Tag: Kai

  • Tiket Mudik Lebaran Habis, Jangan Sembarangan Beli di Medsos

    Tiket Mudik Lebaran Habis, Jangan Sembarangan Beli di Medsos

    Jakarta, Beritasatu.com – Dua hari menjelang Lebaran 2025, jumlah penumpang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, melonjak drastis. Pada Sabtu (29/3/2025), lebih dari 27.000 penumpang tercatat berangkat menggunakan kereta api jarak jauh. Tidak sedikit yang gigit jari karena kehabisan tiket mudik Lebaran pada hari yang dipilih.

    PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengingatkan masyarakat yang ingin mudik Lebaran 2025 untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi. Hal ini penting guna menghindari penipuan.

    Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko mengatakan tiket untuk tanggal keberangkatan favorit, yakni 21-30 Maret 2025, sudah habis terjual.

    “Kami mengimbau calon penumpang yang belum mendapatkan tiket untuk mempertimbangkan menggeser jadwal mudik. Jangan membeli tiket dari media sosial (medsos) yang tidak bekerja sama dengan PT KAI,” ujar Ixfan di Stasiun Pasar Senen, Sabtu (29/3/2025).

    Ia mengingatkan pentingnya membeli tiket melalui aplikasi atau situs web resmi PT KAI sebagai langkah antisipasi terhadap penipuan atau peredaran tiket palsu.

    “Apabila kedapatan pada saat boarding tiket tidak sesuai dengan nama atau identitas, maka dilarang untuk naik,” tegasnya.

    Sebagai informasi, pada hari ini terdapat 42 perjalanan kereta api dari Stasiun Pasar Senen dengan total 27.934 kursi terjual. Adapun kota tujuan favorit selama periode mudik Lebaran 2025 atau 21 Maret hingga 11 April 2025 yaitu Surabaya Pasarturi, Lempuyangan Yogyakarta, dan Kutoarjo.

  • Kapolri: Tiket Kereta Masih Sisa Banyak, Pemudik Bisa Manfaatkan Transportasi Aman dan Nyaman – Page 3

    Kapolri: Tiket Kereta Masih Sisa Banyak, Pemudik Bisa Manfaatkan Transportasi Aman dan Nyaman – Page 3

    PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat peningkatan volume penumpang menjelang puncak arus mudik. Puluhan ribu pemudik mulai memadati Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

    “Okupansi tertinggi di Stasiun Gambir tercatat pada 26-28 Maret 2025,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko dalam keterangan tertulis, Jumat (28/3/2025).

    Kata dia, sebanyak 45 kereta api jarak jauh (KAJJ) disiapkan untuk melayani penumpang, pada Jumat (28/3/2025). Yaitu dengan kapasitas 21.238 seat dengan tiket terjual sebanyak 21.580.

    Kemudian lanjut Ixfan, okupansi tertinggi di Stasiun Pasar Senen tercatat pada 21-27 Maret 2025. Yakni dengan rata-rata keberangkatan per hari sebanyak 20.033 penumpang.

    “Sedangkan puncak kedatangan diprediksi terjadi pada 5-7 April 2025,” jelas dia.

    Sebelumnya, Lebaran 2025 diperkirakan jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025. Baik Muhammadiyah maupun pemerintah memprediksi tanggal yang sama untuk Idul Fitri 1446 H.

    Sidang Isbat akan menentukan keputusan resmi, dijadwalkan pada 29 atau 30 Ramadan untuk memastikan penetapan 1 Syawal 1446 H.

    Hal ini memberikan kepastian bagi masyarakat untuk merencanakan mudik dan aktivitas lainnya selama periode libur panjang. Keputusan Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1446 H pada 31 Maret 2025 berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal.

    Metode ini menunjukkan ijtimak jelang Syawal terjadi pada 29 Maret 2025 pukul 17:59:51 WIB, dengan hilal yang belum terlihat. Oleh karena itu, Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari.

    Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Nomor 1/MLWI.OFF12025 yang diumumkan pada 12 Februari 2025. Pemerintah, melalui sidang isbat, akan mempertimbangkan hasil rukyatul hilal dan hisab untuk penetapan resmi.

