Tag: Kai

  • KAI Purwokerto gelar pelatihan “frontliner” jelang angkutan Lebaran

    KAI Purwokerto gelar pelatihan “frontliner” jelang angkutan Lebaran

    Purwokerto (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menggelar pelatihan dan pembinaan frontliner bagi petugas atau tenaga profesional yang berinteraksi langsung dengan pelanggan jelang angkutan Lebaran 2025.

    “Pelatihan bagi petugas loket, customer service (layanan pelanggan), dan announcer (penyampai informasi) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan serta profesionalisme dalam menghadapi pelanggan, terutama menjelang periode Angkutan Lebaran 2025,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Krisbiyantoro di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu.

    Menurut dia, pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan layanan yang semakin baik dan profesional.

    KAI ingin seluruh petugas di garda terdepan memiliki pemahaman yang kuat tentang standar pelayanan.

    “Target kami adalah zero complaint (tidak ada keluhan) selama Angkutan Lebaran 2025, sehingga penting bagi frontliner (garda terdepan) untuk menguasai kembali tugas dan tanggung jawab mereka,” katanya.

    Pelatihan memperkenalkan konsep MASK (Mindset, Attitude, Skill, Knowledge) yang meliputi pola pikir, sikap, keterampilan, dan pengetahuan kepada peserta sebagai panduan untuk memberikan pelayanan prima seperti dalam menangani keluhan dari pelanggan.

    Menurut dia bahwa satu keluhan pelanggan yang tidak ditangani dengan baik, bisa berkembang menjadi masalah besar.

    Oleh karena itu, kata dia, setiap petugas yang berinteraksi langsung dengan pelanggan harus memiliki pola pikir yang berorientasi pada pelayanan, sikap profesional, keterampilan yang terus diasah, serta wawasan yang luas.

    “Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap para petugas frontliner dapat memberikan pelayanan yang lebih profesional, ramah, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan,” katanya.

    Ia mengatakan hal itu mengingat di wilayah KAI Purwokerto terdapat beberapa stasiun yang menyediakan layanan loket tiket yang melayani pembelian tiket dalam waktu tiga jam sebelum jadwal keberangkatan KA dan layanan pelanggan.

    “KAI terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan guna menciptakan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pengguna jasa kereta api,” kata Krisbiyantoro.

    Pewarta: Sumarwoto
    Editor: Iskandar Zulkarnaen
    Copyright © ANTARA 2025

  • KAI Divre IV menerima sembilan unit KA dukung kelancaran mudik 

    KAI Divre IV menerima sembilan unit KA dukung kelancaran mudik 

    Ya, nanti teknis penjualan tiketnya akan dilaksanakan saat izin operasi dari kementerian sudah ditandatangani.

    Bandarlampung (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang menerima sembilan unit rangkaian kereta api untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025 mendatang.

    “Kami menerima sembilan rangkaian kereta api yang pengirimannya dilakukan secara bertahap oleh KAI Logistik sejak 1 Maret 2025 melalui Jakarta International Container Terminal (JICT) menuju Stasiun Rejosari Lampung,” kata Pelaksana Tugas Executive Vice President Divre IV Tanjungkarang Mohamad Ramdany, di Bandarlampung, Rabu.

    Dia mengatakan bahwa target penyelesaian pengiriman rangkaian kereta tersebut, yakni pada 17 Maret mendatang dengan rincian kereta yang dikirimkan tujuh unit kereta ekonomi (K3) dan dua unit kereta makan pembangkit (KMP2/MP2).

    “Dengan penambahan gerbong ini jumlah rangkaian dari yang sebelumnya terdiri dari lima kereta ekonomi (K3) akan menjadi delapan K3. Hal ini juga akan berpengaruh terhadap kenaikan jumlah penumpang,” kata dia.

    Oleh karena itu, kata dia lagi, setelah mendapatkan izin operasi, maka KAI Tanjungkarang pun akan segera membuka kembali lagi penjualan tiket untuk arus mudik.

    “Ya, nanti teknis penjualan tiketnya akan dilaksanakan saat izin operasi dari kementerian sudah ditandatangani,” kata dia lagi.

