Tag: Kai

  • Perkuat Komitmen ESG, KAI Logistik Kini Punya ISO Anti Penyuapan – Page 3

    Perkuat Komitmen ESG, KAI Logistik Kini Punya ISO Anti Penyuapan – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), berhasil meraih sertifikasi SNI ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dari Sucofindo, auditor eksternal terakreditasi.

    Sertifikasi ini berlaku hingga akhir tahun 2027 dan menjadi bukti nyata komitmen KAI Logistik dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang transparan, berintegritas, dan bebas dari praktik penyuapan.

    Pencapaian ini menandai langkah strategis KAI Logistik dalam memperkuat komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya aspek Governance.

    Sertifikasi ini tidak hanya memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi anti-penyuapan, tetapi juga meningkatkan reputasi dan kepercayaan dari para pemangku kepentingan.

    Selain itu, penerapan SMAP diharapkan dapat mengurangi risiko penyuapan, mencegah kerugian operasional, serta mendukung praktik bisnis yang berkelanjutan.

    Sertifikasi ini juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia dalam pencegahan korupsi, sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi, serta Peraturan Presiden (Perpres) No. 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi.

    Dengan demikian, KAI Logistik turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem bisnis yang lebih bersih dan akuntabel.

    Komitmen KAI Logistik terhadap Tata Kelola yang Berintegritas

    Dwi Wulandari, VP of Corporate Secretary KAI Logistik, menyatakan bahwa sertifikasi ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang baik dan berintegritas.

    “Dengan sistem manajemen anti-penyuapan, kami tidak hanya melindungi perusahaan dari risiko kerugian, tetapi juga memperkuat kepercayaan mitra bisnis kami. Ini menunjukkan bahwa KAI Logistik adalah perusahaan profesional dan transparan,” ujar Dwi, Kamis (30/1/2025).

     

  • 334,3 Juta Penumpang Bakal Padati KRL Jabodetabek di 2025 – Page 3

    334,3 Juta Penumpang Bakal Padati KRL Jabodetabek di 2025 – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter memproyeksikan, jumlah pengguna KRL Jabodetabek di sepanjang 2025 mencapai angka 334,3 juta orang. Melanjutkan tren peningkatan penumpang yang terus dialami KRL Commuter Line Jabodetabek dari tahun ke tahun.

    Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto menyampaikan, volume pengguna KRL Jabodetabek di sepanjang 2024 sebesar 328,15 juta orang. Mengalami kenaikan sebesar 13 persen dibandingkan 2023 yang sebesar 290,89 jutaorang penumpang.

    “Total volume pengguna Commuter Line Jabodetabek sebanyak 328.153.923 orang. Rata-rata volume pengguna pada saat weekdays sebesar 1.014.934 orang, dan weekend sebesar 823.719 orang,” terangnya di Kantor KAI Commuter, kompleks Stasiun Juanda, Jakarta, Kamis (30/1/2025).

    Lonjakan penumpang itu turut berdampak terhadap puncak jam sibuk (peak hour) KRL Jabodetabek yang bertambah 1 jam. Asdo mengutarakan, pesebaran pengguna pada jam sibuk pagi pada 2024 dimulai pada pukul 05.30-08.30 WIB. Bergeser dari sebelumnya pukul 06.00-08.00 WIB.

    “Sementara untuk pesebaran pengguna pada peak hour sore mulai pukul 15.30-19.00 WIB,” imbuh dia.

    Adapun volume pengguna KRL Jabodetabek tertinggi pada 2024 terjadi pada 5 Oktober 2024, yakni sebanyak 1.209.506 orang.

    “Volume tertinggi memang ada di bulan Juli, Oktober dan Desember, karena ada Nataru. Terlihat di sini dalam setiap bulannya pengguna rata-rata di weekday ini sudah mencapai 1 juta,” kata Asdo.

    Untuk 2025, KAI Jabodetabek memperkirakan, KRL Jabodetabek akan menampung sebanyak 334,36 juta orang penumpang. Naik 6 juta orang lebih dibanding jumlah pengangkutan di tahun sebelumnya.

    Asdo memperkirakan, total volume KRL Commuter Line di seluruh wilayah operasi pada 2025 bakal mencLak 383.78 juta orang. Selain KRL Jabodetabek, angka tersebut turut disumbang oleh jumlah angkutan di KRL Wilayah 1 Merak, KA Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta), KRL Wilayah 2 Bandung, KRL Wilayah 6 Yogyakarta, dan KRL Wilayah 8 Surabaya.

