Tag: Kai

  • KAI Layani 17,68 Juta Penumpang Selama Libur Lebaran

    KAI Layani 17,68 Juta Penumpang Selama Libur Lebaran

    Jakarta

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melayani melayani 17.687.778 pelanggan dalam periode 21 Maret – 3 April 2025 atau libur Lebaran 2025. Dari total pelanggan yang terlayani, sebanyak 2.829.610 orang menggunakan layanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang dikelola langsung oleh KAI.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, untuk layanan Commuter Line dan KA Lokal yang dioperasikan oleh KAI Commuter mencatat 13.442.122 pelanggan. LRT Sumsel mencatat 197.071 pelanggan, KAI Wisata melayani 11.346 pelanggan, dan KAI Bandara melayani 283.286 pelanggan.

    Di sisi lain, layanan Whoosh yang dikelola KCIC menarik 206.189 pelanggan, LRT Jabodebek mencapai 709.875 pelanggan, serta KA Makassar-Parepare yang semakin diminati dengan 8.279 pelanggan.

    “Dengan pencapaian ini, KAI Group terus berupaya memperkuat perannya sebagai penyedia transportasi yang tidak hanya menghubungkan berbagai wilayah, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Indonesia,” kata Anne dalam keterangan tertulis, Jumat (4/4/2025).

    Selain layanan di Pulau Jawa dan Sumatera, Anne mengatakan, layanan kereta api KAI Group di Sulawesi Selatan juga mencuri perhatian dengan meningkatnya jumlah penumpang KA Makassar-Parepare selama periode Lebaran terutama musim liburan setelah Hari Idul Fitri.

    Pada 1 April 2025, jumlah penumpang KA Makassar-Parepare tercatat sebanyak 1.354 orang dalam satu hari. Angka ini meningkat menjadi 1.361 penumpang pada 2 April dan mencapai 1.472 penumpang pada 3 April. Secara keseluruhan, sejak 21 Maret hingga 3 April 2025, layanan ini telah melayani 8.279 pelanggan dengan rata-rata harian 335 penumpang.

    “Tingginya antusiasme masyarakat terhadap KA Makassar-Parepare menegaskan bahwa layanan ini menjadi pilihan utama dalam menunjang mobilitas selama musim liburan,” ujar Anne.

    Anne menambahkan, selain faktor kenyamanan kereta api, jalur ini juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih efisien dengan akses ke berbagai destinasi wisata. KA Perintis Makassar-Parepare melayani dua rute utama yakni Mandai-Garongkong sepanjang 82 km dan Mangilu-Garongkong sepanjang 58 km.

    Ia mengatakan, dengan frekuensi enam perjalanan per hari, layanan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai motor penggerak perekonomian dan pariwisata di Sulawesi Selatan. Jalur ini juga memberikan kemudahan akses ke berbagai destinasi wisata, seperti Taman Batu Rammang-Rammang, Tonasa Park, Danau Hijau Balocci, serta situs sejarah Taman Purbakala Sumpang Bita.

    “Kehadiran layanan ini membantu meningkatkan sektor pariwisata lokal dengan perjalanan yang lebih nyaman dan efisien,” katanya.

    Anne mengatakan, selama masa Angleb 2025, KAI menyediakan 59.129.350 tempat duduk untuk berbagai layanan kereta api. Dari jumlah tersebut, 98% dialokasikan untuk kelas ekonomi, mencakup 2.164.488 tempat duduk KA Ekonomi Jarak Jauh serta 55.635.358 tempat duduk KA Ekonomi Lokal. Layanan ini meliputi, KA Lokal, Commuter Line, KA Perintis Makassar-Parepare, LRT Sumsel, KA Bandara, dan LRT Jabodebek.

    Anne menegaskan bahwa KAI Group berkomitmen untuk menghadirkan layanan transportasi yang andal dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.

    “Kami ingin memastikan bahwa setiap pelanggan dapat menikmati perjalanan dengan aman, nyaman, dan mudah diakses,” tutupnya.

    (acd/acd)

  • H+3 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Didatangi Pemudik

    H+3 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Didatangi Pemudik

    Bisnis.com, JAKARTA — Suasana Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat pada H+3 Idulfitri atau Lebaran masih didatangi oleh beberapa penumpang yang ingin pergi keluar Jakarta.

