Tag: Kai

  • H+2 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik

    H+2 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Dipadati Pemudik

    Bisnis.com, JAKARTA – Stasiun Pasar Senen di Jakarta Pusat masih dipadati pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman pada hari kedua Idulfitri 1446 H/2025.

    Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daop (Daerah Operasi) 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko mencatat per Selasa, 1 April 2025, jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun tersebut 26.531 orang dengan okupansi 102 persen.

    “Jumlah kereta api (KA) yang berangkat 39 perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ),” kata Ixfan di Jakarta, Selasa.

    Ia menyebut bahwa tingginya angka keberangkatan di Stasiun Pasar Senen sudah diprediksi sebelumnya. 

    Hal itu karena Pasar Senen memang menjadi salah satu titik keberangkatan utama bagi para pemudik, khususnya untuk perjalanan ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

    Oleh karena itu, KAI telah mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menyediakan KA tambahan guna mengakomodasi permintaan yang tinggi.

    Dari data yang dihimpun KAI Daop 1 Jakarta selama periode 21 Maret hingga 11 April 2025, tiga kota tujuan favorit dari Stasiun Pasar Senen, yakni Stasiun Pasarturi Surabaya (24.427 penumpang), Stasiun Lempuyangan Yogyakarta (23.485 penumpang), dan Stasiun Kutoarjo (20.923 penumpang).

    Stasiun Gambir yang juga melayani keberangkatan kereta jarak jauh, tujuan utama pemudik adalah Yogyakarta (34.866 penumpang), Semarang Tawang (30.644 penumpang), dan Bandung (23.781 penumpang).

    Secara keseluruhan KAI Daop 1 Jakarta mencatat bahwa pada periode Lebaran 1446 H/2025 (31 Maret-1 April), total kursi yang tersedia sebanyak 95.398 dengan tiket yang terjual mencapai 95.544, menghasilkan okupansi 100 persen. 

    Stasiun Pasar Senen mencatat jumlah keberangkatan yang lebih tinggi ketimbang Stasiun Gambir dengan total kursi terjual 466.625 dari kapasitas 573.690, menghasilkan okupansi 81 persen.

    “Pascalebaran, total KA yakni 858 perjalanan KAJJ dengan rata-rata per hari 86 KA. Kapasitas tempat duduk tersedia 480.168 seat, rata-rata per hari 48.017 seat. Tempat duduk yang terjual sebanyak 200.991 seat,” kata Ixfan.

    Salah satu pemudik, Andri (31), mengatakan bahwa dirinya menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halamannya di Surabaya.

    Karyawan pada salah satu perusahaan swasta itu mengaku baru bisa mudik di hari kedua lebaran karena urusan pekerjaan yang perlu dituntaskan sebelumnya.

    “Saya baru sempat balik [mudik] hari ini, lumayan meski pulang hanya sebentar yang penting bisa ketemu keluarga,” ujarnya.

  • JELAJAH LEBARAN 2025: H+1 Idulfitri, KAI Daop 6 Yogyakarta Catat 28.530 Penumpang Datang

    JELAJAH LEBARAN 2025: H+1 Idulfitri, KAI Daop 6 Yogyakarta Catat 28.530 Penumpang Datang

    Bisnis.com, YOGYAKARTA — Daerah Operasi (Daop) 6 KAI Yogyakarta pada H+1 Lebaran 2025 atau Selasa 1 April 2025 mencatatkan jumlah kedatangan penumpang sebanyak 28.530 orang. Data tersebut diambil dari data yang masuk ke Daop 6 Yogyakarta per pukul 09.00 WIB.

    Dari pantauan Bisnis di Stasiun Tugu Yogyakarta (YK) pada sekitar pukul 12.15 WIB, para penumpang dari pintu kedatangan terpantau mulai memadati stasiun. Sebaliknya, di gerbang arah keberangkatan terpantau legang tanpa antrean panjang.

    Adapaun kedatangan di Daop 6 Yogyakarta hari ini jika dibandingkan dengan kedatangan pada Selasa 25 Maret 2024, mengalami lonjakan sebesar 57% dari 18.120 penumpang yang datang.

    Sementara untuk keberangkatan penumpang, hari ini Daop 6 Yogyakarta memberangkatkan sebanyak 20.862 penumpang. Angka ini tumbuh 33% dibanding keberangkatan pada Selasa 25 Maret 2025 yang mencapai 15.678 penumpang.

