Tag: Kai

  • KAI Temukan Nilai Rp6 Triliun dari Sertifikasi Aset Tanah – Halaman all

    KAI Temukan Nilai Rp6 Triliun dari Sertifikasi Aset Tanah – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM , JAKARTA – Selama tahun 2024 PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhasil melakukan sertifikasi aset tanah seluas 12.984.360 meter persegi dengan nilai aset hampir Rp6,1 triliun.

    Aset tanah KAI yang berhasil diselamatkan seluas 647.951 meter persegi dengan nilai aset sebesar Rp781 miliar lebih.

    “Ini merupakan wujud komitmen KAI untuk melakukan optimalisasi aset negara yang dikelola demi kepentingan negara dan masyarakat luas,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba di Jakarta, Minggu (27/4/2025).

    Anne menegaskan, KAI akan terus menjaga keamanan negara dalam pengelolaan aset, tidak hanya berupaya mengamankan aset-aset ini dari segala bentuk ancaman.

    Pihaknya juga akan aktif melakukan optimalisasi agar setiap nilai yang terkandung di dalamnya dapat memberikan kontribusi bagi kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat.

    Di acara “KAI Stakeholder’s Gathering & Award”, Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI, Dadan Rudiansyah, menyerahkan penghargaan kepada perwakilan pemangku kepentingan dan mitra atas sinergi dan dukungan yang telah diberikan dalam proses sertifikasi serta pengamanan aset KAI dari potensi penguasaan oleh pihak yang tidak berhak.

    Dalam perayaannya, Dadan Rudiansyah menyampaikan harapannya agar momen ini dapat semakin mempererat kolaborasi yang harmonis antara KAI dengan para pemangku kepentingan dan mitra yang selama ini telah terjalin dengan baik.

    “Semangat kerja sama ini merupakan langkah strategi dalam penyelamatan aset negara,” ujar Dadan.

    Para penerima penghargaan:
     

    – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur

    – Kejaksaan Negeri Kota Surabaya

    – Kejaksaan Negeri Kota Medan

    – Kejaksaan Negeri Kota Madiun

    – Polrestabes Bandung

    – Polrestabes Surabaya

    – BPN Kota Surabaya II

    – BPN Kota Semarang

    – BPN Kota Medan

    – BPN Kabupaten Kediri

     

  • Kartini Masa Kini di Balik Kokohnya Infrastruktur Kereta

    Kartini Masa Kini di Balik Kokohnya Infrastruktur Kereta

    JABAR EKSPRES – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April lalu, KAI Properti menyoroti peran perempuan sebagai sosok yang memegang peranan penting dalam pembangunan dan pengelolaan infrastruktur perkeretaapian. Dengan komposisi pegawai perempuan mencapai 22%, KAI Properti menegaskan komitmennya terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di sektor properti dan perkeretaapian.

    Sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari Kartini, KAI Properti juga menggelar acara BoD Talk bertajuk “KAI Properti untuk Generasi Masa Kini: Berdaya, Berkarya, Bermakna”. Acara ini menjadi wadah inspiratif yang mempertemukan generasi muda dengan jajaran pimpinan KAI Properti dalam sebuah diskusi terbuka dan penuh semangat perubahan.

    Direktur Keuangan KAI Properti, Reska Putri Prasliita yang hadir sebagai narasumber utama menyampaikan bahwa generasi masa kini memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan perusahaan. “Kami ingin generasi muda tidak hanya hadir, tetapi juga berdaya, berkarya, dan memberikan makna dalam setiap langkahnya,” ungkap Reska dengan penuh semangat.

    Reska menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam menghadapi era disrupsi. Jika pola pikir tidak berubah, maka harus rela tertinggal di era teknologi seperti sekarang ini.

    “Disrupsi bukan hanya tentang teknologi, tapi juga tentang bagaimana kita berpikir dan bertindak. Kalau cara pikir kita tidak berubah, maka kita akan tertinggal meski teknologi terus berkembang,” lanjut Reska.

    Melalui semangat Kartini masa kini, KAI Properti berkomitmen terus menciptakan ruang inklusif dan memberdayakan talenta-talenta muda, khususnya perempuan, untuk menjadi agen perubahan di bidang properti dan perkeretaapian. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa juga dibangun oleh tangan-tangan perempuan hebat yang bekerja di balik layar.