    Berdasarkan pantauan Bisnis, pada pukul 15.15 WIB, situasi di gerbang keberangkatan Stasiun Pasar Senen masih terdapat penumpang yang ingin naik kereta.

    Meski demikian, tidak ada penumpukan atau antrean penumpang yang ingin masuk kereta pada saat H+3 Lebaran 2025.

    Namun, penampakan berbeda terjadi di ruang tunggu penumpang. Meskipun tidak seluruh kursi terisi, ruang tunggu masih dipadati calon penumpang.

    Salah seorang petugas menyebutkan, sedari pagi Stasiun Pasar Senen masih didatangi penumpang yang ingin bepergian keluar Jakarta.

    Salah satunya adalah Sabar (45), seorang wiraswata asal Purworejo ini lebih memilih mudik bersama keluarga saat H+3 Lebaran.

    Alasan dirinya pulang setelah lebaran karena lebih lengang dan karena tuntutan untuk menjual dagangannya.

    “Ya karena masih dagang, rame saat lebaran. Kalau pulang sekarang karena lebih sepi,” kata Sabar saat ditemui di Pasar Senen.

    Adapun, dalam rangka mendukung kelancaran mudik Lebaran 1446 H/2025, KAI telah menyiapkan total kapasitas 4.591.510 tempat duduk untuk periode 21 Maret hingga 11 April 2025. 

    Dari total tersebut, sebanyak 2.752.310 tempat duduk atau sekitar 59,94% dialokasikan untuk layanan kereta ekonomi dengan harga lebih terjangkau.

    Okupansi kereta api yang melebihi angka 100% disebabkan oleh adanya penumpang dinamis, yaitu penumpang yang turun dan naik di antara stasiun awal dan tujuan akhir. 

    Tingginya okupansi KA Jarak Jauh PSO juga mencerminkan manfaat BBM subsidi yang dirasakan masyarakat melalui tarif kereta api yang lebih terjangkau.

    Hingga 4 April 2025 pukul 07.00 WIB, total 4.003.411 tiket telah terjual atau 87% dari kapasitas yang tersedia. 

    Dari jumlah tersebut, tiket KA Jarak Jauh yang terjual mencapai 3.431.436 tiket dengan tingkat okupansi 100%, sementara KA Lokal terjual sebanyak 571.975 tiket atau 50% dari kapasitas yang disediakan. 

    Secara kumulatif, dari 21 Maret hingga 3 April 2025 pukul 24.00 WIB, sebanyak 2.829.610 orang telah menggunakan layanan kereta api KAI.

  • H+3 Lebaran, Commuter Line Jabodetabek, Merak dan Basoetta Angkut 11 Juta Orang – Halaman all

    H+3 Lebaran, Commuter Line Jabodetabek, Merak dan Basoetta Angkut 11 Juta Orang – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM , JAKARTA – H+3 Lebaran, KAI Commuter mengangkut total 11 juta orang di berbagai stasiun utama yang menjadi titik transit dan perpindahan moda transportasi.

    VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus menyatakan, pihaknya menerapkan strategi optimalisasi jadwal, peningkatan kapasitas dan koordinasi.

    “Kami berharap perjalanan pengguna tetap aman, nyaman, dan lancar,” ujar Joni di Jakarta, Jumat (4/4/2025).

    Pada H+3 Lebaran ini, volume pengguna Commuter Line mengalami peningkatan yang cukup signifikan dengan jumlah perjalanan 1.063 per hari, stasiun utama sekaligus stasiun terusan seperti Stasiun Bogor mencapai 143.867 pengguna pada hari kemarin, Kamis (3/4).

    Dari data yang diperoleh pada periode angkutan lebaran dari tanggal 21 Maret – 3 April total pengguna Commuter Line Jabodetabek adalah 11.441.228 orang, Commuter Line Merak 168.590 orang, Commuter Line Basoetta 84.504 orang.

    “Jadi total volume pengguna Commuter Line di Wilayah 1, Jabodetabek dan Basoetta adalah 11.694.322 orang,” tutur Joni.

    Sedangkan pada hari ini, Jumat (4/4) hingga pukul 12.00 WIB Stasiun Bogor masih menjadi stasiun dengan keberangkatan tertinggi sebanyak 14.947 orang.

