Tag: Kai

  • Operasi Lilin 2025, Polres Tangsel kerahkan 1.224 personel

    Operasi Lilin 2025, Polres Tangsel kerahkan 1.224 personel

    Jakarta (ANTARA) – Polres Tangerang Selatan mengerahkan 1.224 personel pada Operasi Lilin untuk pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah tersebut.

    “Operasi Lilin 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026,” kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor DH Inkiriwang dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

    Operasi ini melibatkan sekitar 1.224 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri (Polres Tangsel dan Polsek jajaran), TNI, Pemerintah Daerah (Dishub, Satpol PP, Dinkes), Pokdarkamtibmas, Saka Bhayangkara serta potensi masyarakat lainnya.

    “Pada Operasi Lilin 2025 terdapat 208 objek pengamanan yang meliputi 107 tempat ibadah (gereja), 9 objek wisata, 7 stasiun KAI, 1 terminal, 15 pusat perbelanjaan/mal serta 69 lokasi perayaan malam tahun baru,” katanya.

    Untuk mendukung pelaksanaan operasi, Polres Tangerang Selatan mendirikan delapan Pos Pengamanan (Pospam) dan satu Pos Pelayanan (Posyan) serta menyiapkan sembilan Pos Pengamanan Terpadu yang disesuaikan dengan jumlah kecamatan di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan.

    Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan siap mendukung Polres dan Kodim dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Natura).

    “Seperti tawuran, peredaran minuman keras, dan peredaran narkotika yang selama ini telah dapat ditangani dengan baik,” katanya.

    Selain itu, Pilar juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi aksi terorisme dan radikalisme agar masyarakat dapat merayakan Nataru dengan rasa aman, nyaman dan penuh sukacita dalam situasi yang kondusif.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KAI Jember gelar apel pasukan pastikan angkutan Nataru lancar

    KAI Jember gelar apel pasukan pastikan angkutan Nataru lancar

    Jember, Jawa Timur (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menggelar apel pasukan untuk memastikan masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) berjalan lancar dan aman.

    “Kesiapan itu ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan yang diikuti seluruh jajaran manajemen, pekerja KAI, serta dukungan pengamanan kewilayahan dari TNI dan Polri,” kataVice President Daop 9 Hengky Prasetyo di Jember.

    Menurutnya seluruh aspek operasional, mulai dari sarana, prasarana, hingga sumber daya manusia, telah siap melayani lonjakan penumpang selama 18 hari masa angkutan Natal dan Tahun Baru terhitung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

    “Apel itu merupakan wujud komitmen kami untuk memastikan perjalanan kereta api selama masa libur Nataru berjalan selamat, aman, dan nyaman,” tuturnya.

    Ia mengatakan pihak KAI menyadari mobilitas masyarakat akan meningkat selama Nataru, sehingga memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat bepergian di ujung timur Pulau Jawa itu,

    “KAI Daop 9 Jember mengoperasikan total 26 perjalanan kereta api setiap harinya. Jumlah tersebut terdiri dari 24 perjalanan KA Reguler, termasuk KA fakultatif Ijen Ekspres yang dioperasikan setiap hari dan 2 perjalanan KA tambahan yaitu KA Mutiara Timur relasi Ketapang – Surabaya Gubeng (PP),” katanya.

    Dengan frekuensi perjalanan tersebut, lanjut dia, KAI Daop 9 Jember menyediakan total kapasitas tempat duduk sebanyak 144.504 tiket selama masa Angkutan Natal dan tahun baru.

    “Hingga hari ini (18/12), tiket yang sudah terjual tercatat sebanyak 87.547 tiket, sehingga masih ada sekitar 56.957 tiket atau persediaan yang sangat cukup bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanannya,” katanya.

