Tag: Kai

  • Mudik Lebih Awal, KAI Tawarkan Diskon Tiket Hingga 25%

    Mudik Lebih Awal, KAI Tawarkan Diskon Tiket Hingga 25%

    Liputan6.com, Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menghadirkan promo spesial Mudik Lebih Awal, Silaturahmi Gak Harus Nunggu Idulfitri dengan diskon tiket hingga 25%. Promo ini berlaku untuk perjalanan pada 7-17 Maret 2025, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan hemat dan nyaman sebelum puncak arus mudik.

    Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa promo ini merupakan bagian dari strategi KAI untuk mengelola arus mudik secara lebih baik dan memberikan alternatif perjalanan bagi pelanggan. “Kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mudik lebih awal dengan harga lebih hemat. Dengan promo ini, pelanggan bisa menikmati perjalanan dengan tarif spesial dan tetap mendapatkan layanan terbaik dari KAI,” ujar Cahyo Senin (10/3/2025).

    Dengan tarif lebih terjangkau, penumpang  bisa menikmati perjalanan aman, nyaman, dan tetap menjaga tradisi silaturahmi bersama keluarga serta bisa menghindari kepadatan menjelang Idulfitri. Menurut Cahyo, penumpang yang ingin mendapatkan tiket promo dapat melakukan pembelian melalui semua kanal resmi KAI.

    Adapun rangkaian kereta di wilayah Daop 9 Jember yang mendapatkan diskon, KA Pandalungan (Jember-Gambir), KA Blambangan Ekspres (Ketapang-Pasarsenen), KA Ranggajati (Jember-Cirebon), KA Wijayakusuma (Ketapang-Cilacap), KA Mutiara Timur (Ketapang-Surabaya Gubeng), KA Ijen Ekspres (Ketapang-Malang), KA Logawa (Ketapang-Purwokerto).

    Namun ada beberapa pengecualian pemberlakuan tarif promo pada sejumlah kereta api sebagai berikut. KA Pandalungan (Jember-Gambir) dan KA Blambangan Ekspres (Ketapang-Pasarsenen) tidak berlaku promo pada tanggal 9 dan 16 Maret 2025, KA Pandalungan (Gambir-Jember) dan KA Blambangan Ekspres (Pasarsenen-Ketapang) tidak berlaku promo pada tanggal 7 dan 14 Maret 2025.

  • KAI Commuter terima kedatangan dua train set sarana KRL baru

    KAI Commuter terima kedatangan dua train set sarana KRL baru

    Penambahan sarana KRL baru ini merupakan usaha KAI Commuter untuk melakukan pergantian atas sarana KRL yang memasuki masa konservasi.

    Jakarta (ANTARA) – KAI Commuter menerima kembali kedatangan sarana kereta rel listrik (KRL) baru sebanyak dua train set atau 24 kereta (SF12) dari CCRC Qingdao Sifang Tiongkok yang tiba melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    “Dua train set sarana KRL baru tiba pada hari Selasa (11/3) di Pelabuhan Tanjung Priok. Sebelumnya, satu train set KRL baru juga telah datang di akhir Januari 2025,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

    Joni Martinus menerangkan bahwa kedatangan sarana KRL baru dari Tiongkok itu merupakan tiga dari total 11 train set yang dipesan oleh KAI Commuter.

    “Hingga saat ini, total KAI Commuter telah mendatangkan 36 unit kereta atau sebanyak tiga train set KRL baru,” jelas Joni.

    Proses kedatangan sarana baru itu, KAI Commuter selalu memantau timeline untuk menjaga agar rencana time delivery-nya sesuai.

    “Penambahan sarana KRL baru ini merupakan usaha KAI Commuter untuk melakukan pergantian atau replacement atas sarana KRL yang akan memasuki masa konservasi,” ujar Joni.

    Rangkaian-rangkaian KRL baru tersebut juga akan dikirim ke Depo KRL Depok untukpengecekan awal secara menyeluruh sebelum dilakukan asesmen internal oleh KAI Commuter.

    Setelah itu, akan dilakukan pengujian oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sesuai dengan Permenhub Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri.

    Dengan kedatangan sarana KRL yang baru itu, Joni berharap pengujian dan sertifikasi bisa sesuai dengan rencana agar segera dapat beroperasi untuk layanan pengguna Commuter Line dan masyarakat luas.