    Secara kumulatif, hingga hari ke-12 Angkutan Lebaran 2025 Daop 6 Yogyakarta telah memberangkatkan sebanyak 241.203 penumpang. Angka itu tumbuh 5% dibanding periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2024 yang mencatatkan 230.177 keberangkatan penumpang.

    Sementara itu, hingga 1 April 2025 pukul 09.00 WIB, penjualan tiket KA Lebaran di Daop 6 Yogyakarta secara total telah terjual 373.307 tiket atau 87% dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 418.122 tiket.

    “Daop 6 Yogyakarta mengimbau kepada para pelanggan yang belum memesan tiket untuk arus balik untuk segera memesan tiket di aplikasi Access by KAI atau website kai.id maupun chanel penjualan tiket yang bermitra dengan KAI,” kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis.

    Daop 6 Yogyakarta memprediksi puncak arus balik di Daop 6 Yogyakarta akan terjadi pada Minggu 6 April 2025. Untuk tanggal ini, sebanyak 24.571 tiket ludes terjual.

    “Angka ini masih dinamis karena penjualan tiket masih terus berlangsung,” terangnya.

    Selama masa Angkutan Lebaran, per harinya KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan total 37 perjalanan kereta api jarak jauh, di mana per 30 Maret 2025 KAI Daop 6 menambah 1 KA tambahan lagi yakni relasi Yogyakarta-Gambir.

    “Dengan total kapasitas mencapai 418.122 kursi selama masa Angkutan Lebaran, KAI berupaya menghadirkan layanan transportasi yang andal, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” ujarnya.

    Sebagai informasi, berikut adalah hari-hari dengan penjualan tiket kereta api Lebaran tertinggi per H+1 Lebaran 2025;

    1. 6 April 2025: 24.571 tiket

    2. 5 April 2025: 24.103 tiket

    3. 3 April 2025: 23.970 tiket

    4. 4 April 2025: 23.539 tiket

    5. 7 April 2025: 22.762 tiket

  • Dampak Positif WFA, Arus Mudik Kereta Api Lebaran 2025 Lebih Tersebar

    Dampak Positif WFA, Arus Mudik Kereta Api Lebaran 2025 Lebih Tersebar

    PIKIRAN RAKYAT – PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan bahwa mereka telah memberangkatkan 2.015.447 pemudik selama masa angkutan arus mudik Lebaran Idul Fitri 2025-1446 Hijriah, terhitung sejak 21-31 Maret 2025.

    “Berdasarkan data kumulatif pada 21–31 Maret 2025 pukul 14.00 WIB, sebanyak 2.015.447 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api,” ucap Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.

    Menurut Anne, terjadi peningkatan jumlah pemudik sebesar 8 persen dibandingkan tahun 2024 dengan catatan 1.873.254 pemudik pada periode yang sama. Menurut PT KAI, kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan pemerintah sejak 24 Maret 2025 berkontribusi pada kelancaran arus mudik Lebaran 2025.

    Kebijakan itu menyebabkan penyebaran pergerakan penumpang yang lebih merata sehingga mengurangi kepadatan pada tanggal-tanggal tertentu.

    “Sejak kebijakan WFA diberlakukan pada 24 Maret 2025, KAI mencatat adanya kenaikan pergerakan penumpang menjelang kebijakan tersebut mulai diberlakukan,” kata Anne.

    Pada 21 Maret 2025, jumlah penumpang kereta api adalah 170.556 orang. Keesokan harinya, 22 Maret 2025, terjadi peningkatan menjadi 174.505 penumpang, dan puncaknya pada 23 Maret 2025 dengan 183.123 penumpang.

    Anne menambahkan bahwa data tersebut memperlihatkan puncak awal pergerakan penumpang terjadi pada 23 Maret 2025, sehari sebelum WFA diterapkan, dengan jumlah penumpang mencapai 183.123 orang.

    Jumlah penumpang tetap stabil tanpa lonjakan ekstrem setelahnya, membuktikan bahwa kebijakan ini berhasil mendistribusikan perjalanan secara lebih merata.

