Tag: Kai

  •  33.804 Pemudik Berangkat dari Jakarta Via Stasiun Gambir dan Senen Hari Ini  – Halaman all

     33.804 Pemudik Berangkat dari Jakarta Via Stasiun Gambir dan Senen Hari Ini  – Halaman all

    Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, masih dipadati pemudik pada Jumat (4/4/2025) hari ini atau H+4 Lebaran 2025.

    Tayang: Jumat, 4 April 2025 13:26 WIB

    Tribunnews/Fersianus Waku

    HARI KEEMPAT LEBARAN DI SENEN – Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, masih ramai oleh pemudik pada hari keempat Lebaran, Kamis (3/4/2025). 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, masih dipadati pemudik pada Jumat (4/4/2025) hari ini atau H+4 Lebaran 2025.

    Pantauan Tribunnews.com, hingga pukul 13.16 WIB, pemudik masih terus berdatangan ke Stasiun Pasar Senen.

    Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan sebanyak 22.752 pemudik yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen hari ini dengan okupansi sebesar 83 persen.

    Sementara dari Stasiun Gambir sebanyak 11.052 dengan okupansi 51 persen.

    Sehingga total pemudik yang berangkat dari Daop 1 Jakarta adalah 33.804 orang.

    Menurut Ixfan, terdapat 85 perjalanan kereta api yang melayani keberangkatan dari Daop 1 Jakarta pada hari ini.

    “Jadi untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir maupun Pasar Senen masih cukup tersedia. Bagi para pelanggan kereta api yang masih belum memiliki tiket dapat segera melakukan pemesanan melalui kanal-kanal resmi,” kata Ixfan di lokasi.

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Puncak Arus Balik, KAI Catat 52.056 Penumpang Tiba di Jakarta Hari Ini – Halaman all

    Puncak Arus Balik, KAI Catat 52.056 Penumpang Tiba di Jakarta Hari Ini – Halaman all

    Sebanyak 52.056 penumpang kereta api (KA) tiba di Jakarta pada Jumat (4/4/2025), atau H+3 Lebaran 2025.

    Tayang: Jumat, 4 April 2025 12:00 WIB

    lihat foto

    Tribunnews.com/Fersianus Waku

    STASIUN PASAR SENEN – Suasana penumpang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (4/4/2025). Sebanyak 52.056 penumpang kereta api (KA) tiba di Jakarta pada Jumat (4/4/2025), atau H+3 Lebaran 2025. (Fersianus Waku)

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 52.056 penumpang kereta api (KA) tiba di Jakarta pada Jumat (4/4/2025), atau H+3 Lebaran 2025.

    Hal ini disampaikan Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

    Menurut Ixfan, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada hari ini, dengan jumlah kedatangan yang terus meningkat sejak 31 Maret 2025.

    “Pada 4 April 2025, volume penumpang yang datang ke Daop 1 Jakarta terus menunjukkan angka yang signifikan, dengan jumlah penumpang yang datang mencapai 52.056 orang,” kata Ixfan.

    Dia menjelaskan, Stasiun Pasar Senen mencatat kedatangan terbanyak dengan 18.250 penumpang, disusul Stasiun Gambir dengan 16.700 penumpang. 

    Sementara itu, kata dia, sisanya tersebar di beberapa stasiun lain di wilayah Daop 1 Jakarta.

    Sebagai informasi, hingga pukul 11.33 WIB, Stasiun Pasar Senen masih dipadati pada penumpang.

    Hal tersebut lantaran bertemunya para pemudik yang akan berangkat ke kampung halaman maupun yang kembali ke Jakarta.

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Arus Balik H+4 Lebaran di Stasiun Gambir, 16.700 Pemudik Kembali ke Jakarta
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        4 April 2025

    Arus Balik H+4 Lebaran di Stasiun Gambir, 16.700 Pemudik Kembali ke Jakarta Megapolitan 4 April 2025