    Guna meningkatkan kenyamanan penumpang di stasiun, lanjut dia, Daop 9 Jember menerjunkan petugas tambahan khusus yakni sebanyak 6 orang petugas Customer Service Mobile (CSM) disiagakan untuk membantu penumpang secara mobile yang tersebar di Stasiun Jember, Ketapang, dan Banyuwangi Kota.

    Selain itu, untuk mempercepat proses boarding dan mengurai antrean, KAI juga menambah 20 petugas boarding yang disebar di tujuh stasiun padat penumpang, yakni Stasiun Pasuruan, Probolinggo, Klakah, Kalisetail, Rogojampi, Banyuwangi Kota, dan Ketapang.

    KAI juga menghadirkan promo ”Libur Nataru Makin Seru” berupa diskon 30 persen untuk tiket KA kelas ekonomi komersial yang berlaku untuk keberangkatan mulai tanggal 22 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026.

    Kereta yang mendapat diskon 30 persen yakni KA Blambangan Ekspres, KA Ranggajati, KA Wijayakusuma, KA Mutiara Timur, KA Ijen Ekspres, dan KA Logawa

    “Kami memberikan imbauan kepada calon penumpang agar merencanakan perjalanan dengan matang dan melakukan pemesanan tiket jauh jauh hari,” katanya.

    Pewarta: Zumrotun Solichah
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KAI antisipasi banjir-longsor di jalur rawan saat Nataru

    KAI antisipasi banjir-longsor di jalur rawan saat Nataru

    Yogyakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengantisipasi potensi banjir dan longsor di jalur rawan bencana selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan meningkatkan sarana dan prasarana di sejumlah titik.

    “Itu yang kita antisipasi, terutama itu di Daop 4 Semarang. Kami di beberapa titik telah melakukan penguatan-penguatan dari prasarana kita, dari rel, terutama ya, seperti di KM2, itu kita melakukan penaikan dari rel sebanyak 30 cm,” kata Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin di Yogyakarta, Kamis.

    Menurut Bobby, KAI juga telah melaksanakan perbaikan dan peningkatan sarana maupun prasarana, termasuk penggantian rel sepanjang 84.000 meter.

    Selain penaikan rel setinggi 30 sentimeter di titik KM2, KAI juga meningkatkan spesifikasi rel dari R42 menjadi R54, serta mengganti 150 wesel.

    Penguatan balas dengan kerikil turut dilakukan untuk menjaga kestabilan jalur, terutama di kawasan rawan bencana.

    Dari sisi sarana, menurut Bobby, persiapan dilakukan secara ketat untuk menjamin keprimaan pengoperasian selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru.

    “Kami sangat mengharapkan bahwa kami akan memberikan layanan yang sangat prima selama Natal dan Tahun Baru ini,” ujar dia.

    Peningkatan prasarana tersebut, lanjut Bobby, dilakukan seiring bertambahnya volume perjalanan selama masa angkutan libur akhir tahun.

    Menurut dia, secara nasional terdapat 7.982 perjalanan kereta api yang dioperasikan pada periode Nataru 2025/2026, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

    Untuk mendukung layanan itu, KAI menyiapkan 3.506.104 tempat duduk, dengan tingkat pemesanan mencapai sekitar 1,6 juta tiket hingga 17 Desember 2025.

    Selain itu, KAI juga memperkuat pengamanan dan pelayanan KA dengan menambah 2.800 petugas secara nasional.

    “Kami juga melakukan pengawasan ketat untuk setiap perlintasan sebidang sehingga kami harapkan dapat menekan kecelakaan yang tidak perlu terjadi,” tutur dia.

    Pewarta: Luqman Hakim
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • KAI Purwokerto siapkan layanan aman selama angkutan Nataru

    KAI Purwokerto siapkan layanan aman selama angkutan Nataru

    Purwokerto (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto memastikan kesiapan layanan yang aman bagi masyarakat demi menjamin keselamatan perjalanan selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    Ditemui usai Apel Gelar Pasukan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis, Kepala PT KAI Daop 5 Purwokerto Mohamad Arie Fathurrochman mengatakan seluruh aspek operasional pada masa Angkutan Nataru yang berlangsung selama 18 hari, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, telah disiapkan secara matang.