    Menurut Anne, kepadatan pemudik tertinggi selama masa angkutan Lebaran secara keseluruhan tercatat pada H-3 sampai H-1 Lebaran, dengan rincian data sebagai berikut, 27 Maret 2025 (H-4) sebanyak 202.202 penumpang, 28 Maret 2025 (H-3) sebanyak 215.564 penumpang, dan 29 Maret 2025 (H-2) sebanyak 214.151 penumpang.

    Akan tetapi, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kepadatan ini lebih terkelola karena tidak terjadi lonjakan tiba-tiba pada hari tertentu. Ini membuktikan bahwa kebijakan WFA berkontribusi pada pemerataan arus mudik dengan kereta api.

    Anne menjelaskan bahwa dengan adanya kebijakan WFA, pergerakan mudik menjadi lebih terdistribusi, memungkinkan pemudik untuk memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel sehingga kepadatan tidak hanya terkonsentrasi pada satu atau dua hari saja.

    “Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan WFA berkontribusi positif dalam kelancaran arus mudik tahun ini,” ujarnya dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara pada 1 April 2025.

    Anne menjelaskan lebih lanjut bahwa per 31 Maret 2025 pukul 14.00 WIB, sebanyak 3.538.738 tiket telah terjual, atau setara dengan 77 persen dari total kapasitas yang disediakan.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Refund Tiket 100 Persen Calon Penumpang KA Hingga H+7 Lebaran Usai Penanganan Amblasan Tanah di Petak Ciamis – Manonjaya Rampung

    Refund Tiket 100 Persen Calon Penumpang KA Hingga H+7 Lebaran Usai Penanganan Amblasan Tanah di Petak Ciamis – Manonjaya Rampung

    Sebelum diterbitkannya siasat pengalihan pengangkutan penumpang, PT KAI Daop 2 Bandung telah mengalihkan penumpang Kereta Api (KA) Pangandaran dialihkan perjalanannya dengan menggunakan moda transportasi bus akibat api akibat adanya rintang jalan gogosan yang terjadi di petak jalan antara Stasiun Ciamis dan Stasiun Manonjaya.

    Menurut Manager Humasda PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, keputusan ini diambil sebagai langkah prioritas demi keselamatan perjalanan kereta api dan para penumpang.

    “Kami memohon maaf kepada para pelanggan yang pada sore hari ini mengalami gangguan perjalanan kereta api diakibatkan adanya gogosan di petak jalan antara Ciamis dan Manonjaya. Bagi pengguna jasa kereta api yang hendak melakukan pembatalan tiket, dapat dilakukan 7×24 jam di loket-loket stasiun terdekat. Dan pembatalan tiket akan kami kembalikan sesuai dengan harga tiket yang tertera,” ujar Kuswardojo, Bandung, Jumat (28/3/2025).

    Kuswardojo mengatakan dampak lain dari kejadian ini, perjalanan Kereta Api Pangandaran (KA 128) diberhentikan di Stasiun Manonjaya dan KA Serayu (KA 284) diberhentikan di Stasiun Tasikmalaya.

    Kuswardojo menjelaskan kejadian rintang jalan ini terjadi pada Jum’at, 28 Maret 2025 pukul 15.50 WIB mengakibatkan gangguan pada jalur keretapi, sehingga perlu dilakukan penanganan segera untuk memastikan kondisi jalur kembali aman untuk operasional kereta api.

    “Usai menerima informasi adanya rinja ini, Pusat Pengendali Perjalanan Kereta Api Daop 2 Bandung langsung menghentikan perjalanan kereta api di petak jalan ini. Tim dari Daop 2 Bandung langsung diterjunkan menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan jalur guna mempercepat proses normalisasi layanan,” jelas Kuswardojo.

    Usai kejadian bencana alam tersebut, otoritasnya akan terus memberikan informasi terbaru kepada pelanggan mengenai perkembangan situasi dan langkah-langkah yang diambil pada kesempatan berikutnya.

    PT KAI Daop 2 Bandung mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap mengikuti informasi resmi yang terbitkan melalui kanal komunikasi resmi seperti website, media sosial, serta layanan pelanggan KAI Contact Center di 121.

    “Keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami terus berupaya untuk melakukan perbaikan jalur dengan cepat agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal secepat mungkin,” sebut Kuswardojo.