    Perempuan memegang peranan penting di KAI Properti. Perempuan tidak hanya menduduki posisi administrasi, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai aspek pengelolaan properti, perencanaan, dan pengembangan infrastruktur. Peran perempuan di KAI Properti diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari tim, tetapi juga menjadi pemimpin yang menginspirasi dan menggerakkan perubahan positif.

    “KAI Properti memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi secara maksimal kepada perusahaan,” tutup Reska.

  • Peringatan BMKG: RI Resmi Musim Kemarau, Siaga Cuaca Ekstrem Tiba-Tiba

    Peringatan BMKG: RI Resmi Musim Kemarau, Siaga Cuaca Ekstrem Tiba-Tiba

    Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, selama periode April hingga Juni mendatang, sejumlah wilayah Indonesia secara bertahap diprediksi mulai memasuki musim kemarau. Hal ini sebagaimana dilansir dari keterangan tertulis BMKG, dikutip Sabtu (26/4/2025).

    Dalam sepekan ke depan, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia masih dipengaruhi oleh pola peralihan musim. Kondisi ini ditandai dengan suhu terik pada pagi hingga siang hari yang diikuti oleh potensi hujan lokal pada sore hingga malam hari. Hujan yang terjadi umumnya bersifat tidak merata dengan intensitas sedang hingga lebat dan durasi singkat, yang berpotensi disertai kilat dan angin kencang.

    Ketidakstabilan atmosfer selama periode ini meningkatkan kemungkinan terbentuknya awan konvektif, khususnya di wilayah barat dan selatan Indonesia seperti Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

    BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem bisa muncul tiba-tiba dan berdampak besar terhadap aktivitas harian.

    Dinamika Atmosfer Sepekan ke Depan

    Dalam sepekan ke depan, cuaca Indonesia dipengaruhi sejumlah faktor, yakni gelombang MJO, Kelvin, Rossby Ekuator, dan gelombang Low Frequency. Aktivitas ini berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan, terutama di Kalimantan bagian timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

    Selain itu, Bibit Siklon Tropis 97S terpantau di Laut Arafuru, tenggara Kepulauan Tanimbar, Maluku. Bibit siklon ini bergerak ke arah tenggara dengan kecepatan 20 knot dan tekanan minimum 1010 mb, dan berpotensi berkembang menjadi siklon dalam 24 jam ke depan, meski masih dikategorikan berisiko rendah.

    Dampak yang mungkin terjadi dalam 24 jam ke depan akibat bibit siklon ini meliputi:

    Hujan sedang hingga lebat di Kepulauan Aru, Kei, Tanimbar, dan Babar
    Angin kencang di wilayah Kepulauan Tanimbar, Kei, dan Aru
    Gelombang laut tinggi 1,25 – 2,5 meter di Laut Arafuru, Perairan Semata-Tanimbar, dan Perairan Kepulauan Kai-Aru.

    Selain itu, sirkulasi siklonik lain juga diprediksi muncul di Samudra Hindia barat daya Bengkulu dan di Samudra Pasifik utara Sorong, yang membentuk sejumlah daerah konvergensi, atau area pertemuan angin yang meningkatkan potensi hujan dan gelombang tinggi, di berbagai wilayah, seperti perairan Sumatra Barat hingga Lampung, Laut Sulu, dan Laut Maluku.

    Kondisi ini diperparah oleh labilitas atmosfer lokal yang kuat, mendukung pembentukan awan hujan di wilayah-wilayah seperti Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jakarta, sebagian besar Kalimantan, NTB, berbagai daerah di Sulawesi, Maluku, hingga seluruh wilayah Papua.

    Melihat perkembangan ini, BMKG kembali menegaskan agar masyarakat tetap siaga terhadap potensi cuaca ekstrem.

    Prospek Cuaca 

    Selama tiga hari ini, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia akan berawan hingga hujan ringan. Namun, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Selatan

    Sementara angin kencang diperkirakan melanda wilayah Bali, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Selatan.

    Periode 28 April – 1 Mei 2025

    Memasuki akhir April hingga awal Mei, pola cuaca cenderung sama, dominan berawan hingga hujan ringan. Peningkatan hujan intensitas sedang hingga lebat diprediksi di Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua Pegunungan, Papua Selatan

    Sedangkan untuk angin kencang berpeluang terjadi di Banten, Jawa Barat, NTB, dan NTT.

