    Sebagai tambahan, demi memberikan kenyamanan kepada pengguna, KAI Commuter menyiapkan petugas di berbagai pos layanan seperti pos kesehatan, pelayanan, kebersihan, dan pengamanan.

    “Demi keamanan dan kenyamanan bersama, KAI Commuter mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti aturan dan tata tertib yang berlaku di dalam stasiun maupun di dalam perjalanan KRL,” ujar Joni.

    KAI Commuter mengimbau para pengguna KRL yang berencana bepergian pada malam pergantian tahun dilarang membawa barang-barang yang mudah terbakar seperti petasan, kembang api, atau benda lain yang sejenis. Jika ditemukan pengguna membawa barang-barang tersebut, petugas akan menyitanya sesuai dengan aturan yang berlaku. Apabila pengguna menolak, maka mereka akan diminta turun di stasiun terdekat.

    Sebagai perbandingan, pada malam pergantian tahun 2023 menuju 2024, KAI Commuter hanya menambah 24 perjalanan, dengan total perjalanan mencapai 1.100 per hari. Penambahan perjalanan pada 2024 meningkat 1,27 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

  • Antisipasi Macet Tahun Baru, Penumpang Kereta Gambir Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        31 Desember 2024

    Antisipasi Macet Tahun Baru, Penumpang Kereta Gambir Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara Megapolitan 31 Desember 2024

    Antisipasi Macet Tahun Baru, Penumpang Kereta Gambir Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan rekayasa operasional terhadap 18 kereta api jarak jauh (KAJJ) yang berangkat dari
    Stasiun Gambir
    , Selasa (31/12/2024).
    Rekayasa operasional dilakukan sebagai antisipasi kemacetan di sekitar Gambir menjelang acara perayaan malam Tahun Baru 2025.
    Kereta-kereta ini sejatinya tetap berangkat dari Stasiun Gambir. Tapi, kereta ini berhenti sejenak di Stasiun Jatinegara untuk memberikan waktu bagi penumpang yang akan naik.
    “Pengaturan rekayasa operasi kereta api yaitu dengan memberhentikan 18 KA Jarak Jauh keberangkatan Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara di mana dalam kondisi normal KA-KA tersebut tidak berhenti,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko dalam keterangan resminya, Selasa.
    Ixfan mengatakan, rekayasa operasi kereta ini dilakukan untuk mengantisipasi keterlambatan para pengguna kereta api menuju Stasiun Gambir. Pasalnya, hari ini dilakukan sejumlah pengalihan arus di sekitaran Jakarta Pusat.
    “Pengaturan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan kepadatan lalu lintas di beberapa titik akses menuju dan dari Stasiun Gambir saat malam pergantian Tahun 2024/2025,” jelas Ixfan.
    Ixfan menjelaskan, biasanya kereta-kereta ini tidak berhenti di Stasiun Jatinegara. Tapi, terkhusus hari ini, kereta akan berhenti sejenak agar penumpang yang kesulitan sampai ke Stasiun Gambir bisa naik dari Stasiun Jatinegara sebagai alternatif keberangkatan.
    Berikut daftar 18 KA terdampak:
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • KAI Commuter tambah perjalanan seluruh lintasan selama libur akhir tahun

    KAI Commuter tambah perjalanan seluruh lintasan selama libur akhir tahun

    Untuk bantuan informasi perjalanan, pengguna dapat menghubungi layanan 24 jam Contact Center 021-121 atau mengakses akun media sosial resmi @commuterline

    Jakarta (ANTARA) – KAI Commuter menambah 66 perjalanan menjadi 1.114 perjalanan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi di seluruh lintasan selama 24 jam dalam rangka meningkatkan pelayanan selama libur akhir tahun.

    VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus menjelaskan penambahan perjalanan sebagai antisipasi kepadatan penumpang yang ingin memanfaatkan di momen libur pergantian tahun.

    “Untuk penyesuaian layanan operasional ini diterapkan Selasa (31/12), atau tepat pada momen pergantian tahun,” kata Joni di Jakarta, Selasa.

    Dengan penambahan perjalanan ini membuat kapasitas angkut Commuter Line Jabodetabek meningkat menjadi sebanyak 1,9 juta pengguna.

    Menurut prediksi KAI Commuter sendiri, kereta Commuter Line akan mengangkut hingga sebanyak 1,1 juta pengguna pada 31 Desember 2024 hingga malam pergantian tahun.