     

  • Puncak Mudik Lebaran 2025 via Kereta Sudah Terlalui, PT KA Bandung Sebut Hampir 18 RIbu Penumpang Berhasil Diangkut

    Puncak Mudik Lebaran 2025 via Kereta Sudah Terlalui, PT KA Bandung Sebut Hampir 18 RIbu Penumpang Berhasil Diangkut

    Sementara itu, PT KAI Persero menyebutkan selama angkutan Lebaran 2025, total penjualan tikrt melampaui 3,3 Juta. Tercatat data hingga 28 Maret 2025 pukul 24.00 WIB PT KAI telah melayani 1.445.965 penumpang. Menurut Vice President Public Relations KAI Anne Purba, puncak arus mudik Lebaran terjadi pada 28 Maret 2025, dengan jumlah penjualan tiket mencapai 215.646 dalam sehari yang terdiri dari 184.008 tiket kereta api jarak jauh (KA JJ) dan 31.638 tiket KA Lokal yang dikelola KAI.

    “Angka tersebut merupakan capaian penjualan tertinggi selama periode angkutan lebaran 21 Maret – 11 April 2025 dengan tingkat okupansi 115,56 persen untuk KA JJ dan 60,65 persen untuk KA Lokal,” ujar Anne dicuplik dari laman PT KAI.

    Anne mengatakan tingkat okupansi yang melebihi 100 persen terjadi karena adanya pola perjalanan penumpang yang fleksibel. Pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang rute perjalanan, bukan hanya dari stasiun awal hingga tujuan akhir. Untuk memastikan kelancaran arus mudik, KAI menyediakan total kapasitas hingga 4.591.510 tempat duduk untuk perjalanan periode 21 Maret – 11 April 2025, yang terdiri dari 3.443.832 tempat duduk untuk KA J dan 1.147.678 tempat duduk untuk Kereta Api Lokal. “Hingga (Sabtu) 29 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, penjualan tiket menunjukkan tren positif dengan total 3.303.774 tiket telah terjual, atau sekitar 71,95 persen dari total kapasitas yang disediakan,” kata Anne.

    Dari jumlah tersebut, Anne menjelaskan tiket KA JJ yang telah terjual mencapai 2.970.399 dengan tingkat okupansi 86,25 persen, sedangkan tiket KA Lokal terjual sebanyak 333.375 tiket atau 29,05 persen dari kapasitas yang tersedia.

    “Kepadatan arus mudik masih terjadi hari ini (Sabtu, 30/3/2025) dengan penjualan tiket pada 29 Maret hingga pukul 07.00 WIB mencapai 186.074 dalam sehari yang terdiri dari 167.481 KA JJ dan 18.593 KA Lokal. Angka tersebut masih akan bertambah karena penjualan masih berlangsung,” sebut Anne. Selama masa Angkutan Lebaran, PT KAI mengoperasikan 9.656 perjalanan kereta api, meningkat 8 persen dibandingkan periode sebelumnya.

    Total kapasitasnya mencapai 4.591.510 kursi, KAI berupaya menghadirkan layanan transportasi yang andal, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan. “Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, KAI juga menyediakan 1.080 perjalanan tambahan yang siap melayani berbagai rute favorit. Kami mengingatkan pelanggan untuk membawa dokumen identitas resmi serta tiket perjalanan agar proses boarding berjalan lancar,” jelas Anne. Sebagai solusi praktis, calon penumpang juga dapat memanfaatkan fasilitas face recognition yang tersedia di 21 stasiun KAI, termasuk Stasiun Gambir, Pasarsenen, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, dan lainnya.

    Dengan teknologi ini, calon penumpang dapat melakukan boarding lebih mudah tanpa perlu menunjukkan tiket cetak atau kartu identitas. “KAI mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk mudik Lebaran. Kami akan terus meningkatkan layanan demi memastikan perjalanan yang selamat, nyaman, dan berkesan bagi setiap pelanggan,” sebut Anne.

  • Kemarin, digitalisasi sertifikat tanah hingga 2 juta pemudik kereta

    Kemarin, digitalisasi sertifikat tanah hingga 2 juta pemudik kereta

    Kita targetkan tahun ini kalau bisa 50 persen, sehingga dalam waktu lima tahun, ini kalau bisa, semua sudah transformasi ke dalam digital

    Jakarta (ANTARA) – Sejumlah pemberitaan di bidang ekonomi mewarnai Senin (31/3), mulai dari digitalisasi sertifikat tanah hingga PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat telah memberangkatkan 2.015.447 pemudik selama periode angkutan arus mudik Lebaran.