    Selanjutnya Stasiun Citayam di urutan kedua dengan angka 10.314 orang, disusul Stasiun Bekasi sebanyak 8.926 orang, Stasiun Bojong Gede dan Stasiun Cikarang masing-masing dengan jumlah pengguna sebanyak 8.499 orang dan 8.435 orang.

    Stasiun Manggarai, sebagai pusat transit utama, mencatat streaming volume transit mencapai 45.361 orang hingga pukul 12.00 WIB, hal ini disebabkan oleh tingginya volume pengguna dari lintas Bogor, Bekasi, dan Cikarang yang kembali ke aktivitas rutin dan mengisi libur Lebaran.

    Selanjutnya, Stasiun Tanah Abang dengan jumlah 28.322 orang yang transit di stasiun tersebut baik yang menuju kearah Rangkasbitung/Merak ataupun yang ingin berbelanja di pusat sentral grosir pasar tanah abang. Di Stasiun Duri dan Stasiun Kampung Bandan sendiri masing-masing pengguna transit sebanyak 16.664 orang dan 6.781 orang.

    “Dapat kami sampaikan juga untuk volume pengguna stasiun tujuan selain Bogor, seperti Stasiun Cikarang pada hari kemarin (3/4) dengan jumlah pengguna 143.867 orang, Stasiun Jakartakota 82.484 orang, Stasiun Rangkasbitung 42.950 orang, Stasiun Tangerang 34.373 orang dan Stasiun Nambo 7.399 orang,” terangnya.

    Di lintas Merak, arus balik pengguna meningkat signifikan seiring dengan kepulangan masyarakat dari Pulau Sumatera menuju wilayah Jabodetabek.

    Stasiun Rangkasbitung sebagai penghubung utama Pelabuhan Merak mengalami getaran pengguna, tercatat kemarin (3/4) volume pengguna KA Lokal Merak mencapai sebanyak 17.039 orang, dan ini merupakan volume paling tertinggi dibandingkan hari biasanya yang hanya mencapai rata-rata sebanyak 9.320 orang.

    Saat ini (4/4) hingga pukul 12.00 WIB volume pengguna Commuter Line Lokal Merak sebanyak 15.919 orang.

    Di sisi lain, pengguna Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta juga terpantau ramai lancar, tercatat kemarin (3/4) volume pengguna mencapai sebanyak 5.023 orang, hingga saat ini pukul 12.00 WIB volume pengguna Commuter Line Basoetta sebanyak 2.300 orang.

    Berdasarkan data yang terhimpun dari mulai masa angkutan Lebaran ini pengguna tertinggi pada tanggal 21 Maret 2025 untuk Commuter Line Jabodetabek diangka 1.069.103 orang.

    Commuter Line Merak tanggal 03 Maret 2025 dengan jumlah pengguna 17.039 orang dan Commuter Line Basoetta di tanggal 27 Maret 2025 sebanyak 9.039 orang.

     

  • Lowongan Kerja KAI Lulusan SMA: Dicari 1.100 Pramugara Pramugari Kereta Api – Page 3

    Lowongan Kerja KAI Lulusan SMA: Dicari 1.100 Pramugara Pramugari Kereta Api – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta PT KAI Services kembali membuka lowongan untuk posisi Pramugara dan Pramugari sebanyak 1.100 orang. Dibukanya lowongan kerja KAI ini bertujuan untuk menambah jumlah kru layanan menjadi total 2.115 orang yang siap melayani penumpang dengan standar hospitality terbaik.

    “Sebagai penyedia layanan kuliner di atas kereta, kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan pelanggan semakin berkesan dengan adanya kru profesional yang terlatih dan siap memberikan pelayanan sepenuh hati,” ujar Vice President Corporate Secretary KAI Services, Rachman Firhan dalam keterangan tertulisnya dikutip Jumat (4/4/2025).

    Proses rekrutmen akan dilaksanakan dengan sistem walk-in interview di tiga kota, yakni Semarang, Yogyakarta, dan Bandung, pada 7-15 April 2025. KAI Services memastikan seleksi dilakukan secara transparan dan bebas dari pungutan.

    Proses seleksi akan dilakukan secara ketat dengan sistem gugur. Para pelamar yang memenuhi syarat akan melalui pemeriksaan tinggi dan berat badan, verifikasi dokumen, dua tahap wawancara, serta seleksi pemantauan akhir. 

    “Kandidat yang lolos seleksi akhir akan langsung mengikuti pelatihan intensif sebagai Pramugara dan Pramugari Kereta Api,” ucap Firhan.