    Arus Balik H+4 Lebaran di Stasiun Gambir, 16.700 Pemudik Kembali ke Jakarta
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Jumlah penumpang arus balik mudik tercatat mengalami peningkatan, khususnya di
    Stasiun Gambir
    pada H+4 Lebaran pada Jumat (4/4/2025).
    Manajer Humas KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa pada hari ini terdapat 16.700 penumpang yang kembali ke Jakarta.
    “Berdasarkan data PT KAI Daop 1 Jakarta,
    arus balik Lebaran
    terus meningkat seiring dengan berakhirnya masa libur dan kembalinya masyarakat ke ibu kota. Dari jumlah total tersebut, penumpang yang tiba di Stasiun Gambir mencapai 16.700 orang,” kata Ixfan dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).
    Dia juga menjelaskan kondisi arus balik di Stasiun Pasar Senen hari ini yang mencapai 18.250 orang.
    Untuk melayani arus balik, Ixfan menjelaskan
    KAI Daop 1 Jakarta
    mengoperasikan 1.876 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ), termasuk 380 perjalanan KA tambahan.
    Rata-rata per hari, tersedia 85 perjalanan KA dengan kapasitas kursi sebanyak 47.665 per hari.
    “Di Stasiun Gambir, total perjalanan KA yang dioperasikan mencapai 1.003 perjalanan, dengan kapasitas kursi harian sebanyak 21.588,” imbuhnya.
    Sementara itu, Stasiun Pasar Senen melayani 873 perjalanan KA dengan kapasitas kursi harian sebesar 26.077.
    Ixfan juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk selalu memperhatikan jadwal keberangkatan arus balik mereka.
    “Serta mengikuti aturan yang berlaku demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” tandasnya.
    Pemerintah sendiri telah memprediksi puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada 5-7 April 2025.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Deputi Pollugri Kemenko Polkam: Arus Balik di Stasiun Gambir Sudah Mulai Terlihat – Page 3

    Deputi Pollugri Kemenko Polkam: Arus Balik di Stasiun Gambir Sudah Mulai Terlihat – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri (Pollugri) Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) Mohammad K Koba mengungkapkan, arus balik Lebaran 2025 sudah mulai terlihat di Stasiun Gambir. Ia juga mengapresiasi PT KAI serta Dinas Perhubungan yang telah bekerja dengan baik.

    “Di (Stasiun) Gambir, arus kembali sudah mulai terlihat. PT KAI dan Kementerian Perhubungan top, fasilitas umum siap, fasilitas perkeretaapian juga siap, keamanan terjaga, jadi alhamdulillah semua lancar,” kata Koba dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).

    Selain mengecek kesiapan perkeretaapian jelang arus balik, Koba juga mengecek fasilitas pendukung dan fasilitas umum.

    “Fasilitas pendukung, fasilitas umum, toilet disabilitas, dan lain-lainnya semua bersih, semua rapih, dan semua berfungsi dengan baik,” katanya.

    Kepada masyarakat yang akan kembali dari kampung halaman, Koba berpesan agar selalu memperhatikan jadwal keberangkatan sesuai tiket yang dipesan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menyimpan barang-barang berharga dengan baik serta menggunakan tas yang ringkas dan aman.

    “Kalau ada apa-apa, hubungi aparat keamanan. Untuk yang naik mobil pribadi mungkin pace yourself, istirahat jika perlu, jangan terlalu diforsir, jaga keselamatan,” kata Koba.

     

  • Tiket Promo KAI Lebaran 2025 Sudah Dapat Dipesan, Cek Rute Tujuan dan Syarat Ketentuannya – Halaman all

    Tiket Promo KAI Lebaran 2025 Sudah Dapat Dipesan, Cek Rute Tujuan dan Syarat Ketentuannya – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggelar program promo diskon spesial Lebaran 2025.

    PT KAI memberikan promo diskon tiket kereta api sebesar 25 persen untuk menyambut Lebaran 2025 yang bertajuk ‘Promo Silaturahmi Mudik Lebaran 2025’.

    Calon penumpang bisa membeli tiket kereta api dengan potongan harga 25 persen hanya untuk pemesan mulai hari ini, Jumat, 4 April 2025 sampai dengan 11 Apri 2025.

    Tiket kereta api Promo KAI Lebaran 2025 ini dapat pakai untuk keberangkatan pada tanggal 7-11 April 2025.

    “Manfaatkan Promo Silaturahmi Mudik Lebaran, dengan diskon tiket kereta api sebesar 25 persen, untuk keberangkatan 7-11 April 2025, yang periode pembeliannya bisa dilakukan pada 4-11 April 2025,” tulis Instagram @kai121_, dikutip Jumat (4/4/2025).

    Adapun promo KAI Lebaran 2025 ini hanya berlaku bagi sejumlah rute kereta api (KA) dengan keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen.

    Lantas, kemana saja tujuan rute kereta api yang mendapat diskon tiket promo KAI Lebaran 2025?