    “Proyeksi volume pengguna Commuter Line di seluruh wilayah KAI Commuter tahun 2025 sebesar 338.780.436 orang, atau naik 107 persen dari tahun 2024,” jelas Asdo.

     

  • Dirut KCI: Integrasi Stasiun Karet-BNI City Rampung April 2025

    Dirut KCI: Integrasi Stasiun Karet-BNI City Rampung April 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — Integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City ditargetkan rampung pada April mendatang. Para penumpang disebut tetap dapat masuk melalui pintu akses Stasiun Karet dan menuju Stasiun BNI City melalui selasar. 

    Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto mengatakan rencana pengintegrasian ini sudah lama direncanakan sejak 2020, tetapi pelaksanaannya memerlukan waktu. Asdo mengatakan Stasiun Karet sudah tidak memenuhi syarat untuk menaikturunkan penumpang.

    “Kondisi Karet sudah tidak memenuhi syarat untuk menaik turunkan penumpang. Oleh karena itu penumpang akan naik turun melalui BNI City yang lebih nyaman dan bagus dan peronnya lebih luas,” kata Asdo dalam konferensi pers, Kamis (30/1/2025).

    Asdo menjelaskan Stasiun Karet tidak akan ditutup, penumpang tetap dapat mengakses KRL dari Stasiun Karet untuk menuju Stasiun BNI City. Saat ini pihaknya sedang membangun selasar yang ada di Stasiun Karet untuk dapat disambung dengan Stasiun BNI City.

    Kemudian, di ujung barat Stasiun BNI City juga akan dibangun hall yang nantinya penumpang dari Karet akan masuk melalui pintu tersebut.

    “Nanti penumpang dari pintu stasiun karet bisa langsung masuk BNI City tidak perlu jauh jauh ke timur maupun ke tengah. Insyaallah bulan April sudah selesai semua,” jelas Asdo.

    Rencananya Stasiun Karet akan menjadi area pubik yang dikelola oleh KAI, KCI, MRT dan Pemda Jakarta. Nantinya juga akan dibangun tenant-tenant makanan disepanjang selasar Stasiun Karet menuju Stasiun BNI City. Asdo mengungkapkan para stakeholder sudah menyiapkan konsep tersebut.

    Sebelumnya, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal mengatakan pihaknya sedang mengkaji rencana penutupan tersebut bersama dengan PT Kereta Api Indonesia serta masyarakat sekitar.

    “Belum, masih dikaji. Definisi tutup itukan belum clear ya apakah tidak difungsikan [lagi]. Tapi diintegrasikan [dengan Stasiun BNI City] sudah pasti,” kata Risal di Kantor Kemenko IPK, Rabu (8/1/2025).

    PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter mengungkapkan integrasi Stasiun BNI City dan Stasiun Karet akan membuat waktu perjalanan ke Bandara Soekarno Hatta makin singkat dari 56 menit menjadi 40 menit.

    Dalam upaya mengurangi waktu tempuh perjalanan kereta, saat ini KAI Commuter bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah melakukan pembahasan dan koordinasi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan atau DJKA, untuk mengintegrasikan operasional Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City.

  • Impor 11 Rangkaian Kereta China, KAI Commuter Bakal Ngutang Rp 3,6 Triliun – Page 3

    Impor 11 Rangkaian Kereta China, KAI Commuter Bakal Ngutang Rp 3,6 Triliun – Page 3

    Untuk pendanaan, KAI Commuter menyiapkan dua skenario, dengan mengandalkan penyertaan modal negara (PMN) dan mencari pinjaman.

    Dipaparkan Asdo, pihaknya membutuhkan pemasukan investasi senilai Rp 9,1 triliun untuk pengadaan 35 rangkaian kereta baru. Total dana itu bakal digunakan untuk mendatangkan kereta impor dan kereta baru dari INKA, maupun pengadaan kereta retrofit (yang sudah ditingkatkan kapasitas angkutnya).

    “Untuk pembelian 35 trainset baru, baik INKA maupun CRRC, dan retrofit, ini komposisinya 60-40. Sekitar 60 persen adalah PMN, 40 persen adalah loan. Jadi loan KCI ini sebesar Rp 3,6 triliun,” terang dia.