    Menurut dia, fokus utama perusahaan adalah meminimalkan risiko gangguan perjalanan serta meningkatkan kewaspadaan personel di lapangan.

    “Apel ini adalah komitmen nyata kami untuk memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin memastikan setiap pelanggan merasa aman, tertib, dan nyaman dari saat tiba di stasiun hingga sampai ke tujuan,” katanya.

    Guna mendukung faktor keamanan, kata dia, KAI Purwokerto menyiagakan total 325 personel pengamanan yang terdiri atas 263 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dan petugas keamanan internal, ditambah dukungan 61 personel eksternal dari TNI/Polri serta petugas kewilayahan.

    Menurut dia, petugas pengamanan tersebut akan ditempatkan secara stasioner di stasiun maupun berpatroli secara bergerak di atas kereta dan objek vital perkeretaapian lainnya.

    Selain itu, lanjut dia, aspek prasarana menjadi perhatian serius mengingat masa Nataru bertepatan dengan musim hujan.

    Oleh karena itu, pihaknya mengerahkan 58 petugas ekstra yang terdiri dari 50 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), 5 Petugas Penjaga Jalur Lintasan (PJL), dan 3 Petugas Penjagaan Daerah Khusus (PJD).

    Pewarta: Sumarwoto
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Viral KRL Baru Buatan INKA Terbentur Kanopi Stasiun Jakarta Kota, Ini Penjelasan KCI
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        17 Desember 2025

    Viral KRL Baru Buatan INKA Terbentur Kanopi Stasiun Jakarta Kota, Ini Penjelasan KCI Megapolitan 17 Desember 2025

    Viral KRL Baru Buatan INKA Terbentur Kanopi Stasiun Jakarta Kota, Ini Penjelasan KCI
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com – 
    Sebuah video yang memperlihatkan rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) baru buatan PT INKA diduga terbentur kanopi Stasiun Jakarta Kota viral di media sosial.
    Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @jakartavox dan ramai diperbincangkan warganet. Dalam narasi video disebutkan bahwa insiden terjadi saat debut perdana KRL IE305 yang mulai beroperasi pada Selasa (16/12/2025).
    “Debut perdana KRL IE305 diwarnai insiden setelah bagian AC kereta dilaporkan kepentok kanopi Stasiun Jakarta Kota, Selasa (16/12). Peristiwa ini terjadi saat rangkaian memasuki area peron dan langsung jadi perhatian penumpang,” tulis keterangan dalam video tersebut, dikutip Rabu (17/12/2025).
    Dalam video terlihat rangkaian KRL dengan perpaduan warna merah, hitam, dan abu-abu melaju perlahan saat memasuki peron Stasiun Jakarta Kota.
    Sebuah kiriman dibagikan oleh ABOUT DK JAKARTA (@aboutdkj)
    Ketika rangkaian memasuki area peron yang dilengkapi kanopi, terdengar suara benturan dari bagian atas kereta.
    Kereta kemudian semakin memperlambat lajunya. Namun, ketika gerbong terakhir memasuki peron, benturan kembali terdengar dengan suara serupa. Perekam video terlihat mendekati sumber suara benturan.
    “Woah mentok. Nyangkut di atas tadi keras banget suaranya,” ujar perekam video sambil memperlihatkan kepingan besi yang terlepas.
    Berdasarkan visual dalam video, jarak antara atap kereta dan kanopi stasiun terlihat sangat berdekatan.
    Menanggapi video tersebut, Public Relations Manager KAI Commuter Indonesia (KCI) Leza Arlan membenarkan bahwa rangkaian KRL yang terekam merupakan kereta baru buatan PT INKA.
    “Kami sampaikan adalah benar namun tidak mengganggu operasional perjalanan commuter line CLI 225 itu sendiri,” ujar Leza saat dikonfirmasi, Rabu.
    Leza menjelaskan, bagian yang terlepas dalam insiden tersebut merupakan
    cover hand grips
    penutup AC.
    Petugas juga telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap rangkaian KRL.
    Hasilnya, tidak ditemukan kerusakan pada komponen utama kereta.
    “Petugas terkait telah melakukan pengecekan atas kejadian tersebut, tidak terdapat bagian dari komponen yang rusak hanya bagian dari
    cover hand grips
    penutup AC yang terlepas dan sudah kembali terpasang,” kata dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sepeda Hilang di Stasiun Tanah Abang, KAI Commuter Kantongi Wajah Pelaku
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        17 Desember 2025