  • Mudik ke Madiun Jawa Timur di H-2 Lebaran, Angga Mengaku Baru Dapat Cuti dari Kantor – Halaman all

    Mudik ke Madiun Jawa Timur di H-2 Lebaran, Angga Mengaku Baru Dapat Cuti dari Kantor – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Angga (24), tampak tengah duduk di sudut Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Sabtu (29/3/2025).

    Dia mengenakan kaus lengan panjang warna abu-abu dan topi pet warna hitam.

    Pria yang saat ditemui sedang ditemani oleh kekasihnya itu juga terlihat membawa sejumlah barang. Di antaranya, ransel dan boks dari kardus.

    Angga merupakan seorang perantau. Dia sudah 20 tahun bekerja di Jakarta.

    Dia akan mudik ke Madiun, Jawa Timur, untuk merayakan lebaran bersama keluarganya di sana.

    “Yang dirindukan keluarga sih, nenek di kampung,” kata Angga, saat ditemui Tribunnews.com, Sabtu.

    Meski kerap menyempatkan pulang kampung satu tahun sekali, Angga mengaku kerinduan kepada keluarga akan selalu ada.

    Menurutnya, menyambangi orang tua di kampung merupakan hal yang penting.

    Namun demikian, Angga mengaku baru sempat berangkat mudik di H-2 Lebaran 2025 atau Sabtu ini.

    Hal itu dikarenakan dia baru mendapat cuti dari perusahaan tempatnya bekerja.

    “Cuti dari tanggal 28 (Maret 2025) kemarin sampai tanggal 4 (April 2025),” jelasnya.

    “Rencana balik ke Jakarta tanggal 4 itu, karena Senin udah mulai aktif lagi,” imbuh Angga.

    Sebelumnya, keramaian masih berlangsung di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Sabtu (29/3/2025) atau H-2 Lebaran.

    Pantauan Tribunnews.com sekira pukul 12.19 WIB, sebanyak puluhan penumpang tampak menunggu jadwal keberangkatan kereta mereka masing-masing, di pintu keberangkatan.

    Beberapa penumpang tampak membawa banyak barang, seperti tas dan kardus berisi makanan atau pakaian. Sedangkan sebagian lainnya ada yang hanya membawa satu ransel saja.

    Kemudian, terdapat porter-porter yang mengenakan seragam kaus berkerah warna merah.

    Beberapa penumpang menggunakan jasa porter untuk mengangkut barang bawaan mereka ke dalam kereta.

    Selanjutnya, para petugas dari PT. KAI juga tampak aktif membantu sejumlah penumpang yang membutuhkan informasi.

    Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendri Wintoko, mengatakan sebanyak 87 perjalanan kereta api jarak jauh dilakukan untuk melayani ramainya penumpang yang hendak meninggalkan Jakarta.

    Ia menuturkan, pihaknya telah menyediakan sebanyak 48.424 seat/orang untuk hari Sabtu ini.

    “Tempat duduk terjual/penumpang yang bersngkat 49.696 seat,” kata Ixfan, dalam keterangan tertulis, Sabtu.

    PT KAI memprediksi puncak arus mudik akan berlangsung sekitar tanggal 28-31 Maret 2025.

    Adapun sebanyak 42 dari 87 perjalanan kereta berangkat dari Stasiun Pasar Senen.

    Ixfan mengatakan, sebanyak 27.156 seat disediakan untuk para penumpang yang ingin berangkat dari Stasiun Pasar Senen.

    “Tempat duduk terjual/penumpang yang berangkat (dari Pasar Senen) 27.934 seat. Okupansi 103 persen,” ucapnya.

     

     

  • Puncak Arus Mudik Terjadi H-3 Lebaran 2025, Kereta Api di Sumut Angkut 10.079 Penumpang

    Puncak Arus Mudik Terjadi H-3 Lebaran 2025, Kereta Api di Sumut Angkut 10.079 Penumpang

    Diterangkan As’ad, angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama dalam perjalanan mudik.

    PT KAI menetapkan masa angkutan Lebaran yaitu pada 21 Maret hingga 11 April 2025. Pantauan KAI Sumut pada 29 Maret 2025 pukul 11.00 WIB, tiket KA Jarak Jauh yang telah terjual pada masa angkutan Lebaran mencapai 112.507 tiket atau 64% dari total kapasitas yang telah disediakan sebanyak 175.912 tiket.