    “Untuk mendanai impor ini hanya cukup Rp 2,8 triliun. Artinya, nanti full PMN yang dari pemerintah itu semua untuk membayar INKA. Plus bagian loan dari KCI yang untuk memenuhi pembayaran INKA,” dia menambahkan.

    Saat ditanya alokasi pinjaman itu berasal dari mana, Asdo belum bisa membeberkannya lebih lanjut. “Loan ya, sindikasi nanti ada. Ini kan satu lagi proses, kita belum bisa expose,” pungkasnya.

  • Daftar Kereta yang Alami Pengalihan Rute dan Dibatalkan akibat Luapan Sungai Grobogan hingga 5 Februari 2025
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        30 Januari 2025

    Daftar Kereta yang Alami Pengalihan Rute dan Dibatalkan akibat Luapan Sungai Grobogan hingga 5 Februari 2025 Regional 30 Januari 2025

    Daftar Kereta yang Alami Pengalihan Rute dan Dibatalkan akibat Luapan Sungai Grobogan hingga 5 Februari 2025
    Tim Redaksi
    GROBOGAN, KOMPAS.com
    – PT Kereta Api Indonesia (
    KAI
    ) Daerah Operasi 4 Semarang mengumumkan perpanjangan pengalihan rute perjalanan kereta api dan pembatalan sejumlah perjalanan hingga 5 Februari 2025.
    Keputusan ini diambil sebagai dampak dari luapan Sungai Grobogan yang mengganggu jalur kereta api di Km 32+5/7 antara Stasiun Karangjati dan Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan.
    Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan perjalanan kereta api adalah prioritas utama.
    “Oleh karena itu, jalur yang terdampak luapan air harus ditutup agar proses perbaikan dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya, Kamis.


    DOKUMEN PT KAI PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang masih menerapkan pola operasi pengalihan rute perjalanan kereta api serta pembatalan beberapa perjalanan hingga Rabu (5/2/2025) lantaran masih melakukan perbaikan dan normalisasi jalur KA di Km 32+5/7 antara Stasiun Karangjati dan Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan Kebijakan ini diberlakukan karena proses normalisasi jalur KA di Km 32+5/7 antara Stasiun Karangjati dan Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan, masih berlangsung dan belum dapat dilalui secara aman.
    Pihaknya mengaku telah mengerahkan tim tanggap darurat yang terdiri dari ratusan petugas prasarana, alat berat, dan material pendukung lainnya untuk mempercepat pemulihan jalur.
    “Saat ini kami bekerja sama dengan berbagai pihak dalam pengerjaan pengisian karung dengan batu
    kricak
    , pengiriman bantalan beton, pemasangan perancah besi, pembangunan tanggul darurat, serta pembuatan temporary track menggunakan alat berat sebagai langkah kesiapan normalisasi jalur,” tambah Franoto.
    KAI juga meminta maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan perjalanan ini.
    “Penutupan jalur ini berdampak pada perjalanan KA yang melintasi rute Semarang-Surabaya dan sebaliknya. Oleh karena itu, KAI menerapkan rekayasa pola operasi dengan mengalihkan rute perjalanan beberapa KA serta membatalkan perjalanan lainnya hingga normalisasi jalur selesai,” jelasnya.
    Berikut adalah daftar perjalanan KA yang mengalami pengalihan rute dari 30 Januari hingga 5 Februari 2025:
    Berikut daftar perjalanan kereta api yang dibatalkan hingga 5 Februari 2025
    Sebagai bentuk kompensasi bagi pelanggan yang terdampak, KAI menyediakan layanan pengembalian tiket secara penuh (100 persen) atau penjadwalan ulang perjalanan tanpa biaya tambahan.
    Pelanggan yang mengalami keterlambatan perjalanan akan mendapatkan layanan
    service recovery
    sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
    “Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi ini. Oleh karena itu, kami terus berupaya mempercepat penanganan dengan menggandeng berbagai pihak,” tutup Franoto.
    Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal perjalanan KA atau mekanisme pengembalian tiket, pelanggan dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui:
    “Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan seluruh pelanggan selama proses penanganan ini berlangsung. Keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama kami,” pungkas Franoto.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • KCI Butuh Rp9,1 Triliun Beli 35 Trainset KRL, Ada dari PMN & Pinjaman Bank

    KCI Butuh Rp9,1 Triliun Beli 35 Trainset KRL, Ada dari PMN & Pinjaman Bank

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter/KCI) membutuhkan dana Rp9,1 triliun untuk pengadaan 35 rangkaian kereta (trainset) KRL, baik impor dari perusahaan China, CRRC Sifang maupun dari PT INKA. 

    Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto mengatakan, investasi tersebut akan berasal dari penyertaan modal negara (PMN) induknya, KAI serta dari sindikasi bank maupun induk. Komposisinya yaitu 60% PMN, sementara 40% adalah pinjaman. 

    “Jadi loan KCI ini sebesar Rp3,6 triliun. Untuk mendanai impor ini hanya cukup Rp2,8 triliun. Artinya, nanti full PMN Rp5,3 triliun yang dari pemerintah itu semua untuk membayar INKA. Plus bagian loan dari KCI ya untuk memenuhi pembayaran INKA,” kata Asdo dalam konferensi pers, Kamis (30/1/2025). 

    Asdo mengatakan, pinjaman tersebut dapat berasal dari induknya atau shareholder loan maupun dari bank. Namun, dia tidak memerincikan lebih detail terkait hal tersebut. 

    Adapun, 35 trainset tersebut akan datang bertahap hingga 2026. Pada 2025, rencananya KCI akan kedatangan 23 trainset baru yaitu 11 trainset baru dari China, 12 trainset dari INKA serta retrofit dua trainset dari INKA pula. 

    Asdo memaparkan jika uji dinamis pertama sesuai dengan aturan Dirjen Perkeretaapian, rangkaian KRL harus menempuh 4.000 kilometer melintasi Jabodetabek sebelum beroperasi melayani penumpang.

    Secara terperinci, Asdo memaparkan kontrak pengadaan 11 trainset dengan China dilakukan pada 31 Januari 2024. CRRC menyanggupi pengerjaan trainset dapat rampung dalam 13 bulan. Asdo mengatakan, kontrak dengan perusahaan China ini mengalami percepatan dibandingkan dengan jadwal awal. 

    “Sementara itu, untuk trainset buatan INKA akan datang sesuai kontrak yakni paling cepat di Juli 2025. Kalau tidak ada keterlambatan, mudah-mudahan on time,” jelas Asdo.

  • Stasiun Karet Tak Jadi Ditutup! – Page 3

    Stasiun Karet Tak Jadi Ditutup! – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter memastikan Stasiun Karet tidak akan ditutup sepenuhnya untuk operasional KRL Commuter Line Jabodetabek. Namun terintegrasi dengan Stasiun BNI City, yang terletak tepat di samping timur Stasiun Karet.

    Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto menargetkan Stasiun Karet dan Stasiun BNI City akan saling tersambung pada April 2025.

    “Itu sebenarnya nanti Karet dan BNI City akan kita integrasikan. Nanti Insya Allah di bulan April sudah selesai semua, nyambung,” ujar Asdo di Kantor KAI Commuter, Stasiun Juanda, Jakarta, Kamis (30/1/2025).

    Menurut dia, pengintegrasian kedua stasiun dilakukan lantaran kondisi Stasiun Karet sudah tidak memenuhi syarat untuk naik dan turun penumpang. Selain karena pintu masuk Stasiun Karet yang tepat berada di perempatan lampu merah TPU Karet Bivak, lokasinya pun persis bersebelahan dengan Stasiun BNI City yang secara usia pengoperasian lebih muda.

    “Karena jaraknya kan memang terlalu dekat. Masinis itu paling stres kalau di situ. Bahasanya, baru ngegas ya udah ngerem lagi, karena jaraknya terlalu dekat,” imbuh Asdo.

    Sudah Direncanakan Sejak 2020

    Adapun rencana penggabungan kedua stasiun disebut telah dicanangkan sejak 2020 silam. Bekerjasama dengan Pemprov DKI, PT KAI (Persero) selaku induk usaha hendak mengelola kawasan transportasi terintegrasi.

    Stasiun BNI City yang jadi tempat bersandar KRL Jabodetabek dan KA Bandara, nantinya bisa diakses dengan berjalan kaki dari Stasiun KRL Sudirman, yang juga tersambung langsung dengan Stasiun LRT Jabodebek Dukuh Atas.