    Sepeda Hilang di Stasiun Tanah Abang, KAI Commuter Kantongi Wajah Pelaku Megapolitan 17 Desember 2025

    Sepeda Hilang di Stasiun Tanah Abang, KAI Commuter Kantongi Wajah Pelaku
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Video seorang warga yang kehilangan sepeda saat dititipkan di
    Stasiun Tanah Abang
    , Jakarta Pusat, menjadi viral pada Selasa (16/12/2025). Warga tersebut menceritakan kronologi kejadiannya melalui akun Instagram @asli.ini.maxtry.
    “Holaa, pengen cerita sedikit tentang kejadian hilangnya sepeda saya di parkir St. Tanah Abang,” ujar warga itu.
    Kejadian kehilangan sepeda diketahui pada Senin (15/12/2025). Mulanya, sepeda diparkir setelah pemiliknya pulang bekerja, biasanya digembok di dekat box merah Hydrant.
    Namun, pada Jumat pagi, ia menyadari lupa membawa kunci gembok dan akhirnya pulang menggunakan ojek
    online
    (ojol). Saat pulang sore, pemilik tidak menaruh kecurigaan karena sepeda masih terlihat terparkir di stasiun.
    Pada Senin pukul 08.15 WIB, ia kaget saat mendapati sepedanya sudah tidak ada di tempat parkir, bahkan besi parkir pun hilang. Pemilik sepeda kemudian menanyakan hal ini kepada petugas keamanan.
    “Kebetulan Pak Adnan (petugas) yang jaga, menanyakan hal ini. Ternyata benar tempat parkir sepeda pindah dan ditunjukkan tempat kumpul sepeda sementara,” tutur pemilik sepeda.
    Saat dicek, sepeda miliknya tidak ditemukan, termasuk saat dicocokkan dengan foto. Petugas keamanan kemudian berkoordinasi dengan tim dan mengarahkan warga ke pihak KAI Commuter.
    “Pak Adnan koordinasi dengan tim sambil menanyakan kronologi parkir sepeda. Kemudian diarahkan ke pihak KCI Commuter,” tutur warga.
    Adnan membantu melacak keberadaan sepeda. Petugas akhirnya mendapat titik terang, setelah mengetahui ada orang yang sebelumnya mengaku sebagai pemilik sepeda, namun tidak bisa mengambilnya karena kunci gembok ada pada pemilik tersebut.
    “Dari sini tim sekuriti bantu untuk
    trace
    wajah pelakunya dan berkomitmen untuk menginformasikan lebih lanjut terkait kasus ini,” ungkap pemilik sepeda.
    Pemilik sepeda itu berharap ada titik terang terkait kasus
    sepeda hilang
    ini dan mengharapkan tim
    keamanan Stasiun
    Tanah Abang meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.
    Sebuah kiriman dibagikan oleh Maxtry Parante (@asli.ini.maxtry)
    Merespons kejadian tersebut, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan pihaknya telah melakukan penelusuran.
    “Melalui pencarian pada CCTV
    analytics
    , kami telah mengetahui wajah terduga pelaku dan telah dimasukkan ke dalam database,” ujar Amanda saat dikonfirmasi
    Kompas.com
    , Selasa.
    “Apabila terduga pelaku terdeteksi CCTV
    analytics
    masuk ke stasiun, maka terduga pelaku akan ditindak sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” tegasnya.
    Karina juga meminta maaf atas insiden ini dan memastikan KAI akan meningkatkan layanan keamanan dan kewaspadaan di area parkir stasiun.
    “Untuk wajah pelaku, sudah kami masukkan dalam database CCTV
    analytics
    , sehingga apabila pelaku masuk ke area stasiun dan terdeteksi, akan dilakukan penindakan sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” tambahnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • KRL Baru CLI 225 Mulai Beroperasi di Lintas Bogor, Cek Jadwalnya!