    Dengan kelancaran semua proses itu, pihaknya juga bisa secepatnya melayani pengguna KRL lebih maksimal.

    Apalagi, kata Joni, sampai saat ini Commuter Line masih menjadi moda transportasi andalan untuk mobilitas masyarakat.

    “Kami berterima kasih kepada Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, PT KAI (Persero) selaku induk usaha KAI Commuter, dan semua pihak yang telah memberi dukungan serta membantu proses kelancaran pengadaan sarana KRL baru ini,” kata Joni.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: D.Dj. Kliwantoro
    Copyright © ANTARA 2025

  • KAI duga ada oknum yang rusak pagar Gang Royal untuk prostitusi

    KAI duga ada oknum yang rusak pagar Gang Royal untuk prostitusi

    Selain berdampak hukum, aktivitas yang tidak semestinya di area jalur kereta api juga membahayakan keselamatan

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menduga ada oknum yang merusak pagar milik perusahaan di Gang Royal, Jalan Bandengan Utara III, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat dengan tujuan untuk bisnis prostitusi liar.

    Lokasi prostitusi liar tersebut memakai ruang milik rel yang merupakan aset PT KAI Daop 1 Jakarta.

    Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko di Jakarta, Rabu, mengatakan telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah hal tersebut. Namun, ia menduga ada warga setempat yang merusak fasilitas KAI.

    “Pagar yang telah dipasang kerap dirusak atau dibobol oleh oknum,” ucap Ixfan.

    Oleh karena itu, warga sekitar diimbau untuk berkontribusi memberikan pengertian dan teguran kepada siapapun yang melakukan kegiatan di jalur kereta api, terutama jika berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.

    Permasalahan itu, kata dia, perlu ditangani secara bersama-sama lantaran aktivitas tersebut bertentangan dengan norma hukum maupun agama.

    “Kami siap berkolaborasi dengan instansi terkait, termasuk aparat pemerintah daerah dan Kepolisian, dalam menindaklanjuti isu ini,” kata Ixfan.

    Ixfan menjelaskan keberadaan masyarakat di jalur kereta api tanpa izin merupakan pelanggaran hukum.

    “Selain berdampak hukum, aktivitas yang tidak semestinya di area jalur kereta api juga membahayakan keselamatan serta mengganggu kelancaran perjalanan kereta api,” imbuhnya.

    Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat (Jakbar) melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat meminta andil PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam menyelesaikan secara permanen masalah prostitusi liar Gang Royal, Tambora.

    Pasalnya, selain lokasi tersebut menjadi sarang prostitusi liar, bangunan tempat para pekerja seks komersial (PSK) beroperasi juga hampir berdempetan dengan rel kereta api.

    Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat Agus Irwanto menyebut pemilik aset, yakni PT KAI perlu menutup tempat tersebut secara permanen untuk menutup akses masyarakat.

    “Kita mengharapkan dari pemilik aset untuk bisa melakukan pemagaran yang masif atau dibeton sehingga tidak bisa dilewati warga atau untuk hal-hal yang negatif,” ungkap Agus kepada wartawan di Jakarta usai penertiban PSK pada Selasa (11/3) malam.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

  • KAI Properti Lakukan Peningkatan dan Pengembangan Stasiun Tanah Abang

    KAI Properti Lakukan Peningkatan dan Pengembangan Stasiun Tanah Abang

    JABAR EKSPRES – KAI Properti turut berupaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik dengan melakukan pengembangan dan penataan landscape di Stasiun Tanah Abang. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, modern, dan ramah bagi pengguna dan penumpang Stasiun Tanah Abang.

    Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI Properti dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam rangka mendukung pengembangan Stasiun Tanah Abang sebagai Kawasan Berorientasi Transit atau Transit Oriented Development (TOD).

    Baca juga : KAI Properti Gelar Acara “Berbagi Kasih Menyambut Bulan Suci Ramadhan”

    Sebagai pusat TOD yang melayani kegiatan perdagangan dan perkantoran di Jakarta Pusat, pengembangan landscape Stasiun Tanah Abang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi bagi para penumpang.

    Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas layanan, baik dari segi kemudahan akses, kenyamanan, maupun keamanan.