    Serta, apa saja syarat dapat diskon 25 persen dari promo KAI Lebaran 2025?

    Simak daftar kereta dan syarat untuk dapatkan dikson tiket kereta api promo KAI Spesial Lebaran 2025, mengutip Instagram @kai121_ sebagai berikut.

    KA Parahyangan Fakultatif relasi Gambir-Bandung (Eksekutif) 
    KA Madiun Jaya relasi Pasar Senen-Madiun (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Blambangan Ekspres relasi Pasar Senen-Ketapang (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Singasari relasi Pasar Senen-Blitar (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Brantas relasi Pasar Senen-Blitar (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Bangunkarta relasi Pasar Senen-Jombang (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Gumarang relasi Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi (Bisnis, Eksekutif) 
    KA Dharmawangsa Ekspres relasi Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Menoreh relasi Pasar Senen-Semarang Tawang (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Tawang Jaya Premium relasi Pasar Senen-Semarang Tawang (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Tegal Bahari relasi Pasar Senen-Tegal (Bisnis, Eksekutif) 
    KA Batavia relasi Gambir-Solo Balapan (Ekonomi, Eksekutif)
    KA Jayakarta relasi Pasar Senen-Surabaya Gubeng (Ekonomi) 
    KA Kertajaya relasi Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi (Ekonomi) 
    KA Jaka Tingkir relasi Pasar Senen-Solo Balapan (Ekonomi) 
    KA Tawang Jaya relasi Pasar Senen-Semarang Poncol (Ekonomi) 
    KA Matarmaja relasi Pasar Senen-Malang (Ekonomi)
    KA Gajayana Tambahan relasi Gambir-Malang (Eksekutif) 
    KA Sembrani Tambahan relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi (Eksekutif) 
    KA Kereta Tambahan GMR-YK relasi Gambir-Yogyakarta (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Brantas Tambahan relasi Pasar Senen-Blitar (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Kertajaya Tambahan relasi Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Senja Utama Yogyakarta relasi Pasar Senen-Yogyakarta (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Fajar Utama Yogyakarta relasi Pasar Senen-Yogyakarta (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Sawunggalih relasi Pasar Senen-Kutoarjo (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Gunung Jati relasi Gambir-Semarang Tawang (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Gunung Jati relasi Gambir-Cirebon (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Cirebon Ekspres/Cakrabuana relasi Gambir-Cirebon (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Cirebon Ekspres/Cakrabuana relasi Gambir-Purwokerto (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Cirebon Fakultatif relasi Gambir-Cirebon (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Pangandaran relasi Gambir-Banjar (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Papandayan relasi Gambir-Garut (Ekonomi, Eksekutif)
    KA Parahyangan relasi Gambir-Bandung (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Kereta Tambahan PSE-SLO relasi Pasar Senen-Solo Balapan (Ekonomi) 
    KA Brawijaya relasi Gambir-Malang (Eksekutif) 
    KA Sembrani relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi (Eksekutif) 
    KA Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta (Eksekutif) 
    KA Purwojaya relasi Gambir-Cilacap (Eksekutif) 
    KA Manahan relasi Gambir-Solo Balapan (Eksekutif) 
    KA Fajar Utama Solo relasi Pasar Senen-Solo Balapan (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Mataram relasi Pasar Senen-Solo Balapan (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasar Senen-Surabaya Gubeng (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Jayabaya relasi Pasar Senen-Malang (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Bogowonto relasi Pasar Senen-Lempuyangan (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Gajahwong relasi Pasar Senen-Lempuyangan (Ekonomi, Eksekutif) 
    KA Kereta Tambahan GMR-YK relasi Gambir-Yogyakarta (Eksekutif)
    KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi (Eksekutif) 
    KA Argo Semeru relasi Gambir-Surabaya Gubeng (Eksekutif) 
    KA Bima relasi Gambir-Surabaya Gubeng (Eksekutif) 
    KA Argo Lawu relasi Gambir-Solo Balapan (Eksekutif) 
    KA Argo Dwipangga relasi Gambir-Solo Balapan (Eksekutif) 
    KA Argo Sindoro relasi Gambir-Semarang Tawang (Eksekutif) 
    KA Argo Muria relasi Gambir-Semarang Tawang (Eksekutif) 
    KA Argo Merbabu relasi Gambir-Semarang Tawang (Eksekutif) 
    KA Argo Anjasmoro relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi (Eksekutif) 
    KA Pandalungan relasi Gambir-Jember (Eksekutif) 
    KA Gajayana relasi Gambir-Malang (Eksekutif) 
    KA Kutojaya Utara relasi Pasar Senen-Kutoarjo (Ekonomi).