    KRL Baru CLI 225 Mulai Beroperasi di Lintas Bogor, Cek Jadwalnya!

    Bisnis.com, JAKARTA — KAI Commuter resmi mengoperasikan dua rangkaian KRL baru seri CLI-225 produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA untuk lintas Bogor, mulai hari ini, Selasa (16/12/2025). 

    Direktur Utama KAI Commuter Mochamad Purnomosidi menyampaikan bahwa pengoperasian sarana KRL baru ini dilakukan setelah sertifikasi kelayakan dan keselamatan diperoleh dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). 

    “Mulai Selasa, 16 Desember 2025, KAI Commuter mulai melaksanakan pengoperasian secara reguler sarana KRL baru CLI-225 produksi PT INKA pada lintas Bogor,” jelas Purnomosidi melalui keterangan resmi, Selasa (16/12/2025). 

    Pada tahap awal, sarana KRL baru tersebut akan dioperasikan pada TS loop 20 dan TS loop 22 relasi Depok/Bogor—Manggarai/Jakarta Kota. Secara total sebanyak delapan perjalanan per harinya akan dilayani dengan sarana KRL CLI-225 pada lintas tersebut. 

    Purnomosidi mengatakan, pengoperasian sarana KRL baru ini menjawab harapan masyarakat untuk optimalisasi layanan Commuter Line Jabodetabek dan sebagai pengganti rangkaian sarana KRL yang sudah masuk masa konservasi. 

    Alhasil, kini KAI Commuter mengelola sebanyak 100 rangkaian KRL dengan sebanyak 1.064 unit kereta tiap harinya. Jumlah tersebut untuk memenuhi jadwal perjalanan sebanyak 1.063 perjalanan di seluruh lintas layanan.

    Untuk diketahui, nomor seri KRL CLI-225 ini lanjutan penomoran seri dari pengoperasian sarana KRL baru sebelumnya yaitu CLI-125. 

    CLI merupakan akronim dari Commuter Line Indonesia, sedangkan angka 1 atau 2 menunjukkan sarana KRL baru generasi pertama dan generasi kedua yang dimiliki KAI Commuter, dan angka 25 merupakan tahun pabrikasi sarana KRL tersebut.

    Penampakan KRL seri baru CL1 225 buatan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA yang resmi beroperasi untuk Lintas Bogor, Selasa (16/12/2025)/Dok. Istimewa.

    Sementara itu, Direktur Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan Allan Tandiono menyampaikan, pihaknya berkomitmen penuh untuk memastikan aspek keselamatan dan kelaikan operasional setiap sarana perkeretaapian di Indonesia, termasuk KRL baru produksi dalam negeri ini. 

    Allan menjelaskan bahwa penambahan sarana KRL merupakan bagian dari strategi peningkatan kapasitas layanan Commuter Line Jabodetabek yang terus berkembang. 

    DJKA telah mendampingi dan melakukan sertifikasi terhadap berbagai penambahan sarana, baik impor maupun sarana produksi dalam negeri hasil karya INKA. 

    Dia menegaskan bahwa dua rangkaian KRL CLI-225 telah melalui rangkaian pengujian menyeluruh, mulai dari uji statis hingga uji dinamis dengan jarak tempuh lebih dari 4.000 kilometer. 