    Direktur Utama KAI Properti, Iwan Eka Putra, menyampaikan, “Pengembangan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna transportasi publik. Dengan memperbaiki tata letak area stasiun, kami berharap para penumpang dapat menikmati kenyamanan dan kemudahan yang lebih baik saat beraktivitas di Stasiun Tanah Abang.”

    Baca juga : KAI Daop 2 Bandung Melarang Masyarakat Ngabuburit di Jalur Kereta Api

    Pengembangan Stasiun Tanah Abang mencakup peningkatan fasilitas penunjang seperti area tunggu yang lebih nyaman, penambahan jalur pedestrian, serta peningkatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

    Dengan pengembangan ini, Stasiun Tanah Abang diharapkan mampu menampung lebih banyak penumpang, mengurangi kepadatan, dan menciptakan lingkungan yang lebih tertata serta ramah bagi semua pengguna.

  • Prediksi Lonjakan Penumpang Kereta Api Lebaran, Daop 2 Siapkan 355 Ribu Kursi

    Prediksi Lonjakan Penumpang Kereta Api Lebaran, Daop 2 Siapkan 355 Ribu Kursi

    JABAR EKSPRES  – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung bersiap menghadapi lonjakan penumpang selama periode angkutan Lebaran 2024. Tahun ini berpotensi alami kenaikan lagi.

    Dengan prediksi kenaikan jumlah pengguna antara 5 hingga 8 persen dibandingkan tahun lalu, KAI telah menyiapkan 355.124 tempat duduk untuk perjalanan selama 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April.

    Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardoyo, menyebut tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api menjadi faktor utama penambahan kapasitas tersebut.

    “Kalau kita lihat tren, kebutuhan masyarakat terhadap kereta api terus meningkat. Oleh karena itu, kami menyiapkan lima kereta tambahan di samping 21 kereta reguler,” ujarnya saat ditemui Jabar Ekspres, beberapa waktu lalu.

    Dia menambahkan, kelima perjalanan tambahan itu meliputi KA Lodaya (2 rangkaian), KA Argo Parahyangan, KA Kutojaya Selatan, dan KA Pasundan Tambahan.

    Selain penambahan armada, KAI juga menyiapkan berbagai posko pendukung, termasuk posko kesehatan dan keamanan, guna memastikan perjalanan penumpang tetap aman dan nyaman.

    Menurut Kuswardoyo, kendati tiket masih tersedia untuk sejumlah perjalanan, lonjakan pemesanan diprediksi akan terus meningkat mendekati puncak arus mudik.

    Dirinya optimis, dengan kenyamanan yang semakin meningkat, tren penggunaan kereta api pun kini semakin digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

    “Kami juga menerapkan layanan jemput bola di dalam kereta. Jika ada penumpang sakit, petugas akan naik ke gerbong untuk memberikan pertolongan,” pungkasnya.

  • Tiket Kereta Api Lebaran Ludes, KA Ekonomi Jadi Favorit

    Tiket Kereta Api Lebaran Ludes, KA Ekonomi Jadi Favorit

    JABAR EKSPRES – Minat masyarakat untuk mudik menggunakan kereta api kembali tinggi pada Lebaran tahun ini. Hingga saat ini, PT KAI Daop 2 Bandung mencatat lebih dari 172 ribu tiket atau sekitar 48 persen dari total 355 ribu tempat duduk telah terjual.

    Menurut Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardoyo, puncak penjualan terjadi pada perjalanan tanggal 27 hingga 30 Maret, terutama untuk kereta jarak jauh menuju Jawa Timur.

    “KA Kahuripan, KA Pasundan, dan Pasundan Tambahan sudah habis terjual sejak awal. Ini memang kereta yang paling diminati masyarakat,” kata Kuswardoyo kepada Jabar Ekspres, belum lama ini.

    BACA JUGA:Jelang Mudik Lebaran 2025, KAI Siapkan Kereta Tambahan!

    Faktor utama meningkatnya minat penumpang, terutama pada kelas ekonomi, adalah peningkatan fasilitas yang membuat pengalaman perjalanan lebih nyaman.

    Adapun menurut Kuswardoyo, bagi para calon penumpang yang belum mendapatkan tiket, KAI mengimbau agar segera melakukan pengecekan berkala.