    Ramdany mengatakan bahwa KAI berkomitmen untuk memberikan layanan transportasi yang ekonomis dan berkualitas bagi masyarakat dengan terus membenahi sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

    “Kehadiran tambahan sarana ini akan meningkatkan kapasitas angkut penumpang dan memastikan layanan yang lebih baik, terutama saat musim mudik Lebaran,” kata dia.

    Pewarta: Dian Hadiyatna
    Editor: Budisantoso Budiman
    Copyright © ANTARA 2025

  • Tiga Gerbong Kereta Terbakar di Stasiun Tugu Yogyakarta, Menhub Dudy: Tunggu Penyelidikan KNKT – Halaman all

    Tiga Gerbong Kereta Terbakar di Stasiun Tugu Yogyakarta, Menhub Dudy: Tunggu Penyelidikan KNKT – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan tiga gerbong kereta terjadi di Stasiun Tugu, Yogyakarta pada Rabu (12/3/2025) pagi.

    Saat terjadi kebakaran, ketiga gerbong kereta itu sedang berada di jalur simpan Stasiun Tugu.

    Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    “Pukul 06.44, petugas menerima informasi adanya kebakaran di Stasiun Tugu,” kata Feni kepada wartawan TribunJogja.com pada Rabu (12/3/2025).

    “Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB,” sambungnya.

    Kendati demikian, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

    Menhub Beri Penjelasan

    Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut angkat bicara terkait insiden ini.

    Ia menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan operasional transportasi merupakan prioritas utama.

    “Keselamatan adalah prioritas utama kami untuk semua moda transportasi, tidak hanya kereta api. Terkait kejadian ini, kami menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).”

    “Selain itu, kami juga akan melakukan evaluasi internal untuk mengidentifikasi penyebab dan langkah pencegahan ke depannya,” ujar Dudy.

    Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X juga memberikan tanggapan atas kejadian tersebut.

    Ia menyatakan bahwa lokasi kebakaran berada di sebelah utara stasiun dan, sejauh yang ia ketahui, tidak ada bangunan yang berpotensi memicu api sebesar itu.

    “Saya kira Pak Menteri sudah menyampaikan, tapi kebakaran itu terjadi di sebelah utara. Sejauh yang saya tahu, tidak ada bangunan yang bisa memicu api sebesar itu. Saya juga belum tahu pasti penyebab kebakaran tersebut. Semoga tidak ada hal yang perlu digelisahkan, ya normal saja,” ucap Gubernur DIY tersebut.

    Perjalanan KA Tak Alami Gangguan

    Kebakaran yang menghanguskan tiga gerbong kereta di Stasiun Tugu, Yogyakarta tidak menghambat operasional perjalanan kereta api.

    Feni mengatakan, kereta api yang melalui Stasiun Tugu, Yogyakarta tetap beroperasi secara normal.

    “Selama pemadaman api, penumpang untuk sementara dialihkan melalui pintu selatan dan barat Stasiun Tugu,” ucapnya.

    Pihaknya saat ini belum bisa memastikan berapa kerugian atas kejadian tersebut.

    Sebagaian artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Insiden Kebakaran Gerbong Kereta di Stasiun Tugu Yogyakarta, Kemenhub dan KNKT Selidiki Penyebabnya

    (Tribunnews.com/David Adi) (TribunJogja.com/Hanif Suryo Nugroho)

  • Menhub evaluasi KAI buntut kebakaran tiga gerbong di Yogyakarta

    Menhub evaluasi KAI buntut kebakaran tiga gerbong di Yogyakarta

    Kami sangat prihatin. Keselamatan dalam semua moda transportasi menjadi prioritas kami. Mengenai kejadian kebakaran ini, kami menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian untuk mengetahui sebab-sebabnya

    Yogyakarta (ANTARA) – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bakal mengevaluasi internal PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyusul insiden kebakaran tiga gerbong kereta api di Stasiun Tugu Yogyakarta pada Rabu (12/3) pagi.

    “Kami sangat prihatin. Keselamatan dalam semua moda transportasi menjadi prioritas kami. Mengenai kejadian kebakaran ini, kami menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian untuk mengetahui sebab-sebabnya,” ujar Menhub Dudy saat berkunjung di Kantor Kepatihan, Yogyakarta, Rabu.

    Menhub menegaskan bahwa setiap kecelakaan harus dievaluasi secara menyeluruh, termasuk insiden kebakaran ini.