    Untuk lintas Bogor, KAI Commuter akan mengoperasikan perjalanan tambahan sebanyak 12 perjalanan, sementara itu pada lintas Bekasi/ Cikarang akan dioperasikan sebanyak 11 perjalanan tambahan.

    “Sedangkan untuk lintas Tanjung Priok sebanyak 24 perjalanan, lintas Tangerang sebanyak 11 perjalanan dan lintas Rangkasbitung sebanyak sembilan perjalanan,” kata Joni.

    KAI Commuter juga memprediksi kepadatan pengguna akan terjadi di stasiun-stasiun di sekitar pusat kegiatan di malam pergantian tahun seperti Stasiun Juanda, Stasiun Gondangdia, Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Sudirman, dan Stasiun BNI City.

    Selain itu diprediksi juga kepadatan akan terjadi di stasiun-stasiun transit seperti Stasiun Manggarai, Stasiun Tanah Abang, dan Stasiun Duri.

    Selain menambah perjalanan, KAI Commuter juga menyiagakan petugas di pos kesehatan stasiun, petugas pelayanan, kebersihan, dan pengamanan untuk mengantisipasi peningkatan arus penumpang.

    “Demi keamanan dan kenyamanan bersama, KAI Commuter mengimbau kepada penumpang Commuter Line untuk mengikuti aturan dan tata tertib yang berlaku di dalam stasiun maupun di dalam perjalanan Commuter Line,” ujar Joni.

    Bagi para pengguna yang hendak berpergian menggunakan Commuter Line pada malam pergantian tahun, Joni mengimbau untuk tidak membawa barang atau benda yang mudah terbakar seperti petasan, kembang api, dan benda lainnya yang mudah terbakar.

    Bagi pengguna yang kedapatan membawa benda-benda tersebut, maka sesuai aturan akan disita oleh petugas. Jika pengguna tidak bersedia, maka pengguna akan diturunkan di stasiun terdekat.

    Selain itu Joni menyarankan agar pengguna selalu menyusun perjalanan dengan cermat memakai aplikasi C-Access untuk mendapatkan info tarif dan jadwal perjalanan commuter line, serta Access by KAI untuk transaksi tiket.

    Untuk bantuan informasi perjalanan, pengguna dapat menghubungi layanan 24 jam Contact Center 021-121 atau mengakses akun media sosial resmi @commuterline.

    Kemudian KAI Commuter mengimbau kepada masyarakat yang hendak bepergian menggunakan Commuter Line Jabodetabek untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas. Selalu perhatikan celah peron, tidak memaksakan diri masuk jika kondisi kereta sudah padat dan menjaga ketertiban di stasiun dan Commuter Line.

    “Pengguna yang membawa anak-anak, pastikan selalu dalam pengawasan dan penjagaan orang tua atau pendamping selama perjalanan,” kata Joni.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2024

  • Daftar 18 Kereta Keberangkatan Gambir yang Berhenti di Stasiun Jatinegara pada Malam Tahun Baru

    Daftar 18 Kereta Keberangkatan Gambir yang Berhenti di Stasiun Jatinegara pada Malam Tahun Baru

    JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melakukan rekayasa operasional kereta api jarak jauh (KAJJ) yang berangkat dari Stasiun Gambir pada malam tahun baru. Dimana akan ada 18 kereta keberangkatan Gambir yang berhenti di stasiun Jatinegara.

    Manager Humas Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko mengatakan rekayasa operasional kereta api (KA) ini diambil untuk mengantisipasi keterlambatan para pengguna jasa kereta api karena pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan raya menuju area Stasiun Gambir.

    “Pengaturan rekayasa operasi kereta api yaitu dengan memberhentikan 18 KA Jarak Jauh keberangkatan Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara dimana dalam kondisi normal KA-KA tersebut tidak berhenti,” katanya dalam keterangan resmi, Senin, 30 Desember.

    Ixfan mengatakan diharapkan dengan rekayasa operasional ini para pelanggan KA tetap dapat berangkat tepat waktu dan dapat menyesuaikan waktu keberangkatannya agar tidak tertinggal oleh KA.

    “Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal dan perjalanan KA, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email [email protected], atau media sosial KAI121,” tuturnya.