    Dua mengingatkan seluruh calon pelamar untuk berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, masyarakat dapat mengunjungi media sosial rekrutmen KAI Services @rmu.career.

    “Kami tidak pernah bekerja sama dengan agen perjalanan atau pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Jika menemukan indikasi penipuan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” ucapnya.

    Persyaratan

    Berikut persyaratan umum lowongan kerja Pramugara dan Pramugari kereta api:

    Warga Negara Indonesia (WNI);
    Belum menikah;
    Berpenampilan menarik;
    Tinggi badan minimal 170 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita dengan nilai BMI ideal;
    Usia maksimal 27 tahun;
    Nilai Ujian Akhir Nasional minimal 6,0 (bagi lulusan SLTA);
    IPK minimal 2.75 dengan akreditasi B untuk lulusan perguruan tinggi;
    Memiliki pengalaman kerja di bidang F&B, Hospitality, Beauty Advisor, atau Marketing;
    Tidak bertato dan tidak bertindik.

     

  • Jadwal KRL Solo-Jogja pada 5-6 April 2025, Ada 13 Stasiun Keberangkatan – Halaman all

    Jadwal KRL Solo-Jogja pada 5-6 April 2025, Ada 13 Stasiun Keberangkatan – Halaman all

    Berikut ini jadwal KRL Solo-Jogja pada tanggal 5-6 April 2025. Ada 13 stasiun keberangkatan untuk rute KRL Solo-Jogja.

    Tayang: Jumat, 4 April 2025 17:19 WIB

    Instagram @kai121_

    Ilustrasi kereta api jarak jauh – PT Kereta Api Indonesia (KAI) umumkan daftar kereta api eksekutif yang berhenti di stasiun Ciamis, per 1 Juni 2023, banyak rute pilihan perjalanan. Berikut ini jadwal KRL Solo-Jogja pada tanggal 5-6 April 2025. 

    TRIBUNNEWS.COM – Berikut ini jadwal KRL rute Solo-Jogja pada hari Sabtu (5/4/2025) dan Minggu (6/4/2025).

    Harga tiket KRL Solo-Jogja adalah Rp8.000 untuk sekali perjalanan.

    Ada 13 stasiun yang dilewati oleh KRL Solo-Jogja, yaitu Stasiun Palur, Solo Jebres, Solo Balapan, Purwosari, Gawok, Delanggu, Ceper, Klaten, Srowot, Brambanan, Maguwo, Lempuyangan, dan berakhir di Stasiun Tugu Yogyakarta.

    Bagi Anda yang ingin melakukan perjalanan menggunakan KRL dengan rute Solo-Jogja, Anda dapat membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI dan mencetaknya di stasiun sebelum berangkat.

    Selengkapnya, simak jadwal KRL Solo-Jogja berikut ini, dikutip dari laman commuterline.

    Jadwal KRL Solo-Jogja pada 5-6 April 2025

    Stasiun Palur (PL)

    Keberangkatan: 05.00 WIB, 06.05 WIB, 07.15 WIB, 08.56 WIB, 10.40 WIB, 12.50 WIB, 13.43 WIB, 15.35 WIB, 16.35 WIB, 18.05 WIB, 19.45 WIB, 20.42 WIB. 

    Stasiun Solo Jebres (SK) 

    Keberangkatan: 05.06 WIB, 06.11 WIB, 07.21 WIB, 09.02 WIB, 10.46 WIB, 12.56 WIB, 13.49 WIB, 15.41 WIB, 16.41 WIB, 18.11 WIB, 19.51 WIB, 20.48 WIB.

    Stasiun Solo Balapan (SLO) 

    Keberangkatan: 05.13 WIB, 06.18 WIB, 07.27 WIB, 09.08 WIB, 10.52 WIB, 13.03 WIB, 13.55 WIB, 15.48 WIB, 16.47 WIB, 18.19 WIB, 20.01 WIB, 20.54 WIB. 

    Stasiun Purwosari (PWS) 

    Keberangkatan: 05.18 WIB, 06.23 WIB, 07.32 WIB, 09.13 WIB, 10.57 WIB, 13.08 WIB, 14.00 WIB, 15.53 WIB, 16.52 WIB, 18.24 WIB, 20.06 WIB, 20.59 WIB. 

