Lautan Sampah di Rel Kereta Kampung Bahari yang Bahayakan Perjalanan KRL…
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Memprihatinkan mungkin jadi kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi bantaran rel yang terletak di perbatasan RW 15 Kampung Muara Bahari dengan RW 6 Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Rel yang seharusnya berfungsi sebagai pelintasan kereta api justru menjadi lautan sampah. Hampir sepanjang bantaran rel di wilayah ini terdapat sampah yang berserakan.
Bahkan, di beberapa titik, ada sampah yang sudah semakin bertumpuk hingga tiga meter. Sampah-sampah tersebut merupakan milik warga sekitar.
“Dari sana (RW 15) juga buang ke situ, dari sana (RW 6) juga buang ke situ,” ucap salah satu warga bernama Surti (bukan nama sebenarnya) (63) saat diwawancarai
Kompas.com
di lokasi, Rabu (23/4/2025).
Selain warga RW 15 dan RW 6, Surti kerap melihat warga dari wilayah lain yang dengan sengaja membuang sampah rumah tangganya di rel itu.
Biasanya, mereka datang menggunakan sepeda motor dengan membawa sampah yang sudah dimasukkan ke dalam plastik.
Warga di Kampung Bahari dan Kampung Muara Bahari sebenarnya sudah memiliki bak sampah masing-masing yang dibuatkan oleh kelurahannya.
Namun, sampah yang dibuang ke bak sampah justru kerap menimbulkan bau tak sedap yang menganggu warga.
Hal itu lah yang membuat warga lebih gemar membuang
sampah di rel kereta
karena jauh dari rumahnya.
“Pernah dibuat bak sampah tapi bawahnya kan malah lembab jadi berbau karena malah membusuk. Jadi warga lebih baik ke situ, karena sampahnya langsung kena panas, terus langsung dibakar-bakarin,” tutur Surti.
Di tengah banyaknya warga yang membuang sampah di rel, petugas kebersihan dari Pemerintah Kota (Pemkot) disebut jarang melakukan pembersihan di lokasi tersebut.
“Kalau ama Dinas Lingkungan Hidup (LH) belum pernah. Paling ama PPSU, itu juga jarang, paling cuma sekali. Setiap hari mah enggak ada yang datang,” tutur Surti.
Hal itu lah yang membuat sampah di rel kereta terus menumpuk dan membuat lingkungan tersebut terlihat kumuh.
Sebagai warga yang tinggal di dekat rel, Surti sebenarnya kerap terganggu dengan bau sampah yang ada. Oleh sebab itu, ia kerap membakar sampah-sampah yang menumpuk agar tak bau.
“Kalau di sini enggak begitu (bau) karena kan diurus dengan cara dibakar,” jelas warga lain bernama Yeni (bukan nama sebenarnya) (34).
Selain untuk mengurangi bau, sampah dibakar agar tidak beterbangan ke mana-mana jika terkena angin.
Pasalnya, sampah yang beterbangan kerap masuk ke rumah warga dan membuatnya kotor.
Warga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara ikut turun tangan dalam membersihkan sampah di rel.
Yeni mengaku kerap merasa kewalahan karena setiap harinya harus membakar sampah demi terhindar dari bau.
Oleh karena itu, ia berharap, agar ada petugas kebersihan dari Pemkot Jakut yang memang ikut membantu dirinya untuk rutin membersihkan sampah-sampah tersebut.
“Biar ada aja yang membantu biar membersihkan, karena kan kalau kita aja kan keteter, ini kan sampah warga bukan sampah sendiri,” ucap Yeni.
Yeni tak menuntut petugas kebersihan harus datang setiap hari untuk membersihkan sampah di rel. Menurutnya, satu minggu sekali saja sudah cukup dibandingkan tidak sama sekali.
Terkait persoalan sampah yang berserakan di sepanjang rel, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 angkat suara.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, PT KAI rutin melakukan pembersihan sampah-sampah itu setiap hari Jumat.