    Rinciannya yaitu KA Putri Deli relasi Medan-Tanjung Balai PP sebanyak 76.867 tiket, dan KA Sribilah Utama relasi Medan-Rantau Prapat PP sebanyak 35.640 tiket.

    “Kami berharap agar calon penumpang menyediakan waktu yang cukup untuk perjalanan menuju stasiun keberangkatan, agar tidak terlambat,” As’ad mengingatkan.

  • 27.934 pemudik berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada H-2 Lebaran

    27.934 pemudik berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada H-2 Lebaran

    Para pemudik sedang menunggu keberangkatan kereta di ruang tunggu Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Sabtu (29/3/2025). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.

    27.934 pemudik berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada H-2 Lebaran
    Dalam Negeri   
    Editor: Calista Aziza   
    Sabtu, 29 Maret 2025 – 12:45 WIB

    Elshinta.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 27.934 penumpang berangkat mudik dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada H-2 Lebaran, Sabtu.  

    “Per hari ini, Sabtu (29/3), penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 27.934 dengan okupansi sebesar 103 persen,” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko di Jakarta, Sabtu.  

    Ia menyebutkan terdapat 42 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen dengan 27.156 tempat duduk yang tersedia. Sedangkan dari Stasiun Gambir, tercatat sebanyak 21.762 penumpang berangkat dengan okupansi mencapai 102 persen.  

    Untuk itu, PT KAI Daop 1 mencatat total keberangkatan pemudik hari ini dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen sebanyak 49.696 penumpang dengan total 87 perjalanan dan okupansi mencapai 103 persen.  

    Ixfan juga menyampaikan total perjalanan kereta api di Daop 1 Jakarta pada 21 Maret hingga 11 April 2025 sebanyak 1.876 perjalanan yang sudah termasuk kereta api tambahan.

    “Rata-rata perjalanan per hari sebanyak 85 kereta api, dengan kapasitas tempat duduk tersedia sebanyak 1.047.341 tempat duduk, dan rata-rata tempat duduk per hari 47.606 dengan tempat duduk terjual sebanyak 738.591, dan okupansi sebesar 70 persen,” ujar dia.

    Ixfan juga mengimbau masyarakat agar selalu mengecek informasi terbaru melalui media sosial resmi KAI, contact center 121/021-121 atau menghubungi WhatsApp di 0811-1211-1121 maupun e-mail cs@kai.id apabila membutuhkan bantuan.  

    KAI juga menambah 362 perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) dengan rata-rata 16 perjalanan tambahan per hari untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang pada arus mudik Lebaran 2025.

    “Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik, Daop 1 Jakarta mengoperasikan 362 perjalanan KA tambahan, dengan total kapasitas 182.620 tempat duduk. Dari jumlah ini, Stasiun Gambir melayani 242 perjalanan KA tambahan, sedangkan Stasiun Pasar Senen sebanyak 120 perjalanan KA tambahan,” ucapnya.

    Dia menyebutkan tambahan perjalanan ini juga diikuti dengan peningkatan kapasitas tempat duduk (TD) sebanyak 182.620 tempat duduk, atau sekitar 8.301 tempat duduk per hari.

    Penambahan ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi masyarakat, terutama yang berangkat dari dua stasiun utama, yaitu Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.

    Sumber : Antara

  • Pemerintah Sebut Kebijakan Work From Anywhere Berhasil Urai Kepadatan Pemudik – Page 3

    Pemerintah Sebut Kebijakan Work From Anywhere Berhasil Urai Kepadatan Pemudik – Page 3

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Stasiun Tugu Yogyakarta dalam rangka pengamanan mudik Lebaran 2025, pada Jumat, 28 Maret 2025. Menurutnya, terjadi peningkatan arus lalu lintas kereta api dibanding hari biasanya.

    “Terjadi peningkatan dibanding hari biasanya dari 9 menjadi 13 kereta dan juga dicadangkan apabila nanti ada kekurangan di Yogyakarta,” kata Sigit, Sabtu (29/3/2025).