    Seluruh proses pengujian tersebut dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 49 Tahun 2023 tentang Standar, Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri, serta diawasi langsung oleh DJKA.

    “Ini jaminan bahwa sarana KRL CLI-225 ini aman, nyaman, andal, dan layak dioperasikan untuk angkutan penumpang Commuter Line Jabodetabek. Ini juga merupakan wujud sinergi yang baik antara regulator, operator, dan industri manufaktur dalam negeri,” tegasnya.

    Pada awal pengoperasian sarana KRL CLI 225 baru ini, KAI Commuter akan tetap didampingi oleh tim dari INKA dalam operasional sehari-harinya

    Berikut Jadwal Keberangkatan CLI 225 di Lintas Bogor: 

    No.1021 Bogor—Manggarai, pukul 09.12 WIB

    No.1022 Manggarai—Bogor, pukul 10.28 WIB

    No.1299 Bogor—Jakarta Kota, pukul 11.42 WIB

    No.1296 Jakarta Kota—Bogor, pukul 13.24 WIB

    No.1251 Bogor—Jakarta Kota, pukul 09.07 WIB

    No.1248 Jakarta Kota—Bogor, pukul 10.49 WIB

    No.1027 Bogor—Manggarai, pukul 12.25 WIB

    No. 1028 Manggarai—Bogor, pukul 13.36 WIB

  • KAI Daop 6 Yogyakarta siagakan 342 petugas pengamanan selama Nataru

    KAI Daop 6 Yogyakarta siagakan 342 petugas pengamanan selama Nataru

    Yogyakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menyiagakan 342 petugas pengamanan dan 28 petugas Customer Service Mobile (CSM) selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    “Untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan KA serta pelayanan penumpang selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 6 Yogyakarta menyiagakan sebanyak 342 petugas pengamanan dan 28 petugas CSM,” ujar Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih di Yogyakarta, Selasa.

    Untuk mendukung kesiapan tersebut, menurut Feni, KAI Daop 6 Yogyakarta berkolaborasi dengan TNI dan Polri dalam pengamanan selama masa Angkutan Nataru.

    Dari total 342 personel pengamanan yang disiagakan, sebanyak 78 merupakan petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), 175 petugas keamanan internal, serta 89 personel gabungan dari unsur TNI dan Polri.

    Seluruh petugas akan ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari stasiun, jalur rel, perjalanan kereta api, hingga area perkantoran di wilayah kerja Daop 6 Yogyakarta.

    Selain pengamanan, KAI Daop 6 Yogyakarta memperkuat layanan kepada pelanggan dengan menyiagakan 28 petugas CSM.

    Petugas tersebut, kata dia, ditempatkan di lima stasiun utama, yakni Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Solobalapan, Purwosari, dan Klaten, untuk membantu kebutuhan pelanggan selama masa Angkutan Nataru.

    Para petugas CSM bertugas memberikan informasi terkait perjalanan kereta api dan layanan KAI, serta membantu pelanggan dalam berbagai kebutuhan di stasiun.

    Layanan tersebut, menurut Feni, mencakup bantuan penggunaan loket box, pencetakan boarding pass, pemberian informasi fasilitas layanan penumpang, pendampingan menuju peron sesuai jadwal keberangkatan, hingga membantu penumpang saat proses naik ke dalam rangkaian kereta.

    Pada Nataru kali ini, Daop 6 memproyeksikan memberangkatkan sebanyak 527.814 penumpang dari wilayah Daop 6 dan akan ada pertumbuhan sebesar 5 persen dari Nataru sebelumnya.

    “Hingga Selasa (16/12) hari ini, sebanyak 198.629 tiket KA keberangkatan awal Daop 6 Yogyakarta telah terjual atau sebesar 52 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia,” ujar Feni.