    BMKG mengingatkan, prospek cuaca ini adalah gambaran umum. Untuk update harian, masyarakat disarankan mengakses info resmi melalui website BMKG, aplikasi InfoBMKG, atau media sosial resmi BMKG.

    “Menghadapi potensi cuaca ekstrem, tetap waspada terhadap hujan lebat yang bisa disertai kilat dan angin kencang. Hindari beraktivitas di ruang terbuka saat hujan petir, dan jauhi pohon, tiang listrik, atau bangunan tua yang rawan roboh. Waspadai jalan licin yang bisa membahayakan pengguna jalan. Siap siaga terhadap potensi bencana seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor,” tulis BMKG.

    “Selalu pantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG. Agar masyarakat tetap tenang dan siaga. Pahami langkah evakuasi jika situasi darurat terjadi. Informasi akan terus diperbarui sesuai dinamika atmosfer terbaru,” pungkas BMKG mengingatkan.

    (dce)

  • KAI Manfaatkan Aset untuk Ketahanan Pangan Nasional

    KAI Manfaatkan Aset untuk Ketahanan Pangan Nasional

    JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) melakukan optimalisasi aset negara yang dikelola oleh KAI untuk dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan perkebunan melalui kerjasama dengan mitra pihak ketiga.

    “Dukungan KAI terhadap Asta Cita pemerintah, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional, merupakan wujud nyata peran serta BUMN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, Sabtu, 26 April.

    Dikatakan Anne, hingga Tahun 2025, sebanyak 3.768 lokasi aset KAI dengan total luasan mencapai 4.483.946 meter persegi telah dikerjasamakan untuk program ini. Lahan-lahan tersebut tersebar di berbagai wilayah, meliputi sebagian Pulau Sumatera, mayoritas Pulau Jawa, dan Pulau Madura.

    Untuk aset KAI di Pulau Madura yang digunakan untuk pertanian dan perkebunan seluas 5.875 meter persegi yang tersebar di 29 lokasi. Sedangkan di Sumatera, dengan total luas mencapai 525.292 meter persegi berada di 337 lokasi mulai dari Provinsi Aceh hingga Lampung.

    “Lahan pertanian dan perkebunan yang menggunakan aset KAI, paling luas berada di Pulau Jawa. Terletak di 3.402 lokasi yang tersebar dari Provinsi Banten hingga Jawa Timur, total luasan lahan pertanian dan perkebunan yang berada di aset KAI mencapai 3.952.779 meter persegi,” jelasnya.

    Menariknya, lahan yang disewakan ini tidak hanya terbatas pada area lintas kereta api non aktif. Sebanyak 2.251 lokasi dengan luas mencapai 3.030.288 meter persegi justru terletak di sekitar jalur aktif, dengan pengelolaan yang tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan operasional perkeretaapian.

    “Sementara itu, 1.517 lokasi lainnya dengan total luas 1.453.658 meter persegi berada di jalur non-aktif. Keberadaannya yang jauh dari jalur KA memberikan potensi besar untuk pengembangan pertanian dan perkebunan tanpa mengganggu operasional kereta api,” terangnya.

    Melalui pemanfaatan aset KAI sebagai lahan pertanian dan perkebunan, KAI berharap dapat turut memberikan kontribusi dalam menyediakan sumber pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani serta pelaku usaha di sektor agribisnis.

    Dengan langkah strategis ini, KAI menegaskan dukungannya terhadap Asta Cita pemerintah untuk penguatan ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan aset KAI untuk lahan pertanian dan perkebunan.

    “KAI berkomitmen untuk memastikan proses penyewaan aset ini berjalan transparan dan efisien, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan operasional kereta api. KAI menyambut baik partisipasi aktif dari berbagai pihak untuk bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan aset-aset KAI,” tandas Anne.

    Dok. KAI

  • 20 Stasiun Kereta Api di Indonesia yang Telah Dilengkapi Fasilitas Face Recognition – Halaman all

    20 Stasiun Kereta Api di Indonesia yang Telah Dilengkapi Fasilitas Face Recognition – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menghadirkan inovasi baru yang ditujukan bagi pelanggan setianya.

    Inovasi tersebut berupa fasilitas Face Recognition Boarding Gate atau pemindai wajah penumpang untuk proses boarding.