“Setiap hari Jumat, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) di wilayah Daop 1 Jakarta secara rutin melaksanakan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) di area masing-masing,” ungkap Ixfan saat dikonfirmasi
Kompas.com
, Rabu (23/4/2025).
Ia juga mengimbau, agar warga tak lagi membuang sampah di rel. Pasalnya sampah-sampah itu bukan hanya membuat rel terlihat kotor, melainkan juga membahayakan perjalanan kereta api.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Kai
-
/data/photo/2025/04/23/68089f44d4667.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Lautan Sampah di Rel Kereta Kampung Bahari yang Bahayakan Perjalanan KRL… Megapolitan 24 April 2025
-

Pengacara Penggugat Ijazah SMA Jokowi Tersangka Pemalsuan Dokumen
Solo, Beritasatu.com – Zaenal Mustofa (ZM), salah satu pengacara penggugat ijazah SMA Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Pengadilan Negeri (PN) Solo, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Sukoharjo dalam kasus pemalsuan dokumen akademik.
Penetapan status tersangka dilakukan sejak Jumat, 18 April 2025. Hal itu disampaikan langsung oleh Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Zaenudin. Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) juga telah dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Sukoharjo.
“ZM sudah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan dilakukan pada Jumat, 18 April 2025,” ujar AKP Zaenudin, Rabu (23/4/2025).
Pelapor dalam kasus ini, Asri Purwanti, menyebut pelaporan terhadap ZM dilakukan sejak Oktober 2023. Ia menegaskan, kasus ini tidak ada kaitannya dengan gugatan ijazah Jokowi yang saat ini sedang berjalan di PN Solo.
“Perkara ini sudah lama banget. Ter-pending beberapa tahun karena orang ini (ZM) baru nyaleg dan sesuai telegram Kapolri orang yang nyaleg tidak boleh diproses hukum. Jadi tidak ada kaitannya dengan kasus yang sedang disidangkan di PN Solo,” papar Asri.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Tengah itu mengungkapkan, dasar dirinya melaporkan Zaenal Mustofa ke Polres Sukoharjo setelah menemukan bukti pengacara tersebut menggunakan nomor induk mahasiswa (NIM) dan transkrip nilai mata kuliah milik mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) atas nama Anton Wijanarko untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Surakarta (Unsa).
“Kami cek ke Dikti pada 2019 dan ke UMS pada 2020. NIM atas nama Anton Wijanarko digunakan oleh ZM untuk melanjutkan kuliah di Universitas Surakarta,” ungkap Asri.
Saat dikonfirmasi, Zaenal Mustofa membantah keras telah memalsukan dokumen akademik. Ia menyebut bahwa dirinya resmi masuk ke Unsa pada tahun 2008, berbeda dengan tahun yang tercantum dalam laporan pelapor.
“Saya ini masuk ke Unsa tahun 2008. Ya ini enggak jelas. Masak aku sudah jadi mahasiswa, itu baru muncul (laporannya). Dan saya bisa menunjukan bahwa dokumen ijazah yang saya miliki asli,” kata dia.
Zaenal juga menduga penetapan status tersangka terhadap dirinya merupakan bagian dari upaya kriminalisasi, lantaran ia merupakan bagian dari tim hukum yang menggugat keabsahan ijazah SMA Presiden Jokowi.
-

Merger BUMN Diatur Danantara, KAI dan INKA Segera Digabung
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengungkapkan proses aksi korporasi berupa merger sejumlah perusahaan pelat merah kini berada di bawah pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
Hal itu disampaikan Erick saat menjawab pertanyaan awak media terkait proses merger antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Industri Kereta Api (INKA) di Jakarta, Senin (22/4/2025).
Erick menjelaskan Danantara merupakan lembaga baru, sehingga memerlukan waktu untuk dapat menjalankan konsolidasi BUMN secara efektif.