    1. Pembelian tarif Promo dapat dilakukan di semua channel penjualan pada tanggal 4 – 11 April 2025. 

    2. Berlaku untuk keberangkatan mulai tanggal 7 – 11 April 2025 

    3. Tarif diskon tidak berlaku untuk Kereta Compartment, Luxury, Panoramic, Priority, Imperial, dan/atau Kereta Wisata lainnya. 

    4. Tiket dengan tarif diskon ini tidak berlaku pada tarif khusus dan tidak idak dapat digabungkan dengan reduksi dan/atau diskon lainnya. 

    5. Tarif diskon hanya berlaku untuk KA-KA yang telah ditetapkan. 

    6. Jadwal dan daftar kereta dapat dilihat melalui aplikasi Access by KΑΙ. 

    7. Tiket dengan tarif diskon ini dapat dibatalkan dan diubah jadwalnya sesuai dengan aturan yang berlaku. 

    8. Berlaku selama tiket dan tarif diskon masih tersedia.

    (Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)

  • KAI Divre I Sumut tambah 640 tempat duduk kelas bisnis untuk arus balik Lebaran 2025

    KAI Divre I Sumut tambah 640 tempat duduk kelas bisnis untuk arus balik Lebaran 2025

    Sumber foto: Misriadi/elshinta.com.

    KAI Divre I Sumut tambah 640 tempat duduk kelas bisnis untuk arus balik Lebaran 2025
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 03 April 2025 – 17:16 WIB

    Elshinta.com – Dalam rangka meningkatkan layanan pada arus balik Lebaran 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menambah total 640 tempat duduk kelas bisnis untuk KA Sribilah Utama Fakultatif relasi Medan – Rantau Prapat PP. Penambahan ini berlaku pada periode 3 hingga 7 April 2025. 

    Menurut Manager Humas KAI Divre I Sumut M. As’ad Habibuddin KAI Sumut menambahkan satu gerbong bisnis Sribilah Utama Fakultatif dimana hanya menyediakan kelas ekonomi dengan lima gerbong.

    ”Untuk memberikan kenyamanan lebih kepada pelanggan, kami menambahkan satu gerbong bisnis dengan kapasitas 64 penumpang pada masing-masing perjalanan KA (U58F) Sribilah Utama Fakultatif Medan – Rantau Prapat dan KA (U57F) Sribilah Utama Fakultatif Rantau Prapat – Medan. Sebelumnya, KA Sribilah Utama Fakultatif hanya menyediakan kelas ekonomi dengan lima gerbong yang masing-masing berkapasitas 106 tempat duduk,” kata Manager Humas KAI Divre I Sumut M. As’ad Habibuddin.

    Calon penumpang sudah dapat memesan tiketnya melalui aplikasi Access by KAI mulai saat ini. Atau dapat juga membelinya melalui loket di stasiun mulai 3 jam sebelum keberangkatan, selama tiket masih tersedia.

    As’ad mengatakan pada Rabu, 2 April 2025, sebanyak 12.122 penumpang menggunakan kereta api di Sumatera Utara. Angka tersebut merupakan puncak volume penumpang selama masa angkutan Lebaran 2025 sementara ini. Volume penumpang baik untuk keberangkatan dari Medan maupun menuju ke arah Medan masih terpantau seimbang.

    ”Hingga saat ini belum ada tanggal tertentu yang menonjol sebagai puncak arus balik Lebaran. Namun, kami mengimbau agar calon penumpang segera memesan tiket pada tanggal alternatif jika tiket pada tanggal yang diinginkan telah habis,” kata As’ad seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Misriadi, Kamis (3/4). 

    Dalam 13 hari mudik Lebaran 2025, yakni dari 21 Maret hingga 2 April 2025 pukul 24.00 WIB, KAI Sumut telah memberangkatkan sebanyak 117.179 penumpang.