    Stasiun Gawok (GW) 

    Keberangkatan: 05.26 WIB, 06.31 WIB, 07.40 WIB, 09.20 WIB, 11.04 WIB, 13.16 WIB, 14.07 WIB, 16.01 WIB, 16.59 WIB, 18.31 WIB, 20.14 WIB, 21.06 WIB. 

    Stasiun Delanggu (DL)

    Keberangkatan: 05.32 WIB, 06.37 WIB, 07.46 WIB, 09.26 WIB, 11.10 WIB, 13.22 WIB, 14.13 WIB, 16.07 WIB, 17.05 WIB, 18.37 WIB, 20.20 WIB, 21.12 WIB. 

    Stasiun Ceper (CE)

    Keberangkatan: 05.39 WIB, 06.44 WIB, 07.53 WIB, 09.46 WIB, 11.17 WIB, 13.29 WIB, 14.20 WIB, 16.14 WIB, 17.12 WIB, 18.44 WIB, 20.27 WIB, 21.19 WIB.

    Stasiun Klaten (KT)

    Keberangkatan: 05.48 WIB, 06.53 WIB, 08.02 WIB, 09.55 WIB, 11.26 WIB, 13.38 WIB, 14.29 WIB, 16.23 WIB, 17.21 WIB, 18.53 WIB, 20.36 WIB, 21.28 WIB. 

    Stasiun Srowot (SWT)

    Keberangkatan: 05.55 WIB, 07.00 WIB, 08.09 WIB, 10.02 WIB, 11.33 WIB, 13.45 WIB, 14.36 WIB, 16.30 WIB, 17.28 WIB, 19.00 WIB, 20.43 WIB, 21.35 WIB. 

    Stasiun Brambanan (BBN)

    Keberangkatan: 06.01 WIB, 07.06 WIB, 08.15 WIB, 10.08 WIB, 11.39 WIB, 13.52 WIB, 14.42 WIB, 16.36 WIB, 17.34 WIB, 19.06 WIB, 20.49 WIB, 21.41 WIB.

    Stasiun Maguwo (MGW)

    Keberangkatan: 06.01 WIB, 07.15 WIB, 08.24 WIB, 10.16 WIB, 11.47 WIB, 14.00 WIB, 14.50 WIB, 16.44 WIB, 17.42 WIB, 19.14 WIB, 20.57 WIB, 21.49 WIB.

    Stasiun Lempuyangan (LPN) 

    Keberangkatan: 06.19 WIB, 07.25 WIB, 08.35 WIB, 10.23 WIB, 11.55 WIB, 14.08 WIB, 15.01 WIB, 16.52 WIB, 17.49 WIB, 19.21 WIB, 20.05 WIB, 21.57 WIB. 

    Stasiun Tugu Yogyakarta (YK) 

    Keberangkatan: 06.23 WIB, 07.29 WIB, 08.39 WIB, 10.27 WIB, 11.59 WIB, 14.12 WIB, 15.06 WIB, 16.56 WIB, 17.55 WIB, 19.25 WIB, 20.09 WIB, 22.01 WIB.

    (Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’1′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Ini Sejumlah Kota Favorit Para Pemudik yang Berangkat dari Stasiun Gambir Jakarta – Halaman all

    Ini Sejumlah Kota Favorit Para Pemudik yang Berangkat dari Stasiun Gambir Jakarta – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengungkapkan sejumlah kota favorit yang menjadi tujuan para pemudik pada musim Lebaran tahun 2025. 

    Adapun pemudik yang melalui Stasiun Gambir memilih naik kereta api menuju kota Yogyakarta, Surabaya hingga Kutoarjo. 

    Hal ini tercatat dari data penumpang sejak 21 Maret hingga 11 April 2025 atau 22 hari masa libur Lebaran ini.

    “Betul kota favorit tertinggi menjadi tujuan selama 22 hari, Yogyakarta, Surabaya dan Kutoarjo,” ujar Ixfan saat dikonfirmasi, Jumat (4/4/2025).

    Ixfan pun merinci jumlah penumpang yang menuju kota tujuan melalui Stasiun Gambir perhari ini, Jumat 4 April 2025.

    Yakni Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta 26.952 orang, Stasiun Surabayapasarturi 26.420 orang dan Stasiun Kutoarjo 22.386 orang.