“Danantara ini baru lahir. Di dalamnya ada aspek investasi dan operasional. Tentu kita perlu konsultasi dengan Danantara agar mereka bisa bekerja dengan optimal,” ujar Erick.
Ia menegaskan pemerintah tidak tergesa-gesa dalam menjalankan merger BUMN setelah pengalihan pengelolaan ke Danantara. Lembaga ini membutuhkan waktu untuk konsolidasi internal sebelum melangkah lebih jauh.
Lebih lanjut, Erick menyebutkan proses merger akan mengacu pada peta jalan (roadmap) yang telah disusun oleh Kementerian BUMN.
“Mereka (Danantara) sedang konsolidasi. Di roadmap-nya sudah ada,” tambahnya.
Sebelumnya, Kementerian BUMN memang telah mengumumkan rencana untuk merampingkan jumlah BUMN menjadi hanya 30 perusahaan melalui penggabungan atau merger, khususnya di sektor-sektor yang sejenis.
Untuk sektor perkeretaapian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan digabungkan dengan PT Industri Kereta Api (INKA). Sementara itu, di sektor pelabuhan dan transportasi penyeberangan laut, merger akan melibatkan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), dan PT ASDP Indonesia Ferry.
Adapun untuk sektor karya atau konstruksi, dari tujuh BUMN yang ada saat ini, akan dikonsolidasikan menjadi hanya tiga klaster perusahaan. Ketujuh BUMN tersebut yakni PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero), PT PP (Persero), PT Wijaya Karya (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Adhi Karya (Persero), dan PT Nindya Karya (Persero).
“Saya dan Pak Wakil Menteri sudah berdiskusi, kemungkinan ada 45 program prioritas untuk lima tahun ke depan, termasuk konsolidasi dari 47 BUMN menjadi 30,” ungkap Erick saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (24/12/2024).
“Salah satunya, seperti KAI dan INKA yang akan digabung. Semua butuh kajian, tetapi arahnya memang menuju 30 BUMN (setelah merger),” pungkasnya.
-

PT INKA Raih Penghargaan Beritajatim Award
Surabaya (beritajatim.com) – PT INKA (Persero) meraih penghargaan kategori Perusahaan Sektor Industri “Industri Strategis Menjangkau Dunia” dalam acara “Beritajatim Award 2025, di Janaloka Ballroom, Whiz Lux Hotel Spazio, Surabaya (23/4/2025).
Penghargaan diterima oleh Senior Manager Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT INKA (Persero), Nurochim. Momentum ini sekaligus menjadi penyemangat dan pembuktian keberadaan PT INKA (Persero) tidak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri.
Senior Manager Humas dan Kantor Perwakilan PT INKA (Persero), Aisyah Murti menyampaikan, di kancah global pada tiga tahun terakhir, PT INKA (Persero) telah membuktikan eksistensinya dengan melakukan ekspor 262 unit Container Flat Top (CFT) Wagon ke UGL Rail Services Pty. Ltd., New Zealand pada Agustus 2023 dan tambahan 450 unit CFT Wagon di tahun 2024.
“Di tahun 2025, PT INKA (Persero) kembali melanjutkan catatan ekspor dengan dilakukannya pengiriman 5 Locomotive Platform UGL Rail Service Pty. Ltd. (dari kontrak 50 unit) ke Australia. Di dalam negeri, proyek besar PT INKA (Persero) yang sedang diproduksi antara lain, 612 kereta penumpang pesanan PT KAI (Persero), 16 trainset KRL (12 car per trainset) pesanan KAI Commuter,” jelas Aisyah.
Tak hanya dari sisi bisnis, melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) INKA, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga dilakukan melalui program Pelatihan dan Magang Pengelasan untuk SMK Binaan yang dilaksanakan di tahun 2025, dimana pra-kegiatan tersebut telah dilaksanakan bulan Maret 2025 lalu di PT INKA (Persero) Pabrik Banyuwangi disamping memberikan bekal ketrampilan kepada siswa SMK. Hal ini merupakan langkah mitigasi perusahaan untuk membantu pemenuhan SDM yang terlatih mulai siswa SMK masih aktif sekolah.