    Sigit menjelaskan, berdasarkan laporan di Stasiun Tugu Yogyakarta terjadi puncak pergerakan penumpang pada saat arus balik, dimana pada 3 hingga 9 April tiket kereta sudah habis terjual.

    Meskipun begitu pihak KAI telah menyiapkan kereta tambahan untuk mengantisipasi apabila ada kekurangan. Lebih lanjut, eks Kabareskrim Polri ini sempat menyapa penumpang dan rata-rata memilih mudik menggunakan kereta api karena tepat waktu, aman dan nyaman.

    “Bagi yang masih ingin menentukan pilihan apakah akan menggunakan jalur darat, udara, kapal maka jalur kereta menjadi pilihan alternatif yang menurut saya cukup baik karena dari beberapa informasi pelayanan, ketepatan dan keamanan semuanya mengatakan puas,” jelasnya.

    Sebelum meninjau Stasiun Tugu, Sigit melakukan pengecekan arus lalu lintas mudik di KM 70 dan KM 414 Kalikangkung. Dari pantauannya, ia pun memprediksi puncak arus mudik di jalur tol dan arteri terjadi pada malam ini hingga besok subuh.

    “Khusus di Jawa karena tujuan mudik mungkin jam 9, 10 akan mencapai puncaknya. Kita sudah cek melakukan upaya rekayasa mulai dari membuat one way lokal, mengatur buka tutup untuk jalur yang mengarah ke wilayah-wilayah yang memang padat,” ungkapnya.

    “Ini menjadi bagian kita evaluasi untuk menghadapi puncak arus mudik semuanya bisa terkelola dengan baik,” sambungnya.

  • Menhub: 217 ribu pemudik telah berangkat dari Stasiun Gambir

    Menhub: 217 ribu pemudik telah berangkat dari Stasiun Gambir

    Layanan-layanan yang sudah diberikan sangat baik dan mendukung terhadap kebutuhan para penumpang kereta api…,

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa ada sekitar 217 ribu penumpang yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir selama periode 21 Maret-11 April 2025.

    “Stasiun Gambir merupakan stasiun kedua terpadat setelah Stasiun Pasar Senen. Sampai dengan tadi pagi, jam 10, pada tanggal 29 hari ini, sudah diberangkatkan sekitar 217 ribu penumpang,” ungkapnya saat mengunjungi Stasiun Gambir bersama Menko PMK Pratikno Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rangka mengecek pelayanan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, Jakarta, Sabtu.

    Selama periode tersebut per Jumat (28/3), tujuan kota favorit para pemudik dari Stasiun Gambir ialah Yogyakarta sebanyak 34.036 orang, Semarang 29.517 penumpang, dan Bandung 23.143 orang.

    Secara total, terdapat 990 perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir dengan kapasitas 467.800 tempat duduk (TD). Hingga saat ini, TD yang terjual sudah sebanyak 266.705 ribu kursi atau total okupansi 57 persen.

    “Layanan-layanan yang sudah diberikan sangat baik dan mendukung terhadap kebutuhan para penumpang kereta api. Kami tekankan sekali lagi kepada PT KAI dan juga pada layanan moda yang lain bahwa keamanan, kenyamanan, dan keselamatan itu harus menjadi perhatian utama,” kata Dudy Purwagandhi.

    Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan bahwa kebijakan work from anywhere (WFA) memberikan dampak baik terhadap arus mudik penumpang yang menggunakan kereta api.

    “(Arus mudik) H-10 diperkirakan konstan (jumlah penumpang), sehingga pada saat peak (puncak arus mudik), itu juga tidak terlalu peak,” ucap Menhub.

    Sebelumnya, pemerintah telah menuangkan kebijakan WFA dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 2 Tahun 2025. SE tersebut menyatakan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat melaksanakan tugas kedinasan dimana saja sejak 24-27 Maret 2025.

    Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
    Editor: Abdul Hakim Muhiddin
    Copyright © ANTARA 2025

  • KAI Palembang sudah layani 32.077 penumpang jelang Lebaran 2025

    KAI Palembang sudah layani 32.077 penumpang jelang Lebaran 2025

    Palembang (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang Sumsel sudah melayani 32.077 penumpang dari awal periode Angkutan Lebaran 2025, yakni 21 Maret hingga 29 Maret ini atau dua hari menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.

    Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Sabtu mengatakan hingga H-2 Lebaran 2025, mudik masyarakat yang menggunakan jasa angkutan kereta api masih terpantau ramai.

    Divisi Regional (Divre) III PT Kereta Api Indonesia (KAI) adalah divisi yang mengelola layanan kereta api di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu.

    Secara total KAI Divre III Palembang telah melayani 32.077 penumpang dari periode 21 hingga 29 Maret 2025 Pukul 10.00 WIB.

    Sedangkan, jumlah penumpang kereta api pada 28 Maret 2025 atau H-3 Lebaran 3.843 penumpang.

    Jumlah tersebut merupakan volume penumpang tertinggi atau puncak arus mudik pada masa Angkutan Lebaran 2025 di wilayah Divre III Palembang.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan angkutan kereta api untuk mudik pada Lebaran 2025,” katanya.

    Selama masa angkutan Lebaran 2025, tercatat Stasiun Kertapati telah melayani keberangkatan para penumpang sebanyak 16.019 penumpang, diikuti Stasiun Lubuk Linggau sebanyak 6.094 penumpang.

    Kemudian Stasiun Muara Enim 3.030 penumpang, Stasiun Lahat 2.896 penumpang dan Stasiun Prabumulih 2.063 penumpang.

    “Hal tersebut menjadikan Kertapati sebagai stasiun tersibuk dalam melayani pelanggan pada arus mudik Lebaran 2025 ini,” ujarnya

    Sedangkan volume penumpang KA tertinggi hingga H-2 Lebaran 2025, yaitu KA Rajabasa (S7) relasi Stasiun Kertapati – Tanjungkarang 19.397 penumpang.

    Jumlah tersebut terjadi dikarenakan adanya penambahan sarana sebanyak tiga kereta pada layanan KA Rajabasa pada masa angkutan Lebaran 2025 ini.

    Selain itu, untuk penjualan tiket di masa Angkutan Lebaran dari tanggal 21 Maret hingga 11 April 2025 secara total telah terjual sebanyak 71.969 tiket atau mencapai sebesar 10 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan yakni 66.088 tempat duduk.

    KAI Divre III Palembang mengimbau kembali kepada masyarakat yang akan menggunakan jasa KA pada arus mudik Lebaran ini untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui Aplikasi Access by KAI, website resmi kai.id maupun agen penjualan tiket resmi lainnya.

    “Kami juga menghimbau kepada pelanggan yang akan melakukan perjalanan mudik dengan KA untuk memperhatikan kembali jadwal, tanggal dan jam keberangkatan yang tertera pada tiket dan tidak membawa barang berlebihan,” katanya.

    Selain itu, imbuhnya untuk mengantisipasi agar tidak tertinggal KA, pelanggan dapat memperhitungkan waktu keberangkatan dari rumah menuju stasiun, minimal 1 jam sebelum jadwal keberangkatan telah tiba di stasiun.

    Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
    Editor: Iskandar Zulkarnaen
    Copyright © ANTARA 2025

  • Tinjau Posko Mudik, AHY Sebut Banyak Diskon Tarif buat Lebaran 2025

    Tinjau Posko Mudik, AHY Sebut Banyak Diskon Tarif buat Lebaran 2025

    Jakarta

    Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan peninjauan posko arus mudik Lebaran 2025 dengan Kereta Api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (28/3) kemarin.

    “Saya melepas keberangkatan KA Gaya Baru Malam sekaligus mengecek posko dan situasi Stasiun Pasar Senen pada Jumat (28/3) untuk mengawal agar jalannya arus mudik Idul Fitri 1446 H lancar, aman, dan menyenangkan,” kata AHY dalam keterangan dalam unggahan Instagram resminya @agusyudhoyono, Sabtu (29/3/2025).

    Dalam kesempatan itu, dirinya mengatakan pemerintah telah banyak memberikan insentif kepada masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke kampung halaman masing-masing berupa diskon tiket hingga program mudik gratis.

    Sebagai contoh untuk tiket kereta api terdapat diskon sebesar 25% selama periode Lebaran tahun ini, kemudian ada juga kebijakan diskon tiket pesawat 13-15%, diskon tarif tol 20%, serta program mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan.