    “Sementara terpantau tanggal 4 April,” kata dia.

    Ixfan juga menyampaikan untuk penumpang berangkat pada hari ini, tercatat 85 perjalanan KA yang melayani keberangkatan dari Daop 1 Jakarta. 

    Sebanyak 49.184 seat disediakan untuk keberangkatan, dengan 33.804 seat yang telah terjual, mencatatkan okupansi sebesar 69 persen.

    “Stasiun Gambir melayani 46 perjalanan KA dengan kapasitas seat yang tersedia sebanyak 21.868. Sebanyak 11.052 seat telah terjual, mencatatkan okupansi sebesar 51 persen,” ujar dia.

    “Stasiun Pasar Senen melayani 42 perjalanan KA dengan kapasitas seat yang tersedia sebanyak 27.316. Sebanyak 22.752 seat telah terjual, mencatatkan okupansi sebesar 83 persen,” tambahnya.

    Dia mengatakan keberangkatan dari Stasiun Gambir masih cukup tersedia bagi para pelanggan kereta api yang masih belum memiliki tiket.

    “Segera melakukan pemesanan melalui kanal-kanal resmi,” lanjut Ixfan.

     

  • 250 Ribu Tiket Whoosh Ludes Saat Lebaran! Rute Favorit Ini Jadi Incaran Ribuan Penumpang

    250 Ribu Tiket Whoosh Ludes Saat Lebaran! Rute Favorit Ini Jadi Incaran Ribuan Penumpang

    Jakarta: Selama musim libur Lebaran, antusiasme masyarakat terhadap kereta cepat Whoosh benar-benar membludak! 
     
    Terbukti, lebih dari 250 ribu tiket Whoosh ludes terjual hanya dalam hitungan hari. Rute Halim-Padalarang bahkan jadi primadona sepanjang periode mudik dan libur Lebaran tahun ini.
    Jumlah penumpang tembus 22 Ribu per hari!
    General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa mencatat, lonjakan penumpang yang signifikan selama libur Lebaran. Jika biasanya Whoosh hanya melayani sekitar 16–18 ribu penumpang per hari, saat libur Lebaran angkanya melonjak ke 20–21 ribu penumpang setiap hari.
     
    Bahkan, rekor tertinggi tercatat pada 3 April, di mana 22.340 orang menggunakan Whoosh dalam satu hari! 

    “Penumpang pada keberangkatan beberapa hari terakhir didominasi oleh penumpang yang memanfaatkan Whoosh untuk berlibur baik ke Bandung, Jakarta, juga Karawang. KCIC memprediksi angka ini akan terus meningkat hingga mencapai 24 ribu penumpang per hari menjelang akhir periode libur Lebaran,” ujar Eva dalam keterangan tertulis, Jumat, 4 April 2025.
     

    Rute Halim-Padalarang paling diburu!
    Dari semua rute yang tersedia, Halim-Padalarang menjadi rute paling favorit. Total penumpang pada rute ini mencapai 86 ribu penumpang untuk Halim-Padalarang, 77 ribu penumpang untuk Padalarang-Halim, Disusul Halim–Tegalluar (Summarecon) dengan 35 ribu penumpang

    Stasiun Halim jadi titik tersibuk
    Kalau kamu naik Whoosh dari Halim, pasti bisa merasakan ramainya suasana. Wajar saja, karena Stasiun Halim mencatat 234 ribu pergerakan penumpang, menjadikannya stasiun tersibuk. 
    Posisi kedua ada Stasiun Padalarang dengan 170 ribu penumpang, lalu Tegalluar dan Karawang.
    Tips dapat tiket Whoosh di musim liburan
    Agar perjalanan kamu tetap nyaman dan bebas drama kehabisan tiket, KCIC menyarankan agar pemesanan dilakukan lebih awal secara online. Beberapa channel yang bisa digunakan:

    Aplikasi Whoosh
    Situs ticket.kcic.co.id
    Aplikasi pihak ketiga seperti Access by KAI, BRImo, Livin’ by Mandiri, Wondr by BNI, dan Tiket.com
    Beli offline lewat loket atau vending machine di stasiun

    “Dengan meningkatnya jumlah penumpang, kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar pengalaman bepergian tetap nyaman dan lancar,” ucap Eva.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Contraflow Tol Jagorawi Arah Puncak Dihentikan, Lalu Lintas Kembali Normal

    Contraflow Tol Jagorawi Arah Puncak Dihentikan, Lalu Lintas Kembali Normal

    loading…

    PT Jasa Marga menghentikan rekayasa lalu lintas contraflow di Ruas Tol Jagorawi arah Puncak pada Jumat (4/3/2025) siang. Foto/Ilustrasi/SINDOnews.