    Rinciannya yaitu penumpang KA Putri Deli relasi Medan – Tanjung Balai PP sebanyak 52.398 penumpang, KA Sribilah Utama relasi Medan – Rantau Prapat PP sebanyak 39.962 penumpang, KA Siantar Ekspres relasi Medan – Siantar PP sebanyak 21.169 penumpang, KA Datuk Belambangan relasi Tebing Tinggi – Lalang PP sebanyak 2.653 penumpang, dan KA Cut Meutia relasi Krueng Mane – Krueng Geukeuh PP sebanyak 997 penumpang.

    Selain itu As’ad juga menyebut bahwa selama periode 13 hari tersebut, 3 stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang tertinggi adalah Stasiun Medan dengan 47.584 penumpang, disusul Stasiun Kisaran sebanyak 11.340 penumpang, dan Stasiun Rantau Prapat mencatat 10.674 penumpang.

    Sementara 3 stasiun kedatangan dengan volume penumpang tertinggi yaitu Stasiun Medan sebanyak 37.565 penumpang, Stasiun Rantau Prapat sebanyak 14.584 penumpang, dan Stasiun Kisaran sebanyak 13.330 penumpang.

    Menurut As’ad angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama dalam perjalanan mudik ataupun balik.

    KAI menetapkan masa angkutan Lebaran yaitu pada 21 Maret s.d 11 April 2025. Pantauan KAI Sumut pada 3 April 2025 pukul 10.00 WIB, tiket KA Jarak Jauh yang telah terjual pada masa angkutan Lebaran mencapai 133.528 tiket atau 76% dari total kapasitas yang telah disediakan sebanyak 176.552 tiket. Rinciannya yaitu KA Putri Deli relasi Medan – Tanjung Balai PP sebanyak 82.310 tiket dan KA Sribilah Utama relasi Medan – Rantau Prapat PP sebanyak 51.218 tiket.

    ”Kami berharap agar calon penumpang menyediakan waktu yang cukup untuk perjalanan menuju stasiun keberangkatan, agar tidak terlambat, “kata As’ad. 

    As’ad juga mengimbau kepada calon penumpang, khususnya keberangkatan Stasiun Medan untuk menggunakan layanan Face Recognition Boarding Gate. Keunggulannya, penumpang tidak perlu lagi menunjukkan tiket dan ID card. Sehingga proses boarding lebih cepat dan praktis.

    KAI Divre I Sumut sendiri juga telah memasang Free Water Station di Stasiun Medan dan Tebing Tinggi. Penumpang cukup membawa tumbler dan mengisi ulang air secara gratis. Penyediaan Face Recognition Boarding Gate dan free water station ini sebagai upaya KAI Divre I Sumut  menuju program tujuan pembangunan berkelanjutan / SDG’s.

    Untuk mengantisipasi adanya lonjakan penumpang pada masa angkutan Lebaran, KAI Sumut mengoperasikan 2 perjalanan KA Sribilah Utama Fakultatif relasi Medan – Rantau Prapat PP setiap hari. Serta penambahan rangkaian di setiap perjalanan KA Sribilah Utama reguler relasi Medan – Rantau Prapat PP (1 kereta eksekutif + 1 kereta bisnis), KA Putri Deli relasi Medan – Tanjung Balai PP (1 kereta ekonomi), dan KA Siantar Ekspres relasi Medan – Siantar PP (1 kereta ekonomi).

    Sumber : Radio Elshinta

  • KAI Imbau Masyarakat Segera Rencanakan Perjalanan saat Arus Balik Mudik Lebaran

    KAI Imbau Masyarakat Segera Rencanakan Perjalanan saat Arus Balik Mudik Lebaran

    Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan layanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2025. 
     
    KAI telah menyediakan 4.591.510 tempat duduk untuk perjalanan yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April. Dari total kapasitas tersebut, 3.443.832 tempat duduk dialokasikan untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) dan 1.147.678 untuk layanan Kereta Api Lokal.
     
    Hingga 3 April 2025 pukul 07.00 WIB, total 3.872.675 tiket telah terjual atau 84,34 persen dari kapasitas yang tersedia. 

    Dari jumlah tersebut, tiket KA Jarak Jauh yang terjual mencapai 3.344.297 tiket dengan tingkat okupansi 97,11 persen, sementara KA Lokal terjual sebanyak 528.378 tiket atau 46,04 persen dari kapasitas yang disediakan. 
     
    Secara kumulatif, dari 21 Maret hingga 2 April 2025 pukul 24.00 WIB, sebanyak 2.555.404 orang telah menggunakan layanan kereta api KAI.