    Berikut daftar kereta api keberangkatan Gambir yang berhenti di Jatinegara:

    1. KA 28 Argo Cheribon, berangkat Stasiun Gambir pukul 18.10 WIB.

    2. KA 7022B Tambahan, berangkat Stasiun Gambir pukul 18.40 WIB.

    3. KA 56 Gajayana, berangkat Stasiun Gambir pukul 18.50 WIB.

    4. KA 64 Sembrani, berangkat Stasiun Gambir pukul 19.30 WIB.

    5. KA 24 Argo Cheribon berangkat Stasiun Gambir pukul 19.55 WIB.

    6. KA 78F Pandalungan, berangkat Stasiun Gambir pukul 20.05 WIB.

    7. KA 4 Argo Bromo Anggrek, berangkat Stasiun Gambir pukul 20.30 WIB.

    8. KA 8 Argo Lawu, berangkat Stasiun Gambir pukul 20.45 WIB.

    9. KA 72 Purwojaya, berangkat Stasiun Gambir pukul 21.10 WIB.

    10. KA 70 Taksaka, berangkat Stasiun Gambir pukul 21.40 WIB.

    11. KA 7046A Argo Parahyangan Tambahan, berangkat Stasiun Gambir pukul 22.15 WIB.

    12. KA 16 Argo Muria, berangkat Stasiun Gambir pukul 22.30 WIB.

    13. KA 7006B Gajayana Tambahan, berangkat Stasiun Gambir pukul 22.40 WIB.

    14. KA 82F Manahan, berangkat Stasiun Gambir pukul 22.50 WIB.

    15. KA 10984 Direct Train, berangkat Stasiun Gambir pukul 23.25 WIB.

    16. KA 30F Argo Cheribon, berangkat Stasiun Gambir pukul 23.30 WIB.

    17. KA 10966 Direct Train, berangkat Stasiun Gambir pukul 23.55 WIB.

    18. KA 7010A Sembrani Tambahan, berangkat Stasiun Gambir pukul 00.05 WIB.

  • Yogyakarta jadi tujuan favorit penumpang KA di musim libur Nataru

    Yogyakarta jadi tujuan favorit penumpang KA di musim libur Nataru

    Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com.

    Yogyakarta jadi tujuan favorit penumpang KA di musim libur Nataru
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Senin, 30 Desember 2024 – 21:56 WIB

    Elshinta.com – Pada masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 stasiun Yogyakarta dan stasiun Lempuyangan dipadati penumpang kereta api. Yogyakarta sebagai kota wisata ternyata memang menjadi tujuan favorit para pelanggan kereta api dari berbagai tujuan.

    “Secara nasional, KAI telah menjual tiket lebih dari 2,8 juta dan yang sudah berangkat sekitar 1,8 juta dan yang menjadi tujuan Utama adalah Kota Yogyakarta baik di Stasiun Yogyakarta maupun Lempuyangan,” ujar VP Public Relations KAI Anne Purba di stasiun Yogyakarta, Sabtu (28/12/2024).

    Anne mengungkapkan bahwa jumlah kedatangan beberapa kereta di stasiun Yogyakarta cukup tinggi. Seperti penumpang KRL Commuterline yang volumenya sudah mencapai 30 ribu per hari dan KA Jarak jauh hampir 20 ribu per hari

    Pada kesempatan yang sama, pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio memberikan masukan bahwa perlu ada perluasan karena kondisi stasiun Yogyakarta yang sudah cukup padat. Para pemangku kepentingan seharusnya duduk bersama agar stasiun Yogyakarta bisa mengakomodir peningkatan jumlah pelanggan. Menurutnya, yang dibutuhkan di stasiun Yogyakarta tidak hanya beautifikasi. 

    “Harus dibuat multifungsi dari sebuah stasiun yang multi moda seperti yang kita ketahui disini ada KA Jarak jauh, KA Bandara, KRL. Kereta adalah transportasi favorit karena sangat jarang kecelakaan. Saat ini daripada naik bus, pesawat, cuaca buruk juga mending naik kereta api,” katanya.

    Sementara itu, pengamat Transportasi Darmaningtyas, menambahkan bahwa 10 tahun terakhir selalu menjadi transportasi andalan karena selamat, aman, nyaman, hanya saja persoalan akses harus dipikirkan Bersama.

    “Tidak ada alternatif lain kecuali membangun integrasi dengan layanan angkutan umum perkotaan, seperti Transjogja sehingga tidak semua orang yang akan melakukan perjalanan dengan kereta api di Stasiun Yogya maupun Lempuyangan menggunakan kendaraan pribadi,” jelasnya.

    Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta mengimbau kepada para pelanggan untuk segera merencanakan perjalanan dengan kereta api pada sisa masa Natal dan Tahun Baru 2024/2025.