    Sementara untuk Stasiun Karet nantinya tetap akan difungsikan sebagai pintu keluar atau masuk menuju Stasiun BNI City.

    “Karet tetap kita buka, untuk pelanggan tetap bisa mengakses dari Karet. Oleh karena itu penumpang akan naik atau turun (KRL) melalui BNI City. Yang lebih nyaman, lebih bagus stasiunnya dan peronnya lebih luas,” kata Asdo.

     

  • KAI Commuter Bakal Tutup Loket di Semua Stasiun, Pelanggan Bakal Dilayani Secara Digital
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        30 Januari 2025

    KAI Commuter Bakal Tutup Loket di Semua Stasiun, Pelanggan Bakal Dilayani Secara Digital Megapolitan 30 Januari 2025

    KAI Commuter Bakal Tutup Loket di Semua Stasiun, Pelanggan Bakal Dilayani Secara Digital
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    PT Kereta Api Indonesia (
    KAI
    ) Commuter berencana menutup semua loket tiket di stasiun dan beralih sepenuhnya ke layanan digital.
    Hal ini disampaikan Direktur Utama
    KAI Commuter
    , Asdo Artriviyanto, dalam jumpa pers di Kantor PT Kereta Commuter Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2025).
    “Kemudian digital transformasi, kami terus lakukan, termasuk sistem pembayaran. Ya mudah-mudahan tahun ini segera kami
    launching
    dengan beberapa bank,” ujar Asdo.

    Top-up
    dengan menggunakan QRIS, yang nanti lama-lama akan menghilangkan loket-loket, semuanya dengan digital,” ucap dia menambahkan.
    Wacana ini muncul setelah KAI Commuter melihat bahwa mayoritas pelanggan telah terbiasa menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran.
    Meski demikian, KAI Commuter tetap mempertimbangkan pelanggan yang belum familiar dengan metode pembayaran digital.
    “Jadi nanti untuk awalnya, akan kami coba di stasiun-stasiun besar yang mayoritas masyarakatnya sudah familiar dengan QRIS,” kata Asdo.
    Salah satu proyek percontohan dari konsep
    Smart Station
    ini adalah Stasiun BNI City.
    “Jadi semuanya nanti akan dilayani secara digital. Dari mulai informasi, pelayanan
    in-out
    , kemudian pelayanan seperti toilet, musala, dan sebagainya, nanti dengan teknologi digitaliasi,” pungkas Asdo.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Banjir Grobogan, Sejumlah Perjalanan KA Dibatalkan hingga 5 Februari

    Banjir Grobogan, Sejumlah Perjalanan KA Dibatalkan hingga 5 Februari

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI masih memberlakukan pola operasi memutar dan membatalkan sejumlah perjalanan kereta api akibat banjir luapan Sungai Tuntang, Grobogan, Jawa Tengah hingga 5 Februari 2025. 

    “Terdapat tiga pola operasi memutar dan 10 perjalanan KA yang dibatalkan,” kata Vice President Public Relation PT KAI Anne Purba kepada Bisnis, Kamis (30/1/2025). 

    Beberapa perjalanan KA yang batal yaitu KA 227 Blora Jaya lintas Cu-Smc, KA 228 Blora Jaya lintas Smc-Cu, KA 7009A Sembrani Tamb lintas Sbi-Gmr, KA 7010A Sembrani Tamb lintas Gmr-Sbi, KA 546 Kedung Sepur lintas Smc-Nbo, KA 545 Kedung Sepur lintas Nbo-Smc, KA 548A Kedung Sepur lintas Smc-Nbo, KA 547 Kedung Sepur lintas Nbo-Smc, KA 169 Tegal Bahari lintas Tg-Pse dan KA 170 Tegal Bahari lintas Pse-Tg.

    Sebelumnya, KAI juga memastikan penumpang yang terdampak berhak atas pengembalian tiket 100% atau reschedule perjalanan tanpa biaya tambahan.

    Penumpang yang mengalami keterlambatan kereta akibat pola operasi ini akan diberikan kompensasi berupa service recovery sesuai aturan yang berlaku.