    Oleh karena itu, KAI akan melakukan penyelidikan internal guna mengidentifikasi potensi kelalaian atau faktor teknis yang menyebabkan kebakaran.

    “Setiap kecelakaan apapun itu, kami akan selalu harus evaluasi. Kami harus menyelidiki secara internal untuk KAI sebab dan musabab kebakaran tersebut,” ujar dia.

    Lebih lanjut, Dudy menyebutkan selain pihak kepolisian, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga bakal turun tangan untuk menyelidiki insiden ini.

    “KNKT juga akan melihat kejadian tersebut. tidak hanya kepolisian tapi juga KNKT,” tutur dia.

    Sebelumnya, tiga gerbong Kereta Api (KA) cadangan yang sedang dalam posisi stabling atau terparkir di emplasemen Stasiun Tugu Yogyakarta terbakar pada Rabu (12/3) sekitar pukul 06.44 WIB dan berhasil dipadamkan pukul 07.30 WIB.

    Tidak ada korban jiwa maupun gangguan perjalanan KA akibat kejadian itu. Pelayanan penumpang di Stasiun Yogyakarta pun berjalan secara normal.

    Polresta Yogyakarta melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) tengah menginvestigasi penyebab kebakaran tiga gerbong kereta api (KA) cadangan tersebut

    “Jadi fokus kami adalah mencari penyebab kebakaran yang berkaitan dengan peristiwa ini. Unit Inafis kami masih bekerja, dan kami sudah meminta bantuan labfor untuk lebih mendalaminya lagi,” ujar Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma di Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (12/3/2025).

    Ia juga menekankan bahwa pihaknya akan berupaya secepat mungkin mengungkap penyebab kebakaran itu.

    Pewarta: Luqman Hakim
    Editor: Ahmad Buchori
    Copyright © ANTARA 2025

  • Mengapa Wali Kota Budi Rustandi Minta KRL Sampai Stasiun Serang?
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        12 Maret 2025

    Mengapa Wali Kota Budi Rustandi Minta KRL Sampai Stasiun Serang? Regional 12 Maret 2025

    Mengapa Wali Kota Budi Rustandi Minta KRL Sampai Stasiun Serang?
    Penulis
    KOMPAS.com
    – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengajukan permintaan kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta untuk memperpanjang rute Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line hingga Stasiun Serang.
    Permintaan ini didasarkan pada peningkatan okupansi kereta api lokal Merak-Rangkasbitung, terutama saat akhir pekan.
    Budi Rustandi menjelaskan bahwa dengan adanya elektrifikasi KRL, mobilitas masyarakat akan menjadi lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan.
     
    Ia menambahkan bahwa peningkatan infrastruktur dan pelayanan transportasi di Kota Serang, khususnya kereta api, akan mempermudah dan mempercepat akses masyarakat.
    “Dengan adanya elektrifikasi (KRL), mobilitas masyarakat akan lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan,” kata Budi melalui keterangan tertulisnya yang diterima
    Kompas.com
    , Rabu (12/3/2025).
     
    Hal ini, kata Budi, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum seperti
    KRL Commuter Line
    .
    Selain itu, elektrifikasi kereta api juga dianggap dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh kereta api berbahan bakar diesel.
    Budi Rustandi menyebut bahwa elektrifikasi akan meningkatkan efisiensi perjalanan, mengurangi emisi karbon, serta memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jasa transportasi kereta.
    “Meningkatkan efisiensi perjalanan, mengurangi emisi karbon, serta memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jasa transportasi kereta,” ujar Budi.
    Sebagai tambahan, Budi Rustandi mengusulkan kerja sama dengan PT KAI untuk membangun ruang terbuka hijau (RTH) di sekitar kawasan Stasiun Serang.
    RTH ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Serang dan pengguna transportasi kereta, sehingga tidak hanya memperindah kota tetapi juga memberikan tempat yang asri dan nyaman bagi warga yang menggunakan transportasi publik.
    Saat ini,
    rute KRL
    Commuter Line mencakup beberapa jalur utama, antara lain:
    1. Bogor Line: Menghubungkan Jakarta Kota dengan Bogor.
    2. Cikarang Loop Line: Menghubungkan Cikarang dengan Pasar Senen/Manggarai–Kampung Bandan.
    3. Rangkasbitung Line: Menghubungkan Tanah Abang dengan Rangkasbitung.
    4. Tangerang Line: Menghubungkan Duri dengan Tangerang.
    5. Tanjung Priok Line: Menghubungkan Jakarta Kota dengan Tanjung Priok.
    Perpanjangan rute KRL hingga Stasiun Serang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas bagi masyarakat, serta mendukung upaya pemerintah dalam menyediakan transportasi umum yang efisien dan ramah lingkungan.
    (Penulis: Rosyid Ridho)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • KAI Cari Penyebab Kebakaran Kereta Api di Stasiun Tugu Yogyakarta – Page 3