    Berikut rangkuman beritanya untuk disimak kembali pada Selasa:

    1. Menteri ATR targetkan digitalisasi sertifikat tanah selesai 5 tahun

    Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menargetkan dalam 5 tahun seluruh sertifikat tanah konvensional beralih ke digital.

    Selengkapnya di sini

    2. Menko Zulhas: Harga pangan kembali normal seminggu setelah Lebaran

    Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan harga komoditas pangan di tanah air akan kembali normal satu minggu setelah Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 Hijriah.

    Selengkapnya di sini

    3. KAI berangkatkan 2 juta pemudik selama angkutan mudik Lebaran

    PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat telah memberangkatkan 2.015.447 pemudik selama periode angkutan arus mudik Lebaran Idul Fitri 2025/1446 Hijriah, per 21-31 Maret 2025.

    Selengkapnya di sini

    4. Pemerintah siapkan rumah subsidi bagi perawat, guru hingga nelayan

    Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan program rumah subsidi yang diperuntukkan bagi para tenaga kesehatan (nakes), guru, serta nelayan.

    Selengkapnya di sini

    5. Menteri ESDM: Mudik 2025 dorong pertumbuhan ekonomi daerah

    Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa arus mudik Lebaran 2025 tidak hanya berjalan lebih lancar dari tahun sebelumnya, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian di daerah.

    Selengkapnya di sini

    Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kemarin, digitalisasi sertifikat tanah hingga 2 juta pemudik kereta

    KAI berangkatkan 2 juta pemudik selama angkutan mudik Lebaran

    Jakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat telah memberangkatkan 2.015.447 pemudik selama periode angkutan arus mudik Lebaran Idul Fitri 2025/1446 Hijriah, per 21-31 Maret 2025.

    “Berdasarkan data kumulatif pada 21–31 Maret 2025 pukul 14.00 WIB, sebanyak 2.015.447 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

    Anne menyampaikan bahwa jumlah tersebut meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang tercatat 1.873.254 pemudik.

    KAI mencatat kelancaran arus mudik Lebaran 2025 berkat kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah sejak 24 Maret 2025. Kebijakan itu memungkinkan pergerakan penumpang lebih merata, sehingga kepadatan tidak hanya terpusat pada tanggal-tanggal tertentu.

    “Sejak kebijakan WFA diberlakukan pada 24 Maret 2025, KAI mencatat adanya kenaikan pergerakan penumpang menjelang kebijakan tersebut mulai diberlakukan,” ujar Anne.

    Pada 21 Maret 2025 terdapat 170.556 penumpang naik kereta api, hari berikutnya 22 Maret 2025 terjadi peningkatan menjadi 174.505 penumpang, lalu puncaknya terjadi pada 23 Maret 2025 dengan angka 183.123 penumpang.

    Anne menambahkan, data itu menunjukkan bahwa puncak awal pergerakan penumpang terjadi pada 23 Maret 2025 atau sehari sebelum WFA dimulai, dengan 183.123 penumpang.

    Setelah itu, jumlah penumpang tetap stabil tanpa lonjakan ekstrem, membuktikan bahwa kebijakan ini efektif dalam mendistribusikan perjalanan lebih merata.

    Anne mengatakan bahwa secara keseluruhan kepadatan pemudik masa angkutan Lebaran tertinggi terjadi pada H-3 hingga H-1 Lebaran, dengan data pada 27 Maret 2025 (H-4) 202.202 penumpang; 28 Maret 2025 (H-3) 215.564 penumpang; dan 29 Maret 2025 (H-2) 214.151 penumpang.

    Namun, bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kepadatan itu lebih terkelola karena tidak terjadi lonjakan mendadak di hari tertentu. Hal itu menunjukkan bahwa kebijakan WFA berkontribusi pada pemerataan arus mudik dengan kereta api.

    Seiring dengan diberlakukannya kebijakan WFA, kata Anne, pergerakan mudik menjadi lebih terdistribusi. Pemudik dapat memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel, sehingga kepadatan tidak hanya terjadi di satu atau dua hari tertentu.

    “Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan WFA berkontribusi positif dalam kelancaran arus mudik tahun ini,” tutur Anne.