Sebagai informasi, Beritajatim Award diberikan untuk tokoh, lembaga, dan korporasi inspiratif yang terus berkontribusi di Sektor Pangan, Energi, Industri, Demokrasi dan Pemberdayaan Ekonomi.
Resepsi HUT ke-19 Beritajatim.com tidak akan terlaksana secara meriah tanpa keterlibatan sejumlah pihak, terutama para sponsor yang telah memberikan dukungan begitu besar. Untuk itu, Beritajatim.com menghaturkan ucapan terima kasih kepada:
1. PT. Semen Imasco Asiatic
2. Kominfo Jatim
3. Bumi Suksesindo
4. Pertamina EP Cepu JTB
5. PT. Petrogas Jatim Utama
6. Bank UMKM Jatim
7. Bank Jatim
8. ExxonMobil Cepu Limited
9. Pertamina EP Sukowati Field
10. Safe & Lock
11. PT INKA (Persero)
12. Djarum Foundation
13. HM Sampoerna
13. Pertamina EP Cepu Field
15. PHE WMO
16. PT Pelindo Multi Terminal
17. HCML
18. PHE TEJ
19. Pertamina EP Poleng Field
20. PT. Pelindo Marine Service
21. PT. SIER
22. PT. Gudang Garam
23. Prima Energi Bawean
24. Pertamina EP Cepu ADK
25. Medco Sampang
26. Medco Madura Offshore
27. Saka Indonesia Pangkah Limited
28. Kangean Energi Indonesia
29. Petronas Carigali Ketapang
30. Saka Energi Muriah Limited
31. JIIPE
32. Hayyu Clinic
33. DPD Ivendo Jatim
34. Flat Production
35. Rokins
36. Whize Luxe Spazio Hotel
37. Java Paragon
38. Fiesta / Charoen Pokphand
39. LNK Krimer
40. Jamoe Iboe
41. Itikminton
42. JatimPark
43. DNY Skincare
44. Bola Mas
45. Esbeeyee
46. Make Over
47. Enkai
48. Dishub Provinsi Jatim
49. Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Jatim[fiq/aje]
-

KAI Dorong Penerapan ESG di Sektor Transportasi Nasional – Halaman all
Salah satu transformasi penting yang KAI dorong adalah mengubah barang sisa operasional menjadi produk bernilai guna.
Tayang: Rabu, 23 April 2025 13:45 WIB
KAI
TRANSPORTASI KEBERLANJUTAN – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendorong penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor transportasi nasional. Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyampaikan, keberlanjutan bukan sekadar konsep, melainkan fondasi masa depan transportasi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendorong penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor transportasi nasional.
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyampaikan, keberlanjutan bukan sekadar konsep, melainkan fondasi masa depan transportasi.
“Kami percaya bahwa transportasi yang berkelanjutan adalah kunci masa depan bumi. Melalui berbagai inisiatif seperti daur ulang seragam, konservasi energi dan air, hingga penguatan komunitas Sustainability for Our Future (SOF), KAI ingin menjadi agen perubahan untuk Indonesia yang lebih hijau,” ujar Didiek dalam keterangannya, Rabu (23/4/2025).
Salah satu penerapan ESG yang dilakukan KAI yakni menjalankan program inisiatif strategis, Uniform Recycling and Energy Conservation Initiative serta Website Sustainability KAI.
Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana KAI John Robertho menjelaskan, program daur ulang seragam merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mengelola limbah tekstil sekaligus mendukung ekonomi sirkular.
“Salah satu transformasi penting yang kami dorong adalah mengubah barang sisa operasional menjadi produk bernilai guna. Seragam bekas pegawai kini bisa diolah menjadi peredam suara atau produk fesyen berkelanjutan,” ujarnya.