    Pewarta: Luqman Hakim
    Editor: Biqwanto Situmorang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kunjungi Sejumlah Simpul Transportasi di Jawa Tengah, Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Hadapi Nataru

    Kunjungi Sejumlah Simpul Transportasi di Jawa Tengah, Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Hadapi Nataru

    Semarang, Beritasatu.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau dan memastikan kesiapan sejumlah simpul transportasi di Provinsi Jawa Tengah guna menghadapi masa libur Nataru 2025/2026, Minggu, (14/12/2025). Hal ini mengingat berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Masyarakat pada masa Nataru 2025/2026 yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) akan ada 16,93 persen atau sekitar 20,23 juta orang yang berkunjung ke Jawa Tengah.

    “Pergerakan masyarakat di Jawa Tengah saat libur Nataru 2025/2026 diprediksi cukup tinggi, begitu pun dengan simpul-simpul transportasinya. Karena itu, saya ingin memastikan sarana dan prasarana transportasi di wilayah ini dalam kondisi baik dan siap melayani masyarakat selama periode tersebut,” ujar Menhub Dudy di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (14/12/2025).

    Menurut survei BKT, Provinsi Jawa Tengah menempati peringkat pertama sebagai tujuan favorit nasional pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sejumlah simpul transportasi di Jawa Tengah juga diprediksi jadi yang terpadat.

    Stasiun Tawang menempati peringkat empat sebagai stasiun tujuan terpadat dengan prediksi jumlah penumpang sebesar 4,55 persen atau sekitar 284 ribu orang, peringkat enam diisi Stasiun Solo Balapan dengan prediksi jumlah penumpang sebesar 3,20 persen atau sekitar 200 ribu orang. Selanjutnya peringkat tujuh Stasiun Purwokerto dengan prediksi jumlah penumpang sebesar 3,03 persen atau sekitar 188 ribu orang, dan peringkat sepuluh Stasiun Kutoarjo dengan prediksi jumlah penumpang sebesar 2,64 persen atau sekitar 165 ribu orang.

    Terminal Tirtonadi menempati peringkat tujuh sebagai terminal tujuan terpadat dengan prediksi jumlah penumpang sebesar 2,85 persen atau sekitar 205 ribu orang. Adapun Bandara Internasional Ahmad Yani menempati peringkat tujuh sebagai bandara tujuan terpadat dengan prediksi jumlah penumpang sebesar 3,23 persen atau sekitar 138 ribu orang.

    Di sektor perkeretaapian, Menhub Dudy meninjau Stasiun Tawang dan Stasiun Weleri beserta fasilitasnya, kemudian mengunjungi sejumlah titik yang rawan bencana, seperti banjir dan tanah longsor di lintas Semarang-Gambringan.

    Menhub memerintahkan jajaran Ditjen Perkeretaaapian Kemenhub untuk melakukan mitigasi risiko pada aspek tersebut, termasuk mengecek secara rutin sejumlah jembatan yang berusia tua serta mengantisipasi dampak penurunan tanah yang menyebabkan genangan air rob pada jalur kereta di wilayah Pekalongan.

    Di sektor laut, Menhub Dudy meninjau Pelabuhan Tanjung Emas dan sempat mengadakan rapat koordinasi dengan sejumlah stakeholder, di antaranya PT Pelindo, PT PELNI, dan PT Dharma Lautan Utama.

    Dalam kesempatan ini, Menhub memerintahkan jajaran Ditjen Perhubungan Laut untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran selama masa angkutan Nataru 2025/2026 benar-benar diprioritaskan.

    “Kesiapan dan mitigasi risiko di Pelabuhan Tanjung Emas sudah baik, khususnya terhadap risiko cuaca ekstrem, kemacetan di pelabuhan, banjir rob, serta keterlambatan hingga kecelakaan kapal,” tegas Menhub.

    Selanjutnya, Menhub Dudy meninjau Terminal Tipe A Bawen dan menyaksikan langsung kegiatan ramp check terhadap beberapa bus Antar Kota Antar Provinsi. Menhub mengatakan kesiapan angkutan Nataru 2025/2026 di terminal ini sudah baik dan matang.