    Lebih lanjut, Anne menyebutkan bahwa hingga 31 Maret 2025 pukul 14.00 WIB, sebanyak 3.538.738 tiket telah terjual atau 77 persen dari total kapasitas yang disediakan.

    Dari jumlah tersebut, tiket KA Jarak Jauh yang terjual mencapai 3.130.477 tiket dengan tingkat okupansi 91 persen. Sedangkan KA Lokal terjual 408.261 tiket atau 36 persen dari kapasitas yang tersedia.

    “Keberhasilan ini tidak lepas dari upaya KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat,” ucap Anne.

    KAI akan terus berinovasi dalam menghadapi musim mudik mendatang dengan berbagai strategi, termasuk optimalisasi jadwal perjalanan dan peningkatan layanan bagi pelanggan.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Adi Lazuardi
    Copyright © ANTARA 2025

  • BNI Bagikan Takjil dan Layanan Kesehatan di Posko Mudik Malang

    BNI Bagikan Takjil dan Layanan Kesehatan di Posko Mudik Malang

    JABAR EKSPRES – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau BNI, berperan aktif dalam mendukung kenyamanan arus mudik dengan menyediakan paket takjil dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Posko Mudik BUMN Malang, Jawa Timur.

    Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa pendirian Posko Mudik BUMN ini merupakan bagian dari komitmen BNI sebagai bank milik negara untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

    “Posko Mudik BUMN ini memberikan kesempatan bagi pemudik untuk beristirahat sejenak, memastikan perjalanan mudik yang aman dan lancar,” ujarnya.

    BNI bekerja sama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendirikan Posko Mudik BUMN di Rest Area 84A, Ruas Tol Pandaan-Malang, Jawa Timur. Setiap hari, 200 paket takjil disediakan untuk berbuka puasa.

    Posko ini juga siap melayani arus balik pada 5-8 April 2025 di Rest Area 84B dengan berbagai layanan, termasuk pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi pemudik yang beristirahat.

    Okki berharap, Posko Mudik BUMN dapat menjadi sarana kolaborasi BUMN untuk meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.

    “Silakan mampir, manfaatkan Posko Mudik BUMN untuk beristirahat, dan hati-hati berkendara. Semoga selamat berkumpul dengan keluarga di kampung halaman,” tutup Okki.

    **Dukungan BNI Layanan Nasabah Selama Mudik Lebaran**

    Selain itu, untuk mendukung kebutuhan transaksi nasabah selama libur Lebaran, BNI memberikan layanan operasional terbatas dengan gerai O-Branch di lokasi strategis yang sering dilalui pemudik, serta kantor cabang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama liburan dan Idul Fitri 1446 Hijriah, pada 28 Maret hingga 7 April 2025.

    Okki menjelaskan, layanan O-Branch tersedia di beberapa titik, seperti di Rest Area, terminal, tempat wisata, dan jalur mudik, termasuk di dekat Exit Tol Cirebon dan jalur mudik Sidoarjo di PT Lautan Makmur.

    Di Malang, BNI menyediakan O-Branch di PT Batu Karang, Jl Parangargo Nomor 153, Kabupaten Malang (Cabang Brawijaya).

    Untuk transaksi perbankan seperti setoran, penarikan, dan pemindahan rekening hingga Rp25 juta, serta setoran BBM Pertamina dan transaksi MPM/Bulog/KAI, BNI juga mengerahkan 86 kantor cabang/outlet yang beroperasi dengan jam layanan 9.00-12.00 WIB.

  • Tiket Kereta Lebaran Sisa 23%, Ini Respons KAI

    Tiket Kereta Lebaran Sisa 23%, Ini Respons KAI

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa kebijakan work from anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah sejak 24 Maret 2025 berdampak pada kelancaran arus mudik Lebaran 2025. 

    Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa sejak kebijakan WFA diberlakukan, jumlah penumpang kereta api terus meningkat. Kebijakan WFA membuat pergerakan penumpang lebih merata, sehingga kepadatan tidak hanya terjadi pada tanggal-tanggal tertentu.  

    “Pada 21 Maret 2025 terdapat 170.556 penumpang naik kereta api, hari berikutnya 22 Maret 2025 terjadi peningkatan menjadi 174.505 penumpang, lalu puncaknya terjadi pada 23 Maret 2025 dengan angka 183.123 penumpang,” ujar Anne, Senin (31/3/2025). 