    JAKARTA – PT Jasa Marga menghentikan rekayasa lalu lintas contraflow di Ruas Tol Jagorawi arah Puncak pada Jumat (4/3/2025) siang. Penghentian ini dilakukan atas diskresi Kepolisian setelah lalu lintas di lokasi mulai berangsur normal.

    Rekayasa contraflow sebelumnya diberlakukan sejak pukul 06.20 WIB di KM 44+500 hingga KM 46+500 karena meningkatnya volume kendaraan menuju kawasan Puncak.

    Baca juga: Lonjakan Penumpang Kereta di Arus Balik Lebaran 2025, KAI Catat 52 Ribu Kedatangan

    “Atas diskresi Kepolisian, contraflow mulai dari KM 44+500 s.d. KM 46+500 Ruas Tol Jagorawi arah Puncak dihentikan pada pukul 11.50 WIB. Lalu lintas berangsur kembali normal,” ujar Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Alvin Andituahta Singarimbun dalam keterangan resminya.

    Sementara itu, pintu keluar Gadog saat ini ditutup sementara sebagai bagian dari pengaturan lalu lintas. Penutupan ini dilakukan karena sedang berlangsung rekayasa one way (satu arah) dari arah Puncak menuju Jakarta.

    Baca juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diprediksi pada 5-7 April, Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal

    “Sebagai antisipasi kepadatan, saat ini akses keluar Gadog/Puncak ditutup imbas diberlakukan lalu lintas satu arah (one way) di arteri Puncak arah Jakarta oleh Kepolisian,” tambah Alvin.

    Pihak Jasa Marga mengimbau pengguna jalan yang ingin menuju kawasan Puncak melalui Tol Jagorawi agar merencanakan perjalanan dengan baik dan mempertimbangkan rute alternatif.

    “Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol. Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan,” tutup Alvin.

    (nnz)

  • 16.700 Penumpang Tiba di Stasiun Gambir H+4 Lebaran, Arus Balik Terus Meningkat – Halaman all

    16.700 Penumpang Tiba di Stasiun Gambir H+4 Lebaran, Arus Balik Terus Meningkat – Halaman all

    Arus Balik Lebaran 2025: Stasiun Gambir Layani 16.700 Penumpang Pada H+4

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pada Jumat (4/4/2025), Stasiun Gambir tercatat menerima kedatangan sebanyak 16.700 penumpang kereta api, yang menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

    Angka ini mencerminkan adanya lonjakan penumpang yang terus meningkat setiap harinya, khususnya pada arus balik Lebaran 2025.

    Hal ini disampaikan oleh Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, yang menjelaskan bahwa sejak dimulainya periode arus balik pada 31 Maret 2025, kedatangan penumpang di Stasiun Gambir terus menunjukkan angka yang tinggi.

    “Sejak dimulai pada 31 Maret 2025, arus balik kali ini menunjukkan angka yang cukup tinggi, dengan kedatangan penumpang yang terus meningkat setiap harinya. Pada hari ini, tercatat 16.700 penumpang yang tiba di Stasiun Gambir,” kata Ixfan Hendriwintoko.

    Selain melayani arus balik, Stasiun Gambir juga masih melayani arus mudik pada hari ini. Untuk keberangkatan, tercatat ada 85 perjalanan kereta api yang melayani penumpang dari Daop 1 Jakarta.

    Dengan total kapasitas 49.184 seat, sebanyak 33.804 seat sudah terjual, mencatatkan okupansi sebesar 69 persen.

    Ixfan Hendriwintoko juga menyampaikan rincian keberangkatan dari dua stasiun besar lainnya:

    Stasiun Gambir: 46 perjalanan KA dengan kapasitas seat 21.868, dengan 11.052 seat terjual, okupansi 51 persen.

    Stasiun Pasar Senen: 42 perjalanan KA dengan kapasitas seat 27.316, dengan 22.752 seat terjual, okupansi 83 persen.