    “Bagi masyarakat yang hendak bepergian menggunakan KA di sisa masa Angkutan Nataru 2024/2025 juga bisa memanfaatkan Diskon Year End Sale (YES) Deals untuk mendapatkan tiket KA dengan Harga lebih terjangkau. Promo tersebut bisa didapatkan mulai 27 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 dengan tanggal keberangkatan 29 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025,” kata Krisbiyantoro seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Senin (30/12).   

    Kemudian untuk okupansi KA-KA keberangkatan awal Daop 6 Yogyakarta saat ini telah mencapai total 90% atau telah terjual 297.689 tempat duduk. Jumlah tersebut terdiri dari KA reguler dan KA tambahan keberangkatan awal Daop 6 Yogyakarta

    Daop 6 Yogyakarta sendiri mencatat bahwa pada Sabtu (28/12) pukul 09.00 WIB, kepadatan volume penumpang KA jarak jauh di Stasiun Yogyakarta mencapai 21.274 penumpang dan Stasiun Lempuyangan mencapai 12.601 penumpang, jauh melebihi stasiun lainnya di Daop 6 Yogyakarta. 

    Sumber : Radio Elshinta

  • KRL Jabodetabek Beroperasi 24 Jam di Tahun Baru 2025: Jangan Bawa Petasan – Page 3

    KRL Jabodetabek Beroperasi 24 Jam di Tahun Baru 2025: Jangan Bawa Petasan – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter akan melakukan penyesuaian layanan operasional KRL Commuter Line Jabodetabek, pada Selasa (31/12/2024), atau jelang momen Tahun Baru 2025.

    “Sebagai antisipasi kepadatan pengguna, KAI Commuter akan menambah pelayanan perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek hingga 24 jam. Dengan menambah 66 perjalanan di seluruh lintas menjadi 1.114 perjalanan,” jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus, Selasa (31/12/2024).

    Dengan penambahan perjalanan ini, kapasitas angkut pengguna KRL Jabodetabek yang disediakan KAI Commuter sebanyak 1,9 juta pengguna. Menurut prediksi, kereta KRL akan mengangkut hingga sebanyak 1,1 juta pengguna pada 31 Desember 2024 hingga Tahun Baru 2025.

    Untuk lintas Bogor, KAI Commuter akan mengoperasikan perjalanan tambahan sebanyak 12 perjalanan. Sementara pada lintas Bekasi/Cikarang akan dioperasikan sebanyak 11 perjalanan tambahan.

    “Sedangkan untuk lintas Tanjungpriuk sebanyak 24 perjalanan, lintas Tangerang sebanyak 11 perjalanan dan lintas Rangkasbitung sebanyak sembilan perjalanan,” imbuh Joni.

    KAI Commuter juga memprediksi kepadatan pengguna akan terjadi di stasiun-stasiun di sekitar pusat kegiatan di malam pergantian tahun, seperti Stasiun Juanda, Stasiun Gondangdia, Stasiun Jakarta Kota, dan Stasiun Sudirman serta Stasiun BNI City. Selain itu diprediksi juga kepadatan akan terjadi di Stasiun-stasiun transit seperti Stasiun Manggarai, Stasiun Tanah Abang, dan Stasiun Duri.

     

  • Menatap 2025, Aldwin Rahadian Paparkan 4 Prioritas Strategis untuk Reformasi Hukum di Indonesia

    Menatap 2025, Aldwin Rahadian Paparkan 4 Prioritas Strategis untuk Reformasi Hukum di Indonesia