    Anne menambahkan bahwa puncak awal pergerakan penumpang terjadi pada 23 Maret 2025 atau sehari sebelum WFA dimulai, dengan jumlah penumpang mencapai 183.123 orang. Setelah itu, jumlah penumpang tetap stabil tanpa lonjakan signifikan, menunjukkan efektivitas kebijakan WFA dalam mendistribusikan perjalanan secara lebih merata.  

    Secara keseluruhan, kepadatan pemudik tertinggi terjadi pada periode H-3 hingga H-1 Lebaran. Data menunjukkan bahwa pada 27 Maret 2025 (H-4), jumlah penumpang mencapai 202.202 orang, lalu meningkat menjadi 215.564 penumpang pada 28 Maret 2025 (H-3), dan 214.151 penumpang pada 29 Maret 2025 (H-2).  

    Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang, Anne mengklaim kondisi arus mudik tahun ini lebih terkelola dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lonjakan mendadak pada hari-hari tertentu, yang menandakan bahwa kebijakan WFA membantu pemerataan arus mudik menggunakan kereta api.  

    “Seiring dengan diberlakukannya kebijakan Work From Anywhere, pergerakan mudik menjadi lebih terdistribusi. Pemudik dapat memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel, sehingga kepadatan tidak hanya terjadi di satu atau dua hari tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan WFA berkontribusi positif dalam kelancaran arus mudik tahun ini,” jelas Anne.  

    Hingga 31 Maret 2025 pukul 14.00 WIB, sebanyak 3.538.738 tiket telah terjual atau setara dengan 77% dari total kapasitas yang disediakan. Dari jumlah tersebut, tiket KA Jarak Jauh yang telah terjual mencapai 3.130.477 tiket dengan tingkat okupansi 91%, sementara tiket KA Lokal terjual sebanyak 408.261 tiket atau 36% dari kapasitas yang tersedia.  

    Berdasarkan data kumulatif pada 21–31 Maret 2025 pukul 14.00 WIB, sebanyak 2.015.447 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api, meningkat 8% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat 1.873.254 pelanggan. 

  • Daop 8 catat 32.551 penumpang lakukan perjalanan pada hari Lebaran

    Daop 8 catat 32.551 penumpang lakukan perjalanan pada hari Lebaran

    Surabaya (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, Jawa Timur, mencatat sebanyak 32.551 orang melakukan perjalanan pada hari Lebaran pada Senin (31/3), melalui stasiun yang ada di wilayah operasional.

    “Jumlah penumpang yang menggunakan moda kereta api pada hari ini sebanyak 32.551 penumpang di seluruh stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya,” kata Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif di Surabaya, Minggu.

    Luqman menjelaskan dari jumlah tersebut tercatat sebanyak 18.599 penumpang yang berangkat dan 13.952 penumpang turun melalui seluruh stasiun yang ada di wilayah Daop 8 Surabaya.

    Berdasarkan data hari ini, Luqman menuturkan Stasiun Gubeng, Stasiun Pasar Turi dan Stasiun Malang menjadi tiga stasiun dengan jumlah penumpang terbanyak.

    Tercatat, di Stasiun Gubeng terdapat penumpang yang berangkat sebanyak 6.582 orang dan penumpang tiba sebanyak 2.734 orang pada hari ini.

    Sedangkan di Stasiun Pasar Turi, tercatat penumpang yang diberangkatkan sebanyak 5.065 orang dan penumpang turun sebanyak 4.040 orang.

    Kemudian di Stasiun Malang diketahui penumpang yang berangkat sebanyak 2.002 sedangkan penumpang yang tiba sebanyak 2.128 orang.

    Berdasarkan data Daop 8 Surabaya selama 10 hari pelaksanaan masa Angkutan Lebaran mulai 21 Maret 2025 hingga hari ini, Luqman menyebutkan pihaknya telah melayani sebanyak 440.052 penumpang.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 240.153 penumpang diberangkatkan dan 199.899 penumpang tiba di seluruh stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya.

    “Selama periode Angkutan Lebaran ini, kami mencatat penumpang terbanyak memiliki tujuan menuju Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Banyuwangi,” ujar Luqman.

    Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Fahmi Alfian
    Editor: Adi Lazuardi
    Copyright © ANTARA 2025