    Face Recognition Boarding Gate merupakan fasilitas layanan boarding yang dilengkapi dengan kamera yang berfungsi untuk mengidentifikasi dan memvalidasi indentitas seseorang melalui wajah yang datanya sudah diintegrasikan dengan data tiket kereta yang dimiliki hingga status vaksinasi pelanggan.

    Lantas, stasiun mana saja yang sudah dilengkapi fasilitas Face Recognition Boarding Gate ?

    Daftar Stasiun 

    Dikutip dari Instagram @kai121_ berikut stasiun kereta api yang telah menerapkan Face Recognition Boarding Gate:

    *) DAOP 1 Jakarta

    1. Stasiun Gambir

    2. Stasiun Bekasi 

    3. Stasiun Pasar Senen

    *) DAOP 2 Bandung

    4. Stasiun Bandung

    5. Stasiun Kiaracondong

    *) DAOP 3 Cirebon 

    6. Stasiun Cirebon atau Cirebon Kejaksan

    *) DAOP 4 Semarang

    7. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng

    8. Stasiun Pekalongan

    9. Stasiun Tegal

    *) DAOP 5 Purwokerto

    10. Stasiun Purwokerto

    11. Stasiun Kutoarjo

    *) DAOP 6 Yogyakarta

    12. Stasiun Tugu Yogyakarta

    13. Stasiun Lempuyangan

    14. Stasiun Solo Balapan

    *) DAOP 7 Madiun

    15. Stasiun Madiun

    *) DAOP 8 Surabaya

    16. Stasiun Surabaya Gubeng

    17. Stasiun Surabaya Pasar Turi

    18. Stasiun Malang

    *) DAOP 9 Jember

    19. Stasiun Jember

    *) Divre 1 Sumatra Utara

    20. Stasiun Medan.

    Cara Daftar 

    Berikut langkah-langkah mendaftar Face Recognition Boarding Gate sebagai berikut:

    Pendaftaran lewat Aplikasi Access by KAI

    – Masuk ke aplikasi Access by KAI dengan akun yang sudah terdaftar 

    – Klik menu “Akun” 

    – Klik “Registrasi Face Recognition” 

    – Lengkapi nama, nomor NIK, tanggal lahir, dan foto diri 

    – Pada halaman foto selfie klik “Ambil Foto KTP” dan lakukan pengambilan foto selfie

    – Cek dan pastikan foto selfie terlihat dengan jelas

    – Jika data dan foto sudah sesuai klik “Ya, Daftar” untuk menyelesaikan proses registrasi

    – Pendaftaran face recogniton berhasil.

    Selain melalui aplikasi Access by KAI, pendaftaran Face Recognition juga bisa dilakukan melalui mesin Check In Counter (CIC) atau petugas yang ada di gate keberangkatan. 

    Sebagai catatan, proses registrasi tidak dapat diwakilkan. 

    Penumpang cukup membawa e-KTP proses registrasi dapat langsung dilakukan dengan menempelkan e-KTP pada perangkat reader, lalu menempelkan jari telunjuk kanan atau kiri pada pemindai yang ada di e-KTP reader.

     

    (Tribunnews.com/David Adi)

  • Begini Peran Perempuan di Balik Pembangunan Infrastruktur Kereta

    Begini Peran Perempuan di Balik Pembangunan Infrastruktur Kereta

    Jakarta

    Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April lalu, KAI Properti menyoroti peran perempuan sebagai sosok yang memegang peranan penting dalam pembangunan dan pengelolaan infrastruktur perkeretaapian. Dengan komposisi pegawai perempuan mencapai 22%, KAI Properti menegaskan komitmennya terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di sektor properti dan perkeretaapian.

    Direktur Keuangan KAI Properti, Reska Putri Prasliita mengatakan komposisi pegawai perempuan mencapai 22%. Reska menegaskan komitmennya terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di sektor properti dan perkeretaapian. Menurut dia, generasi masa kini memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan perusahaan.

    “Kami ingin generasi muda tidak hanya hadir, tetapi juga berdaya, berkarya, dan memberikan makna dalam setiap langkahnya,” kata Reska dalam keterangannya, Jumat (25/4/2025).

    Reska menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam menghadapi era disrupsi. Jika pola pikir tidak berubah, maka harus rela tertinggal di era teknologi seperti sekarang ini.

    Pihaknya berkomitmen terus menciptakan ruang inklusif dan memberdayakan talenta-talenta muda, khususnya perempuan, untuk menjadi agen perubahan di bidang properti dan perkeretaapian. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa juga dibangun oleh tangan-tangan perempuan hebat yang bekerja di balik layar.