    Menatap 2025, Aldwin Rahadian Paparkan 4 Prioritas Strategis untuk Reformasi Hukum di Indonesia
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Tahun 2025 diprediksi akan menjadi tahun penting dalam perjalanan
    reformasi hukum
    di Indonesia.
    Publik berharap bahwa tahun tersebut akan menjadi tonggak perubahan signifikan yang mampu menjawab berbagai tantangan hukum yang telah menghambat tercapainya keadilan dan kepastian hukum di Tanah Air.
    Berbagai permasalahan struktural, seperti ketidakmerataan akses keadilan, lemahnya
    penegakan hukum
    , hingga pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang tidak berkelanjutan, menuntut adanya pembaruan menyeluruh. Transformasi sistem hukum nasional kini menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera diatasi.
    Menurut praktisi hukum Aldwin Rahadian, terdapat empat area strategis yang harus menjadi fokus utama reformasi hukum Indonesia pada 2025.
    Pertama
    , kata dia, reformasi
    peradilan
    dan penegakan hukum. Reformasi di bidang ini harus menjadi prioritas utama, mengingat masalah integritas dan independensi dalam sistem peradilan masih menjadi isu utama.
    “Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah memperkuat peran Komisi Yudisial (KY) dalam menyeleksi hakim dan pejabat pengadilan,” ujar Aldwin yang juga menjabat Presidium Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kongres Advokat Indonesia (KAI), dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (31/12/2024).
    Selain itu, lanjut dia, keterlibatan KPK dan PPATK dalam proses verifikasi kekayaan dan transaksi keuangan hakim dapat meningkatkan transparansi dan mengurangi potensi penyalahgunaan kewenangan.
    Menurut Aldwin, penggunaan teknologi informasi juga menjadi kunci penting dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengadilan.
    “Selain itu, reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan kejaksaan perlu dijalankan secara bersamaan untuk memastikan sistem penegakan hukum yang bersih dan berintegritas,” imbuhnya.
    Aldwin mengungkapkan strategis
    kedua
    yang harus menjadi fokus utama adalah reformasi agraria dan sumber daya alam.
    Sektor tersebut menjadi prioritas karena konflik agraria dan ketidakadilan dalam pengelolaan sumber daya alam semakin mencuat dalam dekade terakhir.
    “Untuk itu, program reforma agraria harus diarahkan guna mengurangi kesenjangan penguasaan tanah dan menghapuskan sisa-sisa feodalisme,” ucap Aldwin.
    Lebih jauh, lanjut dia, kebijakan satu peta yang bertujuan untuk menghindari tumpang tindih dalam kepemilikan lahan juga perlu diimplementasikan dengan lebih maksimal.
    Dengan langkah tersebut, Aldwin berharap akan tercipta keadilan dalam penguasaan sumber daya, serta mendorong keberlanjutan ekosistem dan perlindungan terhadap lingkungan hidup.
    “Untuk strategis
    ketiga
    yang harus menjadi fokus utama pada 2025 adalah pencegahan dan pemberantasan
    korupsi
    ,” jelasnya.
    Menurut Aldwin, korupsi tetap menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Indonesia dalam menuju sistem hukum yang lebih baik.
    Indeks Persepsi
    Korupsi
    (IPK) yang terus menurun mencerminkan lemahnya penegakan hukum, sehingga pemberantasan korupsi harus menjadi perhatian utama di 2025.
    “KPK sebagai lembaga yang berada di garis depan pemberantasan korupsi perlu diperkuat, baik dari sisi regulasi maupun independensi kelembagaannya,” ucap Aldwin.
    Ia mengatakan bahwa pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU)
    Perampasan Aset
    menjadi langkah mendesak untuk mengurangi insentif bagi koruptor dan memulihkan kerugian negara.
    Tak hanya itu, sebut Aldwin, pendidikan antikorupsi di tingkat masyarakat harus digalakkan untuk membangun budaya kejujuran.
    Adapun reformasi perundang-undangan menjadi strategi
    keempat
    yang harus menjadi prioritas pada 2025.
    “Sistem pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia selama ini sering kali terkesan terburu-buru, tertutup, dan minim partisipasi publik,” jelas Aldwin.
    Oleh karena itu, reformasi perundang-undangan menjadi hal yang sangat penting.
    Salah satu langkah konkret yang perlu dilakukan adalah merevisi Undang-undang (UU) Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Revisi ini diharapkan dapat memastikan proses pembentukan peraturan lebih terbuka, inklusif, dan melibatkan masyarakat secara bermakna.
    “Partisipasi publik yang efektif akan menjamin kualitas aturan yang dihasilkan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap hukum,” ucap Aldwin.
    Ia menegaskan bahwa dengan pendekatan holistik terhadap reformasi di empat sektor tersebut, Indonesia dapat memperkuat supremasi hukum yang tidak hanya transparan, akuntabel, tetapi juga adil.
    Perubahan sistem hukum yang terintegrasi ini diharapkan dapat memberikan dampak yang luas, mulai dari perlindungan hak-hak masyarakat, pengelolaan sumber daya alam yang adil, hingga penguatan institusi hukum yang bersih dan profesional.
    Reformasi hukum
    ini adalah langkah strategis untuk mewujudkan cita-cita
    keadilan sosial
    dan menjamin keberlanjutan pembangunan nasional.
    Oleh karena itu, reformasi hukum harus menjadi prioritas utama bagi pemerintahan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto pada 2025.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.