“);
$(“#latestul”).append(“”);
$(“.loading”).show();
var newlast = getLast;
$.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’4′,img:’thumb2′}, function(data) {
$.each(data.posts, function(key, val) {
if(val.title){
newlast = newlast + 1;
if(val.video) {
var vthumb = “”;
var vtitle = ” “;
}
else
{
var vthumb = “”;
var vtitle = “”;
}
if(val.thumb) {
var img = “”+vthumb+””;
var milatest = “mr140”;
}
else {
var img = “”;
var milatest = “”;
}
if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
else subtitle=””;
if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
else cat=””;$(“#latestul”).append(“”+img+””);
}
else{
$(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
$(“#test3”).val(“Done”);
return false;
}
});
$(“.loading”).remove();
});
}
else if (getLast > 150) {
if ($(“#ltldmr”).length == 0){
$(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
}
}
}
});
});function loadmore(){
if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
$(“#latestul”).append(“”);
$(“.loading”).show();
var newlast = getLast ;
if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
newlast=0;
$.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
$.each(data.posts, function(key, val) {
if(val.title){
newlast = newlast + 1;
if(val.video) {
var vthumb = “”;
var vtitle = ” “;
}
else
{
var vthumb = “”;
var vtitle = “”;
}
if(val.thumb) {
var img = “”+vthumb+””;
var milatest = “mr140”;
}
else {
var img = “”;
var milatest = “”;
}
if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
else subtitle=””;
if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
else cat=””;
$(“#latestul”).append(“”+img+””);
}else{
return false;
}
});
$(“.loading”).remove();
});
}
else{
$.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
$.each(data.posts, function(key, val) {
if(val.title){
newlast = newlast+1;
if(val.video) {
var vthumb = “”;
var vtitle = ” “;
}
else
{
var vthumb = “”;
var vtitle = “”;
}
if(val.thumb) {
var img = “”+vthumb+””;
var milatest = “mr140”;
}
else {
var img = “”;
var milatest = “”;
}
if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
else subtitle=””;$(“#latestul”).append(“”+img+””);
}else{
return false;
}
});
$(“.loading”).remove();
});
}
}Berita Terkini
-
/data/photo/2025/04/22/68074697d0f1c.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Perayaan Seabad KRL di Indonesia, KAI Hadirkan Kereta Legendaris Megapolitan 23 April 2025
Perayaan Seabad KRL di Indonesia, KAI Hadirkan Kereta Legendaris
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
PT KAI Commuter memperingati 100 Tahun Operasional KRL di Stasiun Jakarta Kota pada Selasa (22/4/2025).
Salah satu yang paling menarik perhatian publik adalah
parade kereta
legendaris lintas zaman serta peluncuran kartu KMT edisi khusus.
Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto, menyampaikan bahwa operasional KRL di Tanah Air dimulai 6 April 1925 ketika Indonesia masih dalam masa penjajahan Belanda. Jalur pertama menghubungkan Jatinegara dan Tanjung Priok.
“KRL pertama kali beroperasi pada 6 April 1925. Saat itu, dikenal dengan Bon-bon ASS 8500 yang dioperasikan oleh Stadsvervoerwegen SS dari Belanda,” ujar Asdo dalam konferensi pers, Selasa.
Perayaan satu abad ini bukan hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga refleksi atas perkembangan transportasi publik, serta dorongan untuk terus berinovasi.
“Kami ingin masyarakat merasakan manfaat dari transportasi publik yang terus berkembang dan memahami perjalanan panjang KRL di Indonesia,” kata Asdo.
Parade kereta
menjadi salah satu sorotan utama dalam peringatan ini. Berbagai rangkaian KRL dari masa ke masa ditampilkan, mulai dari era kolonial hingga produksi dalam negeri.