    Perempuan memegang peranan penting di KAI Properti. Perempuan tidak hanya menduduki posisi administrasi, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai aspek pengelolaan properti, perencanaan, dan pengembangan infrastruktur. Peran perempuan di KAI Properti diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari tim, tetapi juga menjadi pemimpin yang menginspirasi dan menggerakkan perubahan positif.

    “KAI Properti memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi secara maksimal kepada perusahaan,” terang Reska.

    (rea/ara)

  • KAI Daop 6 angkut 83.316 ton barang selama Triwulan I 2025

    KAI Daop 6 angkut 83.316 ton barang selama Triwulan I 2025

    Yogyakarta (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mencatatkan kinerja angkutan barang yang terus tumbuh positif selama Januari hingga Maret atau Triwulan I 2025 dengan volume pengangkutan total mencapai 83.316 ton barang.

    Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih di Yogyakarta, Kamis, menyebut volume pengangkutan barang itu naik 23,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mengangkut barang dengan volume sebesar 67.503 ton.

    “Kenaikan volume angkutan barang ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda yang efisien dan andal dalam mengangkut logistik di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang,” ujar dia.

    Secara bulanan, Feni mencatat volume angkutan barang tercatat sebesar 25.520 ton pada Januari, 24.290 ton pada Februari, dan meningkat menjadi 33.506 ton pada Maret.

    Dari total angkutan selama triwulan pertama itu, sebanyak 71.815 ton merupakan angkutan bahan bakar minyak (BBM), 4.366 ton angkutan retail (barang hantaran paket), dan 7.135 ton sisanya merupakan angkutan berbagai komoditas lainnya.

    Feni juga menyampaikan bahwa tingkat ketepatan waktu angkutan barang di KAI Daop 6 mencapai 99,74 persen, yang mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan layanan logistik yang handal dan terpercaya.

    “Capaian ini merupakan wujud komitmen kuat dari KAI Daop 6 dalam menghadirkan layanan logistik yang andal, efisien, dan terpercaya bagi para pelanggan serta mendukung kelancaran distribusi logistik secara nasional,” ujar dia.

    Ia menambahkan, dominasi angkutan BBM menunjukkan peran penting kereta api dalam mendistribusikan energi nasional, terutama di wilayah kerja Daop 6 Yogyakarta.

    Selain itu, angkutan barang dengan kereta api dinilai lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi berbasis truk.

    “Angkutan barang menggunakan kereta api juga membantu mengurangi kemacetan dan beban jalan raya, serta meningkatkan efisiensi logistik nasional,” kata dia.

    KAI Daop 6 terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai sektor industri untuk memperluas jenis komoditas yang dapat diangkut.

    “Dengan dukungan infrastruktur yang terus ditingkatkan, kami yakin volume angkutan barang akan terus tumbuh secara berkelanjutan,” kata Feni.

    Pewarta: Luqman Hakim
    Editor: Adi Lazuardi
    Copyright © ANTARA 2025

  • Lakukan Survei, Reaktivasi Jalur KA Banjar-Pangandaran Butuh Rp3 Triliun?

    Lakukan Survei, Reaktivasi Jalur KA Banjar-Pangandaran Butuh Rp3 Triliun?

    JABAR EKSPRES – Pemkot Banjar bersama PT KAI telah melakukan survei kondisi jalur rel kereta yang telah lama nonaktif. Hal itu berkaitan dengan rencana reaktivasi jalur kereta api (KA) Banjar-Pangandaran, yang diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp3 triliun.

    Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Banjar, H Andi Bastian, mengonfirmasi bahwa survei bersama PT KAI telah dilakukan beberapa waktu lalu untuk meninjau kelayakan infrastruktur.

    “Banyak bagian rel dan sarana yang sudah rusak atau tidak layak pakai,” ujarnya pada Kamis (24/4/2025).

    BACA JUGA:Reaktivasi Jalur Kereta Api Jabar Butuh Proses Panjang?

    Disadur dari berbagai sumber, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa jalur Banjar–Pangandaran diprioritaskan sebagai proyek reaktivasi pertama di Jabar karena potensinya mendongkrak ekonomi, terutama sektor pariwisata Pangandaran.