    “Masyarakat diberikan diskon tiket kereta api sebesar 25%, tiket pesawat ekonomi domestik sebesar 13-15%, diskon tarif jalan tol hingga 20% pada 17 ruas jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera, termasuk mudik gratis oleh Kementerian BUMN dan Perhubungan,” terangnya.

    “Mudah-mudahan kebijakan pemerintah bisa membantu masyarakat kembali bersama keluarga, merayakan Idul Fitri dengan sukacita di kampung halaman,” pungkas AHY.

    Sementara itu dalam video yang dibagikan AHY dalam unggahan tersebut, terlihat ia sempat berkeliling dan melihat-lihat situasi di Stasiun Pasar Senen. Dalam kesempatan itu ia juga sempat berbincang-bincang dengan para pelancong hingga staf stasiun.

    Terlihat juga Wamen BUMN Kartika Wirjoadmodjo dan Direktur Utama PT KAI (Persero) Didiek Hartantyo turut serta mendampingi AHY dalam tinjauan tersebut.

    (igo/eds)

  • Menhub: WFA ASN Berdampak Baik bagi Arus Mudik dengan Kereta Api
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        29 Maret 2025

    Menhub: WFA ASN Berdampak Baik bagi Arus Mudik dengan Kereta Api Nasional 29 Maret 2025

    Menhub: WFA ASN Berdampak Baik bagi Arus Mudik dengan Kereta Api
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Menteri Perhubungan (
    Menhub
    ) Dudy Purwagandhi menilai bahwa kebijakan pemerintah menerapkan
    work from anywhere
    (WFA) kepada aparatur sipil negara (ASN) pada masa
    mudik Lebaran
    2025 berbuah positif karena kepadatan terurai.
    Salah satunya terjadi moda transportasi
    kereta api
    yang membuat pemudik terbagi rata dalam 10 hari jelang
    Lebaran 2025
    .
    “Saya ingin menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah berkaitan dengan
    work from anywhere
     dapat berdampak cukup baik bagi kereta api, di mana H-10 pergerakannya konstan sehingga pada saat
    peak
    itu juga tidak terlalu
    peak
    ,” kata Menhub saat jumpa pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (29/3/2025).
    Hal itu disampaikan Menhub usai meninjau langsung situasi mudik di Stasiun Gambir bersama Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
    Dudy lantas memaparkan data penumpang di Stasiun Gambir. Disebutkan bahwa Stasiun Gambir merupakan stasiun terpadat nomor dua setelah Stasiun Pasar Senen.
    “Sampai dengan tadi pagi jam 10, hari ini sudah diberangkatkan sekitar 217.000 penumpang,” ujar Menhub.
    Terkait layanan yang diberikan Stasiun Gambir kepada penumpang, menurut dia, juga sudah sangat baik dan mendukung.
    Dia pun mengapresiasi petugas dan pihak PT
    Kereta Api
    Indonesia (KAI) yang memberikan pelayanan baik bagi para pemudik.
    Namun, Dudy mengingatkan bahwa keamanan dan kenyamanan penumpang harus menjadi perhatian utama kepada setiap layanan moda transportasi.
    “Kami tekankan sekali lagi kepada PT Kereta Api dan juga layanan moda yang lain bahwa keamanan dan kenyamanan atau keselamatan itu harus menjadi perhatian yang utama,” kata Dudy.
    Sebagai informasi, pemerintah resmi menerapkan kebijakan WFA atau bekerja dari mana saja bagi ASN atau pegawai negeri sipil (PNS) menjelang Lebaran 2025.
    Kebijakan ini berlaku selama empat hari, yakni Senin hingga Kamis, 24-27 Maret 2025.
    Keputusan ini diambil guna mengurangi kemacetan lalu lintas yang sering terjadi selama arus mudik Lebaran.
    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan upaya untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan, terutama di wilayah Pulau Jawa.
    “Macet bahkan di mana-mana, terutama di Jawa. Oleh karena itu, akan dilaksanakan bekerja dari mana saja , WFA. Itu yang disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mulai Senin, tanggal 24, 25, 26, 27, dan seterusnya,” ujar Tito dalam rapat inflasi pada 10 Maret 2025.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.