    KAI Cari Penyebab Kebakaran Kereta Api di Stasiun Tugu Yogyakarta – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih melakukan investigasi untuk mencari penyebab kebakaran 3 kereta di Stasiun Tugu Yogyakarta. Kebakaran itu langsung ditangani setelah ditemukan titik api.

    VP Public Relation KAI, Anne Purba menjelaskan, kereta yang terbakar merupakan kereta cadangan. Sehingga, kereta tersebut tidak sedang digunakan untuk mengangkut penumpang. Soal penyebab kejadiannya, dia juga masih menunggu hasil investigasi.

    “Mengenai kenapa terjadi, ini sedang diinvestigasi juga bersama dengan pihak-pihak terkait. Itu kereta cadangan,” kata Anne, ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (12/3/2025).

    Diketahui, KAI membenarkan pada Rabu, 12 Maret 2025, telah terjadi insiden kebakaran pada rangkaian kereta cadangan yang sedang dalam posisi stabling di jalur badug 6 Yogyakarta (YK) Timur. Kejadian ini dilaporkan pertama kali pada pukul 06.44 WIB oleh Petugas Pengatur Perjalanan (PAP) di Stasiun Yogyakarta.

    “Penyebab insiden ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim internal KAI serta melibatkan pihak eksternal terkait. Kami akan memberikan informasi penyebab kebakaran ini, setelah hasil investigasi lebih lanjut diperoleh,” tuturnya.

    Pastikan Kondisi Aman

    Saat ini, KAI terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali. Kami juga melakukan evaluasi mendalam guna mencegah insiden serupa di masa mendatang.

    “Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan agar tetap tenang dan tidak perlu khawatir karena perjalanan kereta api secara umum tetap berjalan dengan lancar,” katanya.

    “KAI berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan dalam setiap operasionalnya. Kami juga mengapresiasi kerja cepat seluruh pihak yang telah berperan dalam penanganan insiden ini,” tandas Anne.

     

  • Sosok Pemeras Sopir Angkot di Tanah Abang Ternyata Eks Polisi, Dipecat Tahun 2012 karena Disersi – Halaman all

    Sosok Pemeras Sopir Angkot di Tanah Abang Ternyata Eks Polisi, Dipecat Tahun 2012 karena Disersi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pria berinisial DTK (45) menjadi tersangka kasus pemerasan terhadap sopir angkot di Jakarta Pusat, Senin (10/3/2025).

    Ia berhasil diamankan massa di Pangkalan Angkot JakLingko, Stasiun KAI Tanah Abang, Jakarta Pusat sekira pukul 19.00 WIB.

    Pelaku sempat mengaku sebagai anggota kepolisian dan diketahui membawa korek api berbentuk pistol.

    Terungkap fakta DKT yang berdasarkan hasil tes urine DTK positif menggunakan narkoba jenis sabu dulunya seorang anggota polisi. 

    Ia  diberhentikan dengan tidak hormat pada 2012 karena kasus disersi. 

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, saat diamankan, yang bersangkutan mengaku sebagai anggota Polri dan membawa korek api berbentuk pistol.

    “Namun, setelah diperiksa, ia ternyata mantan anggota yang telah di-PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) pada 2012,” ujar Susatyo dalam keterangannya, Selasa (11/3/2025).

    Kapolsek Metro Gambir Kompol Rezeki R. Respati mengatakan, pelaku sempat meminta jatah bensin kepada para sopir angkot yang sedang bermain Ludo di lokasi tersebut.