    “Ini opsi paling realistis. Dampaknya akan langsung terasa bagi pertumbuhan wilayah sekitar,” kata Dedi.

    Meski demikian, waktu pelaksanaan proyek belum dapat dipastikan. Dedi menekankan pentingnya perencanaan matang dan koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keuangan, untuk mengalokasikan anggaran.

    BACA JUGA:Tanggapi Reaktivasi Rel KA Bandung–Ciwidey, Bupati: Asal Tidak Merugikan Masyarakat! 

    “Kita harus punya mimpi dulu. Jika fiskal membaik, ini bisa segera direalisasikan,” tambahnya.

    Sebelumnya juga, Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman, menyatakan bahwa rencana ini masih dalam tahap pembahasan awal dan memerlukan rapat teknis lebih lanjut dengan pemangku kepentingan.

    Selain Banjar–Pangandaran (82 km), empat jalur lain yang masuk rencana reaktivasi adalah Bandung–Ciwidey (37,8 km), Garut–Cikajang (28,2 km), Rancaekek–Tanjungsari (11,5 km), dan Cipatat–Padalarang (17 km). Proyek ini diharapkan menjadi pengungkit konektivitas dan ekonomi regional. (CEP)

  • Jalur Kereta Banjar-Pangandaran Jadi Prioritas Reaktivasi, Dedi Mulyadi Ungkap Alasannya
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        24 April 2025

    Jalur Kereta Banjar-Pangandaran Jadi Prioritas Reaktivasi, Dedi Mulyadi Ungkap Alasannya Bandung 24 April 2025

    Jalur Kereta Banjar-Pangandaran Jadi Prioritas Reaktivasi, Dedi Mulyadi Ungkap Alasannya
    Tim Redaksi
    BANDUNG, KOMPAS.com
    – Gubernur Jawa Barat
    Dedi Mulyadi
    menyebut jalur kereta api Banjar–Pangandaran sebagai opsi paling realistis untuk tahap awal reaktivasi jalur rel nonaktif di wilayah Jawa Barat.
    Rencana ini merupakan bagian dari proyek reaktivasi lima jalur kereta api yang telah lama tidak beroperasi.
    Dedi mengatakan, pertimbangan utama penentuan rute tersebut karena potensinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya kawasan wisata seperti Pangandaran.
    “Yang paling mungkin dan realistis adalah yang jalur Banjar-Pangandaran,” ujar Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (23/4/2025).
    Diperkirakan, reaktivasi jalur Banjar–Pangandaran membutuhkan anggaran sekitar Rp 3 triliun. Sementara untuk keseluruhan proyek reaktivasi di Jawa Barat, dana yang dibutuhkan mencapai Rp 20 triliun.
    “Potensi dari jalur tersebut akan berdampak pada peningkatan perekonomian di wilayah sekitarnya,” lanjut Dedi.
    Meskipun demikian, Dedi belum bisa memastikan waktu dimulainya pengerjaan proyek tersebut. Namun ia menegaskan pentingnya memiliki rencana dan impian terlebih dahulu sebagai bentuk komitmen awal pemerintah daerah.
    “Minimal kan kita sudah punya mimpi. Kalau kita sudah punya mimpi, kan nanti kita bisa menyampaikan siapa tahu fiskal pemerintah pusat ke depan semakin baik, kan kita bisa dong Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan untuk dana alokasi untuk Jabar,” katanya.
    Sebelumnya, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan bahwa rencana reaktivasi ini masih dalam tahap pembahasan awal dan perlu ditindaklanjuti dengan rapat teknis bersama Kementerian Perhubungan dan PT KAI.
    Adapun lima jalur kereta api yang tercatat masuk dalam rencana reaktivasi antara lain Bandung–Ciwidey (37,8 km), Garut–Cikajang (28,2 km), Rancaekek–Tanjungsari (11,5 km), Cipatat–Padalarang (17 km), dan Banjar–Cijulang (82 km), dengan Banjar–Pangandaran sebagai bagian dari jalur terakhir.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Lautan Sampah di Rel Kereta Kampung Bahari yang Bahayakan Perjalanan KRL…
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        24 April 2025

    Lautan Sampah di Rel Kereta Kampung Bahari yang Bahayakan Perjalanan KRL… Megapolitan 24 April 2025