    Sejumlah perjalanan masih memiliki kursi tersedia, terutama di luar tanggal puncak arus mudik. Dengan tren yang terus meningkat, KAI optimis tingkat okupansi tahun ini akan melampaui pencapaian tahun sebelumnya.

    “Sekarang, masyarakat tidak lagi terlalu membedakan antara ekonomi, bisnis, atau eksekutif karena fasilitasnya sudah setara, mulai dari AC hingga kenyamanan kursi,” pungkasnya.

  • Dirut: KAI beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen

    Dirut: KAI beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen

    KAI terus beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen dan menerapkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan kepuasan pelanggan

    Jakarta (ANTARA) – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo mengatakan bahwa KAI terus beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen, menerapkan strategi pemasaran digital hingga berkomitmen memperkuat aspek keberlanjutan yang ramah lingkungan.

    “KAI terus beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen dan menerapkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan kepuasan pelanggan,” kata Didiek saat menjadi narasumber dalam Kuliah Umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) bertajuk ‘Memahami Konsumen Indonesia dan Strategi Pemasaran KAI’ di Depok, Rabu.

    Dalam pemaparannya, Didiek menjelaskan tren positif kinerja KAI Group dari 2023 ke 2024 di berbagai aspek, seperti peningkatan jumlah pelanggan, efisiensi operasional, dan inovasi layanan berbasis teknologi.

    “Selain itu, kami juga berkomitmen memperkuat aspek keberlanjutan dan menghadirkan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Didiek.

    Salah satu indikator keberhasilan KAI dalam meningkatkan layanan adalah peningkatan On Time Performance (OTP).

    Keberangkatan dan kedatangan kereta api penumpang kini semakin tepat waktu, didukung oleh sistem pemeliharaan sarana dan prasarana yang lebih efisien serta penggunaan teknologi berbasis data.

    “Untuk mempercepat pemulihan pasca pandemi, KAI telah menerapkan strategi efisiensi biaya, pengelolaan likuiditas yang optimal, serta diversifikasi layanan, termasuk perluasan angkutan barang guna meningkatkan pendapatan perusahaan,” ucap Didiek sebagaimana keterangan di Jakarta, Rabu.

    Didiek juga memaparkan keberhasilan KAI dalam menyelesaikan proyek-proyek strategis nasional, seperti LRT Jabodebek yang diresmikan pada 28 Agustus 2023 dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang mulai beroperasi pada 2 Oktober 2023. Kedua proyek ini merupakan bukti komitmen KAI dalam menghadirkan transportasi modern, efisien, dan berkelanjutan.

    Lebih lanjut, Didiek menyoroti perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan teknologi dalam perjalanan mereka, mulai dari pemesanan tiket hingga layanan pasca perjalanan.

    Oleh karena itu, KAI terus menghadirkan inovasi digital, seperti Access by KAI, Face Recognition Boarding, serta Entertainment on Board, guna meningkatkan pengalaman pelanggan.

    “Teknologi telah menjadi elemen kunci dalam industri transportasi. Melalui digitalisasi, KAI dapat menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan nyaman bagi pelanggan,” tambahnya.

    Sebagai perusahaan transportasi yang peduli terhadap lingkungan, KAI berkomitmen mengurangi emisi karbon melalui berbagai inisiatif, seperti penerapan Biodiesel B35, penggunaan lokomotif listrik, pemasangan panel surya, serta integrasi sistem transportasi publik yang lebih efisien.

    Selain itu, KAI telah mencantumkan informasi Carbon Footprint pada tiket penumpang dan aplikasi Access by KAI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap jejak karbon yang dihasilkan dari perjalanan mereka.

    Dalam menghadapi era digital, KAI mengedepankan strategi pemasaran berbasis pengalaman pelanggan (customer experience), dengan inovasi layanan yang lebih personal dan interaktif. Salah satu inovasi yang sukses diterapkan adalah peluncuran Kereta Panoramic, yang menawarkan pengalaman perjalanan unik dengan jendela besar untuk menikmati panorama sepanjang perjalanan.

    “KAI terus melakukan uji coba dan eksperimen terhadap layanan baru untuk memastikan layanan tersebut relevan dengan kebutuhan pelanggan. Dengan pendekatan ini, kami dapat terus menghadirkan inovasi yang berkelanjutan,” kata Didiek.