    “Belum sempat ada yang memberi, massa sudah lebih dulu mengamankannya.

    Saat digeledah, pelaku membawa korek api berbentuk pistol, yang diduga untuk menakut-nakuti korban,” jelas Respati.

    DTKmenjalani tes urine dan hasilnya positif mengandung metamfetamin atau sabu. 

    Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk mengetahui dari mana pelaku mendapatkan narkoba tersebut.

    “Kami masih mendalami keterlibatan pelaku dalam penyalahgunaan narkoba dan apakah ada jaringan lain yang terkait,” ujar Respati.

    Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Metro Gambir untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

    Polisi juga mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban pemerasan oleh DTK agar segera melapor. (TribunBekasi/Alfian Firmansyah)

     

     

  • Kronologi Kereta Api Terbakar di Stasiun Tugu Yogyakarta – Page 3

    Kronologi Kereta Api Terbakar di Stasiun Tugu Yogyakarta – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta PT Kereta Api Indonesia (Persero) membenarkan ada bagian rangkaian kereta yang terbakar di Stasiun Tugu Yogyakarta. Namun, perjalanan KA diklaim tetap berjalan normal.

    VP Public Relation KAI, Anne Purba menyampaikan, proses pemadaman kebakaran kereta sudah berhasil dilakukan. Tidak ada fasilitas yang terganggu secara berarti.

    “Sudah selesai untuk pemadamannanya, fasilitas juga tidak ada terganggu,” ungkap Anne, ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (12/3/2024).

    Dia juga memastikan tidak ada perjalanan kereta api yang terganggu imbas kejadian tersebut.

    “Perjalanan kereta api juga tetap jalan,” katanya.

    Kronologi Kejadian

    Informasi, kebakaran melanda rangkaian kereta cadangan yang sedang posisi stabling di jalur badug 6 Yogyakarta Timur. Kejadian ini dilaporkan pertama kali pada pukul 06.44 WIB oleh Petugas Pengatur Perjalanan (PAP) di Stasiun Yogyakarta.

    Pada pukul 06.45 WIB, unit kendaraan pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan proses pemadaman. Adapun, api membakar rangkaian K1 018126 (SBI), K1 01921 (YK), dan K3 01961 (SBI).

    Kondisi Aman

    Selain itu, koordinasi dengan unit Sinyal Telekomunikasi dan Listrik Aliran Atas (LAA) telah dilakukan, dan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa jaringan LAA dalam kondisi aman.

    “Alur pergerakan penumpang di Stasiun Yogyakarta juga tidak mengalami kendala. Stasiun tetap melayani penumpang seperti biasa, dan tidak ada gangguan pada fasilitas utama yang digunakan oleh pelanggan,” ungkap Anne.

    Meskipun kejadian ini sempat menghambat pergerakan rangkaian KA 43 Taksaka yang dijadwalkan berangkat dari Yogyakarta pada pukul 07.30 WIB karena masih berada di jalur pencucian, upaya percepatan telah dilakukan agar perjalanan tetap dapat berlangsung sesuai jadwal.

     

  • Tiba di Jakarta, 2 KRL Impor dari China Segera Tambah Operasional – Page 3

    Tiba di Jakarta, 2 KRL Impor dari China Segera Tambah Operasional – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta PT Kereta Cepat Indonesia (KCI) atau KAI Commuter kembali menerima kedatangan sarana Kereta Rel Listrik (KRL) baru sebanyak 2 trainset, atau 24 rangkaian kereta (SF12) dari perusahaan asal China, CCRC Qingdao Sifang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

    Sebelumnya, satu trainset KRL baru juga telah datang pada akhir Januari 2025 lalu.

    VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus menerangkan, kedatangan sarana KRL baru ini merupakan tiga dari total 11 trainset yang dipesan oleh perusahaan.

    “Hingga saat ini, total KAI Commuter telah mendatangkan 36 unit kereta atau sebanyak tiga trainset KRL baru,” jelas Joni, Rabu (12/3/2025).

    “Penambahan sarana KRL baru ini merupakan usaha KAI Commuter untuk melakukan pergantian atau replacement atas sarana KRL yang akan memasuki masa konservasi,” dia menerangkan.