    Lautan Sampah di Rel Kereta Kampung Bahari yang Bahayakan Perjalanan KRL…
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Memprihatinkan mungkin jadi kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi bantaran rel yang terletak di perbatasan RW 15 Kampung Muara Bahari dengan RW 6 Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
    Rel yang seharusnya berfungsi sebagai pelintasan kereta api justru menjadi lautan sampah. Hampir sepanjang bantaran rel di wilayah ini terdapat sampah yang berserakan.
    Bahkan, di beberapa titik, ada sampah yang sudah semakin bertumpuk hingga tiga meter. Sampah-sampah tersebut merupakan milik warga sekitar.
    “Dari sana (RW 15) juga buang ke situ, dari sana (RW 6) juga buang ke situ,” ucap salah satu warga bernama Surti (bukan nama sebenarnya) (63) saat diwawancarai
    Kompas.com
    di lokasi, Rabu (23/4/2025).
    Selain warga RW 15 dan RW 6, Surti kerap melihat warga dari wilayah lain yang dengan sengaja membuang sampah rumah tangganya di rel itu.
    Biasanya, mereka datang menggunakan sepeda motor dengan membawa sampah yang sudah dimasukkan ke dalam plastik.
    Warga di Kampung Bahari dan Kampung Muara Bahari sebenarnya sudah memiliki bak sampah masing-masing yang dibuatkan oleh kelurahannya.
    Namun, sampah yang dibuang ke bak sampah justru kerap menimbulkan bau tak sedap yang menganggu warga.
    Hal itu lah yang membuat warga lebih gemar membuang
    sampah di rel kereta
    karena jauh dari rumahnya.
    “Pernah dibuat bak sampah tapi bawahnya kan malah lembab jadi berbau karena malah membusuk. Jadi warga lebih baik ke situ, karena sampahnya langsung kena panas, terus langsung dibakar-bakarin,” tutur Surti.
    Di tengah banyaknya warga yang membuang sampah di rel, petugas kebersihan dari Pemerintah Kota (Pemkot) disebut jarang melakukan pembersihan di lokasi tersebut.
    “Kalau ama Dinas Lingkungan Hidup (LH) belum pernah. Paling ama PPSU, itu juga jarang, paling cuma sekali. Setiap hari mah enggak ada yang datang,” tutur Surti.
    Hal itu lah yang membuat sampah di rel kereta terus menumpuk dan membuat lingkungan tersebut terlihat kumuh.
    Sebagai warga yang tinggal di dekat rel, Surti sebenarnya kerap terganggu dengan bau sampah yang ada. Oleh sebab itu, ia kerap membakar sampah-sampah yang menumpuk agar tak bau.
    “Kalau di sini enggak begitu (bau) karena kan diurus dengan cara dibakar,” jelas warga lain bernama Yeni (bukan nama sebenarnya) (34).
    Selain untuk mengurangi bau, sampah dibakar agar tidak beterbangan ke mana-mana jika terkena angin.
    Pasalnya, sampah yang beterbangan kerap masuk ke rumah warga dan membuatnya kotor.
    Warga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara ikut turun tangan dalam membersihkan sampah di rel.
    Yeni mengaku kerap merasa kewalahan karena setiap harinya harus membakar sampah demi terhindar dari bau.
    Oleh karena itu, ia berharap, agar ada petugas kebersihan dari Pemkot Jakut yang memang ikut membantu dirinya untuk rutin membersihkan sampah-sampah tersebut.
    “Biar ada aja yang membantu biar membersihkan, karena kan kalau kita aja kan keteter, ini kan sampah warga bukan sampah sendiri,” ucap Yeni.
    Yeni tak menuntut petugas kebersihan harus datang setiap hari untuk membersihkan sampah di rel. Menurutnya, satu minggu sekali saja sudah cukup dibandingkan tidak sama sekali.
    Terkait persoalan sampah yang berserakan di sepanjang rel, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 angkat suara.
    Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, PT KAI rutin melakukan pembersihan sampah-sampah itu setiap hari Jumat.
    “Setiap hari Jumat, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) di wilayah Daop 1 Jakarta secara rutin melaksanakan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) di area masing-masing,” ungkap Ixfan saat dikonfirmasi
    Kompas.com
    , Rabu (23/4/2025).
    Ia juga mengimbau, agar warga tak lagi membuang sampah di rel. Pasalnya sampah-sampah itu bukan hanya membuat rel terlihat kotor, melainkan juga membahayakan perjalanan kereta api.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.