“Mulai dari Bon-bon ASS 8500, KRL Djoko Kendil, hingga seri Jepang seperti 6000, 7000, 203, 8500, dan JR205, semuanya ditampilkan. Kami juga menghadirkan kereta baru buatan CRRC China dan kereta buatan anak bangsa INKA yang saat ini sedang dalam tahap uji coba,” tutur Asdo.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah Lokomotif Listrik ESS 3201 atau yang dikenal sebagai ‘Si Bon-Bon’.
Lokomotif bersejarah ini menjadi simbol elektrifikasi pertama di Indonesia pada jalur Tanjung Priok–Meester Cornelis (sekarang Jatinegara).
Adapun dua unit lainnya, ‘Djoko Kendil’ dan kereta rangkaian bertuliskan ‘JALITA’ turut meramaikan parade, menandai era modernisasi KRL.
Parade ditutup dengan penampilan KRL produksi PT INKA, sebagai lambang kemajuan industri perkeretaapian nasional.
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan, PT KAI Commuter juga meluncurkan Kartu Multi Trip (KMT) edisi spesial di Stasiun Jakarta Kota.
“KMT ini menampilkan desain yang mencerminkan sejarah dan perkembangan KRL di Indonesia, mulai dari kereta listrik pertama ‘Si Bon-Bon’ hingga armada modern saat ini,” kata Asdo.
Kartu edisi khusus ini diluncurkan bersamaan dengan penutupan parade kereta di Stasiun Jakarta Kota sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan panjang dan kontribusi KRL dalam mobilitas masyarakat urban Indonesia selama satu abad terakhir.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

KAI Commuter tegaskan e-money masih dapat digunakan transaksi di KRL
Ilustrasi – Warga melihat rangkaian kereta rel listrik (KRL) baru produksi PT INKA (Persero) saat perayaan 100 tahun operasional KRL di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Selasa (22/4/2025). Perayaan 100 tahun operasional KRL di Indonesia tersebut KAI Commuter menyajikan parade perjalanan KRL yang pernah dan akan beroperasi di wilayah Jabodetabek seperti lokomotif ESS 3200, livery JALITA, KRL CRRC, dan KRL baru produksi PT INKA (Persero). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/Spt.
KAI Commuter tegaskan e-money masih dapat digunakan transaksi di KRL
Dalam Negeri
Editor: Calista Aziza
Selasa, 22 April 2025 – 17:39 WIBElshinta.com – KAI Commuter menegaskan uang elektronik atau e-money masih dapat digunakan sebagai alat pembayaran tiket perjalanan melalui moda transportasi Kereta Rel Listrik (KRL), menyusul adanya informasi jika hal itu sudah tidak berlaku.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Selasa menegaskan jika informasi yang beredar mengenai e-money tidak dapat digunakan untuk transaksi pembayaran tiket di Commuter Line, adalah hoaks atau berita bohong.
“Hoaks, berita terkait e-money yang tidak bisa lagi untuk transaksi pembayaran tiket Commuter Line,” kata Joni.
KAI Commuter menyampaikan bahwa postingan di media sosial dan broadcast message yang ramai terkait penggunaan kartu bank elektronik e-money Mandiri sudah tidak bisa digunakan lagi untuk transaksi pembayaran tiket Commuter Line mulai 23 April 2025 adalah merupakan berita bohong atau hoaks.
“Informasi tersebut merupakan berita tidak benar, hoaks. Dan KAI Commuter tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut,” tegas Joni.
Saat ini, lanjut Joni, kartu bank elektronik e-money Mandiri tetap masih bisa digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran tiket Commuter Line.
Terkait informasi hoaks yang sudah beredar luas, KAI Commuter mengimbau masyarakat untuk jeli dan tidak menyebarkan berita yang belum dapat dikonfirmasi kebenarannya.
Ia menambahkan, informasi yang akurat hanya disampaikan secara resmi oleh manajemen KAI Commuter melalui akun resmi perusahaan @commuterline atau informasi langsung yang diberikan oleh pejabat berwenang di KAI Commuter kepada wartawan media massa.
Sumber : Antara