    Didiek menegaskan bahwa masa depan transportasi akan semakin mengarah pada integrasi teknologi, keberlanjutan, serta peningkatan konektivitas antarmoda.

    “KAI akan terus berinovasi dan beradaptasi dengan tren global, termasuk dalam pengembangan transportasi berbasis energi terbarukan serta peningkatan efisiensi operasional melalui digitalisasi,” imbuh Didiek.

    Dalam sesi diskusi, mahasiswa FEB UI menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan dan prospek industri transportasi di masa depan.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Ahmad Buchori
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kronologis Eks Polisi Palak Sopir Angkot di Tanah Abang, Mengaku Intel Saat Minta ‘Jatah Bensin’ – Halaman all

    Kronologis Eks Polisi Palak Sopir Angkot di Tanah Abang, Mengaku Intel Saat Minta ‘Jatah Bensin’ – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polsek Metro Gambir telah menangkap mantan anggota polisi berinisial DTK (45) yang melakukan pemalakan terhadap sopir angkot di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

    Kapolsek Metro Gambir Kompol Rezeki R Respati menyebut peristiwa pemalakan itu terjadi tepatnya pangkalan Jaklingko, Stasiun KAI Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Senin (10/3/2025) sekira pukul 19.00 WIB.

    “Untuk korban ada sekitar 3-4 orang sopir angkot yang pada saat itu sedang bermain ludo. Ini sempat viral juga beritanya,” kata Rezeki kepada wartawan, Rabu (12/3/2025).

    Rezeki mengatakan saat itu tersangka datang dengan beralasan meminta ‘jatah bensin’ kepada para sopir angkot tersebut. 

    Lalu, karena para korban menolak permintaannya, akhirnya DTK geram dan mengeluarkan benda berbentuk pistol dan mengaku sebagai intel kepolisian.

    “DT ini mengeluarkan sejenis yang diduga awal mulanya berupa senjata api. Tapi tidak juga ada (yang takut), ada perlawanan dari masyarakat di sekitar. Kemudian, senjata ini pada saat ada perlawanan itu, dia mengaku berupa intel, intel Polri,” ucapnya.

    Kemudian, karena adanya perlawanan dari sopir angkot dan warga, pistol tersebut terjatuh dan baru diketahui ternyata benda itu merupakan korek.

    “Yang diduga senjata ini diduga jatuh. Kemudian, pada saat jatuh, diamankan oleh masyarakat pada saat diledakkan ke atas ternyata itu korek (api), jadi senjata mainan,” ungkapnya.

    Adapun alasan mengeluarkan korek berbentuk pistol itu untuk menakut-nakuti para korban.

    Saat ini, DTK sudah ditahan dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan, yang ancamannya mencapai 9 tahun penjara.

    “Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan aksi premanisme, terutama di kawasan Stasiun Tanah Abang. Kami telah membentuk tim anti-begal dan bekerja sama dengan pihak keamanan setempat untuk mencegah kejadian serupa, terutama selama bulan Ramadan,” imbuhnya.

    Pecatan Polisi

    Sebelumnya, seorang pria berinisial DTK (45) diamankan oleh massa di Pangkalan Angkot JakLingko, Stasiun KAI Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (10/3/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. 

    Dia diduga melakukan pemerasan terhadap sopir angkot sebelum akhirnya diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian.

    Dalam pemeriksaan diketahui bahwa pria tersebut merupakan mantan anggota kepolisian yang telah diberhentikan dengan tidak hormat pada 2012 karena kasus disersi. 

    Dari hasil tes urine terhadap yang bersangkutan menunjukkan positif narkoba jenis sabu.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro membenarkan kejadian tersebut. 

    Menurutnya, pelaku mengancam korban dengan korek api berbentuk pistol.

    “Saat diamankan, yang bersangkutan mengaku sebagai anggota Polri dan membawa korek api berbentuk pistol,” kata Susatyo dalam keterangannya, Selasa (11/3/2025).

    Kapolres tidak menantikan bahwa DTK merupakan mantan anggota yang sudah diberhentikan.

    “Dia ternyata mantan anggota yang telah di-PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) pada 2012,” ujar dia.