    Pengecekan Awal

    Rangkaian-rangkaian KRL baru tersebut juga akan dikirim ke Depo KRL Depok untuk dilakukan pengecekan awal secara menyeluruh, sebelum dilakukan asesmen internal oleh KAI Commuter.

    Setelahnya, baru dilakukan pengujian oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Sesuai dengan Permenhub Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri.

    Joni berharap dengan kedatangan sarana KRL yang baru ini, proses pengujian dan sertifikasi bisa sesuai dengan rencana agar segera dapat dioperasikan untuk layanan KRL Commuter Line.

    “Dengan lancarnya semua proses itu, tentunya kami juga bisa secepatnya melayani pengguna KRL lebih maksimal. Apalagi, sampai saat ini Commuter Line masih menjadi moda transportasi andalan untuk mobilitas masyarakat,” tutur dia.

     

  • Satpol PP jaring belasan PSK di Jakarta Barat

    Satpol PP jaring belasan PSK di Jakarta Barat

    Sebanyak 14 pekerja seks komersial (PSK) yang dijaring di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Tubagus Angke, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan dan Gang Royal, Jalan Bandengan Utara III, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat diangkut ke Dinas Sosial (Dinsos) setempat pada Selasa (11/3/2025) malam. ANTARA/Risky Syukur

    Satpol PP jaring belasan PSK di Jakarta Barat
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Rabu, 12 Maret 2025 – 10:41 WIB

    Elshinta.com – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjaring 14 pekerja seks komersial (PSK) yang beroperasi di sejumlah wilayah di Jakarta Barat, pada Selasa (11/3) malam.

    Belasan PSK yang terjaring di di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Tubagus Angke, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan dan Gang Royal, Jalan Bandengan Utara III, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat diangkut ke Dinas Sosial (Dinsos) setempat untuk dibina. Mereka rata-rata berusia 15 hingga 22 tahun.

    “Ada 14 PSK yang kita jangkau. Kami menemukan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dalam hal ini PSK di Tubagus Angke dan di Pekojan. Sudah langsung kita serahkan ke Dinas Sosial untuk mendapatkan pembinaan,” kata Kasatpol PP Jakarta Barat Agus Irwanto kepada wartawan, Selasa malam.

    Menurut dia, penertiban belasan PSK itu dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah serta pengawasan fasilitas-fasilitas umum di Jakbar.

    “Menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Barat. Dan juga untuk melakukan pengecekan-pengecekan fasilitas umum seperti JPO (jembatan penyeberangan orang) dan taman-taman,” ujarnya.

    Agus mengatakan bahwa penertiban PSK dilakukan berdasarkan keluhan masyarakat akan merebaknya praktik prostitusi liar di dua lokasi tersebut.

    “Ya, penjangkauannya ini memang kita sudah mendapatkan informasi dan laporan dari masyarakat. Sehingga kita melakukan koordinasi dengan TNI-Polri dan seluruh jajaran Dinas Sosial. Kita bergerak ke wilayah, melingkar dan langsung ke lokasi untuk melakukan penjangkauan PSK tersebut,” ucap Agus.

    Dilansir dari ANTARA, puluhan PSK berlari tak karuan untuk melarikan diri saat petugas Satpol PP Jakarta Barat melakukan penertiban.

    Sebagian dari mereka berlarian tak tentu arah melewati rel kereta api, sebagian lagi berdesakan memasuki salah satu ruangan bagian tengah bangunan panjang di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) tersebut.

    Ruangan itu nampaknya memiliki lantai bawah yang terhubung dengan pintu menuju Gang Royal, akses keluar para PSK untuk kabur dari petugas.

    Dari wajah para PSK yang berdesakan memasuki ruangan tersebut, nampak mereka berusia remaja hingga lansia. Mereka juga nampak kesal dengan sorotan kamera para awak media.

    “Aduh, kenapa divideoin, kenapa divideoin,” kata para PSK sambil menutup wajah mereka.

    Beberapa PSK yang berhasil mencapai jalanan pun beramai-ramai melompati pagar untuk segera menjauh dari kejaran petugas.

    Tak hanya itu, sejumlah pria berpakaian sipil pun nampak berusaha melindungi para PSK dan mengarahkan mereka menuju akses keluar dari lokasi prostitusi di pinggir rel kereta tersebut.

    Sumber : Antara