    Daftar perjalanan KA yang memutar: 

    KA memutar via GBN – GD – BBG 

    1. KA 125 Harina lintas SBI-CKP

    2. KA 126A Harina lintas CKP-SBI

    3. KA 231 Ambarawa Ekspres lintas SBI-SMC

    4. KA 232 Ambarawa Ekspres lintas SMC-SBI

    5. KA 229 Ambarawa ekspres lintas SBI-SMC

    6. KA 230 Ambarawa ekspres lintas SMC-SBI

    7. KA 132A Dharmawangsa Ekspres lintas PSE-SBI

    8. KA 131 Dharmawangsa Ekspres lintas SBI-PSE

    9. KA 284 Parcel Utara lintas KPB-SBI 

    10. KA 283 Parcel Utara lintas SBI-KPB 

    KA memutar via SGU – SK – BBG 

    1. KA 1 Argo Bromo Anggrek lintas SBI-GMR

    2. KA 2 Argo Bromo Anggrek lintas GMR-SBI

    3. KA 61 Sembrani lintas SBI-GMR

    4. KA 62A Sembrani lintas GMR-SBI

    5. KA 63 Sembrani lintas SBI-GMR

    6. KA 64 Sembrani lintas GMR-SBI

    7. KA 77F Pandalungan lintas SBI-GMR

    8. KA 78F Pandalungan lintas GMR-SBI

    9. KA 107 Jayabaya lintas SBI-PSE

    10. KA 108 Jayabaya lintas PSE-SBI

    11. KA 129A Gumarang lintas SBI-PSE

    12. KA 130A Gumarang lintas PSE-SBI

    13. KA 186B Blambangan Ekspres lintas PSE-SBI

    14. KA 185B Blambangan Ekspres lintas SBI-PSE

    15. KA 219A Kertajaya lintas SBI-PSE

    16. KA 220A Kertajaya lintas PSE-SBI

    17. KA 235 Airlangga lintas SBI-PSE

    18. KA 236B Airlangga lintas PSE-SBI

    KA Memutar via SGU – YK – PWT – CN

    1. KA 3 Argo Bromo Anggrek lintas SBI-GMR

    2. KA 4 Argo Bromo Anggrek lintas GMR-SBI

  • Stasiun Karet Bakal Diubah Jadi Ruang Publik 
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        30 Januari 2025

    Stasiun Karet Bakal Diubah Jadi Ruang Publik Megapolitan 30 Januari 2025

    Stasiun Karet Bakal Diubah Jadi Ruang Publik
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter Line, Asdo Artriviyanto, mengungkapkan,
    Stasiun Karet
    akan berubah menjadi ruang publik setelah diintegrasikan dengan
    Stasiun BNI City
    .
    “Termasuk di situ akan dibuatkan
    tenant-tenant
    yang bagus. Konsepnya sudah ada. Jadi, teman-teman, pelanggan bisa menikmati wilayah Stasiun Karet ini menjadi pedestrian dan area untuk publik untuk tenant, jajanan, dan sebagainya,” ujar Asdo di Kantor PT Kereta Commuter Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2025).
    Asdo menilai, Stasiun Karet sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai tempat naik turun penumpang. Maka dari itu, Stasiun Karet akan diintegrasikan dengan Stasiun BNI City.
    Para penumpang yang sebelumnya menggunakan Stasiun Karet akan dialihkan ke Stasiun BNI City.
    Asdo mengungkapkan, rencana pengintegrasian Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City telah ada sejak 2020.
    KAI Commuter bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta dalam pengelolaan kawasan Dukuh Atas.
    “Makanya kalau teman-teman lihat, ada
    Skybridge
    yang menghubungkan dari Dukuh Atas ke Sudirman, terus dari Sudirman kami bikin selasar ke arah BNI City. Ya sebenarnya itu untuk mengintegrasikan. Ya sama, nanti itu Karet akan kami integrasikan,” ungkap Asdo.
    Saat ini, KAI Commuter tengah membangun selasar dan kanopi untuk menghubungkan Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City.
    “Kemudian di paling ujung Barat, Stasiun BNI City sudah kami buatkan
    hall
    . Jadi, penumpang yang dari pintu Stasiun Karet bisa langsung masuk ke Stasiun BNI City, tidak perlu jauh-jauh sampai ke Timur atau ke Tengah, bisa langsung dari Barat yang sudah kami bangunkan hall saat ini,” ungkap dia.
    Menurut rencana, pembangunan
    hall
    di Stasiun BNI City akan rampung pada April 2025.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.