  • Dirut KAI: Masa Depan Transportasi Mengarah ke Integrasi Teknologi dan Konektivitas Antarmoda – Halaman all

    Dirut KAI: Masa Depan Transportasi Mengarah ke Integrasi Teknologi dan Konektivitas Antarmoda – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menegaskan, masa depan transportasi akan semakin mengarah pada integrasi teknologi, keberlanjutan, serta peningkatan konektivitas antarmoda.

    “KAI akan terus berinovasi dan beradaptasi dengan tren global, termasuk dalam pengembangan transportasi berbasis energi terbarukan serta peningkatan efisiensi operasional melalui digitalisasi,” ujar Didiek di kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu (12/3/2025).

    Didiek juga membeberkaan kinerja KAI Group sejak 2023 ke 2024 di berbagai aspek, seperti peningkatan jumlah pelanggan, efisiensi operasional, dan inovasi layanan berbasis teknologi.

    Dia mengatakan, KAI akan terus beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen dan menerapkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

    “Selain itu, kami juga berkomitmen memperkuat aspek keberlanjutan dan menghadirkan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Didiek.

    Salah satu indikator keberhasilan KAI dalam meningkatkan layanan adalah peningkatan On Time Performance (OTP).

    Keberangkatan dan kedatangan kereta api penumpang kini semakin tepat waktu, didukung oleh sistem pemeliharaan sarana dan prasarana yang lebih efisien serta penggunaan teknologi berbasis data.

    Didiek menyoroti perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan teknologi dalam perjalanan mereka, mulai dari pemesanan tiket hingga layanan pasca perjalanan.

    KAI terus menghadirkan inovasi digital, seperti Access by KAI, Face Recognition Boarding, serta Entertainment on Board, guna meningkatkan pengalaman pelanggan.

    “Teknologi telah menjadi elemen kunci dalam industri transportasi. Melalui digitalisasi, KAI dapat menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan nyaman bagi pelanggan,” tambahnya.

    Sebagai perusahaan transportasi yang peduli terhadap lingkungan, KAI berkomitmen mengurangi emisi karbon melalui berbagai inisiatif, seperti penerapan Biodiesel B35, penggunaan lokomotif listrik, pemasangan panel surya, serta integrasi sistem transportasi publik yang lebih efisien.

    Salah satu inovasi yang diterapkan adalah peluncuran Kereta Panoramic, yang menawarkan pengalaman perjalanan unik dengan jendela besar untuk menikmati panorama sepanjang perjalanan.

    “KAI terus melakukan uji coba dan eksperimen terhadap layanan baru untuk memastikan layanan tersebut relevan dengan kebutuhan pelanggan. Dengan pendekatan ini, kami dapat terus menghadirkan inovasi yang berkelanjutan,” jelas Didiek.

  • Tinjau Kebakaran Kereta di Yogyakarta, Menhub Upayakan Penggantian

    Tinjau Kebakaran Kereta di Yogyakarta, Menhub Upayakan Penggantian

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau langsung lokasi kebakaran tiga gerbong kereta api yang terjadi di Stasiun Tugu Yogyakarta. Insiden ini menghanguskan tiga gerbong cadangan berjenis stainless steel yang tengah terparkir di rel stabling pada Rabu (12/3/2025) pukul 06.44 WIB.

    Setibanya di lokasi, menhub menyampaikan keprihatinannya dan menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi internal terhadap PT KAI guna meningkatkan standar keselamatan dan keamanan. Selain itu, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga akan terlibat dalam penyelidikan penyebab kebakaran.

    “Saya prihatin dengan kejadian ini. Saya sudah meminta seluruh jajaran untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Dudy Purwagandhi kepada Beritasatu.com terkait kebakaran kereta di Yogyakarta.

    Selain investigasi, Menhub juga memastikan tiga gerbong yang terbakar akan segera diganti, terutama karena armada ini dipersiapkan untuk mudik Lebaran 2025.

    “Gerbong tambahan ini untuk mendukung angkutan Lebaran. Jadi kami akan mengupayakan penggantinya secepat mungkin,” jelasnya.

    Hingga kini, penyebab pasti kebakaran kereta di Yogyakarta masih dalam penyelidikan. Namun, aktivitas angkutan kereta api di Stasiun Tugu Yogyakarta tetap berjalan normal setelah insiden tersebut.