    Kapan puncak arus balik?
    “KAI memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada 6 April 2025 (H+5) dengan jumlah penumpang mencapai 267.613 orang. Oleh karena itu, KAI mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan agar mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai,” ungkap Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam keterangan tertulis, Kamis, 3 April 2025.
     
    Meskipun puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 6 April, data menunjukkan bahwa banyak pelanggan telah memilih untuk kembali lebih awal. 
     
    Pada 1 April 2025, jumlah penumpang mencapai 252.898 orang dalam sehari, terdiri dari 205.725 penumpang KA Jarak Jauh dan 47.173 penumpang KA Lokal. Tren ini terus meningkat pada 2 April 2025 dengan total 274.186 penumpang, terdiri dari 223.221 penumpang KA JJ dan 50.965 penumpang KA Lokal.
     
    Lalu, pada 3 April 2025 hingga pukul 07.00 WIB menurut angka penjualan sementara, tercatat sebanyak 232.399 orang akan bepergian menggunakan kereta api, dengan rincian 197.593 penumpang KA JJ dan 34.806 penumpang KA Lokal. 
     
    “Dari data yang ada, sejak 1 hingga 3 April, jumlah penumpang harian bahkan melampaui puncak arus mudik yang terjadi pada 28 Maret lalu, yang mencapai 215.564 orang,” ujar Didiek.
     
    Menurut Didiek, arus balik tahun ini lebih terdistribusi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 
     
    “Kebijakan Work From Anywhere (WFA) memungkinkan masyarakat untuk lebih fleksibel dalam menentukan jadwal perjalanan. Dengan demikian, kepadatan tidak hanya terfokus pada satu atau dua hari tertentu, sehingga arus balik menjadi lebih lancar,” jelas Didiek.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • 15.797 pemudik tiba di Stasiun Gambir pada Kamis

    15.797 pemudik tiba di Stasiun Gambir pada Kamis

    Jakarta (ANTARA) – Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat 15.797 pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api tiba di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis.

    “Kedatangan di Stasiun Gambir sebanyak 15.797 penumpang,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis.

    Secara keseluruhan, KAI Daop 1 Jakarta mencatat pada tanggal 3 April 2025 sebanyak 48.823 penumpang tiba di stasiun wilayah Daop 1 Jakarta dengan perincian 15.797 penumpang tiba di Stasiun Gambir dan 16.694 penumpang tiba si Stasiun Pasar Senen.

    Sebanyak 16.332 penumpang tiba di stasiun lainnya di wilayah Daop 1 Jakarta seperti Stasiun Bekasi, Jatinegara, Cikampek, Karawang, dan Cikarang.

    Hingga saat ini, kata dia, jumlah kedatangan penumpang yang tercatat pada tanggal 3 April 2025 menunjukkan adanya peningkatan daripada hari sebelumnya selama masa angkutan Lebaran 2025.

    Dengan terus meningkatnya jumlah penumpang, KAI Daop 1 Jakarta mengimbau calon penumpang untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mematuhi semua peraturan saat di stasiun maupun selama perjalanan, serta memastikan keberangkatan tepat waktu dengan membeli tiket lebih awal melalui aplikasi atau kanal resmi PT KAI.

    “Kami berharap agar masyarakat dapat berangkat dengan aman, nyaman, dan mematuhi ketentuan yang berlaku demi kelancaran arus balik Lebaran 2025,” ujar Ixfan.

    Pewarta: Melalusa Susthira Khalida
    Editor: D.Dj. Kliwantoro
    Copyright © ANTARA 2025

  • Arus Balik H+4 Lebaran di Stasiun Gambir, 16.700 Pemudik Kembali ke Jakarta
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        4 April 2025

    Arus Balik Mulai Terlihat, Stasiun Gambir Ramai Kedatangan Pemudik Megapolitan 3 April 2025