    Bagi penumpang yang masih belum mendapatkan tiket, Ixfan mengingatkan untuk segera melakukan pemesanan melalui kanal-kanal resmi yang tersedia, mengingat masih banyak kursi yang tersedia untuk keberangkatan berikutnya.

    Pantauan di Lapangan: Stasiun Gambir Masih Dipadati Penumpang

    Pantauan Tribunnews di lokasi, hingga pukul 13.30 WIB, Stasiun Gambir masih dipadati oleh para penumpang yang hendak mudik.

    Mereka tampak bersama keluarga dan anak-anak, tampak antusias untuk berangkat ke kampung halaman. Banyak dari mereka yang membawa koper dan kardus yang diikat dengan tali rafia, serta didampingi oleh porter yang siap membantu.

    Salah satu penumpang, Rio (29), yang berangkat bersama keluarganya menuju Yogyakarta dengan Kereta Taksaka pukul 14.00 WIB, mengungkapkan kebahagiaannya.

    “Baru sempat mudik, kemarin di rumah orang tua. Ini baru mau mudik ke tempat mertua,” ujar Rio dengan senyum.

    Uniknya, kedua anak Rio tampak asyik bernyanyi lagu ‘Naik Kereta Api’ yang diciptakan oleh Ibu Sud, mengungkapkan keceriaan mereka menjelang perjalanan pertama mereka dengan kereta api untuk mudik.

    “Naik kereta api, tut-tut-tut, siapa hendak turut, ke Bandung, Surabaya, bolehlah naik dengan percuma,” seru kedua anak Rio penuh semangat.

    Dengan arus balik yang masih berlangsung, Stasiun Gambir terus melayani para penumpang yang akan kembali ke kota tujuan mereka dengan aman dan nyaman.

  • Lonjakan Penumpang Kereta di Arus Balik Lebaran 2025, KAI Catat 52 Ribu Kedatangan

    Lonjakan Penumpang Kereta di Arus Balik Lebaran 2025, KAI Catat 52 Ribu Kedatangan

    loading…

    Puncak arus balik Lebaran 2025 yang menggunakan moda transportasi kereta api terjadi pada hari ini, Jumat (4/3/2025). Foto/Danandaya Arya Putra.

    JAKARTA – Puncak arus balik Lebaran 2025 yang menggunakan moda transportasi kereta api terjadi pada hari ini, Jumat (4/3/2025). PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 52.056 penumpang tiba di sejumlah stasiun wilayah Jakarta dan sekitarnya.

    Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengungkapkan bahwa angka kedatangan penumpang hari ini tergolong tinggi, dengan mayoritas pemudik turun di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.

    Baca juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diprediksi pada 5-7 April, Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal

    “Data hari ini menunjukkan angka yang cukup tinggi sebanyak 52.056 penumpang datang di wilayah Daop 1 Jakarta,” ujar Ixfan di Stasiun Pasar Senen, Jumat (4/3/2025).

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 34.950 penumpang turun di Stasiun Pasar Senen dan Gambir. Rinciannya, 16.700 orang tiba di Stasiun Gambir dan 18.250 orang di Stasiun Pasar Senen. Sisanya, 17.106 penumpang, turun di stasiun lain seperti Jatinegara, Bekasi, Cikampek, Cikarang, dan Karawang.

    Baca juga: Tol Palikanci Ramai Lancar, Arus Balik Diprediksi Memuncak Sabtu-Minggu

    Ixfan mengimbau kepada seluruh penumpang agar lebih waspada dan teliti terhadap barang bawaannya, terutama saat hendak turun dari kereta. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk selalu menjaga dan mengawasi anak-anak, khususnya balita, selama di area stasiun.

    Tak hanya kedatangan, lonjakan penumpang juga terjadi untuk keberangkatan dari Jakarta. Ixfan menyebutkan bahwa hari ini terdapat sekitar 32.000 penumpang yang meninggalkan Jakarta melalui Stasiun Gambir dan Pasar Senen.

    Baca juga: Kurangi Macet Arus Balik, Tol Japek II Selatan Gratis hingga Deltamas

    “Bagi para penumpang yang akan berangkat, sampai dengan saat ini memang juga cukup tinggi, ada sekitar 13 ribuan dari Stasiun Gambir dan 19 ribuan dari Pasar Senen,” jelasnya.

    PT KAI mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan jadwal keberangkatan dan tetap menjaga keselamatan selama melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2025.

    (nnz)