    Secara garis besar, Menhub Dudy menilai bahwa seluruh stakeholder transportasi di Jawa Tengah sudah siap untuk menyambut libur Nataru 2025/2026. Ia pun optimistis pergerakan masyarakat selama periode ini dapat terkendali dengan baik, melalui koordinasi dan kolaborasi yang intensif dari seluruh stakeholder.

    “Seluruh stakeholder transportasi wajib memprioritaskan aspek keselamatan. Saya minta semua stakeholder di seluruh matra untuk lakukan ramp check secara rutin dan sesuai prosedur. Harapannya, Zero Accident dan Zero Fatality dapat terwujud pada penyelenggaraan Nataru 2025/2026,” pungkas Menhub Dudy.

    Koordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah

    Sebelumnya, pada Sabtu (13/12/2025) malam, Menhub Dudy bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi untuk membahas kesiapan angkutan Nataru 2025/2026 di Provinsi Jawa Tengah. Menhub menyoroti beberapa hal dalam pertemuan ini, antara lain terkait antisipasi kemacetan di jalur arteri akibat pasar tumpah, kepadatan lokasi wisata, hingga perlintasan kereta api sebidang.

    Menhub Dudy mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas kesiapannya mendukung dan menyukseskan angkutan Nataru 2025/2026. Ia berharap sinergi yang dilakukan dapat menciptakan perjalanan yang selamat, aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat.

    “Saya mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan saat libur Nataru 2025/2026 untuk mempersiapkan diri dengan baik. Jaga kesehatan, waspadai cuaca ekstrem, dan selalu ikuti arahan petugas di lapangan saat berada di perjalanan,” tuturnya.

    Turut hadir dalam rangkaian kegiatan ini, Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono, dan Dirut PT KAI Bobby Rasyidin.

  • Penumpang kereta periode Nataru capai 387 ribu 

    Penumpang kereta periode Nataru capai 387 ribu 

    Jakarta (ANTARA) – Calon penumpang yang telah memesan tiket kereta api pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mencapai 387.373 orang untuk periode keberangkatan 18 Desember 2025 – 4 Januari 2026.

    Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam keterangan di Jakarta, Senin menyampaikan, dari jumlah tersebut, jumlah pemesan tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) sebanyak 367.373 orang dan KA Lokal Pangrango sebanyak 20.000 orang.

    Berdasarkan data keberangkatan, Stasiun Pasar Senen masih menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi, yakni 167.527 orang, disusul Stasiun Gambir sebanyak 87.019 orang, Stasiun Bekasi 51.241 orang, Stasiun Cikarang 26.234 orang, serta sisanya dari Stasiun Jatinegara, Karawang, dan Cikampek.

    Franoto mengatakan, calon penumpang paling banyak memilih tanggal keberangkatan pada 24 Desember 2025 dengan 38.485 orang, diikuti tanggal 25 Desember 2025 sebanyak 37.092 orang, serta 23 Desember 2025 dengan 30.577 orang. Sementara sisanya, pada tanggal-tanggal keberangkatan lainnya.

    KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 1.732 perjalanan KA, terdiri dari KAJJ dan KA lokal. Jumlah ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan realisasi Angkutan Nataru 2024/2025 yang sebanyak 1.577 perjalanan.

    Dari sisi kapasitas, KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan 909.536 tempat duduk atau per hari 50.530 tempat duduk, meningkat sekitar 1 persen dibandingkan periode sebelumnya yang menyediakan 898.238 tempat duduk.

    “Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik dengan menambah perjalanan, meningkatkan kapasitas tempat duduk, serta memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan petugas di lapangan,” kata Franoto.

    Franoto menambahkan, calon penumpang dapat memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk melihat ketersediaan tempat duduk secara waktu terkini serta melakukan pemesanan.

    Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.