    Arus Balik Mulai Terlihat, Stasiun Gambir Ramai Kedatangan Pemudik
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pada H+3 Lebaran, pemudik perlahan sudah kembali lagi ke Jakarta. Transportasi pilihan pemudik salah satunya adalah kereta api jarak jauh.
    Salah satunya, Yusuf (25) dan keluarga kecilnya yang sore ini baru saja sampai di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
    Yusuf mengaku harus segera kembali ke Jakarta lantaran besok sudah masuk kerja pada (4/4/2025).
    Dia mengatakan tidak menemukan kesulitan apapun saat membeli tiket pulang ke Jakarta.
    “Pulang ini kebetulan kan di sini kan saya pulang tanggal 3, rata-rata orang masuk kerja hari Senin tanggal 7. Nah, jadi tiketnya masih agak gampang kemarin juga,” katanya saat ditemui di area kedatangan Stasiun Gambir, Kamis (3/4/2025).
    Menurut Yusuf, hal ini terjadi karena kebanyakan pekerja baru mulai masuk bekerja lagi pada Senin (7/4/2025) mendatang.
    Sebelumnya, Yusuf bersama istri dan anaknya mudik ke Klaten pada Jumat (28/3/2025). Saat itu, Yusuf sampai harus menaiki kereta tambahan karena memang puncak arus mudik terjadi di hari itu.

    Tiket kereta
    itu pasti paling susah yang namanya dicari. Saya juga kemarin kebetulan dapetnya kereta tambahan, bukan kereta reguler,” kata Yusuf.
    Perbedaan signifikan yang Yusuf rasakan antara Lebaran tahun ini dan tahun sebelumnya adalah durasi mudik ia dan keluarga.
    Pada 2024, Yusuf menghabiskan waktu di rumah orang tuanya di Klaten selama 8 hari. Sementara tahun ini, Yusuf hanya punya waktu 6 hari.
    Perbedaan jatuhnya hari pertama Lebaran di 2024 dan tahun ini disebut menjadi faktor lamanya
    Yusuf mudik
    .
    Sistem cuti dari kantornya mengizinkan Yusuf untuk mengambil cuti di 2 hari sebelum dan setelah Lebaran.
    “Nah kalau tahun kemarin kebetulan liburnya di hari Rabu, jadi liburnya Senin-Selasa sama Kamis-Jumat, ketambahan 2 hari minggunya itu,” jelas pria yang bekerja di bidang FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) itu.
    Sebelumnya, diberitakan Kompas.com pada Minggu (31/3/2025), Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Ixfan Hendriwintoko memperkirakan puncak
    arus balik pemudik
    masuk Jakarta terjadi secara merata terhitung 4 hingga 7 April.
    Namun, ia juga memprediksi bahwa mulai tanggal 3 April, pemudik sudah mulai kembali lagi ke Jakarta.

    Puncak arus balik
    untuk sementara ini terpantau antara kisaran tanggal 4 sampai tanggal 7. Namun, begitu tanggal 3 juga sudah mulai ada arus balik,” kata Ixfan saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Minggu (30/3/2025).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Arus Balik Lebaran, 66.000 Tiket Kereta Api Tersedia dari Yogyakarta

    Arus Balik Lebaran, 66.000 Tiket Kereta Api Tersedia dari Yogyakarta

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Memasuki masa arus balik Lebaran, ketersediaan tiket kereta api di Daop 6 Yogyakarta masih cukup tinggi. Hingga hari ke-13 angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat sekitar 66.000 tiket masih tersedia untuk berbagai tujuan.

    Masyarakat yang ingin melakukan perjalanan setelah libur Lebaran 2025 masih memiliki kesempatan besar untuk mendapatkan tiket kereta api dari Yogyakarta, Solo, dan stasiun lainnya di wilayah Daop 6.

    Saat ini ketersediaan tiket berdasarkan tujuan mencapai 68.000 tiket saat arus balik Lebaran 2025. Perinciannya, Jakarta sebanyak 13.000 tiket, Bandung 8.000 tiket, Surabaya 29.000 tiket, Malang 9.000 tiket, Semarang 7.000 tiket.

    Sementara itu, kereta api dengan ketersediaan tiket mencapai sembilan:
    1. KA Argo Dwipangga (Solo Balapan-Gambir)
    2. KA Tambahan SLO-PSE (Solo Balapan-Pasarsenen)
    3. KA Manahan (Solo Balapan-Gambir)
    4. KA Sancaka (Yogyakarta-Surabaya Gubeng)
    5. KA Sancaka Tambahan (Yogyakarta-Surabaya Gubeng)
    6. KA Lodaya Tambahan (Solo Balapan-Bandung)

    Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih, mengimbau masyarakat untuk terus memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, atau platform resmi lainnya yang bermitra dengan KAI.

    Selain itu, KAI juga mengingatkan penumpang untuk mengecek kembali jadwal perjalanan dan mengatur waktu keberangkatan ke stasiun agar perjalanan lebih arus balik Lebaran 2025 nyaman dan aman.